London, sumbawanews.com – Perdana Menteri Inggris, Keir Starmer, Kamis (05/03) menyatakan, Inggris tidak akan bergabung dalam serangan awal terhadap Iran yang dilakukan oleh AS dan Israel. Keputusan itu diambil dengan sengaja demi kepentingan nasional.
Baca Juga: Prancis, Jerman, Italia, Polandia, Spanyol, Inggris Raya, Denmark tentang Greenland: Greenland Adalah Milik Rakyatnya
Namun ketika Iran mulai menyerang negara-negara di sekitar Teluk dan wilayah yang lebih luas, Situasinya berubah. Iran kini telah menembakkan drone dan rudal ke sepuluh negara yang tidak menyerang mereka, Di mana kita memiliki ratusan ribu warga Inggris, Serta personel militer Inggris.
Dijelaskan, Inggris telah mengerahkan kemampuan militer tambahan ke wilayah tersebut untuk membela kepentingan kami. Sepanjang bulan Januari dan Februari, kami memindahkan aset defensif ke Siprus dan Qatar seperti Jet tempur, Rudal pertahanan udara, Radar canggih, Dan sistem untuk menjatuhkan drone.
Disebutkan, Inggris mengirimkan empat jet Typhoon tambahan untuk bergabung dengan skuadron di Qatar. Helikopter Wildcat dengan kemampuan anti-drone akan tiba di Siprus besok. Dan mengerahkan HMS Dragon ke Mediterania.
“kita telah mengizinkan AS untuk menggunakan pangkalan-pangkalan Inggris untuk melakukan operasi pertahanan,” ucapnya. (Using)

















