Home Blog Page 3123

Pangab Thailand Buka Latma Cobra Gold 2018

sumbawanews.com,- Latihan Bersama (Latma) Multilateral Cobra Gold 2018 ke-37 resmi dibuka oleh Panglima Angkatan Bersenjata (Pangab) Thailand General Thanchaiyan Srisuwan didampingi oleh Duta Besar Amerika Serikat untuk Thailand Glyn Townsend Davies dan III Marine Expeditionary Force Commander Lieutenant General Lawrence D. Nicholson di Navy Airbase, U-Tapao, Povinsi Rayong, Thailand, Selasa (13/2/2018).

 

Upacara pembukaan Latma Cobra Gold 2018 dihadiri antara lain Duta Besar Indonesia untuk Thailand yang di wakili oleh Konselor Fungsi Politik Abdullah Zulkifli, Duta Besar Malaysia untuk Thailand Dato’ Nazirah binti Hussain, Pejabat Kedutaan Singapura, Jepang dan Korea Selatan untuk Thailand.

 

Dalam Sambutannya Pangab Thailand General Thanchaiyan Srisuwan menyampaikan bahwa Latma Cobra Gold merupakan latihan terbesar di Asia Tenggara dan merupakan simbol dari persahabatan para negara-negara peserta. Pelaksanaan Latihan Cobra Gold  2018 berlangsung dari tanggal 13 s.d. 23 Februari 2018 yang diikuti 7 negara peserta, yaitu Amerika Serikat, Thailand, Indonesia, Jepang, Korea Selatan, Malaysia dan Singapura.

Tujuan latihan ini adalah untuk meningkatkan kerja sama militer berbagai negara dalam rangka operasi militer selain perang khususnya operasi perdamaian dunia dan bantuan kemanusiaan serta peningkatan hubungan persahabatan antar negara yang terlibat dalam latihan.

 

Pelaksanaan Cobra Gold (CG) 2018 dilaksanakan kegiatan antara lain: Pembukaan, Senior Leader Seminar (SLS), Table Top Exercise (TTX) dan Health Symposium, Command Post Exercise (CPX) Staff Exercise (Staffex). Selain itu digelar pula kegiatan Humanitarian Assistance Disaster Relief (HADR) dan Health Symposium, Combined Arms Live Fire Exercise (CALFEX) dan Engineering Civic Action Program (ENCAP) atau program di bidang teknik konstruksi.

 

Secara umum skenario latihan direncanakan adalah operasi keamanan maritim, operasi anti terorisme di laut, perlindungan terhadap jalur pelayaran dan perdagangan maritim, anti pembajakan dalam pelayaran yang digelar di daerah sekitar kepulauan Pasifica (pulau fiksi/simulasi), dilanjutkan penanganan pengungsi dengan operasi bantuan kemanusiaan pasca perang. Di dalam skenario latihan tersebut juga akan dilatihkan adanya ancaman cyber/siber terhadap jaringan (network) yang dimiliki oleh kekuatan pasukan multinasional.

 

Delegasi Indonesia yang tergabung dalam Latma Cobra Gold 2018 dipimpin oleh Kolonel Laut (P) Robert Hasudungan Marpaung yang berjumlah 51 personel dan terdiri dari Senior Leadership Seminar 1 (satu) personel, TTX and Health Symposium 2 (dua) personel, HADR and Health Symposium 1 (satu) personel, Multinational Component Force 12  personel, Staff Exercise (Staffex) 18 personel, Engineering Civic Action Program (ENCAP) 5 (lima) personel dan Combined Arms Live Fire Exercise (Calfex) 11 personel. (Mad/Puspen TNI)

Asisten Operasi Kasad Kunjungi Pasukan Garuda Konga XXXVII-D di Afrika

(Pen Konga XXXVII-D/Minusca. Rabu, 14 Februari 2018).  Asisten Operasi Kasad Mayjen TNI Sudirman, S.H, M.H, M.M. didampingi Komandan Pusat Misi Pemeliharaan Perdamaian (PMPP) TNI Brigjen TNI Achmad Marzuki, beberapa waktu lalu mengunjungi Pasukan Garuda yang tergabung dalam Satgas Kompi Zeni TNI Konga XXXVII-D/Minusca (Multi-Dimensional Integrated Stabilization Mission in Central African Republic) misi perdamaian PBB di Republik Afrika Tengah.

 

Dalam kunjungannya ke Markas Pasukan Garuda di Indo Eng Coy Garuda Camp, Mpoko, Bangui, Republik Afrika Tengah, Asisten Operasi Kasad Mayjen TNI Sudirman dan Komandan PMPP TNI Brigjen TNI Achmad Marzuki beserta rombongan menerima paparan dari Dansatgas Kompi Zeni TNI Konga XXXVII-D/Minusca Letkol Czi Chotman Jumei Arisandy, S.E. terkait tugas-tugas yang sudah maupun yang akan dilaksanakan oleh Pasukan Garuda sebagai peacekeepers di Republik Afrika Tengah.

 

Asisten Operasi Kasad Mayjen TNI Sudirman dalam pengarahannya dihadapan Pasukan Garuda Kompi Zeni TNI Konga XXXVII-D/Minusca menyampaikan rasa bangga dan puas dengan kinerja yang telah dilakukan oleh seluruh personel selama berada di daerah misi.   “Seluruh prajurit agar senantiasa disiplin dalam bertugas, loyal kepada Dansatgas selaku pimpinan satuan tugas dan jangan lupa untuk senantiasa waspada menghadapi berbagai kemungkinan situasi keamanan yang terjadi di daerah misi,” pesannya.

 

Mengakhiri pengarahannya, Asisten Operasi Kasad Mayjen TNI Sudirman menekankan kepada seluruh Prajurit TNI Kompi Zeni TNI Konga XXXVII-D/Minusca agar senantiasa meningkatkan keimanan dan ketakwaan kepada Tuhan Yang Maha Esa. “Semoga dengan doa yang senantiasa dipanjatkan oleh seluruh prajurit, Satgas Kompi Zeni TNI Konga XXXVII-D/ Minusca dapat melaksanakan tugas dengan sukses dan berhasil membawa nama harum bagi bangsa Indonesia,” tutupnya.

 

Selanjutnya, Mayjen TNI Sudirman didampingi Brigjen TNI Achmad Marzuki, Mayor Inf Harry Prabowo dan Mayor Adm Muhammad Risman Aris meresmikan ruang makan bagi Prajurit TNI Konga XXXVII-D/Minusca “Jatayu Dining Hall”, yang merupakan inovasi dari Dansatgas Kompi Zeni TNI Konga XXXVII-D/Minusca Letkol Czi Chotman Jumei Arisandy.

 

“Dengan telah diresmikannya “Jatayu Dining Hall”, diharapkan dapat memfasilitasi kegiatan makan prajurit dan dapat pula dimanfaatkan sebagai tempat untuk acara ulang tahun anggota, acara paparan kepada seluruh anggota dan dapat digunakan sebagai sarana tempat nonton bareng,” kata Letkol Czi Chotman Jumei Arisandy.

 

Menurut Dansatgas Kompi Zeni TNI Konga XXXVII-D/Minusca, “Jatayu Dining Hall” memiliki arti nama burung Garuda yang sangat besar dalam sebuah cerita pewayangan. “Hal ini sesuai dengan simbol negara kita dan sesuai dengan nama pasukan perdamaian dunia yang sedang bertugas yaitu Pasukan Garuda,” ucapnya.

 

Mengakhiri kunjungannya di Markas Pasukan Garuda di Indo Eng Coy Garuda Camp, Mpoko, Bangui, Republik Afrika Tengah, Asisten Operasi Kasad Mayjen TNI Sudirman melaksanakan kegiatan penanaman pohon yang diikuti oleh Komandan PMPP TNI Brigjen TNI Achmad Marzuki dan Dansatgas Kompi Zeni TNI Konga XXXVII-D/Minusca Letkol Czi Chotman Jumei Arisandy.

 

Kegiatan penanaman pohon ini tidak hanya dilaksanakan oleh Asisten Operasi Kasad Mayjen TNI Sudirman, akan tetapi ditanam bersama-sama dengan perwakilan anggota Satgas. Hal ini mencerminkan tidak adanya batas antara atasan dan bawahan, yang mencerminkan hanyalah rasa kebersamaan sesama Prajurit TNI.

 

Penanaman pohon yang dilaksanakan bersama-sama anggota memberikan pesan bahwa Prajurit TNI memiliki harapan yang sangat mulia untuk mendukung misi perdamaian dunia dan menciptakan kestabilan situasi keamanan di Republik Afrika Tengah, dengan disiplin, loyalitas dan dedikasi kerja yang profesional dalam rangka membawa nama harum bangsa Indonesia dimata dunia.

 

“Terima kasih Jenderal, kehadiran Jenderal di tengah-tengah anggota memberikan spirit yang luar biasa bagi kami agar senantiasa memberikan yang terbaik dalam bertugas membawa nama Indonesia,” kata Letkol Czi Chotman Jumei Arisandy yang disampaikan kepada Asisten Operasi Kasad Mayjen TNI Sudirman dan Komandan PMPP TNI Brigjen TNI Achmad Marzuki. (Badar/Puspen TNI)

Patroli Indobatt XXIII-L Kembali Temukan UXO di Distrik Az Zaqqiyah Lebanon

(Pen Konga XXIII-L/Unifil. Selasa, 13 Februari 2018).  Tim Patroli Satgas Indobatt (Indonesia Battalion) Konga XXIII-L/Unifil (United Nations Interim Force In Lebanon) kembali menemukan UXO (Unexploded Ordnance) di AoR Kompi Charlie UNP 9-2  wilayah Az Zaqqiyah Lebanon Selatan, Senin (12/2/2018).

 

Penemuan UXO tersebut, berawal ketika Tim Patroli Kompi Charlie yang dipimpin Serda Mar Engga melaksanakan SFP 488 rutin disekitaran compound.  Tatapan mata anggota patroli atas nama Kopda Mar Anton Subagio terhenti ketika melihat sesuatu benda yang mencurigakan.

 

Setelah  dicermati dan diobservasi, dipastikan benda tersebut adalah sebuah UXO berjenis Granat Mortir 80 dan masih aktif.  Penemuan ini langsung dilaporkan ke TOC (Tactical Operation Center) Kompi Charlie dan dilanjutkan ke TOC Markas Battalion Indobatt di UNP 7-1.

 

Selanjutnya, TOC Markas Battalion melanjutkan ke LAF (Lebanese Armed Force) dan tidak berapa lama Tim EOD (Eksplosive Ordnance Disposal) yaitu tim penjinak bahan peledak dari LAF yang dipimpin Letnan Mussa Muhamad datang ke lokasi.

 

Selang beberapa saat, UXO berjenis Geranat Mortir 80 tersebut dapat dijinakkan kemudian segera dibawa ke Markas mereka sebagai barang bukti untuk segera dimusnahkan.

 

Menurut Komandan Kompi Charlie Kapten Mar Taufiq Hidayat, Foot Patrol yang dilaksanakan anggota kami adalah patroli rutin mengingat kondisi di area operasi Kompi Charlie ini sangat rawan. “Kemungkinan penemuan UXO ini merupakan sisa-sisa konflik di Lebanon beberapa waktu yang lalu,” ucapnya.

 

Ditempat terpisah disela-sela kunjungannya di Kompi Alfa, Komandan Satgas Indobatt Letkol Inf Arfan Johan Wihananto S.I.P.,  mengucapkan terima kasih atas kinerja anggotanya yang benar-bener fokus dalam menjalankan tugas.  “Saya mengapresiasi kinerja anggota dalam menjalankan tugas. Dalam kurun waktu 2 minggu belakangan ini, Satgas kami sudah dua kali menemukan UXO, pertama di wilayah Tulin, dan kedua di Az Zaqqiyah AoR Kompi Charlie,” jelasnya.

 

“Ini sesuatu yang menunjukkan kalau daerah operasi Satgas Indobatt benar-benar rawan, dan Allhamdulillah anggota kami sangat fokus dalam menjalankan tugas,” pungkas Letkol Inf Arfan Johan Wihananto. (Badar/Puspen TNI)

Ketum Dharma Pertiwi Berikan Pembekalan Kepada Anggota PIA Ardhya Garini

sumbawanews.com,- Ketua Umum (Ketum) Dharma Pertiwi Ibu Nanny Hadi Tjahjanto memberikan pembekalan kepada 321 Pengurus PIA Ardhya Garini dari tingkat Pusat sampai tingkat Ranting yang akan mengikuti Musyarawah Pusat (Muspus) ke-XVIII, bertempat di Gedung PIA Ardhya Garini Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur, Selasa (13/2/2018).

Mengawali pembekalannya, Ketum Dharma Pertiwi Ibu Nanny Hadi Tjahjanto menyampaikan bahwa PIA Ardhya Garini bukanlah organisasi profit atau badan usaha yang menghasilkan untung atau laba tetapi organsisasi wanita istri prajurit TNI AU yang bertujuan untuk mewujudkan kesejahteraan anggotanya dalam arti luas guna mendukung pelaksanaan tugas TNI Angkatan Udara.

Ketum Dharma Pertiwi mengatakan bahwa pembekalan dengan menghadirkan narasumber yang ahli dibidangnya merupakan salah satu bentuk kesejahteraan yang diberikan oleh organisasi kepada anggotanya. “Organisasi tidak akan pernah memberikan kesejahteraan dalam bentuk materi tetapi dalam bentuk non material,” ujarnya.

Dalam kesempatan tersebut, Ibu Nanny Hadi Tjahjanto menyampaikan bahwa selain berbagi ilmu pengetahuan, acara ini juga merupakan sarana silaturahmi untuk saling berinteraksi dan berkomunikasi secara langsung baik sesama anggota maupun anggota dengan pengurus organisasi. “Saya berharap kegiatan ini akan terus dilaksanakan, tidak hanya untuk anggota yang di Jabodetabek saja tetapi juga untuk anggota yang di daerah-daerah,” katanya.

Disisi lain Ketum Dharma Pertiwi menyampaikan bahwa anggota PIA Ardhya Garini selaku istri prajurit TNI harus memiliki kepribadian baik yang terus melekat kapan dan dimanapun berada. Kepribadian yang harus dimiliki sebagai seorang istri prajurit diantaranya sosok yang sederhana dalam hidup dan penampilan, mandiri dalam urusan rumah tangga, motivator dalam kinerja suami dan guru pertama bagi anak-anaknya.

“Meskipun bekerja di luar rumah, tugas dan peran utama istri harus tetap menjadi sentral dalam mendidik dan membimbing anak-anak agar menjadi anak berguna bagi bangsa dan negara, terhindar dari masalah kenakalan remaja, narkoba dan pornografi,” pungkasnya. (Mad/Puspen TNI)

Panglima TNI Terima Audiensi Dirjen Bea dan Cukai

????????????????????????????????????
????????????????????????????????????

(Puspen TNI).  Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto, S.I.P. didampingi para Asisten Panglima TNI dan Kapuspen TNI menerima audiensi Direktur Jenderal (Dirjen) Bea dan Cukai Heru Pambudi beserta Staf, di Mabes TNI Cilangkap, Jakarta Timur, Selasa (13/2/2018).

 

Dalam pertemuan tersebut, Dirjen Bea dan Cukai Heru Pambudi menyampaikan ucapan terima kasih dan apresiasi atas keberhasilan TNI dalam mengungkap dan menangkap Kapal Sunrise Glory di Selat Philips, wilayah perairan Batam, Kepulauan Riau, dan berhasil menggagalkan penyelundupan 1 (satu) ton 29 kg sabu.

 

Dirjen Bea dan Cukai Heru Pambudi mengharapkan agar kerja sama Bea dan Cukai dengan TNI dapat ditingkatkan dan lebih intensif lagi, guna mencegah dan menangkal segala macam bentuk penyelundupan yang kerap terjadi  di seluruh wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

 

“Saya menginginkan kerja sama yang erat antara Bea dan Cukai dengan TNI terus ditingkatkan, seperti pelatihan personel, latihan bersama bahkan latihan gabungan secara terpadu dengan TNI AD, TNI AL dan TNI AU dalam rangka mengamankan wilayah rawan berbagai macam penyelundupan yang masuk ke wilayah  NKRI,” kata Heru Pambudi.

 

Dalam kesempatan tersebut, Dirjen Bea dan Cukai Heru Pambudi juga menyampaikan terima kasih kepada Panglima TNI bahwa prajurit TNI yang bertugas di wilayah-wilayah perbatasan Indonesia sangat membantu jajaran Direktorat Jenderal Bea dan Cukai yang bertugas di perbatasan.  “Kehadiran dan kerja sama prajurit TNI dengan Bea dan Cukai di perbatasan, sangat membantu tugas-tugas yang kita lakukan dan banyak kemajuannya,” ungkapnya.

 

Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto mengatakan bahwa TNI selalu siap dan mendukung serta membantu Bea dan Cukai, khususnya dalam rangka mengamankan tindakan kejahatan dan berbagai macam penyelundupan yang akan memasuki wilayah Indonesia.

 

Menurut Marsekal TNI Hadi Tjahjanto, letak wilayah Geografis Indonesia memang sangat memungkinkan bagi para pelaku kejahatan untuk memasok barang-barang illegal ke wilayah Indonesia, baik melalui jalur darat, laut dan udara maupun perbatasan yang dianggap rawan penyelundupan.

 

Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto menyampaikan bahwa sinergitas dan kerja sama Bea dan Cukai dengan TNI perlu dibangun suatu sistem yang terintegrasi guna memberi efek deterens bagi pelaku kejahatan penyelundupan, sehingga tugas-tugas yang dilaksanakan dapat maksimal.  “Ini semua kita lakukan demi menjaga keutuhan wilayah NKRI,” katanya. (Badar/Puspen TNI)

Ketum IKKT PWA Resmikan Klinik Eye Center RS Patria

sumbawanews.com,- Ketua Umum (Ketum) IKKT Pragati Wira Anggini Ibu Nanny Hadi Tjahjanto meresmikan klinik eye center dan pusat pelatihan dokter mata TNI-Slipi bekerja sama dengan SMEC (Sumatera Eye Center) yang ditandai dengan pengguntingan pita dan penandatanganan prasasti, bertempat di RS. Patria IKKT  Jakarta, Selasa (13/2/2018).

 

Dalam sambutannya Ketua Umum IKKT Pragati Wira Anggini Ibu Nanny Hadi Tjahjanto menyampaikan bahwa pembangunan klinik mata ini menunjukan bahwa IKKT Pragati Wira Anggini  peduli terhadap  kesehatan mata, yang ditujukan tidak saja hanya untuk keluarga besar TNI, tetapi juga untuk warga masyarakat sebagai wujud partisipasi dalam mensukseskan program  vision 2020 Right to Sight.

 

“Program  ini diluncurkan oleh Organisasi Kesehatan Dunia bersama-sama dengan 20 organisasi non-pemerintah internasional, dengan tujuan untuk mengurangi jumlah penderita penyakit mata yang dapat menyebabkan kebutaan. Sedangkan misi program ini untuk mengeliminasi penyebab utama dari semua kebutaan, yang dapat dicegah dan diobati sebagai masalah kesehatan masyarakat pada tahun 2020,” jelas Ketua Umum IKKT PWA.

Lebih lanjut Ibu Nanny Hadi Tjahjanto mengatakan bahwa Klinik Eye Center RS Patria IKKT dipergunakan khusus untuk mengobati berbagai penyakit mata yang membutuhkan perawatan dan pengobatan gangguan penglihatan. “Gangguan penglihatan dan kebutaan merupakan permasalahan yang perlu ditangani, kondisi tersebut dapat mempengaruhi kualitas hidup manusia Indonesia baik orang dewasa maupun pada anak-anak, dimana penyebabnya adalah gangguan refraksi yang ditimbulkan akibat perubahan pola hidup yang mengandalkan teknologi atau kecanduan gadget,” katanya.

 

Pada kesempatan tersebut, Ketua Umum IKKT Pragati Wira Angini didampingi Aspers Panglima TNI Marsda TNI Dedi Permadi, S.E., M.M.D.S., Kapuskes TNI Mayjen TNI dr. Ben Yura Rimba, MARS, Karumkit RS Patria Kolonel Ckm  dr. Noch Tiranduk Mallisa, M.Kes. dan Dokter dari SMEC dr. Imsyah Satari, Sp.M meninjau ruangan operasi mata yang memiliki mesin phacoemulsifikasi dan mikroskop serta ruang pemeriksaan mata. (Mad/Puspen TNI)

Kasum TNI : Kesiapsiagaan Unsur TNI Melalui Pembinaan Operasi dan Latihan

(Puspen TNI).   Tugas Pokok TNI dilaksanakan melalui Operasi Militer Perang (OMP) maupun Operasi Militer Selain Perang (OMSP), dan  untuk menjamin keberhasilan tugas pokok ini diperlukan kesiapsiagaan semua unsur satuan TNI melalui pembinaan operasi dan latihan.

 

Hal tersebut dikatakan Kasum TNI  Laksdya TNI Dr. Didit Herdiawan, M.P.A., M.B.A. dihadapan 109 peserta Rapat Koordinasi Operasi (Rakorops) TNI tahun 2018, dengan tema “Melalui Rakorops TNI Kita Wujudkan TNI Yang Kesatria, Militan, Loyal, Profesional, Modern dan Manunggal Dengan Rakyat Demi Tercapainya Tugas Pokok TNI”, bertempat di Aula Gatot Subroto Mabes TNI, Cilangkap, Jakarta Timur, Selasa (13/2/2018).

 

Terkait dengan tugas-tugas TNI, Kasum TNI Laksdya TNI Dr. Didit Herdiawan menjelaskan bahwa sesuai dengan Undang-Undang Nomor 34 Tahun 2004 tentang TNI secara eksplisit disebutkan bahwa Tugas Pokok TNI adalah menegakkan kedaulatan dan mempertahankan keutuhan wilayah NKRI yang berdasarkan Pancasila dan Undang-Undang Dasar Republik Indonesia tahun 1945, sekaligus atau serta melindungi segenap bangsa serta tumpah darah Indonesia dari ancaman dan gangguan terhadap keutuhan bangsa Indonesia.

 

Menurut Laksdya TNI Dr. Didit Herdiawan, dengan di gelarnya pelaksanaan latihan TNI tahun ini dan tahun mendatang adalah untuk meningkatkan kemampuan prajurit menjadi lebih profesional dalam pertempuran di medan perang, baik darat, laut maupun udara. “Latihan yang dilaksanakan harus sejalan dengan Tugas Pokok TNI dan dinamika lingkungan strategis yang berkembang saat ini,” katanya.

 

Disisi lain pengarahannya, Kasum TNI Laksdya TNI Dr. Didit Herdiawan menyampaikan bahwa Rakorops TNI merupakan salah satu kegiatan tahunan yang sangat strategis dalam rangka mengevaluasi program yang telah dilaksanakan di tahun 2017 dan sekaligus menjadi bagian dari proses pengambilan keputusan. “Di dalamnya ada bahan masukan, koreksi ataupun evaluasi yang dapat dipertimbangkan guna melaksanakan kegiatan program kerja bidang operasi tahun anggaran 2018,” ucapnya.

 

Mengakhiri pengarahannya, Kasum TNI  Laksdya TNI Dr. Didit Herdiawan memberikan penekanan, sebagai berikut : Pertama, laksanakan kegiatan ini secara sungguh-sungguh dan dilandasari dengan semangat tanggung jawab yang tinggi agar tujuan dapat menghasilkan output yang bernilai bagi pelaksanaan tugas operasi serta samakan persepsi dalam menghadapi permasalahan yang terjadi saat ini. Kedua, laksanakan latihan kesiapsiagaan dan pemberdayaan berbagai potensi yang ada, sehingga setiap saat dapat digerakkan dalam mengantisipasi berbagai hal yang berkaitan dengan OMP dan OMSP.

 

Ketiga, wujudkan koordinasi dan sinkronisasi antar unsur satuan yang terlibat operasi dengan instansi terkait sesuai tugas peran dan fungsi masing-masing, sehingga dapat diperoleh satu tujuan dengan keberhasilan operasi yang baik. Keempat, tingkatkan terus disiplin loyalitas dan dedikasi prajurit, sehingga solidaritas dan soliditas dapat terwujud demi suksesnya Tugas Pokok TNI.

 

Kelima,  lakukan perawatan semestinya secara maksimal terhadap Alutsista dan sarana prasarana lainnya untuk mengoptimalkan pelaksanaan operasi. Keenam, perhatikan kerja sama Trimatra Terpadu dalam setiap melaksanakan tugas operasi. Ketujuh, lakukan pengawasan melekat pada setiap pelaksanaan operasi dan setiap latihan sesuai dengan level kewenangannya masing-masing.

Satgaskes TNI Selamatkan Anak Kejang-Kejang Dari Distrik Agats

(Pen Satgaskes TNI).  Gelar komunikasi yang telah terhubung ke 23 Distrik Kabupaten Asmat, Papua, sangat bermanfaat dalam membantu warga Asmat, khususnya dalam hal-hal yang bersifat emergency. Tim Satgaskes TNI berhasil menyelamatkan nyawa seorang anak yang mengalami kejang terus-menerus sepanjang malam.

 

Hal tersebut dikatakan Dantimkes TNI Letkol Ckm dr. Shohibul Hilmi, Sp.OT di Posko Satgaskes TNI Distrik Agats, Kabupaten Asmat, Papua, Senin (12/2/2018).

 

Lebih lanjut Dantimkes TNI Letkol Ckm dr. Shohibul Hilmi menyampaikan, dari hasil laporan Tim Gabungan Kesehatan TNI yang berada di Puskesmas Ayam, Distrik Agats, dibawah pimpinan Letda Laut (K) dr. Wayan Agus Candra Swastika, bahwa pasien anak a.n Nece Cemen berusia 5 tahun mengalami kejang terus-menerus. “Penanganan medis sudah diberikan, namun kondisi anak tersebut masih tidak berubah,” ucapnya.

 

“Tim Satgaskes TNI berusaha untuk berkonsultasi dengan Dokter Spesialis Anak Letkol Ckm dr. Zainudin Hamidi sp.A. yang berada di posko melalui sarana komunikasi yang sudah dibekali. Upaya ini membuahkan hasil, tindakan medis secara intensif dapat dilakukan melalui panduan jarak jauh,” jelasnya.

 

Dantimkes TNI Letkol Ckm dr. Shohibul Hilmi mengatakan bahwa segala upaya yang dilakukan oleh Satgaskes TNI tidak terlepas dari pertolongan dan rahmat Tuhan Yang Maha Esa. “Anak tersebut dapat kita evakuasi ke RSUD Agats. Kondisi anak a.n Nece Cemen saat ini masih dalam perawatan intensif di ruang HCU,” ujarnya. (Badar/Puspen TNI)

Kasal Hadiri Acara Medal Parade Satgas MTF TNI Konga XXVIII-J/Unifil

sumbawanews.com,- Kepala Staf Angkatan Laut (Kasal) Laksamana TNI Ade Supandi, S.E., M.A.P. beserta istri Ibu Endah Ade Supandi menghadiri acara Medal Parade Satgas Maritime Task Force (MTF) TNI Konga XXVIII-J/Unifil (United Nations Interm Force in Lebanon) di Beirut, Lebanon, beberapa waktu lalu.

 

Kegiatan ini merupakan rangkaian kunjungan Kasal ke Lebanon beserta rombongan antara lain Inspektorat Jenderal TNI Angkatan Laut (Irjenal) Laksda TNI Dwi Widjajanto, S.A.P. beserta istri, Asisten Personel (Aspers) Kasal Laksda TNI Karma Suta, S.E., M.A.P. beserta istri, Koorsmin Kasal Kolonel Laut (P) Deny Septiana, S.IP., M.A.P. dan Atase Pertahanan Republik Indonesia di Kairo Kolonel Laut (P) Kemas M. Ikhwan Madani beserta istri.

 

Hadir pula dalam upacara Medal Parade, Duta Besar Luar Biasa Berkuasa Penuh (Dubes LBPP) untuk Lebanon H.E. Achmad Chozin Chumaidy beserta istri, Commander in Chief (CinC) LAF Navy Rear Admiral Hosni Daher.

 

Upacara Medal Parade dipimpin oleh MTF Commander Rear Admiral Sergio Fernando De Amaral Chaves Jr sebagai Inspektur Upacara dan menyematkan UN Medal kepada Komandan Satgas MTF TNI Konga XXVIII-J/Unifil Kolonel Laut (P) Alan Dahlan, S.H., M.Si., selanjutnya undangan tamu VVIP dipersilahkan menyematkan UN Medal kepada prajurit Satgas MTF TNI Konga XXVIII-J/Unifil. Kemudian Dubes LBBP untuk Lebanon menyematkan UN Medal kepada Kompi Perwira dan Kasal menyematkan UN Medal kepada Kompi Bintara serta Pleton Tamtama.

Usai upacara Medal Parade, Kasal beserta rombongan mengucapkan selamat kepada seluruh prajurit KRI Usman Harun-359 dilanjutkan foto bersama. Kebanggaan pun terlihat dari prajurit Satgas MTF TNI Konga XXVIII-J/Unifil.

 

Usai melaksanakan foto bersama kegiatan berlanjut ramah tamah di geladak heli KRI Usman Harun-359 yang diisi dengan penampilan kesenian dan band KRI Usman Harun-359, kemudian Kasal beserta Ibu Endah Ade Supandi pun ikut menyumbang lagu di depan prajurit dan para hadirin. Ini menambah cairnya suasana ramah tamah antara Kasal dengan prajurit Satgas MTF TNI.

 

UN Medal Parade merupakan penghargaan tertinggi dari PBB yang dianugerahkan kepada Pasukan Pemeliharaan Perdamaian yang telah berhasil melaksanakan tugas misi PBB selama lebih dari 90 hari berturut-turut atau lebih dengan sukses tanpa cacat.

 

Komandan Satgas MTF TNI Konga XXVIII-J/Unifil yang sekaligus sebagai Komandan KRI Usman Harun-359 beserta prajuritnya telah melaksanakan misi di Laut Mediterania Lebanon selama kurang lebih 5 bulan. Selama bertugas, Komandan dan prajurit KRI Usman Harun-359 telah mendapat kepercayaan dapat mengemban tugas sebagai pasukan penjaga perdamaian dari FC Commander dan Deputy Commander Unifil. (Mad/Puspen TNI)

TNI Jajaran Korem 083/Baladhika Jaya Kirim Bantuan Untuk Asmat

(Penerangan Korem 083/Baladhika Jaya. Senin, 12 Februari 2018).  Tentara Nasional Indonesia (TNI) jajaran Komando Resort Militer (Korem) 083/Baladhika Jaya Kodam V/Brawijaya, Kota Malang, Jawa Timur, mengirimkan bantuan kemanusiaan bagi warga Asmat yang terkena wabah gizi buruk.

 

Proses pengiriman bantuan kemanusiaan tersebut, diangkut menggunakan pesawat Hercules milik TNI AU nomor seri A-1316 melalui Lanud Abdulrahman Saleh, Malang, Jawa Timur, menuju Lanud Timika, Provinsi Papua, Sabtu siang (10/2/2018).

 

Menurut Danrem 083/Baladhika Jaya Kolonel Inf Bangun Nawoko, bantuan kemanusiaan untuk warga Asmat yang terkena wabah gizi buruk tersebut diperkirakan mencapai 10 ton. “Bantuan ini digabung dari berbagai sumber yang telah dilakukan oleh pihak TNI AD, AU, AL, Kepolisian serta elemen masyarakat,” ucapnya.

 

“Bantuan pakaian juga kami berikan dan semuanya adalah pakaian baru. Ini semua merupakan bentuk solidaritas kita terhadap saudara-saudara kita di Papua,” kata Kolonel Inf Bangun Nawoko.

 

Lebih lanjut Kolonel Inf Bangun Nawoko menuturkan bahwa berbagai kebutuhan seperti makanan dan pakaian yang telah dikumpulkan oleh jajaran TNI dan Polri sejak beberapa hari yang lalu, telah berhasil digalang untuk disalurkan kepada warga Asmat yang tengah mengalami wabah gizi buruk. “Kami kirimkan bantuan seperti makanan bagi orang dewasa dan anak-anak/bayi yang totalnya mencapai 16 jenis,” ujarnya.

 

“Pengiriman bantuan dengan menggunakan pesawat Hercules TNI AU tidak terlepas dari peran Danlanud Abdulrahman Saleh Marsma TNI Julexi Tambayong,” kata Danrem 083/Baladhika Jaya.

 

Sebelumnya, upacara pemberangkatan bantuan kemanusian untuk Asmat dilakukan pada Sabtu pagi, dengan Inspektur Upacara Pangdiv 2/Kostrad Mayjen TNI Agus Suhardi. Turut hadir dalam upacara tersebut, para pejabat TNI dan Kepolisian serta Pemerintahan Daerah Malang, Jawa Timur.

Berita Terkini

Sinergi P2MI dan Pendidikan Lindungi Anak PMI

Sumbawanews.com,- Jakarta – Kementerian Perlindungan Pekerja Migran Indonesia (KemenP2MI) dan Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) memperkuat kolaborasi strategis untuk menjamin perlindungan menyeluruh terhadap...

Demo Masih Berlangsung, Arus Lalu Lintas Semanggi Tetap Lancar

Sumbawanews.com,- Meski aksi unjuk rasa mahasiswa masih berlangsung di sekitar Halte Tosari 2, Jalan Sudirman, arus lalu lintas di kolong Simpang Susun Semanggi tetap...

Mahasiswa Gelar Aksi Tuntut Reformasi Ekonomi Nasional

Sumbawanews.com,- Ribuan mahasiswa dari berbagai kampus di Jakarta memadati Jalan MH Thamrin pada Jumat, 12 Juni 2026, dalam aksi unjuk rasa besar-besaran menuntut reformasi...

Netflix Turunkan Kualitas Gambar? Ini Cara Mengeceknya

Sumbawanews.com,- Jika Anda membayar langganan Netflix tier tertinggi untuk menikmati kualitas 4K, bukan berarti Anda selalu mendapatkannya — bahkan saat koneksi internet stabil dan...

Demonstran Bertahan di Thamrin Hingga Malam

Sumbawanews.com,- Meski langit telah gelap dan lampu-lampu jalan menyala, ratusan mahasiswa dan warga tetap berdiri di depan Gedung Thamrin Nine Ballroom, Jakarta Pusat, menyanyikan...

Berita Utama