Home Blog Page 2817

Panglima TNI Lantik 92 Perwira Karier TNI

sumbawanews.com,- Panglima TNI Marsekal TNI Dr. (H.C.) Hadi Tjahjanto, S.I.P., melantik dan mengambil sumpah 92 Perwira Prajurit Karier (Pa PK) TNI pada Upacara Prasetia Perwira Tahun 2019 di Lapangan Sapta Marga Akademi Militer (Akmil), Magelang, Jawa Tengah, Selasa (17/12/2019).

Perwira Prajurit Karier Rohaniawan dan Intelijen TNI merupakan Perwira bersumber dari Sarjana (S1 dan S2) dan Diploma IV yang direkrut dari berbagai perguruan tinggi terkemuka dalam negeri. Sejumlah 92 Pa PK TNI tersebut terdiri dari 48 personel TNI AD, 27 personel TNI AL dan 17 personel TNI AU. Lulusan terbaik pria memperoleh anugerah Trisura Jalu Wiratama diraih oleh Letda Caj Raka Armykav, S.Sos.

Kepada perwira remaja yang baru dilantik tersebut, Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto mengingatkan agar terus mengembangkan kemampuan dan wawasan, senantiasa tingkatkan kualitas diri dalam menghadapi tugas yang semakin kompleks. “Pelantikan ini adalah titik awal bagi para perwira sekalian. Pendidikan dan latihan selanjutnya serta tugas-tugas yang telah menanti pada hakekatnya adalah gemblengan terus menerus yang akan menjadikan para Perwira semakin matang dan profesional,” ungkapnya.

Menurut Marsekal TNI Hadi Tjahjanto, profesionalisme TNI selama ini diakui tidak hanya di dalam negeri, tetapi juga saat melaksanakan tugas di luar negeri. Profesionalisme itu akan menghadapi tantangan seiring dengan perkembangan dunia, tidak hanya bidang kemiliteran.

“Terlebih kemajuan teknologi yang mewarnai revolusi industri 4.0 bergerak semakin cepat. Perubahan ini harus kita antisipasi dengan baik. Sebagai organisasi, TNI harus menjadi organisasi yang adaptif, diawaki oleh personel yang berkualitas dan adaptif pula,” katanya.

Ditambahkan oleh Marsekal TNI Hadi Tjahjanto mengatakan bahwa sebagai Perwira, para Prajurit Pertama terikat pada kode etik Perwira budhi bhakti wira utamayang merupakan perwujudan tekad pengabdian dan nilai moral yang harus dilaksanakan dalam kehidupan keprajuritan. Selain itu, Sapta Marga dan Sumpah Prajurit serta Delapan Wajib TNI harus senantiasa menyatu secara utuh dan diimplementasikan dalam sikap dan perilaku sehari-hari. “Oleh karena itu, kemampuan para Perwira sekalian dalam memimpin satuan nantinya untuk beradaptasi menghadapi tantangan haruslah berdasarkan koridor-koridor tersebut,” tutup Panglima TNI. (Mad/Puspen TNI)

Dirgahayu Ke-5 Bakamla RI

Jakarta, 16 Desember  2019. Bakamla RI menginjak usia ke-5 tahun. Dalam rangka memperingatinya, Bakamla RI menggelar Acara Syukuran Dalam Rangka HUT Ke-5 Bakamla RI yang dipimpin langsung oleh Kepala Bakamla RI Laksdya Bakamla A. Taufiq R., di Aula Mabes Bakamla RI, Jl. Proklamasi No. 56, Menteng, Jakarta Pusat, Senin (16/12/19).

Acara syukuran ini terasa sangat spesial karena mengundang para mantan Kepala dan Sestama dari Kalakhar, Bakorkamla hingga terbentuk Bakamla RI, diantaranya Laksdya TNI (Purn) Djoko Sumarno, Laksdya TNI (Purn) Budhi Hardjo, Laksdya TNI (Purn) Bambang Suwarto, Laksdya TNI (Purn) Dr. Desi Albert Mamahit, M.Sc., Laksdya TNI (Purn) Arie Soedewo, S.E., M.H.,Laksdya TNI Agus Setiadji dan Marsda TNI (Purn) Widiantoro, M.B.A.

Dalam sambutannya, Kepala Bakamla RI menjelaskan bahwa dalam upaya penegakan hukum di wilayah Indonesia secara efektif ada beberapa tantangan yang kita hadapi. Tantangan yang dimaksud, pertama adalah posisi dan konstelasi geografis Indonesia sebagai negara kepulauan. Kedua, posisi Indonesia yang terletak di persilangan antara Samudera Hindia dan Samudera Pasifik. Ketiga, kewajiban Indonesia terhadap hukum laut Internasional yang harus mengamankan. Keempat, masih adanya aktivitas illegal yang ada di perairan Indonesia. Kelima, perbatasan maritim yang belum selesai. Keenam, ada sikap asertif di utara dan juga ada kepentingan negara besar di sana.

Laksdya Taufiq menambahkan, ada enam fokus pencapaian tugas yang harus dicapai Bakamla RI yaitu (1) amannya choike point diseluruh perairan Indonesia, (2) terjaminya keamanan ALKI, (3) terjaganya kedaulatan NKRI, (4) tegaknya hukum di seluruh perairan Indonesia, (5) pelaku bisnis di laut merasa aman dan nyaman dan tercapainya visi poros maritim dunia.

Untuk mencapai tugas tersebut, Lakdya Taufiq menjelaskan, perlu adanya pembinaan kekuatan didalam Bakamla RI, seperti bidang operasi, bidang latihan, bidang informasi dan bidang personel seperti yang sudah dilakukan angkatan pertama Bakamla RI yang melaksankan Latsarmil di Batalyon 10 Marinir Batam dan akan dilaksanakan angkatan berikutnya.

“Selain pembinaan kekuatan juga perlu adanya pembangunan kekuatan yaitu membangun Puskodal yang terintegrasi dengan stakeholder maupun kapal patroli Bakamla RI,” jelas Laksdya Taufiq.

Laksdya Taufiq menambahkan, kedepan Bakamla RI akan menjadi Indonesia Coast Guard yang mampu mensinergikan operasi keamanan laut dan ini merupakan keinginan pemerintah untuk menjadikan Bakamla RI sebagai Indonesia Coast Guard. Diplomasi maritim yang telah dilaksanakan Bakamla RI disepakati bahwa counterpart yang memangku fungsi Coast Guard di Indonesia adalah Bakamla RI.

“Pertumbuhan kepercayaan Pemerintah dan masyarakat maritim yang meningkat terhadap Bakamla RI tidak terlepas dari kerja keras dan pengabdian tanpa pamrih seluruh pengawak Bakamla RI. Oleh karena itu Bakamla RI berkomitmen akan terus bekerja memberikan manfaat terjaminya keamanan dan keselamatan laut di perairan Indonesia dan Yurisdiksi Indonesia,” tutup Laksdya Taufiq.

Acara syukuran Dalam Rangka HUT Ke-5 Bakamla RI diikuti oleh seluruh pejabat eselon I,II,III, IV dan personel Bakamla RI yang berdinas di Jakarta. (Bdr)

Satgas Pamrahwan Maluku Yonif RK 136/TS Bantu Warga Memasang Pipa Saluran Air

(Maluku. Senin, 16 Desember 2019).  Untuk membantu pemenuhan kebutuhan air bersih akibat musim kemarau beberapa waktu lalu, anggota Batalyon Infanteri Raider Khusus 136/Tuah Sakti (Yonif RK 136/TS) yang tergabung dalam Satuan Tugas Operasi Pengamanan Daerah Rawan (Satgas Ops Pamrahwan) Maluku membantu warga memasang pipa saluran air di Dusun Aira, Kec. Amahai, Kab. Maluku Tengah, Minggu (15/12/2019).

Komandan Pos (Danpos) Aira, Letda Inf Rudi Manurung mengatakan bahwa pemasangan pipa saluran air tersebut adalah untuk memenuhi kebutuhan air bersih bagi warga Dusun Aira yang dipergunakan untuk memasak, mencuci, minum dan sebagainya.

“Dalam pelaksanaannya, anggota Pos Aira SSK II Satgas Ops Pamrahwan Maluku Yonif RK 136/TS bersama warga Dusun Aira bahu-membahu memasang pipa air sepanjang 100 meter,” ujarnya.

Menurut Letda Inf Rudi Manurung, air tersebut berasal dari sumber mata air terjun yang ada Kecamatan Amahai. “Pipa air disalukan menuju ke bak penampungan, selanjutnya dialirkan menuju rumah-rumah warga,” ucapnya.

“Kami mengucapkan terima kasih atas bantuan Bapak-bapak TNI, mudah-mudahan dengan selesainya saluran pipa air ini, warga disini tidak lagi kekurangan air bersih,” kata salah seorang warga Dusun Aira. (Bdr)

Empang Koramil members help clean the houses of flood victims

Sumbawa – About eight houses were flooded due to high rainfall from noon to late afternoon in Bantulanteh Village, Tarano District, Sumbawa Regency, Sunday (12/15).

High rainfall in the upstream and clogged river channels in Banda Village and Bantulanteh Village caused rubbish water to rise to a height of 60 cm and submerged seven houses and one house belonging to the Batulanteh State Elementary School.

Knowing these conditions, members of Koramil 1607-02 / Empang together with members of the Empang Police Sector, Bantulanteh Village Head H. Syamsuddin and Tarano District Head M. Tahqik went down to monitor and collect data to help clean the victim’s house after the tide had subsided.

1607 / Sumbawa military district commander Lieutenant Colonel Inf Samsul Huda, SE. M.Sc., when contacted confirmed the incident. He and the relevant authorities went directly to the location to check and help residents whose houses were affected by the flood.

In addition, he and the Tarano District Head and members of the Sectoral Police coordinated with the District Public Works Agency to bring in heavy equipment to clean up trash that impedes river water flow.

“Alhamdulillah after sunset, the water has receded and the activities have returned to normal as usual,” said Dandim.

The former Raidersus 744 / SYB infantry battalion commander invited and appealed to the entire community to clean the environment, especially irrigation channels or rivers as well as drainage channels so as not to become clogged. invited and appealed to the entire community to clean the environment, especially irrigation channels or rivers as well as drainage channels so as not to become clogged.

“Let’s protect the environment to plant trees, don’t litter and don’t cut down trees or steer forests that would have an impact on natural disasters that would certainly harm us all,” he said.

Warga Pendatang Serahkan Senjata Api Ruger Kepada Satgas Pamtas RI-PNG Yonif 411 Kostrad

(Merauke. Minggu, 15 Desember 2019). Melalui kegiatan teritorial, patroli dan pemeriksaan yang dilaksanakan secara rutin, kehadiran Satgas Pamtas telah memberikan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat di perbatasan, hingga membuat warga berinisial M (28 th) dengan besar hati dan sukarela menyerahkan senjata api Ruger American Rifle Ranch kaliber 5.56 mm beserta magazennya kepada Satgas Pamtas RI-PNG Batalyon Infanteri Mekanis Raider 411/Pandawa (Yonif MR 411/Pdw) Kostrad.

Hal tersebut disampaikan Dansatgas Pamtas RI-PNG Yonif MR 411/Pdw Kostrad Mayor Inf Rizky Aditya S.Sos., M.Han., di Merauke, Papua, Minggu (15/12/2019). “Wujud dari kehadiran Satgas telah dirasakan oleh warga di perbatasan RI-PNG, memberikan jaminan keamanan dan kenyamanan serta kegiatan teritorial yang terus menerus dilaksanakan dari penyuluhan, karya bakti, bakti sosial dan membantu kesusahan yang dihadapi masyarakat, telah membuat simpatik dan dirasakan nyata manfaatnya,” ungkapnya.

Menurut Mayor Inf Rizky Aditya, pendekatan Binter (Pembinan Teritorial) yang dilakukan satgas selama ini telah memberikan dampak signifikan. Tidak hanya menjaga situasi aman kondusif di wilayah perbatasan, Satgas juga telah menumbuhkan kepercayaan, kedekatan dan menguatkan kemanunggalan TNI dengan Rakyat di sini.

“Seperti yang baru terjadi pada Jumat (13/12/2019), seorang warga Afkab Makmur, Distrik Muting, Kab. Merauke berinisial M (28 th) bersama rekannya HH (42 th) mendatangi Pos Kotis di Bupul 1, Kampung Sipias, Distrik Eligobel, dengan sukarela dan sadar diri untuk menyerahkan satu pucuk senjata api jenis Ruger American Rifle Ranch kaliber 5.56 mm beserta magazennya,” katanya.

Dansatgas menuturkan bahwa senjata api laras panjang tersebut diserahkan oleh saudara M yang sehari-hari bekerja sebagai supir taksi dan diterima oleh Pasi Intel Satgas Lettu Inf Asep Saepudin, S.T. Han., dimana yang bersangkutan mengaku telah memiliki dan menyimpan senjata tersebut sejak tahun 2007, merupakan pemberian dari ayahnya yang saat ini telah berusia 80 tahun.

“Atas hal tersebut tentunya kita sangat mengapresiasi kebesaran hati dari pemilik senjata dengan sukarela telah menyerahkan senjata api yang disimpannya serta memberikan himbauan kepada seluruh masyarakat di perbatasan untuk tidak menyimpan senjata api secara ilegal, masalah keamanan serahkan kepada TNI dan Kepolisian,” ujarnya.

Dansatgas mengatakan, amanah senjata api Ruger American Rifle Ranch kaliber 5.56 mm dan satu buah magazen yang diserahkan saudara M, semantara masih kita (satgas) amankan untuk selanjutnya diserahkan ke Komando Atas dalam hal ini Kolakops Korem 174/ATW. (Bdr)

Bawa Miras Lokal 10 Botol, Satgas Yonif 411 Kostrad AmankanDua Pemuda di Perbatasan

(Merauke. Minggu, 15 Desember 2019). Tak henti-hentinya  terus menciptakan kenyamanan dan keamanan di wilayah perbatasan Indonesia-Papua Nugini, Satuan Tugas Pengamanan Perbatasan (Satgas Pamtas) Yonif MR 411/PDW Kostrad secara rutin melaksanakan pemeriksaan terhadap orang dan kendaraan yang melintas di jalan Trans Papua.

Hal tersebut disampaikan oleh Dansatgas Yonif Mekanis Raider 411/PDW Kostrad Mayor Inf Rizky Aditya S.Sos., M.Han., dalam rilis tertulisnya di Merauke, Papua, Sabtu (14/12/2019).

Diungkapkan Dansatgas, pemeriksaan rutin yang dilaksanakan pada malam hari (13/12) pukul 21.00-23.00 WIT oleh Pos Komando Utama (Kout) dipimpin Patop Satgas Letda Ctp Firman Hadi bersama sembilan anggotanya, kembali berhasil menyita minuman keras (Miras) lokal jenis Sopi sebanyak 10 botol air mineral 600 ml.

Adapun pemilik miras lokal Sopi tersebut adalah dua orang pemuda berinisial DK (17) dan PK (17) yang masih berstatus sebagai pelajar SMK warga Kampung Toray, Distrik Sota. Saat dimintai keterangan yang bersangkutan mengaku Sopi atau miras lokal tersebut dibelinya di Merauke dan akan dikonsumsi bersama teman-temannya.

“Dengan penyitaan barang-barang tersebut, besar harapan kami selaku Satgas Perbatasan, kepada masyarakat untuk menyadari bahwa konsumsi minuman beralkohol tidak baik untuk kesehatan dan berpotensi mengganggu ketenangan dan ketertiban masyarakat,” tegasnya.

Tambah Mayor Inf Rizky, seperti yang kita ketahui bersama berdasarkan Perda Nomor 15 Tahun 2013 bahwa peredaran Miras ilegal sangat dilarang di Bumi Cendrawasih ini, atas kejadian tersebut tindakan yang diambil adalah melaporkan kepada Komando Atas dan menyita Miras lokal jenis Sopi untuk diserahkan kepada pihak terkait.

Sementara itu Letda Ctp Firman Hadi juga memberikan himbauan kepada dua pemuda yang membawa miras jenis Sopi tersebut agar tidak lagi mengkonsumsi miras lagi, karena minuman keras dapat memicu terjadinya situasi tidak aman dan mengakibatkan kecelakaan lalu lintas. (Bdr)

Sambut Natal, Satgas Yonif MR 411/PDW Kostrad Bantu Warga Kondo Benahi Gereja

(Merauke. Minggu, 15 Desember 2019). Personel Satuan Tugas Pengamanan Perbatasan (Satgas Pamtas) RI-PNG Yonif MR 411/PDW Kostrad Pos Kondo beberapa waktu lalu melaksanakan karya bhakti membantu warga membenahi Gereja Katholik St. Yohanes di Kampung Kondo, Distrik Naukenjerai.

Dansatgas Pamtas RI-PNG Yonif MR 411/PDW Kostrad Mayor Inf Rizky Aditya S.Sos., M.Han., mengungkapkan, selain menjaga perbatasan, Satgas Yonif MR 411/PDW Kostrad juga memiliki program kegiatan dibidang Binter Santonkowil dalam rangka mendukung pembangunan dan memberikan solusi terhadap kesusahan yang dihadapi masyarakat, sehingga kehadiran Satgas Pamtas ditengah-tengah masyarakat dapat dirasakan langsung.

Hal inilah yang dilakukan oleh personel Pos Kondo yang dipimpin Danpos Letda Inf Ulivo Dicky Pambudi bersama 4 orang anggotanya, melaksanakan karya bhakti membantu warga Kampung Kondo memperbaiki plafon dan mengecat dinding Gereja Katholik St. Yohanes yang merupakan Gereja satu-satunya di kampung yang ada di pedalaman tersebut.

“Kita ketahui bersama pada tanggal 25 Desember 2019 yang akan datang, umat Nasrani akan merayakan Hari Natal, begitupun dengan warga di Kampung Kondo, apa yang dilakukan oleh Satgas adalah wujud toleransi dan kepedulian terhadap sesama umat beragama, sehingga akan memperkuat Kemanunggalan TNI-Rakyat” pungkas Mayor Inf Rizky.

Sementara itu Tokoh Dewan Gereja Bapak Alowisius Gebze mengungkapkan rasa terimakasih dan bangga kepada Satgas Pamtas Yonif MR 411/PDW Pos yang telah perhatian terhadap Gereja yang letaknya dipedalaman ini guna menyambut perayaan Hari Natal nanti.

“Saya mewakili pengurus Gereja yang lainnya, sangat bangga atas segala partisipasi Satgas dari Pos Kondo pada tempat ibadah ini, mereka menunjukkan rasa toleransi yang sangat luar biasa antara Satgas Pamtas dan masyarakat, kami ucapkan banyak terima kasih,” ungkapnya. (Bdr)

Calon Walikota Tanjung Balai Erwin Syahfutra Siregar Sampaikan Makna Perayaan Natal Bagi Kebangsaan Bernegara

usai Kata Sambutan, Erwin Salamin semua Jemaat yang hadir

Tanjungbalai, Sumbawanews.com – Bakal Calon Walikota Tanjungbalai Menghadiri Acara Natalan di Gereja Pentakosta Tanjung balai, Dalam acara tersebut, Erwin Syahputra Siregar menyampaikan indonesia merupakan negara yang berdasarkan Pancasila. Karena itu Indonesia menjamin adanya keragaman, pluralisme dan kebhinekaan.

Hal ini disampaikan Erwin Syahfutra Siregar SH dalam kata sambutannya dihadapan Jemaat gereja Pentakosta saat perayaan Natal tersebut, Sabtu (14/12/2019) malam.

“Di negara Indonesia, semua warga negara memiliki hak yang sama,” tegas Erwin.

Erwin menegaskan, tidak ada satu orang pun boleh mendapat perlakukan yang istimewa atau sebaliknya terdiskrimnasi.

Dalam hal memililih dan dipilih, semua orang juga memiliki hak yang sama. Dan ini sudah dibuktikan di beberapa daerah di Indonesia.

“Perbedaan bukan lagi masalah. Di NTT, yang mayoritas katolik, Ketua DPRD-nya muslim. Di Sula, yang 93 mayoritas muslim, kepala daerahnya non-muslim. Jadi semua sama kedudukannya,” tegas Erwin.

Lanjut Erwin, Kita sadari bahwa bangsa kita terdiri dari kemajemukan yakni suku, ras, serta agama, dan itu bukanlah halangan bagi kita untuk beragama maupun beribadah, tetapi kemajemukan yang ada merupakan kekuatan bagi bangsa kita dan seni terindah dalam mencapai keadilan dan kemakmuran khususnya di Kota Tanjungbalai. 

Natal diharapkan menjadi kontribusi dalam mewujudkan kerukunan umat yang berbeda suku, ras, dan agama supaya tercapai tujuan amanah undang-undang dasar 1945 pasal 29 untuk menganut agama dan kepercayaan masing-masing serta beribadah.

Masih dalam sambutannya Erwin Syahputra Siregar SH , selaku Calon Walikota Tanjungbalai dan atas nama peribadi saya menyambut baik perayaan Natal ini, sebagaimana tertuang dalam 5 (Lima) sila Pancasila dan Bhineka Tunggal Ika, persatuan didalam perbedaan merupakan nilai yang sangat penting bagi masa depan Indonesia, terkhusus Kota Tanjungbalai dimana kita semua harus hormat-menghormati dan saling harga-menghargai kebebasan beragama sehingga rasa nasionalisme kita semakin meningkat, dengan demikian kedamaian dan kesejahteraan terwujud dimana-mana.

Dengan kedamaian yang ada dikota kita, kehidupan yang harmonis, rukun dan sejahtera maka pembangunan akan semakin meningkat, jangan terlalu cepat percaya terhadap isu-isu yang beredar dikalangan masyarakat dan media sosial sehingga nantinya persatuan persaudaraan antar umat, suku, ras dan agama terpecah belah.

Harapan kedepan agar hubungan yang erat antar umat beragama di Kota Tanjungbalai harus semakin meningkat. Ungkap Erwin Syahputra Siregar SH.

Dalam kesempatan tersebut Calon Walikota ini menambahkan Perayaan Natal  yang sedang dirayakan ini sekiranya dapat mendatangkan keyakinan dan kebenaran yang membawa sukacita sebagai perwujudan kasih bagi kita semua, menjadikan masyarakat yang hidup dalam kebenaran, tidak terjerumus dalam berbagai macam dosa dan kejahatan yang menimbulkan kebobrokan moralitas secara individu maupun kelompok, kepada seluruh masyarakat, seluruh pemuka agama, ahli ulama, yang ada di Kota Tanjungbalai.


“Mari bersama menciptakan, mewujudkan Kota Tanjungbalai kearah yang lebih baik lagi, mengejar ketertinggalan pembangunan dari daerah-daerah lain yang lebih maju, agar Kota Dumai yang kita cintai ini dapat berkembang sesuai harapan kita bersama.” Tutupnya.***

Koramil helps residents of tornado victims

Central Lombok – 28 houses damaged by hail and whirlwinds on Friday afternoon (12/13/2019) struck four hamlets in Montong Gamang Village, Kopang District, Central Lombok Regency. Hail accompanied by a whirlwind made people panic and scattered out of the house to save themselves with family.

This was conveyed by the District Military Commander (Kodim) 1620 / Central Lombok based on the Danramil 1620-03 / Kopang report, Captain Inf Ali Murtopo. Today, continued Dandim, the Kopang Koramil led by Danramil carried out the work of devotional service together with the local community to clean up the debris of houses hit by a tornado.

Besides, it also directly coordinates with the relevant agencies dealing with natural disasters.

“Alhamdulillah, members of the Koramil are already at the location along with BPBD members and the District Social Service helping victims of tornadoes,” he said

He also appealed to the public to remain vigilant and monitor weather developments given the uncertain weather conditions in the month and tend to be extreme.

“Especially for tall and dense tree trunks and shears to be tidied or cut down to anticipate things that are not desirable,” he concluded.

Meanwhile, Head of Montong Gamang H. Muhammad Amin gave his appreciation to the Central Lombok military district command (Kodim) and related agencies for their readiness to help people affected by the disaster.

He explained, the victims of a tornado after checking with Babinsa, for the moment there were 28 affected families and one child on behalf of Najwa (6 years old) wounds on his head were crushed by collapsed houses and immediately evacuated to the Puskesmas to get treatment medical.

Puluhan Rumah Rusak, Ini Yang Dilakukan Koramil Kopang bersama Instansi Terkait

Lombok Tengah – Sebanyak 28 rumah rusak akibat hujan es dan angin puting beliung pada Jumat siang (13/12/2019) menimpa empat dusun di Desa Montong Gamang Kecamatan Kopang Kabupaten Lombok Tengah. Hujan es disertai angin puting beliung membuat warga mengalami kepanikan dan berhamburan keluar rumah untuk menyelamatkan diri bersama keluarga.

Hal itu disampaikan Komandan Kodim 1620/Loteng berdasarkan laporan Danramil 1620-03/Kopang Kapten Inf Ali Murtopo. Hari ini, lanjut Dandim, Koramil Kopang dipimpin Danramil melaksanakan karya bhakti bersama masyarakat setempat membersihkan puing-puing rumah yang terkena angin puting beliung.

Selain itu, pihaknya juga langsung berkoordinasi dengan dinas terkait penanganan bencana alam.

“Alhamdulillah, anggota Koramil sudah di lokasi bersama anggota BPBD dan Dinas Sosial Kabupaten membantu korban puting beliung,” ujarnya.

Pria kelahiran Madura tersebut juga mengimbau masyarakat untuk tetap waspada dan memantau perkembangan cuaca mengingat kondisi cuaca bulan tidak menentu dan cenderung ekstrem.

“Khusus untuk pohon yang tinggi dan lebat batang dan runtingnya agar dirapikan atau ditebang untuk mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan,” tutup Dandim.

Sedangkan Kades Montong Gamang H. Muhammad Amin memberikan apresiasi kepada Kodim Loteng dan dinas terkait atas kesigapannya membantu warga yang terkena musibah.

Dijelaskannya, warga korban angin puting beliung setelah dilakukan pengecekan bersama Babinsa, untuk sementra ada 28 KK yang terkena dan satu orang anak atas nama Najwa (6 tahun) luka luka dibagian kepalanya tertimpa runtuhan rumah dan langsung dievakuasi ke Puskesmas untuk mendapatkan perawatan medis.

dan ini sudah dilaporkan ke Dinas Provinsi NTB.

“Dari lima dusun yang terkena, hanya Dusun Embung Karung 3 dan Dusun Gonjong yang paling parah, dan ini sudah dilaporkan kepada Dinas Provinsi,” sebut Kades.

Sampai hari ini, pihak BPBD, Dinas Sosial dan PMI sudah memberikan bantuan berupa tenda dan Sembako.

Berita Terkini

Ibu Tiga Ambulans Turun ke Jalan Suarakan Kegelisahan

Sumbawanews.com,- Zaskia Adya Mecca tampil di tengah demonstrasi mahasiswa di Bundaran HI, Jakarta, dengan tiga ambulans dan sejumlah logistik kemanusiaan yang dikumpulkan dari donasi...

Perampok Bacok Ibu dan Anak Usai Diketahui Masuk Rumah

Sumbawanews.com,- Seorang pelaku perampokan berinisial DR (28) ditangkap polisi setelah membacok ibu dan anak di rumah mereka di Sukamaju Baru, Depok, saat keduanya memergokinya...

Eks Presiden Korsel Divonis 30 Tahun Usai Serang Korut

Sumbawanews.com,- Jakarta — Pengadilan Distrik Pusat Seoul menjatuhkan hukuman 30 tahun penjara terhadap mantan Presiden Korea Selatan Yoon Suk Yeol, terkait keterlibatannya dalam serangan...

Pemilik Blueray Cargo Akui Bayar Rp30 Miliar ke Pejabat Bea Cukai

Sumbawanews.com,- Pemilik PT Blueray Cargo, John Field, mengaku telah menyerahkan total Rp91 miliar kepada sejumlah pejabat di Direktorat Jenderal Bea dan Cukai sebagai bentuk...

KPK Periksa Saksi Terkait Jaringan Korupsi Bea Cukai

Sumbawanews.com,- Jakarta — Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memanggil Sekretaris Pendiri Indonesian Audit Watch (IAW), Iskandar Sitorus, sebagai saksi dalam kasus dugaan korupsi di lingkungan...

Berita Utama