Home Blog Page 2949

Korem 162/WB Bersama Inti NTB Salurkan Bantuan Sembako

Sumbawanews.com|| Mataram– Korem 162/WB bersama Pengurus Daerah Perhimpunan Indonesia Tionghoa (Inti) NTB menyalurkan dan menyerahkan bantuan berupa sembako kepada warga kurang mampu di beberapa lokasi di Kota Mataram, Rabu (8/4).

Bantuan sembako yang diserahkan Komandan Korem 162/WB Kolonel Czi Ahmad Rizal Ramdhani, S.Sos. SH. M.Han., dan Wakil Ketua Inti NTB S. Widjanarko kepada perwakilan didampingi Dandim 1606/Lobar Kolonel Czi Efrijon Kroll, S.IP., terutama warga lanjut usia atau para sepuh di Masjid Pusaka Al Hamidy Pagutan, Pura Belatung Pagutan dan Gereja St. Maria Immaculata Kota Mataram.

Danrem 162/WB dalam wawancaranya kepada insan media menyampaikan penyaluran dan penyerahan bantuan itu dilakukan sebagai upaya untuk membantu warga kurang mampu mengingat himbauan pemerintah terkait dengan pencegahan penyebaran virus corona atau Covid-19 agar warga lebih banyak dirumah atau stay home dan tidak meminimalisasi keluar rumah.

“Kita berharap Covid-19 semakin lama semakin berkurang bahkan hilang dari wilayah NTB sehingga masyarakat NTB tetap sehat dan melaksanakan aktifitas seperti biasa,” ujar Danrem.

Terkait dengan penyerahan sembako, lanjut Danrem, hari ini akan dibagikan sebanyak 100 paket sembako sesuai dengan kemampuan dan kedepan apabila ada donatur dana, maka akan disalurkan kembali kepada masyarakat yang berhak menerimanya.

“Semoga ini bisa bermanfaat dan meringankan beban saudara-saudara kita,” tutupnya.

Sedangkan Wakil Ketua Inti NTB mengatakan kegiatan ini sebagai bentuk partisipasi dan perasaan senasib sepenanggungan sebagai warga Kota Mataram.

“Kemarin juga sudah menyalurkan bantuan berupa alat pelindung diri berupa masker ke RSUD Provinsi dan Puskesmas yang membutuhkan karena banyak dokter dan perawat yang kekurangan APD,” terangnya.

Salah sorang tokoh agama Kelurahan Pagutan TGH. Iqbal mewakili masyarakat Peresak Timur mengucapkan terimakasih atas bantuan sembako yang diberikan kepada masyarakat. “In syaa Allah semoga bermanfaat,” pungkasnya.

Guru Berbagi Sebagai Platform Pendukung Study From Home

Membicarakan realitas sosial pandemi global corona virus disease (Covid-19) memang seperti tiada habisnya. Betapa tidak, virus yang pertama kali ditemukan di kota Wuhan, Tiongkok pada Desember 2019 ini telah memberikan dampak multikompleks pada hampir semua tatanan kehidupan manusia. Tak hanya pada kesehatan fisik dan mental, tetapi juga pada sektor ekonomi, pendidikan, politik, hukum, seni, budaya, pariwisata, olah raga, bahkan pada pelaksanaan ritual ibadah agama.

Ruang-ruang diskusi, obrolan di media sosial maupun media mainstream dipenuhi oleh isu tematik Covid-19. Hampir semua perencanaan program yang dilakukan oleh pemerintah, swasta nasional, badan usaha, hingga rakyat jelata menjadi buyar bahkan nyaris gagal total akibat pelarangan sementara oleh otoritas yang berwenang dalam rangka memutus mata rantai penyebaran virus berbahaya ini.

Sungguh tak bisa dinafikan bias dari himbauan jaga jarak sosial (social distancing) ataupun istilah terkini yang baru direvisi oleh organisasi kesehatan dunia WHO, menjadi jaga jarak fisik (physical distancing), sedikit tidak telah menimbulkan efek psikologis bagi kita orang timur, khususnya bangsa Indonesia dengan kultur masyarakat yang sangat kuat dengan tradisi silaturrahmi dan interaksi sosial dalam hidup bermasyarakat. Namun dengan semakin masifnya penyebaran Covid-19, memaksa kita untuk patuh pada himbauan physical distancing tersebut hingga aturan secara legal formal tentang Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) yang dikeluarkan oleh pemerintah pusat. Memang, istilah stay at home (di rumah saja) menjadi satu-satunya pilihan kita yang terbaik untuk saat ini. Bekerja di rumah, belajar di rumah hingga beribadah di rumah.

Bekerja dan beribadah di rumah mungkin menjadi hal yang cukup lumrah dan dianggap sudah menjadi kebiasaan sebelumnya dilakukan sekalipun tidak pada masa wabah penyakit seperti saat ini. Karena kita mengenal kebiasaan lembur bekerja bagi pekerja formal yang bisa dikerjakan di rumah. Pun beribadah, tidak ada persoalan yang sangat fundamental yang kemudian menjadi halangan untuk beribadah. Karena setiap agama juga sudah memiliki aturan, acuan serta kaidah masing-masing dalam mengatur umatnya soal himbauan untuk tidak beribadah sementara waktu di rumah ibadah sampai waktu yang ditentukan kemudian. Lalu bagaimana dengan sektor pendidikan formal?

Pendidikan tentu menjadi perhatian khusus dan proporsional bagi kita semua, karena bicara pendidikan adalah menyangkut kelangsungan tegak berdirinya suatu bangsa. Menyangkut sirkulasi penyediaan SDM generasi muda sebuah bangsa. Mengutip Imam Mawardi yang mengatakan, untuk menghancurkan suatu bangsa dan negara adalah dengan menghancurkan akhlak generasi mudanya. Akhlak generasi muda dalam konteks pendidikan formal kita adalah pendidikan yang mengarusutamakan pembangunan karakter dan SDM peserta didik. Artinya bahwa, manakala kita tidak mampu melawan tantangan Covid-19 di dunia pendidikan nasional, maka bukan hal yang mustahil lonceng kematian ketersediaan SDM bangsa kita pada satu generasi akan berbunyi.

Persoalannya kemudian, bagaimana strategi kita dalam mengoptimalkan output pendidikan karakter, yang selama ini lebih berorientasi pada sistem pemebelajaran face to face di kelas, sedangkan di satu sisi kita dibatasi oleh himbauan study from home sebagai bentuk kepatuhan pada ikhtiar dan upaya pemerintah mencegah penyebaran Covid-19? Apresiasi terhadap pemerintah tentu bukan hal yang berlebihan terkait komitmen mengatasi penyebaran virus ini di berbagai sektor. Sebut saja di sektor pendidikan. Mengutip dari laman resmi kemdikbud.go.id, pemerintah melalui Kemendikbud melalukan realokasi anggaran untuk mendukung pencegahan Covid-19 sebesar Rp. 405 miliar.

Adapun rencana realokasi anggaran Kemendikbud untuk penanganan Covid-19 dibagi menjadi empat kegiatan utama, yaitu (1) Edukasi Covid-19 dengan alokasi anggaran sebesar Rp. 60 miliar; (2) Peningkatan Kapasitas dan Kapabilitas Rumah Sakit Pendidikan dengan alokasi anggaran Rp. 250 miliar; (3) Pelaksanaan 150.000 Rapid Test di lima Rumah Sakit Pendidikan dengan alokasi anggaran Rp. 90 miliar; dan (4) Pengadaan bahan habis pakai untuk KIE, Triase (triage), Pelacakan (tracking), dan Pengujian (testing) dengan alokasi anggaran Rp. 5 miliar di Rumah Sakit Pendidikan dan Fakultas Kedokteran yang ditunjuk.

Kembali ke soal bagaimana upaya strategis dan inovatif Kemendikbud dalam mendukung proses belajar jarak jauh yang dilakukan di tengah krisis wabah Covid-19 ini. Melalui Direktorat Jenderal Guru dan Tenaga Kependidikan, Kemendikbud RI meluncurkan portal resmi Guru Berbagi. Portal resmi Guru Berbagi dapat diakses di laman guruberbagi.kemdikbud.go.id. Program Guru Berbagi ini mengajak para guru untuk ikut berpartisipasi dalam mengisi RPP (Rencana Pelaksanaan Pembelajaran). Di sana pula, akan ada banyak model pembelajaran berbasis teknologi yang nantinya dapat diunggah oleh para guru.

Pandangan penulis, portal ini bisa menjadi ruang komunikasi yang sangat efektif bagi guru untuk saling berbagi semangat positif dan strategi pembelajaran yang kreatif. Guru tetap dapat melakukan proses pembelajaran yang berkualitas dan menyenangkan sembari membantu sesama yang masih beradaptasi dalam situasi sulit saat ini. Karena di setiap daerah tentu tidak sama kendala yang dihadapi oleh setiap guru, tergantung aksesibilitas pada jaringan internet misalnya, juga tergantung kedaruratan daerah dengan wabah Covid-19 ini.

Portal ini bisa menjadi harapan semua pihak untuk melahirkan inovasi baru dalam dunia pendidikan. Saat ini memang dunia pendidikan banyak yang berakar pada teknologi, termasuk proses belajar dari rumah yang belakangan ini menjadi realita yang harus dilakukan oleh seluruh peserta didik di dunia termasuk Indonesia.

Sebagai portal yang usianya belum genap satu bulan, tentu ada beberapa kendala yang dialami dalam pengembangan format ini. Seperti disampaikan oleh Plt. Direktur Jenderal Guru dan Tenaga Kependidikan Kemendikbud, Supriano, pada saat peluncuran portal ini. Beberapa kendalanya antara lain adalah belum terbiasanya guru, kurangnya konten, hingga perkara infrastruktur seperti internet yang sudah pasti tingkat kecepatannya tidak sama di setiap daerah. Namun dengan kerja sama para guru dan banyak pihak yang mendukung Guru Berbagi, platform ini diharapkan akan terus berkembang lebih baik lagi.

Mengutip di laman resminya, terdapat tiga fitur utama pada Laman Guru Berbagi yaitu Rancangan Program Pembelajaran (RPP), Artikel dan Aksi. (1). Berbagi RPP adalah wadah berbagi bagi guru, komunitas atau praktisi pendidikan bisa mengunggah RPP buatannya. Guru-guru lain di seluruh Indonesia dapat melihat dan mengunduh RPP ini secara gratis. (2). Artikel berisi referensi tips dan bacaan terkait pembelajaran jarak jauh. (3). Aksi Guru Berbagi berisi informasi seputar jadwal kegiatan sesi berbagi dan belajar bersama secara daring oleh komunitas dan rekan guru sejawat yang ditujukan bagi rekan guru-guru yang lain dapat meningkatkan kemampuannya seputar pembelajaran jarak jauh.

Review penulis, memang kita masih dihadapkan pada masalah klasik soal SDM dan potensi guru. Masih banyak guru yang belum terbiasa dalam memanfaatkan teknologi untuk pembelajaran jarak jauh, adapun sebagian sudah melek teknologi tetapi belum memiliki praktek baik dalam pembelajaran jarak jauh sistem daring. Apalagi ini tantangan yang seolah datang secara mendadak di luar penyiapan kapasitas para guru dan tenaga kependidikan kita. Namun apapun itu, inilah momentum yang sangat tepat untuk meretas keterbatasan skill dan potensi itu. Sudah waktunya semua guru mampu beradaptasi pada era pendidikan yang dipengaruhi oleh revolusi industri 4.0. Era yang disebut juga Pendidikan 4.0 yang bercirikan pemanfaatan teknologi digital dalam proses pembelajaran dan mampu membuat proses pembelajaran berlangsung secara kontinyu tanpa batas ruang dan waktu.

Dengan kondisi pandemi Covid-19 ini tentu kita butuh imajinasi baru dari seluruh stakeholder pendidikan kita, agar pendidikan dengan alasan dan dalam situasi apapun harus tetap berjalan dengan efektif dan lancer.

Semoga wabah Covid-19 segera berlalu…

 

 

 

 

Penulis : Amilan Hatta

 

Wasekjen DPP KNPI Periode 2018-2021

Presidium GMNI Periode 2013-2015

 

 

Komunitas Plastik Untuk Kebaikan Sumbang Sembako Untuk Pemulung

Jakarta, Sumbawanews.com.- Salah satu kelompok rentan yang sangat terpengaruh oleh wabah pandemi covid 19 adalah pemulung dan petugas kebersihan. Bukan saja karena penghasilan mereka merosot tajam sebagai akibat kebijakan pelarangan beraktivitas di luar rumah secara besar (Pembatasan Sosial Bersakal Besar) tetapi juga karena pekerjaan mereka yang sangat rentan terhadap penularan Covid 19. Ahmad 55 Tahun, pemulung di Cirendeu mengatakan ia terpaksa tetap keluar rumah setiap hari mencari sampah plastik, karena dia harus menghidupi keluarganya. Bapak tiga anak ini juga mengeluhkan makin sedikitnya sampah botol plastik, karena banyak rumah makan yang tutup. Hingga saat ini mereka juga belum mendengar akan mendapatan bantuan dari pemerintah Selama PSBB diberlakukan.

Cerita Ahmad hanya salah satu cerita pedih dari jutaan pemulung di Indonesia di tengah pendemi Covid 19. Menurut Ikatan Pemulung Indonesia, ada lebih dari 4 juta pemulung di Indonesia yang saat ini sangat membutuhkan dukungan pemerintah. Karenanya Komunitas Plastik Untuk Kebaikan (PUK), sebuah komunitas yang mengusung visi tata kelola sampah plastik yang baik, membuat gerakan yang meraka namakan #SembakoUntukPahlawanLingkungan.  Sumbangan diberikan kepada 500 pemulung dan petugas kebersihan di beberapa titik di Jakarta, Tangerang Selatan dan Bekasi.  Selain memberikan sembako, komunitas yang berdiri tahun lalu ini juga memberikam masker kain, sarung tangan plastik dan produk kebersihan. “Kami sangat mengapresiasi dukungan yang terus mengalir dari berbagai pihak, mulai dari media, individu, komunitas, organisasi masyarakat dan perusahaan, ujar anggota komunitas PUK, Surya Cahya Agung saat di temui di komplek bedeng pemulung di kawasan Cirendeu, Senin (6/4 2020).

Gerakan #SembakoUntukPahlawanLingkungan, membuka donasi dari masyarakat umum. Menurut Surya sampai saat ini sudah ada sumbangan dari  produsen minuman mineral Aqua, Unilever, LazisMu serta dari Anak Negeri Adventure Trip yang memberikan penyemprotan desinfektan gratis di lapak-lapak yang dikunjungi. “Kami juga menerima sumbangan dari individu individu dan media”.

Risyanto dari Anak Negeri mengeparesiasi gerakan yang dilakukan oleh Komunitas PUK “Kami sudah dua kali berkolaborasi dengan Komunitas Plastik Untuk Kebaikan. Kami bangga ikut berpartisipasi dalam gerakan mencegah penyebaran virus Corona ini. Semoga Ikhtiar kecil kami dapat diikuti pihak lain. Menjadi harapan kami tidak ada saudara2 kita para pahlawan lingkungan, menjadi korban Pandemi Covid-19”.

Senada dengan Risyanto, Arif Mujahiddin Direktur Komunikasi  Danone di Indonesia mengaku senang bisa turut berkontribusi dalam penanganan wabah COVID 19 ini. “Kami ucapkan terimakasih atas inisiatif KPUK, kami yakin inisiatif ini sangat membantu masyarakat terdampak wabah COVID 19 ini. Semoga inisiatif dan kerjasama antar permangku kepentingan bisa diteruskan dalam kerangka gotong royong untuk saling membantu dan saling jaga antar sesama anak bangsa.”

Arif menambahkan Danone Indonesia telah berkomitmen untuk membantu penanganan wabah COVID 19 melalui kerjasama dengan berbagai komponen termasuk pemerintah daerah, rumah sakit, organisasi kesehatan maupun organisasi sosial kemasyarakatan lain. Bantuan diberikan berbentuk aneka alat kesehatan maupun makanan dan minuman.

Hari ini Komunitas memberikan sumbangan di 8 titik di Tangsel yaitu di kompleks Lapak sekitar Ciputat Molek, Cirendeu, Sandratek, Poncol dan Setu Kampung Sawah, serta TPS di Legoso. Untuk Bekasi pemberian sumbangan akan dilakukan di Rawa Semut, Duren Jaya dan Sekitar Bantar Gebang. Sedangkan Jakarta di sekitar Cipulir, Pondok Labu Pondok Pinang dan Ciledug

Prajurit TNI Hibur Anak-Anak di Pedalaman Papua

(Merauke. Selasa, 7 April 2020). Prajurit TNI dari Kodim 1707/Merauke yang tergabung dalam Satuan Tugas TNI Manunggal Membangun Desa (Satgas TMMD) ke-107 menghibur anak-anak pedalaman tepatnya di Kampung Epem, Distrik Citak Mitak, Kabupaten Mappi, Provinsi Papua, dengan menggelar perlombaan balap karung, Senin (7/4/2020).

 

Komandan Kompi (Danki) Satgas TMMD ke-107 Kodim 1707/Merauke Lettu Inf Antonius Kalambia mengatakan bahwa kegiatan TMMD Ke-107 di Kampung Epem, selain pembangunan fisik 20 unit rumah masyarakat juga melakukan berbagai kegiatan non fisik termasuk kegiatan-kegiatan lain baik sosial maupun hiburan yang bermanfaat bagi warga setempat.

 

“Salah satunya seperti yang kita lakukan yaitu memberikan hiburan kepada anak-anak Kampung Epem melakukan perlombaan balap karung. Anak-anak terlihat antusias mengikuti lomba balap karung,” ujarnya.

 

Menurut Lettu Inf Antonius Kalambia, perlombaan balap karung tersebut selain merupakan hiburan juga untuk melatih ketangkasan bagi anak-anak. ”Dengan adanya kegiatan seperti ini, anak-anak bisa terhibur dan bisa lebih akrab lagi dengan personel Satgas TMMD ke-107 Kodim 1707/Merauke,” harapnya.

 

Yosef Wer (6 th) yang ikut lomba balap karung mengaku bahwa perlombaan tersebut pada awalnya memang sulit, tetapi banyak anak-anak Kampung Epem yang bisa melakukannya dengan penuh semangat dan gembira.

 

“Awalnya memang agak susah, baru beberapa lompatan saja saya sudah jatuh, tetapi saya dan anak-anak yang lain penuh semangat dalam mengikuti perlombaan tersebut,” katanya. (Bdr)

 

Yonif 411 Kostrad Bersama Lintas Sektoral Sota Adakan Penyemprotan Disinfektan di Tempat Ibadah

(Merauke). Satuan Tugas Pengamanan Perbatasan Republik Indonesia-Papua Nugini (Satgas Pamtas RI-PNG) Batalyon Infanteri Mekanis Raider 411/Pandawa (Yonif MR 411/Pdw) Kostrad bersama Lintas Sektoral Kampung Sota, Distrik Sota, Kab. Merauke, Papua, melaksanakan penyemprotan disinfektan di tempat-tempat ibadah.

 

Hal tersebut disampaikan Dansatgas Pamtas RI-PNG Yonif MR 411/Pdw Kostrad Mayor Inf Rizky Aditya S.Sos., M.Han. dalam rilis tertulisnya di Distrik Eligobel, Kab. Merauke, Papua, Selasa (7/4/2020).

 

Dansatgas mengatakan bahwa sinergitas dan  bersatu padu dengan lintas sektoral di Kampung Sota, terus dilakukan oleh Yonif 411 Kostrad, khususnya dalam mencegah penyebaran Virus Covid-19 atau Virus Corona. Kegiatan yang dilaksanakan pada Selasa (7/4/2020) pagi, dipimpin langsung oleh Danramil 1707-16/Sota Mayor Inf Daniel Ngilawane, dengan berkeliling kampung ke tempat-tempat ibadah yakni Masjid, Gereja dan Mushola untuk melaksanakan penyemprotan disinfektan.

 

“Yang terlibat dalam kegiatan ini adalah Satgas Yonif 411 Kostrad Pos Kout Sota, Koramil 1707-16/Sota, Polsek Sota, Puskesmas Sota, Pemerintah Distrik Sota, Pemerintah Kampung Sota,  Bea Cukai Sota, Kantor Imigrasi Sota, Stasiun Karantina Ikan Sota, Stasiun Karantina Pertanian Sota dan Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP) Sota,” ujarnya.

 

Lebih lanjut dikatakan bahwa Satgas Pamtas Yonif 411 Kostrad terus mengeratkan sinergitas bersama dengan lintas sektoral di wilayah binaan, khususnya dalam rangka melawan dan mencegah penularan virus corona di wilayah perbatasan RI-PNG, baik dengan cara sosialisasi dan juga melaksanakan penyemprotan disinfektan.

 

“Hingga saat ini anjuran-anjuran pencegahan penularan Covid-19 dari pemerintah tak henti-hentinya terus kita sosialisasikan kepada masyarakat di Kampung Sota, dengan terus menekankan rajin mencuci tangan, menjaga jarak minimal 1,5 m, berjemur selama 15-20 menit dan lebih baik di rumah saja,” pungkasnya. (Bdr)

TNI Kerahkan Hercules Angkut Logistik ke Pulau Galang

sumbawanews.com,- Tentara Nasional Indonesia (TNI) terus berupaya sekuat tenaga mendukung pemerintah dalam percepatan penanggulangan Covid-19. Hal ini terlihat pada Minggu (5/4/2020) kemarin  Hercules TNI AU A-1317 Skadron Udara 31 Halim Perdana Kusuma tiba di Bandara Hang Nadim Batam.

 

Pesawat TNI tersebut mengangkut Logistik berupa Air mineral, Susu Bubuk, Imukal, Biskuit, dengan total 2.062 koli atau 7.313 kg dalam rangka mendukung percepatan penanganan Covid-19 di Pulau Galang. Selain Logistik Pesawat Hercules TNI juga membawa 5 unit alat penyaring udara yang nantinya akan digunakan di Rumah Sakit Darurat Covid-19 di Pulau Galang.

Rumah  Sakit darurat khusus Covid-19 di Pulau Galang direncanakan dapat menyediakan sekitar seribu ruangan, namun pengembangannya disesuaikan dengan kebutuhan. Rumah Sakit tersebut di bawah kendali Kodam I/Bukit Barisan. Struktur organisasi rumah sakit telah dibentuk oleh Pangdam I/Bukit Barisan.

 

TNI telah menyiagakan sejumlah Alutsista seperti pesawat hingga kapal untuk membantu pendistribusian logistik dan alat kesehatan ke seluruh Indonesia guna mendukung percepatan penanggulangan Covid-19. (Gugus TPP Covid19)

Danrem 162/WB Tegaskan Dalam Vicon Dengan Gubernur NTB : Korem 162/WB dan Jajaran Siap Mendukung Penanganan Covid-19 di NTB

Mataram. Sumbawa news.com|| Gubernur NTB Dr. H. Zulkieflimansyah, SE. M.Sc., bersama Komandan Korem 162/WB Kolonel Czi Ahmad Rizal Ramdhani, S.Sos. SH. M.Han., dan Kapolda NTB Irjen Pol Tomsi Tohir menggelar video conference (Vicon) dengan Bupati/Walikota didamping para Dandim dan Kapolres masing-masing daerah se Provinsi Nusa Tenggara Barat terkait percepatan penanganan dan pencegahan penyebaran virus corona atau corona virus disease (Covid-19) di wilayah NTB, Selasa (7/4).

Dalam Vicon tersebut masing-masing Kepala Daerah melaporkan kondisi terakhir wilayahnya kepada Gubernur NTB yang didampingi Wagub NTB Dr. Hj. Siti Romi Djalillah di Kantor Gubernur NTB khususnya tentang upaya penanganan dan pencegahan penyebaran Covid-19 maupun dampak sosial, ekonomi maupun kegiatan keagamaan di masyarakat.

Pada kesempatan tersebut, Gubernur NTB menyampaikan selama ini semua pihak fokus dan serius menangani pencegahan penyebaran virus corona secara serentak diseluruh wilayah, namun jangan sampai kita hanyut dalam mengantisipasi virus corona saja, dan mengabaikan aspek sosial ekonomi masyarakat.

Gubernur menjelaskan, selain program dari Pemerintah Pusat, Pemerintah Provinsi dan Kabupaten/Kota juga harus berkontribusi dan berkoordinasi untuk menghindari tumpang tindih dan ketepatan sasaran program.

“Akan ada jaring pengaman sosial (JPS) dari Pemerintah Pusat dan Provinsi agar tidak ada tumpang tindih dalam pelaksanaan program tersebut di tingkat kabupaten kota. Program ini akan di eksekusi selama 3 bulan dengan harapan masyarakat bisa berdamai dengan keadaan ini,” jelas bang Zul.

Adapun bentuk JPS tersbeut seperti disampaikannya yakni Sembako Gemilang dengan memaksimalkan produk-produk lokal, setiap warga terdampak akan diberikan paket senilai 250ribu sepr KK berisi paket sembako dan vitamin serta masker.\.

Sesuai rencana warga yang akan menerima sebanyak 73 ribu KK warga tidak mampu dan 32 ribu KK dari sektor pekerja informal sehingga totalnya sebanyak 105 ribu KK.

Selain itu, upaya Pemprov NTB dalam menangani dampak Covid-19 di kabupaten kota, Gubernur NTB menekankan agar Bupati dan Walikota segera menyampaikan data usulan tambahan Program Keluarga Harapan (PKH) kepada Pemprov NTB.

Terkait dengan itu, Danrem 162/WB yang berada di ruang Vicon Makorem 162/WB memberikan dukungan dan apresiasi kepada Kepala Daerah baik provinsi maupun kabupaten kota dalam pencegahan penyebaran Covid-19 di wilayah NTB.

Rizal Ramdhani juga meminta kepada para Dandim agar terus membantu Kepala Daerah dalam meningkatkan upaya pencegahan di masing-masing wilayah yang dengan melakukan berkoordinasi lintas sektoral pengecekan dan imbauan kepada masyarakat untuk mentaati dan melaksanakan semua imbauan pemerintah.

“Ini tentunya dilakukan dengan terus menerus sehingga dapat meningkatkan kesadaran masyarakat secara mandiri hal ini akan berdampak positif bagi masyarakat itu sendiri, dan akan lebih efektif dalam upaya percepatan penanganan penyebaran virus covid – 19” terangnya.

Alumnus Akmil 1993 tersebut juga mengingatkan perlu adanya ketegasan dari kita semua yang tergabung dalam Satgas Gugus Tugas Percepatan Penanganan Penyebaran Covid–19 wilayah NTB khususnya dan kabupaten kota umunya menerapkan “social distancing” atau menjaga jarak aman dalam berhubungan satu dengan yang lainnya dengan pemberian sanksi yang tegas apabila tidak mengindahkan imbauan dan maklumat Kapolri.

Panglima TNI : Latsitardanus XL Bantu Pemerintah dan Masyarakat Dalam Penanganan Pandemi Covid-19

sumbawanews.com,- Sebagai prajurit harus dapat bertindak kreatif dan inovatif dalam menyikapi setiap perkembangan yang ada. Banyak yang dapat dilakukan oleh Taruna/Taruni melalui Latihan Integrasi Taruna Wreda Nusantara (Latsitardanus) untuk membantu Pemerintah dan masyarakat dalam penanganan pandemi Covid-19.

Hal tersebut disampaikan Panglima TNI Marsekal TNI Dr. (H.C.) Hadi Tjahjanto, S.I.P. melalui video conference kepada 458 Taruna/Taruni Akmil, AAL, dan AAU Pada pembukaan Latsitardanus XL tahun 2020, bertempat di Mabes TNI, Cilangkap, Jakarta Timur, Selasa (7/4/2020).

Panglima TNI mengatakan bahwa Latsitardanus tahun 2020 memiliki bentuk yang sangat berbeda karena adanya pandemi Covid-19. Latihan yang seharusnya dilaksanakan secara terintegrasi seluruh matra serta melibatkan taruna Akademi Kepolisian dan mahasiswa, harus diganti dengan kegiatan di masing-masing Akademi Angkatan. Tetapi bukan berarti kehilangan semangat integrasi dan semangat pengabdian kepada masyarakat. Semangat integrasi dan semangat pengabdian tersebut sangat dibutuhkan dalam pelaksanaan tugas para Taruna/Taruni nanti selaku perwira TNI.

Kemajuan teknologi, sosialisasi kepada masyarakat dapat dilakukan dari jarak jauh, menggunakan media sosial dan platform yang menarik dan mudah diakses. Gunakan bahasa yang sederhana, mudah dipahami, dan buat setting yang menarik sehingga mudah diterima masyarakat.

Pahami bagaimana setting yang tepat untuk menyentuh komponen masyarakat yang berbeda. Video-video pendek yang sederhana tetapi menarik menggunakan berbagai media sosial akan lebih mudah diakses berbagai lapisan masyarakat. Itu semua merupakan bagian dari upaya mengatasi kesulitan rakyat di sekeliling.

Panglima TNI menyampaikan bahwa walaupun tidak melaksanakan kegiatan terintegrasi secara penuh, para taruna/taruni dapat terus menerus mengamati bagaimana TNI bekerja sama dengan Polri, Kementrian dan Lembaga terkait, serta seluruh komponen bangsa berupaya menanggulangi wabah Covid-19 yang terjadi. Semangat sinergi dan kerja sama itu akan lebih dibutuhkan lagi di masa mendatang, saat Indonesia berupaya bangkit dan melaksanakan pembangunan nasional.

Kompleksitas tantangan yang akan dihadapi para taruna taruni nantinya di satuan akan terus berubah dan meningkat. Dibutuhkan perwira-perwira TNI yang tangguh, mampu beradaptasi dan memanfaatkan kemajuan yang ada serta bersinergi dengan berbagai komponen bangsa demi keberhasilan tugas pokok. Oleh karena itu manfaatkan pendidikan di Akademi dengan mengisi diri sebaik-baiknya.

Latsitardanus XL tahun 2020 ini dibuka oleh Danjen Akademi TNI Letjen TNI (Mar) Bambang Suswantono, S.H., M.H., M.Tr. (Han) sebagai Inspertur Upacara (Irup) dihadapan 458 Taruna/Taruni Akmil, AAL, dan AAU di masing-masing Angkatan melalui video conference. Selanjutnya menyaksikan penyerahan Alat Pelindung Diri (APD) dan alat kesehatan secara simbolis kepada peserta Latsitardanus di masing-masing tempat. (Ahm)

Unsur Bakamla RI/IDNCG di Sambas dan Bitung Turut Aksi Lawan COVID-19

sumbawanews.com,- Berbagai cara dilakukan Bakamla RI/Indonesian Coast Guard (IDNCG) untuk memutus penyebaran COVID-19. Hal ini berlaku bagi seluruh jajaran Bakamla RI/IDNCG, baik di Pusat, maupun daerah-daerah.
Stasiun Pemantauan Keamanan dan Keselamatan Laut (SPKKL) Bakamla RI/IDNCG Sambas bekerja sama dengan Forum Koordinasi Pimpinan Kecamatan (Forkopincam) Pemangkat, melakukan penyemprotan cairan disinfektan ke rumah-rumah warga di setiap kelurahan yang ada di wilayah Kecamatan Pemangkat, beberapa hari lalu.
Kegiatan tersebut juga diikuti oleh Badan Pemadam Kebakaran Swasta (BPKS) Pemangkat, Polsek Pemangkat, Kompi 645 Pemangkat, dan Koramil Pemangkat.
Penyemprotan disinfektan tersebut akan dilaksanakan setiap hari selama masa pendemi COVID-19. Kegiatan ini tidak menutup kemungkinan juga akan dilaksanakan di kecamatan lain yang ada di Kabupaten Sambas.
Beberapa waktu sebelumnya, SPKKL Sambas bersama stakeholder instansi terkait seperti Pelabuhan Perikanan Nusantara (PPN) Pemangkat, Satpolairud Polres Sambas, Posmat TNI AL Pemangkat, Puskesmas Pemangkat, Balai Karantina Pelabuhan, dan Yonif 645 Pemangkat, melaksanakan penyemprotan cairan disinfektan pada area Pelabuhan Perikanan Pemangkat secara menyeluruh. Kegiatan ini berlanjut ke area pangkalan ojek, perumahan warga dan bangunan gedung instansi Pemerintah.
SPKKL Sambas juga turut memberikan bantuan berupa cairan disinfektan kepada warga, dan mengundang Polairud Polres Sambas, Taruna Insan Bahari Penjajap yang membuka Posko Pemangkat Mengaji,  untuk melaksanakan penyemprotan cairan disinfektan ke kapal-kapal motor penyeberangan yang menghubungkan Pemangkat dan Jawai. SPKKL Sambas juga memberikan himbauan terkait cara menghindari penyebaran COVID-19. Kegiatan ini rutin diadakan dengan lokasi penyemprotan yang berpindah-pindah pada perumahan warga Penjajap.
Di lokasi yang berbeda, Stasiun Bumi & SPKKL Bitung Bakamla RI/IDNCG juga melaksanakan kegiatan dengan warga sekitar kantor dalam mencegah dan menangkal virus COVID-19 dengan melakukan penyemprotan disenfektan di lingkungan rumah warga sekitar kantor Stasiun Bumi dan SPKKL Bitung.
Hal ini di sambut dengan baik oleh warga setempat dan mendapatkan apresiasi serta ucapan terimakasih kepada Bakamla RI./IDNCG. Personel SPKKL Bitung juga menghimbau warga Bitung agar tidak terlalu panik berlebihan. Kuncinya adalah tetap semangat, tetap berfikiran positif, berdoa, dan selalu menjaga kebersihan diri agar terhindar dari COVID-19.

Simulasi Karantina ABK Kapal Bakamla RI Kamla Zona Maritim Tengah

sumbawanews.com,- Kamla Zona Maritim Tengah melaksanakan simulasi karantina terhadap Anak Buah Kapal (ABK) yang kembali setelah melaksanakan perjalanan dinas luar dan masuk dalam kategori zona merah COVID-19. Simulasi ini digelar di pangkalan Armada Kapal Patroli Serei, Minahasa Utara, Sulawesi Utara, kemarin.
Tujuan dilaksanakan karantina ABK kapal ini untuk mencegah potensi penyebaran virus corona di lingkungan Kamla Zona Maritim Tengah, mengecek kesiapan personel dan menyamakan pola pikir penggunaan kekuatan sumber daya yang dimiliki Kamla Zona Maritim Tengah dalam menghadapi wabah COVID-19.
Turut hadir dalam simulasi ini Kepala Puskesmas Mubune, Likupang Barat dr. David.H. Sembor. Pada kesempatan tersebut disampaikan bahwa gejala awal infeksi virus corona atau COVID-19 bisa berupa gejala flu, seperti demam, pilek, batuk, sakit tenggerokan, dan sakit kepala. Setelah itu, gejala bisa semakin buruk dengan demam tinggi hingga melebihi 38 derajat celcius, batuk, sesak napas, dan nyeri dada.
Ia juga menambahkan, gejala-gejala tersebut muncul ketika sistem imun tubuh sedang bereaksi melawan virus corona.
“Adapun langkah untuk mencegah penyebaran virus corona ini yaitu dengan rajin mencuci tangan dengan benar, menggunakan masker, menjaga pola hidup sehat, menjaga jarak fisik dengan orang lain serta menghindari kontak dengan hewan yang berpotennsi menularkan virus corona,” kata dr. David.H. Sembor.
Sebanyak 40 ABK gabugan dari KN Singa Laut-402 dan KN Gajah laut-404, terlibat dalam simulasi tersebut. Skenario latihan dimulai dengan kedatangan salah satu ABK yang telah diketahui melakukan perjalanan dinas luar dari salah satu daerah yang terdampak COVID-19 (Zona Merah). Sebelum memasuki kapal, ABK tersebut harus melewati rangkaian tes. Barang bawaan milik ABK tersebut juga harus disemprot cairan disinfektan, serta diharuskan mengganti pakaiannya sebelum memasuki geladak kapal.
Prosedur pelaksanaan proses karantina diatas kapal memiliki perbedaan cukup signifikan, hal ini diesebabkan karena keterbatasan ruang gerak di dalam kapal tidak cukup luas, sehingga ABK yang melaksanakan pemeriksaan wajib menggunakan Alat Perlindungan Diri (APD) lengkap.
Setelah melewati pemeriksaan kesehatan, diketahui ABK tersebut mengalami kenaikan suhu tubuh yang disertai sejumlah gejala ringan, perwira jaga meneruskan informasi ke Komandan Kapal dan Kepala Pangkalan, untuk kemudian diputuskan ABK tersebut harus menjalani masa karantina mandiri di Kapal selama 14 hari.
Pihak Bakamla yang diwakili Koordinator kesehatan Kamla Zona Maritim Tengah, Letkol Bakamla Senly Manitik, S.Pd, M.H., berkoordinasi dengan Puskesmas terdekat untuk meneruskan informasi ke Gugus Tugas COVID-19 Kecamatan Likupang Barat. Selama masa karantina mandiri, ABK tersebut diberikan asupan suplemen serta vitamin untuk meningkatkan sistem imunitas tubuhnya, sambil dipantau perkembangan kesehatannya secara rutin oleh pihak Puskesmas Mubune.
Sambutan pembukaan kegiatan simulasi, Kepala Kantor Kamla Zona Maritim Tengah Laksma Bakamla Drs. Leonidas Braksan, M.M., dibacakan oleh Kepala Pangkalan Kapal Patroli Serei, Kolonel Bakamla Agus Izudin, S.T., mengatakan agar para personel Kamla Zona Maritim Tengah patuh terhadap anjuran pemerintah, menjaga jarak dalam komunikasi, upayakan tetap berada di dalam rumah, hindari kerumunan, kemudian gunakan masker, cuci tangan dengan sabun dan air mengalir dan menjaga pola hidup sehat.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada Kepala Puskesmas Mubune, dr. David H. Sembor dan Kepala Gugus Tugas COVID-19 Kecamatan Likupang Barat juga selaku Camat Likupang Barat Syengly Takanginan, S.P, M.M., atas atensi dan kerjasamanya dalam mencegah wabah virus corona di Sulawesi Utara khususnya di lingkungan Kantor Pangkalan Armada Patroli Serei,” ujar Laksma Bakamla Drs. Leonidas Braksan menutup sambutannya.

Berita Terkini

Inggris Imbang, Tapi Masih Puncak Klasemen

Sumbawanews.com,- Laga sengit di Grup L Piala Dunia 2026 berakhir dengan skor 0-0 antara Inggris dan Ghana, sebuah hasil yang tak menggambarkan dominasi penuh...

Persib Bandung Putus Kontrak Kiper Adam Przybek

Sumbawanews.com,- Manajemen Persib Bandung resmi mengakhiri kerja sama dengan kiper asing Adam Przybek, sebelum kontraknya berakhir. Keputusan ini diambil secara bersama dan didasari pertimbangan...

Messi Rekor Gol, Ronaldo Sang Konsisten

Sumbawanews.com,- Jakarta – Dua legenda sepak bola dunia, Lionel Messi dan Cristiano Ronaldo, kembali mencatatkan sejarah di Piala Dunia 2026, memperdalam narasi abadi tentang...

Uzbekistan Tumbang 0-5, Cannavaro Ambil Alih Semua Salah

Sumbawanews.com,- Portugal merajalela di Stadion Houston dengan kemenangan telak 5-0 atas Uzbekistan dalam lanjutan Grup K Piala Dunia 2026. Kekalahan ini menghantarkan tim asuhan...

Berita Utama