Home Blog Page 3082

Aster Panglima TNI : Generasi Muda Indonesia Perlu Miliki Mental Ideologi

sumbawanews.com,- Sejalan dengan kemajuan zaman yang semakin modern, generasi muda harus mempersiapkan diri sebagai generasi penerus dan generasi pejuang yang tidak hanya dituntut untuk terampil, cerdas, dan kompetitif semata. Generasi muda Indonesia perlu memiliki mental ideologi yang kuat, berakhlak mulia, berjiwa nasionalisme dan patriotisme, cinta tanah air, berwawasan kebangsaan serta mewarisi semangat dan keteladanan yang terkandung dalam nilai-nilai Pancasila dan UUD 1945.

Demikian dikatakan Asisten Teritorial (Aster) Panglima TNI Mayjen TNI George E. Supit dalam amanatnya yang dibacakan oleh Waaster Panglima TNI Brigjen TNI (Mar) Purnomo di hadapan kurang lebih 1.370 siswa dan siswi SMU se-Jakarta Timur pada acara pembukaan “Wawasan Kebangsaan TNI TA. 2018”, di Gedung Serba Guna Suharnoko Harbaini, Mabes TNI AU, Cilangkap, Jakarta Timur, Kamis (22/11/2018).

Selanjutnya Aster Panglima TNI menyampaikan bahwa kegiatan tersebut bertujuan untuk memberikan pemahaman yang kuat tentang wawasan kebangsaan kepada generasi muda sebagaimana yang telah dicontohkan oleh para pahlawan bangsa, guna memperkokoh persatuan dan kesatuan bangsa.

“Generasi muda Indonesia harus memiliki karakter yang kuat sebagaimana yang terkandung dalam nilai-nilai Pancasila dan UUD 1945 serta harus memelihara semangat kepahlawanan, persatuan dan kesatuan serta nilai juang dan daya saing yang tinggi seiring perkembangan teknologi saat ini,” jelasnya.

Aster Panglima TNI juga mengatakan bahwa generasi muda Indonesia tidak terlepas dari tuntutan dan tantangan tugas kedepan yang tidak semakin ringan, bahwa pada saat ini dan kedepan ancaman bangsa Indonesia sudah memasuki semua aspek kehidupan berbangsa dan bernegara. “Ancaman tersebut disebut proxy war, yang mana salah satu sasarannya adalah penghancuran terhadap generasi muda bangsa Indonesia,” ucapnya.

Menurut Mayjen TNI George E. Supit, maraknya penyalahgunaan Narkoba dan peredarannya di Indonesia adalah suatu cara yang paling tren dilakukan oleh negara lain untuk melemahkan generasi muda saat ini. “Ancaman tersebut juga dibarengi dengan aksi unjuk rasa dibeberapa elemen masyarakat yang mengarah ke radikalisme, bentrok antar kelompok dan penguasaan media,” ungkapnya.

“Kita harus selalu waspada, bahwa negara yang lemah dan lengah akan menjadi peluang masuknya segala bentuk ancaman baik dari dalam maupun dari luar yang dapat mengancam kelangsungan hidup bangsa dan negara,” tegasnya.

Diakhir amanatnya, Aster Panglima TNI Mayjen TNI George E. Supit menyampaikan bahwa melalui momentum kegiatan wawasan kebangsaan ini, Saya mengajak kepada seluruh peserta untuk terus berjuang dan berkarya, menjadi generasi muda yang dapat diandalkan serta penerus cita-cita para pahlawan bangsa. (Mad/Puspen TNI)

252 Prajurit Satgas Konga XXXIX-A RDB Tiba di Republik Demokratik Kongo

sumbawanews.com,- Sebanyak 252 prajurit TNI yang tergabung dalam Satgas TNI Konga XXXIX-A/RDB (Rapid Depolyment Battalion) MONUSCO (Mission de L’Organisation des Nations Unies pour La Stabilisation en Republique Democratique du Congo) di bawah pimpinan  Kolonel Inf Dwi Sasongko sebagai Dansatgas tiba di Bandara Internasional Bujumbura Burundi, Republik Demokratik Kongo, Rabu (21/11/2018).

 

Selanjutnya personel Satgas melaksanakan pengecekan di kantor Imigrasi Burundi oleh petugas Imigrasi setempat tentang kelengkapan adminitrasi dan paspor serta pengecekan kelengkapan material Satgas dan kelengkapan  pribadi para prajurit TNI.

 

Menurut Dansatgas TNI Konga XXXIX-A/RDB MONUSCO Kolonel Inf Dwi Sasongko, perjalanan akan dilanjutkan menuju ke Camp Indo RDB MONUSCO yang rencananya menggunakan penerbangan UN Flight Hercules C 180 dari  Bandara Internasional Bujumbura Burundi menuju Bandara Kalemie Republik Demokratik Kongo.

 

Lebih lanjut dikatakan Kolonel Inf Dwi Sasongko, bahwa prajurit Satgas TNI Konga XXXIX-A/RDB misi pemeliharaan perdamaian PBB akan ditempatkan pada 3 (tiga) lokasi wilayah penugasan diantaranya di Pos Monono, Pos Bendera dan Pos Kalemie yang menjadi tanggung jawab Satgas.

Sehari sebelumnya, 252 prajurit TNI diberangkatan oleh Komandan Pusat Misi Pemeliharaan Perdamaian (PMPP) TNI Brigjen TNI Victor H. Simatupang, M.Bus. di Bandara Internasional Soekarno Hatta, Cengkareng, Provinsi Banten.

 

Pada kesempatan tersebut, Komandan PMPP TNI Brigjen TNI Victor H. Simatupang menekankan kepada 252 prajurit TNI agar tetap mengutamakan faktor keamanan, baik pada saat berangkat, selama bertugas maupun kembali ke tanah air, setelah selesai melaksanakan misi pemeliharaan perdamaian PBB di Republik Demokratik Kongo.

 

“Prajurit TNI  yang berangkat dalam chalk 1 ini setelah tiba di daerah operasi agar sudah siap melaksanakan tugas dalam misi pemeliharaan perdamaian PBB di Republik Demokratik Kongo. Kemudian membantu tugas team advance yang lebih dahulu tiba di Kongo akhir bulan lalu,” kata Komandan PMPP TNI.

 

Satgas TNI Konga XXXIX-A/RDB MONUSCO dengan kekuatan 850 personel terdiri dari 644 personel TNI AD, 135 personel TNI AL dan 71 personel TNI AU yang akan bertugas selama kurang lebih satu tahun merupakan Satgas pasukan reaksi cepat dan siap melaksanakan tugas dalam rangka misi pemeliharaan perdamaian PBB. (Pen Konga  XXXIX-A RDB)

Prajurit TNI Amankan Bom di Kampung Skouw Mabo Papua

(Puspen TNI. Kamis, 22 November 2018). Prajurit TNI dari Batalyon Infanteri Para Raider 328/Dirgahayu (Yonif Para Raider 328/Dirgahayu) yang tergabung dalam Satuan Tugas Pengamanan Perbatasan (Satgas Pamtas) Indonesia-Papua Nugini, berhasil mengamankan sebuah bom dengan panjang kurang lebih 125 cm dan berdiameter 50 cm di perkampungan Skouw Mabo, Distrik Muara Tami, Kota Jayapura, Papua, Rabu (21/11/2018).

 

Penemuan bom tersebut bermula saat seorang warga a.n. Jacob Mallao (69 th) dari Kampung Skouw Mabo yang berada di perbatasan Indonesia-Papua Nugini sedang menggali lubang untuk membuat tempat sampah di sekitar rumahnya. Namun pada saat kedalaman mencapai 50 cm, tiba-tiba melihat sebuah benda mencurigakan seperti bom.

 

Kejadian tersebut langsung dilaporkan oleh Jacob Mallao kepada Komandan Pos Ramil Muara Tami Lettu Inf Rakhmanto Adhy.  Selanjutnya, Lettu Inf Rakhmanto Aldhy beserta anggota langsung ke tempat penemuan bom dan mengamankan lokasi sekitar dikarenakan temuan bom tersebut berada di sekitar rumah warga.  Saat ini, bom tersebut telah diamankan oleh Pos Ramil Muara Tami, Jayapura.

 

Menurut Komandan Satgas Yonif Para Raider 328/Dirgahayu Mayor Inf Erwin Iswari, S.Sos., M.Tr. (Han) bahwa bom tersebut diperkirakan merupakan peninggalan sisa perang zaman dahulu yang sudah lama sekali terkubur.  “Hal ini sangat berbahaya mengingat besarnya ukuran bom tersebut dan berada ditengah-tengah rumah penduduk,” ucapnya.

 

“Kami tidak mengetahui apakah bom tersebut masih aktif atau tidak, tapi tindakan pertama adalah untuk mengamankan bom tersebut menjauh dari warga,” katanya. (Badar/Puspen TNI)

Laksdya Taufiq Serahkan Jabatan Kalakhar Satgas 115

sumbawanews.com,- Setelah beberapa hari lalu dirinya dilantik menjadi Kepala Bakamla RI, Laksdya TNI A. Taufiq R. secara resmi menyerahkan jabatan Kepala Pelaksana Harian Satgas 115 kepada penggantinya, Laksdya TNI Wuspo Lukito, S.E.,M.M., di Kantor Kementerian Kelautan dan Perikanan Gedung Bina Bahari IV ruang Auditorium Tuna, Gambir, Jakarta Pusat, Rabu (21/11/2018).
Kepala Bakamla RI Laksdya TNI A. Taufiq R., dalam sambutannya antara lain mengatakan,”terkait satgas 115 saya ikut dari awal pembentukan pertama dan saat itu kita sedang mencari bentuk bagaimana pelaksanaan satgas tersebut, kalau kita mengikuti Perpres, satgas 115 memiliki power full mengendalikan, hanya saja ditengah jalan tidak semudah diatas kertas dan saat itu saya sedang menjabat Panglima Armada tetapi dengan mengedepankan azas-azas operasi perang yaitu lebih mengedepankan unit of effort sehingga kita terjalin suatu kerjasama yang luar biasa dan mungkin kiprah pertama yang betul-betul menggemparkan saat itu adalah pada saat saya mendapatkan informasi dari Satgas 115 ada pergerakan kapal yang sudah lama dicari, informasi didapatkan kapal berada di selatan pulau Jawa kemudian kita kerahkan kapal lalu kita tangkap dan saya serahkan langsung ke KKP, ini merupakan bentuk sinergitas”.
Setelah itu berturut-turut Satgas 115 menangkap kapal-kapal besar dan itu menunjukan prestasi yang luar biasa. Baginya, suatu kesempatan yang luar biasa untuk bisa bertugas dalam Satgas 115 sampai sekarang walau tidak di Wakasal tetap berlanjut di Satgas 115 dan pada kesempatan kali ini, tentu sebagai manusia tidak luput dari kesalahan dan kekurangan.  Semua yang saya lakukan sepenuhnya untuk kepentingan organisasi dan saya ucapkan terima kasih kepada Ibu Susi Selaku Komandan Satgas 115, mudah mudahan Satgas 115 terus berkembang dibawah kepemimpinan Ibu2”, ungkapnya.
Sementara itu menteri  Susi Pudjiastuti Selaku Komanda Satgas 115 memberikan sambutan, Susi mengatakan Satgas 115 ini terus menunjukkan peningkatan kinerja sejak awal dibuat pada 2015. Meskipun saat ini masih ada beberapa pihak yang meragukan kinerja Satgas 115. Ada segelintir elite yang mencoba underestimate Satgas 115, tapi semestinya ini tak membuat kita kecil hati. Harus bisa membuat kita lebih berani. Saya ucapkan terima kasih diberi kesempatan untuk memberikan arahan sebagai Komandan Satgas 115. Dan hanya dengan kekompakanlah nama satgas 115 ada pengakuan kepada saya tentu ini bukan untuk saya tapi kepada seluruh elemen yang berada di Satgas 115 bukan kepada saya secara pribadi, jadi tanpa kekompakan elemen dibawah saya bukan siapa-siapa, ujarnya.
Acara serah terima Jabatan  dilanjutkan dengan pemberian penghargaan kepada personel Satgas 115 yang berprestasi salah satunya adalah Kepala Bakamla RI Laksdya TNI A. Taufiq R.

Pendidik PAUD Merupakan Ujung Tombak Dalam Pembinaan

sumbawanews.com,- Pendidik Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) merupakan ujung tombak dalam pembinaan setelah peran utama dari keluarga, khususnya ibu dalam mendidik putra putrinya.

 

Hal tersebut dikatakan Ketua Umum Ikatan Kesejahteraan Keluarga Tentara (IKKT) Pragati Wira Anggini Ibu Nanny Hadi Tjahjanto selaku Ketua Umum Yayasan Tunas Muda dihadapan 40 peserta pelatihan pendidik, Manajemen Sekolah dan Tumbuh Kembang Anak Yayasan Tunas Muda IKKT Pragati Wira Anggini, bertempat di gedung Tjut Nyak Dien, Mabes TNI, Cilangkap, Jakarta Timur, Rabu (21/11/2018).

 

Menurut Ketua Umum Yayasan Tunas Muda Ibu Nanny Hadi Tjahjanto, peran ibu-ibu pendidik nantinya membantu orang tua dalam membentuk karakter putra putrinya, sehingga diharapkan mereka memiliki dasar dan pijakan yang kuat dalam menapak ke fase jenjang pendidikan selanjutnya. “Kewajiban dan tanggung jawab ibu-ibu pendidik yang tidak ringan ini terus harus disertai dengan keikhlasan, kemampuan dan bekal ilmu yang memadai,” katanya.

“Untuk itulah pada pagi hari ini sebagai langkah awal, saya memberikan kesempatan kepada ibu-ibu peserta pelatihan untuk membekali diri dengan berbagai ilmu, terkait dengan pola pengasuhan dan pendidikan anak dengan menggunakan metoda yang menarik dan menyenangkan,” ucap Ibu Nanny Hadi Tjahjanto.

 

Lebih lanjut dikatakan Ibu Nanny Hadi Tjahjanto, mengingat pentingnya masa usia keemasan anak usia dini, maka peran stimulan juga sangat menentukan, seperti lingkungan yang representatif dan kondusif, sehingga anak memiliki kesempatan untuk mengembangkan seluruh aspek potensi dirinya termasuk aspek moral, nilai-nilai agama, sosial, emosional, kemandirian, kemampuan berbahasa dan kognitif, motorik serta seni atau yang dikenal dengan pendidikan anak usia dini terpadu dengan pendekatan holistik integratif.

 

Ketua Umum Yayasan Tunas Muda Ibu Nanny Hadi Tjahjanto berharap kepada seluruh peserta pelatihan agar dapat mengambil ilmu dan manfaat sebesar-besarnya sehingga dapat diaplikasikan nantinya. “Para peserta pelatihan termotivasi agar senantiasa meningkatkan kapasitas diri, sehingga selalu update dan tidak tertinggal dengan ilmu pengajaran dan pengasuhan yang senantiasa terus berkembang, tanpa meninggalkan nilai-nilai kebangsaan dan nasionalismenya,” tandasnya. (Mad/Puspen TNI)

Panglima TNI Hadiri Maulid Nabi Muhammad SAW 1440 H

sumbawanews.com,- Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto, S.I.P. menghadiri Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1440 H / 2018 M, dengan penceramah Wakil Ketua Majelis Syuro Bakomubin (Badan Koordinasi Muballigh Indonesia) Dr. K.H. Anwar Sanusi, bertempat di Masjid Panglima Soedirman, Mabes TNI, Cilangkap, Jakarta Timur, Rabu (21/11/2018).

Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto dalam sambutannya menyampaikan bahwa Peringatan Maulid Nabi Besar Muhammad SAW sejatinya adalah upaya untuk mengingat kembali suri tauladan yang telah dicontohkan oleh Baginda Rasulullah SAW kepada umatnya.

“Kita tentunya berharap dapat mengikuti sunnah tersebut dengan istiqomah, karena pada diri dan kehidupan keseharian Rasulullah SAW memiliki akhlak yang baik,” ujarnya.

Menurut Marsekal TNI Hadi Tjahjanto, Peringatan Maulid Nabi Muhammad dengan tema “Jadikan Hikmah Maulid Nabi Muhammad SAW 1440 H / 2018 M Sebagai Suri Teladan Bagi Prajurit dan PNS TNI Yang Berjiwa Kesatria, Militan, Loyal, Profesional, Modern dan Manunggal dengan Rakyat” sangatlah tepat, karena sebagai seorang muslim dan Abdi Negara, teladan Rasulullah SAW akan menuntun kita menjadi muslim yang baik sekaligus Prajurit dan PNS TNI yang paripurna.

“Nabi Muhammad SAW sebagai pemimpin umat Islam selalu menekankan pada pembangunan akhlak yang mulia. Artinya, selain hubungan manusia dengan Allah SWT, Rasulullah SAW juga menginginkan para umatnya membangun hubungan yang baik dengan sesama manusia,” kata Panglima TNI.

Pada kesempatan yang sama, K.H. Anwar Sanusi mengatakan bahwa ada beberapa aspek yang diajarkan oleh Rasulullah SAW untuk membangun masyarakat sejahtera, salah satunya adalah Aqidah dan kalau Aqidah manusia itu baik, hidupnya pasti baik. “Untuk memperkokoh Aqidah, perbanyaklah sholat malam seperti yang dilakukan oleh Nabi Muhammad SAW setiap malam,” ucapnya.

“Mari para Prajurit Sapta Marga, kita bangun tengah malam untuk sholat memanjatkan kepada Allah SWT, untuk kebaikan diri kita, keluarga, masyarakat, bangsa dan negara yang kita cintai bersama,” tandasnya.

Turut hadir pada acara tersebut diantaranya Kasum TNI Laksdya TNI Dr. Didit Herdiawan, M.P.A., M.B.A., Irjen TNI Letjen TNI Muhammad Herindra, M.A., M.Sc., Danjen Akademi TNI Laksdya TNI Aan Kurnia, S.Sos., Koorsahli Panglima TNI Mayjen TNI Nono Suharsono, S.I.P., M.Si., para Asisten Panglima TNI, Prajurit dan PNS di lingkungan Mabes TNI. (Mad/Puspen TNI)

Penugasan Kogasgabpad TNI Rehabilitasi dan Rekonstruksi di NTB Berakhir

sumbawanews.com,- Komando Tugas Gabungan Terpadu (Kogasgabpad) Rehabilitasi dan Rekonstruksi di Nusa Tenggara Barat (NTB) telah berakhir. Menteri Koordinator Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) RI Puan Maharani melepas keberangkatan 407 prajurit TNI.

Kogasgabpad Rehabilitasi dan Rekontruksi NTB di bawah pimpinan Mayjen TNI Madsuni kembali ke Home Base, setelah 3 bulan massa penugasan  di NTB. Pelepasan para prajurit TNI, bertempat di Bandar Udara International Lombok, Rabu (21/11/2018).

Dalam pelepasan ratusan prajurit TNI, Menko PMK Puan Maharani menyampaikan ucapan terima kasih dan penghargaan kepada para prajurit TNI yang tergabung dalam Kogasgabpad Rehabilitasi dan Rekonstruksi Nusa Tenggara Barat atas dedikasi dalam pelaksanaan tugasnya membantu masyarakat yang tertimpa musibah.

“Para prajurit TNI telah bekerja dengan sungguh-sungguh dan ikhlas untuk memberikan pertolongan, pelayanan dan pengabdian bagi masyarakat terdampak bencana di NTB, sehingga perlahan namun pasti, NTB dapat bangkit menata kehidupan yang lebih baik,” ujar Puan Maharani.

Menurut Menko PMK, pengabdian para prajurit TNI dan Polri menjadi bukti nyata hadirnya negara di tengah masyarakat.  “Dimulai saat massa tanggap darurat bencana, termasuk pada masa-masa sulit dan rehabilitasi dan rekontruksi, hingga saat ini TNI-Polri hadir dalam membantu kesulitan masyarakat,” ungkapnya.

Selain itu, Menko PMK juga memberikan apresiasi kepada Pemerintah Provinsi NTB dan Pemerintah Kabupaten/Kota yang telah memberikan dukungan dan kerja sama yang baik dalam mengatasi segala permasalahan selama penanganan masa darurat dan pemulihan pasca bencana NTB. “Meskipun pada saat yang bersamaan saudara-saudara juga menjadi korban, namun tidak menyurutkan semangat pengabdian melayani masyarakat,” tuturnya.

Diakhir sambutannya Menko PMK Puan Maharani mengucapkan selamat  jalan bagi seluruh prajurit Kogasgabpad untuk kembali bertugas di Kesatuannya masing-masing. “Sampaikan Salam hormat saya kepada keluarga yang selama ini senantiasa setia mendoakan keselamatan dan kelancaran tugas para prajurit demi menjalankan tugas kemanusiaan di daerah ini,” tutupnya.

Usai memberikan sambutan, Menko PMK menyerahkan piagam penghargaan dan plakat kepada Pangkogasgabpad NTB Mayjen TNI Madsuni dan Kapolda NTB Irjen Pol Drs. Achmat Juri. Turut hadir dalam acara pelepasan, diantaranya Kepala BNPB Willem Rampangilei, Sekda Prov NTB Rosiady Sayuti,  Bupati Lombok Tengah Moh. Suhaili Fadhil Thohir dan Anggota DPR RI.

Menurut rencana, Mayjen TNI Madsuni beserta rombongan akan meninggalkan Lombok melalui Pelabuhan Carik Kayangan dengan menggunakan KRI Teluk Banda Aceh. Diperkirakan KRI tersebut akan tiba di Dermaga Kolinlamil Tanjung Priok Jakarta pada tanggal 23 November 2018 yang akan datang. (Mad/Puspen TNI)

Panglima Kogasgabpad Serahkan Kunci Rumah Kepada Warga Lombok

sumbawanews.com,- Panglima Komando Tugas Gabungan Terpadu (Kogasgabpad) Rehabilitasi dan Rekonstruksi NTB Mayjen TNI Madsuni, SE., didampingi Wapang Kogasgabpad Laksma TNI Nur Singgih, Bupati KLU Dr. H. Najmul Ahyar, SH. MH., Dansatgas Kogasgabpad Kolonel Inf Farid Makruf serta Dansektor 2 Kolonel Inf Dody, menyerahkan kunci Rumah Instan Sederhana Sehat (Risha) secara simbolis kepada Inaq Kadek perwakilan warga Dusun Temuan Sari Desa Akar-Akar, Kecamatan Bayan, Kabupaten Lombok Utara (KLU), Selasa (20/11/2018).

 

Dalam sambutannya, Panglima Kogasgabpad menyampaikan bahwa 10 unit Risha dibangun oleh anggota Yonzikon 12/Karana Jaya yang pembangunannya dilaksanakan selama 10 hari  dan diberikan kepada Pokmas yang sudah memiliki kelengkapan secara administrasi.

 

“Pembangunan rumah Risha ini sebagai percontohan untuk Desa Akar-Akar maupun KLU sehingga diharapkan masyarakat khususnya yang berada di wilayah KLU tidak ada keraguan lagi untuk membangun rumah Risha,” ungkapnya.

 

Selanjutnya, Panglima Kogasgabpad menyampaikan bahwa massa tugas Kogasgabpad tinggal beberapa waktu lagi, rencananya Rabu, 21 November esok hari seluruh personel TNI yang tergabung dalam Kogasgabpad gelombang terakhir sudah meninggalkan Lombok melalui pelabuhan Carik Bayan.

Terkait massa tugas Kogasgabpad di NTB yang akan berakhir, Mayjen TNI Madsuni mengucapkan terima kasih atas dukungan dan kerja sama masyarakat NTB serta instansi terkait lainya dalam membantu pemulihan kembali NTB pasca gempa.

 

“Apabila ada hal-hal yang kurang berkenan baik tutur kata maupun tingkah laku prajurit selama dalam melaksanakan tugas di Lombok atas nama Kogasgabpad maupun pribadi saya mohon maaf,” ujarnya.

 

Sementara itu Sekda KLU Drs. H. Suardi dalam sambutannya menyampaikan gempa Lombok yang terjadi beberapa waktu lalu, KLU yang paling parah, namun atas bantuan dan peran Kogasgabpad dengan semangat, tulus dan ikhlas masyarakat KLU sangat terbantu. “Ini sesuai dengan slogan TNI Manunggal dengan Rakyat serta sebagai bentuk kecintaan TNI kepada rakyatnya,” ucapnya.

 

“Semua bantuan dan karya dari prajurit TNI semoga tercatat sebagai amal ibadah dan diberikan balasan yang lebih baik dari Allah SWT,” ujarnya.

 

Turut hadir dalam acara penyerahan kunci rumah warga, Para Asisten Kogasgabpad, Staf Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), Muspika Se-Kabupaten  Lombok Utara, Kades beserta Kadus dan masyarakat setempat. (Mad/Puspen TNI)

TNI Peduli Bantu Program Pemerintah Berantas Narkoba di Kalangan Pelajar

(Puspen TNI).  Penyuluhan hukum tentang anti Narkoba dan Bullying di lingkungan sekolah merupakan bentuk kepedulian Tentara Nasional Indonesia (TNI) untuk ikut serta membantu program pemerintah dalam hal pemberantasan maupun penyalahgunaan Narkoba dan Bullying, khususnya yang terjadi di kalangan pelajar/siswa.

 

Hal tersebut disampaikan Kepala Badan Pembinaan Hukum (Kababinkum) TNI, Mayjen TNI Joko Purnomo, S.H., M.H., usai memberikan pengarahan di hadapan 1.135 siswa dan siswi SMU se-Jakarta Timur dalam rangka HUT ke-43 Babinkum TNI tahun 2018, bertempat di GOR Ahmad Yani, Mabes TNI Cilangkap, Jakarta Timur, Senin (19/11/2018).

 

“TNI merasa prihatin setelah melihat dan mendengar baik melalui media cetak dan elektronik maupun menyaksikan secara langsung serangan Narkoba dan tindakan Bullying kepada anak-anak muda, khususnya di kalangan para pelajar,” katanya.

 

Menurut Mayjen TNI Joko Purnomo, dipilihnya anak sekolah sebagai sasaran penyuluhan karena pelajar SMU pada umumnya anak remaja yang cara berpikirnya dipandang masih labil dan mudah terpengaruh sesuatu hal yang dilarang atau ingin coba-coba.

 

Turut mendampingi Kababinkum TNI diantaranya Wakababinkum TNI Brigjen TNI dr. Wahyu Wibowo, S.H., M.H., Oditur Jenderal (Orjen) TNI Brigjen TNI Sumartono, S.H. M.H., Kepala Pusat Lembaga Pemasyarakatan Militer (Kapuslemasmil) Brigjen TNI Djuhendi Sukmajati, S.H. dan Wakil Orjen TNI Laksma TNI Guramad Sabirin, S.H., M.H. (Badar/Puspen TNI)

1.135 Siswa SMU Ikuti Kampanye Anti Narkoba di Mabes TNI

sumbawanews.com,- Sebanyak 1.135 Siswa dan Siswi dari SMU se-Jakarta Timur mengikuti kegiatan Penyuluhan Hukum tentang Kampanye Anti Narkoba dan Bullying yang diselenggarakan oleh Badan Pembinaan Hukum (Babinkum) TNI bekerjasama dengan Badan Narkotika Nasional (BNN) dalam rangka HUT ke-43 Babinkum TNI, bertempat di GOR Ahmad Yani Mabes TNI, Cilangkap, Jakarta Timur, Senin (19/11/2018).

 

Kepala Badan Pembinaan Hukum (Kababinkum) TNI Mayjen TNI Joko Purnomo, S.H., M.H. dalam sambutannya menyampaikan bahwa pada umumnya usia pelajar secara psikologis dipandang masih memiliki tingkat emosional yang labil dan pola berpikir yang  belum matang, sehingga menjadi rentan terpengaruh dan tertarik dengan hal-hal yang menurut mereka baru terutama pengaruh negatif yang dapat terjadi di lingkungan sekolah maupun pergaulan sehari-hari.

 

Menurut Mayjen TNI Joko Purnomo, Narkoba adalah segala zat berbahaya yang dapat merusak kesehatan dan dapat mengakibatkan efek kecanduan bagi para penggunanya. “Korban akibat Narkoba telah meluas dan sangat mengkuatirkan karena saat ini peredaran dan perdagangan Narkoba tidak terbatas  hanya di kota besar saja, tetapi sudah menjalar sampai ke berbagai pelosok desa bahkan para pelajar begitu rentan menjadi sasaran bagi pengedar narkoba,” jelasnya.

Kababinkum TNI mengatakan bahwa kondisi tersebut memaksa Pemerintah Indonesia menetapkan bahaya Narkoba sebagai kejahatan luar biasa dan melalui aparat penegak hukumnya sudah menegaskan untuk memberantas sampai ke akar-akarnya dan menyatakan perang melawan Narkoba di Indonesia.

 

“Demikian pula kita semua dan tentu adik-adik pelajar juga harus punya komitmen kuat untuk tegas menolak, menghentikan, melawan dan menyatakan perang terhadap Narkoba di lingkungan sekolah maupun dalam pergaulan sehari-hari,” tegasnya.

 

Selanjutnya Kababinkum TNI mengatakan bahwa saat ini  marak terjadi tindakan Bullying atau perilaku kekerasan terhadap anak yang pada umumnya terjadi di lingkungan sekolahan. “Secara umum, Bullying adalah perilaku agresif yang dilakukan berulang-ulang oleh seseorang atau sekelompok siswa/siswi yang merasa lebih kuat dari siswa/siswi lain yang lebih lemah tanpa ada perlawanan dengan tujuan membuat korban menderita.

 

“Beragam bentuk Bullying antara lain memojokan, mengintimidasi, mengolok-olok, memaki, mempermalukan didepan umum menyebar gosip hingga kekerasan fisik seperti mendorong-dorong, menampar dan lain sebagainya,” katanya.

 

Turut hadir pada penyuluhan tersebut diantaranya Wakababinkum TNI Brigjen TNI dr. Wahyu Wibowo, S.H., M.H., Oditur Jenderal (Orjen) TNI Brigjen TNI Sumartono, S.H. M.H., Kepala Pusat Lembaga Pemasyarakatan Militer (Kapuslemasmil) Brigjen TNI Djuhendi Sukmajati, S.H. dan Wakil Orjen TNI Laksma TNI Guramad Sabirin, S.H., M.H. (Mad/Puspen TNI)

Berita Terkini

Rekor Terjebak di Gunung Jepang, Wisatawan Asing Paling Rentan

Sumbawanews.com,- Jepang mencatat rekor tertinggi kasus pendaki terjebak di pegunungan pada 2025, dengan 3.623 orang mengalami insiden—angka terbanyak sejak pencatatan resmi dimulai pada 1961....

Lima Titik Demo Memadati Jakarta, Ribuan Personel Dikerahkan

Sumbawanews.com,- Jakarta hari ini menjadi pusat aksi unjuk rasa dengan lima titik strategis yang dipadati massa dari berbagai kelompok. Untuk menjaga keamanan dan kelancaran...

Tim Hukum Kecam Penangkapan Roy Suryo sebagai Politisasi Hukum

Sumbawanews.com,- Tim hukum Roy Suryo mengecam tindakan penangkapan terhadap mantan Menteri Komunikasi dan Informatika itu sebagai bentuk politisasi hukum yang jelas-jelas mengabdi pada kepentingan...

OpenAI Rekrut Arsitek Gemini, Perang AI Masuki Babak Baru

Sumbawanews.com,- Noam Shazeer, sosok di balik lahirnya Google Gemini, resmi bergabung dengan OpenAI setelah meninggalkan raksasa pencari itu pada Juni 2026. Pengumuman resmi yang...

Berita Utama