Sumbawa Besar, sumbawanews.com – Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Kabupaten Sumbawa, telah Menyusun rencana untuk revitaslisasi Balai Latihan Kerja (BLK) Sumbawa. Dan diharapkan, PT Amman Mineral Nusatenggara dapat berkontribusi dalam revitalisai termasuk sarana penunjang lainnya.
“Pak bupati bersama Bappeda sudah ada komunikasi dengan AMNT, ada rencana untuk pengembangan BLK. Intinya AMNT ada rencana untuk membantu kita untuk mengembangkan,” kata Aulia Asman, Sekretaris Disnakertrans Kabupaten Sumbawa, di ruang kerjanya Kamis (13/11).
Baca Juga: Disnakertrans Tunggu Informasi Perkiraan Kebutuhan Naker AMMAN
Diungkapkan, dalam rencana revitalisasi tersebut antara lain revitalisasi bangunan secara keseluruhan dan sarana pelatiha. Termasuk asrama untuk pentor dan pegawai serta asrama untuk peserta pelatihan.
“Recana kita semua kegiatan tidak keluar disitu. Pelatihan disitu, (peserta) nginapnyapun disitu. Kemarin kita sudah membuat perencanaan. Dan sudah kita serahkan kepada Pak Bupati melalui Bappeda Sumbawa,” ucap Aul, sapaannya.
Ia berharap, revitalisasi tersebut dapat terealisasi dalam waktu secepatnya. Sebab proses penyiapan tenaga kerja terampil Kabupaten Sumbawa, tetap dilakukan secara berkelanjutan setiap tahun.
“Sekarang kita masih menunggu informasi dan tindak lanjut. Kita berharap itu dapat terealisasi secepatnya. Karena termasuk sekarang kan kita sudah mulai pelatihan ini. Rencananya tahun depan juga kita tetap akan melaksanakan pelatihan juga, meskipun ini kita dengar ada efesiensi,” kata Aul.
Menurut dia, bangunan dan sarana penunjang BLK Kabupaten Sumbawa telah saatnya untuk direvitalisasi. “Kalau melihat kondisinya sekarang, sudah waktunya BLK kita lakukan revitalisasi. Termasuk sarana dan alat kerja, sudah waktunya kita perbaharui. Karena disitu kan ada resiko kerja, jangan sampai terjadi hal-hal yang tidak kita inginkan disitu,” jelasnya.
Namun saat ini, revitalisasi BLK dengan skema anggaran ABPD tidak memungkinkan. Sehingga kontribusi swasta seperti PT AMNT sangat diharapkan, termasuk dari pihak lain.
“Karena kalau melihat anggaran daerah, agak susah ini. Sehingga kita berharap sumber-sumber penganggaran diluar APBD termasuk dari AMNT. Kalau ada Perusahaan lain yang ingin berkontribusi disitu, ya tentu kita welcome,” ujarnya. (Using)















