Home Blog Page 2547

Hambat Izin Pengelolaan Air Tanah, Kemenperin Segera Berkomunikasi dengan Dinas ESDM Provinsi Riau

Sumbawanews.com – Kementerian Perindustrian (Kemenperin) menyayangkan sikap Pemprov Riau yang tidak mau melayani permohonan surat izin pengelolaan air tanah yang diajukan industri di sana. Kondisi ini tentunya akan menghambat keberlangsungan produksi perusahaan industri tersebut. Di samping itu, juga berdampak pada rendahnya realisasi investasi baru di Provinsi Riau.

Jelas, tindakan Pemprov Riau ini sama sekali tidak mendukung tujuan kehadiran UU No.11 Tahun 2020 tentang Cipta Kerja, yaitu untuk dapat membangkitkan iklim investasi di daerah yang sangat dibutuhkan dalam upaya pemulihan ekonomi. Karenanya, sangat dibutuhkan kerjasama dari semua pihak, termasuk pemerintah daerah. Tujuan UU Cipa Kerja ini akan terhambat kalau ada pemerintah daerah yang tidak mau mendukungnya.

“Kami sangat menyayangkan hal tersebut terjadi. Karena pada dasarnya regulasi untuk penerbitan SIPA (Surat Izin Pengusahaan Air Tanah) tetap ada dan masih berlaku atau sampai saat ini tidak ada kekosongan hukum sampai keluarnya Peraturan Pemerintah yang baru terkait perizinan berusaha sebagai turunan dari UU No.11 Tahun 2020 tentang Cipta Kerja,” ujar Direktur Perwilayahan Industri Kemenperin, Ignatius Warsito, Selasa (15/12).

Kata Warsito, sebagai Kementerian yang memayungi sektor industri, Kemenperin sangat menyayangkan tindakan Pemprov Riau itu. “Kondisi ini tentunya akan menghambat keberlangsungan produksi perusahaan industri tersebut. Di samping itu, harusnya Pemprov Riau menyadari bahwa tindakannya itu akan berdampak pada rendahnya realisasi investasi baru di Provinsi Riau,” katanya.

Karenanya, Warsito berujar, Kementerian Perindustrian mengharapkan Pemerintah Provinsi Riau untuk dapat segera berkonsultasi langsung dengan Kementerian/Lembaga terkait dalam hal NSPK (Norma, Standar, Prosedur, Kriteria) penerbitan SIPA, sehingga kendala yang dihadapi oleh perusahaan industri di Riau dapat segera teratasi.

Untuk itu, dia pun meminta industri-industri yang mengalami hambatan perijinan yang ada di Riau untuk berkirim surat secara resmi kepada Kemenperin. “Kami akan langsung komunikasi dengan Pemda di bidang industri, baik tingkat Provinsi maupun tingkat Kabupaten/Kota di sana,” ucapnya.

Dia menuturkan bahwa isu pengelolaan Sumber Daya Air (SDA) dalam UU No. 3/2014 tentang Perindustrian, disebutkan Pemerintah dan Pemerintah Daerah menjamin tersedianya infrastruktur Industri, termasuk di dalamnya adalah fasilitas jaringan sumber daya air sesuai Pasal 62. Perusahaan Industri tertentu dan Perusahaan Kawasan Industri yang memanfaatkan air baku wajib melakukan manajemen air sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan (Pasal 35).

Sedang isu pengelolaan SDA dalam PP 142/2015 tentang Kawasan Industri, dalam Pasal 10 disebutkan Pemerintah dan/atau Pemerintah Daerah wajib menyediakan infrastruktur industri, salah satunya infrastruktur jaringan sumber daya air dan jaminan pasokan air baku. Dan dalam Pasal 11 disampaikan  Perusahaan Kawasan Industri wajib menyediakan infrastruktur dasar di dalam Kawasan Industri, salah satunya instalasi pengolahan air baku.

Permenperin 40/2016 tentang Pedoman Teknis Pembangunan Kawasan Industri mengatur bahwa kawasan industri dapat menggunakan sumber air tanah apabila sumber air permukaan tidak memungkinkan dari segi jarak dan topografi, namun bagi tenant kawasan industri dilarang melakukan pengambilan air tanah.

Berdasarkan UU 17/2019 tentang SDA disebutkan bahwa Air Tanah merupakan air yang berada di bawah permukaan tanah. Sedangkan Cekungan Air Tanah merupakan suatu wilayah yang dibatasi oleh batas hidrogeologis, tempat semua kejadian hidrogeologis seperti proses pengimbuhan, pengaliran, dan pelepasan air tanah berlangsung. “Dan pada Pasal 13 huruf f dengan jelas disebutkan bahwa Pemerintah Provinsi memiliki kewenangan menyelenggarakan proses perizinan penggunaan Sumber Daya Air pada Wilayah Sungai lintas kabupaten/kota,” ungkapnya.

Regulasi Perizinan Penggunaan Air Tanah yang berlaku saat ini, sehubungan dengan belum terbitnya peraturan pelaksana dari UU 17/2019 tentang SDA dan UU Cipta Kerja, maka prosedur pemberian perizinan dan rekomendasi teknis pengusahaan air tanah dapat diberikan berdasarkan PP 121/2015 tentang Penggunaan SDA. “Hal ini sesuai Surat Edaran Menteri ESDM No. 1911 Tahun 2019,” kata Warsito.

Berdasarkan PP 121/2015 pasal 34, bahwa Izin Pengusahaan Air Tanah diterbitkan oleh gubernur dengan beberapa ketentuan. Pertama, pada setiap Cekungan Air Tanah lintas provinsi dan lintas Negara, ijin diberikan setelah memperoleh rekomendasi teknis yang berisi persetujuan dari menteri yang menyelenggarakan urusan pemerintahan di bidang Air Tanah. Kedua, jika Cekungan itu berada dalam wilayah provinsi selain pada Cekungan Air Tanah lintas provinsi dan lintas negara, ijin dikeluarkan setelah memperoleh rekomendasi teknis yang berisi persetujuan dari dinas provinsi yang membidangi Air Tanah. Rekomendasi teknis diberikan berdasarkan zona konservasi Air Tanah.

Warsito mengatakan rekomendasi teknis harus sudah diterima oleh gubernur paling lambat satu bulan terhitung sejak dikeluarkannya surat permohonan rekomendasi. Setelah menerima rekomendasi teknis, dalam jangka waktu paling lama 14 hari, gubernur harus sudah menerbitkan izin pengeboran/penggalian. “Keputusan Pemberi Izin pengusahaan Air Tanah dikeluarkan paling lambat 14 hari terhitung sejak diterimanya laporan hasil pengeboran atau penggalian Air Tanah. Izin Pengusahaan Air Tanah yang diterbitkan oleh gubernur ditembuskan kepada menteri yang menyelenggarakan urusan pemerintahan di bidang Air Tanah,” katanya.

Panglima TNI Terima Laporan Kenaikan Pangkat Lima Perwira Tinggi

sumbawanews.com,- Panglima TNI Marsekal TNI DR. (H.C.) Hadi Tjahjanto, S.I.P. menerima Laporan Korps Kenaikan Pangkat Lima Perwira Tinggi TNI, bertempat di Subden Mabes TNI, Jakarta Pusat, Selasa (15/12/2020).

 

Kelima Perwira Tinggi TNI yang naik pangkat terdiri dari satu Perwira Tinggi TNI Angkatan Darat, tiga Perwira Tinggi TNI Angkatan Laut dan satu Perwira Tinggi TNI Angkatan Udara.

 

Laporan Korps Kenaikan Pangkat lima Perwira Tinggi TNI tersebut berdasarkan Surat Perintah Panglima TNI Nomor Sprin/2932/XII/2020 tanggal 11 Desember 2020.

 

Lima Perwira Tinggi TNI yang naik pangkat satu tingkat lebih tinggi dari pangkat lama yaitu Laksda TNI Irvansyah, S.H., CHRMP., M.Tr.Opsla (Pangkolinlamil), Brigjen TNI Dedi Prihatmodjo, S.I.P. (Dirdik Akademi TNI), Laksma TNI Wasis Priyono, S.T., M.Tr.(Han) (Danguskamla Koarmada III), Brigjen TNI (Mar) Umar Farouq, S.A.P. (Danlantamal III Koarmada I) dan Marsma TNI Suyitno (Bandep Ur. Lingkungan Strategi Regional Setjen Wantannas).

 

Turut hadir pada acara tersebut yaitu Kasal Laksamana TNI Yudo Margono, S.E., M.M., Kasum TNI Letjen TNI M. Herindra, M.A., M.Sc., Wakasau Marsdya TNI Fahru Zaini Isnanto, S.H., M.DS., Irjen TNI Letjen TNI (Mar) Bambang Suswantono, S.H., M.H., M.Tr.(Han), Danpusterad Letjen TNI Wisnoe Prasetja Boedi, Aspers Panglima TNI dan Angkatan.(Ahm)

Manfaatkan Lahan Kosong, Satgas Pamtas Yonif 642/Kapuas Ajak Warga Temajuk Berkebun

(Sambas-Kalbar).  Satgas Pamtas RI-Malaysia Yonif 642/Kapuas Pos Temajuk bersama warga setempat memanfaatkan lahan kosong dengan menanam sayuran dan Tanaman Obat Keluarga (Toga) di Dusun Maludin, Desa Temajuk, Kec. Paloh, Kab. Sambas, Kalbar.

 

Kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh Komandan Pos (Danpos) Temajuk Letda Inf Ryan Hidayat bersama Kelompok Wanita Tani (KWT) di Kebun Toga Kapuas.

 

Hal tersebut disampaikan Dansatgas Pamtas Yonif 642/Kapuas Letkol Inf Alim Mustofa dalam rilisnya di Pos Kotis Entikong, Kab. Sanggau, Kalbar, Senin (14/12/2020).

 

Lebih lanjut dikatakan bahwa kegiatan yang dilakukan oleh personel Satgas Yonif 642/Kapuas Pos Temajuk di Dusun Maludin tersebut sebagai bentuk kepedulian Satgas untuk membantu perekonomian masyarakat setempat.  “Lahan yang ada kita manfaatkan sebagai program ketahanan pangan di masa pandemi seperti ini untuk membantu perekonomian masyarakat,” ungkapnya.

 

Di tempat terpisah, Danpos Temajuk Letda Inf Ryan hidayat menjelaskan bahwa Kelompok Wanita Tani merupakan salah satu kelompok tani di Desa Temajuk yang memanfaatkan dan mengelola lahan yang berada di samping Pos Satgas Temajuk.

 

“Lahan tersebut kita manfaatkan untuk menanam berbagai macam tanaman seperti timun, kacang panjang, cabe, tomat, terong, buah naga, dan juga menanam berbagai jenis tanaman obat seperti jahe, lengkuas, dan kencur,” terangnya.

 

Tujuan dibentuk kelompok tani tersebut agar masyarakat dapat memanfaatkan lahan milik Pos Satgas sebagai ketahanan pangan dimasa Pandemi Virus Covid-19. “Hasil panen ini nantinya akan dimanfaatkan kami bersama warga untuk membantu kebutuhan dapur sehari-hari,” kata Danpos Temajuk.

 

Sementara itu, Sekretaris Desa Temajuk dan juga selaku Ketua Kelompok Wanita Tani, Sriliza, S.Pd.I, M.Pd, mengucapkan terimakasih kepada personel Satgas karena telah bekerja sama dengan masyarakat Desa Temajuk, khususnya dalam kegiatan berkebun yang memanfaatkan lahan kosong seperti ini yang berguna untuk membantu perekonomian warga.(Bdr)

Ketua Umum Pemuda Adat Papua : Stop Hasut Masyarakat Untuk Peringati 14 Desember

sumbawanews.com,- Menanggapi bahwa adanya isu kelompok yang ingin melakukan peringatan pada 14 Desember sebagai hari kemerdekaan Melanesia, mendapat tanggapan keras dari Jan Christian Arebo selaku Ketua Umum Dewan Nasional Pemuda Adat Papua.

 

Jan meminta kepada pihak yang ingin memanfaatkan moment tersebut untuk berhenti menghasut dan memprovokasi warga Papua karena masyarakat Papua tidak akan pernah ikut untuk mengikuti provokasi dari mereka.

 

“Saya mengimbau pada masyarakat Papua, khususnya yang ada di 5 wilayah adat, mari bersama-sama jaga tanah Papua ini menjadi tanah yang damai dan kondusif,” tegasnya saat ditemui media, Senin (14/12/2020).

 

Arebo juga menambahkan, kelompok yang berseberangan ini harusnya ditindak tegas dan tidak dibiarkan memprovokasi masyarakat Papua. “Menyikapi gerakan yang dilakukan kelompok itu, yang selalu mengatasnamakan rakyat 14 Desember nanti, saya juga harap ditindak saja mereka, karena jelas itu menghasut,” tuturnya.

 

Tokoh Pemuda itu juga mengimbau masyarakat tak perlu takut dan tak usah mendengar apa yang mereka inginkan. “Dalam kegiatan hari lahir bangsa melanesia barat 14 Desember itu saya juga menyatakan bahwa, masyarakat tidak usah takut, dan terprovokasi oleh kelompok yang selalu mencoba merongrong dan menganggu kedaulatan NKRI,” tegasnya. (*)

Peduli Kesehatan Warga Perbatasan, Satgas Yonif 125/Simbisa Gelar Pelayanan Kesehatan Keliling

(Merauke).  Wujud kepedulian terhadap kesehatan warga perbatasan, Satgas Yonif 125/Simbisa di bawah Komando Pelaksana Operasi (Kolakops) Korem 174/ATW memberikan pelayanan kesehatan kepada masyarakat Kampung Rawa Biru, Distrik Sota, Kabupaten Merauke.

 

Hal tersebut disampaikan Dansatgas Pamtas RI-PNG Yonif 125/Simbisa, Letkol Inf Anjuanda Pardosi dalam rilis tertulisnya di Kabupaten Merauke, Papua, Senin (14/12/2020).

 

Dansatgas mengatakan bahwa pelayanan kesehatan keliling kali ini dilakukan lima orang personel Satgas dari Pos Rawa Biru dipimpin Danpos Letda Inf Okta Yudha Prasetyo S.Tr Han kepada warga Kampung Rawa Biru.  “Pengobatan keliling ini dilaksanakan sebagai respon atas keluhan beberapa warga kampung yang mengalami flu dan demam,” ungkapnya.

 

Pelayanan kesehatan kepada warga Kampung Rawa Biru ini dilakukan anggota Satgas dengan berkeliling kampung dan menyambangi rumah-rumah warga. “Hal ini merupakan wujud perhatian dan kepedulian sekaligus untuk mempererat tali silaturahmi antara anggota Satgas dengan warga,” ujar Dansatgas.

 

“Saya berharap, semoga kehadiran Satgas Yonif 125/Simbisa benar-benar dirasakan manfaatnya dan dapat membantu mengatasi kesulitan yang dialami warga perbatasan,” tambahnya.

 

Di tempat terpisah, Danpos Rawa Biru Letda Inf Okta Yudha Prasetyo S.Tr Han menuturkan, beberapa hari belakangan kondisi cuaca di sini tidak menentu sehingga banyak warga yang mengalami flu dan demam. “Mendengar keluhan dari beberapa warga yang mengalami tersebut, anggota Satgas langsung menanggapi dengan melaksanakan pelayanan kesehatan keliling kampung,” jelasnya.

 

Sementara itu, Agus Sanggra (39 th) salah seorang warga Kampung Rawa Biru mengucapkan terima kasih atas pelayanan kesehatan dan pengobatan yang dilakukan Satgas terhadap anaknya yang mengalami flu dan demam.  “Terima kasih atas kepedulian Satgas yang sudah memberikan pelayanan kesehatan dan pengobatan kepada kami. Kiranya Tuhan senantiasa menyertai dan memberkati bapak sekalian,” tuturnya. (Bdr)

 

Korem 162/WB Gelar Gowes Dan Baksos, Ini Kata Ketua Komisi I DPR RI

Lombok Utara – Korem 162/WB menggelar kegiatan olahraga bersepeda bersama Ketua Komisi I DPR RI Meutya Viada Hafid dengan titik start bukit Malimbu Desa Malaka Kecamatan Pemenang dan finish di Hotel Mina Beach Desa Tanjung, Kecamatan Tanjung, Kabupaten Lombok Utara, Senin (14/12).

Kegiatan yang dihadiri Danrem 162/WB Brigjen TNI Ahmad Rizal Ramdhani, S.Sos. SH. M.Han., Gubernur NTB Dr. Zulkifliansyah, SE. M.Sc, Dandim 1606/Lobar, Karoops Polda NTB, Kapolres Lombok Utara dan diikuti oleh personel TNI-POLRI jajaran Korem 162/WB dan Polda NTB tersebut diakhiri dengan Bakti Sosial (Baksos) memberikan paket sembako kepada masyarakat kurang mampu warga Dusun Sorong Jukung Desa Tanjung.

Kepada awak media, Meutya Hafid mengaku senang dan salut dengan kegiatan yang diinisiasi oleh jajaran Korem 162/WB tersebut. “Gowes itu sekaligus juga untuk promosi tourism, sekaligus juga untuk kita menjaga kesehatan, dan ditutup dengan kegiatan sosial,” ungkap Ketua Komisi I DPR RI dari fraksi Golkar itu.

Menurutnya, kegiatan tersebut merupakan hal yang sangat positif karena selain berolahraga untuk memelihara kesehatan dan meningkatkan imunitas tubuh, dilaksanakan juga bakti sosial membantu sesama di masa pandemi Covid-19.

“Saya apresiasi Pak Danrem, Pak Kapolda dan seluruh jajaran telah membuat kegiatan yang sangat positif terutama di masa pandemi ini dengan berolahraga untuk menyehatkan badan, tetapi kita juga tidak lupa memberikan bantuan kepada masyarakat,” ujarnya.

Demikian juga Anggota Komisi III DPR RI Ir. Sari Yuliati yang juga hadir mengikuti kegiatan tersebut mengatakan, banyaknya masyarakat yang terdampak selama masa pandemi, kegiatan tersebut tentu menjadi sangat penting dalam rangka membantu meringankan beban masyarakat yang terdampak Covid-19.

“Kegiatan ini merupakan hal yang penting karena di tengah pandemi banyak sekali masyarakat yang mengalami penurunan tingkat ekonomi, sekali lagi terimakasih kepada Pak Danrem dan jajaran Polda,” tandasnya.

Kasrem 162/WB Buka Latihan MTT Yonif 742/SWY

Mataram – Kepala Staf Korem 162/WB Kolonel Arm I Made Kariawan didampingi Kasiops Kasrem 162/WB Kolonel Inf Susilo membuka latihan Mobile Training Team (MTT) Yonif 742/SWY di lapangan Trisula Yonif 742/SWY Gebang Mataram, Senin (14/12).

Dihadapan 400 orang Personel Satgas Pamtas RI-RDTL Yonif 742/SWY, Kasrem 162/WB yang mewakili Danrem 162/WB menyampaikan latihan MTT ini dilakukan untuk memberikan pembekalan kepada seluruh personel Satgas Pamtas sebelum diberangkatkan ke daerah perbatasan.

“Jadikan latihan MTT ini untuk menambah wawasan dan pengetahuan tentang beberapa materi yang berkaitan dengan tugas yang akan dilaksanakan di wilayah perbatasan,” ujarnya.

Adapun materi yang akan diberikan yakni patroli keamanan, sweeping, ilmu Medan dan pertolongan pertama lapangan serta materi tambahan lain seperti keimigrasian, kepabeanan dan cukai, dan kependidikan.

“Perhatikan dengan baik, tanyakan apabila ada hal-hal yang belum jelas kepada pemberi materi,” imbuhnya.

Selain itu, Kasrem juga meminta seluruh personel Satgas Pamtas untuk tetap semangat dan mengedepankan protokol kesehatan Covid-19 dalam setiap kegiatan sehingga semua berjalan aman, lancar sesuai harapan.

Terpisah, Komandan Yonif 742/SWY Mayor Inf Bayu Sigit Dwi Untoro menjelaskan latihan MTT ini sangat bermanfaat bagi satuannya sebelum berangkat ke daerah tugas mengingat para pemberi materi langsung dari Mabes TNI AD, Kodiklat TNI AD dan para Perwira jajaran Korem yang memiliki kualifikasi di bidangnya.

“Insyaa Allah, semoga ini dapat membantu seluruh personel dalam menjalankan tugas yang diberikan pimpinan kepada kami,” tandasnya penuh harap.

Integrasi Pembelajaran Pengelolaan Sampah di Sekolah Untuk Mendukung Kabupaten Toba Sebagai Destinasi Wisata Super Prioritas

Baju batik biru bp. Rofi Alhanif, S.Pi, M.Sc, Asisten Deputi Pengelolaan Sampah dan Limbah Kemenko Marves, dan yg pakai baju coklat salah seorang guru peserta TOT sampahku tanggung jawabku

Balige, Sumbawanews.com – Bupati Kabupaten Toba, Ir Darwin Siagian memberi arahan sekaligus membuka kegiatan Training of Trainer (ToT) “Integrasi Pembelajaran Pengelolaan Sampah: Sampahku, Tanggung Jawabku” yang diikuti 50 guru dari 25 Sekolah Dasar di Kabupaten Toba, bertempat di Labersa Convention Centre Balige.

 

Kegiatan ini merupakan rangkaian dukungan bagi program pengelolaan sampah secara terpadu di Kabupaten Toba yang merupakan kerjasama Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Kemenko Marves) dengan Pemerintah Kabupaten Toba yang didukung melalui dana CSR PTT Exploration and Production (PTTEP) dan Yayasan Lentera Anak sebagai fasilitator.

 

Dalam arahannya, Sekretaris Daerah Kabupaten Toba, Bapak Drs. Audy Murphi O. Sitorus, SH, M.Si menyampaikan harapannya dan mengajak masyarakat Toba untuk terlibat sepenuhnya dalam menangani permasalahan sampah untuk menyiapkan Toba Sebagai destinasi wisata super prioritas. “Salah satunya dimulai dari pendidikan sedini mungkin untuk merubah pola pikir dan perilaku masyarakat terutama generasi muda dalam pengelolaan sampah. Diharapkan melalui kegiatan ini, sekolah-sekolah dapat menjadi penggerak utama dalam  pengelolaan sampah di Kabupaten Toba dan mempengaruhi lingkungan yang lebih luas lagi” ujarnya.

 

Sementara itu, Rofi Alhanif, S.Pi, M.Sc, Asisten Deputi Pengelolaan Sampah dan Limbah Kemenko Marves  menyampaikan “Sejak tahun 2019 bekerjasama dengan berbagai pihak telah memberikan pelatihan “Sampahku tanggung Jawabku” kepada hampir 200 guru SD di berbagai kota di Indonesia untuk meningkatkan pemahaman dan keterampilan guru tentang pengelolaan sampah yang bertanggungjawab dan mengintegrasikan pembelajaran pengelolaan sampah untuk membangun sekolah model dan perilaku siswa serta meningkatkan komitmen sekolah mendukung pemerintah mengurangi sampah hingga 30%  dan pengelolaan 70% sampah melalui Program Gerakan Indonesia Bersih pada tahun 2025”.

 

Atas dukungan PTT Exploration and Production (PTTEP), di Kabupaten Toba akan dikembangkan program pengelolaan sampah yang mengintegrasikan pendidikan (peningkatan kapasitas), circular ekonomi masyarakat sebagai bagian dari perubahan perilaku masyarakat melalui pengembangan dan pemusnahan residu sampah sebagai langkah paling akhir di hilirnya. “Sebagai Corporate Citizen kami berkomitmen untuk berkontribusi dalam pengembangan sosial. Sebuah kehormatan bagi PTTEP dapat bersinergi dengan Kemenkomaritimves dan Pemerintah Daerah Kabupaten Toba dalam mewujudkan Toba sebagai daerah wisata super prioritas di Indonesia. Kami juga telah mendukung program pengelolaan sampah di berbagai daerah seperti beach clean up di Mamuju Sulbar dan pengadaaan unit incinerator di Mamuju dan Lombok NTB”, kata Irwan Mardelis Public Affairs & Relation PTTEP Indonesia. “Kami berharap ini dapat memberikan manfaat sebesar-besarnya bagi bangsa Indonesia khususnya masyarakat di Kabupaten Toba dalam membangun masyarakat yang sadar akan pentingnya lingkungan yang bersih dan nyaman”, lanjutnya.

 

ToT yang difasilitasi oleh tim Yayasan Lentera Anak akan berlangsung selama 2 hari. Para guru akan berkesempatan mempraktikan penggunaan buku panduan Sampahku Tanggung Jawabku dengan pendekatan kreatif dan didukung berbagai media belajar yang ramah anak seperti ilustrasi visual yang menarik, video, lagu, poster berwarna, dan berbagai permainan interaktif. “Diharapkan pelatihan ini akan membantu para guru dengan berbagai metode dan media pembelajaran sehingga dapat menerapkan aksi-aksi nyata dan berpartisipasi dalam pengelolaan sampah di Kabupaten Toba”, ujar Lisda Sundari, Ketua Yayasan Lentera Anak.

 

Demikianlah siaran pers ini disampaikan. Untuk informasi lebih lanjut dapat menghubungi [email protected] , [email protected]

 

 

 

 

*PTT Exploration and Production

PTT Exploration dan Production Public Company Limited atau PTTEP merupakan Perusahaan yang didirikan oleh Pemerintah Kerajaan Thailand menjadi Perusahaan eksplorasi dan produksi minyak bumi dan gas milik Thailand. Hingga saat ini PTTEP telah berkembang ke lebih dari 40 proyek di 15 negara, termasuk Indonesia. PTTEP Indonesia bertujuan untuk mendukung ketahanan energi Indonesia. Saat ini, PTTEP Indonesia memiliki kontrak bagi hasil (PSC) di Natuna Sea A blok (11,5 persen), blok lepas pantai yang memproduksi minyak mentah dan gas alam kondensat di Laut Natuna Barat. Sebagai tanggung jawab sosial perusahaan, sejak 2003 PTTEP Indonesia telah melakukan berbagai kegiatan diantaranya Program Beasiswa, Program SIOLA di Mamuju, Layanan Kesehatan Cuma-Cuma Gerai Sehat Rorotan, Program Bersih-bersih Pantai dan Program 100 Duta Sehat Indonesia bagi Pelajar. Informasi lebih lanjut http://www.pttep-indonesia.co.id/vision-mission

 

*Yayasan Lentera Anak

Yayasan Lentera Anak (YLA) adalah lembaga independen yang berupaya memajukan dan membela hak-hak anak di Indonesia untuk mendorong terwujudnya negara demokratis yang ramah anak melalui edukasi, advokasi, pemberdayaan anak, kaum muda dan masyarakat serta studi dan kajian tentang anak. Informasi lebih lanjut www.lenteraanak.org IG : @lenteraanak_ FB : Yayasan Lentera Anak

Sambut Damai Kasih Natal, Satgas Yonif 642 Laksanakan Ibadah Bersama dan Bagikan Alkitab

(Bengkayang-Kalbar). Dalam rangka menyambut perayaan Natal tahun 2020, Satgas Pamtas Yonif 642/Kapuas Pos Kout dan Pos Koki SSK II Jagoi Babang dibawah pimpinan Mayor Inf Fendi Puthut melaksanakan ibadah bersama dan memberikan sumbangan Alkitab kepada Gereja Perhimpunan Injili Baptis Indonesia (GPIBI) Siding, Kec. Siding, Kab. Bengkayang, Kalbar, Minggu (13/12/2020).

 

Menurut Wadansatgas Yonif 642 Mayor Inf Fendi Puthut, sumbangan Alkitab diberikan dalam rangka mendukung kegiatan Natal di GPIBI Siding. “Dalam menyambut Natal, kami Satgas Pamtas Yonif 642/Kapuas memberikan sumbangan berupa Alkitab kepada GPIBI Siding. Kami berharap semoga bermanfaat bagi Jemaat dalam menyambut perayaan Hari Raya Natal,” jelasnya.

 

Selain memberikan bantuan Alkitab, Pos Kout Jagoi babang juga melaksanakan karya bakti dalam menyiapkan Ibadah Natal. “Terlihat beberapa pengurus Gereja saling bantu membantu bersama personel Satgas dalam menyiapkan pohon Natal,” ungkapnya.

 

Pendeta GPIBI Siding Bapak Evangelis Libui merasa sangat senang dan mengucapkan terima kasih atas partisipasi personel Satgas Yonif 642/Kapuas dalam mendukung perayaan Natal. “Kami dari GPIBI Siding mengucapkan terima kasih atas bantuan yang diberikan oleh Satgas Pamtas Yonif 642/Kapuas,” ucapnya.

 

Sementara itu, Dansatgas Yonif 642/Kapuas Letkol Inf Alim Mustofa dalam keterangannya di Mako Satgas Entikong, Kab. Sanggau, Kalbar, mengatakan bahwa personelnya akan selalu ada bersama-sama dengan masyarakat dan mendukung setiap kegiatan, baik itu kegiatan keagamaan, karya bakti maupun pengobatan.

 

“Disamping tugas pokok kami menjaga perbatasan, kami juga akan berupaya untuk membantu masyarakat dan mendukung setiap kegiatan bersama masyarakat. Kedepan kami berharap akan semakin menumbuhkan rasa ikatan hubungan yang kuat antara TNI dan Rakyat. Itulah yang kami harapkan,” tutur Letkol Inf Alim Mustofa.(Bdr)

Srenum TNI Selenggarakan FGD Litbang TNI Tahun 2020

(Puspen TNI). Staf Perencanaan Umum TNI (Srenum TNI) menyelenggarakan Focus Group Discussion (FGD) Penelitian dan Pengembangan TNI (Litbang TNI) Tahun 2020 secara virtual, bertempat di Aula Satpamwal Mabes TNI, Cilangkap, Jakarta Timur, Senin (14/12/2020).

 

FGD Litbang TNI Tahun 2020 dengan tema “Sinkronisasi Perencanaan Life Cycle Cost Alutsista TNI Dengan Program Pembangunan Dan Pembinaan Kekuatan TNI Dalam Mendukung Tugas Pokok TNI”, diikuti oleh 40 peserta dari Kemhan RI, Mabes TNI, TNI AD, TNI AL dan TNI AU, dengan narasumber Deputi Bidang Politik, Hukum, Pertahanan dan Keamanan Kementerian PPN/Bappenas Diwakili Direktur Pertahanan dan Keamanan RM Dewo Broto, Direktur Jenderal Kekuatan Pertahanan Kemhan Diwakili Sekretaris Ditjen Kuathan Kemhan Brigjen TNI Abdul Rahman Made, S.I.P., M.Si. dan DR. Ir. Edy Suwondo, M.Sc., anggota kelompok Ahli Bidang Desain, Operasi dan Perawatan Pesawat Terbang Fakultas Teknik Mesin dan Dirgantara Institut Teknologi Bandung (ITB).

 

Asisten Perencanaan Umum (Asrenum) Panglima TNI Laksda TNI Agung Prasetiawan, M.A.P., dalam sambutannya pada saat membuka FGD Litbang TNI Tahun 2020 menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan salah satu kegiatan dalam program kerja Srenum TNI TA 2020. Berdasarkan peraturan Menteri Pertahanan Nomor 35 tahun 2015 tentang penyelenggaraan perencanaan kebutuhan Alat Utama Sistem Senjata Tentara Nasional Indonesia di lingkungan Kementerian Pertahanan dan Tentara Nasional Indonesia menyatakan bahwa Life Cycle Cost (LCC) adalah perkiraan kebutuhan biaya mulai dari pengadaan, pengoperasian, pemeliharaan sampai dengan penghapusan. Penyusunan LCC tersebut dengan mempertimbangkan Operational Requirement (Opsreq) dan spesifikasi teknis yang telah ditetapkan.

 

Asrenum Panglima TNI mengatakan bahwa Alutsista yang dimiliki TNI memiliki usia pakai yang sudah direncanakan pada awal pengadaannya, namun karena belum adanya Alutsista pengganti maka Alutsista tersebut masih tetap digunakan melalui Strategi Rematerialisasi dan Revitalisasi Alutsista Repowering, Retrofit, Mid Life Modernization (MLM) dan Perpanjangan Usia Pakai (PUP).

 

“Usia pakai Alutsista yang telah direncanakan baik untuk pengadaan baru ataupun kegiatan perpanjangan usia pakai tersebut lengkap dengan kebutuhan biaya yang diperlukan. Pendekatan LCC disusun secara terstruktur untuk menentukan ongkos/biaya Alutsista dihubungkan dengan fungsi dan keandalannya,” ujarnya.

 

Menurut Laksda TNI Agung Prasetiawan, hasil analisis LCC dapat dipergunakan dalam mengambil keputusan (pemilihan alternatif) Alutsista yang digunakan TNI. Penggunaan analisis LCC biasanya dilakukan dalam pengadaan, modifikasi atau penggantian Alutsista. Dengan begitu, LCC merupakan tools yang dapat digunakan dalam melaksanakan perencanaan, penggunaan dan pemeliharaan Alutsista TNI.

 

Di akhir sambutannya, Asrenum Panglima TNI berharap kepada para peserta FGD dapat memberikan masukan yang berguna bagi Mabes TNI dan Mabes Angkatan dalam menentukan strategi pembangunan kekuatan TNI, terutama terkait efektivitas perencanaan LCC Alutsista TNI.  “Peran aktif seluruh peserta FGD sangat kita harapkan demi kemajuan pembangunan TNI yang kita cintai bersama,” tandasnya. (Bdr)

Berita Terkini

Sinergi P2MI dan Pendidikan Lindungi Anak PMI

Sumbawanews.com,- Jakarta – Kementerian Perlindungan Pekerja Migran Indonesia (KemenP2MI) dan Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) memperkuat kolaborasi strategis untuk menjamin perlindungan menyeluruh terhadap...

Demo Masih Berlangsung, Arus Lalu Lintas Semanggi Tetap Lancar

Sumbawanews.com,- Meski aksi unjuk rasa mahasiswa masih berlangsung di sekitar Halte Tosari 2, Jalan Sudirman, arus lalu lintas di kolong Simpang Susun Semanggi tetap...

Mahasiswa Gelar Aksi Tuntut Reformasi Ekonomi Nasional

Sumbawanews.com,- Ribuan mahasiswa dari berbagai kampus di Jakarta memadati Jalan MH Thamrin pada Jumat, 12 Juni 2026, dalam aksi unjuk rasa besar-besaran menuntut reformasi...

Netflix Turunkan Kualitas Gambar? Ini Cara Mengeceknya

Sumbawanews.com,- Jika Anda membayar langganan Netflix tier tertinggi untuk menikmati kualitas 4K, bukan berarti Anda selalu mendapatkannya — bahkan saat koneksi internet stabil dan...

Demonstran Bertahan di Thamrin Hingga Malam

Sumbawanews.com,- Meski langit telah gelap dan lampu-lampu jalan menyala, ratusan mahasiswa dan warga tetap berdiri di depan Gedung Thamrin Nine Ballroom, Jakarta Pusat, menyanyikan...

Berita Utama