Home Blog Page 2575

TNI : KKSB Terapkan Taktik Licik dan Korbankan Masyarakat Sipil

(Kogabwilhan III. Sabtu, 10 Oktober 2020).  Setelah gagal mendapatkan perhatian dari Sidang Umum PBB pada tanggal 22-29 September 2020 lalu, Kelompok Kriminal Separatis Bersenjata (KKSB) di Papua semakin beringas dan membabi buta menyerang aparat negara dan masyarakat sipil untuk menunjukan keberadaannya yang semakin diabaikan masyarakat.  Cara yang digunakan antara lain memprovokasi, meneror, mengorbankan masyarakat sipil kemudian memfitnah aparat TNI-Polri yang bertugas menjaga keamanan dan kedamaian di Papua.  Tujuannya adalah agar masyarakat lokal tertekan dan terpaksa mendukung mereka serta mendapatkan perhatian dunia.

 

Seperti diketahui, serangan KKSB Papua terhadap aparat negara dan masyarakat sipil beberapa bulan terakhir semakin mengganas. Dimulai dari penembakan terhadap dua tenaga kesehatan penanganan Covid-19 yakni Almanek Bagau (luka tembak) dan Heniko Somau (tewas di tempat) pada Jumat (22/5/2020) di Distrik Wandai, Kab. Intan Jaya ; penembakan petani bernama Yunus Sani (tewas) pada Jumat (29/5/2020) di Kampung Magataga, Distrik Wandai, Kab. Intan Jaya ; penembakan warga bernama Laode Zainudin (luka tembak) pada Sabtu (15/8/2020) di Kampung Bilogai, Distrik Sugapa, Kab. Intan Jaya, penembakan 2 warga sipil berprofesi tukang ojek bernama Laode Anas (kemudian meninggal dunia) dan Fatur Rahman (luka tembak) pada Senin (14/9/2020) di Distrik Sugapa, Kab. Intan Jaya.

 

Pembunuhan warga sipil berprofesi tukang ojek bernama Badawi (tewas di tempat) dan penembakan anggota TNI bernama Serka Sahlan (tewas di tempat) pada Kamis (17/9/2020) di Kampung Hitadipa, Distrik Sugapa, Kab. Intan Jaya ; penyerangan Koramil Persiapan Hitadipa, Distrik Sugapa, Kab. Intan Jaya pada Sabtu (19/9/2020) yang menewaskan anggota TNI bernama Pratu Dwi Akbar Utomo, penembakan Pendeta Yeremia Zanambani (kemudian meninggal dunia) pada Sabtu sore (19/9/2020) Kampung Hitadipa, Distrik Sugapa, Kab. Intan Jaya ; penembakan Polisi dan transportasi di sekitar Bandara Bilorai, Distrik Sugapa, Kab. Intan Jaya pada Jumat (18/9/2020) dan Jumat (25/9/2020).

 

Penembakan ke arah Kodim Persiapan Kab. Intan Jaya pada  Senin (5/10/2020) ; penembakan pos TNI  di Pasar Baru Kenyam Kab. Nduga pada Selasa (6/10/2020) yang menewaskan warga sipil bernama Yulius Wetipo ; penyerangan terhadap rombongan TGPF di tanjakan Wabogopone, Kampung Mamba, Distrik Sugapa, Kab. Intan Jaya pada Jumat (9/10/2020) yang mengakibatkan anggota Tim bernama Bambang Purwoko (Dosen UGM) dan tim pengamanan bernama Sertu Faisal Akbar menderita luka tembak, hingga pagi ini Sabtu (10/10/2020), KKSB melakukan serangan ke Pos TNI di Kampung Koteka, Distrik Kenyam, Kab. Nduga.

 

Kapen Kogabwilhan III Kolonel Czi IGN Suriastawa mengatakan bahwa rangkaian kekerasan yang dilakukan KKSB ini terlihat semakin brutal dan gelap mata, tidak lagi memperhatikan siapa yang menjadi korban. Hal ini sangat disesalkan karena ini berarti pelanggaran terhadap HAM dan nilai-nilai kemanusiaan. Masyarakat sipil adalah pihak yang perlu dilindungi oleh semua pihak.

 

Sama seperti serangan-serangan sebelumnya, serangan KKSB terhadap Pos TNI pagi ini Sabtu (10/10/2020) di Kampung Koteka, Distrik Kenyam, Kab Nduga diduga untuk memprovokasi TNI agar membalas tembakan. Namun ternyata TNI bertindak profesional dengan tetap siaga dalam kedudukan pertahanannya dan terus mengintai arah datangnya tembakan. TNI akan membalas tembakan dengan terbidik bila anggota KKSB yang melakukan tembakan telah teridentifikasi dengan pasti untuk menghindari jatuhnya korban sipil di sekitar tempat kejadian. Hal ini juga dilakukan personel TNI lainnya yang bertugas di setiap tempat di Papua.

 

Kapen Kogabwilhan III menyampaikan, ada fenomena menarik dari taktik yang dimainkan KKSB akhir-akhir ini dengan berusaha memprovokasi TNI-Polri di setiap tempat, waktu dan  kesempatan dan menyerang di tengah-tengah keramaian masyarakat sipil. KKSB berharap agar TNI-Polri membalas tembakan sehingga bila jatuh korban masyarakat sipil akan menjadi bahan fitnah dan berita bohong KKSB bahwa para korban dibunuh oleh TNI.

 

“Sepertinya cara ini merupakan pesanan dari pendukung mereka di luar negeri yang selalu berbicara tentang pelanggaran HAM. Mereka butuh bahan untuk memojokkan Pemerintah Indonesia di forum internasional, namun ternyata mereka lah pelakunya. Sudah beberapa kali kesempatan terbukti bahwa KKSB dan pendukungnya selalu memutarbalikkan fakta kejadian. Mereka tidak berkomentar bila korban yang terbukti mereka bunuh adalah warga sipil baik orang asli Papua maupun pendatang. Ini bukti bahwa mereka lah pelanggar HAM yang sebenarnya,” ujarnya.

 

Sangat besar kemungkinan, karena TNI bersikap profesional, tetap tenang, tidak membalas tembakan dari serangan-serangan mereka, KKB sendirilah yang akan menembakan dan berusaha membunuh warga sipil sebagai bahan fitnah kepada TNI-Polri. “Semoga warga masyarakat dan dunia internasional bisa paham akan situasi ini dan tidak mudah percaya dengan fitnah dan berita bohong yang selalu dimainkan KKSB beserta kelompok pendukungnya di luar negeri,” kata Kapen Kogabwilhan III. (Bdr)

 

Personel TMMD Ke-109 Kodim Boven DigoelMelaksanakan Pengecatan Sekolah PAUD

(Boven Digoel-Papua). Personel Satgas TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Reguler ke-109 Kodim 1711/Boven Digoel melaksanakan pengecatan Sekolah Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) Setia Kawan Kakuna di Kampung Kakuna, Distrik Mindiptana, Kabupaten Boven Digoel, Provinsi Papua, Sabtu (10/10/2020).

 

Pengecatan tersebut dilakukan atas inisiatif Satgas TMMD 109 Kodim Boven Digoel, karena melihat warna cat PAUD Setia Kawan sudah mulai pudar. Selanjutnya personel Satgas berkoordinasi dengan Ketua Pengurus PAUD Setia Kawan Ibu Paulina Kemi (56 th) untuk dilaksanakan pengecatan agar tampak lebih indah rapi.

 

Kegiatan pengecatan dipimpin anggota Satgas Sersan Dua Matius Balagaise bersama anak-anak remaja Kampung Kakuna. Kegiatan ini juga merupakan salah satu cara untuk bersentuhan langsung dengan masyarakat guna mewujudkan kemanunggalan TNI dengan rakyat. Semoga upaya Satgas ini dapat meningkatkan minat belajar siswa PAUD serta lebih nyaman dalam menerima pelajaran sehari-hari.

 

Ketua Pengurus PAUD Setia Kawan Paulina Kemi menyampaikan bahwa dirinya sangat berterimakasih sekali kepada Satgas TMMD Kodim 1711 Boven Digoel yang sudah membantu dan bekerja di kampungnya, mulai dari pengecoran jalan sampai dengan pengecetan PAUD pada hari ini.

 

“Satgas menyumbangkan cat dan ikut melaksanakan pengecatan untuk memperindah PAUD Setia Kawan. Sekarang, sekolah ini tampak lebih indah dan rapi, sehingga anak-anak akan lebih nyaman dalam belajar.

 

“Kami masyarakat sangat bangga kepada bapak-bapak TNI, semoga Tuhan membalas dan selalu melindungi bapak-bapak Tentara,” tandasnya. (Bdr)

Gandeng Masyarakat, Satgas Yonif MR 413 Cat Gereja Betlehem Jayapura

Sumbawanews.com,- Satgas Pamtas RI-PNG Yonif Mekanis Raider 413 Kostrad Pos Mosso melaksanakan karya bhakti pengecatan Gereja Kristen Indonesia (GKI) Betlehem bertempat di Kampung Mosso Distrik Muara Tami Kota Jayapura.

Hal tersebut disampaikan Dansatgas Pamtas RI-PNG Yonif MR 413 Kostrad Mayor Inf Anggun Wuriyanto S.H., M.Han dalam rilis tertulisnya di Distrik Muara Tami Kota Jayapura, Papua, Sabtu (10/10/2020).

Dalam konfirmasinya, Dansatgas menyebutkan bahwa kegiatan yang dilaksanakan Pos Mosso tersebut merupakan pemantapan hubungan antara Satgas dengan masyarakat. “Diusia penugasan Kami yang telah menginjak ke tiga bulan, kami mantapkan kedekatan dengan masyarakat melalui Kegiatan-kegiatan yang bersifat fisik,” ujarnya.

Sementara itu, Letda Inf Hary Bagus selaku Komandan Pos Mosso mengatakan bahwa kegiatan karya bhakti dengan sasaran pengecatan Gereja dimaksudkan untuk menciptakan kenyamanan dan ketenangan warga Kampung Mosso dalam menjalankan ibadah. “Dengan suasana yang rapi dan bersih, diharapkan dapat meningkatkan kenyamanan san kekhusyukan masyarakat dalam menjalankan ibadah,” ucapnya.

Selaku Kepala Kampung, Bapak Agus Wefafoa (52) mengapresiasi kegiatan positif yang digagas Satgas Yonif MR 413 Kostrad khususnya Pos Mosso. “Kami sangat bangga dan senang dengan adanya kegiatan pengecatan Gereja ini, semoga masyarakat lebih giat beribadah lagi,” jelasnya.

TNI Evakuasi Anggota TGPF dan Sertu Faisal Akbar Korban Penembakan KKSB Ke Jakarta

Sumbawanews.com,- TNI melakukan evakuasi anggota Tim Gabungan Pencari Fakta (TGPF) dan prajurit yang menjadi korban penembakan brutal oleh Kelompok Kriminal Separatis Bersenjata (KKSB) menuju Jakarta pagi ini.

Hal tersebut disampaikan Kepala Penerangan Komando Gabungan Wilayah Pertahanan III (Kapen Kogabwilhan III) Kolonel Czi IGN Suriastawa, di Papua, Sabtu (10/10/2020).

Kapen Kogabwilhan III menjelaskan bahwa tim evakuasi pagi ini sedang bekerja untuk memberangkatkan kedua korban penembakan menuju Jakarta. “Evakuasi dilakukan dalam dua tahap yaitu pertama menggunakan Heli TNI AU EC-725/HT-7206 dengan Pilot Mayor Pnb Adam Hardiman Ali, berangkat dari Sugapa, Kabupaten Intan Jaya menuju Timika, selajutnya nantinya kedua korban akan diterbangkan menuju Jakarta via Makassar dengan menggunakan pesawat TNI AU Boeing 737/AI-7302, Pilot Mayor Pnb Handyka Prama.l,” ungkapnya.

Kolonel Suriastawa mengatakan bahwa kedua korban tersebut atas nama Bambang Purwoko yang merupakan Dosen Universitas Gadjah Mada (UGM) anggota TGPF dan prajurit TNI Sertu Faisal Akbar kondisinya stabil dan perlu penanganan khusus sehingga harus di terbangkan ke Jakarta.

“Saat ini kondisi bapak Bambang Purwoko yang mengalami luka tembak di atas pergelangan kaki kiri dalam keadaan stabil, namun peluru masih bersarang dikarenakan kekurangan peralatan medis di UPTD RSUD Kabupaten Intan Jaya. Sedangkan untuk Sertu Faisal Akbar yang mengalami luka tembak pada pinggang kiri depan tembus pinggang kiri belakang kondisinya juga stabil dan sudah tidak terjadi pendarahan,” ujarnya.

Menurut Kapen Kogabwilhan III, proses evakuasi menuju Jakarta, kedua korban didampingi tim kesehetan yang terdiri dari beberapa dokter dan tenaga medis dari TNI untuk memastikan selama dalam perjalanan kondisinya tetap stabil. “Seluruh rangkaian Evakuasi Anggota Tim Gabungan Pencari Fakta (TGPF) Kemenkopolhukam dan Unsur Pengamanan TGPF dari Distrik Sugapa, Kab. Intan Jaya berjalan dengan aman dan lancar,” katanya.

Sementara itu, rombongan TGPF bentukan Kemenkopolhukam yang dipimpin Irjen Pol (Purn) Benny Mamoto (Ketua Tim) masih berada di Distrik Sugapa, Kab. Intan Jaya dan rencana akan kembali dari Distrik Sugapa ke Timika pada hari senin tanggal 12 Oktober 2020. Selanjutnya akan langsung kembali ke Jakarta dengan menggunakan pesawat komersil.

Seperti diketahui kejadian penembakan kepada rombongan TGPF di tanjakan Wabogopone, Kampung Mamba, Distrik Sugapa, Intan Jaya, usai melakukan olah TKP di Hitadifa.

“Penembakan terjadi pada tanggal 9 Oktober 2020 pukul 15.45 WIT saat rombongan TGPF dalam perjalanan pulang dan sampai di tanjakan Wagonopone, Kampung Mamba tiba-tiba ditembaki dari arah kanan dan kiri jalan,” ucap Kapen Kogabwilhan III.

Task Force Ambulance GuDeK SALAM Masifkan Pembagian Masker di Kota Mataram

Mataram – Masalah Kesehatan Ibu dan Anak (KIA) di Kota Mataram di masa pandemi corona, turut menjadi perhatian pasangan Calon Walikota dan Calon Wakil Walikota Mataram No Urut 2 , Hj Putu Selly Andayani dan TGH Abdul Manan (SALAM).

Selly-Manan menugaskan Task Force Ambulance GuDek untuk terus berkeliling ke lingkungan-lingkungan mensosialisasikan protokol kesehatan dan membagikan masker, termasuk untuk ibu dan anak anak .

Mengusung misi Ibu dan Anak Sehat untuk Mataram Berkah dan Cemerlang, Task Force Ambulance SALAM secara kontinyu turun ke lapangan dari lingkungan ke lingkungan, termasuk menyisir kawasan pinggiran perkotaan.

Menurut Selly Program bagi masker ini merupakan bentuk kepedulian SALAM untuk melindungi dan mencegah penularan Covid 19 terutama dikalangan ibu dan anak.

“Sosialisasi protokol kesehatan dan ikhtiar pembagian masker untuk ibu dan anak anak ini semangatnya adalah mendekatkan pelayanan ke tengah masyarakat. Karena ibu dan anak ini rentan terpapar jika tidak menerapkan protokol kesehatan,” kata Selly , Sabtu ( 10/10 )

Terkait sosialisasi dan berbagi masker akan terus dilakukan bergilir dan berpindah tempat, termasuk oleh Tim Viar Roda Tiga SALAM yang telah melakukan kampanye Sehat disertai bagi masker kesetiap warga kota tanpa pandang bulu dikampung-kampung. .

“Sosialiasi dan Kampanye Protokol Kesehatan oleh Viar Roda Tiga SALAM tetap akan dilakukan sampai 5 Desember 2020 di 325 Lingkungan di kota Mataram,” kata Nyayu Ernawati dari Divisi Perempuan Tim Pemenangan SALAM.

Sementara itu mulai, Sabtu ( 10/10 ) dijadwalkan Tim Task Force Ambulance SALAM akan beraktifitas kembali mensosialisasikan protokol kesehatan membagikan masker gratis untuk masyarakat.

Lebih jauh Selly mengaku menggagas sosialisasi protokol dan berbagi masker setelah beberapa kali menyerap aspirasi masyarakat saat dirinya blusukan. Selain aspek pendidikan anak-anak, aspek ekonomi, masalah kesehatan ibu dan anak juga kerap kali menjadi keluhan, khususnya warga miskin kota.

“Jadi program ini untuk mendekatkan pelayanan khususnya kesehatan ibu dan anak. Kita sosialisasi protokol termasuk berbagi masker untuk ibu dan anak anak karena mereka ini kelompok rentan,” ujarnya.

Kepada para ibu, Selly mengingatkan agar protokol kesehatan tetap diperhatikan. Menjaga jarak, cuci tangan dan selalu menggunakan masker wajib diterapkan di masa pandemi ini.

“Boleh tetap ke pasar, beraktivitas, tetapi ingat tetap pakai masker. Protokol kesehatan harus diutamakan. Corona memang bukan untuk ditakuti, tetapi harus waspada, harus rajin cuci tangan dan selalu pakai masker,” pesan Selly kepada ibu ibu pendukung SALAM saat silaturahmi dikediamannya semalam, Jumat (9/10).

“Menciptakan Mataram yang Berkah dan Cemerlang harus dimulai sejak dini dengan peningkatan derajat kesehatan ibu dan anak-anak. Sehingga di masa pandemi ini kesehatan ibu dan anak harus tetap dijaga dengan menerapkan protokol kesehatan,” ucapnya.

Sementara itu harus diakui , bahwa sejak pandemi, SALAM paling getol mengkampanyekan Pilkada Sehat dengan berbagai kegiatan sosial yang kreatif dan kongkret yang langsung dirasakan warga kota Mataram.

Gerakan dan program masif terus dilakukan SALAM dan para relawannya untuk langsung menyentuh masyarakat. Pasangan SALAM juga paling aktif mengkampanyekan protokol kesehatan demi terciptanya Pilkada Sehat di Kota Mataram selaras dengan imbauan Mendagri RI Tito Karnavian agar Calon Kepala Daerah mengkampanyekan dan mendukung Pilkada Sehat maupun mengapresiasi program Kampung Sehat yang digagas Polri dan Polda NTB .

Dandim Sambas Apresiasi Satgas TMMD Sintang Antar Anak-Anak Mengaji Gunakan Perahu

Sumbawanews.com,- Komandan Kodim 1208/Sambas Letkol Inf Setyo Budiyono, S.H. M.Tr. (Han) memberikan apresiasi kepada anggota Satgas TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Reguler ke-109 Kodim 1205/Sintang, yang ikut mengantarkan mengaji anak-anak Desa Tirta Karya dengan menggunakan perahu menuju Masjid Al-Mustaqin, Jum’at (9/10/2020).

Tidak hanya sasaran fisik saja, anggota Satgas TMMD 109/Sintang Koptu Syahdan Shaleh juga menyempatkan waktu untuk mengajari dan mengantar mengaji anak-anak di Desa Tirta Karya dengan menggunakan perahu, dikarenakan kondisi desa yang masih dalam keadaan terendam air banjir. .

Komandan Kodim 1208/Sambas Letkol Inf Setyo Budiyono, S.H., M.Tr. (Han) mengatakan, salut dan bangga dengan apa yang dilakukan Anggota Satgas TMMD Kodim Sintang. “Dengan perahu menyempatkan waktu untuk mengantar sdrta mengajarkan anak- anak di Desa Tirta Karya,” ujarnya.

Menurutnya, Apa yang dikerjakan oleh Koptu Syahdan patut diteladani bagi Prajurit lainnya, Dimana ditengah kesibukannya masih menyempatkan waktu untuk mengajar ngaji di desa tersebut.

Lanjut dikatakan bahwa dalam segala kegiatan haruslah di imbangi juga dengan beribadah, karena tidak hanya kegiatan fisik saja, namun mengajak masyarakat beribadah adalah suatu hal yang positif dan merupakan perbuatan yang mulia.

“Selain itu, kegiatan ini juga sebagai bentuk komunikasi sosial personil Satgas TMMD 109/Sintang kepada masyarakat sekitar dan juga anak-anak,” katanya. (Pendim 1208/Sbs)

Warga Yakyu Bersama Prajurit Pamtas Yonif 125 Gotong Royong Membangun Pastori GPI Syalom

(Merauke). Wujud kemanunggalan TNI dengan rakyat, Satgas Pamtas Yonif 125/Simbisa di bawah Komando Pelaksana Operasi (Kolakops) Korem 174/ATW bergotong royong dengan warga membangun Pastori. Demikian disampaikan Dansatgas Yonif 125/Simbisa, Letkol Inf Anjuanda Pardosi dalam rilis tertulisnya di Kabupaten Merauke, Papua, Jumat (9/10/2020).

 

Dansatgas mengungkapkan, sasaran pelaksanaan gotong royong kali ini adalah pembangunan Pastori Gereja Protestan Indonesia (GPI) Syalom di RT 03 Yakyu Kampung Rawa Biru, Distrik Sota, Kabupaten Merauke. “Pembangunan Pastori ini melibatkan enam orang personel Satgas dipimpin Wadanpos Yakyu, Sertu Ramadhan,” katanya.

 

Lebih lanjut dikatakan, pembangunan Pastori tersebut dilaksanakan dengan gotong royong bersama warga Yakyu dan didukung oleh Klasis GPI Merauke. “Pastori ini nantinya akan ditempati oleh Pendeta yang ditugaskan untuk melayani di GPI Syalom Yakyu,” ujarnya.

 

Disampaikan Dansatgas, keikutsertaan anggota Satgas dalam proses pembangunan Pastori tersebut bertujuan untuk memupuk kebersamaan dan meningkatkan toleransi antar umat beragama. “Semoga kehadiran Satgas dapat dirasakan manfaatnya oleh warga perbatasan,” imbuhnya.

 

Di tempat terpisah, bapak Charles Samaran S.Ag (51 th) selaku Sekretaris Klasis GPI Merauke mengapresiasi dan mengucapkan terima kasih atas partisipasi Satgas, khususnya anggota Pos Yakyu yang telah membantu pembangunan Pastori GPI Syalom di Yakyu. “Kehadiran bapak-bapak TNI sangat membantu mempercepat pembangunan Pastori ini. Doa kami, kiranya Tuhan senantiasa menjaga dan memberkati bapak-bapak dalam menjalankan tugas,” ucapnya. (Bdr)

Gerombolan KKSB Tembaki Tim TGPF Secara Brutal di Intan Jaya Papua

(Kogabwilhan III).  Gerombolan Kelompok Kriminal Separatis Bersenjata (KKSB) kembali berbuat keji dengan melakukan serangan secara brutal dengan menembaki rombongan Tim Gabungan Pencari Faka (TGPF) yang hendak melakukan investigasi terkait kematian Pendeta Yeremia.

 

Hal tersebut disampaikan Kepala Penerangan Komando Gabungan Wilayah Pertahanan III (Kapen Kogabwilhan III) Kolonel Czi IGN Suriastawa, di Papua, Jumat (9/10/2020).

 

Kejadian penembakan kepada rombongan TGPF di tanjakan Wabogopone, Kampung Mamba, Distrik Sugapa, Intan Jaya, setelah iring-iringan mobil rombongan TGPF Intan Jaya usai melakukan olah TKP di Hitadifa.

 

“Penembakan terjadi pada tanggal 9 Oktober 2020 pukul 15.45 WIT saat rombongan TGPF dalam perjalanan pulang dan sampai di tanjakan Wagonopone, Kampung Mamba tiba-tiba ditembaki dari arah kanan dan kiri jalan,” kata Kapen Kogabwilhan III.

 

Menurut Kolonel Czi Suriastawa, akibat penembakan brutal yang dilakukan gerombolan KKSB tersebut, anggota TGPF Intan Jaya, atas nama Bambang Purwoko (Dosen UGM) terkena tembakan di kaki kiri. Sedangkan, Anggota TNI bernama Zainuddin juga dilaporkan terkena tembakan di pinggang. “Saat ini kedua korban langsung dievakuasi ke UPTD RSUD Sugapa untuk mendapatkan perawatan secara intensif,” katanya.

 

Lebih lanjut disampaikan bahwa rombongan TGPF Intan Jaya dipimpin langsung Ketua Tim Benny Mamoto bersama Bupati Intan Jaya, Natalis Tabuni, Ketua DPRD Intan Jaya, Panus Wonda bersama Danrem 173/PBB Brigjen TNI Iwan Setiawan, sempat melakukan olah TKP di Hitadifa. “Kejadian penembakan ini membuktikan kepada masyarakat bahwa selama ini KKSB selalu bertindak brutal dan dengan sengaja  menghalangi kinerja TGPF yang dibentuk oleh pemerintah dengan melibatkan tokoh-tokoh kredibel untuk mengungkap kebenaran yang terjadi pasca kematian pendeta Yeremia beberapa waktu lalu,” jelasnya.

 

“Saat ini, TNI sedang melakukan pengejaran terhadap gerombolan KKSB yang kabur kedalam hutan disekitar lokasi kejadian pasca penembakan terhadap rombongan TGPF,” tandasnya. (Bdr)

 

Program Non Fisik Satgas TMMD Kodim 1711 Gandeng FKUB Boven Digoel

(Boven Digoel-Papua. Jumat, 9 Oktober 2020). Satgas TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Reguler ke-109 Kodim 1711/BVD melaksanakan program non fisik menggandeng Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Boven Digoel dalam rangka ceramah tentang menjaga dan memelihara kerukunan.

 

Kegiatan yang dilaksanakan di Balai Kampung Kakuna, Distrik Mindiptana, Kab. Boven Digoel diikuti oleh puluhan warga di lokasi TMMD, dengan pembicara Plt Ketua FKUB Boven Digoel Pastor Widi Hargono, M.Sc.

 

Mengawali ceramahnya, Pastor Widi Hargono, M.Sc mengucapkan banyak terima kasih kepada Satgas TMMD ke-109 Kodim 1711/BVD atas waktu yang diberikan untuk mengisi kegiatan program non fisik TMMD di Kampung Kakuna.

 

Dikatakan oleh Plt Ketua FKUB, tujuan kami hadir disini salah satunya untuk memberikan motivasi dan pemahaman yang baik kepada masyarakat tentang arti kehidupan dengan tetap menjaga kerukunan umat beragama di Indonesia khususnya di Kabupaten Boven Digoel.

 

“Saya juga mengajak saudara-saudara sekalian untuk meningkatkan keimanan kita kepada Tuhan Yang Maha Esa dengan tetap mengedepankan toleransi terhadap saudara kita yang tidak seiman, sehingga kerukunan itu sendiri terwujud dikehidupan kita sehari-hari,” terangnya.

 

Sementara itu, terkait akan dilaksanakan Pemilukada di Kabupaten Boven Digoel, Plt Ketua FKUB mengajak segenap masyarakat khususnya Kampung Kakuna untuk tetap menjaga kerukunan walaupun saudara-saudara sekalian ada perbedaan pendapat dan pilihan pasangan calon. “Hal ini guna mewujudkan pesta demokrasi yang aman dan kondusif,” tandasnya.

 

Usai kegiatan tersebut, Plt Ketua FKUB beserta rombongan didampingi Komandan SSK TMMD Lettu Inf H. Simanjuntak melakukan peninjauan dengan melihat secara langsung lokasi pengecoran dan pembangunan jamban yang merupakan program fisik TMMD Reguler ke-109 Kodim 1711/BVD. (Bdr)

Tanamkan Rasa Cinta Tanah Air, Sikap Patriotisme Serta Bela Negara, Satgas TMMD 109 Berikan Wasbang Kepada Generasi Muda

Sumbawa –Guna menumbuhkan, meningkatkan rasa cinta tanah air, sikap Patriotisme serta tumbuhkan kedispilinan pada generasi muda khususnya di kalangan pelajar, Satgas TMMD 109 Kodim 1607/Sumbawa memberikan penyuluhan Wawasan Kebangsaan di Balai Pertemuan Kecamatan Empang Kabupaten Sumbawa. Kamis (08/10).

Kegiatan ini dilaksanakan merupahkan salah satu sasaran non fisik TNI Manunggal Membangun Desa ke 109 yang digelar Kodim 1607/Sumbawa di Desa Jotang Kecamatan Empang Kabupaten Sumbawa.

Di hadapan Perwakilan Mahasiswa UTS Sumbawa dan pelajar Danki Satgas TMMD 109 Kapten Inf I Wayan Suledra menyampaikan, maju mundurnya masa depan bangsa sangat bergantung pada generasi muda. Oleh karenanya selain harus mumpuni dengan bekal ilmu pengetahuan sesuai keilmuan, generasi muda juga harus berkarakter dengan pondasi mental yang kuat juga memiliki wawasan kebangsaan yang tinggi.

Menurut Danki Satgas, pondasi mental yang berkarakter akan terwujud ketika keselarasan antara kecerdasan religius, kecerdasan intelektual, serta kecerdasan spirual dimiliki setiap generasi muda “Bilamana ketiga kecerdasan itu dikelolah dengan baik dan maksimal, maka akan lahir kesadaran, kedewasaan, serta rasa tanggung jawab yang tercermin dari pola pikir, pola sikap, dan pola tindak tentunya generasi yang diharapakan dengan sendirinya akan siap menghadapi kompleksnya derasnya tantangan arus globalisasi,” jelas Danki Satgas.

IMG-20201009-WA0014

Materi Wawasan Kebangsaan, Patriotisme bertema Nasionalisme Dan Bela Negara yang disampaikan oleh Danki Satgas sebagai salah satu upaya menanamkan, meningkatkan pemahaman yang meliputi Pancasila, bela negara, cinta Tanah Air, serta sekilas tentang konsep pertahanan negara.

Salah satu perwakilan Mahasiswa, Nunung Komalasari (22) merupakan salah satu Mahasiswa UTS Sumbawa yang mengikuti kegiatan Wasbang tersebut sangat mengapresiasi kegiatan penyuluhan yang diselenggarakan oleh Satgas TMMD 109. Menurutnya, materi Wasbang sangat membantu dalam menanamkan moral, etika, mental dan disiplin dikalangan generasi muda, pelajar, mahasiswa, nunung berharap, kegiatan Wasbang ini dapat terus berlanjut ke depannya karena sangat positif, ungkapnya.

Disela-sela kesibukannya, Dandim 1607/Sumbawa Letkol Kav Rudi Kurniawan, S.Sos, M.Tr (Han) selaku Dansatgas TMMD ke 109 mengatakan selain untuk meningkatkan wawasan kebangsaan, kegiatan ini juga dapat memupuk jiwa patriotisme dan nasionalisme kepada para generasi muda.

“Wawasan kebangsaan harus dipahami setiap warga negara sejak dini, karena tumbuhnya rasa cinta tanah air, nasionalisme, patriotisme ketika kita mengenal lebih banyak tentang bangsa indonesia yang kaya akan sumber daya alam, sumber daya manusia, adat istiadat, budaya, dengan kebhinekaan karena dengan kita mengenal diharapkan akan tumbuh rasa cinta tanah air, bela negara, nasionalisme, patriotisme sebagai implementasi dari pemahaman tentang Wasbang ini sangat penting,” ungkap Dansatgas.

Berita Terkini

Anak Gajah Sumatera Lahir di Lembah Hijau

Sumbawanews.com,- Taman Satwa Lembah Hijau, Lampung, kembali menjadi harapan baru bagi kelestarian gajah sumatera. Pada 5 Juni 2026, seekor anak gajah betina lahir dengan...

Wanita Hong Kong Ditangkap Selundupkan Ketamin Rp10,9 Miliar di Soetta

Sumbawanews.com,- Seorang wanita asal Hong Kong ditangkap di Bandara Soekarno-Hatta setelah berhasil menyelundupkan 10,8 kilogram ketamin senilai Rp10,9 miliar. Barang haram itu disembunyikan dalam...

Timur Tengah Akan Jadi Neraka jika AS Ganggu Selat Hormuz

Sumbawanews.com,- Komandan Angkatan Udara Korps Garda Revolusi Islam (IRGC) Iran, Seyed Majid Mousavi, memperingatkan bahwa kawasan Timur Tengah akan berubah menjadi “neraka” bagi Amerika...

Pramono Minta Nobar Piala Dunia Tak Ganggu Jam Kerja

Sumbawanews.com,- Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung meminta seluruh badan usaha milik daerah (BUMD) dan organisasi perangkat daerah (OPD) yang merencanakan nonton bareng (nobar) Piala...

China Gunakan AI untuk Membidik Kekhawatiran Listrik di AS

Sumbawanews.com,- OpenAI melaporkan adanya kampanye disinformasi yang diduga berasal dari Tiongkok, memanfaatkan ChatGPT untuk memperdalam ketegangan masyarakat Amerika Serikat terkait dampak pusat data kecerdasan...

Berita Utama