sumbawanews.com,- Perlengkapan yang dimiliki BNPP (Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan) saat ini sudah sangat baik dan bisa melaksanakan tugas secara profesional dalam rangka menolong korban terhadap kegagalan transportasi udara maupun transportasi laut termasuk tugas-tugas khusus lainnya.
Hal tersebut disampaikan Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto, S.I.P. saat mengunjungi Kantor Pusat BNPP di Jalan Angkasa Raya, Kemayoran Jakarta Pusat, Sabtu (13/01/1018).
Panglima TNI mengatakan bahwa saat dirinya bertugas di Basarnas pada tahun 2013 (sekarang BNPP) perlengkapannya belum sebaik sekarang, dilihat dari sisi komunikasi, komando dan pengendalian maupun peralatan lainnya.
“Sekarang peralatan semuanya sudah canggih, monitor untuk aset udara bergerak, kemudian memantau situasi laut bergerak dan semuanya sudah berjalan dengan baik, sudah banyak perubahan yang dilakukan oleh Kepala BNPP,” ungkap Marsekal TNI Hadi Tjahjanto.
Dengan perlengkapan dan profesionalitas yang telah ditunjukkan, Panglima TNI berharap ke depan BNPP dapat memberikan jaminan keselamatan terhadap seluruh penerbangan yang masuk maupun ke luar wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia termasuk dampak dari kebijakan Open Sky Policy.
“Dengan jaminan keamanan, masyarakat akan merasa nyaman, para turis yang datang merasa nyaman pula karena digaransi keselamatan mereka apabila melaksanakan penerbangan atau pelayaran mengunjungi tempat-tempat wisata di Indonesia,” ujarnya.
Dalam kunjungannya ke BNPP tersebut, Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto, S.I.P. diterima langsung oleh Kepala BNPP Marsdya TNI M. Syaugi, S.Sos., M.M berkesempatan meninjau perlengkapan, sarana komando dan pengendalian yang dimiliki BNPP serta menyaksikan demostrasi ketrampilan personel BNPP dalam membantu korban kecelakaan. (Mad/Puspen TNI)
(Puspen TNI). Prajurit TNI yang ingin terjun ke dunia politik, harus pensiun dini dari kedinasan. Dengan demikian, setelah kembali menjadi warga sipil dapat menggunakan hak politiknya untuk mengikuti Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) yang akan berlangsung pada tahun 2018 ini.
Hal tersebut dikatakan Kepala Pusat Penerangan (Kapuspen) TNI Mayjen TNI M. Sabrar Fadhilah dihadapan awak media usai menghadiri Perayaan Natal Bersama Keluarga Besar TNI se-Gartap 1/Jakarta Tahun 2017, di GOR Ahmad Yani Mabes TNI, Cilangkap, Jakarta Timur, Jumat (12/1/2018).
Kapuspen TNI Mayjen TNI M. Sabrar Fadhilah mengatakan bahwa keinginan berpolitik merupakan hak perorangan yang diatur oleh Undang-Undang. Bagi prajurit TNI sendiri apabila ingin terjun ke dunia politik harus pensiun dari kedinasan TNI. “Proses pengajuan pensiun dini melewati beberapa tahapan hingga mendapat persetujuan pimpinan TNI dan Presiden RI. Begitu juga halnya dengan pengajuan pensiun dini Pangkostrad Letjen TNI Edy Rahmayadi telah melewati proses dan sudah disetujui oleh Presiden,” jelasnya.
Terkait personel yang tidak lulus verifikasi dalam bursa Pilkada dapat kembali ke kedinasan, Mayjen TNI M. Sabrar Fadhilah menyampaikan bahwa prajurit TNI yang memilih jalannya untuk berkarier dibidang politik telah melewati proses internal TNI dan didasari dengan pertimbangan yang matang serta dihadapkan dengan segala resiko yang mungkin terjadi. “Prajurit TNI tersebut harus siap menghadapi resiko apabila tidak lulus verifikasi, karena belum adanya aturan yang menyatakan untuk dapat berdinas kembali di TNI,” katanya.
Sementara itu, mengenai pemeriksaan KPK terhadap mantan Kasau berkaitan dengan kasus korupsi Helikopter AW-101, Kapuspen TNI Mayjen TNI M. Sabrar Fadhilah menjelaskan bahwa mantan Kasau Marsekal TNI (Purn) Agus Supriatna saat ini dimintai keterangan sebagai saksi oleh KPK. “Proses penyelidikan dan penyidikan sedang berlangsung kepada yang sudah menjadi tersangka oleh KPK. Biarkan proses ini berjalan hingga didapatkan bukti-bukti yang menguatkan atau bukti-bukti yang meringankan. Pada intinya TNI sangat mendukung proses hukum yang berlaku,” tegasnya. (Badar/Puspen TNI)
sumabwanews.com,- Peristiwa Natal adalah peristiwa kelahiran Yesus Kristus yang datang ke dunia untuk membawa perdamaian dan keselamatan kepada umat manusia. Demikian dikatakan Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto, S.I.P. dihadapan 3000 prajurit dan Aparatur Sipil Negara (ASN) TNI umat Kristiani pada Perayaan Natal Bersama Keluarga Besar TNI se-Gartap 1/Jakarta Tahun 2017, bertempat di GOR Ahmad Yani Mabes TNI, Cilangkap, Jakarta Timur, Jumat (12/1/2018).
“Karena begitu besar kasih Allah akan dunia ini, sehingga ia telah mengaruniakan anak-Nya yang tunggal, supaya setiap orang yang percaya kepada-Nya tidak binasa, melainkan beroleh hidup yang kekal,” ucap Marsekal TNI Hadi Tjahjanto mengutip Alkitab Injil Yohanes 3:16.
Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto menegaskan bahwa TNI sebagai garda terdepan ikut berpartisipasi membangun kebersamaan dengan semua lapisan masyarakat, karena bersama rakyat TNI kuat, hebat, profesional dan modern. “Kiranya tepatlah kalau Natal tahun ini mengambil tema Dengan Semangat Natal 2017 Kita Tingkatkan Kualitas Iman Prajurit dan ASN TNI Guna Mewujudkan TNI Yang Profesional dan Dicintai Rakyat,” ujarnya.
Lebih lanjut Panglima TNI menyampaikan bahwa bangsa Indonesia adalah bangsa besar yang majemuk dan tentunya sarat dengan perbedaan. “Kepada segenap umat Kristiani Keluarga Besar TNI, untuk semakin bijak, terus memelihara dan memperkuat harmoni, kerukunan dan toleransi dalam kehidupan bersama sebagai bangsa,” ucapnya.
“Semuanya itu dapat terwujud jika kita ikut menjadi bagian dan berkontribusi dengan ketulusan hati untuk selalu berusaha menyelamatkan kehidupan masyarakat dengan menjaga kedaulatan NKRI yang kita cintai bersama,” kata Marsekal TNI Hadi Tjahjanto.
Pada kesempatan tersebut, Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto mengingatkan bahwa seiring terjadinya globalisasi, modernisasi, liberalisasi kehidupan manusia sejagad, muncul berbagai dampak negatif terhadap kehidupan masyarakat di Indonesia. “Salah satu dampaknya, dewasa ini bangsa Indonesia masih banyak menghadapi permasalahan, bahkan ancaman serius baik yang datang dari luar maupun dari dalam negeri, antara lain munculnya Tatanan Dunia Baru, Cyber Warfare, Proxy War dalam Bentuk Kejahatan Terorisme, Radikalisme, dan Narkoba, serta yang tidak kalah mengkhawatirkan adalah selebaran media sosial yang mampu membuat instabilitas, keresahan masyarakat dan bahkan mobilisasi massa atau konflik, meski mayoritas infonya berasal dari sumber yang kurang jelas atau hoax,” jelasnya.
“Kita harus menyelamatkan bangsa kita, generasi muda kita, dan masa depan kita. Oleh karena itu, seraya kita terus melakukan penegakan hukum terhadap kejahatan itu, saya juga sungguh berharap kepada para pemimpin, tokoh, pemuka agama dan umat Kristiani senantiasa ikut berdiri di depan untuk menyelamatkan bangsa dan masa depan kita semua. Ini adalah misi besar dan mulia, sama besar dan mulianya dengan misi TNI dalam melindungi segenap tumpah darah Indonesia,” harapnya.
Dihadapan awak media, Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto mengatakan bahwa yang paling penting adalah sebentar lagi akan menghadapi tahun politik yaitu Pilkada tahun 2018 dan Pemilu Presiden tahun 2019. “Semua unsur TNI mendukung netralitas dan menciptakan keamanan di seluruh wilayah, sehingga apa yang menjadi pesan dari kegiatan Natal ini benar-benar tercapai,” katanya.
“Kita menginginkan damai Natal terus bisa ada di hati kita masing-masing, damai di bumi damai di hati, semuanya bisa melaksanakan kegiatan dan mengimplementasikannya dalam kegiatan-kegiatan sebagai prajurit TNI,” tutup Panglima TNI.
Pada kesempatan tersebut, Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto menyerahkan 200 Bingkisan Natal kepada anak-anak yatim. Ibadah dan Perayaan Natal TNI 2017 dimeriahkan pula oleh penyanyi, paduan suara dan grup band dari satuan-satuan TNI.
Dalam rangkaian Perayaan Natal Bersama Keluarga Besar TNI se-Gartap 1/Jakarta Tahun 2017, Panitia Natal TNI telah memberikan bantuan dana dan material pembangunan Gereja Genesareth di Kupang-NTT, melaksanakan Bakti Sosial ke Panti Asuhan Bersinar Ciracas, Yayasan Sinar Pelangi Pondok Gede, Panti Sosial Tresna Werdha Budi Mulya Cipayung dan melaksanakan Donor Darah bagi Prajurit dan ASN di Satkes Denma Mabes TNI dengan mendapatkan 150 kantong darah yang akan disumbangkan kepada PMI. (Mad/Puspen TNI)
sumbawanews.com,- Kepala Bakamla RI Laksdya TNI Ari Soedewo, S.E., M.H. mendorong semangat para personel daerah untuk mewujudkan cita-cita membangun pengawasan laut. Pada kesempatan tatap muka tersebut, satu persatu para personel daerah bersalaman dengan pimpinan tertinggi Bakamla RI, di Hotel All Season, Jakarta Pusat, beberapa waktu lalu.
Ada hal khusus yang disampaikan Laksdya Ari, merujuk pada tugas personel di Zona Kamla, SPKKL dan dermaga. Kepala Bakamla RI berharap para personel dapat memfungsikan, menjaga dan merawat sarana monitoring dan surveillance di masing-masing stasiun dan dermaga yang diawakinya, sehingga Barang Milik Negara (BMN) khususnya yang berbasis teknologi tersebut dapat bermanfaat sesuai maksud keberadaannya. Hal ini mengingat tidak sedikit anggaran yang dibutuhkan untuk alat-alat tersebut, katanya pula.
Momen khusus itu berlangsung dalam acara Focus Group Discussion (FGD) tentang Optimalisasi Sistem Integrator Bakamla Integrated Information System (BIIS) Guna membangun sinergitas. Sebelumnya Laksdya Ari pada sesi pembukaan juga mengatakan, meskipun Bakamla RI baru berusia tiga tahun, namun semangat yang diusungnya sudah berusia 45 tahun ke belakang. Saat ini teknologi bukan barang mewah lagi, apalagi untuk mendukung tugas Bakamla RI dalam menjaga keamanan, keselamatan, dan pelestarian laut.
Lebih lanjut dikatakannya, Bakamla RI terus menggali cara agar punya kemandirian dalam pengawasan berbasis teknologi yang bisa menyatukan tugas patroli dengan teknologi pengawasan. Harapannya agar bisa memanfaatkan kemampuan kita sendiri, melalui karya anak bangsa yang tidak berbasis asing untuk mengawasi dan menjaga laut Indonesia.
Untuk mewujudkannya, Bakamla RI menggandeng Telkom Indonesia. Turut hadir pada acara pembukaan yaitu Executive Vice Presiden Divisi Government Service Telkom Mohammad Salsabil yang mengamini apa yang telah disampaikan Kepala Bakamla RI.
Salsabil mengatakan Telkom turut serta bersama Bakamla RI membangun cita-cita pengawasan, patroli, dan sinergi melalui infrastruktur sistem informasi yang dimilikinya. Dikatakannya pula bahwa Telkom bersama unsur-unsur pemerintah menjalankan tugas dalam hal dukungan terkait permasalahan IT dengan memanfaatkan teknologi yang dimilikinya.
Telkom telah mengimplementasikan IT diberbagai institusi, dan terkait Bakamla RI fungsi IT ini sangat penting untuk memudahkan pengelolaan laut, katanya.
Hadir sebagai nara sumber dalam acara FGD antara lain Direktur Data dan Informasi Laksma TNI Isbandi Andrianto, S.E., M.M., Direktur Operasi Laut Laksma TNI Rahmat Eko Rahardjo, S.T., M.Tr(Han) diwakili Kasubdit Reneval Opsudmar Letkol Laut (P) Asep Budiman, Kepala KPIML Kolonel Laut (P) Berkat Widjanarko, S.E., dan Kasie Pemantauan Data dan Jaringan Satelit Tuti Ida Halida, S.T., M.I.T.M. (Mad/Puspen TNI)
sumbawanews.com,- Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto, S.I.P. meresmikan Gereja Katolik Bunda Maria Fatima yang ditandai dengan penandatangan prasasti dan penekanan tombol, bertempat di Komplek Markas Besar TNI, Cilangkap, Jakarta Timur, Jumat (12/1/2018).
Mengawali sambutannya, Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto mengucapkan selamat kepada umat Katolik di lingkungan Mabes TNI Cilangkap atas diresmikannya Gereja Katolik Bunda Maria Fatima. “Dengan selesainya pembangunan Gereja Katolik Bunda Maria Fatima, pantas untuk disyukuri dan menjadi berkat bagi umat Katolik di lingkungan Mabes TNI,” ucapnya.
Menurut Marsekal TNI Hadi Tjahjanto, pembangunan fisik rumah ibadah jangan menjadi yang utama karena yang lebih penting adalah membangun mental dan hati kita, agar umat semakin menghayati apa yang diajarkan oleh Yesus dalam kehidupan sehari-hari, baik dalam hidup bermasyarakat berbangsa dan bernegara serta dalam hidup menggereja. “Apalah artinya sebuah bangunan tempat ibadah yang megah tanpa diimbangi dengan kemegahan sikap dan perilaku serta Iman pemeluknya,” katanya.
????????????????????????????????????
????????????????????????????????????
????????????????????????????????????
????????????????????????????????????
“Dengan kehadiran Gereja Katolik Bunda Maria Fatima di lingkungan Markas Besar TNI Cilangkap akan semakin meningkatkan semangat umat beribadah di gereja. Bukan sebaliknya, setelah tempat beribadah ini menjadi lebih dekat justru umat malas untuk datang beribadah ke gereja,” harapnya.
Lebih lanjut Panglima TNI menyampaikan bahwa pembinaan dan pembangunan bidang keagamaan di lingkungan Markas Besar TNI memiliki kedudukan dan peranan yang amat penting sebagai bagian integral dari upaya meletakkan landasan moral dan spiritual yang kokoh bagi keberhasilan pelaksanaan tugas pokok. “Dengan demikian, manusia sebagai subjek pembangunan akan mampu menempatkan diri dalam keselarasan, keseimbangan dan keserasian hidup antara manusia yang satu dengan yang lainnya, masyarakat dan alam lingkungannya serta dengan penciptaNya,” jelasnya.
“Kondisi ini juga menjadi modal utama dalam membina dan mengembangkan kerukunan hidup antar umat beragama, karena dengan terciptanya kerukunan hidup antar umat beragama akan semakin meningkatkan peran serta umat dalam mendukung pelaksanaan tugas pokok,” ujar Marsekal TNI Hadi Tjahjanto.
Mengakhiri sambutannya, Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto menyampaikan bahwa dengan diresmikannya gereja ini, semoga dapat menjadi tempat yang subur untuk mengolah kehidupan rohani dalam mengembangkan dan meningkatkan keimanan dan ketaqwaan para prajurit dan PNS TNI di lingkungan Mabes TNI, sehingga dapat diwujudkan dalam pelaksanaan tugas pengabdiannya kepada bangsa dan negara dengan penuh ketulusan dan keikhlasan hati. (Mad/Puspen TNI)
sumbawanews.com,- Delegasi Indonesia dipimpin Menkopolhukam Jenderal TNI (Purn) Wiranto melakukan kunjungan kerja The First Indonesia-India Security Dialogue (IISD-1) dan diterima Penasehat Keamanan India Ajit K. Doval. Pada kesempatan tersebut perwakilan Bakamla RI bertemu dengan Direktur Operasi India Coast Guard (ICG) Laksda Paramesh di kantor Mako ICG, New Delhi India, beberapa hari lalu.
Perwakilan Bakamla RI Kabagum Zona Kamla Barat Kolonel Marinir Sandy Muchjidin Latief yang hadir bersama Kepala Pangkalan Serei Kolonel Laut (P) Agung Jaya Saktika mengatakan acara berlangsung dengan aman dan lancar. Pertemuan yang dilaksanakan untuk menjajaki kerjasama bilateral kedua negara di bidang hukum dan keamanan untuk pertama kalinya tersebut berhasil membuka peluang hubungan kerjasama keamanan laut yang lebih baik antara Bakamla RI dengan ICG.
Kolonel Sandi mengatakan, melalui pertemuan tersebut Menko membuka peluang atau koridor yang memungkinkan adanya hubungan yang lebih baik antar Coast Guard to Coast Guard. Pembicaraan menghasilkan rencana untuk pelaksanaan IISD ke-2 dalam format working group. Pertemuan ini akan menjadi agenda tetap dalam kerja sama Indonesia-India, dan untuk pertemuan berikutnya rencananya dilakukan di Indonesia.
Pertemuan yang difasilitasi secara aktif oleh Dubes RI di India Sugiharto tersebut membahas beberapa peluang kerjasama antara lain patroli bersama, capacity building, dan upaya penanganan masalah keamanan lainnya.
Selaku perwakilan ICG, Laksda Paramesh menyambut baik kehadiran Bakamla RI dalam pertemuan tersebut. Menurutnya, ditengah kompleksnya permasalahan laut, ICG memerlukan adanya otoritas resmi Indonesia di bidang keamanan laut yang dapat menjadi partner India dalam kerjasama untuk mengatasi permasalahan yang ada. Laksda Paramesh juga berharap dapat diberikan kemudahan untuk memantau kapal-kapal yang melewati perairan Indonesia dan bergerak menuju perairan India. (Mad/Puspen TNI)
(Pen Konga XXXVII-D/Minusca. Sabtu, 6 Januari 2018). Pasukan Garuda yang tergabung dalam Satgas Kompi Zeni TNI Konga XXXVII-D/Minusca (Multi-Dimensional Integrated Stabilization Mission in Central African Republic) yang sedang melaksanakan misi perdamaian PBB di Republik Afrika Tengah, menggelar doa bersama dalam rangka pergantian tahun dari 2017 ke 2018.
Kegiatan doa bersama mengawali Tahun Baru 2018 yang dilaksanakan oleh seluruh Pasukan Garuda Satgas Kompi Zeni TNI Konga XXXVII-D/Minusca, yang berjumlah 200 personel dari ketiga angkatan (176 personel TNI AD, 19 personel TNI AL dan 5 personel TNI AU) beberapa waktu lalu di Bumi Afrika, digelar di empat daerah penugasan yaitu Bangui, Headquarter, Mbaiki dan Berberati.
Dansatgas Kompi Zeni TNI Konga XXXVII-D/Minusca Letkol Czi Chotman Jumei Arisandy, S.E. mengatakan bahwa dalam rangka menyambut momen pergantian tahun, bukanlah sesuatu hal yang harus dirayakan dengan istimewa dan suka ria, tetapi harus dimaknai dengan melakukan hal-hal yang positif seperti berdoa, bersyukur, mengevaluasi diri dan kinerja Pasukan Garuda, serta selalu memupuk semangat kebersamaan dan Jiwa Korsa antar anggota Satgas.
Menurut Letkol Czi Chotman Jumei Arisandy, perayaan tahun baru yang dilaksanakan oleh Satgas Kompi Zeni TNI Konga XXXVII-D/Minusca di daerah misi Republik Afrika Tengah sangatlah berbeda dengan yang dilaksanakan oleh orang-orang pada umumnya. “Menghadapi situasi pergantian tahun yang penuh dengan dinamika dalam menghadapi situasi keamanan, kami dituntut untuk siaga dan selalu waspada dengan kemungkinan-kemungkinan yang terjadi,” ujarnya.
“Mengawali tahun 2018 ini, semoga seluruh personel dapat mengevaluasi diri dan melakukan perbaikan-perbaikan yang diperlukan untuk kebaikan dan kemajuan Kontingen Garuda di Republik Afrika Tengah,” ucap Dansatgas Kompi Zeni TNI Konga XXXVII-D/Minusca.
Dalam kesempatan yang sama, usai melaksanakan doa bersama di Markas Indo Eng Coy Camp, Bangui, Republik Afrika Tengah, dilanjutkan acara pemotongan tumpeng bagi personel yang berulang tahun dan pemutaran video kilas balik kegiatan Satgas Kompi Zeni TNI. Kegiatan ini dihadiri pula oleh para personel Milobs dan Milstaff yang sedang bertugas di Minusca, Republik Afrika Tengah. (Badar/Puspen TNI)
(Puspen TNI). Ibu Nanny Hadi Tjahjanto selaku Ketua Umum Dharma Pertiwi dan IKKT Pragati Wira Anggini dikukuhkan sebagai “Ibu Raksa Tri Anggana Tantri” atau Ibu Asuh Wanita TNI, berdasarkan Skep Panglima TNI Nomor 1012/XII/2017 tentang pengangkatan sebagai Ibu Raksa Tri Anggana Tantri.
Acara pengukuhan Ibu Raksa Tri Anggana Tantri di awali dengan Apel Khusus dalam rangka HUT ke-55 Korps Wanita Angkatan Laut (Kowal), bertempat di Markas Komando Koarmatim, Ujung Surabaya, Jawa Timur, Jumat (5/1/2018).
Dalam sambutannya, Ibu Raksa Tri Anggana Tantri menyampaikan kebanggaan dan ucapan selamat kepada segenap Prajurit Wanita TNI Angkatan Laut, yang merayakan HUT ke-55 Kowal Tahun 2018. “Semoga Kowal senantiasa mampu menunjukkan keberhasilan dan prestasi terbaiknya dalam mengemban setiap tugas pengabdian kepada bangsa dan negara,” harapnya.
Lebih lanjut Ibu Nanny Hadi Tjahjanto menyampaikan bahwa pengukuhan sebagai Ibu Raksa Tri Anggana Tantri merupakan tindak lanjut dari serah terima jabatan Panglima TNI yang telah berlangsung beberapa waktu lalu. “Tradisi pengukuhan ini diharapkan memiliki nilai-nilai yang dapat menginspirasi kita semua, khususnya para Wanita TNI dalam menjalankan perannya, baik sebagai perempuan Indonesia maupun sebagai Prajurit TNI,” ujarnya.
“Bagi saya pemberian gelar ini bukanlah sekedar simbol penghormatan belaka, tetapi lebih dari pada itu adalah amanah dan tugas mulia untuk membimbing para prajurit Wanita TNI dalam bertugas, bekerja dan mengabdi serta berkarier di lingkungan TNI. Sebagai seorang Ibu sekaligus seorang istri prajurit, saya merasa bangga mendapatkan gelar ini,” kata Ibu Nanny Hadi Tjahjanto.
Menurut Ibu Nanny Hadi Tjahjanto, sehebat apapun prestasi yang di raih, para Prajurit Wanita TNI tetaplah sebagai perempuan yang tidak bisa meninggalkan kodratnya, yaitu sebagai istri pendamping suami dan ibu rumah tangga. Karena itu, keberadaan para Wanita TNI sebagai anggota militer dan kodrat perempuan, haruslah dapat berjalan seiring dan seimbang. “Gelar yang saya dapat ini akan menjadi pengikat jalinan komunikasi, interaksi, silaturahmi dan hubungan kerja yang baik antara Wanita TNI dengan organiasasi Dharma Pertiwi dan IKKT yang merupakan bagian tidak terpisahkan dari keberadaan Tentara Nasional Indonesia,” jelasnya.
Ibu Nanny Hadi Tjahjanto menyampaikan bahwa sebagai ibu rumah tangga, para Wanita TNI diharapkan dapat memberikan perhatian dengan penuh kasih sayang kepada putra-putrinya dengan menanamkan nilai-nilai luhur, disiplin, moral, akhlak, etika dan suri tauladan, sehingga tercipta generasi penerus yang berkualitas bagi kepentingan masa depan keluarga, masyarakat, bangsa dan negara.
“Sebagai anggota militer, para Wanita TNI juga dituntut untuk mampu menjalankan tugas dengan profesional dan menjalani kehidupan kemiliteran di atas pondasi nilai-nilai Sapta Marga dan Sumpah Prajurit,” kata Ibu Nanny Hadi Tjahjanto mengakhiri sambutannya.
sumbawanews.com,- Perwira Tinggi (Pati) TNI Angkatan Udara menerima Penganugerahan Tanda Kehormatan Bintang Swa Bhuwana Paksa Pratama melalui seleksi secara ketat, cermat dan dinilai dengan penuh ketelitian, tidak hanya dinilai dari kinerjanya dalam satuan, namun juga tentang kesetiaan, dedikasi, loyalitas yang tinggi serta kerelaan berkorban demi bangsa dan negara.
Hal tersebut yang disampaikan Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto, S.I.P. selaku Kepala Staf Angkatan Udara (Kasau) pada saat Penganugerahan Tanda Kehormatan Bintang Swa Bhuwana Paksa Pratama kepada 10 Pati TNI AU, di Ruang Hening Gedung Pimpinan Mabes TNI AU, Jakarta Timur, Jumat (5/1/2018).
Menurut Marsekal TNI Hadi Tjahjanto Tanda kehormatan Bintang Swa Bhuwana Paksa Pratama merupakan penghargaan negara yang diberikan Presiden RI kepada seseorang yang berjasa dan berprestasi luar biasa dalam mengembangkan dan memajukan suatu bidang tertentu yang bermanfaat besar bagi bangsa dan negara.
“Penyematan tanda Kehormatan Bintang Swabuana Paksa Pratama ini pada hakekatnya merupakan wujud penghargaan dan pengakuan negara kepada Pati TNI Angkatan Udara yang terpilih atas dedikasi, prestasi dan pengabdian yang luar biasa serta jasa jasanya dalam membangun dan mengembangkan TNI Angkatan Udara,” ucap Marsekal TNI Hadi Tjahjanto, S.I.P.
Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto berharap ke depan TNI AU harus terus tumbuh dan berkembang seiring dengan dinamika pembangunan nasional dan perkembangan lingkungan strategis sehingga kekuatan Angkatan Udara dapat menjadi salah satu komponen pertahanan negara yang penting untuk mendukung kebijakan negara dalam rangka mensejahterakan seluruh rakyat Indonesia.
“Pembangunan kekuatan melalui kebijakan Minimum Essential Force (MEF) merupakan upaya yang tepat untuk menjawab kondisi kemampuan anggaran negara. Saat ini kita berharap melalui Renstra yang telah berjalan, TNI Angkatan Udara mampu mewujudkan kekuatan tersebut secara bertahap,” ujar Marsekal TNI Hadi Tjahjanto.
Diakhir amanatnya Marsekal TNI Hadi Tjahjanto menyampaikan bahwa pembinaan kemampuan TNI Angkatan Udara diarahkan untuk meningkatkan kesiapan operasional yang serasi antara kemampuan operasional dan kemampuan pendukung serta faktor-faktor yang mempengaruhi keberhasilan penggunaan kekuatan Angkatan Udara sehingga peran pejabat dan pimpinan TNI Angkatan Udara sangat menentukan dalam mewujudkan kesiapan operasional TNI Angkatan Udara dengan zero accident. “Untuk terwujudnya keselamatan terbang dan kerja perlu mendapat perhatian yang serius karena zero accident merupakan salah satu barometer terhadap keberhasilan tugas kita,” tandasnya.
Adapun 10 Pati TNI AU yang menerima penghargaan tersebut antara lain, Marsda TNI Trisno Hendradi (Sesmilpres Kemsetneg RI), Marsda TNI Seto Purnomo (Dankorpaskhas), Marsda TNI Khoirul Arifin (Pati Mabesau), Marsda TNI Syahrul E Lubis (Staf Khusus Kasau), Marsda TNI Supriharsanto (Tenaga Ahli Pengkaji Bidang Ketahanan Nasional Lemhanas RI), Marsda TNI Suwandi Miharja, M.D., Marsda TNI Gutomo (TA Pengkaji bidang Diplomasi Lemhanas RI), Marsda TNI Fahru Zain Isnanto (Asrena Kasau), Marsda TNI Kisenda Wiranatakusuma (Kabais TNI) dan Marsda Tatang Herliyansyah (Pati Sahli Tk. III Bidang Jahpres Panglima TNI). (Mad/Puspen TNI)
(Puspen TNI. Jumat, 5 Januari 2018). Ketua Umum Dharma Pertiwi dan IKKT Pragati Wira Anggini Ibu Nanny Hadi Tjahjanto bersama Ibu Tuti Sutiawati Try Sutrisno dan segenap Pengurus Pusat Dharma Pertiwi, mengunjungi Akademi Angkatan Laut (AAL), Bumimoro, Surabaya, Jawa Timur, Kamis malam (4/1/2018) dalam rangka Makan Malam Bersama Taruna AAL.
Kedatangan Ibu Nanny Hadi Tjahjanto bersama rombongan disambut oleh Ibu Taruna AAL Ibu Endah Ade Supandi dan Ibu Asuh Taruna AAL Ibu Chichi Wuspo Lukito serta Gubernur AAL Laksda TNI Wuspo Lukito, S.E., M.M. beserta pejabat utama AAL dan Pengurus Cabang BS Jalasenastri AAL.
Selanjutnya Ketua Umum Dharma Pertiwi Ibu Nanny Hadi Tjahjanto beserta rombongan menuju Gedung Rd. S. Hadiwinarso untuk melaksanakan makan malam bersama Taruna Akademi Angkatan Laut. Sebelum makan malam, rombongan disuguhi dengan Tari Gandrung Banyuwangi yang dibawakan oleh Taruni-Taruni AAL.
Usai makan malam bersama, Ibu Nanny Hadi Tjahjanto didampingi Ibu Endah Ade Supandi dan Ibu Chichi Wuspo Lukito melaksanakan pemotongan kue ulang tahun dan memberikan bingkisan kepada para Taruna AAL yang merayakan ulang tahun hari kelahirannya pada bulan ini.
Dalam kesempatan tersebut, aneka pentas kesenian dari para Taruna AAL turut memeriahkan acara, diantaranya seni Rampak Gendang, Kulintang Akademi Angkatan Laut dan penampilan Duta Samudra Band. Acara makan malam bersama diakhiri dengan pemberian cindera mata berupa miniatur Kapal Pinisi dari Taruna AAL kepada Ketua Umum Dharma Pertiwi dan IKKT Pragati Wira Anggini Ibu Nanny Hadi Tjahjanto. (Badar/Puspen TNI)
Sumbawanews.com,- Di tengah hiruk-pikuk pembukaan Piala Dunia 2026, pertandingan pembuka Grup B antara Kanada dan Bosnia-Herzegovina di Stadion BMO Field, Toronto, bukan sekadar laga...
Sumbawanews.com,- Warga Medan terus bergulat dengan dua bencana sehari-hari yang saling memperparah: pemadaman listrik bergilir yang tak kunjung usai dan krisis air bersih yang...
Sumbawanews.com,- Jakarta – Operasi Tangkap Tangan (OTT) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terhadap Bupati Muara Enim, Edison, tak hanya mengungkap praktik suap dalam pengadaan perangkat...
Sumbawanews.com,- Polisi berhasil menangkap dua pelaku pencurian motor berinisial RS (34) dan PS (35) di kawasan Cawang, Jakarta Timur, berkat rekaman kamera pengawas yang...
Sumbawanews.com,- Jakarta — Kejaksaan Agung menetapkan Asep Yusuf Somantri sebagai tersangka baru dalam kasus korupsi program Makan Bergizi Gratis (MBG). Ia adalah orang kepercayaan...