Home Blog Page 3064

TNI AD Terima Bantuan 30.000 APD dari MNC Peduli

Jakarta – Kepala Staf Angkatan Darat (Kasad) Jenderal TNI Andika Perkasa menegaskan bahwa bantuan 30.000 Alat Pelindung Diri (APD) dari MNC Peduli akan didistribusikan secara bertahap ke seluruh Rumah Sakit jajaran TNI AD.

Hal itu disampaikan Kadispenad Kolonel Inf Nefra Firdaus, S.E., M.M dalam rilisnya, Jakarta, Rabu (29/4/2020)

Diungkapkan Kadispenad, penerimaan secara simbolis bantuan APD baju Hazmat tersebut dilakukan pada kegiatan audiensi Chairman MNC Group Hary Tanoesoedibjo dengan Kasad di ruang tamu Kasad.

Usai menerima bantuan secara simbolis, Kasad menegaskan bahwa pemberian bantuan APD tersebut akan dilakukan secara bertahap dan dengan diterimanya bantuan tersebut, TNI AD siap untuk mendistribusikannya.

“Kami memiliki 68 rumah sakit, kami berterimakasih atas bantuan dari Bapak Hary dan MNC Group. Bantuan dari Bapak ini akan kami siapkan distribusinya. Kami sangat memerlukan APD termasuk masker terutama masker N95 untuk tenaga medis yang saat ini juga susah didapatkan,”ungkapnya.

Selain itu, Andika juga mengungkapkan bahwa kebutuhan APD setiap harinya sangat tinggi bagi tenaga medis dihadapkan pada situasi saat ini.

“APD penggunaannya hitungan per hari, untuk Rumah Sakit Pusat Angkatan Darat (RSPAD) Gatot Soebroto sendiri, mereka bisa menghabiskan hampir 500 APD per harinya. Gambaran yang serupa juga bisa terjadi di rumah sakit-rumah sakit lainnya. Bantuan-bantuan dari pak Hary dan dari semua pihak sangat membantu,”tegas Kasad.

Andika juga menambahkan bahwa bantuan kali ini adalah fokus kepada tenaga medis TNI AD dimana APD merupakan kelengkapan mereka dalam melaksanakan tugas, selain itu juga meningkatkan imunitas mereka.

Sementara itu, diakhir pertemuan, Kasad juga berpesan kepada seluruh warga masyarakat agar terus bersama-sama untuk membatasi dan memutus mata rantai penyebaran virus.

“Saya bisa memahami betapa di bulan Ramadhan ini keprihatinan memang bertambah, Situasi pembatasan sosial ini yang masih akan menyulitkan banyak pihak,” ujar Andika

“Tetapi saya yakin kalau kita semua disiplin, kita sama-sama untuk menjaga, penyebaran virus Covid-19 ini akan bisa kita batasi dan mudah-mudahan akan cepat berakhir,”harapnya sambil menutup pembicaraan.

Pada kesempatan tersebut, Hary Tanoesoedibjo mengungkapkan rasa terimakasihnya kepada para tenaga medis termasuk tenaga medis TNI AD yang telah berjuang dalam melawan pandemi secara global ini.

“Saya dan tentunya masyarakat Indonesia sangat berterima kasih dengan semua upaya medis untuk merawat pasien-pasien Covid-19, sangat luar biasa pengorbanan dan kerelaannya, kami sangat simpati, terus berjuang, kami sangat mendukung,”ujar Hary.

Selain Kadispenad, turut mendampingi Kasad dalam audiensi tersebut, Wakasad Mayjen TNI Moch Fachrudin,S.Sos, Koorsahli dan Aster Kasad, Kapuskesad serta Dandenma Mabesad. (Dispenad)

Antisipasi Covid-19, Danrem 162/WB Gelar Video Conference Dengan Dandim Jajarannya

Mataram – Komandan Korem 162/WB Kolonel Czi Ahmad Rizal Ramdhani, S.Sos. SH. M.Han., menggelar video conference (Vicon) dengan para Dandim jajaran Korem 162/WB terkait Percepatan Penanganan Penyebaran Corona Virus Disease 2019 (Covid-19) di wilayah NTB, Rabu (29/4).

Pada Vicon tersebut, para Dandim melaporkan kondisi terakhir wilayahnya kepada Danrem 162/WB yang didampingi oleh Perwira Staf Korem di ruang rapat Makorem 162/WB khususnya tentang upaya percepatan penanganan penyebaran Covid-19 maupun dampak sosial, ekonomi serta kegiatan keagamaan di wilayah masing-masing.

Setelah mendengar laporan dari para Dandim di masing-masing wilayah, Danrem 162/WB memberikan dukungan dan apresiasi atas upaya dan kinerja satuan dalam Gugus Tugas Percepatan Penanganan Penyebaran Covid-19 di wilayah termasuk upaya mengantisipasi dampak sosial ekonomi masyarakat selama pandemi Covid-19.

Rizal Ramdhani juga memerintahkan para Dandim untuk terus melakukan upaya-upaya membantu pemerintah Daerah mencegah penyebaran Covid-19 di masing-masing wilayah, bangun sinergitas dengan seluruh pihak, berkoordinasi lintas sektoral serta terus berikan sosialisasi, edukasi dan imbauan kepada masyarakat untuk mentaati dan melaksanakan semua imbauan dan kebijakan pemerintah, tegasnya.

Untuk itu, lanjut Danrem, jangan pernah kendor untuk melakukan segala upaya dalam rangka percepatan penanganan penyebaran Covid-19 di wilayah baik berkaitan dengan kegiatan mitigasi, antisipasi pencegahan dengan tidak henti-hentinya memberikan imbauan, sosialisasi, penyuluhan memalui media komunikasi yang mudah diakses oleh masyarakat, juga membantu menjaga setiap pintu masuk ke wilayah guna memudahkan klasifikasi masyarakat yang keluar masuk wilayah masing-masing, melaksanakan patroli bersama di titik-titik tertentu baik dalam rangka memberikan imbauan ataupun menjaga stabilitas keamanan wilayah selama pandemi Covid-19.

Selanjutnya Danrem kembali menekankan, untuk terus membantu Tim Medis Satgas Covid-19 baik pada saat pendataan sesuai status, baik ODP, PDP, Suspack, serta pasien positif hasil SWAB sampai dengan penyusuran (tracking contak) khususnya terhadap orang yang kontak langsung dan tempat-tempat yang pernah disinggahi oleh pasien positif Covid-19.

Selanjutnya, menurut orang nomor satu dijajaran Korem 162/WB ini, yang harus menjadi perhatian kita, yakni membantu pemerintah daerah dalam mengantisipasi kesiapan cadangan sembako manakala pandemi Covid-19 ini berlangsung dalam jangka waktu yang lama, pungkasnya.

“Dengan mengoptimalkan potensi sumber daya alam yang ada di wilayah yang dapat digunakan untuk mendukung kesiapan pangan seperti pengawalan dan pendampingan terhadap kegiatan pertanian mulai proses semai, tanam sampai panen dan penanaman kembali khususnya Pajale (padi, jagung, kedelai) termasuk hasil pertanian lainnya termasuk sektor lainnya seperti perikanan, peternakan, perkebunan serta potensi lainnya guna mendukung kesiapan logistik dan cadangan kebutuhan masyarakat selama pandemi Covid-19,” jelas Danrem.

“Hal tersebut harus dilakukan terus menerus sehingga dapat menggugah setiap elemen masyarakat untuk dapat mengoptimalkan perannya sesuai tugas fungsi dengan harapan dapat mendukung segala upaya percepatan penanganan penyebaran virus covid-19” tutupnya.

Ikut pada kegiatan tersebut, Kasilog Korem 162/WB, Dandenkesyah Mataram, Pasi Puanter Korem 162/WB, Pasi Intel Korem 162/WB, Karumkit Mataram dan Dantim Intel Korem 162/WB.

Dandim 1620/Loteng, Pasien Positif Kabur Sudah Diamankan Satgas Covid-19

Lombok Tengah – Beredar rekaman video CCTV serta berita salah seorang Pasien status positif Covid-19 kabur dari tempat karantina RSUD Praya pada hari Selasa tanggal 28 April 2020 pukul 20.00 wita dengan nama inisial LS asal Desa Penujak Kecamatan Praya Barat, telah membuat heboh masyarakat tempat daerah asalnya, bahkan membuat penjagaan ketat untuk mencegah yang bersangkutan kabur dari rumah sakit kembali ke kampung justru akan menambah keresahan masyarakat, yang ditakutkan akan menularkan Covid-19 kepada orang lain dikampungnya.

Terkait kejadian tersebut, Dandim 1620/Loteng Letkol Czi Prastiwanto, SE. M.I.Pol., menyampaikan bahwa sejak laporan Pasien Covid-19 inisial LS Kabur, Gugus Tugas Covid-19 tak tinggal diam dan segera melakukan koordinasi secara hirarki untuk segera mencari, menemukan dan mengembalikan yang bersangkutan untuk kembali dikarantina sesuai protokol penanganan pasien positif Covid-19.

Menurut Dandim, dengan adanya koordinasi yang ketat antara tim Gugus Tugas Covid-19 serta kepedulian masyarakat sehingga keberadaan saudara LS berhasil diketahui, berawal adanya infomasi salah satu warga dusun Selanglet melapor ke anggota Koramil 1620-04/Praya Barat Serka Ifan Suntoro yang sedang melaksanakan penertiban pasar Desa Penujak, masyarakat tersebut menyampaikan bahwa saudara LS pasien covid-19 sedang berjalan dari Dusun Mentoko menuju Dusun Kangi.

Atas dasar informasi tersebut, lanjut Dandim, Serka Ifan Suntoro mengkoordinasikan kepada Tim Covid-19 di Puskesmas Desa Penujak untuk bersama-sama menjemput yang bersangkutan di Dusun Kangi Desa Penujak Kecamatan Praya Barat Kabupaten Lombok Tengah, pada hari Rabu 29/04/2020.

“Tidak butuh waktu lama Tim Satgas Covid-19 Desa Penujak termasuk Babinsa dan Satpol-PP Desa Penujak bergerak cepat berangkat ke Dusun Kangi,” ujar Dandim.

“Tiba di lokasi LS ditemukan di jalan persawahan Dusun Kangi, selanjutnya tim Covid-19 membawa saudara LS menggunakan Ambulance menuju RSUD Praya untuk kembali dikarantina sesuai protokol Covid-19,” ungkap Dandim.

Lebih lanjut Dandim menyampaikan, bahwa penangkapan pasien Covid-19 insial LS asal desa penujak oleh satgas Covid-19 dan Tim Medis Puskesmas Desa Penujak dengan pengawalan Babinsa Penujak bertujuan untuk kembali mengamankan pasien tersebut sesuai prosedur pelayanan pasien positif Covid-19.

“Dengan harapan dapat mencegah dan memutus mata rantai penularan penyakit Covid-19 terhadap masyarakat lainnya serta mengantisipasi timbulnya gejolak sosial lainnya di tengah masyarakat, mengingat yang bersangkutan status pasein positif,” tegas Dandim.

“Untuk itu dengan sudah ditemukan saudara LS, hendaknya masyarakat tetap tenang, selalu ikuti imbauan pemerintah dan tidak kalah penting untuk difahami bahwa Covid-19 bukan aib, siapa saja bisa saja terjangkit, jadi jangan salah diartikan diisolasi atau dikarantina itu bagian dari tindakan medis untuk percepatan memutus mata rantai serta antisipasi penyebaran Covid-19,” tandasnya.

“Dan saya ulang kembali agar selalu pedomani imbauan pemerintah serta petugas yang ada di lapangan, mari kita semua peduli, InsyaAllah ketika semua kita sadar, disiplin diri, wabah Pandemi Covid-19 ini akan segera berlalu,” harap Dandim.

Adapun yang ikut dalam penjemputan, Kades penujak, Saudara L. Suharto, tim medis Puskesmas Penujak, Babinsa Desa Penujak beserta lima orang anggota Koramil 1620-04/Praya barat, Satgas Covid-19 Desa penujak.

PERPU NO 1 TAHUN 2020 TIDAK PERLU: “100 % anggaran subsidi energi bisa dialihkan untuk tangani corona

Jakarta – sumbawanews.com,- 

Oleh : SALAMUDDIN DAENG

Tidak semua sektor ekonomi Terdampak korona. Ada juga sektor ekonomi nasional yang memperoleh dampak positif dari wabah yang melanda dunia. Dampak positif bagi Indonesia tersebut datang dari sektor energi yakni migas dan listrik. Menurunnya harga minyak mentah, BBM, LPG dan harga energi primer batubara membawa keuntungan besar bagi penghematan dan bahkan penghilangan anggaran subsidi energi dalam APBN.

Selama ini defisit migas sangat besar harga minyak tinggi, subsidi APBN untuk BBM, gas LPG dan lisrik sangat besar. Namun sekarang defist itu bisa berkurang sangat significant karena harga minyak sudah menurun lebih rendah 70 % lebih dibandingkan asumsi APBN 2020, harga impor bahan baku LPG juga sudah menurun lebih dari 50%. Dengan demikian subsidi APBN untuk BBM dan LPG bisa 0 (nol), bahkan sebaliknya sektor energi dalam negeri bisa nabung atau menumpuk stok BBM dan LPG impor dan dapat menikmati keuntungan besar dari selisih harga impor dengan harga jual dalam negeri sebagaimana yang dilakukan Pertamina.

Demikian juga dengan subsidi listrik juga bisa 0 (nol) disebabkan harga energi primer yang sangat murah, terutama harga batubara yang merupakan komponen biaya listrik terbesar harganya sudah menurun lebih rendah lebih dari 50 persen dibandingkan harga batubara domestik market obligation (DMO) atau pun harga Batubara Acuan (HBA) yang menjadi patokan harga listrik dan subsidi listrik.

Sehingga tidak benar langkah pemerintah menerbitkan Perpu No 1 Tahun 2020 dengan alasan darurat ekonomi dan keuangan akibat wabah korona. Karena sektor paling vital yang selama ini selalu dipandang membebani subsidi APBN yakni BBM, LPG dan listrik justru sangat diuntungkan. Ditengah wabah korona ini BUMN migas dan listrik dapat menikmati BBM, LPG impor murah dan harga batubara murah.

Sementara pemerintah dapat menghemat APBN sangat besar yang selama ini dialokasikan untuk subsidi BBM, LPG dan listrik. Jika mengacu kepada APBN 2019 realisasi subsidi secara keseluruhan mencapai Rp. 216,8 T, subsidi energi BBM solar Rp. 31,04 T, subsidi LPG Rp. 69,4 T, dan subsidi listrik 59,3 T, ditambah subsidi minyak tanah dan premium yang datanya tidak ada dalam APBN 2019.

Realisasi Alokasi anggaran subsidi energi dalam APBN 2020 bisa hilang sama sekali. Sebagaimana diketahui Dalam APBN 2020 Pemerintah dan DPR mengalokasikan anggaran subsidi dalam APBN 2020 senilai Rp. 199,72 T. Untuk sektor energi masing masing untuk subsidi solar senilai Rp. 21 T, subsidi LPG Rp. 54,4 T, subsidi listrik Rp. 62,2 T. Ditambah subsidi premium, minyak tanah kalau masih ada. Seluruh subsidi energi tersebut tidak lagi diperlukan karena harga minyak mentah, BBM impor dan LPG impor yang sangat murah. Malah sebaliknya BUMN migas seperti Pertamina bisa cetak untung besar.

Jadi untuk mengatasi korona pemerintah tidak memerlukan Perpu darurat. Angaran untuk mengatasi korona bisa diambil dari pengalihan satu pos anggaran subsidi saja, apakah itu dengan mengalihkan subsidi lisrik atau subsidi LPG atau subsidi solar + premium+ minyak tanah. Seluruh komoditi energi ini tidak lagi memerlukan subsidi.

Sebagaimana kita ketahui bahwa pemerintah mengalokasikan dana untuk menghadapi wabah korona melalui Perpu No 1 Tahun 2020 senilai Rp. 70 triliun. Pemerintah berasumsi bahwa korona menciptakan krisis keuangan sehingga akan menggelontorkan dana Rp. 402 Triliun untuk penyelamatan ekonomi. Selain itu dengan alasan wabah korona berdampak pada ekonomi, pemerintah akan menambah utang senilai Rp. 1006 triliun sesuai dengan Perpres 54 Tahun 2020 yang merupakan pelaksanaan dari Perpu No 1 Tahun 2020. Padahal pemerintah bisa menggunakan mekanisme sebagaimana yang diatur UUD dan UU keuangan negara sebagaimana biasanya dalam menghadapi wabah corona dan tidak memerlukan Perpu darurat.

Satgas Covid-19 Gelar Rapid Tes II di Desa Batunampar, Dandim Lotim : “Alhamdulillah Hari Ini Sembuh Enam Orang”

Lombok Timur – Upaya serius tim Satgas Gugus Tugas Percepatan Penanganan dan pencegahan virus corona atau corona virus desease (Covid-19) Kabupaten Lombok Timur terus dilakukan.

Hari ini, tim Satgas Covid-19 Kecamatan Jerowaru dari Puskesmas Sukaraja dibantu TNI dari Koramil 1615-04/Keruak dan Polsek Keruak melaksanakan tes ravid lanjutan (tahap II) terhadap 80 orang warga Desa Batunampar dan Desa Pane Kecamatan Jerowaru di halaman SDN 2 Batunampar, Selasa (28/4).

Mendapat laporan tersebut, Komandan Kodim 1615/Lotim Letnan Kolonel Inf Agus Prihanto Donny, S.Sos., disela-sela kesibukannya mengatakan rapid tes lanjutan tersebut dilakukan sebagai upaya tracking contact untuk memastikan tidak adanya penularan virus corona pada masyarakat.

Dijelaskannya, sebelumnya pernah dilakukan ravid tes terhadap 180 orang lebih dan sekarang berdasarkan hasil tracking contact sekitar 80 orang yang harus dilakukan pemeriksaan ulang, namun ada beberapa orang yang mempunyai keluhan flu karena pernah kontak langsung dengan pasien yang dinyatakan positif Covid-19.

“Semoga hasil tes rapid ini negatif semua, sehingga masyarakat tetap tenang dan terus melaksanakan imbauan pemerintah,” harap Agus Donny.

Selain itu, Agus Donny juga mengucapkan rasa syukur atas kepulangan enam orang warga yang sebelumnya dinyatakan positif Covid-19 dan dirawat di RSUD Soedjono Selong.

“Alhamdulillah, hari ini enam orang dinyatakan sembuh dari pihak RSUD Soedjono Selong dan sudah pulang,” ungkapnya.

Keenam orang tersebut, lanjut Agus Donny, berasal dari Kelurahan Selong, Kecamatan Selong, Desa Jurit Baru, Desa Terara, Desa Korleko dan Desa Bebidas.

“Mari kita terus ikhtiar dengan mentaati imbauan pemerintah dan jangan lupa berdoa agar terbebas dari virus corona,” tutup Alumnus Akmil 2001 tersebut.

8 Orang Sembuh Hari ini, 21 Positif Baru Covid-19 NTB

Mataram – sumbawanews.com,-  Berikut ini realese lengkap yang di keluarkan satuan gugus tugas penanganan covid-19 NTB selasa tanggal 28 April 2020

Bantu Panen Warga Papua, Satgas 411 Kostrad Jaga Ketersediaan Pangan Ditengah Corona

(Merauke).  Dalam rangka meringankan beban dan memastikan tersedianya bahan pangan ditengah pandemi virus corona, Satgas Pamtas RI-PNG Yonif MR 411/Pdw Kostrad membantu panen padi di sawah warga binaan bertempat di Kampung Kuler.

 

Hal tersebut disampaikan Dansatgas Pamtas RI-PNG Yonif MR 411/Pdw Kostrad Mayor Inf Rizky Aditya S.Sos., M.Han., dalam rilis tertulisnya di Merauke, Papua, Selasa (28/4/2020).

 

Kegiatan membantu panen warga binaan oleh 6 personel Pos Kuler dipimpin Serka Setyo Sejati pada Selasa (28/4) pagi, bertujuan untuk memastikan tersedianya bahan pangan di Papua ditengah pandemi virus corona.  “Personel kita membantu kegiatan panen padi di sawah milik Bapak Masnun, salah satu warga binaan di Kampung Kuler, Distrik Naukenjerai, Kab.Merauke,” kata Mayor Inf Rizky Aditya.

 

Dansatgas mengatakan bahwa kegiatan tersebut bertujuan untuk membantu meringankan beban pekerjaan petani, juga untuk memastikan tersedianya bahan pangan selama penerapan karantina wilayah di Papua karena pandemi corona.

 

Saat ini para petani di Kampung Kuler memang telah memasuki musim panen padi, sehingga kegiatan panen tetap dilakukan oleh warga yang memiliki sawah.  “Ini membantu panen bersama warga yang ketiga kalinya kita lakukan, ditengah pandemi virus corona, sebelumnya dua kali dilaksanakan di Kampung Sipias, Distrik Eligobel,” ungkap Dansatgas.

 

Semoga kebersamaan dan kemanunggalan bersama masyarakat seperti ini tetap selalu terjaga dan dapat terpelihara dengan baik antara Satgas Pamtas dan masyarakat di perbatasan RI-PNG.

 

Meskipun demikian, sosialisasi terhadap para petani tetap dilakukan untuk mencegah penyebaran virus corona dengan mengikuti himbauan pemerintah. “Kita juga tetap memberikan himbauan, seperti senantiasa menerapkan perilaku hidup bersih dan sehat, dengan mencuci tangan selesai melakukan panen dan juga menggunakan masker ketika bepergian keluar rumah,” ujarnya.

 

Bapak Masnun (45 th) pemilik sawah menyampaikan terima kasih kepada Satgas Pamtas RI-PNG Yonif MR 411/Pdw Kostrad Pos Kuler, yang telah membantu pelaksanaan panen padi di sawahnya. “Terima kasih atas bantuan tenaga yang telah diberikan Bapak TNI, sehingga kami dapat melakukan panen dengan cepat,” ucapnya. (Bdr)

Lagi, Bakamla RI Gelar Bakti Sosial Peduli Covid-19

sumbawanews.com,- Sebagaimana telah diberitakan sebelumnya, Bakamla RI membagi-bagikan masker dan sembako kepada warga sekitar Mabes Bakamla RI, khususnya para pekerja harian, ojek online, tukang parkir, serta warga lainnya yang  terdampak pandemi  Covid-19, mulai 23 hingga 29 April mendatang. Hari ini, Selasa (28/4/2020), pembagian sembako yang tetap memperhatikan protokol kesehatan itu dipimpin oleh Kepala Biro Umum (Karoum) Bakamla RI Laksma Bakamla Amin Budi Cahyono, S.E., mewakili Kepala Bakamla RI Laksdya TNI Aan Kurnia, S.Sos., M.M.
Mengawali baksi sosial bertajuk “Bakamla RI Peduli Covid-19” itu, Laksma Amin menjelaskan tentang penggunaan masker kain yang merupakan produksi anak-anak pesantren, kepada para warga yang akan menerima bingkisan dari Bakamla RI.
Pembagian masker dan sembako pun terlihat sangat tertib berkat kesigapan tim lapangan yang dikoordinir oleh Kabag TU dan Rumga Bakamla RI Kolonel Bakamla Eddy HH Panjaitan, S.H., S.E., M.M.
Seluruh warga diwajibkan  menggunakan masker, antrian diatur dalam jarak satu setengah meter, pengecekan suhu tubuh menggunakan thermometer infrared, mencuci tangan dengan hand sanitizer, masuk ke bilik disinfectan untuk sterilisasi secara menyeluruh, kemudian warga dipersilahkan duduk yang telah diatur jaraknya untuk menunggu giliran pembagian sembako.
Kegiatan bakti sosial ini, walaupun mendatangkan sejumlah besar masyarakat sekitar ke lingkungan Bakamla RI/IDNCG seperti ojol, tukang tambal ban, pekerja harian, dll, tetapi tetap memperhatikan physical distancing seperti yang dianjurkan oleh pemerintah. Keseriusan dalam menerapkan protokol kesehatan terlihat mulai dari menyambut masyarakat untuk memasuki area kegiatan bakti sosial, pelaksanaan bakti sosial, hingga masyarakat meninggalkan halaman Mabes Bakamla RI.
Tak sedikit warga yang menyatakan kegembiraannya sesaat setelah menerima bigkisan yang telah dibagikan oleh Karoum Bakamla RI. “Saya merasa sangat bersyukur bahwa dalam kondisi sulit seperti ini tiba-tiba mendapat perhatian dari Bakamla”, ucap salah seorang warga yang enggan disebut namanya.

Dandim 1606/Lobar Berikan Tali Asih Kepada Isteri Personil Kodim Yang Terlibat Tenaga Medis Satgas Covid-19

Mataram – Selasa 28/04/2020, bertempat di Aula Makodim 1606/Lobar Jalan Pejanggik Kota Mataram, Dandim 1606/Lobar Kolonel Czi Efrijon Kroll, S.IP. MM., memberikan Tali Asih kepada istri anggota Kodim 1606/Lobar yang merupakan tenaga medis dan terlibat langsung dalam Satgas Percepatan Penanganan Covid-19.

Dalam sambutannya, Komandan Kodim 1606/Lobar menyampaikan bahwa pada pagi hari ini sengaja saya akan memberikan tali asih kepada istri anggota kodim 1606/Lobar yang merupakan tim medis dan terlibat langsung dalam Satgas Covid-19, ini merupakan salah satu bentuk apresiasi, perhatian dan pembinaan saya selaku Komandan Kodim kepada keluarga besar jajaran Kodim termasuk istri anggota Kodim 1606/Lobar.

Terlebih dalam situasi Pandemi Covid-19, lanjut Dandim, dimana orang lain sibuk dengan kegiatan sendiri dan keluarga, sementara sebagai petugas medis yang terlibat langsung dalam menangani pasien terpapar Covid-19, mereka harus berjuang untuk berupaya membantu memberikan tindakan medis baik kepada Pasien status ODP, PDP, Suspek maupun atas hasil swab positif.

“Kita tahu bahwa tim kesehatan kita bekerja dengan penuh tanggungjawab dengan segala resiko dalam menangani pasien-pasien yang terpapar Covid-19, di tengah kondisi menjalankan tugas mulia tidak menutup kemungkinan juga bisa terpapar atau tertular karena mereka berhadapan langsung ketika harus membantu penanganan pasien yang sudah harus dikarantina dengan protokol dan prosedur penanganan pasien covid-19,” tegas Dandim.

“Untuk itu pada kesempatan yang baik ini saya kembali tekankan kepada seluruh keluarga besar Kodim 1606/Lobar, lebih khusus para istri anggota yang terlibat langsung dalam Satgas Covid-19 agar tetap disiplin laksanakan protokol sesuai SOP dalam penanganan medis Covid-19, jangan lengah, tetap berhati-hati dalam setiap pelaksanaan tugas menangani Covid-19,” imbaunya.

Di akhir sambutannya, Pamen melatih tiga abituren Akademi Militer 1995 ini kembali menekankan kepada seluruh personel jajarannya, agar tetap ikuti seluruh imbauan pemerintah dalam upaya mencegah dan memutus rantai penyebaran Covid-19, selalu disiplin, tingkatkan kesadaran diri masing-masing, jaga jarak atau social distancing, cuci tangan gunakan sabun, tetap di rumah, jika harus keluar siapkan handsanitizer dan gunakan masker, hindari pegang mulut, mata, hidung dan telinga sebelum mencuci tangan dengan bersih.

“Selalu waspada, jangan panik, berikhtiar dan berdoa,” tutup Dandim.

Adapun beberapa orang istri anggota Kodim 1606/Lobar yang menjadi tenaga kesehatan dan terlibat langsung dalam Satgas Covid-19 yaitu :
1. Ny. Nana Suranggani, bekerja di Puskesmas Kuripan Lobar, Istri dari Sertu Wirahman Babinsa Koramil 1606-04/Gerung.
2. Ny. Dewi Nur Ita Wahyuni, bekerja di RSAD Mataram Istri dari Serma I Ketut Budiarta Bati Persdim 1606/Lobar.
3. Ny. Baiq Dian Fatmawati, bekerja di Puskemas Dasan Tapen Lobar, Istri dari Sertu Ahmad Isnaini Babinsa Koramil 1606-04/Gerung.
4. Ny. Maemunah, bekerja di Puskesmas Karang Pule, Istri dari sertu Sakinul Babinsa Koramil 1606-04/Gerung.

Turut hadir dalam acara tersebut Para Pasi Kodim 1606/Lobar, Danramil 1606-04/Gerung, Danunit Inteldim 1606/Lobar, Ketua Persit KCK cabang XXV Kodim 1606/Lobar beserta pengurus.

Cegah Covid-19, Koramil 1614-02/Kempo dan Polsek Kempo Bubarkan Kumpulan Pemuda

DOMPU – Perkembangan Penyebaran Corona Virus Desease (Covid-19) di Kabupaten Dompu, kini memasuki Fase baru.

Dikutip dari berbagai sumber resmi, Kabupaten Dompu menempati urutan ke-2 se-NTB setelah kota Mataram. Yang dimana terdapat 32 orang terpapar Positif Covid-19 dan satu orang meninggal dunia.

Gugus Satgas Percepatan Penagangan Penyebaran Covid-19 Kabupaten Dompu melakukan berbagai sesuai peran fungsi dalam upaya mensosialisakan ke masyarakat betapa bahayanya virus yang sudah memakan begitu banyak korban di tanah air bahkan dunia tersebut.

Mulai dari mensterilkan tempat-tempat yang dianggap dapat memicu terpaparnya virus tersebut hingga melakukan Lockdown beberapa Desa dan Kecamatan yang dianggap masuk dalam zona merah hingga menutup tempat wisata biasa tempat berkumpul banyak orang yang ada di Kabupaten Dompu.

Seperti yang dilakukan Personil Kodim 1614/Dompu yang bertugas di Koramil 1614-02/Kempo bersama dengan Personil Polisi Sektor Kempo yang melakukan pembubaran masyarakat yang berkumpul di Dermaga Soro Barat Kecamatan Kempo Kabupaten Dompu.

Yang dimana Kegiatan tersebut guna menertibkan anak-anak muda yang berkumpul dalam jumlah banyak orang sambil mengendarai sepeda motor dengan ugal-ugalan, bahkan sepeda motor menggunakan Knalpot Racing, seakan tidak mengindahkan surat edaran dan imbauan Pemerintah disaat kita prihatin dalam suasana menghadapi penyebaran pandemi virus corona (COVID-19).

Kami terus mengimbau agar anak-anak muda tersebut tidak berkumpul terlalu ramai dan menjaga jarak guna antisipasi dan percepatan memutus rantai penyebaran virus corona.

Hal ini disampaikan Danramil 1614-02/Kempo Kapten Inf Ibrahim saat diwawancarai oleh awak media ini, Senin sore (27/4).

Kegiatan tersebut dilakukan bersama Kapolsek Kempo AKP Made Sartika beserta jajaran Koramil 1614-02/Kempo dan Mapolsek Kempo.

“Ini merupakan salah satu cara untuk memutus mata rantai penyebaran virus corona, terutama di wilayah Kecamatan Kempo,” tuturnya.

Lebih lanjut Kapten Inf Ibrahim mengatakan, kegiatan seperti ini bukan hanya kali ini saja kami laksanakan, akan tetapi setiap hari.

“Kami berharap semoga masyarakat tetap mengikuti himbauan dari Pemerintah agar kita semua bisa cepat terbebas dari virus yang akhir-akhir ini mengguncang dunia,” harap Danramil.

Hal yang sama disampaikan AKP Made Sartika bahwa selain menertibkan motor- motor yang memakai knalpot recing karena dianggap mengganggu kenyamanan masyarakat, kegiatan ini juga untuk membatu tim medis yang saat ini sedang berjuang menyembuhkan orang-orang yang sudah dinyatakan positif.

“Kami juga berupaya semaksimal mungkin agar Kecamatan Kempo tidak masuk dalam salah satu Kecamatan yang masuk zona merah,” imbuhnya Kapolsek.

Berita Terkini

Threads Luncurkan Live Chats, Tingkatkan Interaksi Real-Time

Sumbawanews.com,- Aplikasi Threads, milik Meta, resmi meluncurkan fitur Live Chats pada 1 Juli 2026, sebagai langkah strategis memperkuat posisinya sebagai pesaing utama X dalam...

Persib Bangun Jalur Pemain Muda Lewat Kolaborasi dengan PSGC Ciamis

Sumbawanews.com,- Persib Bandung resmi menjalin kemitraan strategis dengan PSGC Ciamis sebagai tim satelit, dalam upaya membangun ekosistem pengembangan pemain muda yang terstruktur dan berkelanjutan....

Komandan Lanud Sjamsudin Noor Pimpin Sertijab Kadispers, Tegaskan Pembinaan Personel sebagai Pilar Kekuatan Satuan

Banjarbaru - Komandan Lanud Sjamsudin Noor Kolonel Pnb Hilman L.P. Ambarita, M.M.S., memimpin langsung upacara Serah Terima Jabatan (Sertijab) Kepala Dinas Personel (Kadispers) Lanud...

Inggris Hadapi Debut Sejarah RD Kongo di 32 Besar Piala Dunia 2026

Sumbawanews.com,- Laga antara Inggris dan Republik Demokratik Kongo akan memeriahkan babak 32 besar Piala Dunia 2026, Rabu, 1 Juli 2026, pukul 23.00 WIB, di...

Berita Utama