Lombok Tengah – Persit Kartika Chandra Kirana (KCK) cabang XXX Kodim 1620 Lombok Tengah melaksanakan kegiatan praktek menanam tanaman holtikultura di lahan pekarangan Makodim 1620/Loteng dengan berbagai macam jenis bibit tanaman untuk berupaya mencari trobosan baru dalam memperkuat ketahanan pangan keluarga dimasa pandemi Covid-19 Senin, (22/6/2020).
Hal ini diwujudkan dengan praktek pembibitan budidaya tanaman holtikultura sayur mayur atau tanaman cepat panen dengan memanfaatkan lahan pekarangan yang ada.
Menurutnya Ny. Tami Prastiwanto ketua Persit KCK Cabang XXX Dim 1620 Lombok Tengah dimasa pandemi Covid-19 ini banyak hal yang dapat kita lakukan, salah satunya adalah dengan memanfaatkan lahan pekarangan untuk mengembangkan budidaya Sayuran.
“Intinya dan utamanya kegiatan ini adalah dari kami dan untuk kami,” ungkap Ketua Persit KCK Ny.Tami Prastiwanto.
Dibeberkannya, para ibu yang tergabung dalam kegiatan persit KCK tersebut melakukan penanaman 16 macam jenis bibit tanaman sayur mayur seperti Cabe, tomat, sawi, jagung, bayam, kangkung, seledri, Wortel, mentimun, papaya, dan terong serta pakcoy sebagai langah untuk mengantisipasi ketersedian pangan tersebut.
Selain Itu Ketua Persit KCK Ny. Tami Prastiwanto lanjutnya, akan menekankan tentang penguatan ketahanan pangan kepada keluarga besar persit KCK Cabang XXX mulai dari pengurus cabang hingga pengurus ranting Persit.
“Semuanya, baik yang ada di Kodim maupun Koramil Se-jajaran, hal tersebut bisa dimulai dari rumah tangga untuk mulai menanam cabai dengan mengoptimalkan pemanfaatan lahan kosong yang ada di pekarangan rumah serta perkantoran,” Jelasnya.
Sumbawa – Sebagai upaya memberikan edukasi dan sosialisasi kepada masyarakat khususnya di pedesaan, Babinsa Koramil 1607-09/Utan Rhee melakukan komunikasi sosial (Komsos) dan sekaligus gencar sosialisasi pencegahan virus Covid-19 di Desa Sampe Kecamatan Utan. Senin (22/06/2020).
Babinsa Koramil 1607-09/Utan Rhee dalam memberikan sosialisasi menghimbau masyarakat agar tidak panik dan tetap tenang dalam menghadapi wabah covid-19, namun tetap mengikuti anjuran dari Pemerintah terkait pencegahan Covid-19.
Dalam mensosialisasikan, Babinsa memberitahukan ke masyarakat tentang kebijakan Pemerintah dalam upaya mencegah penyebaran virus Covid-19 dengan menggunakan masker, social distancing, rajin mencuci tangan dengan sabun atau gunakan hand sanitizer. Selain itu Babinsa juga mempraktekkan kepada warga binaannya cara mencuci tangan yang benar sesuai standar dari WHO.
Dilain tempat, disela-sela kesibukannya Dandim 1607/Sumbawa Letkol Inf Samsul Huda, SE, M.Sc mengapresiasi kegiatan yang dilakukan oleh Babinsa Jajarannya. Dandim mengatakan sesuai tugasnya, Babinsa harus mengikuti perkembangan di wilayah binaannya saat Pandemi Covid-19 yang berkepanjangan.
“Sejalan dengan tugas babinsa, saat pemantauan wilayah disaat pandemi, Babinsa harus berperan aktif dalam mengedukasi dan meneruskan informasi yang bersifat himbauan dari Pemerintah dalam rangka mencegah penyebaran Covid-19,” ungkap Dandim.
Mataram – Para Komandan Korem jajaran Kodam IX/Udayana memaparkan situasi perkembangan covid-19 dan rencana operasi pendisiplinan protokol kesehatan mewujudkan masyarakat produktif yang aman dari covid-19 kepada Pangdam IX/Udayana melalui Video Conference dari wilayah masing-masing. Danrem 162/WB melaksanakan Vidcon di ruang rapat Makorem 162/WB Jalan Lingkar Selatan Mataram, Senin (22/6/2020).
Danrem 162/WB Brigjen TNI Ahmad Rizal Ramdhani, S.Sos. SH. M.Han, dalam paparannya menyampaikan bahwa sampai hari ini berdasarkan data dari Dinas Kesehatan Prov NTB dan update dari corona.ntbprov.go.id Senin 22 Juni 2020, bahwa total kasus di NTB sebanyak 1067 kasus dengan rincian pasien sembuh 736 orang, dalam perawatan 286 orang dan meninggal dunia 45 orang. Dari data covid-19 di wilayah provinsi NTB terdapat enam wilayah zona hijau, tiga wilayah zona kuning dan satu wilayah zona merah.
Dari etimologi dan survei kesehatan masyarakat dan rekomendasi WHO wilayah Kabupaten dan Kota di NTB umumnya sudah memenuhi kesehatan menuju new normal, kecuali kota Mataram yang saat ini belum diberlakukan new normal. Sedangkan untuk Kabupaten/Kota yang diberlakukan new normal sudah mulai dibuka tempat wisata dan tempat ibadah sesuai protokol covid-19 sedangkan pusat perbelanjaan dan lainnya akan dibuka secara bertahap.
Usai menerima paparan, Pangdam IX/Udayana Mayjen TNI Benny Susianto, SIP., menyampaikan kepada Danrem 162/WB agar memberikan dukungan support terhadap pemberlakuan new normal oleh Pemda NTB, namun yang perlu disiapkan selain konsep operasi yang sudah dibuat oleh TNI dan Polri maupun Pemda yang menjadi fokus adalah kesiapan fasilitas dan tenaga medis terhadap kemungkinan terjadinya peningkatan jumlahpasien khususnya terpapar positif covid-19 pada pelaksanaan new normal karena dari kemungkinan peningkatan angka-angka yang terpapar termasuk tenaga kesehatan nantinya akan menjadi bahan evaluasi apakah new normal berlanjut dengan konsep yang sudah dibuat.
“Jangan sampai terjadi kelengahan petugas gugus tugas dari semua institusi, terus ingatkan gugus tugas di wilayah masing-masing karena justru pada saat pemberlakuan new normal kita perlu bekerja lebih keras, jangan sampai terjadi kejenuhan pada prajurit, ciptakan kreasi-kreasi untuk menjalankan tugas dalam rangka kita melakukan pendisiplinan,” ujarnya.
Kita sepakat semua wilayah dan mungkin wilayah nasional, bahwa pendisiplinan, edukasi dengan pengawasan dan penindakan harus dilakukan secara terus-menerus karena ada tiga hal besar yang menjadi lawan yang harus diselesaikan diantaranya penularan virus itu sendiri yang dari awal kita sudah membuat langkah-langkah beberapa konsep dan kebijakan, upaya peningkatan perekonomian masyarakat maupun nasional yang menurun karena terganggunya aktivitas, serta perilaku masyarakatnya yang sampai saat ini perlu upaya-upaya pendisiplinan.
“Pada saat kita akan menyelesaikan persoalan tugas kita ini, menjalar tantangan tugas di bidang peningkatan ketahanan nasional maupun peningkatan perekonomian masyarakat baik industri kecil menengah sampai nanti yang lebih besar maka perlu upaya-upaya edukasi dalam rangka menghadapi covid-19 ini,” ungkapnya.
Menurutnya, masalah virus dan masalah perekonomian semuanya harus berjalan, namun itu dapat berjalan dengan baik kalau perilaku masyarakat menunjukkan kedisiplinan yang baik, karena persoalan yang kita hadapi di masa covid-19 tidak bisa hanya virusnya, tidak bisa hanya ekonominya, namun juga disiplin atau perilaku masyarakat juga menjadi tugas penting saat ini.
“Ingin membasmi virus, ingin meningkatkan perekonomian, kalau perilakunya tidak bisa menunjukkan disiplin kepada protokol kesehatan maka sangat sulit untuk diwujudkan,” kata Jenderal bintang dua itu.
Maka dari semua itu, lanjut Pangdam IX/Udayana, sesuai dengan perintah dari Mabes TNI kepada seluruh jajaran untuk melaksanakan operasi pendisiplinan, Kodam IX/Udayana akan melaksanakan operasi penegakan disiplin protokol kesehatan di ruang-ruang publik di seluruh wilayah Kodam IX/Udayana dengan konsep operasi mensosialisasikan, mengedukasi, mengajak masyarakat dan seluruh komponen bangsa tentang pentingnya disiplin sesuai protokol kesehatan.
“Himbau masyarakat yang belum mematuhi protokol kesehatan, peringatkan masyarakat yang belum mematuhi protokol kesehatan, tertibkan prosedur protokol kesehatan di ruang-ruang publik, jaga keamanan, ketertiban dan kenyamanan masyarakat serta ruang-ruang publik selama pelaksanaan pendisiplinan protokol kesehatan dengan langkah-langkah persuasif, edukatif, komunikatif, proporsional dan humanis sesuai dengan ketentuan atau aturan hukum yang berlaku,” pungkas Pangdam mengakhiri penekanannya.
sumbawanews.com,- Panglima TNI Marsekal TNI Dr. (H.C.) Hadi Tjahjanto, S.I.P. menerima Laporan Korp Kenaikan Pangkat 83 Perwira Tinggi (Pati) TNI yang terdiri dari 56 Pati TNI AD, 8 Pati TNI AL dan 19 Pati TNI AU, di Mabes TNI, Cilangkap, Jakarta Timur, Senin (22/6/2020).
Sesuai tradisi yang berlaku di lingkungan TNI, pelaksanaan kenaikan pangkat 83 Pati TNI tersebut berdasarkan Surat Perintah Panglima TNI Nomor Sprin/1127/VI/2019 tanggal 16 Juni 2020.
sumbawanews.com,- Ketua Umum (Ketum) Dharma Pertiwi Ny. Nanny Hadi Tjahjanto bersama Ketum Bhayangkari Ny. Fitri Idham Aziz membagikan 1.000 paket sembako untuk masyarakat dan makanan ringan untuk anak-anak Kampung Kerang Hijau Cilincing yang terdampak Pandemi Covid-19, bertempat di kampung Kerang Hijau Kelurahan Kalibaru Timur, Cilincing, Jakarta Utara, Senin (22/6/2020).
Pembagian 1.000 paket sembako ini diprakarsai oleh Organisasi Aksi Solidaritas Era Kabinet Indonesia Maju (OASE) yang diwakilkan oleh Ibu Ketum Dharma Pertiwi. Selama pandemi Covid-19, OASE dan Dharma Pertiwi telah membagikan kurang lebih 3.400 paket sembako yang telah disalurkan kepada masyarakat yang terdampak pandemi Covid-19 di Jakarta.
Dalam kegiatan tersebut Ny. Nanny Hadi Tjahjanto didampingi Ketum Jalasenastri Ny. Veronica Yudo Margono, Ketum PIA Ardhya Garini Ny. Inong Fadjar Prasetyo, Wakil Ketum Kartika Chandra Kirana Ny. Santi Fachruddin dan Wakil Ketum Bhayangkari Ny. Puteri Ari Dono.
Pada kesempatan tersebut, bapak Johan selaku Ketua RW 13 Kel. Kalibaru Timur menyampaikan rasa terima kasih yang sebesar-besarnya kepada OASE, Dharma Pertiwi dan Bhayangkari yang sudah memberikan bantuannya berupa sembako dan makanan ringan bagi warga disini. (Ahm)
(Merauke). Sebagai bentuk kepedulian terhadap sesama, prajurit Satgas Yonif 125/Simbisa membagikan masker dan pakaian yang masih layak pakai kepada masyarakat Kampung Bupul, Distrik Elikobel, Kabupaten Merauke, Provinsi Papua.
Hal tersebut disampaikan Dansatgas Yonif 125/Simbisa, Letkol Inf Anjuanda Pardosi dalam rilis tertulisnya di Kabupaten Merauke, Papua, Minggu (21/6/2020).
“Kegiatan pembagian masker dan pakaian layak pakai tersebut dilakukan oleh Pos Kalimaro yang dipimpin Danki A Satgas Yonif 125/Simbisa Lettu Inf Rhadi Yanuar Hadian beserta tujuh orang anggotanya,” tambahnya.
Dansatgas mengatakan bahwa pembagian masker dan pakaian layak pakai dilakukan dengan cara mendatangi langsung rumah warga (door to door). Hal ini dilakukan untuk mempererat tali silaturahmi sekaligus dapat memberikan edukasi kepada warga tentang pentingnya kepedulian satgas untuk mencegah penyebaran Covid-19.
“Penanggulangan penyebaran Covid-19 ini sangat bergantung pada tingkat kesadaran dan kepedulian kita semua,” ujarnya.
Sementara itu, Kepala Kampung Bupul Vasvikus Mengkujae mewakili warganya menyampaikan ucapan terimakasih kepada Satgas Yonif 125/Simbisa atas bantuan yang diberikan. “Terimakasih bapak-bapak TNI atas bantuannya dan selamat bertugas di kampung kami,” ucapnya. (Bdr)
sumbawanews.com,- Mempererat hubungan silaturahmi, Satuan Tugas Batalyon Infanteri (Satgas Yonif) 754/ENK/20/3 Kostrad melakukan bakar batu bersama dengan masyarakat kampung Kiliarma Distrik Agimuga, Kabupaten Mimika, Papua, Minggu (21/6/2020).
Dansatgas Yonif 754/ENK/20/3 Kostrad Letkol Inf Dodi Nur Hidayat menyampaikan bahwa kegiatan bakar batu yang dilakukan di Kilirma ini merupakan salah satu sarana untuk membangun silaturahmi yang selama ini selalu dibangun oleh Satgas dalam hal apapun. “Kegiatan ini juga dapat membangun dan meningkatkan persaudaraan serta untuk mendukung pelaksanaan penugasan,” ujarnya.
“Silaturahmi itu sendiri dapat dimanfaatkan untuk mencegah pengaruh negatif dan juga mendengarkan keluh kesah yang dialami oleh masyarakat di kampung Kiliarma,” tambah Dansatgas.
Letkol Inf Dodi Nur Hidayat juga mengatakan, selain itu kegiatan ini untuk membangun semangat kebersamaan antar warga dan anggota Satgas di kampung Kiliarma. “Terjalin dan terjaganya kebersamaan serta silaturahmi ini, kita dapat merajut kemanunggalan TNI dengan rakyat,” tuturnya.
Kebersamaan antara satgas dan masyarakat dalam kegiatan bakar batu berlangsung dalam suasana penuh kegembiraan dan semangat gotong royong dalam mengolah dan memasak.
Sementara itu, Kris (37 tahun) salah satu masyarakat menyampaikan apresiasinya karena kegiatan ini dapat berjalan dengan lancar dan juga menjadi sarana silaturahmi antar sesama. “Puji Tuhan, semoga kebersamaan kita dengan bapak TNI, dapat selalu terjaga dan juga dapat bekerjasama lebih baik lagi kedepannya,” katanya. (Satgas Yonif 754/ENK/20/3 Kostrad)
(Merauke). Komandan Korem 174/ATW (Merauke) Kodam XVII/Cenderawasih Brigjen TNI Bangun Nawoko menyambut kedatangan Kepala Staf Korem 174/ATW yang baru Kolonel Inf Agustinus Dedi Prasetyo di Makorem 174/ATW, Distrik Tanah Miring, Kab. Merauke, Provinsi Papua, Minggu (21/6/2020).
Dalam penyambutan Kepala Staf Korem (Kasrem) yang baru tersebut, Komandan Korem 174 Brigjen TNI Bangun Nawoko didampingi oleh Kasrem yang lama Kolonel Kav Ketut Adi Suasta Putra, para Komandan Satuan dan Kepala Badan Pelaksana jajaran Korem 174/ATW.
Menurut Kepala Penerangan Korem (Kapenrem) 174/ATW Mayor Inf Suko Raharjo, acara tradisi penyambutan Kasrem 174/ATW Kolonel Inf Agustinus Dedi Prasetyo dilaksanakan dengan sangat sederhana dan penuh kekeluargaan, dengan tetap mengikuti prosedur protokol kesehatan pencegahan Covid-19.
“Tradisi penyambutan kali ini, tidak banyak melibatkan personel TNI dan PNS maupun Ibu-Ibu Persit (Persatuan Istri Tentara),” ucapnya.
Kapenrem mengatakan bahwa Kolonel Inf Agustinus Dedi Prasetyo tiba di Bandara Mopah, Merauke, menggunakan Pesawat Hercules TNI AU, disambut oleh Komandan Kodim (Dandim) 1707/Merauke Letkol Inf Eka Ganta Chandra dan langsung menuju Makorem 174/ATW.
Sebelum menjabat sebagai Kasrem 174/ATW, Kolonel Inf Agustinus Dedi Prasetyo bertugas sebagai Komandan Pusat Pendidikan dan Latihan Pasukan Khusus (Pusdiklatpassus) Kopassus.
Sedangkan Kolonel Kav Ketut Adi Suasta Putra selanjutnya menjabat sebagai Direktur Penelitian dan Pengembangan Pusat Kesenjataan Kavaleri (Dirlitbang Pussenkav) Kodiklat TNI Angkatan Darat.
“Menurut rencana, acara sertijab Kasrem 174/ATW secara resmi akan dilaksanakan pada minggu depan,” tutup Mayor Inf Suko Raharjo. (Penrem 174/ATW).
sumbawanews.com,- Mengakhiri tugasnya sebagai Satuan Tugas Pengamanan Perbatasan (Satgas Pamtas) RI-PNG Sektor Selatan Kabupaten Merauke, Yonif MR 411/Pdw Kostrad menerima penyerahan secara sukarela dua pucuk senjata api rakitan dari warga masyarakat di perbatasan. Demikian disampaikan Dansatgas Yonif MR 411/PDW Kostrad Mayor Inf Rizky Aditya S.Sos., M.Han., dalam rilis tertulisnya di Merauke, Papua, Sabtu (20/6/2020).
Dansatgas mengatakan bahwa bertugas selama ±11 bulan di perbatasan RI-PNG, anggotanya banyak melakukan upaya edukasi dan program kegiatan pembinaan teritorial sebagai sarana untuk membangun kebersamaan, kedekatan, serta memberi maanfaat bagi masyarakat Papua.
Lanjut dikataka bahwa beberapa waktu yang lalu menjelang purna tugas sebagai Satgas Pamtas RI-PNG Sektor Selatan Kab. Merauke. Rasa aman dan nyaman yang dirasakan masyarakat akhirnya berbuah penyerahan dua pucuk senjata rakitan kal. 5.56 mm sebagai wujud kepercayaan kepada Yonif Mekanis Raider 411/PDW Kostrad.
“Tepatnya, satu bulan lalu, yakni Pos Rawa Biru yang dipimpin Letda Inf Raden Adityas telah menerima penyerahan senjata api rakitan kal 5.56 mm secara rukarela dari masyarakat berinisial MHM (59) warga Kampung Rawa Biru, Distrik Sota, Senin (22/5/2020) malam,” katanya.
Mayor Inf Rizky juga menyampaikan, penyerahan senjata rakitan tersebut didasari rasa simpati MHM (59) selama bersama-sama anggota Pos Rawa Biru, yang dinilainya telah banyak membantu masyarakat melalui kegiatan teritorial seperti halnya memberikan pengobatan keliling dan menjadi guru bantu di SD Inpres Rawa Biru.
“Senjata yang diserahkan, merupakan titipan rekannya pada saat berburu di Kankina Rawa Biru sekitar 6 tahun yang lalu, rasa simpati serta untuk keamanan bersama senjata itu dipercayakan kepada Satgas,” ucapnya.
Selang beberapa waktu, Mayor Rizky menyampaikan bahwa Pos Kondo dibawah pimpinan Letda Inf Ulivo Dicky Pambudi juga menerima penyerahan senjata api rakitan kal. 5.56 mm dari MG (39) warga Kampung Kondo, Distrik Naukenjerai, pada Hari Senin (1/6/2020) malam.
“Penyerahan sejata tersebut, atas dasar rasa simpati dari kebaikan personel Pos Kondo yang telah banyak membantu dirinya dan juga masyarakat selama bertugas ±11 bulan di Kampung Kondo,” ujar Dansatgas.
Dari keterangan yang disampaikannya bahwa senjata api rakitan diberikan oleh ayah angkat MG yang merupakan warga Papua Nugini pada saat dirinya akan pulang ke Indonesia setelah berhenti dari bekerja menjadi buruh kapal di PNG, 2017 lalu.
Ditambahkan oleh Mayor Rizky bahwa semua pihak sangat mengapresiasi kebesaran hati dua warga masyarakat Papua yang dengan sukarela telah menyerahkan senjata api yang disimpannya, diwaktu menjelang purna tugas Satgas Yonif MR 411/Pdw Kostrad.
“Kini kedua senjata api rakitan amanah dan kepercayaan dari masyarakat perbatasan yang diserahkan menjelang akhir tugas beberapa waktu lalu, telah diserahkan kepada Kolakops Korem 174/ATW,” tutupnya.
Pendekatan Binter (Pembinan Teritorial) yang dilaksanakan selama bertugas telah mampu memberikan dampak signifikan, tidak hanya menjaga situasi aman kondusif di wilayah perbatasan RI-PNG, juga menumbuhkan kepercayaan, kedekatan dan menguatkan kemanunggalan TNI-Rakyat.
Dalam kesempatan pengambilan keterangan lebih lanjut yang dipimpin oleh Pasi Intel Satgas Yonif MR 411/Pdw Kostrad Lettu Inf Asep Saepudin, juga turut dihadiri oleh anggota dari Satgasban Kopassus, Intel Korem 174/ATW dan Koramil setempat. (Satgas Yonif MR 411/Pdw Kostrad)
JAKARTA – Menyongsong kehidupan New Normal di tengah pandemi Covid-19, Korem 162/Wira Bhakti mendukung program Kampung Sehat di Nusa Tenggara Barat (NTB) melalui pendisipilinan masyarakat.
Hal tersebut disampaikan Kepala Penerangan Korem (Kapenrem) 162/WB, Mayor Inf Dahlan, dalam rilis tertulisnya di Lombok Barat, Nusa Tenggara Barat, Minggu (21/6/2020).
Diungkapkan Kapenrem, selaku Komandan Satuan Teritorial di NTB, Brigjen TNI Ahmad Rizal Ramdhani, S.Sos., S.H., M.Han., sangat mengapresiasi dan mendukung program Kampung Sehat yang dipelopori Polda NTB guna menekan dan meminimalisir penyebaran Covid-19.
“Kegiatan ini sangat positif dengan harapan dapat menstimulan, mengugah kesadaran masyarakat dalam meningkatkan budaya hidup sehat dimulai dari lingkungan paling rendah dari hal kecil setiap orang dalam lingkungannya,” ujarnya.
“Terlebih, saat ini kita masih dalam situasi pandemi Covid-19. Hal ini bagian dari upaya percepatan penanganan memutus penularan Covid-19,” jelas Dahlan mengutip pernyataan Danrem.
Terkait program Kampung Sehat, Danrem juga telah menginstruksikan Kodim jajaran Korem 162/WB melalui Babinsa untuk bersinergi dengan _stakeholder_ lainnya agar terus mengimbau masyarakat ikut berlomba serta mengedukasi warga agar budaya hidup sehat terus dapat ditingkatkan.
“Dengan demikian, bukan hanya saat mengikuti lomba diterapkan tapi menjadi kebutuhan dalam kehidupan sehari hari,” kata dia.
Jenderal TNI bintang satu ini berharap, dengan adanya kegiatan seperti ini dapat menjadi bagian inspirasi seluruh masyarakat, sehingga dalam kondisi pandemi Covid–19, warga akan jauh dari virus mematikan ini.
“Selain itu upaya ini merupakan langkah percepatan penanganan penularan Covid-19 di NTB. Sehingga, ke depan akan meningkat ketahanan kesehatan masyarakat serta terbebas dari pandemi virus corona dan bentuk pandemi penyakit lainnya,” tandasnya.
Sementara itu, Gubenur NTB Dr Zulkieflimansyah menegaskan, _launcing_ desa sehat yang diinisiasi Polda NTB ini, salah satu upaya percepatan penanganan penyebaran Covid-19.
“Mudah-mudahan inovasi terobosan yang kita lakukan dari desa ini mampu menekan penyebaran Covid-19 sekaligus memberikan semangat kepada masyarakat, dan kami yakin karena ini ada kompetisinya masyarakat semakin sehat. Insya Allah selama tiga bulan hasilnya akan sesuai dengan apa yang kita inginkan,” katanya.
Sebelumnya Kapolda NTB, Irjen Pol Muhammad Iqbal memaparkan bahwa program Kampung Sehat memiliki misi sosial yakni meningkatkan partisipasi masyarakat melawan pandemi Covid-19.
“Acara dikemas dalam bentuk lomba agar warga berlomba menciptakan lingkungan bersih untuk memutus mata rantai penularan dan penyebaran Covid-19. Partisipasi masyarakat ini sangat penting,” terangnya
Program Kampung Sehat lanjutnya, hadir sebagai solusi. Bukan saja di bidang kesehatan melainkan juga sosial ekonomi, pendidikan, dan keamanan.
”Cara cepat untuk meningkatkan partisipasi itu adalah dengan cara menggelar program Kampung Sehat. Sehingga, masyarakat dapat menyelesaikan permasalahan yang ada,” ucapnya.
“Kegiatan yang melibatkan banyak pihak seperti TNI, Pemerintah Daerah, kalangan swasta, dan instansi lainnya, berkolaborasi melakukan program ini sehingga NTB dapat menekan sekaligus mencegah Covid-19,” tutur Iqbal.
Dalam proses penilaiannya, lomba Kampung Sehat memiliki beberapa parameter antara lain, parameter bidang kesehatan. Di sini, desa akan dinilai apakah mereka memiliki posko kesehatan, apakah warganya menerapkan budaya hidup sehat, apakah punya protokol migrasi keluar masuk warga.
Termasuk protokol yang khusus mengatur kegiatan sosial, dan apakah ada fasilitas isolasi mandiri di kampung tersebut.
Parameter lainnya di bidang sosial kemasyarakat, akan menilai apakah warga memiliki protokol khusus dapur umum, inovasi membangkitkan UMKM lokal, apakah ada program ketahanan pangan, penanganan gizi buruk, hingga program peningkatan kapasitas warga.
Penilaian di bidang industri melihat apakah kampung tersebut punya protokol dalam tata niaga dan destinasi wisata dengan protokol kesehatan. Parameter terakhir adalah bidang keamanan, akan menilai bagaimana desa itu mejaga keamanan desa.
Penjurian dilakukan secara berjenjang. Seleksi dimulai di tingkat kecamatan. Masing-masing kecamatan di NTB memilih tiga desa terbaik untuk dilombakan di tingkat kabupaten/kota.
Kabupaten/Kota memilih tiga terbaik untuk dilombakan di tingkat provinsi. Mereka akan dilombakan dalam 30 besar untuk mendapatkan juara terbaik di NTB. (Dispenad)
Sumbawanews.com,- Wakil Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Agustina Arumsari mengumumkan rencana penataan ulang penerima program Makan Bergizi Gratis (MBG) dengan menghapus siswa SMA dari...
Sumbawanews.com,- Jakarta – Di tengah gelombang transformasi digital yang tak terbendung, desktop PC kini bukan lagi sekadar perangkat pendukung—tapi tulang punggung operasional bisnis modern....
Sumbawanews.com,- Otoritas Australia resmi membuka kembali Pantai Coogee di Sydney untuk aktivitas wisata dan berenang, setelah memastikan kondisi perairan aman pascaserangan hiu yang melukai...
Sumbawanews.com,- Pemerintah AS tetap mempertahankan larangan ekspor terhadap model kecerdasan buatan Claude Fable 5 milik Anthropic, meski telah menggelar pembicaraan darurat dengan perusahaan tersebut....
Sumbawanews.com,- Bertemu di atas rumput hijau Piala Dunia 2026, Prancis dan Senegal bukan sekadar dua tim yang berlaga untuk poin—mereka membawa beban sejarah yang...