Lombok Tengah – Pembersihan dan penyiapan Masjid Jami’Praya Kabupaten Lombok Tengah pasca penutupan, dalam rangka untuk kegiatan shalat Jum’at berjemaah untuk menuju New Normal Life oleh pengurus Masjid dan Anggota Koramil 1620-01/Praya Kamis, (18/6/2020).
Selain pembersihan Masjid Anggota Koramil 1620-01/Praya bersama pengurus Masjid Jami’ juga melakukan Pemasangan torent wastafel umum di pintu masuk Masjid dan Pemasangan tanda shaf sebagai jarak untuk melaksanakan baik itu berjemaah shalat Jum’at maupun kegiatan sholat berjamaah lainnya.
Terkait hal itu Dandim 1620/Loteng Letkol Czi Prastiwanto S.E. M.I.Pol, menyampaikan penyiapan Masjid Masjid yang ada di lombok tengah dalam rangka untuk menuju New Normal Life karena setelah sekian lama ditutup akibat dari pandemic covid-19 yang masih belum kita ketahui kapan akan selesai.
“Jadi di Masjid Masjid yang ada di Lombok Tengah ini secara bertahap kita akan melakukan pemasangan baik itu torent wastafel dan pemasangan tanda jarak untuk Shaf,”terang Dandim.
Hal itu juga dilakukan, sambungnya, sebagai bentuk penerapan protokol kesehatan Covid-19 terhadap masyarakat yang akan melaksanakan Sholat Jumat berjemaah sebagai antisipasi serta pencegahan kita terhadap penyebaran Covid-19 maupun dalam menuju New Normal Life sesuai dengan yang sudah ditentukan oleh Pemerintah untuk melaksanakan protocol Kesehatan.
Selain itu, Pras sapaan akrab Dandim Loteng tersebut berharap agar masyarakat khususnya warga Lombok Tengah agar terus bisa membiasakan diri untuk hidup sehat selalu menerapkan protocol kesehatan baik itu terhadap diri sendiri, keluarga maupun ditempat keramaian ataupun ditempat Ibadah,”tutupnya.
Sumbawa Barat.– Danrem 162 Wira Bhakti Brigjen TNI Ahmad Rizal Ramdhani, S.Sos. SH. M.Han., kunjungan kerja ke wilayah Kodim 1628/SB dalam rangka meninjau langsung kegiatan Pra TNI Manunggal Membangun Desa (Pra-TMMD) ke-108 di Desa Seminar Salit, Kecamatan Brang Rea, Kabupaten Sumbawa Barat, Kamis (18/6).
Danrem 162/WB didampingi oleh Bupati Sumbawa Barat, Dr. Ir. H W Musyafirin, MM, Dandim 1628 KSB, Letkol Czi Eddy Oswaronto, ST dan Forkopimda KSB, meninjau dan melihat langsung pelaksanaan progress kegiatan Pra-TMMD mulai dari pembangunan Musholla, pembangunan rumah baru, rehab rumah tidak layak huni, hingga melihat proses pengerjaan jalan usaha tani.
Dalam wawancaranya bersama awak media, Danrem mengatakan, bahwa kunjungannya ke Kabupaten Sumbawa Barat ini adalah untuk meninjau pelaksanaan Pra-TMMD ke-108 Kodim 1628/SB, sebagaimana kita ketahui bersama bahwa TMMD adalah suatu program yang dilaksanakan oleh TNI AD yang bersinergi dengan Pemda dan masyarakat yang ada di wilayah tersebut guna meningkatkan kesejahteraan, keamanan, ketertiban dan kemaslahatan masyarakat di wilayah.
Mengingat kondisi masih dalam situasi pandemi Covid-19 Terkait protokol Danrem menambahkan, bahwa dalam pelaksanaan TMMD semua pekerja harus sehat dan berpedoman pada protokol kesehatan pencegahan covid-19, menggunakan masker, jangan lupa cuci tangan, menjaga jarak atau social distancing, jaga pola hidup sehat, olaraga teratur untuk tingkatkan imunitas tubuh, Personil satgas TMMD harus terus aktif mengedukasi masyarakat dilokasi sasaran TMMD, agar semua tetap disiplin melaksanakan Protokol Covid-19, demi kesehatan serta keselamatan kita bersama, agar percepatan penanganan Covid-19 segera berlalu jelasnya.
“Tadi kami lihat ada beberapa objek pembangunan masjid, pembangunan rumah, pembangunan jalan, syukur alhamdulillah pembangunan tersebut memang sengaja didahulukan atau Pra-TMMD karena pelaksanaan TMMD hanya satu bulan, maka perlu ada percepatan sehingga pada akhir bulan Juli bisa selesai seluruhnya” jelas Danrem.
“Besar harapan kami semua bangunan yang dibangun bisa bermanfaat maksimal dan tercipta komunikasi yang baik antara aparat TNI-POLRI dengan masyarakat yang ada di wilayah kegiatan TMMD yang tujuan utamanya adalah bersinerginya dengan rakyat,” ungkapnya.
Dengan adanya kegiatan TMMD, Danrem berharap dampak dari kegiatan bisa dimaksimalkan oleh masyarakat setempat dalam rangka meningkatkan kesejahteraan. Bangunannya juga bisa dirasakan dengan maskimal, tentunya dengan terciptanya komunikasi yang baik antar TNI Polri dengan masyarakat itu sendiri.
“Misalnya dengan adanya jalan usaha tani yang dibangun di TMMD ini, petani yang seharusnya membayar upah buruh 25 ribu perkarung ketika panen, bisa diantisipasi karena sudah ada akses. Artinya akan menambah keuntungan bagi masyarakat karena petani tidak perlu lagi mengeluarkan biaya buruh sebanyak itu,” tambahnya.
Diakhir kunjugannya di beberapa titik lokasi kegiatan TMMD ke 108, Danrem kembali menekankan agar TNI Polri harus berbaur dengan masyarakat. Tidur, masak, makan dengan masyarakat. Termasuk yang tidak kalah pentingnya menjaga hubungan yang harmonis dan menyatu dengan masyarakat .
“Saya ingatkan. Jangan sekali kali menakut nakuti dan menyakiti hati rakyat, karena rakyat adalah ibu kandung TNI Polri.yang namanya ibu kandung, itu harus kita rawat,” tandas Danrem.
Sumbawa – Komandan Korem 162/Wira Bhakti Brigjen TNI Ahmad Rizal Ramdhani, S.Sos. SH. M.Han., melaksanakan kunjungan kerja ke Kodim 1607/Sumbawa, Kamis (18/6/2020).
Kedatangan Danrem 162/WB di Makodim 1607/Sumbawa disambut dengan pengalungan kerealang oleh Bupati Sumbawa H. M. Husni Djibril, B.Sc., bersama Dandim 1607/Sumbawa Letkol Inf Samsul Huda, SE. M.Sc., Ketua DPRD Sumbawa Abdul Rafiq, SH., Kapolres Sumbawa AKBP Widy Saputra, SIK., Kajari Sumbawa Iwan Setiawan, SH. M.Hum., Ketua Pengadilan Negeri Sumbawa Toniwidjaya Hansberd Hilly, SH. MH., dan Ketua MUI Sumbawa Ust. Syukri Rahmad, S.Ag.
Usai pengalungan kerealang dan coffee break, dilanjutkan dengan apel gabungan TNI-POLRI dalam rangka kenaikan pangkat Danrem 162/WB di lapangan apel Makodim 1607/Sumbawa.
Pada kesempatan tersebut Danrem dalam sambutannya mengucapkan syukur kepada Allah SWT Tuhan Yang Maha Esa atas kesehatan yang anugerahkan-Nya sehingga bisa berkumpul dalam acara apel gabungan serta ucapan terimakasih kepada Forkopimda, TNI-POLRI dan seluruh masyarakat Sumbawa atas dukungan, kerjasama serta doanya sehingga bisa menerima anugrah kenaikan pangkat satu tingkat lebih tinggi dari sebelumnya.
“Terimakasih kepada Forkopimda atas sinergitas dan komunikasi yang baik sehingga semua permasalahan bisa kita atasi semua, terimakasih kepada TNI-Polri khususnya Babinsa dan Babinkamtibmas yang merupakan ujung tombak dalam menjaga Kamtibmas, berkat kerja kerasnya sehingga kondusifitas bisa terjaga, kalian adalah pahlawan kami,” ucap Danrem.
Terkait covid-19, Brigjen alumni Akmil 1993 itu memberikan apresiasi atas kekompakan Forkompinda Kabupaten Sumbawa dalam upaya mencegah penyebaran covid-19 sehingga situasi di Kabupaten Sumbawa sampai dengan hari ini tidak ada penambahan kasus positif, dan dari grafik angka kesembuhan yang cukup tinggi serta angka positif yang menurun drastis menunjukkan bahwa penanganan Covid-19 di Kabupaten Sumbawa cukup baik.
“Ini semua berkat komunikasi yang baik dan sinergitas kita semua dalam menangani Covid-19, keadaan seperti ini harus dipertahankan dan terus ditingkatkan sehingga pandemi covid-19 di Kabupaten Sumbawa dapat segera diatasi,” lanjutnya.
Selain itu, dalam sambutannya, Brigjen Rizal juga kembali memberikan arahan dan penekanan kepada TNI-POLRI agar senantiasa selalu menjaga soliditas dan sinergitas dalam membantu pemerintah daerah khususnya dalam upaya mencegah penyebaran covid-19 harus terus menerus tanpa bosan dengan tulus ikhlas memberikan sosialisasi dan edukasi kepada masyarakat untuk selalu mempedomani protokol kesehatan covid-19 dalam menjalankan aktifitas sehari-hari serta menjaga situasi Kamtibmas tetap kondusif guna mendukung kelancaran pelaksanaan program pembangunan di segala bidang untuk mewujudkan kesejahteraan masyarakat demi kejayaan bangsa dan negara.
“Covid-19 adalah musuh kita bersama, musuh negara bahkan musuh dunia, maka kita harus bersatu, berjuang dengan gigih menyalamatkan masyarakat, bangsa dan negara dari serangan covid-19,” serunya.
“Tetap jaga kekompakan, kalian adalah saudara kandung yang tak terpisahkan, ibu kandung kita adalah rakyat, maka kita harus bersinergi untuk menjaga rakyat, ” ujar Danrem mengakhiri sambutannya.
Usai apel gabungan, Brigjen TNI Ahmad Rizal Ramdhani didampingi Forkopimda Kabupaten Sumbawa menyerahkan santunan kepada anak-anak yatim piatu dari Panti Asuhan Aisiyah Kabupaten Sumbawa, serta pemberian plakat kepada Bupati Sumbawa.
Lobar- sunbawanews.com,- Angka stunting di NTB cukup tinggi. Berbagai upaya harus dilakukan untuk meningkatkan gizi masyarakat khususnya para ibu. Diantara langkah yang bisa dilakukan adalah mengkonsumsi aneka produk laut.
Wakil Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (TP-PKK) NTB Esra P Batubara dalam acara peluncuran gemar makan ikan di Kecamatan Lembar, Lombok Barat mengatakan pentingnya meningkatkan gizi melalui produk olahan laut.
“Untuk itu kami menggelar gerakan gemar makan ikan,” katanya, Kamis 8 Juni 2020.
Dijelaskan, kegiatan Gemar Ikan ini akan dilaksanakan di kabupaten/kota NTB dari 18 Juni hingga 18 Juli 2020. Sasarannya adalah anak kurang gizi, ibu hamil dan menyusui di desa stunting.
“Kegiatan ini disinergikan dengan penyuluhan dan pelatihan kepada kader-kader posyandu desa,” sambungnya.
Para kader, lanjutnya, diajarkan tentang manfaat makan ikan, cara bercocok tanam hidroponik di pekarangan rumah.
“Kegiatan ini sangat bermanfaat bagi masyarakat dan diharapkan kegiatan serupa dilaksanakan juga bukan hanya di desa stunting tetapi di desa lain,” sambungnya.
Lebih lanjut, stunting adalah kondisi gagal tumbuh pada anak balita akibat kekurangan gizi kronis sehingga anak lebih pendek dari usianya. Kekurangan gizi terjadi sejak bayi dalam kandungan dan masa awal kehidupan setelah lahir tetapi baru tampak setelah anak berusia dua tahun .
Pada tahun 2018, Provinsi NTB berada pada zona berbahaya karena persentase angka stunting mencapai 33.49 persen. Oleh karena itu, Pemerintah Provinsi NTB menginstruksikan semua pihak, stakeholder, dan masyarakat untuk bersama memerangi pertumbuhan stunting di Provinsi NTB.
“Hari ini Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi NTB bersama TP PKK Provinsi NTB memberikan bantuan Paket Gemar Ikan kepada desa stunting di Kabupaten Lombok Barat. Desa Lembar Selatan sebanyak 200 paket. Desa Lembar Utara sebanyak 200 paket. Desa Jembatan Kembar sebanyak 200 paket. Desa Banyu Urip sebanyak 200 paket. Desa Jagaraga sebanyak 150 paket.
“Paket Gemar Ikan berisi bakso ikan, kerupuk ikan, abon ikan, stik rumput laut, tortila rumput laut dan terasi udang rebon,” ucapnya.
Ditambahkan, pemberian paket Gemar Ikan ini bertujuan untuk meningkatkan konsumsi ikan bagi masyarakat terutama pada anak kurang gizi, ibu hamil dan menyusui. Karena gizi ikan cukup baik untuk pertumbuhan kecerdasan otak anak dan kesehatan bagi ibu hamil menyusui.
“Dengan adanya kegiatan Gemar Ikan ini diharapkan dapat meningkatkan Angka konsumsi ikan di Kab lombok barat sehingga bisa mencetak generasi emas anak bangsa,” tambahnya.
Dalam pembagian paket Gemar Ikan hadir pula Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (TP-PKK) Kabupaten Lombok Barat (Lobar) Hj. Khairatun Fauzan Khalid. Ia berterima kasih atas paket produk dari sumber daya laut yang diberikan warga Kabupaten Lombok Barat. Pada peluncuran Gemar Ikan hadir pula
Kasi Bina Mutu dan Diversifikasi Produk Perikanan Rina Susanti.(*)
Mataram – sumbawanews.com,- Pasangan Bakal Calon Walikota dan Wakil Walikota Mataram, Hj Putu Selly Andayani dan TGH Abdul Manan saat ini menjadi satu-satunya pasangan bakal calon yang sudah fix dukungan partai pengusung.
Sudah ada kepastian koalisi ramping PDI-P dan PKS mengusung pasangan ini di Pilkada Kota Mataram. DPP PKS sudah menerbitkan SK DPP PKS nomor: 029/SKEP/DPP-PKS/2020 tentang calon Walikota dan Wakil Walikota di Pilkada Mataram 2020 dari PKS menyatakan dukungan untuk Selly-Manan.
Dari komposisi kursi, PDIP-PKS sudah bisa mengantar Selly-Manan melenggang mendaftar ke KPUD Kota Mataram mendatang. Namun, cukupkah ini?
Lembaga kajian sosial dan politik Mi6 menganalisa, koalisi ramping PDI-P dan PKS untuk Selly-Manan, masih butuh _*effort*_ lebih, agar tak sekadar mengantar jago mereka ke arena pertarungan Pilkada.
“Koalisi ramping PDI-P dan PKS mengusung Selly-Manan sudah bagus dan memenuhi persyaratan dukungan. Tapi masih butuh effort untuk bisa memenangkan pasangan ini dalam pertarungan Pilkada nanti,” kata Direktur Mi6, Bambang Mei Finarwanto SH didampingi Kepala Litbang Mi6 , Zainul Pahmi , Kamis Sore ( 18/6 ).
Menurutnya, koalisi PDI-P dan PKS menjadi perpaduan menarik.Hal ini merupakan cermin antitesa strategi politik yang mendepankan power sharing politik dalam memenangkan konstestasi Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) serentak di NTB.
“Power Sharing PDIP – PKS adalah blok politik yang tidak biasa (anti mainstream) agar efektif dalam melakukan penetrasi pemenangan dengan mesin partai yang sudah teruji ,” lamjut Didu, sapaan akrab Direktur Mi6.
Namun, di Kota Mataram dengan pemilih yang heterogen, paket Selly-Manan bisa jadi akan menghadapi tantangan tersendiri. Misalnya soal kemungkinan “Resistensi” konstituen PDI-P terhadap PKS dan sebaliknya konstituen PKS terhadap PDIP, tak bisa dinafikan. Untuk itu perlu diberikan pencerahan kedepannya.
Untuk itu, Didu menilai koalisi ramping ini akan lebih mantap bila merangkul partai lain sebagai *partai perekat* sebagai buffer ( baca : penyangga ) politik untuk mengeliminasi gesekan-gesekan yang mungkin saja dimainkan.
“Disini power sharing menjadi kunci. Saya pikir PDIP dan PKS bisa merangkul partai lain sebagai perekat, misalnya PKB atau partai lainnya,” tukas Didu.
Model power sharing parpol dalam Pilkada ini harus mulai dikembangkan, untuk meningkatkan kecerdasan berdemokrasi masyarakat pemilih. Koalisi power sharing ini juga bisa dilanjutkan di Pilkada lain di NTB, misalnya di Sumbawa dan Lombok Tengah.
Sementara itu Kepala Litbang Mi6 , Zainul Pahmi menambahkan, sebagai partai modern dengan karakter ideologi yang kuat dan khas, setidaknya koalisi PDIP dan PKS ingin mendobrak cara pandang tradisionil yang kerap mengamsumsikan bahwa karena perbedaan ideologi dan gerakan, PDIP dan PKS tidak mungkin dalam satu front politik, menjadi terbantahkan.
“Koalisi taktis PDIP dan PKS harus pula dimaknai sebagai upaya membangun citra politik yang positif guna meraih persepsi yang baik untuk saling membesarkan dan menguatkan , ” tukas Zainul Pahmi yang juga menjabat Ketua Pemuda NW NTB ini.
Pahmi melanjutkan persekutuan PDIP dan PKS sesungguhnya ingin memberikan edukasi dan pencerahan politik kepada publik agar terbiasa mengapresiasi hal-hal yang anomali dari perspektif positif dan mengambil hikmah dari sisi kebaikkannya.
Zainul Pahmi menegaskan, Mi6 berfokus menganalisa peluang politik pasangan kandidat bakal calon kepala daerah di tujuh Pilkada di NTB.
Kenapa lebih fokus Selly-Manan? Pahmi menegaskan, alasannya ialah hingga saat ini baru pasangan Selly-Manan yang sudah definitif mendapatkan dukungan resmi dan sah dari partai politik pengusungnya yakni PDIP dan PKS.
“Di Mataram kan baru Selly-Manan yang sudah jelas partai pengusung. Sementara Paslon yang lain diduga
masih belum jelas parpol pengusungnya. Mi6 menganalisa bakal calon yang sudah pasti maju saja, yang belum pasti ngapain, hanya buang-buang energi,” tambah didu.
_*Saran untuk Selly-Manan*_
Di masa pandemi corona dimana berkumpul dalam jumlah banyak masih dibatasi, para kandidat calon kepala daerah perlu punya strategi tersendiri guna bersosialisasi dan interaksi dengan konstituennya.
Selanjutnya Direktur Mi6 ini menyarankan pasangan Selly-Manan untuk memanfaatkan teknologi digital dengan optimal di masa pandemi. Tentunya dengan metode kekinian melalui jejaring media sosial seperti facebook dan youtube.
“Selly-Manan bisa membuat konten-konten youtube untuk berinteraksi dengan masyarakat Mataram yang ringan dan menghibur sebagai sarana edukasi ,” imbuhnya.
Ia mengatakan, sosok Selly Andayani sudah cukup populer di kalangan masyarakat Kota Mataram. Selain pernah menjabat sebagai penjabat Walikota Mataram, mantan Kepala Dinas Perdagangan NTB ini juga sangat aktif turun ke lapangan.
Untuk merawat jejaring ini, Selly bisa saja membuat channel khusus yang memudahkan berinteraksi dengan masyarakat.
Begitu pun dengan TGH Abdul Manan, Ketua MUI Kota Mataram ini tentu punya banyak jejaring juga. Hanya saja untuk mengimbangi Selly, Manan juga bisa membangun jejaring media sosialnya.
“Pak Manan bisa mengikuti gaya dan langgam Doktor Zul dalam berinteraksi dengan masyarakat yang _*terkesan memanusiakan*_ orang tersebut. Lagian Doktor Zul ini khan mentornya,” tutur pria yang telah memiliki akun youtube *Didu Media* ini.
sumbawanews.com,- Mabes TNI melalui Aster Panglima TNI Mayjen TNI George Elnadus Supit, S.Sos. mewakili Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto, S.I.P. menerima donasi 300.000 masker dari Yayasan Upaya Indonesia Damai (UID) dan PT. Gajah Tunggal, bertempat di Rupat Ster TNI Gd. B2 Lt.5 Mabes TNI Cilangkap, Jakarta Timur, Kamis (18/6/2020).
Aster Panglima TNI mengucapkan terima kasih kepada Ibu Tuti Hadiputranto selaku Ketua Yayasan Upaya Indonesia yang menyerahkan langsung bantuan 300.000 masker tersebut.
Dalam kesempatan itu, Aster Panglima TNI juga menjelaskan, peran TNI dalam penanganan pandemi Covid-19 mulai dari penyiapan sarana dan prasarana di Pulau Galang, seluruh rumah sakit TNI, penyiapan Wisma Atlet sebagai Rumah Sakit, penyiapan Alutsista KRI yang digunakan sebagai Rumah sakit dan penjemputan warga negara Indonesia di Wuhan.
Peran TNI dalam penanggulangan Covid-19 merupakan kerja sama TNI-Polri, komponen masyarakat serta mitra kerja lainnya. Bantuan dari mitra TNI dalam bentuk moril dan materiil, khususnya sembako dan alat-alat APD termasuk bantuan masker yang akan diterima TNI dari Yayasan Upaya Indonesia Damai.
Pada kesempatan yang sama, Ketua Yayasan Upaya Indonesia Damai Tuti Hadiputranto menyampaikan penghargaan kepada TNI yang sejak awal telah terjun menangani pandemi Covid-19, mulai dari penanganan ratusan Warga Negara Indonesia yang pulang dari Wuhan sampai kepada penyediaan Rumah Sakit dari ketiga angkatan beserta dokter dan tenaga medisnya.
Ketua Yayasan Upaya Indonesia Damai menjelaskan bahwa sumbangan 300.000 masker buat TNI merupakan bagian dari 6 Juta yang telah dan akan disalurkan oleh Yayasan yang didukung penuh oleh Gajah Tunggal Grup, ini demi membantu upaya penanggulangan pandemi Covid-19.
Sumbangan masker medis ini adalah wujud dari keterpanggilan UID dan Gajah Tunggal Grup bersama TNI untuk melakukan pencegahan dan penanganan terhadap wabah Covid-19 serta kesiapan menerapkan kebiasaan baru yang sehat dan aman, namun bisa tetap produktif dalam menjalankan kegiatan sehari-hari. (Ahm)
sumbawanews.com,- Panglima TNI Marsekal TNI Dr. (H.C.) Hadi Tjahjanto, S.I.P. melakukan perbincangan melalui telepon dengan Panglima USINDOPACOM Admiral Philip S. Davidson, membahas hubungan persahabatan Angkatan Bersenjata kedua Negara, Kamis (18/6/2020).
Dalam kesempatan tersebut, Panglima TNI dan Panglima USINDOPACOM menekankan hubungan dan kerja sama bilateral khususnya latihan militer bersama di tahun 2020 yang terpaksa harus ditunda akibat adanya Pandemi Covid-19.
Kedua Panglima Angkatan Bersenjata berharap pandemi dapat segera berakhir, sehingga kegiatan latihan bersama dapat kembali dilanjutkan. (Ahm)
Apa yang ada dibalik pemikiran Sub Holding anak perusahaan Pertamina ternyata ingin memprivatisasi pertamina melalui IPO. Apa tujuannya tidak lain adalah untuk cari uang. Ini cara paling mudah cari uang, rumus tanpa bangku sekolah, tak perlu pengalaman internasional. Yakni jual aset, buat bertahan hidup.
Mengapa cari uang ? Apakah pertamina kekuarangan uang ? Kemana uang pertamina pergi ? Padahal Pertamina untung besar dari impor minyak, lalu jual mahal di dalam negeri. Pasti untung tak mungkin rugi. Bayangkan saja impor dari Singapura Ron 95 seharga Rp. 2300 -2800 per liter, jual di dalam negeri mahal sekali.
Sungguh aneh kalau ada pemikiran jual aset untuk cari uang melalui privatisasi. Emangnya siapa yang mau beli? Jangan jangan elite Indonesia sendiri?. Kita tau perusahaan asing yang besar besar saja sekarang tak bisa cari melalui IPO.
Sejak kesepakatan UNFCC Paris tak ada lagi bank lembaga keuangan yang mau investasi besar di fosil. The end of Oil. Investasi dan derivatifnya akan kena pajak tinggi. Tangga pertama tahun 2025, dan tangga terakhir 2030. Tak ada lagi bank dan lembaga keuangan yang mau biayai fosil energi. Dunia serempak ke transisi energi.
Saya kasih contoh Saudi Aramco, BUMN terbesar di sektor migas di dunia. Melakukan IPO sudah beberaoa tahun yang lalu. Tak ada yang mau beli. Dapat kurang dari 10 persen target IPO. Jauh panggang dari api. Apalagi pertamina siapa yang beli. Kecuali para taipan nasional mungkin mau. Karena selama ini memang banyak hidup di migas. Tapi melarikan uang mereka ke luar negeri secara ilegal. Tapi bahaya kalian akan kena MLA. Uang kotor akan disapu.
Seharusnya menteri BUMN tau bahwa uang Pertamina itu sebenarnya banyak. Namun Menteri BUMN tidak mampu menjalankan manajemen yang baik di BUMN, yang transparan dan akuntable. Sehingga BUMN tidak jadi ajang bancakan oligarki, tidak jadi sasaran pemerasan oleh oligarki kekuasaan.
Menteri BUMN harus memberi tahu ke publik bahwa uang pertamina banyak, tapi tak ada di tangan pertamina. Menteri BUMN jangan berperilaku ibarat pepatah “gajah di pelupuk mata tak kelihatan, semut di seberang lautan kelihatan” uang pertamina di kantong pemerintah tak bisa dilihat. Tapi mencari uang lain melalui IPO.
Uang Pertamina banyak, yakni dalam bentuk piutang kepada pemerintah. Menteri keuangan tak mau membayar utang senilai Rp. 140 triliun. Hanya mau memberikan pengakuan piutang. Tapi tak mau bayar sekarang. Karena fokus APBN konon untuk menyuntikan dana kepada bank dan korporasi yang bangkrut kena covid.
Lah kok bisa ? Bukankah Pertamina ini hajat hidup orang banyak? Mengapa tak jadi prioritas pemerintah bayar utang ke Pertamina? Kan pemerintah tau dan menteri BUMN tau bahwa Pertamina kesulitan cash flow dan terancam disita investor karena tak bisa bayar utang ke pasar keuangan. Kalau memang sanggup jadi menteri BUMN artinya harus sanggup menagih piutang Pertamina. Tugas besar bos!
Dompu – Danrem 162/WB Brigjen TNI Ahmad Rizal Ramdhani, S.Sos. SH. M.Han., membuka kegiatan Latihan Posko I Kodim 1614/Dompu di Lapangan Makodim 1614/Dompu Jalan A. Yani Kelurahan Dorotangga, Kecamatan Dompu, Kabupaten Dompu, Rabu (17/6).
Upacara Pembukaan Latihan Posko I yang dilaksanakan kali ini mengangkat tema “Kodim 1614/Dompu Melaksanakan Perencanaan dan Persiapan Operasi Bantuan Kepada Pemerintah Daerah Kabupaten Dompu Dalam Rangka Mencegah Terjadinya Bencana Non Alam Covid-19”.
Usai menyematkan tanda peserta latihan, Danrem 162/WB mengawali amanatnya mengajak seluruh hadirin dan peserta latihan untuk memanjatkan puji dan syukur kehadirat Allah SWT Tuhan Yang Maha Kuasa atas rahmat dan karunia-Nya, sehingga dapat menghadiri dan melaksanakan upacara pembukaan latihan Posko I Kodim 1614/Dompu dalam keadaan sehat wal’afiat.
Selaku Komandan Latihan, selanjutnya Danrem menyampaikan, bahwa latihan bagi prajurit merupakan kesejahteraan yang paling hakiki karena keberhasilan suatu tugas pasti diawali dengan adanya latihan yang maksimal, untuk itu dalam pelaksanaan latihan harus dilandasi dengan kedisiplinan, kerja keras, dan bersungguh-sungguh, sehingga latihan ini bisa memperoleh nilai tambah berupa pengetahuan dan keterampilan sesuai dengan tujuan Latihan Posko I yang kita laksanakan kali ini yaitu untuk meningkatkan kemampuan dan profesionalisme prajurit serta melatih kemampuan Komandan dan Perwira Staf dalam proses pengambilan keputusan taktis (PPKT), mulai dari tahap perencanaan sampai dengan pengendalian operasi di lapangan.
“Kodim 1614/Dompu sebagai Komando Kewilayahan di bawah Korem 162/WB dalam pelaksanaan tugasnya diharapkan mampu berkoordinasi secara terpadu dengan aparat pemerintah daerah, Kepolisian dan steakholder terkait lainnya dalam rangka mengantisipasi dan penanganan dampak yang ditimbulkan bencana non alam di wilayah Kabupaten Dompu,” jelas Danrem.
“Oleh sebab itu, diperlukan kesiapsiagaan untuk melaksanakan pencegahan atau penangan bencana non alam seperti yang terjadi saat ini, dimana bangsa kita sedang diuji oleh pandemi Covid-19 yang tidak hanya meresahkan masyarakat namun juga melamahkan perekonomian nasional,” pungkasnya.
Melalui kegiatan latihan Posko tersebut, Brigjen Rizal berharap selain seluruh peserta latihan memperoleh gambaran tentang cara berkoordinasi yang tepat dalam mengantisipasi terjadinya bencana non alam di wilayah Kabupaten Dompu, juga dapat lebih mempererat tali silaturrahmi kodim 1614/Dompu dengan Forkopimda beserta seluruh masyarakat yang ada di wilayah Kabupaten Dompu.
Setelah acara pembukaan latihan posko Forkopimda Kab Dompu menggelar acara syukuran perubahan status Korem 162/WB menjadi Korem tipe A dan kenaikan Pangkat Danrem 162/WB menjadi Brigjen TNI, sebagai bentuk kebanggaan dan penghargaan.
Upacara pembukaan latihan dihadiri oleh Dandim 1614/Dompu Letkol Inf Ali Cahyono, S.kom., Dandim 1607/Sumbawa Letkol Inf Samsul Huda, SE. M.Sc., Dandim 1608/Bima.Letkol Inf Mustafa Kamal, Bupati Dompu H. Bambang M Yasin, Kapolres Dompu AKBP Syarif Hidayat, SH. SIK., Kajati Dompu, Kasdim 1614/Dompu Mayor Czi Edi Gustama, Kadishub Dompu Ir. Syarifuddin, Pasi Ops Kodim 1614/Dompu Kapten Inf Hamzah, Pasi Intel Kodim 1614/Dompu Kapten Inf Muslimin, Pjs Pasi Pasi Pers Kodim 1614/Dompu Letda Inf Hamzah, Pasilog Kodim 1614/Dompu Kapten Inf I Ketut Sugreh, Danki Brimob Kompi 2 Batalyon C Pelopor Iptu Sudirman, SH., dan Seluruh Danramil jajaran Kodim 1614/Dompu.
sumbawanews.com, Setelah purna tugas sebagai Satuan Tugas Pengamanan Perbatasan (Satgas Pamtas) RI-PNG sektor selatan Kab. Merauke. Prajurit Satgas Yonif MR 411/Pdw Kostrad sebelum kembali ke satuan asalnya di Kota Salatiga, melaksanakan serangkaian protokol pemeriksaan kesehatan. Demikian disampaikan Dansatgas Yonif MR 411/Pdw Kostrad Mayor Inf Rizky Aditya, S.Sos., M.Han., dalam rilis tertulisnya di Merauke, Papua, Rabu (17/6/2020).
Dansatgas menyampaikan bahwa setelah selesai melaksanakan serah terima tugas penjaga perbatasan dengan Satgas Yonif 125/Si’mbisa. Personel Satgas Pamtas Yonif MR 411/Pdw Kostrad yang saat ini telah berada di Marseling Area (MA) Kolakops Korem 174/ATW melaksanakan serangkaian pemeriksaan kesehatan, Selasa (16/6/2020).
Lanjut dikatakannya bahwa pemeriksaan digelar oleh Kolakops Korem 174/ATW yang melibatkan petugas dari Denkesyah 17.04.03 Merauke, Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP) Merauke dan PKR (Pusat Kesehatan Reproduksi) Merauke dibantu Tim Kesehatan dari Satgas Yonif 411 Kostrad dan Satgas Yonif 406/CK. “Pemeriksaan kesehatan yang dilaksanakan meliputi, RDT Malaria, RDT HIV dan Sifilis, dengan cara pengambilan sempel darah,” ucapnya.
“Kegiatan pemeriksaan kesehatan akan diikuti oleh 450 anggota Satgas Yonif MR 411/Pdw Kostrad dan juga 450 anggota Satgas Yonif 406/CK dengan tetap menerapkan protokol kesehatan pencegahan Covid-19. Tujuannya pemeriksaan kesehatan tersebut, dalam rangka mencegah Surveilans Migrasi Malaria bagi personel yang akan kembali ke satuan asal yang ada di Pulau Jawa,” jelasnya.
Mayor Rizky juga menyampaikan, sebelum nantinya personel naik ke Kapal KRI Banda Aceh juga akan dilaksanakan kembali Rapid Test Covid-19 tahap dua, guna
memastikan personel yang akan kembali ke satuan asalnya dalam kondisi sehat dan terbebas dari virus corona (Covid-19).
Sementara itu, Dokter Satgas Lettu Ckm dr. M. Akbar Andriansah mengatakan bahwa pemeriksaan kesehatan ini dilaksanakan sebagai protokol sebelum pasukan yang telah selesai bertugas di perbatasan Papua kembali ke home base. “Jadi semua personel yang akan pulang ke Jawa diperiksa dulu supaya tidak membawa penyakit, karena di Pulau Jawa sendiri sudah eleminasi angka malarianya,” tuturnya. (Satgas Yonif MR 411/Pdw Kostrad)
Sumbawanews.com,- Gelombang aksi mahasiswa meluas di sejumlah kota besar Indonesia, menyuarakan tuntutan tajam terhadap kebijakan pemerintah yang dinilai membebani rakyat dan mengaburkan prinsip demokrasi....
Sumbawanews.com,- Meski Amerika Serikat dan Iran telah mencapai kesepakatan damai yang membuka jalan bagi penarikan pasukan dari kawasan konflik, Israel menegaskan tidak akan mengosongkan...
Sumbawanews.com,- Investigasi mendalam oleh The Atlantic mengungkap bahwa jutaan lagu berhak cipta—termasuk karya superstar global seperti Taylor Swift dan Bad Bunny—telah digunakan tanpa izin...
Sumbawanews.com,- Serangan udara beruntun meluluhlantakkan ibu kota Ukraina, Kyiv, pada dini hari Senin (15/6). Rudal dan drone milik Rusia menghantam sejumlah gedung apartemen di...
Sumbawanews.com,- Fox Corporation resmi mengakuisisi Roku senilai $22 miliar dalam kesepakatan yang akan mengubah peta kekuasaan industri streaming global. Dengan basis pengguna lebih dari...