Home Blog Page 2550

Satgas Yonif 125/Simbisa Bersama Warga Gotong-Royong Bersihkan Pekarangan Rumah Budaya Kampung Rawa Biru

 

(Merauke). Dalam rangka mempererat kebersamaan dengan warga di wilayah perbatasan, Satgas Pamtas RI-PNG Yonif 125/Simbisa di bawah Komando Pelaksana Operasi (Kolakops) Korem 174/ATW bergotong-royong membersihkan pekarangan Rumah Budaya Kampung Rawa Biru, Distrik Sota, Kabupaten Merauke.

 

Hal tersebut disampaikan Dansatgas Pamtas Yonif 125/Simbisa, Letkol Inf Anjuanda Pardosi dalam rilis tertulisnya di Kabupaten Merauke, Papua, Sabtu (5/12/2020).

 

Diungkapkan Dansatgas, kegiatan gotong-royong pembersihan Rumah Budaya tersebut dilaksanakan oleh enam orang anggota Satgas dari Pos Rawa Biru dipimpin Sertu Leo Marbun bersama-sama dengan warga. “Dengan adanya pembersihan ini, Rumah Budaya Rawa Biru menjadi lebih indah dan rapi serta enak dipandang mata, apalagi letaknya berada di tengah-tengah pemukiman warga,” ujarnya.

 

“Gotong-royong bersama warga perbatasan ini juga sebagai upaya untuk meningkatkan kebersamaan antara Satgas dengan warga, yang selama ini telah berjalan dengan baik di Kampung Rawa Biru,” sambung Dansatgas.

 

Menurut Dansatgas, Rumah Budaya ini biasanya digunakan pada pada waktu-waktu tertentu saja,  yakni untuk acara tradisi adat-istiadat masyarakat setempat.  “Selain sebagai tempat pelaksanaan ritual adat-istiadat, Rumah Budaya ini juga dijadikan sebagai tempat penyimpanan alat-alat maupun pakaian adat tradisional Kampung Rawa Biru,” jelasnya.

 

“Jadi, tempat ini memang penting untuk dirawat, karena secara tidak langsung akan berdampak pada kelestarian budaya masyarakat setempat,” katanya.

 

Di tempat terpisah, Kepala Kampung Rawa Biru, Thomas Sanggra (52 th) mengapresiasi dan mengucapkan terima kasih atas kepedulian dan partisipasi Satgas Yonif 125/Simbisa yang telah membantu pelaksanaan gotong-royong membersihkan Rumah Budaya di kampungnya. “Rumah Budaya ini sekarang terlihat lebih bersih dan rapi. Semoga kegiatan bersama warga seperti ini tetap berlanjut dan ditingkatkan di kemudian hari,” tuturnya.

 

“Semoga keakraban dan kebersamaan seperti ini selalu ada di kampung ini, terima kasih Pak TNI atas kepeduliannya,” pungkasnya senang. (Bdr)

Di Bulan penuh Kasih, Satgas Yonif MR 413 Kostrad Bagikan Kaos dan Masker kepada Anak Perbatasan RI-PNG

Sumbawanews.com,- Menyambut bulan Desember, bulan yang penuh kasih bagi umat Nasrani, Satgas Pamtas RI-PNG Yonif Mekanis Raider 413 Kostrad membagikan masker dan kaos kepada anak perbatasan RI-PNG di Kampung Mosso Distrik Muara Tami Kota Jayapura.

Demikian disampaikan Dansatgas Pamtas RI-PNG Yonif MR 413 Kostrad Mayor Inf Anggun Wuriyanto, S.H., M.Han. dalam rilis tertulisnya di Distrik Muara Tami Kota Jayapura, Papua, Sabtu (05/12/2020).

Dansatgas mengatakan bahwa kegiatan pemberian masker dan kaos oleh Pos Mosso merupakan bukti perhatian dan kasih sayang kepada masyarakat khususnya anak-anak di Kampung tersebut. “Menyambut bulan Desember yang merupakan bulan penuh Kasih ini, kami juga ingin berbagi kepada masyarakat sebagai bukti kasih sayang kami kepada mereka,” ucapnya.

Sementara itu, Letda Inf Hary Bagus selaku Komandan Pos Mosso menuturkan bahwa kegiatan pembagian masker kepada anak-anak perbatasan merupakan upaya pencegahan Covid-19 yang saat ini masih berlangsung termasuk di wilayah Papua. “Kami ingin memberikan pemahaman juga kepada anak-anak bahwa mereka harus selalu menggunakan masker agar terhindar dari Virus Corona,” jelasnya.

Disamping itu, Letda Hary Bagus juga menyampaikan harapannya bahwa dengan pemberian kaos kepada anak-anak perbatasan, diharapkan dapat menambah kebahagiannya dalam menyambut hari besar Natal yang akan dirayakan. “Semoga dengan pemberian kaos ini menjadi kado untuk digunakan nantinya di hari Natal yang mereka rayakan,” harapnya.

Konvoi Budaya Keliling Kota, SALAM Disambut Antusias Masyarakat Mataram

Mataram – Masa kampanye terakhir Pilkada Kota Mataram, Sabtu 5 Desember 2020 benar-benar menjadi titik klimaks bagi pasangan Calon Walikota dan Calon Walikota Mataram nomor Urut 2, Hj Putu Selly Andayani dan TGH Abdul Manan (SALAM).

Sejak pagi, atraksi flashmob SALAM Dua Jari dan pawai lintas budaya dilakukan ratusan relawan SALAM di sepanjang jalan utama Kota Mataram, dari Ampenan hingga Cakranegara.

Aksi simpatik ini menyedot perhatian warga masyarakat Kota Mataram. Selain menunjukan kecintaan mereka pada pasangan SALAM, kegiatan ini juga mempererat nilai-nilai persatuan dalam keberagaman di Kota Mataram.

Pawai budaya SALAM menampilkan pasangan muda-mudi yang mengenakan pakaian adat seluruh etnis yang ada di Kota ini.

“Sangat menarik, dan kita sebagai warga Kota Mataram cukup simpati dengan kegiatan kampanye SALAM ini,” kata Hendra, warga Cakranegara, Kota Mataram.

Hendra bersama istri dan dua anaknya, menyempatkan diri melihat flashmob, dan menunggu iring-iringan konvoi pawai budaya SALAM di kawasan Cakranegara , Kota Mataram.

Menurutnya, konvoi pawai budaya yang digelar SALAM menunjukan betapa beragam masyarakat Kota Mataram namun tetap guyub dalam persaudaraan dan persatuan.

*Dukung Pilkada Sehat*

Ketua Tim Pemenangan SALAM , Eko Anugraha Priyanto mengatakan, sepanjang aksi di Ampenan hingga Sweta , tim relawan SALAM juga membagikan masker dan mensosialisasikan protokol kesehatan.

“Kami prioritaskan untuk kampanyekan Pilkada Sehat, agar 9 Desember nanti Pilkada di Kota Mataram berjalan baik, aman, dan sehat dengan menerapkan protokol kesehatan,” kata Eko

Menurut Eko, kampanye hari terakhir ini benar-benar di luar dugaan. Paket SALAM ternyata sudah sangat populer di kalangan warga masyarakat Kota Mataram.

Sejumlah warga yang menonton bahkan tak segan ikut menyanyikan lagu SALAM Dua Jari, dan jingle-jingle kemenangan SALAM.

“Alhamdulillah, kecintaan masyarakat Mataram kepada SALAM bisa kita lihat dengan nyata di penutupan kampanye ini. Inshaa Allah, Selly-Manan akan memimpin Kota Mataram 5 tahun ke depan,” tukasnya.

*Merawat Kebhinnekaan Kota Mataram*

Pawai budaya yang dilakukan SALAM di hari terakhir kampanye, bukan tanpa pesan.

Koordinator pawai budaya SALAM, Nyanyu Ernawati mengatakan, konvoi menggunakan sejumlah kendaraan roda tiga ini dilakukan untuk menunjukan bahwa SALAM akan memimpin dan sekaligus melayani semua warga masyarakat Kota Mataram.

Pasangan muda-mudi yang dirias menggunakan pakaian adat dari sejumlah etnis di Kota ini, juga diambil dari pemuda-pemudi di tiap kawasan berbeda.

Pakaian adat yang ditampilkan antara lain, adat Sasak Lombok, Sumbawa dan Bima (Sasambo). Kemudian adat Bali, Jawa, Sumatera, Flobamora (Flores, Sumba, Timor, Alor-NTT), Makassar – Bugis dan juga adat keturunan Tionghoa.

“Ini menunjukan apapun latar belakang agama, etnis dan budayanya, masyarakat Kota Mataram akan dilayani oleh SALAM ke depan,” katanya.

Tim pemenangan SALAM, Made Slamet mengatakan, flashmob akbar dan pawai budaya lintas etnis dilakukan SALAM sebagai penutup masa kampanye Pilkada agar masyarakat bisa memahami bahwa Pilkada Kota Mataram adalah wadah pesta demokrasi yang harus dilaksanakan dengan riang gembira.

Namun, hingar bingar Pilkada tetap harus mengedepankan protokol kesehatan karena saat ini masih dalam masa pandemi Covid-19.

“Sehingga seluruh rangkaian kegiatan pun dilakukan dengan memenuhi standar protokol kesehatan,” ujar Made Slamet yang juga Ketua DPC PDI Perjuangan Kota Mataram.

Sementara itu disela-sela konvoi pawai budaya , tim parade budaya roda tiga viar dan Ambulance Gudek SALAM juga membagikan masker kepada warga dan pengendara di beberapa sudut kota Mataram .

“Ini salah satu bentuk komitmen SALAM dalam mendukung Pilkada Sehat sekaligus mengedukasi warga kota Mataram agar tetap memakai masker diera pandemi ini,” ujar larasati , dara manis yang memakai baju adat sumbawa.

*Menang Bermartabat dan Melayani Masyarakat*

Konvoi pawai budaya dilepas oleh Calon Walikota Mataram, Hj Putu Selly Andayani dari kediamannya di kawasan Jalan Panji Masyarakat, Kekalik, Kota Mataram.

Sambutan masyarakat nampak antusias ketika pasangan Selly-Manan pun ikut turun menyapa.

Selly Andayani melambaikan tangannya penuh cinta pada masyarakat yang dilintasi. Begitu juga dengan TGH Abdul Manan yang menggunakan kendaraan berbeda.

Calon Walikota Mataram Hj Putu Selly Andayani mengatakan, kampanye penutup SALAM menghadirkan hak yang berbeda, untuk menggugah kesadaran bersama masyarakat tentang keberagaman yag harus terus dirawat di Kota Mataram.

“Kita lakukan hari ini dengan menampilkan pakaian adat dan budaya semua etnis yang ada di Kota Mataram. Kota ini adalah miniatur Indonesia yang multi agama, multi etnis dan multi golongan, tetapi tetap rukun dan bersatu. Itulah wujud nyata empat pilar kebangsaan, Bhinneka Tunggal Ika, NKRI, Pancasila dan UUD 1945,” kata Selly Andayani.

Menurutnya, flashmob SALAM dan pawai budaya juga menunjukan bahwa pasangan Selly-Manan hadir untuk melayani masyarakat.

Kepada para relawan,Selly juga mengingatkan untuk selalu menanamkan dalam hati semangat melayani masyarakat.

“SALAM hadir untuk melayani masyarakat. Tanamkan dalam hati bahwa kita ini adalah pelayan masyarakat. Layani masyarakat dengan hati yang tulus ikhlas, demi Mataram yang berkah dan cemerlang,” tandasnya.

Selly menegaskan, SALAM ingin meraih kemenangan di Pilkada Kota Mataram dengan cara-cara terhormat dan bermartabat. Ia meminta tim pemenangan dan para relawan untuk sama-sama berjuang dengan cara-cara yang sehat dan jujur dalam kontestasi politik lima tahunan ini.

“SALAM ingin menang secara terhormat dan bermartabat. Dengan cara-cara yang jujur. Karena dengan begitulah kita mendapat legitimasi yang kuat dari masyarakat Kota Mataram,” tegasnya.

*Langkah Akhir yang Makin Tak Terbendung*

Flashmob akbar dan konvoi pawai budaya SALAM di Kota Mataram, Sabtu 5 Desember 2020 menjadi langkah akhir dari langkah panjang SALAM selama masa kampanye PIlkada Kota Mataram.

Sepanjang kampanye cukup banyak gerakan SALAM yang mampu menginjeksi kesadaran kolektif masyarakat untuk bersama membangun Kota Mataram yang Madani, Berkah dan Cemerlang.

Gaya kampanye blusukan dan langsung mengaplikasikan program membuat Selly-Manan menjadi pemimpin yang tanpa sekat dengan masyarakat.

Rara Wazira , salah seorang relawan yang selalu mendampingi Selly Andayani saat blusukan, menceritakan potongan kesan bangganya.

“Sering kita sampai terharu bercampur bangga ketika bunda Selly turun ke masyarakat. Bunda tidak segan membersihkan wajah lansia dengan tisu dan memasangkan masker. Bahkan suatu ketika beliau juga menyuapkan makanan ke lansia yang ditemui. Ini pemimpin yang luar biasa perhatiannya, saya merinding kalau ingat,” kata Rara yang diamini oleh relawan tim 12 blusukan SALAM seperti Hj Nurjanah, Haji Zakir, Haji Adi Karang Genteng, Hitman , TGH Fikri, Rozi Copok , dan lain-lain.

Haji Zakir Turide menambahkan , di beberapa lokasi kampanye blusukan, banyak juga masyarakat yang langsung menyambut dengan nyanyian SALAM dua jari, meski di wilayah tersebut bukan basis Selly-Manan dan belum pernah dikunjungi.

“Inshaa Allah, tinggal selangkah lagi SALAM akan memenangkan Pilkada Kota Mataram ini. 9 Desember nanti akan mencatat sejarah ini,” tukas pria humble yang akrab disapa Mamiq Jack ini.

Peringati Hari Bhakti PUPR yang Ke-75 Tahun, Satgas Yonif MR 413 Kostrad Ikut Tanam 1.000 Pohon

Sumbawanews.com,- Dalam rangka memperingati Hari Bhakti Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) yang ke 75 Tahun, Satgas Pamtas RI-PNG Yonif Mekanis Raider 413 Kostrad turut berpartisipasi dalam perayaan melalui penanaman 1.000 pohon yang digelar di Pasar Skouw Distrik Muara Tami Kota Jayapura.

Hal tersebut disampaikan Dansatgas Pamtas RI-PNG Yonif MR 413 Kostrad Mayor Inf Anggun Wuriyanto, S.H., M.Han. dalam konfirmasinya disela-sela acara, bertempat di Distrik Muara Tami Kota Jayapura, Papua, Sabtu (05/12/2020).

Dansatgas menjelaskan bahwa kegiatan perayaan Hari Bhakti PUPR tersebut dilaksanakan secara virtual yang dipimpin langsung oleh Menteri PUPR Bapak Ir. M. Basuki Hadimulyono, M.Sc., Ph.D. serta diikuti setidaknya 150 balai yang tersebar di Indonesia dibawah naungan Kementrian PUPR.

“Peringatan Hari Bhakti PUPR yang dipimpin langsung oleh Bapak Menteri PUPR tersebut berlangsung secara sederhana, namun memiliki makna yang baik dalam pengabdiannya di tahun ke 75. Semoga Kementerian PUPR semakin Profesional dalam mengawal pembangunan infrastruktur di Indonesia,” ungkap Mayor Anggun.

Setelah pelaksanaan perayaan secara Virtual, Selaku Kepala Balai Pelaksana Jalan Nasional Jayapura, Bapak Edu M. Paulus Sasarari mengucapkan terima kasih atas kehadiran dan partisipasi tamu undangan dalam acara perayaan Hari Bhakti PUPR tersebut.

“Kami ucapkan terima kasih kepada tamu undangan yang telah hadir dalam perayaan Hari Bhakti PUPR, kami berkomitmen akan meningkatkan Profesionalitas agar kami dapat mengawal pembangunan di Papua khususnya wilayah Jayapura ini dengan sebaik mungkin,” ujar Edu.

Sebelum acara berakhir, Kepala Balai beserta para tamu undangan melaksanakan penanaman 1.000 pohon di sekitar lokasi acara. Adapun jenis tanaman tersebut diantaranya mangga, kelengkeng, jeruk, matoa dan alpukat. “Kami berharap pohon yang ditanam ini nantinya akan tumbuh besar dan bermanfaat bagi warga sekitar,” katanya.

Turut hadir dalam acara tersebut, Kepala Adat Skouw Stanis Tanfa chilong, Kapolsub Sektor Skouw Iptu Kasrun, Danramil Tami Lettu Inf Luther Meraudje, Danposal Letda (Mar) Sumantri, serta Danpos RRI Letda Inf Mujib.

Siswi SMA Pradita Dirgantara Raih Penghargaan Honorable Mention dan Best Delegate Crisis Committee Dalam 2 Kompetisi Model United Nation

Sumbawanews.com,- Patricia Febi Widia Nugrahani, siswa kelas XI SMA Pradita Dirgantara berhasil meraih penghargaan dalam kompetisi model Perserikatan Bangsa-bangsa yang ia ikuti. Ia mendapatkan penghargaan sebagai “Honorble Mention of United Nations Commission on the Status of Women” dalam kompetisi Online Distancing Model United Nation 3.0 yang diselenggarakan pada 14 – 15 November 2020 dan mendapatkan penghargaan sebagai Best Delegate Crisis Committee dalam kompetisi TogetherMUN 1.0 pada tanggal 27 – 28 November 2020.

Model United Nations, yang juga dikenal sebagai Model UN atau MUN, adalah pendidikan simulasi dan/atau kegiatan akademik di mana siswa dapat belajar tentang diplomasi, Hubungan Internasional, dan PBB. Model UN mengajarkan siswa untuk dapat meneliti, berbicara di depan umum, negosiasi, menulis, dan menyusun dokumen. Selain itu, Model UN melibatkan siswa untuk berpikir kritis, kerja sama tim, dan kepemimpinan. Biasanya kegiatan ini adalah ekstrakurikuler, beberapa sekolah juga menawarkan MUN sebagai sebuah kelas. (Sumber: Wikipedia)

Peserta ajang konferensi Model United Nations, berperan sebagai delegasi, yang ditempatkan di komite dan ditugaskan negara, atau kadang-kadang organisasi lain atau berperan sebagai tokoh-tokoh politik. Mereka diberi tugas-tugas di awal, dan bersama dengan komite mereka akan membahas topik yang disepakati. Delegasi melakukan penelitian sebelum konferensi dan merumuskan posisi, kemudian mereka akan berdebat dengan sesama delegasi. Pada akhir konferensi, delegasi terbaik dalam masing-masing komite, kadang-kadang diakui dengan memberi penghargaan. (Sumber: Wikipedia)

Dalam kompetisi tersebut Patricia mendapatkan peran sebagai delegasi beberapa negara diantaranya Jepang, Tanzania dan Romania. Tantangan mengikuti MUN memiliki kesan tersendiri bagi Patricia. “Tantangannya sebenarnya banyak, baik dari sebelum maupun saat MUN itu sendiri. Kalau sebelum MUN, saya harus melakukan research untuk topik yang ditentukan, posisi negara saya menurut hukum setempat yang berlaku, dan aksi yang sudah pernah dilakukan dalam negara tersebut atau aksi internasional terkait topik”, ujar Patricia.

“Research itu sangat penting untuk menulis position paper, yakni sebuah essay untuk menyatakan posisi negara dan menyampaikan ide solusi yang belum pernah dilaksanakan sebelumnya. Research juga berguna saat hari H pelaksanaan MUN untuk bahan pidato dan debat”, imbuhnya.

Selain itu, menurut Patricia tantangan yang cukup berat adalah ketika harus menggunakan Bahasa Inggris Formal di dalam diskusi. “Saya memang terkadang berkomunikasi menggunakan bahasa Inggris dengan teman dan kakak saya, namun tidak pernah menggunakan bahasa yang formal dan diplomatis, sehingga saya tetap harus mendalami bahasa ini. Tantangan yang menurut saya paling besar adalah melawan ketidakpercayaan diri,” ujarnya.

“Saya belum pernah memenangkan lomba pidato atau debat dalam bahasa Inggris sebelumnya dan banyak delegasi yang sudah memiliki pengalaman dan dasar yang kuat dalam pidato/debat. Namun saya selalu berpikir untuk tidak pernah iri dengan delegasi lain, melainkan saya belajar dari mereka dengan harapan yang menjadi kelebihan mereka bisa saya terapkan dan yang menjadi kekurangan mereka bisa saya carikan solusi supaya saya tidak melakukan hal yang sama,” katanya.

Dalam kesempatan ini Kepala Sekolah SMA Pradita Dirgantara, Dr. Yulianto Hadi. M.M., juga menyampaikan apresiasi atas prestasi yang diraih oleh Patricia. “Salah satu Seven Survival Skills yang diajarkan oleh sekolah adalah kemampuan untuk berkomunikasi, penting bagi siswa untuk dapat menyampaikan pendapat dan apa yang ada di alam pemikiran mereka. Model United Nation ini merupakan ajang yang dapat mengembangkan skills siswa terutama skill komunikasi karena mereka harus berdiskusi dan mencapai kesepakatan mengenai isu global. Selain itu siswa juga harus memiliki kemampuan penelitian yang cakap karena apa yang harus dipaparkan tentunya harus berdasarkan data,” ujar Bapak Yuli.

Kepala Sekolah juga menyampaikan bahwa program sekolah juga telah didesain untuk memfasilitasi siswa mengasah Seven Survival Skills, salah satunya komunikasi termasuk public speaking melalui program “Speech” dimana para siswa setiap hari sebelum apel pagi harus menyampaikan pidato dalam Bahasa Inggris secara bergiliran. “Harapan saya, prestasi ini dapat menjadi motivasi bagi Patricia dan juga siswa-siswa yang lain untuk terus berkarya, mengembangkan diri dan “sinau terus!” (belajar terus),” pungkasnya. (Oscar/Humas/SMA Pradita Dirgantara)

Jelang Pilkada TNI – Polri Hadir Rakor Dan Pembekalan PAM TPS

SUMBAWA BARAT – Jelang pelaksanaan Pilkada yang akan digelar pada tanggal 9 Desember mendatang gabungan TNI Polri Dari Kodim 1628/SB Dan Polres Sumbawa barat menggelar rapat koordinasi dan pembekalan petugas pengamanan TPS bertempat di Gedung Pertemuan Bukit Bintang Jalan lintas Tano Taliwang yang diikuti seluruh Danramil Jajaran Kodim 1628/SB Kapolsek Sejajaran Polres Sumbawa barat serta Babinsa, Babinkamtibmas yang ada di Sumbawa Barat.
Jumat (4/12/2020)

Rapat koodinasi tersebut dilakukan untuk memberi pembekalan kepada anggota TNI maupun Polri terkait pengamanan Pilkada mulai pendistibusian Logistik Pilkadake masing – masing TPS sampai dengan pengembalian kertas suara setelah pemungutan suaran dan penghitungan
tidak hanya itu, mengingat pelaksanaan Pilkada ditengah Pandemi Covid 19 tentu yang menjadi penekanan dimana dalam proses pemungutan suara nantinya di TPS adalah Protokol Covid, hal tersebut menjadi Peran TNI – Polri serta seluruh elemen masyarakat dilapangan untuk selalu memberi penekanan baik ke panitia pemungutan suara ataupun masyarakat yang datang untuk memberikan hak, pilih harus tetap mempedomani Protokol Kesehatan.

Pada Kesempatan tersebut Kapolres Sumbawa Barat AKBP Herman Suriyono S.IK HM mengatakan puncak pelaksanaan pesta demokrasi berbeda dengan tahun sebelumnya ,saat ini kita semua harus terbiasa bahwa kita berada di pandemi ,tentu dalam pelaksanaan Pilkada di Sumbawa Barat kita tidak mau ada klaster baru terus meyakinkan masyarakat tetap pedomanin Protokol kesehatan .

Terutama Dalam pelaksanaan Pilkada nantinya baik TNI maupun Polri harus meyakinkan masyarakat tidak perlu takut ragu datang ke tempat pemungutan suara karena regulasi Sop Protokol kesehatan menjadi yang terpenting dalam pelaksanaan pilkada di Sumbawa Barat.‘’pelaksanaan Pilkada di tengah pandemi menjadi tantangan bersama TNI – Polri dalam melaksanakan dan mensukseskan PIlkada 2020, kekompakan dan kebersamaan dengan tetap memberi imbauan kepada masyarakat agar mematuhi protokol kesehatan adalah hal yang harus ditegakkan agar tidak muncul klaster baru’’

Sementara Komandan Kodim 1628/ Sumbawa Barat Letkol Czi. Sunardi ST.M.IP menekankan kepada anggota TNI – Polri baik yang bertugas di TPS maupun yang melakukan pengamanan pengataran KPU harus mengutamankan pengamankan logistik sampai masing masing Desa dengan tetap pedomani protokol Sop Covid -19 diantaranya menyiapkan, menyemprotkan disifektan, siapkam handsanytzer, pakai masker, mencuci tangan dan menjaga jarak,
“jangan lengah dan teledor dalam melaksanakan tugas tetap menjadi acuan Sop Protokol Covid -19 kesehatan.,Jelasnya.

Inilah bentuk tanggungjawab moral kita TNI – Polri, harus membantu mensukseskan pelaksanaan Pilkada khususnya di Sumbawa Barat, ikuti aturan dan ketentuan yang berlaku jaga nama baik institusi kita tetap semangat Jaga netralitas TNI ,- Polri untuk memberikan rasa aman, nyaman kepada maysarakat dalam menyalurkan aspirasi dalam berdemokrasi secara langsung umum bebas dan rahasia, pada saat kegiatan semua tahapan pilkada jangan kita terpengaruh hal hal yang mengganggu”,pegang teguh Komitmen kita bersama untuk menjamin kondusifitas stabilitas keamanan wilayah, tandasnya.

Selain itu pembekalan disampaikan juga oleh ketua KPUD Kabupaten Sumbawa Barat Denny Saputra, Ketua Bawaslu ,Dan Kadiskes KSB

Personil Gabungan TNI – Polri Bantu KPUD Kawal Pendistribusian APD Ke PPK Se Kabupaten Sumbawa Barat

Sumbawa Barat – Menjelang pemungutan suara pada pemilihan umum kepala Daerah serentak yang akan digelar KPUD pada 9 Desember mendatang, penyelenggara Pesta Demokrasi Rakyat dalam hal Ini KPUD sudah mulai melaksanakan berbagai kegiatan guna mendukung kelancaran dan suksesnya kegiatan Pemilu baik giat bimtek sosialisasi serta simulasi tata cara pelaksanaan pemungutan dan pengitungan suara ditengah Covid -19.

Selain itu salah satu tahapan yang sudah mulai dilakukan yakni pendistibustian alat pelindung diri (APD) ke PPK SE Kab. Sumbawa Barat, dari gudang logistik di Kantor KPUD Sumbawa Barat Berlangsung pemuatan serta Pendistribusian APD ( Alat Pelindung Diri ) Pertokol kesehatan oleh KPUD Sumbawa Barat untuk diserahkan ke PPK Se – Kab. Sumbawa Barat Kamis (3/12/2020).

Terkait hal Tersebut Dandim 1628/ Sumbawa Barat Letkol Czi. Sunardi ST, M IP. disela sela memantau kegiatan distribusi APD menyampaikan bahwa hari ini sesuai dari Jadwal yang telah ditentukan KPUD Kab Sumbawa Barat melaksanakan Pemuatan dan Distribusi APD ke PPk Sekabupaten Sumbawa Barat .

“Sebagai bentuk dukungan dalam membantu kelancaran kegiatan pendistibusian TNI – Polri membantu Pengamanan kegiatan pemuatan maupun distribusi agar dapat diyakinkan seluruh kelengkapan APD yang akan digunakan dapat terdistibusi kesemua PPK yang nantinya akan dapat digunakan petugas pada saat Pemilukada berlangsung,” Jelas Dandim.

Dandim juga menjelaskan bahwa hari ini (3/12) Personil Gabungan TNI Polri melaksanakan pengawalan dan pengamanan Pendistibusian APD kebeberapa kecamatan diantaranya Kecamatan Seteluk, Poto Tano, Jereweh, Maluk dan Sekongkang diantaranya berupa Masker, Sarung tangan karet, Thermo Gun, Baju Hasmat, Hand Sanitizer, Sabun cuci tangan, Disinfektan, Masker Kain, Tisu, Kantong Plastik Tempat Sampah, Face Shield, Semprotan dan tempat air.

Sementara Pendistribusian APD untuk kecamatan Taliwang, Brang Rea, dan brang Ene dilaksanakan sore hari pada Pukul 16.00.

“Alhamdulillah Seluruh Rangkaian Kegiatan Pendistribusian APD Ke PPK SE Kab. Sumbawa Barat hari ini Berjalan dengan aman dan lancar,” imbuh Dandim.

Lanud Sultan Hasanuddin Gelar Latihan Air Refueling di Langit Sulawesi

sumbawanews.com,- Dua skadron udara di bawah jajaran Komando Operasi Udara (Koopsau) II, menggelar latihan pengisian bahan bakar di udara (air refueling) menggunakan empat pesawat Sukhoi 30 dari Skadron Udara 11 dan satu pesawat Lockheed Martin KC-130 Skadron Udara 32 di Lanud Sultan Hasanuddin Makassar, Sulawesi Selatan, Kamis (3/12/2020).

 

Komandan Lanud Sultan Hasanuddin Marsma TNI H. Haris Haryanto, S.I.P. menjelaskan  bahwa latihan tersebut merupakan latihan rutin yang diselenggarakan TNI AU dengan tujuan meningkatkan keterampilan para penerbang mengoperasikan pesawat yang diawakinya. “Dalam latihan kali ini, dua tipe pesawat yang dilibatkan yaitu pesawat Sukhoi 30 MK2  dan pesawat “tanker” KC-130 BT,” ujarnya.

 

Pesawat tanker tersebut, kata Komandan Lanud Sultan Hasanuddin, memiliki spesifikasi sebagai pesawat yang bertugas melaksanakan operasi pengisian bahan bakar di udara bagi pesawat tempur di jajaran TNI AU, termasuk Sukhoi 30 MK2 dari Skadron Udara 11.

 

Komandan Skadron Udara 11, Letkol Pnb I Gusti Ngurah Sorga Laksana yang merupakan Alumnus AAU 2002 juga menyampaikan bahwa Air Refueling sangat diperlukan untuk meningkatkan Combat Radius dan daya jelajah dalam melaksanakan operasi udara.

 

“Latihan ini sangat penting, mengingat Wilayah Udara Yuridiksi Nasional yang begitu luas sehingga dibutuhkan kemampuan tersebut untuk menjaga dan mempertahankan kedaulatan Negara dari segala macam ancaman baik serangan udara musuh maupun pelanggaran-pelanggaran udara lainnya,” jelasnya. (*)

Pangkogabwilhan I Terima Penganugerahan Bintang Dharma

sumbawanews.com,- Pangkogabwilhan I Laksdya TNI I N.G. Ariawan, S.E., M.M. mendapatkan penganugerahan penghargaan Bintang Dharma dari Presiden RI dan disematkan oleh Panglima TNI  Marsekal TNI DR. (H.C.) Hadi Tjahjanto, S.I.P., bertempat di Mabes TNI Cilangkap, Jakarta Timur, Jumat (4/12/2020).

 

Pemberian Penganugerahan Tanda Kehormatan Republik Indonesia Bintang Dharma kepada Pangkogabwilhan I  Laksdya TNI I N.G. Ariwan, S.E., M.M. beserta 9 Perwira Tinggi lainnya berdasarkan Keppres Nomor 67,88, 103, 120/ TK/ Tahun 2020 tanggal 6 November 2020.

 

Penganugerahan Tanda Kehormatan Bintang Dharma tersebut sebagai penghargaan kepada prajurit TNI atau warga negara Indonesia bukan anggota TNI yang telah berjasa dan memberikan Bhakti dengan melebihi dan melampaui panggilan kewajiban dalam pelaksanaan tugas militer sehingga memberikan keuntungan luar biasa untuk kemajuan TNI.

 

Pada penganugrahan kali ini terdapat 9 Perwira Tinggi yang dianugerahi Tanda Penghargaan  Bintang Dharma dari Presiden Republik Indonesia, diantaranya Pangkogabwilhan III Letjen TNI Ganip Warsito, Pangkostrad Letjen TNI Eko Margiono, M.A., Irjen Kemhan Letjen TNI Ida Bagus Purwalaksana, S.I.P., M.M., Danpusterad Letjen TNI R. Wisnoe Prasetya Boedi, Wakasal Laksdya TNI Ahmadi Heri Purwono, S.E., M.M., Irjen TNI Letjen TNI (Mar) Bambang Suswantono, S.H., M.H., M.Tr. (Han), Rektor Unhan Laksdya TNI Dr. A. Octavian, S.T., M.Sc., D.E.S.D., Pangkogabwilhan II Marsdya TNI Imran Baidirus, S.E., Sekjen Kemhan Marsdya TNI Donny Ermawan Taufanto, M.D.S.

 

Dalam acara tersebut turut hadir, Kepala Staf Angkatan Udara Marsekal TNI Fadjar Prasetyo, S.E., M.P.P., Kasum TNI Letjen M. Herindra, M.A., M.Sc. serta pejabat teras Mabes TNI dan Angkatan.

Laksda TNI (Purn) Soleman Ponto : Situasi di Papua Saat Ini Bukan Konflik Bersenjata

(Jakarta). Pusat Studi Kemanusiaan dan Pembangunan (PSKP) menggelar Diskusi Webinar Series ke-19 di Jakarta, dengan tema “Pendekatan Kemanusian dan Keamanan di Papua”, Kamis (3/12/2020).

 

Diskusi yang dihadiri oleh Direktur Eksekutif PSKP Efriza, S.I.P., M.Si. sebagai pemantik diskusi, salah satunya menghadirkan mantan Kepala Bais TNI Laksda TNI (Purn) Soleman B. Ponto.

 

Dalam diskusi tersebut, Laksda TNI (Purn) B. Soleman Ponto menyampaikan pembahasan di Papua melalui pendekatan kemanusiaan yang didasarkan kepada Hukum HAM (Hak Asasi Manusia) dan pendekatan keamanan didasarkan kepada Hukum Humaniter. Menurutnya, Hukum HAM dan Humaniter dipakai karena keuniversalan hukum ini berlaku dalam dunia internasional.

 

Laksda TNI (Purn) Soleman Ponto mengatakan bahwa ada konflik yang tidak bisa digolongkan menjadi konflik bersenjata yaitu kekacauan atau tindakan kriminal bersenjata. Menurutnya, situasi di Papua saat ini bukanlah konflik bersenjata, karena yang berada di Papua saat ini adalah kelompok kriminal bersenjata (tindakan kekerasan bersenjata).

 

Mengenai bagaimana situasi di Papua saat ini. Apakah di Papua terjadi konflik senjata ataukah gangguan keamanan atas tindakan kriminal bersenjata, mantan Kepala Bais TNI menjelaskan bahwa dalam konflik bersenjata, Hukum Humaniter konflik dibagi menjadi dua bagian yaitu konflik bersenjata Internasional dan konflik bersenjata internal.

 

“Apabila ada pasukan pembangkang bersenjata melakukan perlawanan terhadap angkatan bersenjata suatu negara, maka itu adalah konflik bersenjata internal,” katanya.

 

Sedangkan dalam Hukum HAM, Laksda TNI (Purn) Soleman Ponto menjelaskan bahwa  terdapat tiga poin mengenai keadaan Papua pada saat ini yaitu : Pertama,  mengenai perlindungan terhadap hak-hak individu atau hak kelompok dan dilindungi secara internasional dari pelanggaran yang dilakukan pemerintah atau aparatnya maupun aktor non-negara yang terlibat.

 

Kedua, hak untuk hidup, untuk tidak disiksa, merupakan hak yang tidak dapat dikurangi dalam keadaan apa pun oleh siapa pun. Ketiga, hak untuk menentukan nasibnya sendiri (Internal dan Pemisahan ‘pembebasan dan separatis’).

Berita Terkini

Pemkot Solo Intervensi Penolakan Pembangunan Gereja

Sumbawanews.com,- Rencana pendirian Gereja Kristen Jawa (GKJ) di Kelurahan Banyuanyar, Surakarta, memicu ketegangan sosial setelah sekelompok warga menolak secara terbuka. Respons cepat pun dilancarkan...

Klakson Dukung Aksi Mahasiswa di Jakarta

Sumbawanews.com,- Jalan Pemuda, Jakarta Timur — Sebuah gelombang suara memecah keheningan siang itu. Klakson mobil dan motor berdentang berulang, seperti irama solidaritas yang mengalir...

Setoran Awal Haji Usul Naik Jadi Rp35 Juta

Sumbawanews.com,- Badan Pelaksana Badan Pengelola Keuangan Haji (BPKH) mengusulkan kenaikan setoran awal pendaftaran haji dari Rp25 juta menjadi Rp35 juta. Usulan ini masuk dalam...

LG TV Paham Logat Daerah, Jaga Privasi dengan AI Canggih

Sumbawanews.com,- Di tengah maraknya perang teknologi smart TV, LG meluncurkan lini terbaru yang tak hanya menawarkan gambar memukau, tapi juga memahami cara berbicara orang...

TNI Didesak Tarik Diri dari Pengamanan Demo Mahasiswa

Sumbawanews.com,- Amnesty International Indonesia mendesak pemerintah segera menarik pasukan TNI dari pengamanan aksi unjuk rasa mahasiswa di Jakarta, menyusul pengerahan massal aparat militer bersama...

Berita Utama