Home Blog Page 3085

Panglima TNI Melaksanakan Kunjungan Kerja ke Bandung

(Puspen TNI).  Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto, S.I.P. dan Kapolri Jenderal Pol Prof. H. M. Tito Karnavian, Ph.D. didampingi Wakasad Letjen TNI Tatang Sulaiman, Wakasal Laksdya TNI Wuspo Lukito, S.E., M.M. dan  Wakasau Marsdya TNI Wieko Sofyan melakukan kunjungan kerja ke Bandung, Jawa Barat.

 

Dengan menggunakan Pesawat Boeing 737 VIP TNI AU dari Lanud Halim Perdanakusuma Jakarta Timur,  Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto dan Kapolri Jenderal Pol Tito Karnavian beserta rombongan tiba di Lanud Hussein Sastranegara, Bandung, Jumat (9/11/2018).

 

Kedatangan Panglima TNI dan Kapolri beserta rombongan disambut antara lain oleh Pangdam III/Siliwangi Mayjen TNI Besar Harto Karyawan, Kapolda Jabar Irjen Pol Drs Agung Budi  Maryoto M.Si, Kasdam III/Slw Brigjen TNI Nur Cahyanto, Danlanal Bandung Kolonel Laut (P)  Sunar Solehuddin serta Danlanud Husein Sastranegara Kolonel (Pnb)  Bayu Hendra Permana.

 

Kunjungan kerja Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto dan Kapolri Jenderal Pol Tito Karnavian ke Bandung dalam rangka memperingati Hari Pahlawan dengan melaksanakan upacara di Taman Makam Pahlawan (TMP) Cikutra, Jl. Neglasari, Cibeunying Kaler, Kota Bandung, Jawa Barat, pada Sabtu 10 November 2018.

 

Turut serta dalam kunjungan tersebut diantaranya, Dansesko TNI Laksda TNI Deddy Muhibah Pribadi, S.H., M.A.P., Aster Panglima TNI Mayjen TNI George Elnadus Supit, S.Sos., Kapuspen TNI Mayjen TNI Santos G. Matondang, M.Tr.(Han) dan Kadivpropam Polri Irjen Pol Listyo Sigit Prabowo, M.Si. (Badar/Puspen TNI)

Laksdya Taufieqoerrochman Jabat Kepala Bakamla Yang Baru

sumbawanews.com,- Menko Polhukam Jenderal TNI (Purn) Dr. Wiranto, S.H. mewakili Presiden RI memimpin Upacara Pelantikan dan Pengambilan Sumpah Laksdya TNI Achmad Taufieqoerrochman, S.E. sebagai Kepala Bakamla RI yang baru, di Kantor Kemenko Polhukam, Jakarta Pusat, Kamis (9/11/2018).

 

Dalam prosesi pelantikan tersebut turut mengundang para pejabat Kementerian/Lembaga yang berada dibawah koordinator Kemenkopolhukam, para pejabat Kemenkopolhukam dan para pejabat Bakamla. Sebagai saksi yaitu Deputi Informasi, Hukum dan Kerjasama Bakamla Irjen Pol Dr. Abdul Ghofur, Drs., M.H. dan Direktur Strategi Bakamla Laksma TNI Muspin Santoso, S.H., M.Si (Han).

 

Laksdya TNI Taufieqoerrochman, S.E. diangkat dalam jabatan sebagai Kepala Bakamla berdasarkan Keputusan Presiden RI Nomor 99/TPA tahun 2018 tanggal 19 September lalu.

 

Wiranto berpesan Kepada Kepala Bakamla yang baru dilantik untuk segera menyesuaikan diri, mengenali tugas, dan melaksanakan dengan sebaik baiknya.

 

Diingatkannya, penegakan hukum, keamanan dan keselamatan di laut dilaksanakan oleh satuan-satuan patroli dari berbagai Instansi/Kementerian dan masing-masing Instansi/ Kementerian tersebut memiliki strategi/kebijakan, peralatan, SDM yang berbeda-beda dan tidak dalam satu sistem yang terintegrasi. Dengan menyatukan/ mengintegrasikan kewenangan tersebut pada satu Badan tentu akan lebih mudah untuk melakukan koordinasi dan kontrol, ujarnya.

 

Hal tersebut menjadi tantangan bagi Bakamla untuk mengoptimalkan sistem “Single Agency Multi Tasks” sejalan dengan wewenang Bakamla untuk mengintegrasikan sistem informasi keamanan dan keselamatan di wilayah perairan Indonesia dan wilayah yurisdiksi Indonesia, pesannya lebih lanjut.

 

Saya mengharapkan Bakamla dapat menyusun suatu blue print Kebijakan Pengamanan Laut Indonesia dengan memperhatikan dan memetakan kondisi lingkungan strategis, baik itu regional maupun global, sehingga dapat berdampak pada adanya kebijakan keamanan dan keselamatan laut Indonesia yang efektif dan tepat sasaran.

 

Sebelum dilantik sebagai Kepala Bakamla, mantan Wakasal itu sebelumnya juga pernah menjabat antara lain sebagai Gubernur AAL dan Pangarmabar.

 

Sementara itu dari riwayat pendidikan, laksamana berbintang tiga yang lahir pada 18 Oktober 1961 di Sukabumi, Jawa Barat ini telah mengenyam pendidikan antara lain di AAL-30/1985, Suspaja 1986, Operational Training FPB-57/1988, Diklapa I SBA Angkatan ke-4 1990/91, Diklapa II Koum Angkatan ke-6 1992/93, Dikreg Seskoal XXXV 1997/98, Susgati Binlat Opsgab TNI 2002, Sesko TNI XXXVI 2009, dan Lemhanas PPSA RI XX 2015.

Ratusan Pengunjung Datangi Stand Bakamla di JIExpo

sumbawanews.com,- Menginjak hari kedua, booth pameran Bakamla yang tergabung dalam Indodefence 2018 masih ramai didatangi pengunjung. Terlihat Kepala Biro Perencanaan dan Organisasi Bakamla Laksma TNI Eko Jokowiyono, S.E., M.Si. juga menyempatkan hadir ke booth Bakamla yang berada di Hall B3 tersebut, JIExpo Kemayoran, Jakarta Pusat, Kamis (8/11/2018).

 

Kedatangan Laksma TNI Eko tidak lama berselang setelah Danseskoal Laksda TNI DR. Amarulla Octavian, S.T., M.Sc., D.E.S.D. memasuki booth Bakamla, dan langsung terlibat pembahasan tentang tayangan video yang sedang ditampilkan. Rupanya Danseskoal tertarik pada tayangan latihan bersama Bakamla dengan Japan Coast Guard, yang kebetulan pada saat itu Laksma TNI Eko menjabat sebagai Direktur Latihan Bakamla yang terjun langsung atas kesuksesan latihan bersama itu.

 

Sementara itu, Laksma Eko juga menyatakan apresiasinya atas keikutsertaan Humas Bakamla pada event pameran berskala internasional tersebut. Apalagi melihat banyaknya pengunjung dari berbagai kalangan yang antusias dengan keberadaan Bakamla.

 

Momen seperti ini menjadi media yang tepat untuk memberikan pemahaman ke masyarakat tentang Bakamla, pasalnya masih adanya kebingungan masyarakat tentang eksistensi Bakamla, yang tentunya berbeda dengan instansi lainnya. Dalam salah satu kesempatan, pegawai Bakamla yang sedang bertugas jaga menjelaskan dan memberikan contoh kejadian penahanan aparat Indonesia oleh Vietnam Coast Guard tahun lalu, Mei 2017, yang akhirnya bisa diselesaikan dan aparat tersebut dipulangkan dengan selamat ke Indonesia, berkat koordinasi intensif Bakamla dengan VCG, yang menganggap Bakamla sebagai instansi sesama CG.

 

Tentunya hal ini juga tidak terlepas dari dukungan pihak lainnya seperti Kemenlu dan Kedutaan Indonesia di Vietnam. Hal ini menunjukkan keberadaan Bakamla untuk menyelesaikan sengketa yang terjadi antara dua negara terkait keamanan dan keselamatan laut sangat diperlukan, seperti misalnya adanya MoU Common Guideline yang digunakan untuk menyelesaikan permasalahan terkait grey area, yaitu wilayah abu abu yang belum jelas batas perairan antara Indonesia dengan Malaysia, dimana tindakan yang bisa dilakukan adalah hanya mengusir keluar.

 

Tidak hanya dari kalangan instansi dan swasta, adapula rombongan mahasiswa dari berbagai universitas, tertarik mencari tahu lebih dalam tentang Bakamla. Bahkan, kedutaan Amerika sangat tertarik pada salah satu material display pameran Bakamla berupa majalah garda maritim. Head of Acquisitions American Embassy bahkan berpesan khusus agar pihaknya bisa mendapatkan setiap edisi yang diterbitkan.

Panglima Kogasgabpad Lombok Melepas 76 Prajurit TNI Kembali ke Satuannya

(Puspen TNI). Setelah bertugas kurang lebih tiga bulan, sebanyak 76 Prajurit TNI dari Batalyon Zeni Tempur 10/Jaladri Palaka Divisi Infanteri 2 Kostrad (Yonzipur 10-2/Kostrad) yang tergabung dalam Komando Tugas Gabungan Terpadu (Kogasgabpad) ditarik dari Lombok, Nusa Tenggara Barat, selanjutnya kembali ke satuannya di Pasuruan, Jawa Timur.

 

Dengan menggunakan KRI Teluk Cirebon 543, keberangkatan pasukan Yonzipur 10-2/Kostrad menuju Jawa Timur, di lepas oleh Panglima Kogasgabpad Lombok, Mayjen TNI Madsuni, S.E. di Dermaga Lembar, Kecamatan Sekotong, Kabupaten Lombok Barat, Jumat (9/11/2018).

 

Panglima Kogasgabpad Mayjen TNI Madsuni dalam sambutannya menyampaikan ucapan terimakasih atas dedikasi seluruh prajurit selama mengemban tugas kemanusiaan di Lombok dan Sumbawa, khususnya dalam membantu rehabilitasi dan rekonstruksi pasca bencana gempa bumi di Nusa Tenggara Barat.

 

“Terimakasih kalian telah melaksanakan tugas dengan baik, tulus dan ikhlas  dalam membantu warga. Ini menjadi kebanggaan kita bersama sebagai prajurit TNI bisa membantu semaksimal mungkin kesulitan masyarakat,” ungkapnya.

 

Di hadapan 76 prajurit TNI Yonzipur 10-2/Kostrad, Pangkogasgabpad yang didampingi Wapangkogasgabpad Laksma TNI Nur Singgih beserta para Asisten menekankan untuk menjaga faktor keamanan selama dalam perjalanan.  “Jaga keamanan dan kesehatan selama dalam perjalanan hingga selamat sampai tujuan. Tetap jaga semangat, jaga fisik untuk menyongsong tugas baru di massa mendatang,” katanya.

 

Menurut Mayjen TNI Madsuni, setelah tugas Kogasgabpad  di Nusa Tenggara Barat  selesai, nantinya tugas-tugas membantu rekonstruksi rumah-rumah warga akan dilanjutkan oleh Kementerian RI yang telah ditunjuk.

 

“Nantinya rumah-rumah warga yang rusak dan sudah dibersihkan oleh prajurit TNI akan dilanjutkan pembangunannya oleh Kementerian yang telah ditunjuk. Mudah-mudahan masalah perumahan warga segera teratasi,” pungkasnya.

 

Selain personel, perlengkapan dan alat berat yang digunakan dalam membantu korban bencana gempa bumi di NTB seperti 1 unit Excavator, 3 Dumptruck, Tanki BBM, 2 NPS dan 1 unit Strada ikut ditarik menuju Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya. (Badar/Puspen TNI)

TNI dan BSSN Kerja Sama Penguatan Keamanan Siber

(Puspen TNI). Tentara Nasional Indonesia (TNI) dan Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN) melaksanakan kerja sama tentang Penguatan Keamanan Siber dan Persandian di lingkungan TNI, yang berlaku dalam kurun waktu selama lima tahun.

 

Nota Kesepahaman kerja sama tersebut, ditanda tangani langsung oleh Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto., S.I.P. dan Kepala BSSN Djoko Setiadi, bertempat di Mabes TNI, Cilangkap, Jakarta Timur, Kamis (8/11/2018).

 

Nota kesepahaman antara TNI dan BSSN diantaranya meliputi penguatan sumber daya dalam bidang keamanan Siber dan persandian serta peningkatan dan pengembangan sumber daya manusia.

 

Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto dalam sambutannya mengatakan bahwa memasuki era revolusi industri 4.0, mau tidak mau TNI harus mengikuti perkembangan yang sedang terjadi dan harus menggunakan alat untuk mendapatkan kecepatan informasi dengan memiliki perangkat Siber yang dilengkapi dengan jaringan, konten dan aplikasi.   “Siber  harus memiliki tiga syarat yaitu jaringan, konten dan aplikasi. Apabila hanya ada satu dari tiga syarat tersebut, maka belum bisa dibilang Siber,” ujarnya.

 

Pada kesempatan yang sama, Kepala BSSN Djoko Setiadi mengatakan bahwa BSSN sangat mengapresiasi dan mendukung upaya TNI dalam membangun keamanan Siber. Menurutnya, dengan pembentukan Satuan Siber TNI (Satsiber TNI) sebagai bagian dari institusi TNI diharapkan mampu untuk menjamin terwujudnya pertahanan Siber TNI dalam rangka mendukung tugas pokok TNI.

 

Kepala BSSN mengatakan bahwa BSSN sebagai institusi pemerintah yang memiliki tugas dan kewenangan dalam keamanan Siber dan Persandian siap memberikan dukungan pengamanan teknologi di ruang Siber.  “Kerja sama yang dilakukan antara Badan Siber dan Sandi Negara dengan TNI ini merupakan bentuk sinergi dan kolaborasi dalam menciptakan keamanan Siber,” katanya. (Badar/Puspen TNI)

Kasum TNI: TNI AL Perlu Langkah Strategis Dalam Penanggulangan Bencana di Indonesia

(Puspen TNI).  Dalam penanggulangan bencana alam yang terjadi di Indonesia, perlu terciptanya agenda prioritas melalui langkah strategis yang dilaksanakan oleh Tentara Nasional Indonesia Angkatan Laut (TNI AL).

 

Hal tersebut disampaikan Kasum TNI Laksdya TNI Dr. Didit Herdiawan, M.P.A., M.B.A. dalam orasi ilmiahnya pada Sidang Senat Terbuka Wisuda Magister Terapan Operasi Laut dan Penutupan Pendidikan Reguler Seskoal Angkatan Ke-56 TP 2018 di Auditorium Jos Soedarso, Seskoal, Bumi Cipulir, Jakarta Selatan, Kamis (8/11/2018).

 

Dalam orasi ilmiah mengenai “Peran TNI AL Pada Operasi Gabungan Terpadu Dalam Manajemen Bencana Nasional”,  Kasum TNI mengatakan bahwa diperlukan rencana langkah strategis dalam mengimplementasikan peran TNI AL bersifat terpadu, terkoordinasi dan  menyeluruh bersama TNI AD dan TNI AU melalui suatu Operasi Gabungan TNI dalam penanggulangan bencana.

 

Menurut Laksdya TNI Dr. Didit Herdiawan, program prioritasnya yaitu Pertama, menghadirkan  kembali  negara   untuk  melindungi  segenap  bangsa  dan  memberikan rasa  aman pada  seluruh  warga  negara,  dalam  menghadapi  ancaman  bencana.

 

Kedua, membangun Indonesia dengan memperkuat daerah-daerah dan  desa dalam  kerangka  negara kesatuan,  melalui  pengembangan  dan pengendalian wilayah pertahanan laut guna penguatan kapasitas lokal.

 

Ketiga, melakukan revolusi  karakter bangsa, melalui dukungan dalam mengimplementasikan kebijakan  kurikulum   pendidikan   nasional   untuk   mengembangkan budaya   aman   bencana,  melalui  peningkatan  kualitas  pendidikan  dan  pelatihan,  melalui upaya pengurangan  kerentanan  dan  peningkatan kapasitas, melalui bantuan sosialisasi kebencanaan di Sekolah/Madrasah, pengembangan IPTEK dalam memonitoring kebencanaan.

 

Keempat, pengambilan tindakan segera untuk menanggulangi perubahan iklim dan dampaknya sesuai Peran TNI AL dalam menghadapi bencana alam nasional yang sesuai Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 34 Tahun 2004 tentang Tentara Nasional Indonesia berkaitan tentang Operasi Militer Selain Perang.

 

Pendidikan Reguler Seskoal dilaksanakan selama lebih kurang 11 bulan, diikuti 135 Perwira Menengah pilihan dari seluruh Indonesia dan Negara sahabat,  terdiri dari 125 Perwira Siswa (Pasis) TNI AL, 2 Pasis TNI AD, 2 Pasis TNI AU dan 6 Pasis dari mancanegara (Australia, India, Malaysia, Pakistan, Fiji dan Singapura), dengan memperoleh gelar kelulusan Magister Terapan Operasi Laut (M.Tr.Opsla). (Badar/Puspen TNI)

Dansektor Timur Unifil : Pasukan Garuda Indobatt Profesional di Medan Tugas

(Adshit Al Qusayr. Rabu, 7 November 2018).  Pasukan Garuda yang tergabung dalam Indonesian Battalion (Indobatt) sangat profesional, loyal dan handal di medan tugas. Indobatt Kontingen Garuda 2018 sangat spesial di hati saya, saya merasa tersanjung berada ditengah-tengah Prajurit Indobatt dan saya akan selalu mengingat itu.

 

Hal tersebut dikatakan Komandan Sektor (Dansektor) Timur Unifil (United Nations Interim Force in Lebanon) Brigadier General Jose Luis Sanchez Martines Falero, di hadapan Pasukan Garuda Indobatt, bertempat di Rubb Hall, Markas Indobatt UNP 7-1 Adshit Al Qusyar, Lebanon Selatan, Selasa (6/11/2018).

 

“Pertahankan seluruh kelebihan yang dimiliki setiap prajurit, kepada pengganti saya nanti, tunjukkan kalau Indobatt itu memang yang terbaik,” kata Jenderal asal Spanyol.

 

Pada kesempatan tersebut, Dansektor Timur Unifil menyampaikan terima kasih kepada Pasukan Garuda Indobatt atas kerja sama dan dedikasinya dalam menjalankan tugas selama masa jabatannya. “Saya harap prestasi yang telah diraih Indobatt selama ini untuk dipertahankan,” tegasnya.

 

Kunjungan kerja Brigadier General Jose Luis Sanchez Martines Falero bersama staf terkait ke Markas Indobatt, dalam rangka berpamitan menjelang akhir masa tugasnya sebagai Dansektor Timur Unifil beberapa hari kedepan.

 

Kedatangannya diterima langsung oleh Dansatgas Indobatt Konga XXIII-L/Unifil Letkol Inf Arfan Johan Wihananto, S.I.P. didampingi Wadan Satgas Mayor Inf Didiet Trilaksono dan para Perwira, setelah disambut jajar kehormatan di Main Gate Markas Indobatt.

 

Dalam kunjungan kerja tersebut, Dansektor Timur Unifil menyempatkan diri beramah tamah dengan para Perwira Indobatt bertempat di Meeting Room, dan saling bertukar cinderamata dengan Dansatgas Indobatt Letkol Inf Arfan Johan Wihananto.

 

Sebelum mengakhiri kunjungannya, Brigadier General Jose Luis Shancez Martines Falero menari Tobelo bersama Prajurit Indobatt di Lapangan Soekarno, Markas Indobatt.

 

Setelah menulis kesan dan pesan, Dansektor Timur Unifil menerima pengalungan bunga dari Dansatgas Indobatt. Selanjutnya diantar menuju gerbang maain gate sambil diiringi Drum Band dan tepuk tangan para Pasukan Garuda Indobatt yang berdiri di sepanjang jalan menuju gerbang Markas Indobatt. (Pen Indobatt)

Penasehat Militer RI untuk PBB : Indonesia Battalion – Unifil Penentu Keamanan di Perbatasan Lebanon-Israel

(New York. Rabu, 7 November 2018).  ​Pemerintah Republik Indonesia terlibat langsung dan mengambil peran strategis dalam upaya meredam konflik yang terjadi antara Lebanon dan Israel dengan mengirimkan Pasukan Batalyon Garuda Indonesia ke Unifil – Lebanon sejak tahun 2006 sebagai bagian dari Kontingen Indonesia yang bertugas di wilayah Perbatasan Timur antara Lebanon dan Israel.

 

Hal tersebut dikatakan Penasehat Militer Perwakilan Tetap Republik Indonesia untuk PBB di New York, Brigjen TNI Fulad, S.Sos, M.Si, beberapa waktu lalu pada saat mengunjungi Satgas Indonesia Battalion (Indobatt) yang berada di UNP 7-1 Adshit Al Qusayr, Lebanon Selatan.

 

“Kontingen Batalyon Garuda Indonesia yang berada di UNP 7-1 Adshit Al Qusayr, Lebanon Selatan merupakan penentu keamanan diperbatasan Timur antara Lebanon-Israel, hal ini dikarenakan keberadaan Satgas Batalyon Indonesia sangat diterima oleh rakyat Lebanon,” katanya.

 

Brigjen TNI Fulad menjelaskan bahwa wilayah perbatasan Timur Lebanon-Israel merupakan wilayah yang paling rawan mengingat berulang kali terjadi kontak tembak antara Lebanese Armed Force dan Israel Defence Force.  Bentrokan paling berdarah yang mengakibatkan terjadi perang selama 34 hari antara Lebanon-Israel bermula dari dibunuhnya seorang gadis remaja yang sedang menggembala ternak dan dituduh hewan ternaknya melewati blue line yang dianggap memasuki wilayah yang di klaim Israel. Akibat perang itulah Lebanon yang didukung oleh Hizbullah berhasil memukul mundur Pasukan Israel, dan hal itu menjadi tonggak sejarah baru kekuatan Hizbullah yang tidak bisa dianggap enteng oleh Israel.

 

“Setelah Israel di pukul mundur oleh Hizbullah dalam perang 34 hari, Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) memberikan tawaran kepada Negara-negara Troop Contributing Country dari berbagai negara untuk berpartisipasi dalam menjaga wilayah tersebut,” ungkapnya.

 

Selanjutnya Brigjen TNI Fulad mengatakan bahwa Indonesia menjadi salah satu Kontingen yang dipilih oleh PBB untuk menjaga perbatasan tersebut, mengingat Kontingen Indonesia merupakan Kontingen yang mayoritas beragama Islam dan paling bisa diterima oleh masyarakat Lebanon Timur. “Sementara itu, untuk menjaga keseimbangan yang bisa menjembatani bila terjadi konflik antara Lebanon dengan Israel maka PBB mengirimkan Kontingen Batalyon dari Perancis, mengingat Indonesia sampai saat ini tidak memiliki hubungan diplomatik dengan  Israel,” tuturnya.

 

Pada kesempatan kunjungan ke Satgas Batalyon Garuda Indonesia tersebut, Penmil PTRI New York memberikan berbagai macam informasi mengenai perkembangan penugasan Misi PBB yang digelar diseluruh dunia termasuk Unamid-Sudan, Monusco-DR. Congo, Minusca-Central of Africa, Unmiss dan Misi lainnya.

 

Dikatakan bahwa selama ini pelaksanaan tugas yang dilakukan oleh satgas Batalyon Indonesia selalu mendapat apresiasi yang tinggi dari United Nations, di New York karena bisa menjalin komunikasi yang intensif dengan masyarakat setempat dibantu dengan pelaksanaan CIMIC (Civilians Military Coordination). dengan mengenalkan budaya dan kearifan lokal Indonesia yang dapat diterima oleh masyarakat setempat.

 

“Selaku Penasehat Militer RI untuk PBB saya merasa bangga bahwa tugas yang dibebankan oleh PBB dapat dilaksanakan dengan baik sekaligus menjadi duta bangsa Indonesia serta sebagai sarana diplomasi Militer TNI kepada sesama Pasukan Pemelihara Perdamaian yang bertugas di Unifil – Lebanon. Penmil juga berharap agar pelaksanaan tugas yang sudah mendapat apresiasi dan diterima oleh rakyat setempat hendaknya dipertahankan sampai berakhirnya penugasan serta untuk diserahterimakan kepada Satgas pengganti berikutnya,” kata Brigjen TNI Fulad.

 

Kepercayaan Unifil Force Commander kepada Satgas Batalyon Indonesia sangat besar dan merupakan faktor penentu dalam mewujudkan stabilitas keamanan di wilayah Timur Lebanon yang syarat dengan dinamika yang bisa timbul setiap saat. Perserikatan Bangsa-Bangsa telah memperpanjang Mandat 2433 yang memberi kewenangan kepada Unifil HQ untuk melaksanakan tugas salama setahun di Lebanon guna mewujudkan situasi keamanan yang lebih kondusif disepanjang perbatasan Lebanon – Israel. (Penmil PTRI)

Jabatan Athan RI London Diserahterimakan

sumbawanews.com,- Duta Besar (Dubes) RI Luar Biasa Berkuasa Penuh (LBBP) untuk Kerajaan Inggris Dr. Rizal Sukma memimpin Serah Terima Jabatan (Sertijab) Atase Pertahanan Republik Indonesia (Athan RI) di London dari Kolonel Inf Rui Duarte kepada Kolonel Czi Ranon Sugiman, bertempat di KBRI London, 30 Great Peter Street, Westminster, London, beberapa waktu lalu.

Pada kesempatan tersebut, Dubes RI untuk Kerajaan Inggris Merangkap Republik Irlandia dan IMO, Dr. Rizal Sukma menyampaikan ucapan terima kasih kepada pejabat lama Athan RI atas dedikasi dan kinerjanya dalam meningkatkan kerja sama pertahanan antar Angkatan Bersenjata Inggris dan TNI.

 

Selanjutnya, Dubes RI untuk Kerajaan Inggris Merangkap Republik Irlandia dan IMO, Dr. Rizal Sukma menyampaikan, selamat datang dan bertugas kepada pejabat baru Kantor Athan RI di London untuk melaksanakan tugas dalam rangka meningkatkan kerja sama bidang pertahanan antar kedua negara di masa mendatang.

Pangkogasgabpad NTB Berangkatkan 427 Personel Kembali ke Home Base

sumbawanews.com,- Panglima Komando Tugas Gabungan Terpadu (Pangkogasgabpad) NTB Mayjen TNI Madsuni didampingi Wapangkogasgabpad Laksma TNI Nur Singgih, para Asisten dan Komandan Sektor Kogasgabpad melepas keberangkatan 427 personel Satgas yang telah bertugas membantu Rehabilitasi dan Rekonstruksi di NTB kembali ke satuannya masing-masing dengan menggunakan KRI Teluk Makassar, bertempat di Dermaga Carik, Kecamatan Bayan Kabupaten Lombok Utara, Selasa (6/11/2018).

 

Dalam sambutannya Mayjen Madsuni mengatakan, sejumlah 427 Prajurit TNI tersebut telah melaksanakan tugasnya selama hampir tiga bulan. Berbagai upaya telah dilakukan untuk membantu masyarakat NTB untuk bangkit usai tertimpa musibah gempa bumi yang terjadi beberapa waktu yang lalu. “Mulai dari membantu perobohan dan pembersihan bangunan fasilitas umum serta rumah-rumah warga yang rusak, membantu pendistribusian logistik dan air bersih ke permukiman tempat pengungsian warga, memberikan pelayanan kesehatan dan pendampingan psikologi sosial kepada warga untuk menghilangkan trauma,” ujarnya.

 

“Pemulangan personel ini akan dilakukan secara bertahap menggunakan kapal laut milik TNI AL. Diharapkan hingga tanggal 20 November 2018 yang akan datang, semua personel sudah bergeser ke satuan masing-masing,” ungkap Pangkogasgabpad NTB.

 

Selanjutnya, Pangkogasgabpad NTB menyampaikan bahwa selama melaksanakan tugas para prajurit telah mampu melaksanakan tugasnya dengan baik, tulus dan ikhlas, sehingga masyarakat siap membangun kembali rumah mereka tepat waktu. “Kepada seluruh prajurit yang tergabung dalam Kogasgabpad sebelum meninggalkan Lombok dan Sumbawa agar tidak membawa permasalahan yang dapat merusak citra TNI dan satuan,” harapnya.

“Jika ada masalah, agar segera diselesaikan dengan baik, sehingga kembali ke satuan masing-masing dalam keadaan aman dan kondusif,” imbuhnya.

 

Selain itu, Mayjen TNI Madsuni berpesan kepada seluruh masyarakat NTB untuk tetap semangat dan optimis untuk menyongsong kehidupan yang lebih baik. “Hingga saat ini, perobohan dan pembersihan puing-puing rumah warga yang rusak sudah mencapai 100 persen, dari total jumlah rumah yang sudah terferivikasi. Mudah-mudahan upaya TNI ini dapat membantu mempercepat pembangunan kembali rumah warga yang rusak,” pungkasnya.

 

Sementara itu, menanggapi rencana penarikan prajurit TNI, H. Rusni, S.Sos selaku Camat Gunungsari Kabupaten Lombok Barat menyampaikan bahwa masyarakat NTB  mengapresiasi tugas yang telah dilaksanakan TNI dalam membantu masyarakat selama menghadapi musibah gempa. “Saya atas nama pemerintah dan warga Kecamamatan Gunungsari mengucapkan terima kasih kepada TNI yang telah membantu warga dalam membongkar rumah dan membersihkan puing-puing rumah yang rusak dan lain sebagainya.  Harapan kami mudah-mudahan apa yang sudah dilakukan oleh Prajurit TNI membawa manfaat dan berkah bagi warga kami di gunung sari,” ucapnya.

 

“Kami juga memohon maaf bila selama melakukan aktivitas dalam membantu warga di wilayah kami ada hal-hal yang kurang berkenan dari masyarakat kami termasuk dari pemerintah Kecamatan, baik dari tutur kata, tingkah laku, perbuatan, kami memohon maaf yang sebesar besarnya. Harapan kami kedepan TNI terus bisa membantu masyarakat, dengan bantuan TNI masyarakat benar-benar terbantu,” ungkap bapak Rusni.

 

Adapun 427 personel TNI yang kembali ke kesatuannya terdiri dari Yonzikon 11 100 orang dari, Yonzikon 13 130 orang, Yonzikon 14 100 orang dan Paskas TNI AU 97 orang. Alat berat yang dibawa antara lain Exavator, Loader, Breaker Forklift, Dump Truk dan Genset. (Mad/Puspen TNI)

Berita Terkini

Mantan KSAL Achmad Sutjipto Meninggal di Usia 81 Tahun

Sumbawanews.com,- Komisi I DPR menyampaikan duka cita mendalam atas berpulangnya Laksamana TNI (Purn.) Achmad Sutjipto, mantan Kepala Staf Angkatan Laut, di usia 81 tahun....

Google Berhentikan Produksi Nest Home Mini dan Nest Audio

Sumbawanews.com,- Google resmi menghentikan produksi dua perangkat speaker pintar andalannya, Nest Home Mini dan Nest Audio, menyusul peluncuran generasi baru yang lebih canggih. Keputusan...

Seorang Ayah dan Piring Ikan Teri yang Menghangatkan Hati

Sumbawanews.com,- Satu-satunya hadiah Hari Ayah yang masih kuingat diberikan kepada ayahku bukanlah jam tangan mahal, sepatu kets terbaru, atau bahkan alat memanggang canggih. Ia...

Tanjungpinang Raih 82% Keaktifan JKN, Melebihi Target Nasional

Sumbawanews.com,- BPJS Kesehatan mencatat tingkat keaktifan peserta Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) di Kota Tanjungpinang mencapai 82 persen pada 2026—melampaui target nasional sebesar 80 persen....

Berita Utama