Sumbawanews.com,- Anggota Komisi III DPR RI Soedeson Tandra meminta kepolisian mengusut tuntas penemuan 995 senjata api, amunisi, dan narkotika di sebuah ruangan sekolah swasta di Pondok Pinang, Kebayoran Lama, Jakarta Selatan. Ia menilai penyimpanan barang-barang ilegal tersebut di lingkungan pendidikan merupakan pelanggaran berat terhadap Undang-Undang Darurat dengan ancaman hukuman sangat berat. Tandra menegaskan, temuan ini menjadi alarm keras bagi aparat keamanan dan harus diikuti pembongkaran jaringan yang berada di baliknya. Ia menekankan pentingnya mengungkap asal-usul senjata, tujuan penggunaannya, serta kaitannya dengan peredaran narkoba yang mengancam generasi muda.















