Sumbawanews.com,- Puluhan ribu warga memadati Taman Impian Jaya Ancol pada hari raya Idul Adha 1447 Hijriah, Rabu (27/5/2026), menjadikan destinasi wisata di Jakarta Utara itu sebagai salah satu pusat keramaian terbesar di ibu kota. Manajemen PT Pembangunan Jaya Ancol Tbk mencatat total kunjungan mencapai 32.690 orang hingga pukul 18.00 WIB, dengan area pantai, Dufan, Sea World, Samudera, dan Jakarta Bird Land (JBL) menjadi magnet utama para pengunjung.
Kerumunan keluarga terlihat memadati Pantai Karnaval, Pantai Lagoon, dan Pantai Festival, sementara anak-anak berlarian di taman hiburan Dufan dan menatap kagum ke arah kolam ikan raksasa di Sea World. Di JBL, pengunjung berbondong-bondong menyaksikan burung-burung eksotis yang dipajang dalam habitat buatan yang memukau. Kepadatan lalu lintas pun tercatat di pintu masuk utama, dengan ratusan kendaraan pribadi dan bus pariwisata memenuhi area parkir sejak pagi hari.
Dalam momen yang sarat makna spiritual ini, Ancol tidak hanya menjadi tempat rekreasi, tetapi juga ruang kebersamaan. Perusahaan menggelar salat Idul Adha bersama di Pantai Lagoon, dipimpin oleh Imam Masjid Baiturrahman Ancol, Taufiqurrahman, dengan Direktur Utama PT Pembangunan Jaya Ancol, Syahmudrian Lubis, sebagai khatib. Dalam khutbahnya, Syahmudrian menekankan bahwa semangat berkurban bukan sekadar ritual, melainkan cerminan solidaritas dan komitmen perusahaan untuk terus tumbuh bersama masyarakat.
“Nilai pengorbanan, keikhlasan, dan berbagi adalah fondasi yang kami jadikan pedoman dalam transformasi Ancol,” ujarnya.
Sebagai wujud nyata, perusahaan menyalurkan hewan kurban kepada masyarakat sekitar, lembaga sosial, dan mitra kerja di kawasan Ancol. Penyaluran ini tidak hanya memenuhi kewajiban ibadah, tetapi juga menjadi jembatan memperkuat ukhuwah islamiyah dan keharmonisan antarwarga.
Tema “Semangat Berkurban Dalam Arah Transformasi Ancol” yang diangkat tahun ini menggambarkan upaya perusahaan untuk menyelaraskan kegiatan komersial dengan nilai-nilai kemanusiaan. Di tengah riuh tawa anak-anak dan gemuruh ombak laut, perayaan Idul Adha di Ancol berjalan sebagai simbol kebersamaan—di mana hiburan dan ibadah berjalan beriringan, membuktikan bahwa kegembiraan tidak harus bertentangan dengan keikhlasan.















