Home Blog Page 3068

Korps Wanita Angkatan Darat, Berbagi di Tengah Pandemi Covid-19, Bantu Ringankan Beban Masyarakat

Mataram – Korps Wanita Angkatan Darat atau disingkat Kowad yang bertugas di satuan jajaran Korem 162/WB Segarnizun Mataram, di tengah pandemi Covid-19 melakukan aksi kemanusiaan peduli sesama dengan berbagi paket bingkisan sembako kepada masyarakat khususnya masyarakat yang membutuhkan terutama lansia, pedagang asongan dan pemulung dibeberapa titik pinggiran jalan seputar kota mataram, Kamis (30/4).

Hal ini disampaikan Kapenrem 162/WB Mayor Inf Dahlan, S.Sos. dalam rilis (30/4/2020).

Sesuai keterangan yang disampaikan Pa Koor Kowad NTB Kapten Ckm Novia dewi, bahwa kegiatan ini sebagai bentuk panggilan jiwa, rasa kepedulian prajurit Kowad di NTB kepada sesama dalam situasi Pendemi Covid-19 serta dalam suasana bulan suci Ramadan dengan harapan semoga dapat sedikit meringankan beban saudara-saudara yang membutuhkan.

“Mengingat hal tersebut bagian antisipasi dampak yang ditimbulkan dari suasana ditengah Pandemi Covid-19, untuk itu sebagai bentuk tanggungjawab moral kepada sesama, prajurit Kowad tidak tinggal diam untuk respek turun, saling membantu, melakukan berbagai upaya semampu yang bisa dilakukan sesuai peran kita masing masing, guna percepatan penanganan penyebaran Covid-19,” tutur Dahlan.

Sejalan dengan dengan motto Kowad “Bukan Mawar Penghias Taman Tapi melati pagar Bangsa”, Katanya.

Selain itu, Kapenrem juga menyampaikan bahwa Prajurit Kowad yang berada di NTB khususnya di Garnizun Mataram tidak hanya membagikan sembako, namun juga dimanfaatkan untuk memberikan imbauan kepada warga masyarakat yang ditemui secara berantai orang perorang di setiap tempat yang mereka datangi.

“Untuk itu diharapkan kerja sama, pengertian dan kesadaran seluruh lapisan masyarakat secara mandiri dengan kedewasaan untuk dapat menjalankan segala imbauan pemerintah karena itu semua demi keamanan diri kita, keluarga, dan orang lain,” pungkas Dahlan.

“Sering kita dengar istilah Silent carrier atau penderita COVID-19 tanpa gejala mungkin menjadi salah satu penyebab virus sulit dikendalikan. Dengan tidak adanya gejala, seseorang dapat merasa sehat dan masih beraktivitas seperti biasa,” jelasnya

“Namun ia dapat menularkan penyakit pada orang lain dan virus menyebar tanpa dapat dikendalikan, bisa jadi karena daya tahan tubuh atau imunitasnya yang baik, namun sangat riskan manakala menular ke orang lain yang memiliki riwayat penyakit penyerta dengan daya tahan tubuh yang kurang baik ini perlu menjadi perhatian kita bersama,” lanjutnya.

Dan Kepada seluruh lapisan masyarakat lanjut Kapenrem, hal ini yang penting kita fahami oleh masing-masing pribadi, jangan kita sepelekan. “Kasihani, sayangi diri, keluarga dan orang lain yang imunitas dan memiliki riwayat penyakit penyerta lainnya karena dalam situasi seperti ini masing-masing kita berpotensi membawa virus,” pungkasnya.

“Untuk itu tingkatkan kesadaran dan disiplin diri, untuk stay home, jaga jarak, sosial distancing, pakai masker, selalu sediakan hand sanitizer, cuci tangan dengan sabun, jangan panik, jaga imunitas diri, olahraga yang teratur, pertahankan Pola hidup sehat, Jangan lupa ikhtiar dan Doa,” Tutup Dahlan.

Kegiatan diikuti seluruh Prajurit Kowad di NTB Khususnya Garnizun mataram yang dipimpin langsung Pa Koor Kowad NTB, kegiatan berjalan lancar, semoga Kowad selalu dapat berbuat untuk masyarakat di manapun berada dan bertugas.

Panglima TNI Pimpin Sertijab Kepala Pusat Keuangan TNI

(Puspen TNI).  Panglima TNI Marsekal TNI Dr. (H.C) Hadi Tjahjanto, S.I.P. memimpin Serah Terima Jabatan (Sertijab) Kepala Pusat Keuangan TNI dari Brigjen TNI Drs. Imam Baidhowi, M.M., C.Fr.A. kepada  Kolonel Adm Gladly Mailoa, S.E., bertempat di Mabes TNI Cilangkap, Jakarta Timur, Kamis (30/4/2020).

 

Serah Terima Jabatan Kepala Pusat Keuangan (Kapusku) TNI  berdasarkan Keputusan Panglima TNI Nomor Kep/402/IV/2020 tanggal 29 April  2020.  Kolonel Adm Gladly Mailoa sebelumnya menjabat sebagai Wakil Kepala Pusat Keuangan (Wakapusku) TNI. Selanjutnya, Brigjen TNI Drs. Imam Baidhowi, akan mengakhiri masa dinas keprajuritan sebagai TNI.

 

Dalam acara Sertijab tersebut, Kapusku TNI Kolonel Adm Gladly Mailoa, melakukan penandatanganan pakta integritas dan berita acara serah terima jabatan, dilanjutkan dengan pengambilan sumpah jabatan yang dipimpin langsung oleh Panglima TNI. (Bdr)

 

Prajurit Pamtas Yonif 411Kostrad Bantu Pembangunan Rumah Warga Binaan

(Merauke). Dalam rangka mempererat tali silaturahmi dan meringankan beban warga binaan di tengah pandemi virus corona, Prajurit TNI Satgas Pamtas RI-PNG Yonif MR 411/Pdw Kostrad membantu pembangunan rumah Bapak Eko Susanto (37 th), bertempat di Kampung Sipias, Distrik Eligobel, Kab. Merauke, Provinsi Papua, Rabu (29/4/2020) pagi.

 

Dansatgas Pamtas RI-PNG Yonif MR 411/Pdw Kostrad Mayor Inf Rizky Aditya S.Sos., M.Han., menyampaikan bahwa sebagai wujud kepedulian dan meringankan beban masyarakat di tengah pandemi Covid-19, tujuh personel Pos Kotis dipimpin Kopda Yasin Asari turut membantu pembangunan rumah milik warga binaan di Kampung Sipias.

 

“Sebagai wujud kepedulian terhadap warga di wilayah binaan, kami (Satgas) turut membantu tenaga guna mempercepat pembangunan rumah warga yang berada di sekitar Pos Kotis,” katanya.

 

Menurut Dansatgas, membantu pembangunan rumah warga merupakan salah satu usaha dalam mewujudkan kemanunggalan TNI-Rakyat, sehingga kehadiran Satgas Yonif MR 411/Pdw Kostrad dapat dirasa manfaatnya oleh masyarakat di perbatasan RI-PNG.

 

“Harapannya juga kegiatan Satgas yang dilaksanakan oleh seluruh Pos Satgas di daerah binaan masing-masing ini, akan terus mempererat tali silaturahmi, kebersamaan dan kedekatan antara TNI dan warga perbatasan yang telah terjalin dengan baik selama ini,” tuturnya.

 

Bapak Eko Susanto mengucapkan banyak terima kasih kepada anggota Satgas Pamtas RI-PNG Yonif MR 411/Pdw Kostrad Pos Kotis, atas kepedulian dan bantuan tenaga dalam membantu pembangunan rumahnya. “Kami sangat terbantu dan senang atas kedatangan dan kepedulian Bapak-bapak TNI yang telah membantu pembangunan rumah disela-sela kesibukan melaksanakan tugas,” ucapnya. (Bdr)

 

Koramil Empang Gelar Panen Raya di Tengah Pandemi Covid-19

Sumbawa – Ditengah Pandemi Covid-19 yang membuat semua perhatian dan daya upaya Pemerintah tercurah untuk memutus mata rantai penyebarannya serta mengurangi dampak sosial yang diakibatkan Virus Covid-19, Koramil 1607-02/Empang menggelar Panen Raya di Dusun Abadi, Desa Gapit, Kecamatan Empang, Kabupaten Sumbawa, Rabu (29/4).

Panen Raya dilaksanakan di persawahan lahan milik kelompok tani Tiu Plam Satu seluas 30 hektar dan di perkirakan 1 hektanya menghasilkan 51,60 Kwintal atau sekitar 6,6 ton padi.

Panen raya dalam rangka meningkatkan ketahanan pangan tersebut mengangkat tema ”Dengan panen raya di wilayah Kabupaten Sumbawa kita tingkatkan ketahanan pangan nasional” dipimpin langsung oleh Danramil 1607-02/Empang Kapten Inf I Wayan Suledra bersama Camat Empang Abdul Arif, S.Sos.

Sektor pertanian menjadi harapan untuk menjaga ketersediaan pangan secara Nasional sehingga harus memperhatikan kesejahteraan petani dengan menjaga kestabilan harga jual produk pertanian baik padi, jagung ataupun kedelai. Diharapkan dari hasil Panen Raya ini menambah persediaan bahan pangan dalam menghadapi Pandemi Corona maupun dalam Bulan Suci Ramadhan 1441 H.

Dalam kegiatan Panen Raya tersebut pelaksanaannya tetap memperhatikan protokol kesehatan, yaitu mencuci tangan dengan sabun di air yang mengalir, menggunakan masker dan Social Distancing serta Physical Distancing.

Hadir dalam kegiatan tersebut antara lain, Camat Empang Abdul Arif, S.Sos, Danramil 1607-02/Empang Kapten Inf I Wayan Suledra, Kapolsek Empang AKP Sarjan, KUPT Pertanian Kecamatan Empang Baharuddin, SP, Kepala Desa Gapit, Anggota Koramil 1607-02/Empang, Ketua LPM Desa Gapit, Perwakilan relawan Covid-19 serta Anggota Kelompok Tani berkisar 20 Orang.

Ditengah Pandemi Covid-19, Persit KCK Ranting 5 Keruak Berbagi Takjil

Lombok Timur – Persit Kartika Chandra Kirana ranting 5 Keruak sebagai bagian dari Kodim 1615/Lotim menggelar aksi sosial dengan membagikan takjil untuk berbuka puasa kepada para pengguna jalan di depan Koramil 1615-04/Keruak, Rabu (29/4).

Aksi sosial tersebut dipimpin Ibu Ketua Ranting 5 Koramil Keruak Ny. Ani Nuryani bersama pengurus dan anggota Koramil Keruak.

Mendapat laporan tersebut, Ibu Ketua Persit KCK Cabang Lotim Ny. Ira Agus Donny memberikan apresiasi atas aksi sosial dengan berbagi kebahagiaan kepada sesama dengan harapan terjalinnya komunikasi dan kebersamaan antara masyarakat dengan anggota Koramil.

Sebagai anggota Persit, lanjutnya, diharapkan ikut berjuang mendampingi dan membantu suami dalam menunaikan tugas pokok di Koramil.

Selain itu, Ny. Ira Agus Donny juga berpesan kepada ibu-ibu Persit agar tetap menjaga diri dan keluarga dari virus corona dengan menerapkan imbauan pemerintah seperti yang disosialisasikan oleh para suami kepada masyarakat.

TNI AD Terima Bantuan 30.000 APD dari MNC Peduli

Jakarta – Kepala Staf Angkatan Darat (Kasad) Jenderal TNI Andika Perkasa menegaskan bahwa bantuan 30.000 Alat Pelindung Diri (APD) dari MNC Peduli akan didistribusikan secara bertahap ke seluruh Rumah Sakit jajaran TNI AD.

Hal itu disampaikan Kadispenad Kolonel Inf Nefra Firdaus, S.E., M.M dalam rilisnya, Jakarta, Rabu (29/4/2020)

Diungkapkan Kadispenad, penerimaan secara simbolis bantuan APD baju Hazmat tersebut dilakukan pada kegiatan audiensi Chairman MNC Group Hary Tanoesoedibjo dengan Kasad di ruang tamu Kasad.

Usai menerima bantuan secara simbolis, Kasad menegaskan bahwa pemberian bantuan APD tersebut akan dilakukan secara bertahap dan dengan diterimanya bantuan tersebut, TNI AD siap untuk mendistribusikannya.

“Kami memiliki 68 rumah sakit, kami berterimakasih atas bantuan dari Bapak Hary dan MNC Group. Bantuan dari Bapak ini akan kami siapkan distribusinya. Kami sangat memerlukan APD termasuk masker terutama masker N95 untuk tenaga medis yang saat ini juga susah didapatkan,”ungkapnya.

Selain itu, Andika juga mengungkapkan bahwa kebutuhan APD setiap harinya sangat tinggi bagi tenaga medis dihadapkan pada situasi saat ini.

“APD penggunaannya hitungan per hari, untuk Rumah Sakit Pusat Angkatan Darat (RSPAD) Gatot Soebroto sendiri, mereka bisa menghabiskan hampir 500 APD per harinya. Gambaran yang serupa juga bisa terjadi di rumah sakit-rumah sakit lainnya. Bantuan-bantuan dari pak Hary dan dari semua pihak sangat membantu,”tegas Kasad.

Andika juga menambahkan bahwa bantuan kali ini adalah fokus kepada tenaga medis TNI AD dimana APD merupakan kelengkapan mereka dalam melaksanakan tugas, selain itu juga meningkatkan imunitas mereka.

Sementara itu, diakhir pertemuan, Kasad juga berpesan kepada seluruh warga masyarakat agar terus bersama-sama untuk membatasi dan memutus mata rantai penyebaran virus.

“Saya bisa memahami betapa di bulan Ramadhan ini keprihatinan memang bertambah, Situasi pembatasan sosial ini yang masih akan menyulitkan banyak pihak,” ujar Andika

“Tetapi saya yakin kalau kita semua disiplin, kita sama-sama untuk menjaga, penyebaran virus Covid-19 ini akan bisa kita batasi dan mudah-mudahan akan cepat berakhir,”harapnya sambil menutup pembicaraan.

Pada kesempatan tersebut, Hary Tanoesoedibjo mengungkapkan rasa terimakasihnya kepada para tenaga medis termasuk tenaga medis TNI AD yang telah berjuang dalam melawan pandemi secara global ini.

“Saya dan tentunya masyarakat Indonesia sangat berterima kasih dengan semua upaya medis untuk merawat pasien-pasien Covid-19, sangat luar biasa pengorbanan dan kerelaannya, kami sangat simpati, terus berjuang, kami sangat mendukung,”ujar Hary.

Selain Kadispenad, turut mendampingi Kasad dalam audiensi tersebut, Wakasad Mayjen TNI Moch Fachrudin,S.Sos, Koorsahli dan Aster Kasad, Kapuskesad serta Dandenma Mabesad. (Dispenad)

Antisipasi Covid-19, Danrem 162/WB Gelar Video Conference Dengan Dandim Jajarannya

Mataram – Komandan Korem 162/WB Kolonel Czi Ahmad Rizal Ramdhani, S.Sos. SH. M.Han., menggelar video conference (Vicon) dengan para Dandim jajaran Korem 162/WB terkait Percepatan Penanganan Penyebaran Corona Virus Disease 2019 (Covid-19) di wilayah NTB, Rabu (29/4).

Pada Vicon tersebut, para Dandim melaporkan kondisi terakhir wilayahnya kepada Danrem 162/WB yang didampingi oleh Perwira Staf Korem di ruang rapat Makorem 162/WB khususnya tentang upaya percepatan penanganan penyebaran Covid-19 maupun dampak sosial, ekonomi serta kegiatan keagamaan di wilayah masing-masing.

Setelah mendengar laporan dari para Dandim di masing-masing wilayah, Danrem 162/WB memberikan dukungan dan apresiasi atas upaya dan kinerja satuan dalam Gugus Tugas Percepatan Penanganan Penyebaran Covid-19 di wilayah termasuk upaya mengantisipasi dampak sosial ekonomi masyarakat selama pandemi Covid-19.

Rizal Ramdhani juga memerintahkan para Dandim untuk terus melakukan upaya-upaya membantu pemerintah Daerah mencegah penyebaran Covid-19 di masing-masing wilayah, bangun sinergitas dengan seluruh pihak, berkoordinasi lintas sektoral serta terus berikan sosialisasi, edukasi dan imbauan kepada masyarakat untuk mentaati dan melaksanakan semua imbauan dan kebijakan pemerintah, tegasnya.

Untuk itu, lanjut Danrem, jangan pernah kendor untuk melakukan segala upaya dalam rangka percepatan penanganan penyebaran Covid-19 di wilayah baik berkaitan dengan kegiatan mitigasi, antisipasi pencegahan dengan tidak henti-hentinya memberikan imbauan, sosialisasi, penyuluhan memalui media komunikasi yang mudah diakses oleh masyarakat, juga membantu menjaga setiap pintu masuk ke wilayah guna memudahkan klasifikasi masyarakat yang keluar masuk wilayah masing-masing, melaksanakan patroli bersama di titik-titik tertentu baik dalam rangka memberikan imbauan ataupun menjaga stabilitas keamanan wilayah selama pandemi Covid-19.

Selanjutnya Danrem kembali menekankan, untuk terus membantu Tim Medis Satgas Covid-19 baik pada saat pendataan sesuai status, baik ODP, PDP, Suspack, serta pasien positif hasil SWAB sampai dengan penyusuran (tracking contak) khususnya terhadap orang yang kontak langsung dan tempat-tempat yang pernah disinggahi oleh pasien positif Covid-19.

Selanjutnya, menurut orang nomor satu dijajaran Korem 162/WB ini, yang harus menjadi perhatian kita, yakni membantu pemerintah daerah dalam mengantisipasi kesiapan cadangan sembako manakala pandemi Covid-19 ini berlangsung dalam jangka waktu yang lama, pungkasnya.

“Dengan mengoptimalkan potensi sumber daya alam yang ada di wilayah yang dapat digunakan untuk mendukung kesiapan pangan seperti pengawalan dan pendampingan terhadap kegiatan pertanian mulai proses semai, tanam sampai panen dan penanaman kembali khususnya Pajale (padi, jagung, kedelai) termasuk hasil pertanian lainnya termasuk sektor lainnya seperti perikanan, peternakan, perkebunan serta potensi lainnya guna mendukung kesiapan logistik dan cadangan kebutuhan masyarakat selama pandemi Covid-19,” jelas Danrem.

“Hal tersebut harus dilakukan terus menerus sehingga dapat menggugah setiap elemen masyarakat untuk dapat mengoptimalkan perannya sesuai tugas fungsi dengan harapan dapat mendukung segala upaya percepatan penanganan penyebaran virus covid-19” tutupnya.

Ikut pada kegiatan tersebut, Kasilog Korem 162/WB, Dandenkesyah Mataram, Pasi Puanter Korem 162/WB, Pasi Intel Korem 162/WB, Karumkit Mataram dan Dantim Intel Korem 162/WB.

Dandim 1620/Loteng, Pasien Positif Kabur Sudah Diamankan Satgas Covid-19

Lombok Tengah – Beredar rekaman video CCTV serta berita salah seorang Pasien status positif Covid-19 kabur dari tempat karantina RSUD Praya pada hari Selasa tanggal 28 April 2020 pukul 20.00 wita dengan nama inisial LS asal Desa Penujak Kecamatan Praya Barat, telah membuat heboh masyarakat tempat daerah asalnya, bahkan membuat penjagaan ketat untuk mencegah yang bersangkutan kabur dari rumah sakit kembali ke kampung justru akan menambah keresahan masyarakat, yang ditakutkan akan menularkan Covid-19 kepada orang lain dikampungnya.

Terkait kejadian tersebut, Dandim 1620/Loteng Letkol Czi Prastiwanto, SE. M.I.Pol., menyampaikan bahwa sejak laporan Pasien Covid-19 inisial LS Kabur, Gugus Tugas Covid-19 tak tinggal diam dan segera melakukan koordinasi secara hirarki untuk segera mencari, menemukan dan mengembalikan yang bersangkutan untuk kembali dikarantina sesuai protokol penanganan pasien positif Covid-19.

Menurut Dandim, dengan adanya koordinasi yang ketat antara tim Gugus Tugas Covid-19 serta kepedulian masyarakat sehingga keberadaan saudara LS berhasil diketahui, berawal adanya infomasi salah satu warga dusun Selanglet melapor ke anggota Koramil 1620-04/Praya Barat Serka Ifan Suntoro yang sedang melaksanakan penertiban pasar Desa Penujak, masyarakat tersebut menyampaikan bahwa saudara LS pasien covid-19 sedang berjalan dari Dusun Mentoko menuju Dusun Kangi.

Atas dasar informasi tersebut, lanjut Dandim, Serka Ifan Suntoro mengkoordinasikan kepada Tim Covid-19 di Puskesmas Desa Penujak untuk bersama-sama menjemput yang bersangkutan di Dusun Kangi Desa Penujak Kecamatan Praya Barat Kabupaten Lombok Tengah, pada hari Rabu 29/04/2020.

“Tidak butuh waktu lama Tim Satgas Covid-19 Desa Penujak termasuk Babinsa dan Satpol-PP Desa Penujak bergerak cepat berangkat ke Dusun Kangi,” ujar Dandim.

“Tiba di lokasi LS ditemukan di jalan persawahan Dusun Kangi, selanjutnya tim Covid-19 membawa saudara LS menggunakan Ambulance menuju RSUD Praya untuk kembali dikarantina sesuai protokol Covid-19,” ungkap Dandim.

Lebih lanjut Dandim menyampaikan, bahwa penangkapan pasien Covid-19 insial LS asal desa penujak oleh satgas Covid-19 dan Tim Medis Puskesmas Desa Penujak dengan pengawalan Babinsa Penujak bertujuan untuk kembali mengamankan pasien tersebut sesuai prosedur pelayanan pasien positif Covid-19.

“Dengan harapan dapat mencegah dan memutus mata rantai penularan penyakit Covid-19 terhadap masyarakat lainnya serta mengantisipasi timbulnya gejolak sosial lainnya di tengah masyarakat, mengingat yang bersangkutan status pasein positif,” tegas Dandim.

“Untuk itu dengan sudah ditemukan saudara LS, hendaknya masyarakat tetap tenang, selalu ikuti imbauan pemerintah dan tidak kalah penting untuk difahami bahwa Covid-19 bukan aib, siapa saja bisa saja terjangkit, jadi jangan salah diartikan diisolasi atau dikarantina itu bagian dari tindakan medis untuk percepatan memutus mata rantai serta antisipasi penyebaran Covid-19,” tandasnya.

“Dan saya ulang kembali agar selalu pedomani imbauan pemerintah serta petugas yang ada di lapangan, mari kita semua peduli, InsyaAllah ketika semua kita sadar, disiplin diri, wabah Pandemi Covid-19 ini akan segera berlalu,” harap Dandim.

Adapun yang ikut dalam penjemputan, Kades penujak, Saudara L. Suharto, tim medis Puskesmas Penujak, Babinsa Desa Penujak beserta lima orang anggota Koramil 1620-04/Praya barat, Satgas Covid-19 Desa penujak.

PERPU NO 1 TAHUN 2020 TIDAK PERLU: “100 % anggaran subsidi energi bisa dialihkan untuk tangani corona

Jakarta – sumbawanews.com,- 

Oleh : SALAMUDDIN DAENG

Tidak semua sektor ekonomi Terdampak korona. Ada juga sektor ekonomi nasional yang memperoleh dampak positif dari wabah yang melanda dunia. Dampak positif bagi Indonesia tersebut datang dari sektor energi yakni migas dan listrik. Menurunnya harga minyak mentah, BBM, LPG dan harga energi primer batubara membawa keuntungan besar bagi penghematan dan bahkan penghilangan anggaran subsidi energi dalam APBN.

Selama ini defisit migas sangat besar harga minyak tinggi, subsidi APBN untuk BBM, gas LPG dan lisrik sangat besar. Namun sekarang defist itu bisa berkurang sangat significant karena harga minyak sudah menurun lebih rendah 70 % lebih dibandingkan asumsi APBN 2020, harga impor bahan baku LPG juga sudah menurun lebih dari 50%. Dengan demikian subsidi APBN untuk BBM dan LPG bisa 0 (nol), bahkan sebaliknya sektor energi dalam negeri bisa nabung atau menumpuk stok BBM dan LPG impor dan dapat menikmati keuntungan besar dari selisih harga impor dengan harga jual dalam negeri sebagaimana yang dilakukan Pertamina.

Demikian juga dengan subsidi listrik juga bisa 0 (nol) disebabkan harga energi primer yang sangat murah, terutama harga batubara yang merupakan komponen biaya listrik terbesar harganya sudah menurun lebih rendah lebih dari 50 persen dibandingkan harga batubara domestik market obligation (DMO) atau pun harga Batubara Acuan (HBA) yang menjadi patokan harga listrik dan subsidi listrik.

Sehingga tidak benar langkah pemerintah menerbitkan Perpu No 1 Tahun 2020 dengan alasan darurat ekonomi dan keuangan akibat wabah korona. Karena sektor paling vital yang selama ini selalu dipandang membebani subsidi APBN yakni BBM, LPG dan listrik justru sangat diuntungkan. Ditengah wabah korona ini BUMN migas dan listrik dapat menikmati BBM, LPG impor murah dan harga batubara murah.

Sementara pemerintah dapat menghemat APBN sangat besar yang selama ini dialokasikan untuk subsidi BBM, LPG dan listrik. Jika mengacu kepada APBN 2019 realisasi subsidi secara keseluruhan mencapai Rp. 216,8 T, subsidi energi BBM solar Rp. 31,04 T, subsidi LPG Rp. 69,4 T, dan subsidi listrik 59,3 T, ditambah subsidi minyak tanah dan premium yang datanya tidak ada dalam APBN 2019.

Realisasi Alokasi anggaran subsidi energi dalam APBN 2020 bisa hilang sama sekali. Sebagaimana diketahui Dalam APBN 2020 Pemerintah dan DPR mengalokasikan anggaran subsidi dalam APBN 2020 senilai Rp. 199,72 T. Untuk sektor energi masing masing untuk subsidi solar senilai Rp. 21 T, subsidi LPG Rp. 54,4 T, subsidi listrik Rp. 62,2 T. Ditambah subsidi premium, minyak tanah kalau masih ada. Seluruh subsidi energi tersebut tidak lagi diperlukan karena harga minyak mentah, BBM impor dan LPG impor yang sangat murah. Malah sebaliknya BUMN migas seperti Pertamina bisa cetak untung besar.

Jadi untuk mengatasi korona pemerintah tidak memerlukan Perpu darurat. Angaran untuk mengatasi korona bisa diambil dari pengalihan satu pos anggaran subsidi saja, apakah itu dengan mengalihkan subsidi lisrik atau subsidi LPG atau subsidi solar + premium+ minyak tanah. Seluruh komoditi energi ini tidak lagi memerlukan subsidi.

Sebagaimana kita ketahui bahwa pemerintah mengalokasikan dana untuk menghadapi wabah korona melalui Perpu No 1 Tahun 2020 senilai Rp. 70 triliun. Pemerintah berasumsi bahwa korona menciptakan krisis keuangan sehingga akan menggelontorkan dana Rp. 402 Triliun untuk penyelamatan ekonomi. Selain itu dengan alasan wabah korona berdampak pada ekonomi, pemerintah akan menambah utang senilai Rp. 1006 triliun sesuai dengan Perpres 54 Tahun 2020 yang merupakan pelaksanaan dari Perpu No 1 Tahun 2020. Padahal pemerintah bisa menggunakan mekanisme sebagaimana yang diatur UUD dan UU keuangan negara sebagaimana biasanya dalam menghadapi wabah corona dan tidak memerlukan Perpu darurat.

Satgas Covid-19 Gelar Rapid Tes II di Desa Batunampar, Dandim Lotim : “Alhamdulillah Hari Ini Sembuh Enam Orang”

Lombok Timur – Upaya serius tim Satgas Gugus Tugas Percepatan Penanganan dan pencegahan virus corona atau corona virus desease (Covid-19) Kabupaten Lombok Timur terus dilakukan.

Hari ini, tim Satgas Covid-19 Kecamatan Jerowaru dari Puskesmas Sukaraja dibantu TNI dari Koramil 1615-04/Keruak dan Polsek Keruak melaksanakan tes ravid lanjutan (tahap II) terhadap 80 orang warga Desa Batunampar dan Desa Pane Kecamatan Jerowaru di halaman SDN 2 Batunampar, Selasa (28/4).

Mendapat laporan tersebut, Komandan Kodim 1615/Lotim Letnan Kolonel Inf Agus Prihanto Donny, S.Sos., disela-sela kesibukannya mengatakan rapid tes lanjutan tersebut dilakukan sebagai upaya tracking contact untuk memastikan tidak adanya penularan virus corona pada masyarakat.

Dijelaskannya, sebelumnya pernah dilakukan ravid tes terhadap 180 orang lebih dan sekarang berdasarkan hasil tracking contact sekitar 80 orang yang harus dilakukan pemeriksaan ulang, namun ada beberapa orang yang mempunyai keluhan flu karena pernah kontak langsung dengan pasien yang dinyatakan positif Covid-19.

“Semoga hasil tes rapid ini negatif semua, sehingga masyarakat tetap tenang dan terus melaksanakan imbauan pemerintah,” harap Agus Donny.

Selain itu, Agus Donny juga mengucapkan rasa syukur atas kepulangan enam orang warga yang sebelumnya dinyatakan positif Covid-19 dan dirawat di RSUD Soedjono Selong.

“Alhamdulillah, hari ini enam orang dinyatakan sembuh dari pihak RSUD Soedjono Selong dan sudah pulang,” ungkapnya.

Keenam orang tersebut, lanjut Agus Donny, berasal dari Kelurahan Selong, Kecamatan Selong, Desa Jurit Baru, Desa Terara, Desa Korleko dan Desa Bebidas.

“Mari kita terus ikhtiar dengan mentaati imbauan pemerintah dan jangan lupa berdoa agar terbebas dari virus corona,” tutup Alumnus Akmil 2001 tersebut.

Berita Terkini

Inggris Tertinggal 0-1 dari RD Kongo akibat Gol Cepat Cipenga di Menit ke-7

Sumbawanews.com,- Timnas Inggris harus menelan kekalahan telak di babak pertama usai dikalahkan RD Kongo 0-1 dalam laga 32 besar Piala Dunia 2026 di Stadion...

Inggris Tertinggal 0-1 dari RD Kongo di Babak Pertama Piala Dunia 2026

Sumbawanews.com,- Babak pertama laga 32 besar Piala Dunia 2026 di Stadion Atlanta berakhir dengan kejutan besar: Inggris tertinggal 0-1 dari Republik Demokratik Kongo. Gol...

Inggris Tertinggal 0-1 dari RD Kongo di Babak Pertama

Sumbawanews.com,- Atlanta – Timnas Inggris harus menelan kekalahan sementara 0-1 dari RD Kongo di babak pertama laga 32 besar Piala Dunia 2026, yang berlangsung...

Inggris Lawan RD Kongo di 32 Besar Piala Dunia 2026, Debut Bersejarah Tim Afrika

Sumbawanews.com,- Laga babak 32 besar Piala Dunia 2026 antara Inggris dan Republik Demokratik Kongo telah dimulai di Mercedes-Benz Stadium, Rabu (1/7/2026) pukul 23.00 WIB....

Berita Utama