Home Berita Nasional Jalur Langit Transjakarta Dijadikan Arena Lari

Jalur Langit Transjakarta Dijadikan Arena Lari

Sumbawanews.com,- Jalur layang Koridor 13 Transjakarta, yang akrab disebut “Jalur Langit”, akan berubah fungsi sejenak menjadi lintasan lari pada 12 Juli 2026. Dalam acara Jakarta Sky Fun Run (JSFR) 2026, sebanyak 5.000 peserta akan berlari di atas infrastruktur transportasi publik paling ikonis di Ibu Kota, menghadirkan pengalaman unik yang menggabungkan olahraga, urbanisme, dan keberlanjutan.

Acara yang digelar PT Transportasi Jakarta ini dirancang sebagai bagian dari perayaan HUT ke-499 Kota Jakarta, sekaligus mempersiapkan momentum menuju lima abad ibu kota pada 2027. Dengan tema “Running Into Tomorrow”, event ini tidak hanya menawarkan sensasi berlari di ketinggian, tetapi juga mengajak masyarakat merefleksikan peran transportasi publik dalam membentuk gaya hidup sehat dan ramah lingkungan.

Direktur Bisnis dan Pemanfaatan Aset Transjakarta, Fadly Hasan, menjelaskan bahwa pemanfaatan koridor layang sebagai lintasan lari merupakan bentuk komitmen perusahaan untuk menjadikan ruang publik lebih dinamis dan inklusif. “Kami ingin masyarakat melihat Jakarta tidak hanya dari jalan raya, tapi juga dari atas—dari sisi yang selama ini hanya dilihat dari jendela bus,” ujarnya.

Untuk memperkuat pesan lingkungan, Transjakarta menggandeng inisiatif Bank Sampah dari Rumah. Peserta yang memilah dan menyetorkan sampah organik maupun non-organik di titik-titik yang ditentukan berhak mendapatkan voucher diskon pendaftaran JSFR 2026. Program ini sekaligus mendorong kesadaran kolektif tentang pengelolaan limbah perkotaan yang berkelanjutan.

Rute lari akan melintasi jalur layang dari Tegal Mampang hingga Ciledug, menawarkan pemandangan kota yang jarang terlihat oleh warga biasa. Dengan latar belakang gedung-gedung pencakar langit dan jembatan-jembatan tol yang saling bersilangan, peserta akan merasakan Jakarta sebagai kota yang hidup, bergerak, dan terus bertransformasi.

Acara ini juga menjadi bagian dari strategi lebih luas untuk meningkatkan minat masyarakat terhadap transportasi umum. Sebelumnya, Transjakarta telah mendapat pengakuan internasional sebagai sistem transportasi publik terbaik ke-17 di dunia, sebuah pencapaian yang terus dipertahankan melalui inovasi berbasis komunitas.

Pendaftaran JSFR 2026 dibuka secara eksklusif melalui aplikasi Transjakarta, dengan kuota terbatas. Bagi masyarakat yang ingin merasakan sensasi berlari di atas kota—bukan di sampingnya—kesempatan ini tak hanya sekadar lomba, tapi sebuah simbol: Jakarta bukan hanya tempat tinggal, tapi ruang bersama yang bisa dihidupkan kembali dengan cara-cara baru.

Previous article1.500 Pulau Terancam Hilang, Telkomsel Gerak Radikal
Next articleSipil Bisa Pimpin Polri? Sahroni: Jangan Asal Usul
Avatar photo
Kami adalah Jurnalis Jaringan Sumbawanews, individu idealis yang ingin membangun jurnalistik sehat berdasarkan UU No.40 Tahun 1999 tentang PERS, dan UU No.14 Tahun 2008 tentang Keterbukaan Informasi. Dalam menjalankan Tugas Jurnalistik, kami sangat menjunjung tinggi kaidah dan Kode Etik Jurnalistik, dengan Ethos Kerja, Koordinasi, Investigasi, dan Verifikasi sebelum mempublikasikan suatu artikel, opini, dan berita, sehingga menjadi suatu informasi yang akurat, baik dalam penulisan kata, maupun penggunaan tatabahasa.