Home Blog Page 2520

Babinsa Koramil 1628-01/Taliwang Tak Kenal Lelah Imbau Sop Protokol Covid -19

Sumbawa Barat – Menjelang Hari Raya Idul Fitri 1442 H aktifitas masyarakat semangkin tinggi guna antisipasi cegah tangkal penyebaran Covid -19 di Wilayah Kabupaten Sumbawa Barat, Babinsa Koramil 1628-01/Taliwang tak kenal lelah mengingatkan serta mengimbau masyarakat di tempat tempat umum

Seperti yang dilakukan Babinsa anggota Babinsa Koramil 1628-01/Taliwang Serka Herry Melaksanakan patroli / kongkow- kongkow memberikan imbauan kepada masyarakat di tempat tempat umum minggu (09/05/2021) di sekitar Wilayah Koramil.

Terkait hal tersebut Danramil 1628-01/taliwang Kapten Inf I Nyoman Suarka dalam rilis tertulis menyampaikan bahwa kegiatan yang dilaksanakan babinsa anggotanya disemua wilayah tempat tugas untuk terus menghimbau kepada masyarakat agar selalu mematuhi Protokol Kesehatan dengan cara 3M yaitu ,Mengunakan Masker di Saat beraktifitas di luar Rumah, Mencuci tangan dengan menggunakan sabun di Air yg mengalir, Menjaga jarak dan menghindari kerumunan (fhisical Distence).

Selain itu guna percepatan memutus mata rantai penyebaran virus corona 19 juga membantu petugas dalam menerapkan 3 T yaitu Melaksanakan pengetesan terhadap pelaku perjalanan (Testing), Melakukan pelacakan terhadap pelaku yg pernah kontak erat dgn penderita covid 19, Melaksanakan perawatan bagi pelaku perjalanan yg terindikasi covid 19.,Pungkas Danramil.

Danramil juga mengungkapkan, saat ini kita masih berada dalam suasana Pandemi Covid -19, namun juga kita harus dapat berproduksi untuk itu setiap waktu tidak bosan bosannya mengingatkan termasuk dalam menegakkan yustisi Covid -19 dengn harapan dapat meningkatkatkan kesadaran serta kedisplinan semua pihak hal ini sangat penting, tegasnya.

Kesempatan ini juga dimanfaatkan untuk menjaga situasi wilayah untuk tetap kondusif memberikan jaminan keamanan bagi masyarakat dalam menjalankan ibadah puasa serta menjelang Hari Raya Idul Fitri 1442 tutupnya.

Kelompok Teroris OPM Sasar Hancurkan Pendidikan Masyarakat Papua

Sumbawanews.com,- Kelompok teroris OPM tak henti-hentinya menebar aksi teror. Mereka seolah-olah menjadikan berbagai fasilitas pendidikan sebagai target sasarannya.

Pada Jumat, (7/5) kemarin, kelompok teroris OPM ini kembali menebar terornya dengan membakar bangunan yang berada di Kampung Kimak, Distrik Ilaga, Kabupaten Puncak, Bahkan mereka juga menembaki kantor polisi.

Namun, setelah dilakukan penyelidikan dan olah tempat kejadian perkara, bangunan itu bukanlah rumah penduduk, melainkan Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM). “Dari hasil olah TKP, diketahui rumah yang dibakar oleh kelompok teroris adalah PKBM,” ucap Satgas Humas Nemangkawi Kombes Iqbal Alqudusy, Sabtu (8/5/2021).

Lebih lanjut disampaikan Kombes Iqbal, belum diketahui kelompok teroris OPM mana yang menjadi dalang pembakaran. Sampai saat ini tim Satgas Nemangkawi masih mengumpulan informasi dan petunjuk.

“Olah TKP ini untuk mencari dan mengumpulkan keterangan, petunjuk, barang bukti, identitas tersangka, dan saksi atau korban untuk kepentingan penyelidikan selanjutnya,” ujar Kombes Iqbal.

Beberapa hari sebelumnya tepatnya 2 dan 3 Mei lalu, kelompok teroris OPM juga membakar sejumlah fasilitas umum. Tentu saja, sasarannya gedung sekolah, perumahan guru, gedung puskesmas dan akses jalan raya di sejumlah wilayah Kabupaten Puncak, Provinsi Papua. “Fasilitas yang dibakar dan dirusak yaitu lima ruang kelas SD Mayuberi, rumah dinas guru, gedung lama Puskesmas Mayuberi,” ucap Kabid Humas Polda Papua Kombes Pol Ahmad Mustofa Kamal, saat itu.

Selain itu, kelompok bersenjata yang kini dikategorikan sebagai kelompok teroris itu juga merusak fasilitas Jembatan Kimak, Jalan Tagaloa dan Jalan Wuloni (pintu angin). Bahkan, saat melakukan aksinya itu, kelompok Teroris OPM membagi tugas, ada yang bertugas membakar gedung lama puskesmas dan gedung SD Mayuberi, sementara kelompok yang lain bertugas merusak tiga titik ruas Jalan Mayuberi, Jalan Kimak dan Jalan Wuloni.

“Menurut laporan Bapak Joni Elatotagam, ada banyak sekali pendukung teroris OPM yang membantu melakukan pembakaran gedung sekolah dan puskesmas serta pengerusakan fasilitas jalan,” kata Kabid Humas Polda Papua.

Selain itu, jika melihat jauh ke belakang, dalam kurun waktu 3 pekan terakhir, kelompok teroris OPM makin intens melakukan aksi kekerasan di Kabupaten Puncak, Papua, dengan menembak dua orang guru, yakni Oktavianus Rayo (42) dan Yonathan Rande (30), membakar Helikopter, membunuh tukang ojek, membunuh seorang pelajar hingga gugurnya Mayjen TNI (Anumerta) I Gusti Putu Danny Nugraha dan Bharada Komang dari Brimob.

Sampai saat ini, TNI-Polri masih memburu para kelompok teroris Papua ini. Sebab, teroris ini terbagi menjadi beberapa kelompok setiap menebar aksi teror. (**)

Wadansatgas Sektor Timur Tinjau Lokasi Rencana Pembuatan Pompa Hydram

Belu NTT – Wakil Komandan Satgas Pamtas RI – RDTL Sektor Timur Mayor Inf Aditya Nugraha, S.IP., melaksanakan pengendalian dan pengawasan kegiatan (Dalwasgiat) di Pos Salore Kipur I Dusun Mudafehan Desa Tulakadi Kecamatan Tasifeto Timur dengan memantau langsung kegiatan maupun program Pos Salore dibawah pimpinan Danpos Sertu Anjasmansari, Minggu (9/5/2021).

Usai mengecek dan mendapat laporan kegiatan dari Danpos Salore, Wadansatgas memberikan beberapa penakanan untuk tetap menjaga kesehatan dan kekompakan baik saat berada di dalam pos maupun saat melakukan kegiatan bersama masyarakat mengingat saat ini Covid-19 masih menjadi ancaman semua pihak termasuk seluruh personel Satgas.

Aditya sapaan akrab Wadansatgas juga mengingatkan semua kegiatan baik yang dilakukan sendiri seperti patroli maupun bersama masyarakat segera dilaporkan melalui Whatsapp group (WAG), namun jika bersifat urgen bisa langsung via telephon kepada Dansatgas ataupun Wadansatgas sehingga bisa dilakukan langkah-langkah yang tepat sesuai dengan perkembangan situasi di lapangan.

Terkait dengan program pertanian, lanjutnya, personel Pos Salore sendiri sudah melakukan koordinasi dengan pihak desa dan masyarakat untuk mendorong kemajuan pertanian di desa setempat. Rencana mereka akan menggarap lahan di sekitar pos secara bersama-sama dengan perangkat desa dan masyarakat sekitar dengan luas kurang lebih 3-4 hektar untuk ditanami bibit tanaman yang proses panennya tidak membutuhkan waktu lama sehingga dapat membantu mengurangi kesulitan warga di bidang ekonomi melalui tambahan penghasilan dari hasil pertanian.

“Sayur-sayuran dan kebutuhan dapur lainnya yang bisa ditanam tidak serempak sehingga kedepan diharapkan bisa panen setiap hari,” ucap Aditya memberikan saran.

Selesai memberikan pengarahan, Wadansatgas didampingi Dankima Lettu Chb Ismail, SH., selaku Papen Satgas bersama Danpos Salore mengecek kondisi sungai di Dusun Rairiti Desa setempat yang digunakan masyarakat untuk memenuhi kebutuhan air bersih terutama untuk mandi dan mencuci pakaian.

Terkait dengan itu, mantan Dankipan E Yonif 755/Yalet Merauke mengatakan kondisi sungai berdasarkan informasi dari warga bahwa tetap mengalir meskipun musim kemarau sehingga cocok jika dibuatkan pompa hydram.

“Kebetulan Pangdam IX/Udayana memiliki program pompa hydram untuk daerah-daerah terpencil dan kekurangan air bersih. Ini nanti bisa kita ajukan ke Komando Atas melalui Satgas Pamtas Sektor Timur atas kesepakatan dan persetujuan masyarakat sehingga apabila disetujui oleh Komando Atas tidak ada permasalahan dikemudian hari pada saat pembangunan pompa hydram,” pungkasnya.

Panglima TNI Dan Kapolri Bersama Ketua DPR RI Serta Beberapa Menteri Tinjau Lokasi Penyekatan Mudik 2021

(Puspen TNI). Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto, S.I.P. bersama Kapolri Jenderal Polisi Drs. Listyo Sigit Prabowo dan Ketua DPR RI Puan Maharani, Menteri Pekerjaan Umum Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono, Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin, Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi serta Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Letjen TNI Doni Monardo, meninjau lokasi penyekatan mudik 2021 di Pelabuhan Bakauheni Provinsi Lampung dan Merak Provinsi Banten, Minggu (9/5/2021).

 

Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto bersama rombongan take off menggunakan Helikopter menuju Helipad Dermaga IV Pelabuhan Bakauheni Provinsi Lampung dari Lanud Halim Perdanakusuma Jakarta Timur.

 

Tiba di Kantor ASDP (Angkutan Sungai, Danau dan Penyeberangan Indonesia Ferry) Pelabuhan Bakauheni, Panglima TNI bersama rombongan menerima paparan dari Karo Ops Polda Lampung tentang penyekatan arus lalu lintas di wilayah Polda Lampung, dilanjutkan peninjauan area Pelabuhan Bakauheni.

 

Selanjutnya Panglima TNI bersama rombongan menuju Pelabuhan Merak Provinsi Banten. Tiba di Eksekutif Dermaga 6 Pelabuhan Merak, Panglima TNI bersama rombongan menerima paparan dari Dirlantas Polda Banten tentang penyekatan arus lalu lintas di wilayah Polda Banten, dilanjutkan melaksanakan peninjauan area Pelabuhan Merak.

 

Usai meninjau lokasi penyekatan mudik 2021 di Pelabuhan Bakauheni dan Merak, Panglima TNI bersama rombongan menuju Brebes Jawa Tengah dalam rangka mengecek Pos Penyekatan Tol Pejagan KM 248 (GT Pejagan) dan menerima paparan dari Dirlantas Polda Jateng tentang penyekatan arus lalu lintas di wilayah Polda Jateng. Usai meninjau Pos Penyekatan Tol Pejagan Brebes, Panglima TNI dan rombongan menuju Semarang Jawa Tengah.

Bamsoet Minta Negara Tutup Pintu Damai Untuk Teroris OPM

Sumbawanews.com,- Ketua MPR RI Bambang Soesatyo kembali menyerukan pernyataan kontroversial tentang penindakan teroris OPM Papua. Bamsoet sapaan akrabnya menolak penyelesaian masalah Papua dengan diskusi.

Bamsoet menyerukan tindakan tegas, meski seperti sebelum – sebelumnya, tanpa merinci tindakan tegas apa yang dimaksud.

“Ketika saya membuat pernyataan untuk mendorong negara segera bersikap tegas terhadap teroris OPM di Papua, rangkaian aksi tidak berperikemanusiaan mereka telah menelan jumlah korban tewas sedikitnya 110 jiwa, meliputi warga sipil serta prajurit TNI-Polri,” Bamsoet, dalam keterangan pers, Sabtu (8/5/2021).

“Teroris OPM membunuh Kabinda Papua, membakar sekolah dan merusak properti warga. Apakah diskusi bisa dengan sendirinya menghentikan kebrutalan teroris OPM membunuh dan meneror warga sipil Papua? Lalu, harus berapa lama lagi negara membiarkan mereka leluasa melakukan pembunuhan dan menebar teror di Papua?,” tambah Bamsoet.

Soal desakan mengupayakan pendekatan damai, Bamsoet pesimis. Ia mengajak segala pihak membuka catatan tentang berbagai upaya dan pendekatan damai yang dilakukan pemerintah Indonesia di Papua selama ini.

Upaya damai yang dilakukan pada zaman Habibie tahun 1998-1999, misalnya. Kala itu, melalui Panglima TNI Jenderal Wiranto, Indonesia telah meminta maaf dan mencabut status Daerah Operasi Militer (DOM) di Papua. Habibie juga menyatakan masalah Papua diselesaikan lewat jalur diplomasi.

Pendekatan damai itu dilanjutkan Presiden Abdurrahman Wahid (Gus Dur) pada 1999. Bahkan Gus Dur mengganti nama Irian Jaya menjadi Papua serta memperbolehkan pengibaran bendera Bintang Kejora.

Pendekatan damai dengan teroris OPM juga digagas pemerintahan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono tahun 2004-2014. Melalui staf khususnya, SBY menegaskan tak ada pendekatan lebih cocok di Papua selain pendekatan damai. Ketika beberapa anggota TNI tewas dalam baku tembak dengan kelompok bersenjata.

SBY tetap mengedepankan jalur diplomasi. Bahkan,  pada 9 November 2011, SBY menunjuk Farid Husain sebagai juru runding pemerintah dengan tokoh-tokoh masyarakat Papua, termasuk dengan Tentara Pembebasan Nasional (TPN) Papua.

Di zaman Jokowi, kata Bamsoet, Jokowi banyak menahan diri menghadapi teroris OPM. Bamsoet mengklaim Jokowi melanjutkan pendekatan damai itu dengan upaya meningkatkan kesejahteraan warga Papua.

Bamsoet merinci, sejak menjabat Presiden, Jokowi setidaknya sudah sebelas kali mengunjungi Papua dan Papua Barat. Dia juga menyebut Jokowi memprioritaskan pembangunan infrastruktur dan sumber daya manusia (SDM) sebagai kerangka besar solusi konflik di Papua.

Jokowi menerapkan kebijakan BBM satu harga hingga membangun serat optik Palapa Ring. Namun, kata Bamsoet, negara tak boleh berdiam diri ketika pendekatan damai direspons dengan kekerasan.

Bamsoet menambahkan, penerapan sikap tegas negara terhadap teroris OPM di Papua mestinya dipahami sebagai inisiatif negara menghentikan pembunuhan dan teror berkelanjutan terhadap warga sipil setempat. Komentar dan ratapan para elite serta para pemerhati di Jakarta selama ini terbukti tidak bisa menghentikan konflik di Papua. (**)

Forkopimda NTB, Pastikan Situasi Aman Jelang Idul Fitri 1442 H

Mataram – Menyambut Hari Raya Idul Fitri 1442 Hijriyah tahun 2021, forum komunikasi pimpinan daerah (Forkopimda) NTB melaksanakan patroli bersama di Sekitar Kota Mataram, Sabtu (8/5/2021).

Dalam pelaksanaannya, patroli bersama yang diikuti Gubernur NTB Dr. H. Zulkieflimasyah, Danrem 162/WB Brigjen TNI Ahmad Rizal Ramdhani, Kapolda NTB Irjen Pol M. Iqbal, Danlanal Mataram, Danlanud ZAM, Kabinda NTB, Kajati Provinsi NTB, Ketua Pengadilan Tinggi Provinsi NTB, Irwasda Polda NTB, PJU Polda NTB, Kepala Jasa Raharja Provinsi NTB, Dandim 1606/Lobar dan Kapolresta Mataram mengecek langsung pusat perbelanjaan dan pos-pos pengamanan terpadu yang berada di wilayah Kota Mataram.

Adapun beberapa pos yang dipantau antara lain pos simpang lima Karang Jangkong, Epicentrum Mall dan pos pengamanan simpang empat Kebon Roek Kota Mataram.

Usai menggelar patroli bersama, Danrem 162/WB dalam wawancaranya mengatakan, Korem 162/WB dan jajaran akan mendukung langkah positif Gubernur NTB bersama Kapolda NTB dalam mengamankan perayaan lebaran Idul Fitri tahun 2021 dengan melibatkan sekitar 3000 personel yang tersebar di wilayah NTB.

Seperti kita ketahui bersama, kata Ahmad Rizal, saat ini masih dalam situasi pandemi Covid-19, maka memerlukan kedisiplinan dan kesadaran kita bersama untuk mencegah ataupun meminimalisir resiko penularan khususnya di wilayah NTB.

“Kita harus tetap berpedoman pada protokol kesehatan Covid-19 demi keamanan dan keselamatan bersama,” ujarnya.

Sebelumnya Gubernur NTB Dr. H. Zulkieflimansyah mengatakan, kegiatan patroli dilaksanakan untuk memastikan situasi NTB khususnya di wilayah kota Mataram aman dan kondusif menjelang hari raya Idul Fitri 1442 H. Ia berharap, Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) sampai lebaran bahkan setelahnya nanti tetap aman dan menyenangkan.

“Kita sudah mengunjungi pos-pos penjagaan dan alhamdulillah tidak ada kerumunan, tidak ada kemacetan, kriminalitas juga bisa dicegah,” tuturnya.

Sementara itu, Kapolda NTB menyampaikan, sebanyak 25 pos pengamanan, 13 pos pelayanan dan 1 pos terpadu sudah tergelar di sudut-sudut kota, pintu-pintu masuk pelabuhan dan lain lain, sehingga siap menciptakan situasi Kamtibmas yang kondusif.

Terkait pusat perbelanjaan dijelaskan Kapolda, para pengelola harus benar-benar melaksanakan aturan protokol kesehatan Covid-19 baik bagi para pengunjung maupun penjaga toko atau mall itu sendiri, seperti memakai masker, mencuci tangan, menjaga jarak dan tidak berkerumun.

“Maksimal 50 persen dari kapasitas toko atau mall yang boleh masuk, selain itu juga harus menyiapkan tempat mencuci tangan atau hand sanitizer,” pungkas Iqbal.

Dalam kegiatan patroli bersama, Gubernur, Kapolda NTB dan Danrem 162/WB juga berdialog dan memberikan bingkisan kepada petugas di pos pengamanan sekaligus mengingatkan untuk selalu menjaga kesiap siagaan dan lebih antisipatif terhadap situasi maupun kondisi di lapangan. Selain itu, para personel juga harus menjaga kesehatan dan mengedepankan keselamatan diri saat bertugas.

Personel Pos Lakmars Ajarkan Kerajinan Bambu Kepada Masyarakat Perbatasan

Belu NTT – Salah satu upaya untuk meningkatkan kreatifitas masyarakat, Danpos Lakmars Serka Nictesen Adi Putra Duru bersama anggota mengajarkan kerajian pembuatan kursi dan meja dari bambu kepada masyarakat Desa Nualain Kecamatan Lamaknen Selatan Kabupaten Belu, Sabtu (8/5/2021).

Serka Nictesen sapaan Danpos mengajarkan kerajinan bambu tersebut di Gereja Santo Gerardus yang disaksikan langsung Romo Oktovianus Taek bersama puluhan warga desa setempat.

Menurut Nictesen, sebelum praktek pembuatan kursi ataupun meja, masyarakat diberikan teori terlebih dahulu tentang bagaimana mengukur, memotong, melubangi dan merakit bambu sehingga pada pelaksanaan praktek mereka cukup melihat dan langsung bisa mencoba.

“Ternyata masyarakat sangat antusias untuk mengikutinya karena selain bisa mendatangkan keuntungan sebagai tambahan perekonomian rumah tangga juga bisa dikerjakan di rumah bersama keluarga,” ujarnya.

Sedangkan Romo Aktavianus Taek pada kesempatan tersebut memberikan apresiasi atas upaya Pos Lakmars yang mengajari tehnik pembuatan kursi dan meja dari bambu.

“Program ini sangat bagus dan ini akan mendatangkan manfaat bagi masyarakat karena memiliki keterampilan yang tidak semua orang memiliki,” terangnya.

Romo Oktavianus juga berharap agar muda mudi memanfaatkan keterampilan ini di rumah sehingga dapat mengurangi pergaulan yang merugikan diri sendiri dan juga menghasilkan keuntungan secara finansial.

Terpisah, Komandan Satgas Pamtas RI-RDTL Sektor Timur Letnan Kolonel Inf Bayu Sigit Dwi Untoro mengapresiasi atas upaya masing-masing pos untuk berbagi pengetahuan dan keterampilan kepada saudara-saudara kita di wilayah perbatasan.

“Masing-masing pos ini sudah memiliki program sesuai dengan kondisi masyarakat di wilayah yang menjadi tanggungjawabnya. Namun kadang program yang sudah disiapkan sejak awal bisa berubah setelah melihat kondisi masyarakat, jadi berkembang sesuai kebutuhan masyarakat. Ini patut diapresiasi,” papar Dansatgas.

Ia juga berharap dengan diajarkannya kerajinan membuat kursi dan meja dari bambu ini, masyarakat bisa mengembangkan sendiri yang tentunya membutuhkan ide dan kreatifitas dari masing-masing.

Bayu Sigit kemudian menyebutkan beberapa contoh yang pernah dibuat oleh masyarakat Lombok Nusa Tenggara Barat dengan bahan yang sama seperti rak TV, lemari bambu, lopo-lopo bahkan rumah dari bambu.

“Semoga ini bermanfaat untuk meningkatkan perekonomian masyarakat khususnya di daerah perbatasan,” tandasnya dengan senyuman khasnya.

Pantau Posko Pam Operasi Ketupat Rinjani 2021, Ini Harapan Dandim 1628/SB

Sumbawa Barat – Guna memberikan keamanan kepada masyarakat dalam menjalankan ibadah Puasa serta menjelang lebaran Idul Fitri 1442 H, Polres KSB didukung Forkopimda KSB menggelar Posko Pengamanan Operasi Ketupat Rinjani 2021 dibeberapa titik.

Terkait hal tersebut Forkopimda KSB dipimpin Bupati Sumbawa Barat yang diwakili oleh Wakil Bupati Fud Syaifudin ST, Dandim 1628/SB Letkol Czi Sunardi ,ST, M IP, Kapolres Sumbawa Barat AKBP Herman Suryono S.I.K .MH, Kajari Sumbawa Barat Suseno SH.MH,  Kepala Dinas Perhubungan Abdul Hamid, S Pd turun bersama memantau Pospam di Terminal Bus Tanah Mira Taliwang dan Pelabuhan Poto Tano

Hal tersebut disampaikan Dandim 1628/SB disela sela kegiatan Sabtu (8/05/2021).

Dijelaskan Dandim bahwa kegiatan ini sengaja dilakukan untuk meyakinkan Posko Pam Operasi Ketupat Rinjani 2021 yang tergelar sesuai dengan harapan serta personil gabungan yang ada sudah menjalankan tugas secara maksimal, jelasnya.

Selain itu kegiatan ini juga untuk memberikan semangat kepada seluruh personil gabungan yang sedang bertugas di posko mengingat tugas yang diemban sedikit berbeda mengingat saat ini kita masih berada dalam situasi Pandemi Covid -19, Personil gabungan juga melaksanakan penegakan yustisi Sop Protokol Covid -19 sebagai upaya mencegah serta putus matarantai Covid -19 yang masih mewabah, Pungkasnya.

Senada dengan Forkopimda lainnya Dandim mengimbau kepada seluruh masyarakat agar dapat mendukung dan bekerjasama serta turut Prihatin dengan situasi sulit pandemi Covid -19 dengan tujuan serta harapan Wabah ini dapat segera berlalu untuk itu kepedulian serta kesadaran semua elemen masyarakat sangat dibutuhkan sebagai bentuk perlawanan dalam memerangi Covid -19 agar dapat segera berlalu dengan disiplin menerapkan Sop Protokol Covid -19 dan jangan lupa kita selalu Berdoa, Imbaunya.

Adapun pelibatan personil gabungan di setiap Pospam Operasi Ketupat Rinjani diantaranya unsur TNI, Polri,  Dishub / LLAJ, Sat Pol PP, Dinas Kesehatan.

Pimpinan Kelompok Teroris OPM Tega Tipu Keluarga Sendiri

Sumbawanews.com,- Kejahatan Kelompok teroris Organisasi Papua Merdeka (OPM) dinilai sudah dikenal sejak lama. Mulai dari membunuh guru, membantai warga, hingga membakar sekolah tempat anak-anak Papua belajar merajut masa depan, sudah lama menjadi berita.

“Ibaratnya sebuah keluarga, para pimpinan teroris Papua itu tak lebih dari jenis orang yang tega menipu anggota keluarga sendiri,” kata Ketua Aliansi Mahasiswa dan Milenial Indonesia (AMMI), Nurkhasanah, Jumat (7/5/2021).

Nurkhasanah menunjuk kisah Tenius Tebuni, seorang eks anggota teroris OPM yang bertahun-tahun mengikuti kelompok teror itu melakukan petualangan kriminalnya meneror warga Papua.

Untunglah, kata Nurkhasanah, Tenius Tebuni yang menjadi anggota Kelompok Teroris OPM dari kelompok teroris Rambo Lokbere pimpinan teroris Egianus Kogoya itu akhirnya sadar. Tebuni kini kembali ke pangkuan NKRI dan menyatakan tobat.

“Dia bilang, selama bertahun-tahun menyaksikan kekejaman kelompoknya, hatinya menjerit tiap kali menyaksikan penyiksaan dan kekejian yang dilakukan kelompoknya terhadap warga. Bukan hanya warga Papua yang berasal dari pendatang, tapi juga warga asli,” kata dia.

Menurutnya, orang-orang asli Papua yang direkrut kelompok teroris OPM seperti Tenius Tebuni, bukan jenis orang yang punya kehendak macam-macam. Mereka orang-orang sederhana yang urusannya pun tak lebih dari hal-hal primer semata.

“Tenius bilang, mereka direkrut teroris OPM dengan janji cukup makan, rokok dan uang. Namun seiring berjalannya waktu, janji tersebut tak satu pun pernah terwujud,” jelas Nurkhasanah.

Dia berharap, akan lebih banyak lagi Tebuni-Tebuni lain yang sadar bahwa apa yang mereka lakukan hanya menggapai fatamorgana sembari terus menumpuk dosa. Sejatinya memang kian banyak anggota Teroris OPM yang sadar dan kembali ke pangkuan Ibu Pertiwi.

Selasa (5/5) lalu, Menurut berita yang dibagikan Instagram resmi Divisi Humas Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri), sekelompok eks teroris OPM yang dikepalai Gubernur Negara Republik Federal Papua Barat (NRFPB) Alex Hamberi beserta 17 orang anggota kelompoknya kembali memeluk Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

Alex turun gunung membawa anggotanya ke Kampung Sima, Distrik Your, Kabupaten Nabire, Papua, untuk menandatangani pernyataan sikap ikrar setia ke NKRI. Selain orang-orang tersebut, lima anggota lainnya berhalangan hadir, namun mengikuti langkah rekan-rekan mereka untuk kembali ke pangkuan NKRI.

Nurkhasanah mengatakan, penyerahan diri sejumlah anggota NRFPB itu tak lepas dari usaha aparat keamanan yang tak jemu mendekati dan penggalangan. Dengan begitu, lama-lama kelompok tersebut dengan sepenuh hati dan tanpa tekanan maupun paksaan menyatakan berhenti dari petualangan mereka, keluar dari aktivitas terror kelompok teroris OPM.

“Jadi wajar bila AMMI menyatakan penghargaan dan rasa hormat untuk semua kiprah kebaikan yang terus berkesinambungan dilakukan aparat Polri dan TNI di Papua. Mereka itu orang-orang khusus dengan hati tulus, karena mampu bertahan untuk memberi kebaikan sekali pun di dalam negeri kurang diapresiasi,” pungkasnya. (**)

Kembali Tebar Teror, Kelompok Teroris OPM Tembaki Polsek dan Bakar Rumah Penduduk

Sumbawanews.com,- Dari informasi yang diterima pada Jumat (7/5/2021) sekitar pukul 19.01 WIT telah terdengar 2 kali tembakan dari Kampung Kimak dan PT Unggul yang diarahkan ke kantor Polsek dan diduga dilakukan oleh Kelompok Teroris Parengen anak buah Kelompok Teroris Lerrymayu.

Termonitor oleh drone bahwa kelompok Teroris OPM telah membakar satu rumah penduduk, namun tidak ada korban dari masyarakat. Hal ini dibenarkan Humas Kasatgas Ops Nemangkawi Kombes Pol M. Iqbal Alqudusy.

Dengan tegas Iqbal menyatakan bahwa hasil croscek akhir kelompok Teroris OPM telah membakar rumah kayu milik Yorin Tabuni (OAP) yang berada di Kampung Kimak Distrik Ilaga.

Yorin Tabuni sendiri bekerja sebagai pegawai Dinas Sosial Kabupaten Puncak, dan pada saat ini berada di Timika untuk mengurus beras dinas sosial.

Sedangkan akibat aksi dari Kelompok Teroris OPM ini tidak ada korban dari masyarakat bahkan masyarakat yang mengungsi juga tidak ada. (**)

Berita Terkini

Prabowo Panggil Pimpinan Himbara Bahas Strategi Perbankan Nasional

Sumbawanews.com,- Presiden Prabowo Subianto mengumpulkan seluruh pimpinan bank-bank milik negara di Istana Kepresidenan Jakarta, Kamis (18/6/2026), dalam pertemuan strategis yang bertujuan menyelaraskan kebijakan perbankan...

Kemarau Meluas, Hujan Lebat Nihil Selama Empat Hari

Sumbawanews.com,- Jakarta – Musim kemarau di Indonesia kini meluas dengan cepat, menyisakan sebagian besar wilayah tanpa potensi hujan lebat selama periode 19–22 Juni 2026....

Pemulihan Bencana Sumatra Dipercepat, Jalan dan Sekolah Jadi Prioritas

Sumbawanews.com,- Pemerintah mempercepat proses pemulihan pasca-bencana di Aceh, Sumatra Utara, dan Sumatra Barat dengan fokus utama pada rehabilitasi infrastruktur kritis: jalan, jembatan, dan fasilitas...

China Rampungkan Survei di Scarborough Shoal Tengah Ketegangan Laut China Selatan

Sumbawanews.com,- Di tengah meningkatnya ketegangan geopolitik di Laut China Selatan, China secara resmi menyelesaikan survei ilmiah menyeluruh di Scarborough Shoal—wilayah yang menjadi titik sengketa...

Berita Utama