Home Berita Irak Menolak Terseret Konflik Kawasan, Al-Sudani Pecat Sejumlah Pejabat Intelijen

Irak Menolak Terseret Konflik Kawasan, Al-Sudani Pecat Sejumlah Pejabat Intelijen

Baghdad, sumbawanews.com – Perdana Menteri sekalgus Panglima Tertinggi Angkatan Bersenjata Iraq, Mohammed Shia’ al-Sudani, mengunjungi markas Komando Operasi Gabungan untuk memimpin pertemuan dengan para komandan badan dan formasi militer dan keamanan, dengan kehadiran Menteri Dalam Negeri, Kepala Staf Angkatan Darat, Wakil Komandan Operasi Gabungan, Kepala Dinas Kontra-Terorisme, dan Sekretaris Panglima Tertinggi Angkatan Bersenjata, Rabu (04/03).

Baca Juga: Petinggi ISIS Tewas di Irak

Ia menekankan, tidak akan ada kelonggaran terhadap upaya apa pun untuk menyeret Irak ke dalam perang atau apa pun yang mengancam stabilitasnya. Dan Angkatan Bersenjata akan terus bekerja untuk memperkuat keamanan nasional dan melindungi kepentingan tertinggi Irak.

Ditekankan pula, para komandan keamanan tanggung jawab hukum dan moral mereka mengharuskan mereka untuk mengutamakan kepentingan Irak di atas segalanya, menegakkan hukum dengan tingkat kesiapan tertinggi, dan mencegah pihak mana pun yang mencoba menyeret negara ke dalam konflik dan mengancam stabilitasnya.

Ditegaskan, setiap entitas atau elemen keamanan yang terbukti lalai dalam menjalankan tugasnya diminta pertanggungjawaban selama tahap kritis yang sedang dialami Irak dan seluruh kawasan. Dan perlunya mengerahkan semua upaya untuk menjaga keamanan negara dan melindungi kepentingan rakyat.

Al-Sudani juga memerintahkan pemecatan semua pejabat intelijen di Sektor Operasi Dataran Nineveh.

Previous articleTNI Gagalkan Serangan Kelompok Bersenjata Di Tembagapura, Warga Sipil Berhasil Diselamatkan
Next articleMacron Ingatkan Netanyahu Soal Lebanon
Kami adalah Jurnalis Jaringan Sumbawanews, individu idealis yang ingin membangun jurnalistik sehat berdasarkan UU No.40 Tahun 1999 tentang PERS, dan UU No.14 Tahun 2008 tentang Keterbukaan Informasi. Dalam menjalankan Tugas Jurnalistik, kami sangat menjunjung tinggi kaidah dan Kode Etik Jurnalistik, dengan Ethos Kerja, Koordinasi, Investigasi, dan Verifikasi sebelum mempublikasikan suatu artikel, opini, dan berita, sehingga menjadi suatu informasi yang akurat, baik dalam penulisan kata, maupun penggunaan tatabahasa.