Home Blog Page 3063

Satgas Covid-19 Gelar Rapid Tes II di Desa Batunampar, Dandim Lotim : “Alhamdulillah Hari Ini Sembuh Enam Orang”

Lombok Timur – Upaya serius tim Satgas Gugus Tugas Percepatan Penanganan dan pencegahan virus corona atau corona virus desease (Covid-19) Kabupaten Lombok Timur terus dilakukan.

Hari ini, tim Satgas Covid-19 Kecamatan Jerowaru dari Puskesmas Sukaraja dibantu TNI dari Koramil 1615-04/Keruak dan Polsek Keruak melaksanakan tes ravid lanjutan (tahap II) terhadap 80 orang warga Desa Batunampar dan Desa Pane Kecamatan Jerowaru di halaman SDN 2 Batunampar, Selasa (28/4).

Mendapat laporan tersebut, Komandan Kodim 1615/Lotim Letnan Kolonel Inf Agus Prihanto Donny, S.Sos., disela-sela kesibukannya mengatakan rapid tes lanjutan tersebut dilakukan sebagai upaya tracking contact untuk memastikan tidak adanya penularan virus corona pada masyarakat.

Dijelaskannya, sebelumnya pernah dilakukan ravid tes terhadap 180 orang lebih dan sekarang berdasarkan hasil tracking contact sekitar 80 orang yang harus dilakukan pemeriksaan ulang, namun ada beberapa orang yang mempunyai keluhan flu karena pernah kontak langsung dengan pasien yang dinyatakan positif Covid-19.

“Semoga hasil tes rapid ini negatif semua, sehingga masyarakat tetap tenang dan terus melaksanakan imbauan pemerintah,” harap Agus Donny.

Selain itu, Agus Donny juga mengucapkan rasa syukur atas kepulangan enam orang warga yang sebelumnya dinyatakan positif Covid-19 dan dirawat di RSUD Soedjono Selong.

“Alhamdulillah, hari ini enam orang dinyatakan sembuh dari pihak RSUD Soedjono Selong dan sudah pulang,” ungkapnya.

Keenam orang tersebut, lanjut Agus Donny, berasal dari Kelurahan Selong, Kecamatan Selong, Desa Jurit Baru, Desa Terara, Desa Korleko dan Desa Bebidas.

“Mari kita terus ikhtiar dengan mentaati imbauan pemerintah dan jangan lupa berdoa agar terbebas dari virus corona,” tutup Alumnus Akmil 2001 tersebut.

8 Orang Sembuh Hari ini, 21 Positif Baru Covid-19 NTB

Mataram – sumbawanews.com,-  Berikut ini realese lengkap yang di keluarkan satuan gugus tugas penanganan covid-19 NTB selasa tanggal 28 April 2020

Bantu Panen Warga Papua, Satgas 411 Kostrad Jaga Ketersediaan Pangan Ditengah Corona

(Merauke).  Dalam rangka meringankan beban dan memastikan tersedianya bahan pangan ditengah pandemi virus corona, Satgas Pamtas RI-PNG Yonif MR 411/Pdw Kostrad membantu panen padi di sawah warga binaan bertempat di Kampung Kuler.

 

Hal tersebut disampaikan Dansatgas Pamtas RI-PNG Yonif MR 411/Pdw Kostrad Mayor Inf Rizky Aditya S.Sos., M.Han., dalam rilis tertulisnya di Merauke, Papua, Selasa (28/4/2020).

 

Kegiatan membantu panen warga binaan oleh 6 personel Pos Kuler dipimpin Serka Setyo Sejati pada Selasa (28/4) pagi, bertujuan untuk memastikan tersedianya bahan pangan di Papua ditengah pandemi virus corona.  “Personel kita membantu kegiatan panen padi di sawah milik Bapak Masnun, salah satu warga binaan di Kampung Kuler, Distrik Naukenjerai, Kab.Merauke,” kata Mayor Inf Rizky Aditya.

 

Dansatgas mengatakan bahwa kegiatan tersebut bertujuan untuk membantu meringankan beban pekerjaan petani, juga untuk memastikan tersedianya bahan pangan selama penerapan karantina wilayah di Papua karena pandemi corona.

 

Saat ini para petani di Kampung Kuler memang telah memasuki musim panen padi, sehingga kegiatan panen tetap dilakukan oleh warga yang memiliki sawah.  “Ini membantu panen bersama warga yang ketiga kalinya kita lakukan, ditengah pandemi virus corona, sebelumnya dua kali dilaksanakan di Kampung Sipias, Distrik Eligobel,” ungkap Dansatgas.

 

Semoga kebersamaan dan kemanunggalan bersama masyarakat seperti ini tetap selalu terjaga dan dapat terpelihara dengan baik antara Satgas Pamtas dan masyarakat di perbatasan RI-PNG.

 

Meskipun demikian, sosialisasi terhadap para petani tetap dilakukan untuk mencegah penyebaran virus corona dengan mengikuti himbauan pemerintah. “Kita juga tetap memberikan himbauan, seperti senantiasa menerapkan perilaku hidup bersih dan sehat, dengan mencuci tangan selesai melakukan panen dan juga menggunakan masker ketika bepergian keluar rumah,” ujarnya.

 

Bapak Masnun (45 th) pemilik sawah menyampaikan terima kasih kepada Satgas Pamtas RI-PNG Yonif MR 411/Pdw Kostrad Pos Kuler, yang telah membantu pelaksanaan panen padi di sawahnya. “Terima kasih atas bantuan tenaga yang telah diberikan Bapak TNI, sehingga kami dapat melakukan panen dengan cepat,” ucapnya. (Bdr)

Lagi, Bakamla RI Gelar Bakti Sosial Peduli Covid-19

sumbawanews.com,- Sebagaimana telah diberitakan sebelumnya, Bakamla RI membagi-bagikan masker dan sembako kepada warga sekitar Mabes Bakamla RI, khususnya para pekerja harian, ojek online, tukang parkir, serta warga lainnya yang  terdampak pandemi  Covid-19, mulai 23 hingga 29 April mendatang. Hari ini, Selasa (28/4/2020), pembagian sembako yang tetap memperhatikan protokol kesehatan itu dipimpin oleh Kepala Biro Umum (Karoum) Bakamla RI Laksma Bakamla Amin Budi Cahyono, S.E., mewakili Kepala Bakamla RI Laksdya TNI Aan Kurnia, S.Sos., M.M.
Mengawali baksi sosial bertajuk “Bakamla RI Peduli Covid-19” itu, Laksma Amin menjelaskan tentang penggunaan masker kain yang merupakan produksi anak-anak pesantren, kepada para warga yang akan menerima bingkisan dari Bakamla RI.
Pembagian masker dan sembako pun terlihat sangat tertib berkat kesigapan tim lapangan yang dikoordinir oleh Kabag TU dan Rumga Bakamla RI Kolonel Bakamla Eddy HH Panjaitan, S.H., S.E., M.M.
Seluruh warga diwajibkan  menggunakan masker, antrian diatur dalam jarak satu setengah meter, pengecekan suhu tubuh menggunakan thermometer infrared, mencuci tangan dengan hand sanitizer, masuk ke bilik disinfectan untuk sterilisasi secara menyeluruh, kemudian warga dipersilahkan duduk yang telah diatur jaraknya untuk menunggu giliran pembagian sembako.
Kegiatan bakti sosial ini, walaupun mendatangkan sejumlah besar masyarakat sekitar ke lingkungan Bakamla RI/IDNCG seperti ojol, tukang tambal ban, pekerja harian, dll, tetapi tetap memperhatikan physical distancing seperti yang dianjurkan oleh pemerintah. Keseriusan dalam menerapkan protokol kesehatan terlihat mulai dari menyambut masyarakat untuk memasuki area kegiatan bakti sosial, pelaksanaan bakti sosial, hingga masyarakat meninggalkan halaman Mabes Bakamla RI.
Tak sedikit warga yang menyatakan kegembiraannya sesaat setelah menerima bigkisan yang telah dibagikan oleh Karoum Bakamla RI. “Saya merasa sangat bersyukur bahwa dalam kondisi sulit seperti ini tiba-tiba mendapat perhatian dari Bakamla”, ucap salah seorang warga yang enggan disebut namanya.

Dandim 1606/Lobar Berikan Tali Asih Kepada Isteri Personil Kodim Yang Terlibat Tenaga Medis Satgas Covid-19

Mataram – Selasa 28/04/2020, bertempat di Aula Makodim 1606/Lobar Jalan Pejanggik Kota Mataram, Dandim 1606/Lobar Kolonel Czi Efrijon Kroll, S.IP. MM., memberikan Tali Asih kepada istri anggota Kodim 1606/Lobar yang merupakan tenaga medis dan terlibat langsung dalam Satgas Percepatan Penanganan Covid-19.

Dalam sambutannya, Komandan Kodim 1606/Lobar menyampaikan bahwa pada pagi hari ini sengaja saya akan memberikan tali asih kepada istri anggota kodim 1606/Lobar yang merupakan tim medis dan terlibat langsung dalam Satgas Covid-19, ini merupakan salah satu bentuk apresiasi, perhatian dan pembinaan saya selaku Komandan Kodim kepada keluarga besar jajaran Kodim termasuk istri anggota Kodim 1606/Lobar.

Terlebih dalam situasi Pandemi Covid-19, lanjut Dandim, dimana orang lain sibuk dengan kegiatan sendiri dan keluarga, sementara sebagai petugas medis yang terlibat langsung dalam menangani pasien terpapar Covid-19, mereka harus berjuang untuk berupaya membantu memberikan tindakan medis baik kepada Pasien status ODP, PDP, Suspek maupun atas hasil swab positif.

“Kita tahu bahwa tim kesehatan kita bekerja dengan penuh tanggungjawab dengan segala resiko dalam menangani pasien-pasien yang terpapar Covid-19, di tengah kondisi menjalankan tugas mulia tidak menutup kemungkinan juga bisa terpapar atau tertular karena mereka berhadapan langsung ketika harus membantu penanganan pasien yang sudah harus dikarantina dengan protokol dan prosedur penanganan pasien covid-19,” tegas Dandim.

“Untuk itu pada kesempatan yang baik ini saya kembali tekankan kepada seluruh keluarga besar Kodim 1606/Lobar, lebih khusus para istri anggota yang terlibat langsung dalam Satgas Covid-19 agar tetap disiplin laksanakan protokol sesuai SOP dalam penanganan medis Covid-19, jangan lengah, tetap berhati-hati dalam setiap pelaksanaan tugas menangani Covid-19,” imbaunya.

Di akhir sambutannya, Pamen melatih tiga abituren Akademi Militer 1995 ini kembali menekankan kepada seluruh personel jajarannya, agar tetap ikuti seluruh imbauan pemerintah dalam upaya mencegah dan memutus rantai penyebaran Covid-19, selalu disiplin, tingkatkan kesadaran diri masing-masing, jaga jarak atau social distancing, cuci tangan gunakan sabun, tetap di rumah, jika harus keluar siapkan handsanitizer dan gunakan masker, hindari pegang mulut, mata, hidung dan telinga sebelum mencuci tangan dengan bersih.

“Selalu waspada, jangan panik, berikhtiar dan berdoa,” tutup Dandim.

Adapun beberapa orang istri anggota Kodim 1606/Lobar yang menjadi tenaga kesehatan dan terlibat langsung dalam Satgas Covid-19 yaitu :
1. Ny. Nana Suranggani, bekerja di Puskesmas Kuripan Lobar, Istri dari Sertu Wirahman Babinsa Koramil 1606-04/Gerung.
2. Ny. Dewi Nur Ita Wahyuni, bekerja di RSAD Mataram Istri dari Serma I Ketut Budiarta Bati Persdim 1606/Lobar.
3. Ny. Baiq Dian Fatmawati, bekerja di Puskemas Dasan Tapen Lobar, Istri dari Sertu Ahmad Isnaini Babinsa Koramil 1606-04/Gerung.
4. Ny. Maemunah, bekerja di Puskesmas Karang Pule, Istri dari sertu Sakinul Babinsa Koramil 1606-04/Gerung.

Turut hadir dalam acara tersebut Para Pasi Kodim 1606/Lobar, Danramil 1606-04/Gerung, Danunit Inteldim 1606/Lobar, Ketua Persit KCK cabang XXV Kodim 1606/Lobar beserta pengurus.

Cegah Covid-19, Koramil 1614-02/Kempo dan Polsek Kempo Bubarkan Kumpulan Pemuda

DOMPU – Perkembangan Penyebaran Corona Virus Desease (Covid-19) di Kabupaten Dompu, kini memasuki Fase baru.

Dikutip dari berbagai sumber resmi, Kabupaten Dompu menempati urutan ke-2 se-NTB setelah kota Mataram. Yang dimana terdapat 32 orang terpapar Positif Covid-19 dan satu orang meninggal dunia.

Gugus Satgas Percepatan Penagangan Penyebaran Covid-19 Kabupaten Dompu melakukan berbagai sesuai peran fungsi dalam upaya mensosialisakan ke masyarakat betapa bahayanya virus yang sudah memakan begitu banyak korban di tanah air bahkan dunia tersebut.

Mulai dari mensterilkan tempat-tempat yang dianggap dapat memicu terpaparnya virus tersebut hingga melakukan Lockdown beberapa Desa dan Kecamatan yang dianggap masuk dalam zona merah hingga menutup tempat wisata biasa tempat berkumpul banyak orang yang ada di Kabupaten Dompu.

Seperti yang dilakukan Personil Kodim 1614/Dompu yang bertugas di Koramil 1614-02/Kempo bersama dengan Personil Polisi Sektor Kempo yang melakukan pembubaran masyarakat yang berkumpul di Dermaga Soro Barat Kecamatan Kempo Kabupaten Dompu.

Yang dimana Kegiatan tersebut guna menertibkan anak-anak muda yang berkumpul dalam jumlah banyak orang sambil mengendarai sepeda motor dengan ugal-ugalan, bahkan sepeda motor menggunakan Knalpot Racing, seakan tidak mengindahkan surat edaran dan imbauan Pemerintah disaat kita prihatin dalam suasana menghadapi penyebaran pandemi virus corona (COVID-19).

Kami terus mengimbau agar anak-anak muda tersebut tidak berkumpul terlalu ramai dan menjaga jarak guna antisipasi dan percepatan memutus rantai penyebaran virus corona.

Hal ini disampaikan Danramil 1614-02/Kempo Kapten Inf Ibrahim saat diwawancarai oleh awak media ini, Senin sore (27/4).

Kegiatan tersebut dilakukan bersama Kapolsek Kempo AKP Made Sartika beserta jajaran Koramil 1614-02/Kempo dan Mapolsek Kempo.

“Ini merupakan salah satu cara untuk memutus mata rantai penyebaran virus corona, terutama di wilayah Kecamatan Kempo,” tuturnya.

Lebih lanjut Kapten Inf Ibrahim mengatakan, kegiatan seperti ini bukan hanya kali ini saja kami laksanakan, akan tetapi setiap hari.

“Kami berharap semoga masyarakat tetap mengikuti himbauan dari Pemerintah agar kita semua bisa cepat terbebas dari virus yang akhir-akhir ini mengguncang dunia,” harap Danramil.

Hal yang sama disampaikan AKP Made Sartika bahwa selain menertibkan motor- motor yang memakai knalpot recing karena dianggap mengganggu kenyamanan masyarakat, kegiatan ini juga untuk membatu tim medis yang saat ini sedang berjuang menyembuhkan orang-orang yang sudah dinyatakan positif.

“Kami juga berupaya semaksimal mungkin agar Kecamatan Kempo tidak masuk dalam salah satu Kecamatan yang masuk zona merah,” imbuhnya Kapolsek.

Berita Foto : Pangkogabwilhan-I Dampingi KSP Kunjungan ke RS Darurat Covid-19 Wisma Atlet

(Kogabwilhan-I). Panglima Komando Gabungan Wilayah Pertahanan I (Pangkogabwilhan-I) Laksdya TNI Yudo Margono, S.E., M.M. mendampingi Kepala Staf Kepresidenan Jenderal TNI (Purn) Moeldoko saat melakukan kunjungan ke RS Darurat Covid-19 Wisma Atlet, Kemayoran Jakarta Utara, Senin (27/4/2020). Kepala Staf Kepresidenan (KSP) Jenderal TNI (Purn) Moeldoko menyampaikan apresiasi yang sebesar-besarnya dari pemerintah kepada TNI dan para Medis yang tergabung dalam Komando Tugas Gabungan Terpadu Operasi Penanganan Pasien Covid-19 di Wisma Atlet. (Bdr)

Dandim 1608/Bima Bersama Kapolres Kota Bima Pantau Rencana Penerapan Area Baru Pasar Amahami Antisipasi Covid-19

Kota Bima – Sebagai Bentuk rasa tanggung jawab tergabung dalam gugus satgas Percepatan penanganan Covid-19 di wilayah kerja dalam rangka mengantisipasi dan mencegah penyebaran Corona Virus Desease 2019 atau covid–19 di areal Pasar Amahami Kota Bima, Dandim 1608/Bima Letkol Inf Teuku Mustafa Kamal bersama Kapolres Bima Kota Haryo Tejo Dicaksono, IK. SH., serta Pihak Dinas Koperindag Kota Bima, senin pagi tadi (27/4/2020) sekitar pukul 08.00 wita, melaksanakan pengecekan langsung, guna adanya rencana pemindahan para pedagang yang ada di sepanjang jalan area pasar tersebut, untuk menempati area sebelah utara.

Kegiatan tersebut sekaligus dimanfaatkan untuk memberikan himbauan dan sosialisasi kepada warga pasar Amahami adanya rencana penataan para pedagang.

Dandim 1608/Bima dilokasi kegiatan menyampaikan rencana penataan para pedagang, sekaligus memberikan metode dan pemahaman yang harus dilakukan oleh Para Pedagang Pasar dalam rangka mencegah dan mewaspadai penyebaran virus corona dilingkungan Pasar.

Beberapa poin yang di sampaikan oleh Dandim saat menemui sejumlah pedagang, antara lain : untuk para pedagang di pasar agar tetap ikuti imbauan pemerintah, saling menjaga ikuti pola pengaturan area baru dipasar bagian dari upaya pencegahan covid-19, gunakan masker dan sarung tangan, cuci tangan dengan sabun jangan menyentuh mulut, hidung, mata, telinga karena covid-19 akan menyebar kedalam tubuh melalui tangan setelah menyentuh panca indra, selalu menjaga kesehatan diri dan keluarga, semaksimal munkin jaga jarak dalam melayani pembeli begitu sebaliknya serta selalu mengikuti arahan yang diberikan oleh petugas aparat setempat guna antisipasi serta percepatan dalam memutus matarantai penyebaran virus corona (Covid-19).

Terapkan Protokol Kesehatan, Bakamla RI Kembali Gelar Bakti Sosial Peduli Covid-19

Badan Keamanan Laut (Bakamla) RI kembali menggelar bakti sosial Peduli Covid-19 dengan melakukan pemberian sembako kepada warga sekitar kantor Bakamla RI, khususnya para pekerja harian, ojek online, tukang parkir, warga prasejahtera, serta warga lainnya yang  terdampak pandemi  Covid-19.

 

Bakti sosial yang dilaksanakan di Mabes Bakamla RI, Jl. Proklamasi No. 56, Jakarta Pusat, dihadiri langsung oleh Kepala Bakamla RI Laksdya TNI Aan Kurnia, S.Sos., M.M. beserta sejumlah pejabat utama Bakamla RI, Senin (27/4/2020).

 

“Kami turut prihatin dan dapat merasakan dampak dari pandemi virus ini bagi kehidupan keluarga yang kurang mampu, khususnya pekerja harian. Oleh karena itu kami mengadakan bakti sosial Bakamla RI Peduli Covid-19 sebagai bentuk kepedulian kepada warga masyarakat sekitar,” jelas Kabakamla.

 

Dalam bakti sosial ini, Bakamla RI menyalurkan bantuan kebutuhan pokok berupa beras, gula pasir, minyak goreng, dan masker kain. Masker yang diberikan merupakan produksi pondok pesantren yang dapat digunakan berulang kali dengan cara dicuci.

 

Penyerahan sembako dalam bakti sosial ini tetap memperhatikan protokol kesehatan yang diberlakukan oleh pemerintah, dimana warga wajib menggunakan masker, dan antrian diatur dalam jarak satu setengah meter, pengecekan suhu tubuh menggunakan thermometer infrared, mencuci tangan dengan hand sanitizer, masuk ke bilik disinfectan untuk sterilisasi secara menyeluruh, kemudian warga dipersilahkan duduk yang telah diatur jaraknya untuk menunggu giliran pembagian sembako.

 

“Kegiatan bakti sosial ini tetap memperhatikan protokol kesehatan yang diberlakukan pemerintah, seperti menjaga jarak, wajib memakai masker, pengecekan suhu tubuh, mencuci tangan dan penyemprotan disinfektan yang aman bagi tubuh. Hal ini juga sebagai bentuk sosialisasi kepada masyarakat guna mencegah penyebaran Covid-19,” jelas Kepala Bakamla Laksdya TNI Aan Kurnia, S.Sos., M.M.

 

Kepala Bakamla RI juga menambahkan kegiatan yang sama akan kembali digelar pada hari Rabu lusa 29 April 2020, dimana warga penerima sebelumnya sudah menerima pembagian kupon. “Semoga bantuan yang tidak banyak ini dapat meringankan beban masyarakat guna mencukupi kebutuhan sehari-hari,” tandas Kepala Bakamla RI.(Bdr)

Pemerintah Yakin Dapat Memutus Rantai Penyebaran Covid-19 Akhir Ramadhan Walaupun Angka Positif Covid-19 Terus Bergerak Naik, 11 Positif Baru NTB.

Mataram – sumbawanews.com,-  Pemerintah Provinsi NTB berkeyakinan dapat memutus rantai penyebaran covid-19 pada akhir Ramadhan ini jika semua elemen patuh dan mengikuti standar protokol yang di canangkan pemerintah. Hal ini di sampaikan  sekretaris daerah NTB H. Lalu Gita Ariadi selaku ketua pelaksana harian gugus tugas penanganan covid-19 dalam realese yang d sampaikan pada hari ini.

Bahwa pada hari ini, Senin 27 April 2020 telah dilakukan pemeriksaan terhadap 106 sampel swab dengan hasil 89 sampel negatif, 6 (enam) sampel positif ulangan dan 11 sampel kasus baru positif Covid-19. Kasus baru positif tersebut, yakni:

• Pasien nomor 196, an. Ny. HH, perempuan, usia 19 tahun, penduduk Desa Moyot, Kecamatan Sakra, Kabupaten Lombok Timur. Pasien tidak pernah melakukan perjalanan ke daerah terjangkit Covid-19. Riwayat kontak erat dengan pasien Covid-19 nomor 94. Saat ini dirawat di Ruang Isolasi RSUD R. Soedjono Selong dengan kondisi baik;

• Pasien nomor 197, an. Ny. M, perempuan, usia 40 tahun, penduduk Desa Moyot,
Kecamatan Sakra, Kabupaten Lombok Timur. Pasien tidak pernah melakukan perjalanan ke daerah terjangkit Covid-19. Riwayat kontak erat dengan orang yang pernah bepergian ke Gowa Makassar. Saat ini dirawat di Ruang Isolasi RSUD R. Soedjono Selong dengan kondisi baik;

• Pasien nomor 198, an. Tn. RS, laki-laki, usia 31 tahun, penduduk Kelurahan Dayan Peken, Kecamatan Ampenan, Kota Mataram. Pasien tidak pernah melakukan perjalanan ke daerah terjangkit Covid-19. Riwayat kontak erat dengan pasien Covid-19 nomor 109. Saat ini menjalani karantina terpusat di Kota Mataram dengan kondisi baik;

• Pasien nomor 199, an. Ny. M, perempuan, usia 32 tahun, penduduk Kelurahan Dayan
Peken, Kecamatan Ampenan, Kota Mataram. Pasien tidak pernah melakukan perjalanan ke daerah terjangkit Covid-19. Riwayat kontak erat dengan pasien Covid-19 nomor 109. Saat ini menjalani karantina terpusat di Kota Mataram dengan kondisi baik;

• Pasien nomor 200, an. Tn. B, laki-laki, usia 52 tahun, penduduk Desa Senteluk, Kecamatan Batulayar, Kabupaten Lombok Barat. Pasien pernah melakukan perjalanan ke daerah Gowa Makassar. Riwayat kontak dengan pasien Covid-19 tidak pernah. Saat ini menjalani karantina terpusat di Kabupaten Lombok Barat dengan kondisi baik;

• Pasien nomor 201, an. Tn. S, laki-laki, usia 28 tahun, penduduk Desa Sandik, Kecamatan Batulayar, Kabupaten Lombok Barat. Pasien pernah melakukan perjalanan ke Gowa Makassar. Riwayat kontak dengan orang yang sakit Covid-19 tidak pernah. Saat ini menjalani karantina terpusat di Kabupaten Lombok Barat dengan kondisi baik;

• Pasien nomor 202, an. Tn. K, laki-laki, usia 55 tahun, penduduk Desa Meninting,
Kecamatan Batulayar, Kabupaten Lombok Barat. Pasien pernah melakukan perjalanan ke Gowa Makassar. Riwayat kontak erat dengan pasien Covid-19 tidak pernah. Saat ini menjalani karantina terpusat di Kabupaten Lombok Barat dengan kondisi baik;

• Pasien nomor 203, an. Tn. S, laki-laki, usia 52 tahun, penduduk Desa Meninting,
Kecamatan Batulayar, Kabupaten Lombok Barat. Pasien pernah melakukan perjalanan ke Gowa Makassar. Riwayat kontak erat dengan pasien Covid-19 tidak pernah. Saat ini menjalani karantina terpusat di Kabupaten Lombok Barat dengan kondisi baik;

• Pasien nomor 204, an. Tn. AMI, laki-laki, usia 62 tahun, penduduk Desa Meninting,
Kecamatan Batulayar, Kabupaten Lombok Barat. Pasien pernah melakukan perjalanan ke Gowa Makassar. Riwayat kontak erat dengan pasien Covid-19 tidak pernah. Saat ini menjalani karantina terpusat di Kabupaten Lombok Barat dengan kondisi baik;

• Pasien nomor 205, an. Tn. F, laki-laki, usia 53 tahun, penduduk Desa Meninting,
Kecamatan Batulayar, Kabupaten Lombok Barat. Pasien pernah melakukan perjalanan ke Gowa Makassar. Riwayat kontak erat dengan pasien Covid-19 tidak pernah. Saat ini menjalani karantina terpusat di Kabupaten Lombok Barat dengan kondisi baik;

• Pasien nomor 206, an. Tn. D, laki-laki, usia 23 tahun, penduduk Desa Batulayar, Kecamatan Batulayar, Kabupaten Lombok Barat. Pasien pernah melakukan perjalanan ke Gowa Makassar. Riwayat kontak erat dengan pasien Covid-19 tidak pernah. Saat ini menjalani karantina terpusat di Kabupaten Lombok Barat dengan kondisi baik.

Dengan adanya tambahan 11 kasus baru terkonfirmasi positif Covid-19, tidak ada tambahan kasus sembuh, dan tidak ada kematian baru, maka jumlah pasien positif Covid-19 di Provinsi NTB sampai hari ini (27/4/2020) sebanyak 206 orang, dengan perincian 23 orang sudah sembuh, 4 (empat) meninggal dunia, serta 179 orang masih positif dan dalam keadaan baik.

Untuk mencegah penularan dan deteksi dini penularan Covid-19, petugas kesehatan tetap melakukan Contact Tracing terhadap semua orang yang pernah kontak dengan yang terkonfirmasi
positif.

Populasi berisiko yang sudah diperiksa dengan metode Rapid Diagnostic Test (RDT), yaitu Tenaga Kesehatan, Orang Dalam Pemantauan (ODP) dan Orang Tanpa Gejala (OTG), serta Pelaku Perjalanan Tanpa Gejala (PPTG) terutama yang pernah melakukan perjalanan ke Gowa Makassar. Sebanyak 522 tenaga kesehatan telah diperiksa dengan hasil tidak ada yang reaktif, 1.093 ODP/OTG diperiksa dengan hasil 47 orang (4,3%) reaktif, dan 1.996 PPTG perjalanan Gowa
Makassar diperiksa dengan hasil 451 orang (22,6%) reaktif, serta PPTG perjalanan Bogor diperiksa 101 orang dengan hasil 14 orang (13,9%) reaktif. Semua orang dengan hasil RDT reaktif
dilanjutkan pemeriksaan swab sebagai standar pemeriksaan laboratorium untuk penegakan diagnosa Covid-19.

Hingga press release ini dikeluarkan, jumlah Pasien Dalam Pengawasan (PDP) sebanyak 483 orang dengan perincian 317 orang (66%) PDP masih dalam pengawasan, 166 orang (34%) PDP selesai
pengawasan/sembuh, dan 15 orang PDP meninggal. Untuk Orang Dalam Pemantauan (ODP) jumlahnya 4.824 orang, terdiri dari 804 orang (17%) masih dalam pemantauan dan 4.020 orang (83%) selesai pemantauan. Jumlah Orang Tanpa Gejala (OTG) yaitu orang yang kontak dengan pasien positif Covid-19 namun tanpa gejala sebanyak 2.821 orang, terdiri dari 1.892 orang (67%) masih dalam pemantauan dan 929 orang (33%) selesai pemantauan. Sedangkan Pelaku Perjalanan Tanpa Gejala (PPTG) yaitu orang yang pernah melakukan perjalanan dari daerah terjangkit Covid-19 sebanyak 49.221 orang, yang masih menjalani karantina sebanyak 12.492 orang (25%), dan yang selesai menjalani masa karantina 14 hari sebanyak 36.729 orang (75%).

Dalam rangka mencegah penyebaran Covid-19 lebih luas, ada tiga hal yang terus dilakukan oleh pemerintah, yaitu melakukan tes kepada semua PDP, ODP dan PPTG untuk mempercepat
indentifikasi dan penanganan kasus, kemudian dilakukan pelacakan dan penelusuran secara massif.
Kedua melakukan pengawasan dan isolasi secara ketat serta penanganan medis yang tepat terhadap kasus terkonfirmasi Covid-19. Ketiga, terus melakukan sosialisasi dan edukasi tentang PHBS,penggunaan masker untuk semua serta physical distancing. Berdasarkan prediksi dari aplikasi yang dibuat oleh Pemerintah Pusat bahwa apabila seluruh masyarakat disiplin menerapkan seluruh protokol pencegahan Covid-19 maka total kasus akan dapat ditekan semaksimal mungkin dan Insya Allah pada akhir Ramadhan penularannya sudah dapat diputus. Tetapi jika masyarakat dan kita semua tidak mampu menerapkan disiplin yang ketat terhadap protokol pencegahan Covid-19 maka penyelesaiannya akan membutuhkan waktu yang jauh lebih lama. Hal ini selain berdampak pada masalah kesehatan juga akan berdampak besar terhadap kehidupan sosial dan terpuruknya
pertumbuhan ekonomi nasional. Oleh karena itu untuk meningkatkan disiplin pencegahan penyebaran Covid-19 secara lebih luas maka pemerintah daerah melalui Satuan Polisi Pamong Praja bersama aparat TNI, Polri dan institusi terkait lainnya terus melakukan penertiban dan
penindakan terhadap pelanggaran protokol pencegahan Covid-19.

Gubernur Nusa Tenggara Barat telah mengeluarkan Surat Edaran Nomor 440/157/Tahun 2020 Tentang Protokol Pengurusan Jenazah Covid-19 yang meminta kepada Bupati/Walikota se-NTB
untuk melakukan sosialisasi kepada seluruh warga masyarakat agar tidak terjadi penolakan terhadap pemakaman jenazah Covid-19. Selain itu menunjuk surat Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Pemerintah Provinsi NTB Nomor : 420/2120.UM/Dikbud Perihal Perpanjangan Masa Pendampingan dan Pengawasan siswa/siswi belajar mandiri di rumah disampaikan juga bahwa layanan kegiatan belajar mandiri di rumah diperpanjang kembali sampai dengan tanggal 11 Mei 2020.

Terima kasih kepada masyarakat yang telah berperan aktif dalam upaya pemutusan rantai penularan
Covid-19 dengan tetap tinggal di rumah, memakai masker jika keluar rumah dan menghindari kerumunan, physical distancing minimal dua meter, serta selalu mencuci tangan dengan sabun di
air mengalir.

Untuk menghindari informasi yang tidak benar tentang Covid-19, masyarakat diharapkan mendapatkan informasi dari sumber-sumber resmi yang dikeluarkan oleh pemerintah, baik pemerintah pusat maupun pemerintah daerah. Pemerintah Provinsi menyediakan laman resmi
Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 http://corona.ntbprov.go.id,

Berita Terkini

Kemhan dan Kemenkes Bentuk Tim Investigasi Kematian Lima Calon Kopdes saat Latsarmil

Sumbawanews.com,- Kementerian Pertahanan bersama Kementerian Kesehatan telah membentuk tim pencari fakta untuk menyelidiki kematian lima calon manajer koperasi desa (kopdes) yang terjadi selama pelaksanaan...

PMI di Libya Minta Dipulangkan, Kemlu Dalami Motif di Balik Permintaan

Sumbawanews.com,- Direktur Pelindungan Warga Negara Indonesia Kementerian Luar Negeri, Heni Hamidah, mengatakan pihaknya masih menyelidiki alasan mendalam di balik permintaan seorang Pekerja Migran Indonesia...

Sebastian Beccacece Mundur Usai Ekuador Gagal Tembus 16 Besar Piala Dunia 2026

Sumbawanews.com,- Sebastian Beccacece resmi mengakhiri masa kepelatihannya bersama timnas Ekuador setelah timnya tersingkir di babak 32 besar Piala Dunia 2026. Kepergiannya menyusul kekalahan 0-2...

Kaltara Perluas Akses Layanan Kesehatan untuk Daerah Terpencil

Sumbawanews.com,- Pemerintah Provinsi Kalimantan Utara berkomitmen memperluas jangkauan layanan kesehatan bagi masyarakat di daerah terpencil dan pinggiran. Upaya ini dilakukan melalui peningkatan infrastruktur fasilitas...

Berita Utama