sumbawanews.com,- Setelah diresmikannya Desa Kuala sebagai Desa Maritim oleh Bupati Sambas H. Atbah Romin Suhaili, LC., yang beriringan pula dengan ditandatanganinya Kesepakatan Bersama dan Perjanjian Kerja Sama antara Bakamla dengan Pemda Sambas, maka sebagai tindak lanjutnya, kini dimulai Diklat Pemberdayaan Masyarakat Basic Safetry Training Kapal Layar Motor (BST KLM), di Kantor Desa Kuala, Selakau, Sambas, Kalimantan Barat, Rabu (25/7/2018).
Diklat pada hari pertama berlangsung dengan pemberian materi di kelas, yang dibagi menjadi dua kelas. Kelas pertama berlokasi di Kantor Desa Kuala dipandu oleh Hadi Permadi, sedangkan kelas kedua berlangsung di Kantor PPI Sungai Nyirih dibawakan oleh Dr. Riri Anita Agustie. Keduanya adalah dosen dan pengajar di Sekolah Tinggi Ilmu Pelayaran (STIP) Jakarta.
Dalam metode klasikal ini, peserta yang berjumlah 115 orang dibekali dengan teknik bertahan hidup dilaut keadaan darurat diatas kapal (Emergency Situations), Evakuasi/persiapan meninggalkan kapal, Pencegahan terjadinya Kebakaran, serta peralatan keselamatan diri (personal live saving applianes). Selain itu ada juga pemberian materi tentang pertolongan pertama pada kecelakaan. Seluruh materi yang diberikan ini menjadi bekal untuk menghadapi praktek di laut yang akan dilaksanakan pada hari kedua.
Kegiatan pemberian materi di kelas berlangsung dalam suasana santai dan kekeluargaan, meskipun tidak mengurangi keseriusan peserta dalam menyerap pengetahuan yang diberikan. Turut serta mendampingi pelaksanaan kegiatan yaitu Kasubdit Kerja Sama Dalam Negeri Bakamla Eli Susiyati, S.H., M.H., M.M. dan Kepala SPKKL Sambas Arief Purwantono, S.E., serta Riandi Yudha Gunawan, S.IP., M.Han dan Benny Latif Setiawan yang berperan aktif mendukung lancarnya kegiatan yang merupakan hasil kerja sama apik antara Bakamla, Pemkab Sambas dan STIP ini. (Mad/Puspen TNI)
sumbawanews.com,- Direktur Operasi Laut Bakamla Laksma TNI Rahmat Eko Rahardjo, S.T., M.Tr(Han) menghadiri Round Table Discussion (RTD) dengan topik “Membenahi Angkutan Sungai dan Penyeberangan” yang diselenggarakan oleh Institut Keamanan dan Keselamatan Maritim (IK2MI), di Ruang Antonov Klub Eksekutif Persada Halim Perdanakusuma, Rabu (25/7/2018).
RTD kali ini menampilkan tiga pembicara, yaitu Kabaharkam Mabes Polri diwakili Kombes Pol S. Bashar dengan paparan “Peran Polri Dalam Pengawasan Keselamatan Angkutan Penyeberangan”, Asops KASAL diwakili Kolonel Laut Farid Maruf yang memaparkan tentang “Sinergitas dan Peran Seluruh Stakeholder untuk Pencegahan Kecelakaan Laut”, serta Dirjen ASDP Kemenhub diwakili Drs. TriYuswoyo, M.Sc., M.Mar.Eng., dengan paparan “Peran dan Kinerja Angkutan Sungai Danau dan Penyeberangan”.
Acara RTD dibuka Kepala IK2MI Laksmana Madya TNI (Purn) Y Didik Heru Purnomo. Dalam sambutannya mengatakan bahwa kecelakaan kembali terjadi di tanah air yang menyebabkan korban jiwa dan harta benda yaitu tenggelamnya KM Sinar Bangun di Danau Toba dan beberapa hari kemudian KM Lestari Maju mengalami musibah di perairan Selayar Sulawesi Selatan. Peristiwa yang memilukan ini perlu menjadi perhatian serius bagi pelaku aparat penegak Keamanan dan Keselamatan laut. Presiden RI Ir. Joko Widodo dengan tegas mengatakan agar kecelakaan jangan terulang kembali. Tentu pernyataan Presiden itu patut kita apresiasi, katanya.
Lebih lanjut dikatakannya pula, dalam mencermati fenomena isu kecelakaan laut dan tantangan keselamatan maritim saat ini dan di masa depan, maka terdapat pertanyaan besar yang harus kita respon yaitu, bagaimana meminimalisasi kecelakaan di laut/danau, dan bagaimana menata manajemen keselamatan yang efektif dan menyiapkan infrastruktur pelayaran yang memadai dalam mendorong program konektivitas antarpulau dan tol laut dalam sistem pelayaran nasional.
Selanjutnya, Laksamana Madya TNI (Purn) Y. Didik Heru Purnomo menyampaikan bahwa hasil pembahasan dan diskusi dengan seluruh pemapar ini akan disatukan untuk dapat menjadi acuan bersama dalam merumuskan solusi atas penanganan kasus kecelakaan kapal di Indonesia dan hasilnya akan dirangkum dalam sebuah naskah yang akan disampaikan kepada pemerintah.
Hadir dalam acara Round Table Discussion penegak keselamatan dan keamanan laut yaitu dari Pokja Bakamla, TNI AL, Polri, Kemenhub, Basarnas dan LSM Kesatuan Pelaut Indonesia Perjuangan. (Mad/Puspen TNI)
(Puspen TNI). Pengamanan pelaksanaan Asian Games menjadi salah satu elemen penting dalam rangkaian penyelenggaraan pada saat pelaksanaan Asian Games mendatang, bisa ditangani dengan baik.
Hal tersebut dikatakan Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto, S.I.P. dalam sambutannya pada saat menutup Latihan Mitigasi Aksi Terorisme Integrative Kementerian, Lembaga, Departemen, Instansi terkait, TNI dan Polri dalam upaya pengamanan pelaksanaan Asian Games XVIII tahun 2018 di lapangan JIEkspo Kemayoran, Jakarta Pusat, Rabu (25/7/2018).
Lebih lanjut Panglima TNI menyampaikan bahwa semua stakeholders harus siap dan memberikan perhatian khusus terhadap potensi ancaman terorisme yang mungkin terjadi, baik dalam penyelenggaraan pertandingan, pengamanan atlet maupun pengamanan tamu VVIP serta VIP. “Pelatihan simulasi penanganan teroris untuk menjamin keamanan warga dan peserta Asian Games XVIII tahun 2018,” tegasnya.
????????????????????????????????????
????????????????????????????????????
????????????????????????????????????
????????????????????????????????????
????????????????????????????????????
“Hal ini sangat penting agar kita berikan rasa aman kepada atlet, kepada official, kepada seluruh penonton, baik dalam negeri maupun luar negeri, bahwa jaminan keamanan terhadap ancaman aksi terorisme sudah bisa ditangani dengan cara kita melatih mensimulasikan kemungkinan-kemungkinan yang terjadi,” jelasnya.
Terkait pengamanan VVIP kepala negara, Panglima TNI mengatakan bahwa pengamanannya disesuaikan dengan SOP yang dimiliki Paspampres dan jumlah personel TNI yang dilibatkan dalam pengamanan disesuaikan dengan permintaan dari Polri. “TNI akan memberikan pengamanan secara khusus untuk kepala negara yang hadir,” tegasnya.
“Kita akan gelar kekuatan untuk pengamanan sesuai dengan jumlah kepala negara yang ada. Itu sudah biasa kita laksanakan di beberapa event. Untuk personel pengamanan kita menggelar kekuatan wilayah, apabila diperlukan kita gelar kekuatan terpusat,” ujarnya.
Diakhir sambutannya, Panglima TNI mengharapkan seluruh pengetahuan dan kemampuan yang telah diperoleh dalam latihan ini terus dipelihara dan ditingkatkan melalui latihan-latihan selanjutnya di satuan masing-masing. “Saya harapkan pemeliharaan dan peningkatan ini hendaknya terus dilakukan agar kesiapan pengamanan Asian Games benar-benar mencapai tahap paripurna,” tutupnya.
Latihan Pengamanan Asian Games XVIII tahun 2018 yang dilaksanakan selama tujuh diikuti oleh 150 peserta, menggunakan metode TTX (Table Top Exercise), PE (Practical Exercise) maupun FMP (Full Mission Profile). Hadir dalam acara tersebut diantaranya, Kepala BNPT Komjen Pol Suhardi Alius, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan, serta para pejabat teras BNPT dan TNI-Polri. (Badar/Puspen TNI)
sumbawanews.com,- Usai menghadiri peresmian Desa Kuala di Kab. Sambas sebagai Desa Maritim oleh Bupati Sambas H. Atbah Romin Suhaili, LC, pada Selasa (24/7), Kepala Biro Umum Bakamla Brigjen TNI Marinir Sandy M. Latief mendampingi tim Reformasi Birokrasi Bakamla mensosialisasikan Reformasi Birokrasi di Stasiun Pemantauan Keamanan dan Keselamatan Laut Sambas, kemarin.
Dalam kesempatan tersebut, Brigjen Sandy berpesan agar para pengawak SPKKL sebagai perwakilan Bakamla di daerah selalu menjaga keamanan situasi kantornya, menjaga ketertiban dan kebersihan serta menjaga dan merawat semua peralatan dan perlengkapan kantor yang dimiliki, karena semua itu adalah aset negara. Ditambahkannya pula, agar seluruh personel mengikuti dengan seksama materi RB yang disampaikan, karena penting bagi seluruh ASN untuk menjadi dasar dalam pelaksanaan tugasnya. Pertemuan itu sekaligus menjadi media untuk saling memberikan masukan terkait situasi dan kondisi terkini tentang keamanan dan keselamatan laut.
Adapun sosialisasi tentang RB disampaikan oleh Kasubdit Kerja Sama Dalam Negeri Eli Susiyanti, S.H., M.H., M.M. yang juga merupakan wakil ketua tim percepatan RB Bakamla. Dalam paparan yang disampaikan di hadapan seluruh personel SPKKL Sambas, Eli mengatakan ada 8 area perubahan yang harus dipahami oleh aparatur negara, tidak terkecuali oleh ASN Bakamla di SPKKL Sambas. Melalui 8 pilar itulah dilakukan upaya pembaharuan dan perubahan mendasar terhadap system penyelenggaraan pemerintahan untuk tercapainya Good Governance.
Dikatakannya pula tentang komitmen pimpinan tertinggi Bakamla untuk mewujudkan tata kelola pemerintahan yang baik melalui 8 pilar yang menjadi area perubahan dalam program percepatan reformasi birokrasi. Kedelapan pilar tersebut adalah Manajemen Perubahan, Penguatan Pengawasan, Penguatan Akuntabilitas Aparatur, Penataan dan Penguatan Organisasi, Penataan Tata Laksana, Penataan Sistem Manajemen SDM AParatur, Penataan Peraturan dan Perundang-Undangan, dan Peningkatan Kualitas Pelayanan Publik. (Mad/Puspen TNI)
sumbawanews.com,- Untuk memperoleh haji yang mabrur, perlu disadari bahwa niat yang tulus untuk beribadah adalah kunci utamanya. Selanjutnya perhatikan dan jalankan segala rukun haji dengan sebaik-baiknya serta upayakan untuk menambah ibadah-ibadah Sunnah lainnya.
Demikian sambutan Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto, S.I.P. yang dibacakan oleh Kepala Staf Umum (Kasum) TNI Laksdya TNI Dr. Didit Herdiawan, M.P.A., M.B.A., dihadapan 252 orang pada acara Pelepasan Calon Jamaah Haji Badan Koordinasi Urusan Haji (Bakuh) TNI Tahun 1439 H/2018 M. di Aula Gatot Subroto Mabes TNI, Cilangkap, Jakarta Timur, Rabu (25/7/2018).
Panglima TNI menyampaikan bahwa inilah momentum yang sangat ditunggu-tunggu oleh para calon jamaah haji, setelah dengan sabar menanti untuk memperoleh kesempatan menunaikan rukun Islam ke-5. “Gunakan kesempatan yang ada untuk beribadah sebanyak-banyaknya, jauhilah hal-hal yang dapat mengurangi dan bahkan menghilangkan pahala haji sekecil apapun,” ujarnya.
“Saya mengucapkan selamat kepada bapak dan ibu sekalian yang telah siap berangkat ke Tanah Suci Mekah Al Mukaromah. Semoga bapak dan ibu calon jamaah haji dapat melaksanakan semua rangkaian ibadah haji dengan aman dan lancar sehingga memperoleh haji yang mabrur,” ucap Marsekal TNI Hadi Tjahjanto.
Lebih lanjut Marsekal TNI Hadi Tjahjanto mengingatkan bahwa ibadah haji dilakukan di negara sahabat, maka harus menghormati aturan, ketentuan dan budaya yang berlaku di negara tersebut. Jamaah haji Indonesia adalah duta-duta bangsa dan diplomat-diplomat haji Indonesia. “Jauhi dan hindari tindakan-tindakan yang melanggar ketentuan dan peraturan Pemerintah Arab Saudi,” tuturnya.
“Selain itu, harus difahami pula bahwa jamaah haji TNI yang berjumlah 252 orang akan berbaur dengan 2 juta lebih jamaah haji dari berbagai negara di seluruh dunia, yang akan melakukan ibadah secara bersama-sama. Oleh karena itu, jamaah calon haji harus betul-betul menyiapkan diri untuk beradaptasi dengan situasi dan kondisi tersebut,” kata Panglima TNI.
Panglima TNI juga berpesan untuk hilangkan sikap egois dan merasa paling benar sendiri, tanamkan kasih sayang dan semangat kebersamaan, kembangkan solidaritas, pupuk sikap toleransi dan saling menghormati, serta tampil sebagai sosok haji Indonesia yang santun dan berakhlakul karimah. “Hindari tindakan atau kegiatan yang dinilai syirik, sehingga tidak berbenturan dengan aparat syariah dan mempermalukan martabat bangsa Indonesia,” tegasnya.
Ditambahkan Marsekal TNI Hadi Tjahjanto bahwa perjalanan ke tanah suci bukan perjalanan ibadah biasa, namun perjalanan ibadah khusus yang mungkin hanya seumur hidup sekali melakukannya. Maka agar prosesi ibadah haji dapat dilaksanakan dengan baik, siapkan dan jaga kondisi fisik dan mental. “Untuk itu diperlukan pula pengelolaan waktu dan kegiatan yang efektif dan efisien agar energi serta stamina tidak terkuras sebelum waktunya, sehingga mengakibatkan kondisi kesehatan dan mental menurun pada saat rangkaian kegiatan ibadah mencapai puncaknya,” imbuhnya.
Diakhir sambutannya Panglima TNI menekankan kepada seluruh calon Jemaah Haji Bakuh TNI Tahun 1439 H/2018 M antara lain, Pertama, mulailah dengan niat yang tulus dan ikhlas, tawakal, serahkan sepenuhnya kepada Allah SWT. Kedua, ikuti dan patuhi dengan disiplin semua ketentuan dan aturan, baik kesehatan maupun ketertiban jamaah haji. Ketiga, konfirmasikan segala sesuatunya kepada Ketua Rombongan yang memimpin bapak dan ibu sekalian;
Keempat, jaga nama baik TNI dan jamaah haji Indonesia, tunjukkan contoh teladan yang baik bagi jamaah lainnya. Kelima, serahkan anggota keluarga yang ditinggalkan pada sanak famili yang dipercaya sehingga dapat terjaga dengan aman selama ditinggal ibadah haji.
Turut hadir pada acara tersebut, Aspers Panglima TNI Marsda TNI Dedy Permadi, S.E., M.M.D.S., Aslog Panglima TNI Laksda TNI Ir. Bambang Nariyono, M.M., Askomlek Panglima TNI Marsda TNI Bonar H. Hutagaol, S.E., M.M., Kapuspen TNI Mayjen TNI M. Sabrar Fadhilah, para Kabalakpus Mabes TNI dan para Pejabat Teras Angkatan. (Mad/Puspen TNI)
sumbawanews.com,- Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto, S.I.P. makan malam bersama dengan Ibu Asuh Mrs. Jonas Marchand dan alumni Sekolah Staf dan Komando (Sesko) Perancis College Interarmes de Defence di Wisma Ahmad Yani, Menteng, Jakarta, Selasa (24/7/2018).
Dalam kesempatan tersebut Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto menyampaikan bahwa diadakannya acara jamuan malam adalah untuk menyambut kunjungan sekaligus mengantar kepulangan Ibu Jonas Marchand yang merupakan Ibu Asuh para Perwira TNI saat menempuh pendidikan Sesko Perancis College Interarmes de Defencebeberapa tahun yang lalu.
Pada acara tersebut Panglima TNI mengucapkan terima kasih dan apresiasi atas bimbingan dan asuhan Ibu beserta Bapak Marchand selama mengikuti pendidikan Sesko di Perancis. “merupakan suatu kehormatan dan kebahagiaan tersendiri dapat menyambut dan bertatap muka dengan Ibu Marchand,” ucapnya.
“Kami juga memahami bahwa Bapak Marchand tidak dapat hadir untuk mendampingi Ibu karena usia, kami mendoakan semoga Bapak Marchand selalu diberikan kesehatan,” tambah Panglima TNI.
Di hadapan para tamu undangan Marsekal TNI Hadi Tjahjanto menuturkan bahwa jamuan makan malam bersama Ibu Marchand merupakan ungkapan rasa kangen, rasa bahagia serta rasa bersyukur para alumni Sesko Perancis atas semua kebaikan, bimbingan dan asuhan ibu beserta Bapak Marchand selama mengikuti pendidikan di Perancis.
Lebih lanjut Panglima TNI mengatakan bahwa berkat bimbingan dari Bapak dan Ibu Marchand saat ini para alumni yang pernah menjadi anak-anak asuh telah berhasil membina karir yang baik pada Tentara Nasional Indonesia dan Matra.
“Kami menyadari bahwa keberhasilan tersebut tidak lepas dari kontribusi Bapak dan Ibu Marchand kepada kami dan keluaga saat menjalani pendidikan Sesko College Interarmes de Defence di Perancis,” ujarnya.
Turut hadir dalam acara tersebut Aspers Panglima TNI Marsda TNI Dedy Permadi, S.E., M.M.D.S., Aslog Panglima TNI Laksda TNI Dr. Ir. Bambang Nariyono, M.M., Marsda TNI (Purn) P.L.D. Wattimena, Kapushidrosal Laksda TNI Dr. Ir. Hardjo Susmoro, S.Sos., S.H., M.H., Dekan Fakultas Manajemen Pertahanan Unhan Laksda TNI Dr. Amarulla Octavian, S.T., M.Sc., D.E.S.D., Pa sahli Tk. II Kamkonf Komunal Sahli Bid. Polkamnas Panglima TNI Laksma TNI Bambang Wiratama, S.E., M.M., Karopam Setmilpres Kemsetneg Marsma TNI H. Haris Haryanto, S.I.P., Marsma TNI (Purn) Bachtiar Sudarman dan para Perwira undangan lainnya. (Mad/Puspen TNI)
sumbawanews.com,- Langkah yang tepat untuk mengatasi ganguan asap dapat dilakukan dengan membuat modifikasi cuaca hujan buatan dan mengidentifikasi daerah kemungkinan penyumbang asap terbesar apabila terjadi kebakaran. Diharapkan kita melalui upaya tersebut kita bisa mencegah dan menghindari kebakaran hutan khususnya pada lahan gambut.
Hal tersebut dikatakan Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto, S.I.P. saat meninjau Posko Satgas Siaga Darurat Bencana Asap akibat kebakaran hutan dan lahan, bertempat di Posko Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), Jalan Alternatif Bandara Sultan Mahmud Badarudin 2, Palembang, Sumatera Selatan, Selasa (24/7/2018).
Menurut Marsekal TNI Hadi Tjahjanto, dalam menghadapi bencana asap akibat kebakaran lahan dan hutan diperlukan cara bertindak yang tepat dimulai dari identifikasi hingga penindakan. “Bencana yang terjadi di wilayah Palembang harus mendapat perhatian khusus karena menyangkut harga diri bangsa terkait dengan penyelenggaraan kegiatan Asian Games 2018,” katanya.
Panglima TNI menyampaikan bahwa berdasarkan laporan BMKG Sumsel, hampir sebagian besar masuk wilayah merah yang berarti besarnya potensi kemudahan terjadi kebakaran lahan dan hutan, hanya di pinggir pantai saja yang berwarna biru. “Besok sudah diprediksi warna merahnya sudah berkurang berganti warna kuning, kemungkinan terjadi kelembaban atau hujan. Dapat ditarik kesimpulan kecil bahwa melihat yang pertama dari karakter tanah adalah tanah gambut, tanah tidak akan kebakar apabila kondisi basah,” ucapnya.
“Dengan demikian salah satu cara untuk mencegah, setelah diidentifikasi adalah bagaimana caranya mempertahankan tanah gambut agar tetap basah. Potensi awan yang ada masih dapat dimodifikasi untuk hujan buatan. Apabila modifikasi hujan buatan berhasil dilakukan maka di wilayah Palembang paling tidak kita sudah bisa mencegah kebakaran lahan dan hutan,” tutur Panglima TNI.
Lebih lanjut Marsekal TNI Hadi Tjahjanto mengatakan bahwa strategi kedua yang dapat dilakukan yaitu dengan mengidentifikasi daerah kemungkinan penyumbang asap terbesar apabila terjadi kebakaran. “Terdapat 55 desa dan sesuai dengan prediksi angin dari Timur menuju ke Utara, Barat, sehingga berdampak terhadap Stadion akan dipenuhi dengan asap. Ada 33 desa yang sangat berpotensi diantara 55 desa tersebut, sehingga strategi pencegahannya akan ditempatkan personel gabungan TNI dan Polri,” ujarnya.
Dihadapan awak media Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto menjelaskan bahwa upaya pencegahan sudah mulai dilakukan dengan pengumpulan data manual yang dimiliki oleh BNPB dan data satelit yang dimiliki oleh BMKG. Data tersebut dikombinasikan kemudian dicek di lapangan ditambah dengan menggunakan alat ukur mengetahui tingkat kebasahan.
“Diharapkan sebelum terjadi kebakaran kita sudah melakukan pencegahan, sehingga sore ini Danrem langsung berkoordinasi dan besok sudah mulai direncanakan. Senin dari BNPP sudah melaksanakan serangan udara dan dari darat pun mulai melaksanakan serangan darat terhadap ancaman asap ataupun api,” ungkapnya.
Lebih lanjut Marsekal TNI Hadi Tjahjanto menerangkan tentang kekuatan personel yang digunakan masih mengandalkan kekuatan wilayah dari TNI maupun Polri. Namun kalkulasi nanti penyebaran gambut yang didapatkan data dari BNPB termasuk dari BMKG sehingga dapat dihitung jumlah kalau dengan kekuatan personel yang dibutuhkan untuk sekian ribu hektar.“Kalau memang kewilayahan kurang akan dibantu dari pusat sesuai dengan STR Panglima TNI memerintahkan untuk setiap Kodam menyiapkan pasukan bantuan apabila diperlukan,” tuturnya.
Mengakhiri penjelesanya, Marsekal TNI Hadi Tjahjanto meyakinkan bahwa sesuai dengan paparan Danrem 044/GAPO Kolonel Inf Budiman maka ganguan asap ini dapat segera teratasi dengan baik. Dalam hal ini kerjasama yang baik dari semua pihak sangat diperlukan.
“Adanya kanalisasi yang merupakan kontribusi dari perusahaan-perusahaan yang ada di sekitar sangat berguna untuk menghambat terjadinya kebakaran. Selanjutnya saya mohon BNPP segera merencanakan pembuatan modifikasi cuaca hujan buatan, BMKG agar memberikan informasi secara rutin serta BNPB juga sebagai Badan Nasional Penanggulangan Bencana memberikan kontribusi agar operasi modifikasi cuaca ini berjalan sesuai dengan yang kita inginkan bersama,” jelasnya.
Turut mendampingi Panglima TNI antara lain, Pangdam II/Swj Mayjen TNI Irwan, S.I.P., M.Hum, Asops Kapolri Irjen Pol Drs. Deden Juhara mewakili Kapolri Jenderal Pol. Tito Karnavian, Gubernur Sumsel Alex Noerdin, Kapolda Sumsel Irjen Pol Drs. Zulkarnain Adinegara, Kapuspen TNI Mayjen TNI M. Sabrar Fadhilah, Dankorps Brimob Irjen Pol Rudi Sufahriadi, Waasops Panglima TNI Marsma TNI Khairul Lubis dan Kaskoops AU 1 Marsma TNI Henri Alfiandi. (Mad/Puspen TNI)
Anggota DPD RI bersama pengurus YAICI usai RDP di DPD
Jakarta, Sumbawanews.com.- Dewan Perwakilan Daerah Republik Indonesia (DPD RI turut memberi perhatian terhadap polemik susu kental manis (SKM). Dalam rapat dengar pendapat Senin (23/7) kemarin, DPD menyatakan akan menindaklanjuti dengan Badan Pebgawas Obat dan Makanan (BPOM).
“Kita akan bawa isu ini dalam rapat dengan BPOM nantinya, karena BPOM salah satu mitra kerja,” ujar senator asal Sulawesi Tengah dr. Delis Jukarson.
Isu ini menjadi penting karena penyesatan informasi yang mengakibatkan penyalahgunaan SKM oleh masyarakat di Indonesia sudah berlangsung puluhan tahun. Bahkan persepsi sebagai susu bernutrisi sudah lama tertanam dalam benak masyarakat Indonesia.
Lebih lanjut, Delis menyatakan bagaimanapun DPD memberikan apresiasi terhadap BPOM yang telah berani mengeluarkan surat edaran tentang tatacara promosi dan label SKM. Namun demikian, pengawalan terhadap BPOM diperlukan mengingat hal ini rentan intervensi.
Sementara itu Ketua Pengurus Harian Yayasan Abhipraya Insan Cendikia Indonesia (YAICI) Arif Hidayat mengaku senang dengan adanya kemajuan akan sikap Pemerintah yang diwakili oleh Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) terkait kebijakan promosi dan label SKM.
“BPOM telah mengeluarkan surat edaran terkait tatacara promosi dan label SKM yang tidak boleh menampilkan anak-anak dibawah lima tahun,dan ini harus di dukung oleh semua pihak” jelas Arif.
Namun, ia juga menyayangkan sikap BPOM yang terkesan plin plan dan tidak berani tegas dengan aturan yang dibuatnya sendiri.
“BPOM selalu beralasan mereka terikat dengan CODEX, sehingga SKM masih tetap dipertahankan dalam kategori susu,” jelas Arif.
Senada dengan DPD, Arif juga mewaspadai polemik SKM akan rawan intervensi terhadap BPOM.
“Yang kita khawatirkan adalah ada tekanan-tekanan dari produsen yang dialamatkan terhadap BPOM, sehingga BPOM menjadi lemah terhadap aturannya sendiri. Makanya ini yang perlu dijaga,” tegas Arif.
Kekhawatiran tersebut disampaikan Arif bukan tanpa alasan. Ia menilai surat edaran dari BPOM tersebut mendapat perlawanan dari produsen susu yang sudah eksis mendominasi pasar SKM selama ini.
“Para produsen menggunakan ahli-ahli gizi dan kesehatan untuk mendukung kampanye mereka bahwa SKM adalah susu, hampir tiap minggu siaran pers mereka keluarkan,” papar Arif.
Tak hanya itu, upaya produsen membela diri juga terlihat memanfaatkan suara para peternak sapi, dengan isue yang diangkat, keberlangsungan usaha peternakan akan terganggu jika polemik SKM diteruskan.
“Padahal kami tidak menyarankan produksi SKM di hentikan atau ditarik edarnya, yang kami inginkan para produsen itu jujur dan bisa mengedukasi masyarakat bahwa SKM itu ditujukan buat pelengkap sajian makanan dan minuman, bukan diminum secara langsung sebagai minuman bernutrisi seperti yang mereka iklankan selama ini.” papar Arif.
Arif juga berharap, para produsen mengubah kebijakan periklanan mereka dengan cara mengedukasi masyarakat akan kegunaan yang sebenarnya dari SKM tersebut.
“Bukan hanya iklan, produsen SKM juga bisa menggunakan dana CSR mereka untuk mengedukasi masyarakat secara langsung akan kegunaan SKM yang sebenarnya.” tutup Arif memberi solusi. (sn01)
sumbawanews.com,- Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto, S.I.P. menerima kunjungan kehormatan Kasal Singapura Rear Admiral (RADM) Lew Chuen Hong di ruang tamu Panglima TNI, Mabes TNI, Cilangkap, Jakarta, Selasa 24/7/2018.
Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto dalam kesempatan tersebut menyampaikan ucapan selamat datang dan terima kasih atas kunjungan kehormatan Kasal Singapura RADM Lew Chuen Hong.
Pada kesempatan tersebut Panglima TNI juga mengucapkan terima kasih atas kerjasama dalam penyelenggaraan Malacca Straight Patrol yang telah dilaksanakan dengan baik secara multilateral oleh Indonesia, Singapura, Malaysia dan Thailand dalam rangka menekan kejahatan di Selat Malaka.
Dalam kesempatan tersebut Marsekal TNI Hadi Tjahjanto berharap kerjasama TNI dengan Angkatan Bersenjata Singapura dapat lebih ditingkatkan dalam rangka menjaga pengamanan perairan wilayah perbatasan Selat Malaka dan wilayah perairan teritorial masing-masing kedua negara.
Panglima TNI mengatakan terkait dengan ancaman terorisme bahwa saat ini telah terjadi perubahan pola operasi dari para teroris yang dulu melaksanakan sendiri, saat ini sudah mengajak dan melibatkan keluarga dalam melakukan setiap aksinya.
“Kerjasama dalam bidang informasi terkait ancaman terorisme merupakan hal yang penting dalam rangka meminimalisir terorisme dengan melaksanakan tindakan-tindakan preventif,” ujar Marsekal TNI Hadi Tjahjanto.
Pada pertemuan tersebut Kasal Singapura Rear Admiral Lew Chuen Hong menyampaikan ucapan terima kasih kepada Panglima TNI atas waktunya dalam menerima kunjungan kehormatan di Mabes TNI.
Lebih lanjut Kasal Singapura menyepakati bahwa terorisme merupakan ancaman bagi semua negara dan modus operandi teroris yang melibatkan wanita dan anak-anak sangat mengkhawatirkan dan membahayakan.
Turut hadir dalam kunjungan tersebut Kapuspen TNI Mayjen TNI M.S. Fadhilah, Waasintel Panglima TNI Brigjen TNI (Mar) R. Widad P. Ajie, M.B.A., Graddip., S.S., Waasops Panglima TNI Marsma TNI M. Khairil Lubis Kapuskersin TNI Laksma TNI Tatit Eko Witjaksono, S.E., M.Tr. (Han), Kadispamal Laksma TNI Angkasa Dipua, S.E., M.M., Kepala Departemen Intelijen Angkatan Laut Singapura Colonel Lim Kian Hua Augustine, Athan Singapura di Jakarta Colonel Lam Chee Yuong dan Atase Laut RI untuk Singapura Kolonel Laut (P) Sumartono, S.E. (Mad/Puspen TNI)
sumbawanews.com,- Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto, S.I.P. didampingi Asops Kapolri Irjen Pol Drs. Deden Juhara mewakili Kapolri Jenderal Pol. Tito Karnavian, Kapuspen TNI Mayjen TNI M. Sabrar Fadhilah, Dankorps Brimob Irjen Pol. Rudi Sufahriadi, Waasops Panglima TNI Marsma TNI Khairul Lubis dan Kaskoops AU 1 Marsma TNI Henri Alfiandi, melaksanakan kunjungan kerja ke Palembang dalam rangka meninjau Posko Satgas Siaga Darurat Bencana Asap akibat kebakaran hutan dan lahan di Provinsi Sumatera Selatan, Selasa (24/7/2018). Kedatangan Panglima TNI beserta rombongan di Bandara Sultan Mahmud Badarudin II Palembang disambut diantaranya oleh Gubernur Sumsel Alex Noerdin, Pangdam II/Swj Mayjen TNI AM. Putranto, S.Sos. dan Kapolda Sumsel Irjen Pol Drs. Zulkarnain Adinegara. (Mad/Puspen TNI)
Sumbawanews.com,- Meski Amerika Serikat dan Iran telah mencapai kesepakatan damai yang membuka jalan bagi penarikan pasukan dari kawasan konflik, Israel menegaskan tidak akan mengosongkan...
Sumbawanews.com,- Investigasi mendalam oleh The Atlantic mengungkap bahwa jutaan lagu berhak cipta—termasuk karya superstar global seperti Taylor Swift dan Bad Bunny—telah digunakan tanpa izin...
Sumbawanews.com,- Serangan udara beruntun meluluhlantakkan ibu kota Ukraina, Kyiv, pada dini hari Senin (15/6). Rudal dan drone milik Rusia menghantam sejumlah gedung apartemen di...
Sumbawanews.com,- Fox Corporation resmi mengakuisisi Roku senilai $22 miliar dalam kesepakatan yang akan mengubah peta kekuasaan industri streaming global. Dengan basis pengguna lebih dari...
Sumbawanews.com,- Di tengah maraknya soundbar berukuran besar dan harga selangit, TCL A65K hadir sebagai solusi cerdas bagi penghuni apartemen atau ruang terbatas yang tetap...