Home Berita Kelompok Handala Klaim Retas Akun Direktur FBI

Kelompok Handala Klaim Retas Akun Direktur FBI

Teheran, sumbawanews.com – Kelompok Handala, Jum’at (27/03) menyatakan, Hari ini, sekali lagi, dunia menyaksikan runtuhnya apa yang disebut legenda keamanan Amerika. Sementara FBI dengan bangga menyita domain kami dan segera mengumumkan hadiah $10 juta untuk kepala anggota Handala Hack.

Baca Juga: FBI Tawarkan Hadiah Bagi Informasi Perusakan dan Pencurian Properti Pemerintah di Minnesota

“Kami memutuskan untuk menanggapi pertunjukan konyol ini dengan cara yang akan dikenang selamanya,” katanya.

Dijelaskan, Kash Patel, kepala FBI saat ini, yang dulunya namanya terpampang dengan bangga di markas besar lembaga tersebut, kini akan menemukan namanya di antara daftar korban peretasan yang berhasil. Sistem FBI yang konon “tak tertembus” telah dilumpuhkan dalam hitungan jam oleh tim kami.

Dan, Semua informasi pribadi dan rahasia Kash Patel, termasuk email, percakapan, dokumen, dan bahkan file rahasia, kini tersedia untuk diunduh publik. “Inilah keamanan yang dibanggakan pemerintah AS?! Inilah raksasa siber yang mengira ancaman dan suap dapat membungkam suara perlawanan?! Kepada seluruh dunia, kami nyatakan: FBI hanyalah sebuah nama, dan di balik nama ini, tidak ada keamanan yang nyata. Jika direktur Anda dapat dengan mudah dikompromikan, apa yang Anda harapkan dari karyawan tingkat bawah Anda,” katanya.

Ia mengklaim, peretasan didedikasikan untuk para martir penghancur Dena. “Ini hanyalah permulaan kita,” ujarnya. (Using)

Previous articleSinggung Skenario Israel Raya, Houthi Nyatakan Tidak Ragu Laksanakan Kewajiban
Next articleSinergi TNI-Polri Amankan 17 Poket Sabu Dalam Pistol Mainan
Kami adalah Jurnalis Jaringan Sumbawanews, individu idealis yang ingin membangun jurnalistik sehat berdasarkan UU No.40 Tahun 1999 tentang PERS, dan UU No.14 Tahun 2008 tentang Keterbukaan Informasi. Dalam menjalankan Tugas Jurnalistik, kami sangat menjunjung tinggi kaidah dan Kode Etik Jurnalistik, dengan Ethos Kerja, Koordinasi, Investigasi, dan Verifikasi sebelum mempublikasikan suatu artikel, opini, dan berita, sehingga menjadi suatu informasi yang akurat, baik dalam penulisan kata, maupun penggunaan tatabahasa.