Home Uncategorized Warga Yakyu Bersama Prajurit Pamtas Yonif 125 Gotong Royong Membangun Pastori GPI...

Warga Yakyu Bersama Prajurit Pamtas Yonif 125 Gotong Royong Membangun Pastori GPI Syalom

(Merauke). Wujud kemanunggalan TNI dengan rakyat, Satgas Pamtas Yonif 125/Simbisa di bawah Komando Pelaksana Operasi (Kolakops) Korem 174/ATW bergotong royong dengan warga membangun Pastori. Demikian disampaikan Dansatgas Yonif 125/Simbisa, Letkol Inf Anjuanda Pardosi dalam rilis tertulisnya di Kabupaten Merauke, Papua, Jumat (9/10/2020).

 

Dansatgas mengungkapkan, sasaran pelaksanaan gotong royong kali ini adalah pembangunan Pastori Gereja Protestan Indonesia (GPI) Syalom di RT 03 Yakyu Kampung Rawa Biru, Distrik Sota, Kabupaten Merauke. “Pembangunan Pastori ini melibatkan enam orang personel Satgas dipimpin Wadanpos Yakyu, Sertu Ramadhan,” katanya.

 

Lebih lanjut dikatakan, pembangunan Pastori tersebut dilaksanakan dengan gotong royong bersama warga Yakyu dan didukung oleh Klasis GPI Merauke. “Pastori ini nantinya akan ditempati oleh Pendeta yang ditugaskan untuk melayani di GPI Syalom Yakyu,” ujarnya.

 

Disampaikan Dansatgas, keikutsertaan anggota Satgas dalam proses pembangunan Pastori tersebut bertujuan untuk memupuk kebersamaan dan meningkatkan toleransi antar umat beragama. “Semoga kehadiran Satgas dapat dirasakan manfaatnya oleh warga perbatasan,” imbuhnya.

 

Di tempat terpisah, bapak Charles Samaran S.Ag (51 th) selaku Sekretaris Klasis GPI Merauke mengapresiasi dan mengucapkan terima kasih atas partisipasi Satgas, khususnya anggota Pos Yakyu yang telah membantu pembangunan Pastori GPI Syalom di Yakyu. “Kehadiran bapak-bapak TNI sangat membantu mempercepat pembangunan Pastori ini. Doa kami, kiranya Tuhan senantiasa menjaga dan memberkati bapak-bapak dalam menjalankan tugas,” ucapnya. (Bdr)

Previous articleGerombolan KKSB Tembaki Tim TGPF Secara Brutal di Intan Jaya Papua
Next articleDandim Sambas Apresiasi Satgas TMMD Sintang Antar Anak-Anak Mengaji Gunakan Perahu
Kami adalah Jurnalis Jaringan Sumbawanews, individu idealis yang ingin membangun jurnalistik sehat berdasarkan UU No.40 Tahun 1999 tentang PERS, dan UU No.14 Tahun 2008 tentang Keterbukaan Informasi. Dalam menjalankan Tugas Jurnalistik, kami sangat menjunjung tinggi kaidah dan Kode Etik Jurnalistik, dengan Ethos Kerja, Koordinasi, Investigasi, dan Verifikasi sebelum mempublikasikan suatu artikel, opini, dan berita, sehingga menjadi suatu informasi yang akurat, baik dalam penulisan kata, maupun penggunaan tatabahasa.