Sumbawanews.com,- Gempa berkekuatan magnitudo 5,7 mengguncang Kabupaten Bolaang Mongondow Timur, Sulawesi Utara, pada Minggu dini hari, 7 Juni 2026, pukul 01.56 WIB. Pusat gempa berlokasi di laut, sejauh 124 kilometer tenggara Tutuyan, dengan kedalaman 10 kilometer dan koordinat 0,26 LS dan 125,07 BT, menurut laporan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG).
Getaran kuat terasa hingga ke sejumlah wilayah sekitarnya. Di Nuangan dan Motongkad, gempa dirasakan dengan intensitas III–IV MMI, sementara di Pinolosian Timur dan daerah sekitar Bolaang Mongondow Selatan, getaran tercatat pada skala III MMI. Meski tidak berpotensi tsunami, BMKG mengimbau masyarakat tetap waspada terhadap kemungkinan gempa susulan, mengingat aktivitas seismik di kawasan ini masih dinamis.
Hingga pukul 02.15 WIB, belum terdeteksi gempa aftershock, namun petugas terus memantau perkembangan secara real-time. Wilayah yang berada di dekat zona subduksi Laut Sulawesi memang dikenal rawan gempa akibat pergerakan lempeng tektonik. Pemerintah daerah diminta segera memastikan kesiapan sarana evakuasi dan menyebarluaskan informasi kepada warga, terutama di desa-desa pesisir.
Warga diimbau untuk tidak panik, tetap tenang, dan menghindari bangunan yang rusak atau berpotensi runtuh. Jika merasakan guncangan kuat, segera menjauh dari pantai dan mencari tempat terbuka yang aman. BMKG menegaskan bahwa informasi resmi hanya dapat diakses melalui kanal resmi mereka, dan masyarakat diminta tidak mudah percaya pada hoaks atau informasi tidak terverifikasi di media sosial.

















