Home Blog Page 3085

TNI dan BSSN Kerja Sama Penguatan Keamanan Siber

(Puspen TNI). Tentara Nasional Indonesia (TNI) dan Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN) melaksanakan kerja sama tentang Penguatan Keamanan Siber dan Persandian di lingkungan TNI, yang berlaku dalam kurun waktu selama lima tahun.

 

Nota Kesepahaman kerja sama tersebut, ditanda tangani langsung oleh Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto., S.I.P. dan Kepala BSSN Djoko Setiadi, bertempat di Mabes TNI, Cilangkap, Jakarta Timur, Kamis (8/11/2018).

 

Nota kesepahaman antara TNI dan BSSN diantaranya meliputi penguatan sumber daya dalam bidang keamanan Siber dan persandian serta peningkatan dan pengembangan sumber daya manusia.

 

Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto dalam sambutannya mengatakan bahwa memasuki era revolusi industri 4.0, mau tidak mau TNI harus mengikuti perkembangan yang sedang terjadi dan harus menggunakan alat untuk mendapatkan kecepatan informasi dengan memiliki perangkat Siber yang dilengkapi dengan jaringan, konten dan aplikasi.   “Siber  harus memiliki tiga syarat yaitu jaringan, konten dan aplikasi. Apabila hanya ada satu dari tiga syarat tersebut, maka belum bisa dibilang Siber,” ujarnya.

 

Pada kesempatan yang sama, Kepala BSSN Djoko Setiadi mengatakan bahwa BSSN sangat mengapresiasi dan mendukung upaya TNI dalam membangun keamanan Siber. Menurutnya, dengan pembentukan Satuan Siber TNI (Satsiber TNI) sebagai bagian dari institusi TNI diharapkan mampu untuk menjamin terwujudnya pertahanan Siber TNI dalam rangka mendukung tugas pokok TNI.

 

Kepala BSSN mengatakan bahwa BSSN sebagai institusi pemerintah yang memiliki tugas dan kewenangan dalam keamanan Siber dan Persandian siap memberikan dukungan pengamanan teknologi di ruang Siber.  “Kerja sama yang dilakukan antara Badan Siber dan Sandi Negara dengan TNI ini merupakan bentuk sinergi dan kolaborasi dalam menciptakan keamanan Siber,” katanya. (Badar/Puspen TNI)

Kasum TNI: TNI AL Perlu Langkah Strategis Dalam Penanggulangan Bencana di Indonesia

(Puspen TNI).  Dalam penanggulangan bencana alam yang terjadi di Indonesia, perlu terciptanya agenda prioritas melalui langkah strategis yang dilaksanakan oleh Tentara Nasional Indonesia Angkatan Laut (TNI AL).

 

Hal tersebut disampaikan Kasum TNI Laksdya TNI Dr. Didit Herdiawan, M.P.A., M.B.A. dalam orasi ilmiahnya pada Sidang Senat Terbuka Wisuda Magister Terapan Operasi Laut dan Penutupan Pendidikan Reguler Seskoal Angkatan Ke-56 TP 2018 di Auditorium Jos Soedarso, Seskoal, Bumi Cipulir, Jakarta Selatan, Kamis (8/11/2018).

 

Dalam orasi ilmiah mengenai “Peran TNI AL Pada Operasi Gabungan Terpadu Dalam Manajemen Bencana Nasional”,  Kasum TNI mengatakan bahwa diperlukan rencana langkah strategis dalam mengimplementasikan peran TNI AL bersifat terpadu, terkoordinasi dan  menyeluruh bersama TNI AD dan TNI AU melalui suatu Operasi Gabungan TNI dalam penanggulangan bencana.

 

Menurut Laksdya TNI Dr. Didit Herdiawan, program prioritasnya yaitu Pertama, menghadirkan  kembali  negara   untuk  melindungi  segenap  bangsa  dan  memberikan rasa  aman pada  seluruh  warga  negara,  dalam  menghadapi  ancaman  bencana.

 

Kedua, membangun Indonesia dengan memperkuat daerah-daerah dan  desa dalam  kerangka  negara kesatuan,  melalui  pengembangan  dan pengendalian wilayah pertahanan laut guna penguatan kapasitas lokal.

 

Ketiga, melakukan revolusi  karakter bangsa, melalui dukungan dalam mengimplementasikan kebijakan  kurikulum   pendidikan   nasional   untuk   mengembangkan budaya   aman   bencana,  melalui  peningkatan  kualitas  pendidikan  dan  pelatihan,  melalui upaya pengurangan  kerentanan  dan  peningkatan kapasitas, melalui bantuan sosialisasi kebencanaan di Sekolah/Madrasah, pengembangan IPTEK dalam memonitoring kebencanaan.

 

Keempat, pengambilan tindakan segera untuk menanggulangi perubahan iklim dan dampaknya sesuai Peran TNI AL dalam menghadapi bencana alam nasional yang sesuai Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 34 Tahun 2004 tentang Tentara Nasional Indonesia berkaitan tentang Operasi Militer Selain Perang.

 

Pendidikan Reguler Seskoal dilaksanakan selama lebih kurang 11 bulan, diikuti 135 Perwira Menengah pilihan dari seluruh Indonesia dan Negara sahabat,  terdiri dari 125 Perwira Siswa (Pasis) TNI AL, 2 Pasis TNI AD, 2 Pasis TNI AU dan 6 Pasis dari mancanegara (Australia, India, Malaysia, Pakistan, Fiji dan Singapura), dengan memperoleh gelar kelulusan Magister Terapan Operasi Laut (M.Tr.Opsla). (Badar/Puspen TNI)

Dansektor Timur Unifil : Pasukan Garuda Indobatt Profesional di Medan Tugas

(Adshit Al Qusayr. Rabu, 7 November 2018).  Pasukan Garuda yang tergabung dalam Indonesian Battalion (Indobatt) sangat profesional, loyal dan handal di medan tugas. Indobatt Kontingen Garuda 2018 sangat spesial di hati saya, saya merasa tersanjung berada ditengah-tengah Prajurit Indobatt dan saya akan selalu mengingat itu.

 

Hal tersebut dikatakan Komandan Sektor (Dansektor) Timur Unifil (United Nations Interim Force in Lebanon) Brigadier General Jose Luis Sanchez Martines Falero, di hadapan Pasukan Garuda Indobatt, bertempat di Rubb Hall, Markas Indobatt UNP 7-1 Adshit Al Qusyar, Lebanon Selatan, Selasa (6/11/2018).

 

“Pertahankan seluruh kelebihan yang dimiliki setiap prajurit, kepada pengganti saya nanti, tunjukkan kalau Indobatt itu memang yang terbaik,” kata Jenderal asal Spanyol.

 

Pada kesempatan tersebut, Dansektor Timur Unifil menyampaikan terima kasih kepada Pasukan Garuda Indobatt atas kerja sama dan dedikasinya dalam menjalankan tugas selama masa jabatannya. “Saya harap prestasi yang telah diraih Indobatt selama ini untuk dipertahankan,” tegasnya.

 

Kunjungan kerja Brigadier General Jose Luis Sanchez Martines Falero bersama staf terkait ke Markas Indobatt, dalam rangka berpamitan menjelang akhir masa tugasnya sebagai Dansektor Timur Unifil beberapa hari kedepan.

 

Kedatangannya diterima langsung oleh Dansatgas Indobatt Konga XXIII-L/Unifil Letkol Inf Arfan Johan Wihananto, S.I.P. didampingi Wadan Satgas Mayor Inf Didiet Trilaksono dan para Perwira, setelah disambut jajar kehormatan di Main Gate Markas Indobatt.

 

Dalam kunjungan kerja tersebut, Dansektor Timur Unifil menyempatkan diri beramah tamah dengan para Perwira Indobatt bertempat di Meeting Room, dan saling bertukar cinderamata dengan Dansatgas Indobatt Letkol Inf Arfan Johan Wihananto.

 

Sebelum mengakhiri kunjungannya, Brigadier General Jose Luis Shancez Martines Falero menari Tobelo bersama Prajurit Indobatt di Lapangan Soekarno, Markas Indobatt.

 

Setelah menulis kesan dan pesan, Dansektor Timur Unifil menerima pengalungan bunga dari Dansatgas Indobatt. Selanjutnya diantar menuju gerbang maain gate sambil diiringi Drum Band dan tepuk tangan para Pasukan Garuda Indobatt yang berdiri di sepanjang jalan menuju gerbang Markas Indobatt. (Pen Indobatt)

Penasehat Militer RI untuk PBB : Indonesia Battalion – Unifil Penentu Keamanan di Perbatasan Lebanon-Israel

(New York. Rabu, 7 November 2018).  ​Pemerintah Republik Indonesia terlibat langsung dan mengambil peran strategis dalam upaya meredam konflik yang terjadi antara Lebanon dan Israel dengan mengirimkan Pasukan Batalyon Garuda Indonesia ke Unifil – Lebanon sejak tahun 2006 sebagai bagian dari Kontingen Indonesia yang bertugas di wilayah Perbatasan Timur antara Lebanon dan Israel.

 

Hal tersebut dikatakan Penasehat Militer Perwakilan Tetap Republik Indonesia untuk PBB di New York, Brigjen TNI Fulad, S.Sos, M.Si, beberapa waktu lalu pada saat mengunjungi Satgas Indonesia Battalion (Indobatt) yang berada di UNP 7-1 Adshit Al Qusayr, Lebanon Selatan.

 

“Kontingen Batalyon Garuda Indonesia yang berada di UNP 7-1 Adshit Al Qusayr, Lebanon Selatan merupakan penentu keamanan diperbatasan Timur antara Lebanon-Israel, hal ini dikarenakan keberadaan Satgas Batalyon Indonesia sangat diterima oleh rakyat Lebanon,” katanya.

 

Brigjen TNI Fulad menjelaskan bahwa wilayah perbatasan Timur Lebanon-Israel merupakan wilayah yang paling rawan mengingat berulang kali terjadi kontak tembak antara Lebanese Armed Force dan Israel Defence Force.  Bentrokan paling berdarah yang mengakibatkan terjadi perang selama 34 hari antara Lebanon-Israel bermula dari dibunuhnya seorang gadis remaja yang sedang menggembala ternak dan dituduh hewan ternaknya melewati blue line yang dianggap memasuki wilayah yang di klaim Israel. Akibat perang itulah Lebanon yang didukung oleh Hizbullah berhasil memukul mundur Pasukan Israel, dan hal itu menjadi tonggak sejarah baru kekuatan Hizbullah yang tidak bisa dianggap enteng oleh Israel.

 

“Setelah Israel di pukul mundur oleh Hizbullah dalam perang 34 hari, Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) memberikan tawaran kepada Negara-negara Troop Contributing Country dari berbagai negara untuk berpartisipasi dalam menjaga wilayah tersebut,” ungkapnya.

 

Selanjutnya Brigjen TNI Fulad mengatakan bahwa Indonesia menjadi salah satu Kontingen yang dipilih oleh PBB untuk menjaga perbatasan tersebut, mengingat Kontingen Indonesia merupakan Kontingen yang mayoritas beragama Islam dan paling bisa diterima oleh masyarakat Lebanon Timur. “Sementara itu, untuk menjaga keseimbangan yang bisa menjembatani bila terjadi konflik antara Lebanon dengan Israel maka PBB mengirimkan Kontingen Batalyon dari Perancis, mengingat Indonesia sampai saat ini tidak memiliki hubungan diplomatik dengan  Israel,” tuturnya.

 

Pada kesempatan kunjungan ke Satgas Batalyon Garuda Indonesia tersebut, Penmil PTRI New York memberikan berbagai macam informasi mengenai perkembangan penugasan Misi PBB yang digelar diseluruh dunia termasuk Unamid-Sudan, Monusco-DR. Congo, Minusca-Central of Africa, Unmiss dan Misi lainnya.

 

Dikatakan bahwa selama ini pelaksanaan tugas yang dilakukan oleh satgas Batalyon Indonesia selalu mendapat apresiasi yang tinggi dari United Nations, di New York karena bisa menjalin komunikasi yang intensif dengan masyarakat setempat dibantu dengan pelaksanaan CIMIC (Civilians Military Coordination). dengan mengenalkan budaya dan kearifan lokal Indonesia yang dapat diterima oleh masyarakat setempat.

 

“Selaku Penasehat Militer RI untuk PBB saya merasa bangga bahwa tugas yang dibebankan oleh PBB dapat dilaksanakan dengan baik sekaligus menjadi duta bangsa Indonesia serta sebagai sarana diplomasi Militer TNI kepada sesama Pasukan Pemelihara Perdamaian yang bertugas di Unifil – Lebanon. Penmil juga berharap agar pelaksanaan tugas yang sudah mendapat apresiasi dan diterima oleh rakyat setempat hendaknya dipertahankan sampai berakhirnya penugasan serta untuk diserahterimakan kepada Satgas pengganti berikutnya,” kata Brigjen TNI Fulad.

 

Kepercayaan Unifil Force Commander kepada Satgas Batalyon Indonesia sangat besar dan merupakan faktor penentu dalam mewujudkan stabilitas keamanan di wilayah Timur Lebanon yang syarat dengan dinamika yang bisa timbul setiap saat. Perserikatan Bangsa-Bangsa telah memperpanjang Mandat 2433 yang memberi kewenangan kepada Unifil HQ untuk melaksanakan tugas salama setahun di Lebanon guna mewujudkan situasi keamanan yang lebih kondusif disepanjang perbatasan Lebanon – Israel. (Penmil PTRI)

Jabatan Athan RI London Diserahterimakan

sumbawanews.com,- Duta Besar (Dubes) RI Luar Biasa Berkuasa Penuh (LBBP) untuk Kerajaan Inggris Dr. Rizal Sukma memimpin Serah Terima Jabatan (Sertijab) Atase Pertahanan Republik Indonesia (Athan RI) di London dari Kolonel Inf Rui Duarte kepada Kolonel Czi Ranon Sugiman, bertempat di KBRI London, 30 Great Peter Street, Westminster, London, beberapa waktu lalu.

Pada kesempatan tersebut, Dubes RI untuk Kerajaan Inggris Merangkap Republik Irlandia dan IMO, Dr. Rizal Sukma menyampaikan ucapan terima kasih kepada pejabat lama Athan RI atas dedikasi dan kinerjanya dalam meningkatkan kerja sama pertahanan antar Angkatan Bersenjata Inggris dan TNI.

 

Selanjutnya, Dubes RI untuk Kerajaan Inggris Merangkap Republik Irlandia dan IMO, Dr. Rizal Sukma menyampaikan, selamat datang dan bertugas kepada pejabat baru Kantor Athan RI di London untuk melaksanakan tugas dalam rangka meningkatkan kerja sama bidang pertahanan antar kedua negara di masa mendatang.

Pangkogasgabpad NTB Berangkatkan 427 Personel Kembali ke Home Base

sumbawanews.com,- Panglima Komando Tugas Gabungan Terpadu (Pangkogasgabpad) NTB Mayjen TNI Madsuni didampingi Wapangkogasgabpad Laksma TNI Nur Singgih, para Asisten dan Komandan Sektor Kogasgabpad melepas keberangkatan 427 personel Satgas yang telah bertugas membantu Rehabilitasi dan Rekonstruksi di NTB kembali ke satuannya masing-masing dengan menggunakan KRI Teluk Makassar, bertempat di Dermaga Carik, Kecamatan Bayan Kabupaten Lombok Utara, Selasa (6/11/2018).

 

Dalam sambutannya Mayjen Madsuni mengatakan, sejumlah 427 Prajurit TNI tersebut telah melaksanakan tugasnya selama hampir tiga bulan. Berbagai upaya telah dilakukan untuk membantu masyarakat NTB untuk bangkit usai tertimpa musibah gempa bumi yang terjadi beberapa waktu yang lalu. “Mulai dari membantu perobohan dan pembersihan bangunan fasilitas umum serta rumah-rumah warga yang rusak, membantu pendistribusian logistik dan air bersih ke permukiman tempat pengungsian warga, memberikan pelayanan kesehatan dan pendampingan psikologi sosial kepada warga untuk menghilangkan trauma,” ujarnya.

 

“Pemulangan personel ini akan dilakukan secara bertahap menggunakan kapal laut milik TNI AL. Diharapkan hingga tanggal 20 November 2018 yang akan datang, semua personel sudah bergeser ke satuan masing-masing,” ungkap Pangkogasgabpad NTB.

 

Selanjutnya, Pangkogasgabpad NTB menyampaikan bahwa selama melaksanakan tugas para prajurit telah mampu melaksanakan tugasnya dengan baik, tulus dan ikhlas, sehingga masyarakat siap membangun kembali rumah mereka tepat waktu. “Kepada seluruh prajurit yang tergabung dalam Kogasgabpad sebelum meninggalkan Lombok dan Sumbawa agar tidak membawa permasalahan yang dapat merusak citra TNI dan satuan,” harapnya.

“Jika ada masalah, agar segera diselesaikan dengan baik, sehingga kembali ke satuan masing-masing dalam keadaan aman dan kondusif,” imbuhnya.

 

Selain itu, Mayjen TNI Madsuni berpesan kepada seluruh masyarakat NTB untuk tetap semangat dan optimis untuk menyongsong kehidupan yang lebih baik. “Hingga saat ini, perobohan dan pembersihan puing-puing rumah warga yang rusak sudah mencapai 100 persen, dari total jumlah rumah yang sudah terferivikasi. Mudah-mudahan upaya TNI ini dapat membantu mempercepat pembangunan kembali rumah warga yang rusak,” pungkasnya.

 

Sementara itu, menanggapi rencana penarikan prajurit TNI, H. Rusni, S.Sos selaku Camat Gunungsari Kabupaten Lombok Barat menyampaikan bahwa masyarakat NTB  mengapresiasi tugas yang telah dilaksanakan TNI dalam membantu masyarakat selama menghadapi musibah gempa. “Saya atas nama pemerintah dan warga Kecamamatan Gunungsari mengucapkan terima kasih kepada TNI yang telah membantu warga dalam membongkar rumah dan membersihkan puing-puing rumah yang rusak dan lain sebagainya.  Harapan kami mudah-mudahan apa yang sudah dilakukan oleh Prajurit TNI membawa manfaat dan berkah bagi warga kami di gunung sari,” ucapnya.

 

“Kami juga memohon maaf bila selama melakukan aktivitas dalam membantu warga di wilayah kami ada hal-hal yang kurang berkenan dari masyarakat kami termasuk dari pemerintah Kecamatan, baik dari tutur kata, tingkah laku, perbuatan, kami memohon maaf yang sebesar besarnya. Harapan kami kedepan TNI terus bisa membantu masyarakat, dengan bantuan TNI masyarakat benar-benar terbantu,” ungkap bapak Rusni.

 

Adapun 427 personel TNI yang kembali ke kesatuannya terdiri dari Yonzikon 11 100 orang dari, Yonzikon 13 130 orang, Yonzikon 14 100 orang dan Paskas TNI AU 97 orang. Alat berat yang dibawa antara lain Exavator, Loader, Breaker Forklift, Dump Truk dan Genset. (Mad/Puspen TNI)

TNI Kerahkan Dua KRI Dukung Doa Bersama Keluarga Korban Lion Air JT-610

(Puspen TNI). Tentara Nasional Indonesia (TNI) mengerahkan dua kapal perang, KRI Banda Aceh 593 dan KRI Banjarmasin 592 untuk memfasilitasi keluarga korban dalam melakukan doa bersama dan tabur bunga dilokasi jatuhnya pesawat Lion Air JT-610 di perairan Tanjung Karawang, Laut Jawa, Jawa Barat.

 

Sebanyak 726 orang yang ikut dalan kegiatan tersebut terdiri dari 589 keluarga korban dan 137 pendamping dari Lion Group embarkasi dari Dermaga Komando Lintas Laut Militer (Kolinlamil), Tanjung Priok, Jakarta Utara, berlayar menuju lokasi perairan Tanjung Karawang, Jawa Barat, Selasa (6/11/2018).

 

Sekitar pukul 11.30 WIB kedua KRI jenis Landing Platform Dock (LPD) dari Komando Lintas Laut Militer tiba di perairan Tanjung Karawang. Dilokasi jatuhnya pesawat Lion Air JT-610 di atas geladak Heli KRI, para keluarga korban dipimpin oleh rohaniawan dari TNI menggelar doa bersama dan dilanjutkan dengan tabur bunga.

 

Usai melaksanakan doa bersama, ke dua KRI tersebut berputar-putar mengelilingi lokasi jatuhnya pesawat Lion Air JT-610 untuk memberikan kesempatan kepada keluarga korban menyaksikan lokasi jatuhnya pesawat dan proses pencarian serta evakuasi yang dilakukan oleh TNI, Polri, Basarnas, Pertamina, BBPT sambil menaburkan bunga ke laut untuk para korban.

 

Sementara itu, Panglima Komando Armada (Pangarmada) I Laksda TNI Yudo Margono, S.E. di hadapan awak media mengatakan bahwa membawa keluarga korban ke titik jatuhnya pesawat Lion Air JT-610 bertujuan untuk memanjatkan doa dan melaksanakan tabur bunga sekaligus keluarga korban dapat menyaksikan langsung lokasi jatuhnya pesawat.

 

“Sesuai instruksi Presiden RI Ir. Joko Widodo, Panglima TNI dan Kepala Basarnas bahwa pencarian korban dan badan pesawat Lion Air JT-610 oleh tim SAR gabungan akan terus dilakukan,” ujarnya.

 

Selanjutnya Laksda TNI Yudo Margono menjelaskan bahwa seluruh kekuatan yang tergabung dalam SAR baik unsur kapal dan tim penyelam dari TNI, Polri, Basarnas, Pertamina, BBPT dan instansi-instansi lain akan terus berupaya dan bekerja keras selama 24 jam.

 

“Sekarang ini tim penyelam masih bekerja melaksanakan pengangkatan puing-puing maupun korban yang ada di dalam laut untuk dievakuasi ke permukaan”, katanya. (Badar/Puspen TNI)

Panglima TNI : TNI Berorientasi Pada Kepentingan Rakyat

(Puspen TNI).  TNI sejatinya adalah angkatan perang yang profesional, modern dan tangguh, namun TNI tidak dapat lepas dari peranannya yang berorientasi pada kepentingan rakyat dalam wujud politik negara yang telah digariskan oleh pemerintah dan dipilih secara konstitusional.

 

Demikian sambutan Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto, S.I.P. yang dibacakan Kasum TNI Laksdya TNI Dr. Didit Herdiawan, M.P.A., M.B.A. di hadapan peserta Forum Komunikasi dan Koordinasi Nasional dan Regional antara Pemerintah Pusat, Pemerintah Daerah serta Organisasi Kemasyarakatan yang diselenggarakan Kementerian Dalam Negeri RI, bertempat di Redtop Hotel and Convention Center, Jl. Pecenongan No. 72, Jakarta Pusat, Selasa (6/11/2018).

 

“Berbagai tugas yang diberikan kepada TNI, baik yang berdimensi untuk perang maupun selain perang, keduanya memiliki derajat kepentingan yang sama dan harus dilaksanakan secara profesional, militan dan penuh kesungguhan serta keikhlasan,” ujarnya.

 

Menurut Marsekal TNI Hadi Tjahjanto, tema “Partisipasi dan Peranserta Organisasi Kemasyarakatan Dalam Menjaga Persatuan dan Kesatuan Dalam Bingkai NKRI” yang diangkat dalam acara tersebut sangatlah tepat, dimana sejalan perkembangan lingkungan strategis saat ini, baik pada lingkup global maupun regional disertai perkembangan teknologi informasi, komunikasi dan transportasi, yang berdampak pada perubahan diberbagai aspek kehidupan berbangsa dan bernegara.

 

Selanjutnya Panglima TNI menyampaikan bahwa ada beberapa hal yang perlu dicermati bersama, diantaranya perlu memelihara dan meningkatkan soliditas, sinergitas dan harmonisasi secara bersinergi, terintegrasi, dan berkesinambungan antara seluruh komponen bangsa, termasuk TNI,  Polri, Pemda dan Ormas, sebagai bagian dari wujud memperkuat persatuan kesatuan bangsa dalam bingkai NKRI.  “Mari kita bangun dan kuatkan kembali karakter bangsa Indonesia yang memiliki kebanggaan dan jiwa nasionalisme serta patriotisme yang tinggi,” tegasnya.

 

Di sisi lain Panglima TNI mengatakan bahwa era globalisasi dapat merubah tataran global dengan sangat dinamis diiringi timbulnya berbagai fenomena baru dan kompetisi global.  Kondisi ini biasa dikenal dengan istilah vuca world yang menggambarkan suatu kondisi yang terjadi di dunia, yang tidak stabil, tidak pasti dan sangat kompleks serta menimbulkan penafsiran ganda yang dapat menimbulkan keraguan, kekaburan, serta ketidakjelasan.

 

“Di dalam vuca world terdapat vuca time yang meliputi volatility (perubahan yang terjadi secara cepat tanpa prediksi kekinian/pola yang jelas), uncertainty (seringnya terjadi perubahan, dimana masa lalu tidak dapat dijadikan sebagai alat prediksi masa depan), complexcity (banyak permasalahan/penyebab-penyebab kasus yang saling bergantung satu sama lain) dan ambiguity (sedikit kejelasan tentang kenyataan atau kebenaran),” jelasnya.

 

Untuk mengantisipasi dampak dari vuca world ini, maka dalam tiap kegiatan sangat diperlukan adanya langkah-langkah koordinasi yang baik, sehingga  tujuan yang diinginkan dapat tercapai secara optimal. “Begitu pula upaya kita menjaga persatuan dan kesatuan dalam bingkai NKRI sangat perlu dikoordinasikan secara baik oleh seluruh komponen bangsa, termasuk TNI, Polri, Pemda dan berbagai Ormas,” tuturnya. (Badar/Puspen TNI)

Berita Foto: Panglima TNI Terima Kunjungan Kehormatan Kasau Australia

sumbawanews.com,- Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto, S.I.P. menerima kunjungan kehormatan Chief of the Air Staff Royal Australian Air Force (Kasau Australia) Air Marshal Leo Davies AO, CSC. dalam rangka mempererat hubungan kerjasama Angkatan Bersenjata kedua negara khususnya dengan Angkatan Udara di Ruang Tamu Panglima TNI, Cilangkap, Jakarta, Selasa, (6/11/2018).

Dalam pertemuan tersebut, Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto, S.I.P. menyampaikan ucapan terima kasih kepada Kasau Australia Air Marshal Leo Davies AO, CSC. atas bantuan angkutan dengan menggunakan pesawat Angkatan Udara Australia untuk korban gempa dan tsunami di Palu, Donggala dan Sigi, Sulawesi Tengah. Selain itu juga mengucapkan terima kasih atas partisipasinya dalam kegiatan Indo defence yang akan dilaksanakan pada tanggal 7-10 November 2018 di Jakarta. (Mad/Puspen TNI)

Panglima TNI Terima Laporan Korps Kenaikan Pangkat 51 Pati TNI

(Puspen TNI).  Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto, S.I.P. didampingi Kasal Laksamana TNI Siwi Sukma Adji S.E., M.M., Kasau Marsekal TNI Yuyu Sutisna, S.E, M.M., Wakasad Letjen TNI Tatang Sulaiman, Irjen TNI Letjen TNI Muhammad Herindra, M.A., M.Sc., Danjen Akademi TNI Laksdya TNI Aan Kurnia, S.Sos., Staf Khusus Panglima TNI Letjen TNI Dodik Widjanarko, S.H., Dansesko TNI Laksda TNI Deddy Muhibah Pribadi, S.H., M.A.P., menerima Laporan Korps Kenaikan Pangkat 51 Perwira Tinggi TNI, di Ruang Hening Mabes TNI, Cilangkap, Jakarta Timur, Selasa (6/11/2018).

 

Kenaikan pangkat 51 Perwira Tinggi (Pati) TNI, terdiri dari 27 Pati TNI AD, 11 Pati TNI AL dan 13 Pati TNI AU berdasarkan Surat Perintah Panglima TNI Nomor Sprin/3095/XI/2018 tanggal 5 November 2018.

 

Adapun 27 Pati TNI AD yang naik pangkat yaitu, Letjen TNI Agus Surya Bakti (Sesmenko Polhukam), Letjen TNI Dr. Tri Legionosuko, S.I.P., M.A.P. (Rektor Unhan), Mayjen TNI Heru Suryono, S.I.P., M.Si. (Pa Sahli Tk. III Bid. Banusia Panglima TNI), Mayjen TNI Sudibyo, S.E., D.S.S., M.Si. (Warek I Bid. Akademik Kemahasiswaan Unhan), Mayjen TNI Dr. Hipdizah, S.Adm., M.Si. (Dekan Fakultas Strategi Pertahanan Unhan), Mayjen TNI Hendri Paruhuman Lubis (Deputi Bid. Pencegahan, Perlindungan dan Deradikalisasi BNPT), Mayjen TNI Mochamad Effendi, S.E., M.M. (Pa Sahli Tk III Bid. Hubint Panglima TNI), Mayjen TNI Handy Geniardi, S.E., M.M. (Waka Bais TNI), Mayjen TNI Dudung Abdurachman, S.E., M.M. (Gubernur Akmil), Brigjen TNI Rochadi (Dir A Bais TNI), Brigjen TNI Yunadi (Dirum Akademi TNI), Brigjen TNI Made Datrawan (Bandep Ur. Renkontijensi Setjen Wantannas), Brigjen TNI Ardiansyah Triono (Pati Ahli Kasad Bid. Ideologi dan Politik), Brigjen TNI Sugeng Santoso, S.I.P. (TA Pengkaji Madya Bid. Sosial Budaya Lemhannas), Brigjen TNI Denny R.I. Masengi (Pa Sahli Tk. II Poldagri Sahli Bid. Polkamnas Panglima TNI), Brigjen TNI Gathut Setyo Utomo, S.I.P. (Waaster Kasad), Brigjen TNI Broto Guncahyo, S.Sos., M.Tr.(Han) (Irops Itjen TNI), Brigjen TNI Budi Eko Mulyono, S.Sos., M.M. (Dirum Kodiklatad), Brigjen TNI Rudy Rachmat Nugraha, S.Sos., M.Sc. (Dir E Bais TNI), Brigjen TNI Gregorius Henu Basworo, M.Si.(Han) (Kapuskon Baranahan Kemhan), Brigjen TNI Moch. A.B. Purwanto (Irlog Itjen Kemhan), Brigjen TNI Donny Ricky Peack Makaminan (Pa Sahli Tk. II Kamteror Sahli Bid. Polkamnas Panglima TNI), Brigjen TNI Hendi Hendra Bayu P., S.H. (Kabinda Banten BIN), Brigjen TNI Temas, S.Sos., M.M. (Dirkuad), Brigjen TNI Drs. Janner Sirait, S.Sos (Pa Sahli Tk. II Ekku Sahli Bid. Ekkudag Panglima TNI), Brigjen TNI Dr. Paula Theresia Ekowati P.U., S.Sos., M.M. (TA Pengkaji Madya Bid. Sumber Kekayaan Alam Lemhannas) dan Brigjen TNI Ir. Asep Edi Rosidin, M.D.A. (Dirtopad).

 

11 Pati TNI AL yaitu, Laksdya TNI Wuspo Lukito, S.E., M.M (Wakasal), Laksda TNI Suselo (TA Pengkaji Bid. Wasantara Lemhannas), Mayjen TNI (Mar) F. Saud Tambatua, S.E., M.Pd (Pa Sahli Tk. III Bid. Polkamnas Panglima TNI), Laksda TNI I.N.G. Sudihartawan, S.Pi., M.M. (TA Pengkaji Bid. SKA Lemhannas), Laksda TNI Muhammad Ali, S.E., M.M. (Gubernur AAL), Laksma TNI Maghoni, S.Mn. (TA Pengajar Madya Bid. Ilpengtek Lemhannas), Laksma TNI Mohamad Zaenal, S.E., M.M., M.Soc.Sc. (Kadispenal), Laksma TNI Nursyawal Embun (Direktur Operasi Laut pada Deputi Bid. Operasi dan Latihan Bakamla), Laksma TNI Ridwan Lazwarman, S.E., M.Si.(Han) (Pa Sahli Tk. II Kamkonf Komunal Sahli Bid. Polkamnas Panglima TNI), Laksma TNI Didit Maryono (Kabinda Papua Barat BIN) dan Laksma TNI Yos Sumiarso, S.E., M.Si. (Kapuskod Baranahan Kemhan).

 

13 Pati TNI AU yaitu, Marsda TNI Agoes Haryadi (Pa Sahli Tk. III Bid. Jahpers Panglima TNI), Marsda TNI Asep Sumaruddin, M.Sc. (TA Pengajar Bid. Geografi Lemhannas), Marsda TNI Taufiq Suhargo Arif (TA Pengajar Bid. Ideologi Lemhannas), Marsda TNI Andjar Sungkowo, S.E., M.Si.(Han) (Dankodiklatau), Marsda TNI Henri Alfiandi (Pangkoopsau II), Marsma TNI Widyargo Ikoputra, S.E., M.M. (Danlanud Iswahyudi), Marsma TNI Gunadi Haryadji (Pati Sahli Kasau Bid. Sumdanas), Marsma TNI Sugiyo M.D. (Pati Sahli Kasau Bid. Iptek), Marsma TNI Umar Rudianto, S.Sos. (Kadisdikau), Marsma TNI Sahala Naibaho, S.E. (Kadismatau), Marsma TNI Deny Muis (Wadan Paspampres), Marsma TNI D. Taufik Kardian, S.Si. (Pa Sahli Tk. II Bid. Jahpers Panglima TNI) dan Marsma TNI Sugeng Sutrisno (Pati Sahli Kasau Bid. Strahan). (Badar/Puspen TNI)

Berita Terkini

Peringati HUT Ke-60, IKKT Pragati Wira Anggini Gelar Seminar Kesehatan dan Doa Bersama Lintas...

Jakarta, sumbawanews.com - Dalam rangka memperingati hari ulang tahunnya yang ke-60, IKKT Pragati Wira Anggini (PWA) menyelenggarakan Seminar Kesehatan dan Doa Bersama Lintas Agama...

DPO Narkoba Malaysia Dikejar Bareskrim

Sumbawanews.com,- Bareskrim Polri menetapkan dua warga negara Malaysia sebagai Daftar Pencarian Orang (DPO) terkait kasus penyelundupan narkoba skala besar dari Malaysia ke Indonesia. Keduanya,...

Jaringan Cendekiawan Muda Kecam Pembubaran Diskusi Menteri di UGM

Sumbawanews.com,- Kampus harus tetap menjadi ruang aman bagi dialektika intelektual—begitu tegas pernyataan Jaringan Cendekiawan Muda (JCM) menanggapi pembubaran paksa diskusi bertajuk “Pancasila Pemersatu Bangsa...

AS dan Iran Capai Gencatan Senjata Sementara, Selat Hormuz Dibuka Kembali

Sumbawanews.com,- Washington — Amerika Serikat dan Iran secara resmi mengumumkan gencatan senjata sementara setelah menandatangani Memorandum of Understanding (MoU) berisi 14 poin kesepahaman untuk...

Berita Utama