Home Blog Page 3034

Aksi Unjuk Rasa Damai di Deiyai-Papua, Berujung Anarkis

sumbawanews.com,- Aksi unjuk rasa damai masyarakat di bawah koordinator Stevanus Pigai (Ketua KNPB wilayah Kabupaten Deiyai/Koordinator Lapangan), yang berlangsung di depan Kantor Bupati Deiyai pada hari Rabu 28 Agustus 2019 terkait penolakan bentuk rasisme dan intimidasi terhadap mahasiswa Papua di Malang dan Surabaya beberapa waktu lalu, akhirnya berujung anarkis.

Pada pukul 13.00 WIT, unjuk rasa yang berjumlah sekitar 100 orang awalnya berlangsung aman dengan pengamanan dari Aparat TNI-Polri. Namun selang satu jam kemudian perkembangan situasi tiba-tiba berubah saat munculnya ribuan massa sambil meneriakkan Papua Merdeka, mengibarkan Bendera Bintang Kejora dengan bersenjata panah dan parang serta batu. Massa bertindak brutal dan membabi buta melakukan penyerangan pelemparan batu dan anak panah kearah aparat keamanan dan Kantor Bupati.

Selanjutnya aksi massa yang tidak terkendali tersebut mengakibatkan jatuhnya korban jiwa dari pihak aparat 1 (satu) orang anggota TNI meninggal dunia karena anak panah, bacokan dan lemparan batu, dan 5 (lima) orang lainnya luka-luka (TNI dua orang dan Polri tiga orang) akibat kena panah dan batu. Serta dua korban meninggal dari warga sipil, satu akibat luka panah dan satu karena luka tembak.

Setelah massa membubarkan diri, Kodam XVII/Cenderawasih mengevakuasi korban ke RS Paniai untuk mendapatkan pertolongan medis dan mengevakuasi korban meninggal dunia ke Nabire serta melakukan koordinasi dengan Polda Papua untuk langkah pengamanan selanjutnya.

Beberapa hari sebelumnya, Panglima TNI, Marsekal TNI Hadi Tjahjanto, S.I.P. telah melaksanakan tatap muka dengan tokoh masyarakat, tokoh adat, tokoh agama, tokoh pemuda dan tokoh wanita di Biak, Jayapura dan Timika untuk berdialog dalam rangka penyelesaian permasalahan Papua secara komprehensif.

Situasi saat ini di Distrik Waghete, Kab. Deiyai terkendali dan kondusif. Aparat keamanan TNI-Polri terus melaksanakan pengamanan di lokasi dan di sejumlah fasilitas umum. (Mad/Puspen TNI)

KPK Sosialisasi Tindak Pidana Korupsi di Lingkungan Bakamla RI

sumbawanews.com,- Bakamla RI/Indonesian Coast Guard (IDNCG) bersinergi bersama Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dalam menyelenggarakan sosialisasi Tindak Pidana Korupsi di Lingkungan Bakamla RI, di Aula Mabes Bakamla RI, Jalan Proklamasi No. 56, Menteng, Jakarta Pusat, Rabu (28/8/2019).
Kegiatan sosialisasi tindak pidana korupsi di lingkungan Bakamla RI dibuka oleh Kepala Bakamla RI Laksdya Bakamla A. Taufiq R., dan diikuti seluruh personel Bakamla RI yang berdinas di Jakarta.
Laksdya Taufiq mengatakan dalam pembukaannya bahwa Indonesia adalah negara kepulauan yang diapit dua benua dan dua samudera. Secara posisi dan konstelasi geografis Indonesia terletak dua selat internasional sebagai sloc-slot. Terdapat tiga ALKI dan empat choke point. Indonesia memiliki 17.504 pulau dengan panjang garis pantai mencapai 108.000 Km. Memiliki luas laut 6.9 Juta KM2 dan setiap hari lebih dari 7.000 kapal melintas.
Kehadiran Bakamla RI yang mengemban tugas sebagai Indonesian Coast Guard perlu dikembangkan karena tuntutan kekinian dalam menangani tindak keamanan dan keselamatan di laut. “Di masa damai yang berkepanjangan penanganan keamanan dan keselamatan laut di perbatasan tidak perlu menghadirkan militer karena akan meningkatkan tensi diplomasi antar negara cukup penegak hukum yang hadir yaitu Bakamla RI sendiri”, terang Laksdya Taufiq.
“Ikuti kegiatan sosialisasi tindak pidana korupsi di lingkungan Bakamla RI ini dengan baik dan kita nol kan korupsi di Bakamla RI,” pintanya.
Hadir sebagai pemapar Kasatgas KPK Iskandar Marwanto, SH., MH. Dalam pemaparannya, Iskandar menjelaskan bahwa karakteristik tindak pidana korupsi  itu melibatkan lebih dari satu orang, korupsi tidak hanya berlaku bagi ASN/penyelenggara negara tetapi dapat melibatkan swasta. Korupsi merupakan kejahatan terorganisir yang biasa dilakukan oleh orang yang mempunyai kedudukan mapan dan berpendidikan tinggi, pada umumnya memakai wewenang dan kekuasaan secara formal secara tersembunyi dengan dalih menurut hukum sehingga dilakukan secara rahasia.
Korupsi dapat menyebabkan kemiskinan dengan terlebih dahulu mempengaruhi faktor-faktor pertumbuhan ekonomi seperti investasi berkurang, distorsi pasar, merusak kompetisi, inefisiensi, serta ketidakadilan dalam pendapatan. Lebih lanjut, korupsi juga dapat menghilangkan kepercayaan publik kepada lembaga-lembaga pemerintah.
“Semua hukum tindak pidana korupsi terdapat dalam Undang-undang Nomor 31 tahun 1999 sebagaimana diubah dengan Undang-undang Nomor 20 Tahun 2001 yang diatur dalam pasal 2 ayat (1) 3, 5, 6, 7, 8, 9, 10, 11, 12, 12A, 12B, 13, 15, 16, 21, 22, 23, 24,” jelas Iskandar.
Usai pemaparan, dibuka sesi interaktif dengan melibatkan peserta sosialisasi tindak pidana korupsi di lingkungan Bakamla RI untuk melakukan tanya jawab kepada pemateri.

Bakamla RI/IDNCG Semarakkan INAMARINE 2019

sumbawanews.com,- Sebagai bentuk upaya Bakamla RI/Indonesian Coast Guard (IDNCG) untuk dapat dikenal lebih baik oleh masyarakat luas, pendekatan langsung cukup efektif untuk dilakukan. Salah satu sarana yang dimanfaatkan adalah pameran INAMARINE 2019 yang berlangsung di Hall D JI Expo Kemayoran, Jakarta Pusat, Rabu (28/8/2019).
Ajang pameran di bidang perkapalan, pelabuhan, dan offshore yang disebut-sebut sebagai salah satu pameran terbesar se-Asean ini, diikuti oleh ratusan partisipan pameran dari berbagai negara.
Bakamla RI/IDNCG sebagai instansi pemerintah yang fokus pada tugas melaksanakan patroli keamanan dan keselamatan laut turut menyemarakkan acara ini. Stand pameran yang didominasi dengan warna merah dan putih ini menarik perhatian banyak pengunjung. Tidak hanya sekedar melihat alat peraga yang dipamerkan, tetapi juga banyak terlontar pertanyaan terkait tugas dan fungsi Bakamla RI/IDNCG, baik dari pengunjung dalam negeri maupun luar negeri.
Tak ayal, stand Bakamla RI/IDNCG menarik perhatian Kakorpolairud Baharkam Polri Irjen Pol Drs. Zulkarnain Adinegara, yang juga tengah mengunjungi pameran INAMARINE 2019. Di sela-sela kunjungannya, pejabat tinggi berbintang dua itu menyatakan dukungannya terhadap Bakamla RI/IDNCG. “Saran saya, semua perlengkapan Bakamla ditulisi Indonesian Coast Guard, agar semua orang tahu bahwa Bakamla ini memang Coast Guard”, ujar Irjen Pol Zulkarnain. 
Tidak lama berselang, Prof. Dr. Ir. H. Fadel Muhammad Al-Haddar juga mengunjungi stand Bakamla RI/IDNCG. Beserta rombongan, mantan Menteri Kelautan dan Perikanan pada Kabinet Indonesia Bersatu II itu juga mengapresiasi Bakamla RI/IDNCG. 

Panglima TNI Terima Laporan Korps Kenaikan Pangkat 25 Perwira Tinggi

sumbawanews.com,- Sebanyak 25 Perwira Tinggi TNI menerima kenaikan pangkat satu tingkat lebih tinggi dari pangkat semula. Kenaikan pangkat ini berdasarkan Surat Perintah Panglima TNI Nomor Sprin/2160/VIII/2019 tanggal 28 Agustus 2019.

Panglima TNI, Marsekal TNI Hadi Tjahjanto, S.I.P. menerima Laporan Korps Kenaikan Pangkat 25 Perwira Tinggi (Pati) TNI terdiri dari 10 Pati TNI AD, 7 (tujuh) Pati TNI AL dan 8 (delapan) Pati TNI AU, bertempat di Hanggar Skadron 17 Lanud Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur, Kamis (29/8/2019).

Adapun 25 Pati TNI yang naik pangkat terdiri dari 10 Pati TNI AD, yaitu Mayjen TNI Rochadi (Dankoopssus TNI), Mayjen TNI Sucianto, C.Fr.A. (Pa Sahli Tk. III Bid. Jahpers Panglima TNI), Mayjen TNI Ali Hamdan Bogra, S.I.P. (Wadan Sesko TNI), Mayjen TNI Hassanudin, S.I.P. (Asrena Kasad), Brigjen TNI Andi Muhammad, S.H. (Pa Sahli Tk. II Was Eropa & AS Sahli Bid. Hubint Panglima TNI), Brigjen TNI Rifki, S.E. (Waasops Kasad), Brigjen TNI Muhammad Taufik, S.A.P. (Pa Sahli Tk. II Bid. Komsos Panglima TNI), Brigjen TNI Victor Prihatino Tobing, S.M. (Direktur Penanggulangan dan Pemulihan Ekonomi Digital pada Deputi Bid. Penanggulangan dan Pemulihan BSSN), Brigjen TNI Rahmat Triyono (Ir I Itjen Kemhan) dan Brigjen TNI Deddy Suryanto, S.H., M.H. (Pa Sahli Tk. II Poldagri Sahli Bid. Polkamnas Panglima TNI).

7 (tujuh) Pati TNI AL, yaitu Laksda TNI Erman Syafril, S.H., M.M. (TA Pengkaji Bid. Sismennas Lemhannas), Laksda TNI drg. Andriani, Sp. Ort., F.I.C.D. (Pa Sahli Tk. III Bid. Polkamnas Panglima TNI), Laksda TNI Dr. Suhirwan, S.T., M.MT. (Dekan Fakultas Manajemen Pertahanan Unhan), Laksma TNI Rudhi Aviantara IH., S.E., M.Si., M.Tr.(Han) (Danguspurla Koarmada III), Laksma TNI Dr. Edi Suhardono, S.E., M.A.P. (Wakil Dekan Fakultas Strategi Pertahanan Unhan), Brigjen TNI (Mar) Agus Sulistyo (Asdep Koordinasi Kewaspadaan Nasional pada Deputi Bid. Koordinasi Kesatuan Bangsa Kemenko Polhukam), dan Brigjen TNI (Mar) Widodo (Wadankoopssus TNI).

8 (delapan) Pati TNI AU, yaitu Marsda TNI Bebas Irianto, S.H. (TA Pengkaji Bid. Diplomasi Lemhannas), Marsda TNI Hari Budianto (Pa Sahli Tk. III Bid. Hubint Panglima TNI), Marsda TNI Julexi Tambayong (TA Pengajar Bid. Hubungan Internasional Lemhannas), Marsma TNI Basuki Rochmat (Kadispotdirga), Marsma TNI Zulfahmi, S.Sos., M.Han. (Pangkosek Hanudnas I Jkt), Marsma TNI Y.C. Musa Kaunang (Pati Sahli Kasau Bid. Polhukam), Marsma TNI Sujatmiko G.S., M.Sc. (Irbinsumda Itjenau), dan Marsma TNI dr. Djunadi MS., Sp.KP. (Ka RSPAU dr. Suhardi Hardjolukito).

Turut mendampingi Panglima TNI yaitu, Kasal Laksamana TNI Siwi Sukma Adji, S.E., M.M., Wakasad Letjen TNI Tatang Sulaiman, Wakasau Marsdya TNI Fahru Zaini Isnanto, S.H., M.DS., Kasum TNI Letjen TNI Joni Supriyanto, Irjen TNI Letjen TNI M. Herindra, M.A., M.Sc., Danjen Akademi TNI Laksdya TNI Aan Kurnia, S.Sos., dan Staf Khusus Panglima TNI Letjen TNI Dodik Widjanarko, S.H. (Mad/Puspen TNI)

Akan Ada Roadshow Bus KPK 2019 Jelajah Negeri Bangun Antikorupsi di Jember

Jember, Sumbawanews.com —-Bupati Jember, dr. Hj. Faida, MMR menyambut kehadiran Roadshow Bus KPK Jelajah Negeri, pada Kamis 29 Agustus 2019. Sesuai jadwal, Road Show ini akan memulai kegiatannya di Kabupaten Jember yang merupakan salah satu tempat tujuan KPK dari 28 daerah tujuan, pada 30 Agustus 2019 hingga 1 September 2019. Rangkaian kegiatan nasional ini adalah kegiatan Jelajah Negeri Bangun Antikorupsi di 28 tempat seluruh Indonesia.

Menariknya, tim KPK akan mendatangi 28 kota dengan menggunakan bus yang diberi nama Bus Antikorupsi.

Bertujuan sebagai representasi KPK untuk memberikan edukasi, mereka akan menyasar sejumlah kalangan, seperti pelajar, mahasiswa, calon legislatif, pengurus DPD, parpol, aparatur negara di daerah, komunitas masyarakat sipil, UMKM dan masyarakat umum.

Upaya pematangan penyambutan tim KPK ini telah dilakukan dengan rapat koordinasi pada 19 Agustus 2019, dengan melibatkan sejumlah kalangan, seperti lintas OPD terkait, perwakilan perbankan, BPN, Kantor Kementerian Agama dan sejumlah instansi lainnya.
Sesuai jadwal, tim KPK akan tiba di Jember dan disambut oleh Bupati Faida pada pukul 08.00 WIB. Secara khusus, Bupati Jember, dr. Hj. Faida, MMR dan tim dari Roadshow Jelajah Negeri KPK ini akan menyediakan waktu untuk media, dengan agenda p
Konferensi Pers pada 29 Agustus 2019 pukul 16.00 WIB di Pendopo Wahyawibhawagraha. Kegiatan utama akan dimulai pada 30 Agustus 2019 yang dipusatkan Pendopo Wahyawibhawagraha.

Dalam pembukaan, sedikitnya 500 orang akan hadir yang terdiri dari unsur Forkopimda, Kepala OPD, Camat, Lurah, Kepala Desa, instansi vertikal, LSM, Instansi Gabungan Kontraktor,  NU Jember, NU Kencong, MUI, Baznas, Ponpes dan Pimpinan DPRD. Selain itu, dalam kegiatan ini juga akan digelar pameran yang melibatkan UMKM.

Kesempatan pameran yang akan mengundang massa ini akan dipergunakan KPK untuk melakukan sosialisasi antikorupsi, klinik LHKPN, e Announcement, sosialisasi gratifikasi, aplikasi JAGA dan berbagai kegiatan lainnya. Kegiatan pameran digelar di Alun-alun (di bawah pohon kelapa) dan di depan Pendopo Wahyawibhawagraha.

Ada pula kuliah umum di Unej di hari yang sama, pembekalan caleg dan parpol di gedung DPRD dan workshop implementasi JAGA di Ruang Tamyaloka Pendopo Pemkab Jember.

Sedangkan pada 31 Agustus, ada agenda sosialisasi antikorupsi untuk pelajar yang dikhususkan untuk anak-anak TK/RA di Pendopo Pemkab Jember, yang akan diteruskan dengan sosialisasi serupa untuk pelajar SD hingga SMA di jam berbeda. Akan ada sosialisasi insersi pendidikan antikorupsi bagi guru SD hingga SMA. Di siang hari, akan ada diskusi publik di Pendopo Pemkab Jember. Sedangkan bus Antikorupsi yang akan menggelar sosilisasi antikorupsi untuk masyarakat umum akan ditempatkan di jalan depan Pendopo.

Di tanggal 1 September, kegiatan akan jalan depan Pendopo Wahyawibhawagraha dengan menggunakan Bus Antikorupsi dengan sasaran masyarakat umum dengan memanfaatkan moment car free day. Bupati Jember, dr. Hj. Faida, MMR berpesan kepada seluruh kalangan dan masyarakat umum, agar dapat terlibat dan nantinya bisa mengaplikasikan sosialisasi Ini dengan baik, untuk terwujudnya gerakan antikorupsi yang telah dicanangkan di Jember dengan 3 B dan tegak lurus. (tok/ulu/iza/hms)

Panglima TNI : TNI Tidak Memberikan Ruang dan Tempat Bagi Pelaku Rasis

(Puspen TNI).  Panglima TNI, Marsekal TNI Hadi Tjahjanto, S.I.P., bersama Kapolri, Jenderal Pol Prof. H.M. Tito Karnavian, Ph.D., menggelar tatap muka dengan Forkopimda, Tokoh Masyarakat, Tokoh Agama dan Tokoh Adat, se-Kabupaten Mimika, bertempat di Hotel Rimba Papua, Timika, Rabu (28/8/2019).

Panglima TNI mengatakan bahwa kehadirannya bersama Kapolri di Timika adalah untuk bertatap muka dan berdialog serta meminta masukan para tokoh-tokoh daerah terkait peristiwa yang terjadi beberapa waktu lalu, seperti kasus rasisme terhadap mahasiswa Papua di Malang dan Surabaya.

“Peristiwa tersebut menimbulkan ekses lanjutan di berbagai daerah di Papua, seperti di Sorong, Wamena, Manokwari, Timika, Fakfak, Nabie dan Jayapura,” ungkapnya.

Panglima TNI menegaskan bahwa apa yang terjadi beberapa hari lalu, bagi TNI tidak akan memberikan ruang dan tempat bagi pelaku rasis, dan TNI akan memproses anggotanya apabila memang terbukti.  “Ada dua prajurit TNI, yaitu Danramil dan Babinsa karena tidak mengindahkan perintah atasan. Saat ini sedang dalam proses pendalaman pemeriksaan dengan bukti-bukti yang ada, dan menjadi pelajaran kita semua,” ujarnya.

Selanjutnya Marsekal TNI Hadi Tjahjanto mengatakan bahwa Tentara Nasional Indonesia memiliki kewajiban menjaga stabilitas keamanan secara menyeluruh, nasional maupun lokal.

Untuk menangani permasalahan yang ada di Papua, Panglima TNI mengatakan bahwa permasalahan itu harus diselesaikan  dengan sudut pandang Papua, dan komunikasi dengan cara-cara Papua. Pasalnya, tidak akan bisa memahami permasalahan-permasalahan Papua tanpa dari sudut pandang Papua. “Untuk itu, saya datang ke sini dan kami mengharapkan bahwa pemahaman-pemahaman nanti yang saya dapat, akan mengarah kepada akar permasalahan yang ada,” imbuhnya.

“Para pimpinan daerah, pejabat daerah, TNI-Polri yang ada di Papua, khususnya TNI-Polri di sini terbuka apabila ada masalah-masalah. Yang selalu kita garis bawahi adalah tidak ada rasis. Mari kita ciptakan suasana damai di Papua,” tutup Panglima TNI. (Bdr)

Kerjasama Pasukan Pemelihara Perdamaian Indonesia dan Ethiopia di Markas PMPP TNI

sumbawanews.com,- Kerjasama Pasukan Pemelihara Perdamaian Indonesia dan Ethiopia ditandai dengan Kunjungan Delegasi Ethiopia ke Pusat Misi Pemeliharaan Perdamaian Tentara Nasional Indonesia (PMPP TNI). Kunjungan tersebut juga dimaksudkan untuk menyaksikan, mengobservasi, dan mempelajari metode Indonesia melaksanakan Pre Deployment Training (PDT) sebagai syarat mutlak bagi pengiriman pasukan perdamaian PBB.

Demikian sambutan Komandan PMPP TNI Brigjen TNI Victor H. Simatupang M.Bus. yang dihadiri oleh Delegasi Ethiopia Brigadier General Tilahun Ashenafi Mamo dan Brigadier General Kebede Regassa Gerbi, pada Upacara Pembukaan Pre Deployment Training 6 Satgas United Nations Interim Forces in Lebanon (UNIFIL), bertempat dilapangan upacara Mako PMPP TNI, Rabu, Sentul, Bogor (28/8/2019).

Pada kesempatan itu Dan PMPP TNI menyatakan kebanggaannya karena kehadiran delegasi Ethiopia yang datang ke PMPP TNI. “Para peserta latihan yang saya banggakan, di hadapan kalian hadir undangan dari negara sahabat Ethiopia untuk menyaksikan pembukaan PDT Kontingen Indonesia untuk UNIFIL, ini adalah sesuatu yang istimewa”, katanya.

Selanjutnya disampaikan bahwa untuk menyiapkan prajurit TNI yang profesional dalam melaksanakan tugas di daerah misi PBB, para prajurit akan dibekali dan dilatih untuk memahami dan menguasai beberapa materi yang terkait dengan misi perdamaian. Materi latihan tersebut meliputi Materi Pengantar, Materi Pokok atau Core Pre-Deployment Training Material (CPTM), Materi Pendukung menggunakan Standardized Generic Training Moduls (SGTM) dan Materi Teknis menggunakan Specialized Technical Materials (STM).

“Semua materi yang diberikan dalam latihan pratugas merupakan bekal persiapan yang sudah dirancang sedemikian rupa, sehingga sesuai dengan standar operasi dan aturan pelibatan di daerah misi serta sejalan dengan tuntutan penugasan” tuturnya.

Usai upacara, dihadapan awak media Dan PMPP TNI menyampaikan bahwa PMPP melaksanakan tugas sesuai dengan visi dan misi Presiden RI Joko widodo untuk mengirimkan pasukan perdamaian hingga mencapai 4000 personel.

“Untuk dapat mencapai itu, kita terus meningkatkan kerjasama dengan beberapa negara di dunia salah satunya Ethiopia yang menjadi negara nomer satu dalam kontribusi pasukan perdamaian yaitu mencapai 8000 personel. Indonesia dan Ethiopia sedang menjajaki kerjasama PKO untuk dapat melaksanakan co-deployment di masa yang akan datang”, pungkasnya.

Sementara itu delegasi Ethiopia Brigadier General Tilahun Ashenafi Mamo menyampaikan bahwa Ethiopia akan bekerjasama dengan Indonesia dalam meningkatkan distribusi pasukan perdamaian “Ini langkah awal yang baik sehingga perlu dibicarakan lebih mendalam antar kedua belah pihak”, tutupnya. (Mad/Puspen TNI)

Panglima TNI : Jaga Sinergitas Prajurit TNI dan Polri di Lapangan

(Puspen TNI. Rabu, 28 Agustus 2019). Jaga terus sinergitas Prajurit TNI dan Polri di lapangan serta jalin hubungan yang baik dengan tokoh masyarakat, tokoh adat dan tokoh agama yang berada di wilayah, guna terlaksananya tugas-tugas dengan baik.

Demikian penekanan Panglima TNI, Marsekal TNI Hadi Tjahjanto, S.I.P. didampingi  Kapolri, Jenderal Pol Prof. H.M. Tito Karnavian, Ph.D., di hadapan ratusan Komandan / Kepala Satuan TNI-Polri se-Papua, bertempat di Aula Mapolda Jayapura, Papua, Selasa (27/8/2019).

“Terima kasih atas pelaksanaan tugas selama ini yang telah berjalan lancar. Semua itu dapat dilaksanakan dengan baik atas sinergitas TNI-Polri di lapangan,” ungkap Panglima TNI.

Panglima TNI juga menekankan agar para Komandan Satuan dapat lebih bijaksana dan berkomunikasi dengan baik. “Untuk itu, kenali dan pahami situasi serta tingkatkan kewaspadaan dalam setiap tugas,” tegasnya.

Diakhir pengarahannya, Panglima TNI memberikan apresiasi yang luar biasa atas dedikasi Prajurit TNI dan Polri yang bertugas di Jayapura selama ini. “Semangat yang ditunjukkan Prajurit TNI dan Polri demi memberikan yang terbaik, agar situasi dan kondisi Papua tetap kondusif setiap saat,” pungkasnya.

Pada kesempatan yang sama, Kapolri juga mengucapkan terima kasih atas sambutan hangat dari seluruh Prajurit TNI Polri. “Kita harus yakin dan selalu bersama-sama dalam menghadapi masalah yang ada di Papua,” katanya.

Turut hadir dalam pengarahan tersebut diantaranya Kabaharkam Polri Komjen Pol Condro Kirono, Asops Panglima TNI, Mayjen TNI Ganip Warsito, S.E., M.M., Aslog Panglima TNI, Marsda TNI Kukuh Sudibyanto,  Aster Panglima TNI, Mayjen TNI George Elnadus Supit, S.Sos.,  Danjen Kopassus, Mayjen TNI I Nyoman Cantiasa, serta segenap Pejabat TNI dan Polri. (Bdr)

Panglima TNI Bertatap Muka Dengan Tokoh Masyarakat Jayapura

sumbawanews.com,- Panglima TNI, Marsekal TNI Hadi Tjahjanto, S.I.P., bersama Kapolri, Jenderal Pol Prof. H.M. Tito Karnavian, Ph.D., bertatap muka langsung dengan Tokoh Masyarakat, Tokoh Adat, Tokoh Agama, Tokoh Pemuda dan Tokoh Wanita, Kabupaten Jayapura, bertempat di Swiss Bell Hotel Jayapura, Provinsi Papua, Selasa (27/8/2019).

Dalam kesempatan tersebut Panglima TNI ingin meminta beberapa hal masukan dari para tokoh-tokoh daerah yang hadir untuk mencari solusi yang terbaik terkait kejadian kerusuhan beberapa waktu lalu di wilayah Papua meliputi Sorong, Manokwari, Timika, Nabire, Fakfak dan Jayapura. “Semua ini adalah rumah kita Indonesia rumah yang besar perlu kita jaga bersama,” ujarnya. 

“TNI dan Polri prihatin dengan kejadian itu dan menyadari bahwa tugas yang diemban adalah menjaga stabilitas keamanan baik nasional maupun lokal. TNI mempunyai komitmen bahwa tidak boleh ada kelompok manapun yang melakukan rasis terhadap kelompok yang lain,” ungkap Marsekal TNI Hadi Tjahjanto.

Terkait dengan apa yang sudah terjadi, Panglima TNI mengatakan bahwa ini semua harus benar-benar menggunakan akal sehat dan pikiran yang jernih, hati yang bersih serta tenang untuk menyelesaikan masalah ini, karena negara kita adalah negara besar yang dikagumi oleh banyak negara di dunia karena keberagamannya.

Selanjutnya dikatakan bahwa menyelesaikan masalah Papua tidak dapat diselesaikan dari sudut pandang yang lain, harus dipandang dari sudut Papua itu sendiri. “Apabila salah dalam memandang maka akan salah dalam mengambil keputusan,” katanya.

Oleh sebab itu kejadian yang sudah terjadi tidak menggoyahkan dan tidak merobek-robek semangat kita untuk menjadi negara yang besar. Mari kita jaga semuanya ini, kejadian yang lalu merupakan suatu pembelajaran bagi kita semua,” himbau Panglima TNI.

Marsekal TNI Hadi Tjahjanto menyampaikan bahwa semua harus menyadari masih banyak kekurangan  diantara sesama kita, oleh sebab itu saling mengisi dan harus tetap menjaga persatuan dan kesatuan dalam bingkai Bhinneka Tunggal Ika adalah semboyan bangsa Indonesia. (Mad/Puspen TNI)

Kepala Bakamla RI/IDNCG Courtessy Call Kemenlu

sumbawanews.com,- Kepala Bakamla RI/Indonesian Coast Guard (IDNCG) Laksdya Bakamla A. Taufiq R. melakukan Courtessy Call ke Kementerian Luar Negeri Republik Indonesia di Gedung Kementerian Luar Negeri, Jalan Taman Pejambon No. 6, Jakarta Pusat, Selasa (27/8/2019).
Kedatangan Kepala Bakamla Laksdya Bakamla A. Taufiq R., yang didampingi oleh Staf TU Kepala Bakamla Mayor Bakamla Lisa disambut hangat oleh Menteri Luar Negeri Retno Marsudi bersama Direktur Asia Timur dan Pasifik Santo Darmosumarto.
Maksud dan tujuan dilakukannya pertemuan ini adalah melaporkan perkembangan tindak lanjut kerja sama peningkatan kapasitas Bakamla RI dengan Korean Coast Guard (KCG).
Laksdya Taufiq melanjutkan, kunjungan kerja Bakamla RI ke Soul, Mokpo, dan Yeosu pada 19 – 21 Agustus 2019 menghasilkan beberapa hal, antara lain, pertama, prioritas kerja sama Bakamla RI-KCG ialah peningkatan kapasitas dan pembentukan Hotline antara Bakamla RI-KCG di bidang keamanan dan keselamatan  laut. Kedua, proposal hibah bantuan pembentukan Akademi Bakamla RI sebagai tindak lanjut MoU kerja sama keamanan maritim Bakamla RI-KCG (ditandatangani oleh Menlu RI dan Komisioner Jenderal KCG), kemitraan strategis khusus kedua negara, dan perwujudan visi pemerintah RI untuk mengembangkan SDM berkualitas. 
Laksdya Taufiq mengatakan, Bakamla RI telah melaksanakan koordinasi awal dengan KOICA Jakarta pada 23 Agustus 2019. Adapun hasil koordinasi tersebut, KOICA Jakarta mendukung dan menunggu hasil proses pengajuan proposal bantuan hibah pembentukan Akademi Bakamla RI yang sedang dilakukan oleh KCG. KOICA Jakarta membuka kesempatan kepada Bakamla  RI mengajukan proposal kerja sama peningkatan kapasitas dengan melibatkan Bappenas dan Kemenlu. kemudian, Bakamla RI disarankan untuk memanfaatkan semua jalur pengusulan kerja sama, baik melalui skema hibah KOICA (Kemlu Korea), KSP/Kementerian Keuangan Korea dan Kedutaan Besar Korea.
“Bakamla RI akan melaksanakan koordinasi awal dengan Kemlu dan Bappenas untuk mempersiapkan proses penerimaan hibah yang diusulkan oleh KCG ke KOICA dan Kementerian Keuangan Korea Selatan,” terang Laksdya Taufiq.
“Kemenlu akan membantu Bakamla RI sesuai dengan bahan masukan yang sudah disampaikan,” jelas Kemenlu Retno Marsudi.

Berita Terkini

Djki Musnahkan Barang Ilegal Lacoste Senilai Hampir Rp1 Miliar

Sumbawanews.com,- Direktorat Jenderal Kekayaan Intelektual (DJKI) Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia berhasil menghancurkan barang bukti pelanggaran merek dagang Lacoste senilai hampir Rp1 miliar....

MPLS Ramah 2026: Sesuaikan Kegiatan dengan Usia Murid

Sumbawanews.com,- Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah mengingatkan seluruh satuan pendidikan agar merancang Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) Ramah 2026 secara berbeda sesuai tahap perkembangan...

Keir Starmer Mundur, Gelombang Politik Inggris Bergeser

Sumbawanews.com,- Londres – Keir Starmer, Perdana Menteri Inggris sejak Juli 2024, mengumumkan pengunduran dirinya dari jabatan tertinggi pemerintahan pada Senin malam, menyusul tekanan politik...

Keir Starmer Mundur, Inggris Hadapi Pergantian Kepemimpinan

Sumbawanews.com,- London – Perdana Menteri Inggris Keir Starmer secara resmi mengumumkan pengunduran dirinya dari jabatan pemimpin Partai Buruh dan posisinya sebagai kepala pemerintahan, dalam...

Berita Utama