Home Serba Serbi Tekno Ramai Pendaki Nyawa Taruhan di Gunung Merapi yang Masih Siaga

Ramai Pendaki Nyawa Taruhan di Gunung Merapi yang Masih Siaga

Sumbawanews.com,- Pendakian ke Gunung Merapi melalui jalur Selo, Boyolali, Jawa Tengah, kembali marak meski status gunung tersebut masih Level III (Siaga). Meski sejumlah lembaga — termasuk Balai Taman Nasional Gunung Merapi (BTNGM), BPPTKG, Kepala BNPB, hingga Sultan Hamengku Buwono X — telah mengeluarkan larangan tegas, sebagian besar pendaki tetap nekat mendaki, seperti terlihat dalam berbagai video viral di media sosial.

Kepala BTNGM Heri Wibowo mengakui bahwa upaya pelarangan pendakian sulit ditegakkan karena sebagian masyarakat dan pendaki mengabaikan semua imbauan. Ia menekankan, sejak 22 Mei 2018, aktivitas pendakian memang dilarang setelah status gunung naik dari Normal ke Waspada, lalu diperberat menjadi Siaga pada 5 November 2020. Hanya kegiatan penelitian terkait mitigasi bencana yang dikecualikan.

BTNGM memilih pendekatan persuasif daripada penutupan paksa, mengingat operasi keamanan berskala besar berpotensi memicu konflik dengan warga lokal. Pihaknya berencana menggelar pertemuan tertutup dengan masyarakat sekitar untuk menyosialisasikan risiko dan mencari solusi bersama. Petugas tetap disiagakan di kawasan Selo untuk mengingatkan pendaki secara langsung, namun upaya ini dinilai belum cukup menghentikan arus pendaki yang terus berdatangan.

Awan panas ketiga Gunung Merapi tercatat meletus pada Sabtu, 4 Juli 2026, pukul 03.51 WIB, memperkuat kekhawatiran akan bahaya yang mengancam para pendaki yang mengabaikan peringatan.

Previous articleErick Thohir Pastikan Piala Presiden dan Piala AFF Berjalan Paralel
Next articleBrasil Gagal Lanjut, Media Domestik Amuk Ancelotti dan Bruno Guimaraes