Home Berita Nasional Lulusan Polibatam Diorientasi ke Pasar Kerja Global

Lulusan Polibatam Diorientasi ke Pasar Kerja Global

Sumbawanews.com,- Menteri Perlindungan Pekerja Migran Indonesia, Mukhtarudin, meresmikan Migran Center di Politeknik Negeri Batam (Polibatam), sebuah langkah strategis untuk mengubah profil pekerja migran Indonesia dari tenaga domestik menjadi profesional yang bersaing di kancah internasional.

Dalam acara yang berlangsung Senin (8/6), Menteri Mukhtarudin menekankan bahwa lulusan Polibatam tidak boleh hanya berorientasi pada pasar lokal. “Kita punya talenta luar biasa. Mereka harus menjadi kekuatan global—siap mengisi posisi strategis di sektor manufaktur, teknologi informasi, logistik, dan perkapalan yang sedang kekurangan tenaga ahli di negara-negara maju,” ujarnya.

Peresmian Migran Center ini merupakan implementasi nyata dari arahan Presiden Prabowo Subianto untuk memanfaatkan bonus demografi Indonesia sambil menjawab krisis tenaga kerja di negara-negara dengan populasi menua. “Di satu sisi, kita punya generasi muda yang melimpah. Di sisi lain, Jepang, Korea, Eropa, dan Timur Tengah sedang berlomba-lomba merekrut pekerja terampil. Ini peluang emas yang tidak boleh dilewatkan,” tegasnya.

Polibatam, yang telah bertransformasi menjadi perguruan tinggi vokasi unggulan sejak 2010, dinilai memiliki potensi besar. Dengan 25 program studi yang selaras dengan kebutuhan industri global, kampus ini menjadi mitra strategis dalam mencetak tenaga kerja berkualitas tinggi. Namun, Menteri mengingatkan: kompetensi teknis saja belum cukup.

“Orang Indonesia hebat dalam hal teknis. Tapi bahasa jadi titik lemahnya,” ujar Mukhtarudin. Ia meminta Polibatam memperkuat kurikulum bahasa asing—bahasa Inggris untuk pasar Eropa, bahasa Arab untuk Timur Tengah, serta bahasa Korea dan Jepang untuk sektor teknologi dan manufaktur yang sedang booming di sana.

Selain itu, ia menekankan pentingnya pengembangan soft skills: kreativitas, kemampuan berpikir kritis, dan daya adaptasi. “Teknologi semakin canggih. Kita tidak butuh hanya operator, tapi pemikir—orang yang bisa mengusulkan solusi, bukan sekadar menjalankan perintah.”

Migran Center Polibatam dirancang sebagai ekosistem terpadu dari hulu ke hilir: mulai dari pelatihan kompetensi, sertifikasi, pendampingan bahasa, hingga penyaluran ke mitra industri di luar negeri. Hadir dalam acara tersebut jajaran pimpinan Polibatam, Konsul Jenderal RI di Johor Bahru, serta sejumlah pejabat Kementerian P2MI, termasuk Sekjen KP2MI Komjen Pol. Dwiyono dan Direktur Jenderal P3KLN Dwi Setiawan Susanto.

Dengan sinergi antara pemerintah, kampus, dan dunia usaha, Migran Center ini diharapkan menjadi pintu gerbang baru bagi ribuan lulusan Indonesia untuk tidak sekadar bekerja di luar negeri, tapi menjadi bagian dari rantai nilai global yang berkelas dan berdaya saing.

Previous articlePolri Geledah Kantor Wika Terkait Dugaan Korupsi Pabrik Gula Assembagoes
Next articlePeneliti UNISBA Ciptakan Reaktor Plasma Pemusnah Sampah Residu
Avatar photo
Kami adalah Jurnalis Jaringan Sumbawanews, individu idealis yang ingin membangun jurnalistik sehat berdasarkan UU No.40 Tahun 1999 tentang PERS, dan UU No.14 Tahun 2008 tentang Keterbukaan Informasi. Dalam menjalankan Tugas Jurnalistik, kami sangat menjunjung tinggi kaidah dan Kode Etik Jurnalistik, dengan Ethos Kerja, Koordinasi, Investigasi, dan Verifikasi sebelum mempublikasikan suatu artikel, opini, dan berita, sehingga menjadi suatu informasi yang akurat, baik dalam penulisan kata, maupun penggunaan tatabahasa.