Home Blog Page 2758

Danrem 162/WB Pertegas Komitmen Bersama Cegah Penyebaran Covid-19

Mataram – Danrem 162/WB Kolonel Czi Ahmad Rizal Ramdhani, S.Sos. SH. M.Han, bersama Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) mendampingi Gubernur NTB Dr. H. Zulkieflimansyah, SE. M.Sc, melaksanakan kunjungan kerja di Kota Mataram, Kabupaten Lombok Barat, Lombok Tengah dan Lombok Timur terkait perkembangan dan pencegahan Covid-19 di NTB, Kamis (28/5/2020).

Pada kegiatan tersebut, Gubernur beserta rombongan diterima langsung oleh Bupati dan Walikota berserta jajarannya di masing-masing kabupaten/kota.

Dalam Kunjungannya di beberapa tempat tersebut, Gubernur memaparkan perkembangan penanganan Covid-19 di NTB yang secara nasional pemerintah pusat sedang mempersiapkan skenario New Normal, sementara di NTB muncul kasus-kasus positif Covid-19 akibat transmisi lokal yang harus diwaspadai bersama, sehingga tidak ada pilihan lain kecuali mengajak semua pihak secara bersama-sama memerangi pandemi ini dengan meningkatkan disiplin menerapkan protokol kesehatan dalam kehidupan sehari-hari untuk memutus rantai penyebaran covid-19.

“Covid-19 sudah menjangkiti beberapa tenaga kesehatan bahkan anak-anak juga ikut terinfeksi, ini terjadi karena ketidak disiplinan melaksanakan protokol kesehatan dalam beraktivitas,” kata Gubernur.

Selain itu, Gubernur juga menyampaikan pentingnya melindungi dan melibatkan UMKM dalam daerah guna memenuhi kebutuhan lokal kita di masa pandemi Covid-19 ini, karena dengan melibatkan mereka dalam jaring pengaman sosial, maka UMKM juga tetap berproduksi di tengah kesulitan ini.

Gubernur juga menyampaikan terimakasih dan apresiasi yang tinggi kepada para camat, tokoh agama dan tokoh masyarakat yang telah berperan aktif dalam membantu penanganan Covid-19 ini.

Sejalan dengan Gubernur, Danrem 162/WB menyampaikan bahwa maksud kedatangan Gubernur beserta rombongan dari Forkopimda NTB guna mencarger dan mempertegas kembali komitmen bersama untuk kembali melakukan langkah yang lebih agresif lagi dalam upaya memutus rantai penyebaran Covid-19 di NTB.

“Grafik Covid-19 di NTB tidak ada grafik turun melainkan melandai dan naik, bahkan kasus terpaparnya bayi dan anak-anak di NTB ini perlu dilakukan penanganan bersama secara serius agar angka covid-19 bisa turun,” pungkas Danrem,

Sesuai rekomendasi hasil rapat terbatas yang dipimpin langsung oleh Gubernur, Danrem menyampaikan hal-hal antara lain :

Pertama, bahwa penumpang yang datang ke NTB melalui pesawat maupun kapal laut harus membawa hasil Swab Tes paling terakhir, jika hasil Swabnya kadarluarsa maka akan dilakukan Swab Tes kembali oleh tim yang ada di Bandara ataupun pelabuhan.

Kedua, sinergitas unsur/awak media akan lebih aktif mengkampanyekan bahaya covid-19 secara langsung/tidak langsung bersama TNI, Polri, Pemda dan pihak Swasta.

Ketiga, Pergub pemakaian masker akan dikeluarkan dan hal ini harus dilaksanakan oleh Kabupaten dan Kota di NTB.

Keempat, pemberlakuan jam malam maksimal pukul 21.00 Wita tidak ada lagi aktifitas di jalan.

Kelima, patroli gabungan akan dilakukan oleh semua stakeholder untuk membubarkan masa baik pagi, siang dan malam hari.

Keenam, pasar tradisional harus ada Posko di dalamnya ada unsur TNI, Polri dan Satpol PP dan dilengkapi dengan pengeras suara, box sterilisasi uang, handsanitizer dan lain-lain, dan ada pos kesehatan. Sedangkan waktu buka pasar mulai pukul 09.00 sd 12.00 wita.

Pada kesempatan tersebut, Danrem 162/WB juga menyampaikan apresiasi yang setinggi-tingginya terhadap langkah dan upaya pemerintah Kabupaten/Kota saat menjelang Lebaran Idul Fitri meniadakan keramaian di Masjid dan tempat-tempat lainnya.

Terakhir, Pria kelahiran Jakarta tersebut berharap, keadaan seperti ini juga dapat dipertahankan pada perayaan lebaran ketupat nanti, mengimbau masyarakat tetap disiplin melaksanakan protokol kesehatan dan mengukuti imbauan pemerintah untuk memutus rantai Penyebaran Covid-19, mengingat kita masih dalam situasi berperang melawan pandemi Covid-19 demi keamanan dan keselamatan kita bersama sehingga wabah Covid-19 ini dapat segera berakhir, keadaan dan aktifitas masyarakat dapat kembali normal.

Menyongsong New Normal, PKB NTB Minta Pemerintah Perhatikan Ponpes

MATARAM –  SUMBAWANEWS.COM,– Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) DPRD Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) meminta pemerintah, baik pusat maupun daerah untuk memperhatikan Pondok Pesantren (Ponpes) yang ada di wilayah NTB untuk menyongsong rencana pemerintah yang akan menerapkan “new normal” di sejumlah daerah di Indonesia.

Ketua F-PKB DPRD NTB, H Lalu Hadrian Irfani meminta agar Pemerintah Provinsi NTB dan Pemda Kabupaten/Kota se-NTB agar memberikan perhatian pada Ponpes di tengah desakan dari para wali santri, agak segera melaksanakan proses belajar mengajar.

“Kami meminta pada pemerintah provinsi dan kabupaten/kota se-NTB untuk membantu sarana dan peralatan kesehatan pada pondok pesantren agar pada saat melaksanakan kembali proses belajar mengajar dapat memenuhi ketentuan protokoler kesehatan di tengah pandemi virus Covid-19,” kata Hadrian, yang juga Ketua DPW PKB NTB, Kamis (28/5) di Mataram.

Menurutnya, PKB secara terpusat menyambut baik wacana new normal yang digagas pemerintah pusat. Meski begitu, ia berharap pasca diterapkannya new normal, masyarakat tetap mengikuti imbauan dan arahan dari pemerintah.

“Dan yang terpenting baik pemerintah pusat atau daerah perlu memberikan perhatian serius atas aktivitas pendidikan di pondok pesantren menjelang diterapkannya kebijakan normal baru atau new normal di tengah wabah virus corona ini,” terang Hadrian.

Hadrian mendorong agar Ponpes diberikan bantuan untuk melaksanakan protokoler kesehatan dalam bentuk tempat cuci tangan, masker untuk santri dan tenaga pengajar, bantuan hand sanitizer serta bantuan alat pengukur suhu tubuh.

“Dan juga bantuan pemeriksaan kesehatan, rapid test bagi santri dan tenaga pendidik untuk memastikan semua santri tidak terjangkit virus Corona,” katanya.

Dia mengungkapkan, Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) mulai mengambil sejumlah langkah untuk mempersiapkan Pondok Pesantren menyongsong tahap New Normal Covid-19 yang akan diterapkan pemerintah.

Ketua Umum PKB H Muhaimin Iskandar juga sudah meminta para Pimpinan dan Anggota Fraksi PKB DPR RI, DPRD Provinsi, dan DPRD Kabupaten/Kota untuk mulai mendukung persiapan-persiapan yang dibutuhkan.

Melalui surat tentang Instruksi Memperjuangkan Kelangsungan Pesantren Dalam Masa New Normal Covid-19, Cak Imin menyampaikan sejumlah hal teknis yang harus segera dilakukan di tingkat pusat dan daerah.

Cak Imin menegaskan, arah kebijakan pemerintah yang akan menerapkan konsep kehidupan new normal (kenormalan baru) yaitu penerapan pola hidup baru untuk menyelamatkan pertumbuhan ekonomi masyarakat dalam masa pandemi Covid-19 hingga ditemukannya vaksin penangkal Covid-19.

Menurutnya, posisi pesantren menjadi sangat strategis dan vital. Secara nasional saat ini ada sekitar 28 ribu Pondok Pesantren di Indonesia. Di mana dalam 28 ribu Pesantren itu terdapat 18 juta santri dan 1 juta pengajar.

“Selain itu, ada jutaan masyarakat yang menggantungkan perputaran ekonominya dari kehidupan pesantren yang saat ini juga mendesak agar pesantren dapat kembali memulai proses kegiatan belajar mengajar,” kata Cak Imin dalam surat tertanggal 25 Mei 2020 tersebut.

Cak Imin menilai untuk memenuhi kebutuhan itu, perlu adanya alokasi anggaran khusus yang bersumber dari APBN maupun APBD untuk pesantren selama masa new normal.

Terkait instruksi tersebut, Ketua DPW PKB NTB H Lalu Hadrian Irfani mengatakan pihaknya sudah menerima surat dan mulai mengkonsolidasikannya.

“Sejumlah instruksi itu antara lain meminta ada Fraksi PKB berkoordinasi intensif dengan PWNU, PCNU, RMI dan para masyayikh pengasuh pesantren di daerahnya masing-masing. Terutama untuk melakukan pendataan persiapan dan kesiapan serta kebutuhan pesantren dalam menjalani masa new normal Covid-19,” kata Hadrian.

PKB NTB juga akan memelopori dan mengawal ketat pengalokasian anggaran khusus yang bersumber dari APBN maupun APBD kepada pesantren untuk menjalani masa new normal dalam bentuk penyediaan sarana belajar, sarana kesehatan dan pemenuhan ketahanan pangan.

“Kita juga akan mendorong Pemerintah Daerah untuk membantu pesantren mempersiapkan diri menghadapi masa new normal sekaligus mengawal kebijakan tersebut hingga tingkat implementasinya,” tegasnya.

Sebelumnya, Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) mengatakan bahwa Indonesia akan memasuki tatanan kehidupan baru (new normal). Masyarakat diminta berdamai dan hidup berdampingan dengan Covid-19.

“Berdampingan itu justru kita tak menyerah, tetapi menyesuaikan diri. Kita lawan Covid-19 dengan ke depankan dan mewajibkan protokol kesehatan ketat,” kata Jokowi beberapa waktu lalu.

Kasal Berikan Exit Briefing kepada Prajurit Kogabwilhan I

sumbawanews.com,- Mengakhiri jabatannya sebagai Panglima Komando Gabungan Wilayah Pertahanan I (Pangkogabwilhan I), Kepala Staf Angkatan Laut (Kasal) Laksamana TNI Yudo Margono, S.E., M.M. memberikan Exit Briefing kepada prajurit Kogabwilhan I, bertempat di kantor perwakilan Mako Kogabwilhan I, Jalan Gunung Sahari, Jakata Pusat, Kamis (28/5/2020).

Dalam Exit Briefing yang sekaligus dirangkai dengan Memorandum Pangkogabwilhan I, Laksamana TNI Yudo Margono menyampaikan bahwa tugas Kogabwilhan I titik beratnya adalah OMP (Operasi Militer Perang) dan OMSP (Operasi Militer Selain Perang). “OMP fokus kerawanan di ZEEI (Zona Ekonomi Eksklusif Indonesia) di perairan Laut Natuna, dan OMSP yang saat ini sedang berjalan yaitu kegiatan bantuan kemanusiaan dalam penanganan Covid 19,” katanya.

Laksamana TNI Yudo Margono menegaskan bahwa Mako Kogabwilhan I yang berada di Tanjung Pinang, harus terus memantau perkembangan pelanggaran wilayah yang terjadi di perbatasan Laut Natuna. Untuk penanganan wabah Covid-19 yang dilaksanakan di beberapa tempat, Pangkogabwilhan I sebagai supervise sedangkan para Panglima Komando Utama (Pangkotama) selaku penanggungjawab pelaksanaan selaku Panglima Komando Tugas Gabungan Terpadu (Pangkogasgabpad).

“Penanganan Covid-19 di Wisma Atlet Kemayoran di bawah tanggungjawab Pangdam Jaya, Pulau Sebaru tanggungjawab Pangkoarmada I, Pulau Natuna tanggungjawab Pangkoops AU I dan Pulau Berhala tanggungjawab Pangdam I/Bukit Barisan,” jelasnya.

Mengakhiri Exit Briefing, Kasal Laksamana TNI Yudo Margono menyampaikan ucapan terima kasih kepada seluruh prajurit Kogabwilhan I atas dukungan dan kerja sama yang telah dilakukan selama ini, sehingga tugas-tugas Kogabwilhan I dalam kurun waktu kepemimpinannya selama tujuh bulan dapat berjalan dengan baik dan lancar.

Turut hadir pada acara tersebut antara lain Pangkogabwilhan I Laksda TNI I Nyoman Gede Ariawan, S.E., M.M., Pangkoarmada I Laksda TNI Mohammad Ali, S.E., M.M., Ketua Umum Jalasenastri Ny. Veronica Yudo Margono, dan pejabat teras di jajaran Kogabwilhan I. (Ahm)

Panglima TNI Terima Audiensi Dirut PT KAI

sumbawanews.com,- Panglima TNI Marsekal TNI Dr. (H.C.) Hadi Tjahjanto, S.I.P. didampingi Aspers Panglima TNI Marsda TNI Diyah Yudanardi menerima audiensi Ditektur Utama PT Kereta Api Indonesia (KAI) Didiek Hartantyo di Mabes TNI, Cilangkap, Jakarta Timur, Kamis (28/5/2020).

Dalam audiensinya,  Dirut PT KAI Didiek Hartantyo didampingi Dirut Keselamatan Jhon Robertho, Corporate Deputy Direktur Savety I Ketut Suardana, Executif Vice President Corporate Secretary Agus Komarudin.

Dalam pertemuan tersebut, Panglima TNI menyampaikan selamat datang kepada Direksi PT. Kereta Api Indonesia beserta staf di Mabes TNI. Panglima TNI menyambut baik terkait kerja sama antara TNI dengan PT KAI.

Dirut PT KAI menyampaikan ucapan terima kasih atas sambutan yang penuh dengan suasana keakraban saat berkunjung ke Mabes TNI, Cilangkap di tengah pandemi Covid-19. Pertemuannya dengan Panglima TNI membahas tentang kerja sama antara PT KAI dengan TNI tetap menjalankan standar prosedur protokol kesehatan untuk menghindari penyebaran Cobid-19.  (Ahm)

Turunkan Suku Bunga, Kalau Pemerintah Sulit Turunkan Harga BBM

JAKARTA – SUMBAWANEWS.COM,– Salamuddin Daeng pengamat ekonomi dan kebijakan menawarkan solusi bila pemerintah kesulitan menurunkan harga BBM. “Ada solusi lain kalau pemerintah tak mau menurunkan harga BBM yakni turunkan suku bunga bank. Karena menurunkan harga BBM bisa membuat produsen BBM dalam negeri gulung tikar. Selain bungan sekarang sudah sangat mencekik, penurunan suku bunga bank akan membantu daya beli lapisan masayarakat bawah” tegas Salamuddin Daeng.

“Bukankah uang dan BBM yang dijual di Indonesia sama sama ambil di Singapura atau negara lainnya. Jadi uang dan BBM sama sama barang impor dong. Hanya selama ini uang impor ini jual kepada masyarakat oleh bank bank dengan harga tinggi yakni dengan bunga tinggi dan tak peduli keadaan ekonomi masyarakat ” ungkap Daeng Sapaan Akrab Salamuddin Daeng di kalangan aktivis.

Bank bank di Indonesia mengambil utang luar negeri dengan bunga yang relatif rendah dibandingkan dengan bunga yang berlaku di dalam negeri, atau suku bunga acuan yang ditetapkan bank Indonesia (BI). Jadi tampak perbankkan ini hanya sebagai kaki tangan bank asing untuk mengeruk bangsa sendiri.

Bank bank di dalam negeri juga menerbitkan global bond dengan bunga yang jauh lebih rendah dibandingkan dengan bunga yang mereka berlakukan di dalam negeri. Seringkali alasannya adalah faktor depresiasi mata uang dan inflasi. Mengapa rakyat yang harus menanggung dampak inflasi dan depresiasi? Mengapa bukan pemerintah dan negara?

Bunga yang diberlakukan oleh perbankan di Indonesia bisa tiga kali lipat dari bunga pinjaman bank di luar negeri. Contoh misanya bunga yang diberlakukan bank BUMN seperti BTN untuk KPR bisa mencapai 13-14 persen. Ini tiga kali lipat bunga global bond BUMN di pasar internasional.

Suku bunga yang tinggi ini secara langsung menggerus daya beli masyarakat terhadap barang barang lain, bahan pangan, membeli energi, dan membeli bernagai keperluan hidup lainnya. Suku bunga yang tinggi ini juga menyulitkan UKM intuk berkembang , karena dua pertiga keuntujgan mereka habis untuk membayar bunga yang mencekik.

“Dalam situasi covid 19 yang sangat melelahkan bagi dunia usaha dan masyarakat, kebijakan pemerintah menurunkan suku bunga akan sangat membantu menyegarkan ekonomi kembali. Bila perlu bunga di Indoneisa harus disetarakan dengan bunga di China, Singapura. Atau lebih dahsyat lagi disamakan dengan bungan di USA arau Jepang yang sangat kecil sekali, bahkan peminjam kadang diberi subsidi” papar Salamuddin Daeng.

Satgas Raider 300 Bagikan Masker kepada Masyarakat Kampung Wonorejo

sumbawanews.com,- Satgas Pamtas Yonif Raider 300/Brajawijaya (Bjw) berada di Pos Kotis yang dipimpin Lettu Inf Dody Suyono sebagai Pasiter Satgas membagikan masker gratis kepada masyarakat Kampung Wonorejo Pir IV, Distrik Mannem, Kabupaten Keerom, Papua.

Dansatgas Pamtas Yonif Raider 300/Bjw, Letkol Inf Ary Sutrisno di Kabupaten Keerom, Papua, Kamis (28/5/2020) menyampaikan bahwa masker adalah pelindung utama untuk mencegah terjadinya penularan Virus Corona di lingkungan masyarakat, karena dengan menggunakan masker pada saat bepergian maupun berbincang-bincang dengan masyarakat lainnya sangat efektif untuk mencegah terjadinya penularan.

“Saat ini masker sangat mudah diperoleh di toko-toko maupun di warung-warung terdekat dan harganya juga lumayan terjangkau, tetapi masih banyak juga masyarakat yang menganggap enteng wabah pandemi Covid-19 ini, dengan tidak menggunakan masker pada saat bepergian,” ujarnya.

Lebih lanjut dikatakannya bahwa hal tersebut yang mendorong hati nurani dari Satgas Raider 300 untuk berperan aktif dalam pencegahan wabah pandemi Covid-19 yaitu dengan membagikan masker gratis kepada masyarakat yang didapatkan tidak menggunakan masker, dengan harapan masyarakat mulai sadar akan bahayanya Virus Corona.

“Selain membagikan masker gratis, Prajurit Satgas Raider 300 juga menghimbau kepada masyarakat tentang bahayanya wabah Virus Corona dan juga pentingnya menggunakan masker serta selalu mencuci tangan menggunakan sabun di air mengalir, guna mencegah penularan Virus Corona di lingkungan masyarakat,” kata Letkol Inf Ary Sutrisno.

Sementara itu, Bapak Mathius Wey (64) selaku Kepala Kampung Wonorejo sangat berterima kasih banyak kepada Satgas Pamtas Yonif Raider 300/Bjw, yang sudah berperan aktif dan sangat peduli dengan warga Kampung Wonorejo terhadap wabah Pandemi Covid-19 dengan membagikan masker gratis kepada masyarakat. (Pen Satgas Raider 300/Bjw)

Silaturahmi ke TGB, Kapolda NTB Ungkap Sosok Idolanya

MATARAM –  SUMBAWANEWS.COM,- Kapolda NTB Irjen Pol. Mohammad Iqbal, bersilaturrahmi ke tokoh-tokoh di Nusa Tenggara Barat (NTB). Setelah dua hari kemarin mengunjungi beberapa tokoh di Lombok Tengah dan Lombok Barat, Rabu, 27 Mei 2020 Kapolda NTB bersilaturrahmi di kediaman Tuan Guru Bajang (TGB) HM. Zainul Majdi di Jalan WR Supratman, Kota Mataram.

Kapolda mengatakan, selain sebagai upaya memperkenalkan diri selaku Kapolda NTB yang baru, silaturrahmi ke para tokoh NTB itu untuk mendapatkan dan atau menyerap informasi dalam menjalankan tugas.

“Terimakasih atas sambutan dan penerimaan ini dan mohon saya dianggap sebagai saudara, sekaligus mohon informasi dan masukan-masukan untuk lebih optimalnya kami, dalam melaksanakan tugas di NTB,” ungkap Kapolda.

Di hadapan TGB, Irjen Pol. M. Iqbal menyampaikan bahwa dirinya sangat mengidolakan sosok TGB yang merupakan alumnus Universitas Al-Azhar Kairo, Mesir tersebut.

“TGB merupakan idola saya, karena ilmunya di bidang public speacking, karena memiliki kesamaan dengan saya sebagai mantan Kadiv Humas Polri,” ucapnya.

Sementara itu, menyambut kunjungan Kapolda NTB, TGB H.M. Zainul Majdi menyampaikan rasa syukur dan terima kasih atas kunjungan orang nomor satu di Polda NTB tersebut.

“Saya bersyukur bisa jumpa yang kedua kalinya, setelah sebelumnya pernah ketemu dan hadir bersama Kapolri (Jenderal Pol. Tito Karnavian, red) dan Panglima TNI saat kunjungan gempa bumi di NTB beberapa tahun lalu,” kata TGB.

Untuk itu saya mengucapkan selamat datang, dan ini merupakan penghargaan terhadap saya pribadi dan mohon maaf lahir dan bathin di suasana Idulfitri sekarang ini,” ujarnya.

Lebih lanjut TGB menuturkan, kami diajarkan dan diwasiatkan oleh para guru serta sesepuh kami, merupakan suatu kewajiban bagi warga NTB untuk memajukan negara.

“Itu adalah wasiat guru-guru kami. Bekerjalah untuk negara Indonesia dan kami siap untuk mendukung kinerja Polri, kami yang di pesantren juga perlu dukungan dan nasehat, dan saya sampaikan penghargaan kepada teman-teman Kepolisian, atas kinerja Polri,” ujar TGB.

Menurutnya, selama dua periode menjadi orang nomor satu (gubernur) di NTB dirinya melihat upaya Polri dalam menjaga dan memelihara keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas).

“Saya lihat dari sepuluh tahun menjabat di pemerintahan, Polri terus berusaha untuk memperbaiki kulturnya, karena apapun bentuknya di dunia ini tidak ada yang sempurna. Terutama kinerja bhabinkamtibmas yang sangat saya apresiasi,” jelasnya.

“Doa kami terkabulkan selalu mendapat orang-orang baik yang memimpin di NTB. Dan saya berdoa untuk Pak Kapolda, agar dalam pelaksanaan tugas dalam keadaan aman dan kondusif. Âmîn,” tutup TGB.

Untuk diketahui, dari para tokoh agama dan tokoh masyarakat yang dikunjungi, Kapolda NTB mendapatkan berbagai saran dan atau masukan, terkait karakteristik masyarakat di dua pulau yang menjadi wilayah Provinsi NTB, yakni Pulau Lombok dan Pulau Sumbawa.

Pemprov NTB Bentuk Bakohumas, Bersinergi Bersama TNI-Polri Edukasi Cegah COVID-19

Mataram – Pemerintah Provinsi NTB perlu terus bersinergi bersama seluruh pihak untuk mengedukasi warga NTB sampai ke pelosok Desa, khususnya jajaran TNI dan Polri yang juga memiliki perangkat untuk memberikan edukasi dan sosialisasi pencegahan Covid-19.

Terkait hal tersebut, Kapenrem 162/WB Mayor Inf Dahlan, S.Sos, bersama para stakeholders kehumasan TNI, Polri dan Kejaksaan, menghadiri rapat koordinasi yang dipimpin oleh Kepala Biro Humas dan Protokol Provinsi NTB Najamuddin Amy, S.Sos. MM, terkait meningkatnya penularan virus Covid-19 di Indonesia, khususnya di Provinsi Nusa Tenggara Barat, Rabu (27/5/2020).

Mengawali rapat, Kepala Biro Humas dan Protokol Provinsi NTB menyampaikan, bahwa sinergi sangat penting untuk memaksimalkan sosialisasi dan edukasi di masyarakat NTB.

“Alhamdulillah pertemuan ini sangat positif, InsyaAllah kedepannya pemerintah bersama TNI-POLRI akan mengedukasi masyarakat baik melalui Media Daring, luring dan strategi Komunikasi lainnnya baik melalui Medsos Platform seperti Facebook, Instagram, Twitter, YouTube dan sebagainya” jelasnya.

“Juga melalui platform yang akrab semisal WhatsApp agar sosialisasi bisa efektif hingga ke para lurah, Kepsek, kades, hingga kampus–kampus” tambahnya.

Lebih lanjut, Najam memaparkan, bahwa pemerintah juga akan memaksimalkan media luring pada lokasi strategis seperti Sarana umum, ibadah, Pelabuhan, Bandara, Mall/Pertokoan, dan ada petugas gabungan TNI, Polri, Pol PP Provinsi, Pol PP Kab/Kota untuk mengedukasi.

Di akhir paparannya, Najam berharap dengan sinergi yang erat antara TNI, Polri dan Pemerintah Provinsi, Kabupaten dan Kota akan membawa dampak yang lebih besar terhadap kesadaran dan pola hidup masyarakat NTB dalam menghadapi Covid-19.

“Kita berharap dengan strategi yang kita rumuskan bersama akan membawa dampak besar bagi seluruh warga NTB untuk lebih antisipatif dan cerdas menghadapi pandemi COVID-19 ini,” tutupnya.

Hal senada juga diungkapkan Kepala Penerangan Korem 162/WB Mayor Inf Dahlan, S.Sos., dan Kabid Humas Polda NTB, Kombes Pol Artanto, SIK, agar segera dibentuk pos strategis di tengah masyarakat untuk meningkatkan intensitas edukasi demi kepatuhan masyarakat terhadap protokol Covid-19.

Danrem 174/ATW Kolonel Inf Bangun Nawoko Kunjungi Yonif 757/GV

(Merauke. Kamis, 28 Mei 2020). Komandan Korem 174/Anim Ti Waninggap (Danrem 174/ATW) Kodam XVII/Cenderawasih Kolonel Inf Bangun Nawoko beserta Isteri Ibu Renny melakukan kunjungan kerja ke Batalyon Infanteri 757/Ghubta Vira (Yonif 757/GV) di Kampung Salor, Distrik Kurik, Kab. Merauke, Papua, Rabu (27/5/2020).

 

Kepala Penerangan Korem (Kapenrem) 174/ATW Mayor Inf Suko Raharjo mengatakan bahwa kunjungan kerja Kolonel Inf Bangun Nawoko tersebut dalam rangka silaturahmi dan tatap muka bersama prajurit Yonif 757/GV serta perkenalan diri sebagai Komandan Korem 174 Merauke yang baru.

 

“Kedatangan Danrem 174/ATW Merauke beserta rombongan di Markas Komando Yonif 757/GV disambut penuh kehangatan dan kekeluargaan oleh segenap prajurit Yonif 757/GV, dengan berpedoman pada protokoler kesehatan Covid-19,” ujarnya.

 

Dalam tatap muka tersebut, Danrem 174/ATW Merauke menyampaikan rasa bangga dihadapan seluruh prajurit dan Ibu-ibu Persit Batalyon Infanteri 757/Ghubta Vira.

 

Danrem 174/ATW Kolonel Inf Bangun Nawoko berpesan untuk menjaga keharmonisan rumah tangga serta jaga hubungan kerja sama dan kekompakan demi nama satuan dan diri sendiri. (Bdr)

 

JPS Gemilang Di Sorot, Duga Keluarga Gubernur Dapat Kaplingan

Mataram – sumbawanews.com, –  Beredar screenshot di beberapa grup WhatsApp tentang “kaplingan” bantuan untuk masyarakat dalam masa pandemi covid-19. Tersebut juga beberapa orang yang ditenggarai mendapat “jatah” itu berlabel organisasi kemasyarakatan, perusahaan daerah dan yang mencengangkan keluarga Gubernur NTB juga kecipratan.

Direktur Public Institute Ahmad SH menyesali hal tersebut, sebab hal yang demikian bisa mencoreng wibawa pemerintah dan pemimpin daerah.

” Situasi kita dalam keadaan yang tidak baik, pandemi ini sudah masuk pada fase krisis yang massif. Pemerintah berupaya sekuat mungkin membantu masyarakat. Nah, jika hal tersebut benar, ini sama saja dengan penjahat kemanusiaan. Mengambil untung ditengah bencana,” ujarnya disela-sela diskusi di Mataram, Rabu malam.

Beberapa grup WhatsApp menjadi cukup gaduh dengan beredarnya pernyataan tersebut kalau beras, telur, minyak goreng, kopi dan masker telah di kapling- kapling oleh orang yang disinyalir dekat dengan kekuasaan di pemerintahan provinsi.

” Gubernur harus bisa meluruskan ini, hal seperti ini harus ditertibkan dan di bereskan, jika tidak maka akan menjadi sendimen yang bisa terus memperkeruh suasana. Tidak produktif dan tidak sehat untuk pemerintahan Pak Gubernur ke depan.” Tandasnya.

Ahmad SH menyarankan juga Pak Gubernur untuk memeriksa dan mengevaluasi bawahannya, baik StafSus maupun para dinas. Sehingga tidak merugikan banyak pihak.

Berita Terkini

MacBook Layar Sentuh, Apakah Ini Nyata?

Sumbawanews.com,- Apple disinyalir sedang mengembangkan MacBook dengan fitur layar sentuh, sebuah lompatan besar yang berpotensi mengubah cara pengguna berinteraksi dengan perangkat laptop selama lebih...

Indonesia Pilar Stabilitas ASEAN, Kata Presiden Jerman

Sumbawanews.com,- Presiden Jerman Frank-Walter Steinmeier menegaskan bahwa Indonesia berperan krusial sebagai pilar stabilitas di kawasan ASEAN, dalam pertemuan bilateralnya dengan Presiden Prabowo Subianto di...

Mahasiswa Dihalangi Menuju Bundaran HI, Aksi Berujung Dorong-Dorongan

Sumbawanews.com,- Jakarta — Sejumlah mahasiswa dari Front Mahasiswa Nasional (FMN) Universitas Terbuka Jakarta, GMNI, dan PMII sempat terjebak dalam ketegangan dengan aparat kepolisian saat...

Satu Pelari Tumbang di JAKIM 2026, Meninggal Saat Half Marathon

Sumbawanews.com,- Seorang peserta lari bernama Agus Putranadi, 29 tahun, dilaporkan meninggal dunia selama ajang BTN Jakarta Internasional Marathon (JAKIM) 2026, Minggu (14/6). Korban tumbang...

UK Larang Media Sosial untuk Anak di Bawah 16 Tahun

Sumbawanews.com,- Pemerintah Inggris resmi mengumumkan larangan akses media sosial bagi anak di bawah usia 16 tahun, sebuah kebijakan revolusioner yang bertujuan memulihkan masa kecil...

Berita Utama