Home Blog Page 2726

Kogartap II dan III Gelar Baksos HUT ke-75 TNI

Sumbawanews.com,- Komando Garnisun Tetap II dan III menggelar Bakti Sosial (Baksos) dalam rangka menyambut HUT ke-75 TNI tahun 2020 yang jatuh pada tanggal 5 Oktober 2020.

Kegiatan Baksos tersebut dilaksanakan di wilayah Subgar 0623/Cilegon, Senin (14/9/2020), dengan sasaran utama adalah Kel. Kedaleman, Kel. Cibeber, Kel. Kebonsari & Kel. Gunung Sugih yang telah berjalan dengan aman, tertib dan lancar.

Pendistribusian sembako dilakukan secara door to door, yaitu diantar ke rumah para penerima sembako oleh personel Kogartap II/Bandung dengan dibantu oleh Babinsa Kodim 0623/Cilegon dan Bhabinkamtibmas Polresta Cilegon serta Aparatur Kelurahan setempat.

Pelaksanaan Baksos di wilayah Kogartap II/Bandung akan dilaksanakan berturut-turut mulai tanggal 14 s.d. 22 September 2020 di 7 Kabupaten/Kota meliputi Cilegon, Bogor, Tasikmalaya, Cirebon, Cimahi, Kabupaten Bandung Barat dan Kota Bandung.

Sementara itu, kegiatan Baksos Kogartap III dibuka oleh Dankogartap III/Surabaya Mayjen TNI Widodo Iryansyah, S.Sos., M.M. yang diwakili oleh Kaskogartap/III Surabaya Brigjen TNI (Mar) Purwadi, M.Tr. (Han) dengan ditandai penyerahan paket sembako secara simbolis kepada perwakilan penerima sembako, bertempat di Pendopo Desa Tampingmojo Kec. Tembelang Kab. Jombang

Acara tersebut dihadiri oleh Bupati beserta Forkopimda Kab. Jombang, Danlantamal V, Danrem 082 dan Dansatuan Radar 22. Pendistribusian sembako dilakukan dengan diantar ke rumah-rumah para penerima sembako oleh personel Kogartap dibantu oleh Babinsa, Bhabinkamtibmas dan aparatur desa.

Pelaksanaan Baksos di wilayah Kogartap III/Surabaya dilaksanakan tanggal 14 s.d. 29 September 2020 di 10 wilayah Kab/Kota meliputi Kota Surabaya, Malang, Sidoarjo, Gresik, Lamongan, Mojokerto, Pasuruan, Jombang, Bangkalan dan Sampang. (Ahm)

Mahasiswa kelompok C KKL T Unsa, Olah Sampah Bernilai Ekonomis

SAMPAH JADI ISI DOMPET, BAGAIMANA?!

Oleh : NETY SULASTRI
Sumbawa – Dilihat dari banyaknya sampah yang ada di Indonesia yang tidaklah sedikit tentu kita sebagai WNI khawatir dibuatnya, karena bagaimana dan akan seperti apa Indonesia kedepannya jika sampah yang ada saja belum bisa ditangani dengan cara yang tepat.

Dilansir dari indonesia.go.id pertahun 2019 sampah di Indonesia mencapai 63 juta ton, dan di Kabupaten Sumbawa baru dapat menangani 17,35% dari total 535.184,90 m³ sampah yang ada.

Sampah tergolong dalam dua jenis yaitu sampah organik dan anorganik. Sampah organik ialah sampah yang dapat diolah kembali untuk digunakan oleh masyarakat. Misalnya dalam pembuatan pupuk kompos. Sampah anorganik ialah sampah yang sulit dicerna sehinga membutuhkan suatu ide kreatif untuk bisa memanfaatkan sampah plastik tersebut menjadi produk yang bernilai.

Dari sekian banyak sampah, sampah plastik masih menduduki peringkat teratas dalam pencemaran alam. Dari permasalahan inilah kelompok C-Satu KKL-TEMATIK Universitas Samawa memutar otak akan seperti apa mereka mendaur ulang sampah yang ada agar memiliki nilai kembali, dan akan jauh lebih baik jika nilai yang didapat adalah nilai ekonomi.

Untuk memulainya, kami berkeliling di daerah sekitar posko yang bertempat di Fakultas Hukum UNSA tepatnya di Jl. Yos Sudarso, kami mencari dan memilah sampah seperti apa yang sekiranya kami butuhkan.

Di daerah pemukiman memang tidak banyak sampah kami temukan paling tidak hanya sampah daun dan tanaman yang kurang terawat, namun dibeberapa bagian yang tidak berpenghuni malah berserakan botol plastik bekas dan banyak sampah lainnya. Bahkan di gang jalan yang seharusnya bersih dari sampah pun banyak kami temukan botol kaca bekas minuman yang sepertinya dibuang dengan sengaja di sana.

Dengan adanya kreativitas ini, dapat membantu mengurangi sampah plastik yang berserahkan di setiap sudut di sekitar posko Fakultas Hukum sehingga lokasi ini bebas dari sampah plastik dan botol plastik.

Kemudian dari sini akhirnya kami memutuskan untuk membuat vas dan bunga imitasi dari sampah botol kaca dan kantong plastik, alasanya tentu tidak lain karena kami bisa membatasi pengeluaran namun dapat memaksimalkan pembuatan dan semoga memaksimalkan penghasilan. Ada beberapa langkah yang perlu kami lakukan seperti, pertama tentunya membersihkan sampah terlebih dahulu agar terbebas dari virus dan bakteri yang tidak diinginkan, kedua pengecatan warna dasar untuk botol kaca yang nantinya akan menjadi vas dan pembuatan pola dasar untuk bunga imitasi, pada tahapan ketiga pemberian acak corak untuk vas bunga serta perangkaian kelopak tangkai dan daun bunga.

Hingga di tahap akhir kami berinisiatif mengisi vas bunganya dengan ampas kopi yang di percaya dapat meminimalisir aroma tidak sedap, agar selain memberi nilai ekonomis dan estetik vas dan bunga juga memberi nilai kesehatan.

Namun karena saat ini kita tengah berada di masa adaptasi kebiasaan baru tentu akan sedikit kesukaran dalam pemasaran secara ofline, tapi hal ini tak jadi kendala yang cukup besar karena di era 4.0 di mana segala sesuatu menjadi lebih mudah dan lebih praktis secara online membuat kami memutuskan melakukan penjualan secara online di media sosial kami masing-masing. Penjualan seperti ini juga sebenarnya sangat mempermudah kami berintearaksi dengan calon pembeli tanpa berlama-lama bertatap muka, yang dimasa pandemi ini sangat tidak di anjurkan.

Untuk harga per item kami hanya mematok harga kisaran Rp. 7.000,00- Rp. 15.000,00 per item, dan dalam sehari kami dapat memproduksi 5-10 item.

Kegiatan seperti ini memang sudah banyak kita jumpai namun setidaknya kami berharap dari kegiatan ini kami bisa menambah sedikit penghasilan dan menginspirasi kembali orang-orang untuk tetap produktif ditengah pandemi, serta sedikit mengurangi sampah yang ada.

 

Sinergitas TNI – Polri dan Pemda Kabupaten Sumbawa Tegakkan Protokol Kesehatan

Sumbawa – Implementasi Inpres No. 06 serta Perda Prov. NTB Nomor 07 dan Perbup Kabupaten Sumbawa No. 43 Tahun 2020 Jajaran Kodim 1607/Sumbawa bersama Polres Sumbawa serta Satpol PP dan Dinas Perhubungan Kabupaten Sumbawa melaksanakan kegiatan operasi wajib memakai masker guna menegakan pelaksanaan protokol kesehatan menghadapi era new normal dimasa pandemi Covid 19.

Operasi wajib memakai masker dilaksanakan kali ini bertempat di Simpang Desa Sebasang Kecamatan Moyo Hulu dan di Taman Mangga Kecamatan Sumbawa Kabupaten Sumbawa. Kurang lebih 130 anggota dikerahkan dalam Operasi ini. Senin (14/09).

111c05fd-93b0-42cb-8285-2fd74262bb85

Dalam kegiatannya para anggota gabungan TNI-Polri serta Satpol PP dan Dinas Perhubungan Kabupaten Sumbawa secara humanis memberikan imbauan kepada masyarakat agar tetap mematuhi protokol kesehatan Covid-19 dengan tetap menggunakan masker saat keluar rumah, mencuci tangan dengan sabun dan menjaga jarak sekaligus membagikan masker kepada pengendara motor.

Komandan Kodim 1607/Sumbawa Letkol Kav Rudi Kurniawan, S.Sos, M.Tr (Han) disela-sela kesibukannya menyampaikan, kepatuhan masyarakat terhadap protokol kesehatan perlu terus ditingkatkan.

8dd43878-e273-4a1c-a353-cf30277b1a79

“Untuk mempersempit potensi penularan Covid 19, dimana masyarakat juga harus disiplin patuh dengan protokol kesehatan. Terlebih di era new normal ini, bisa ke luar ke tempat umum namun harus tetap jaga jarak, rajin cuci tangan, tidak bergerombol dan wajib memakai masker,” ucap Dandim.

Dandim menambahkan bahwa kegiatan pendisiplinan protokol kesehatan di wilayah Kabupaten Sumbawa akan terus dilakukan, guna mencegah penyebaran Covid 19.

5d686aef-3e42-426e-8fba-680566a65344

“Kami TNI-Polri akan terus membantu Pemerintah Daerah dalam penanganan Covid-19, guna mempersempit penyebaran dan penularan Covid-19,” tutup Dandim.

Cegah Penyebaran Covid-19, Prajurit Satgas Pamtas Yonif 125/Simbisa Bagikan Masker Di Sekolah

(Merauke). Turut berpartisipasi membantu mencegah dan memutus penyebaran Covid-19, Prajurit Satgas Pamtas RI-PNG Yonif 125/Simbisa yang berada di bawah Komando Pelaksana Operasi (Kolakops) Korem 174/ATW membagikan masker kepada siswa-siswi SD YPPK Mikael di Kampung Kweel, Distrik Elikobel, Kabupaten Merauke, Papua, Senin (14/9/2020).

 

Dansatgas Pamtas RI-PNG Yonif 125/Simbisa Letkol Inf Anjuanda Pardosi mengatakan bahwa kegiatan pembagian masker dipimpin Danpos Kweel Letda Inf Budiman Sihombing beserta tiga orang anggota mendatangi SD YPPK Mikael untuk memberikan pemahaman tentang pentingnya menggunakan masker sekaligus membagikannya kepada siswa-siswi yang belum memiliki masker.

 

Pembagian masker digencarkan dalam upaya menekan penyebaran Virus Corona Disease Covid-19 yang kian mengancam keselamatan warga. Berbagai upaya terus dilakukan untuk mencegah dan memutus mata rantai penyebaran wabah Covid-19.

 

“Kita tidak akan pernah bosan menghimbau warga agar senantiasa mematuhi protokol kesehatan, termasuk penggunaan masker saat beraktivitas di luar rumah. Ini semata-mata bertujuan untuk keselamatan kita bersama, mencegah lebih baik daripada menyesal kemudian,” kata Dansatgas.

 

Paulus Erianter (40 th) guru  SD YPPK Mikael mengapresiasi dan mengucapkan terima kasih atas edukasi dan masker yang diberikan Satgas kepada anak didiknya. “Semoga wabah Covid-19 ini dapat segera diatasi, agar kita tidak selalu cemas dan khawatir melakukan aktivitas. Sekali lagi kami sampaikan terima kasih atas kepedulian bapak-bapak Satgas,” ujarnya. (Bdr)

Karya Bakti Restorasi Sungai Kodim 1606/Lobar Resmi Ditutup Ditandai Dengan Penandatanganan Prasasti Oleh Danrem 162/WB

Lombok Barat – Kegiatan Karya Bhakti Restorasi Sungai Kodim 1606/Lobar tahun 2020 di Desa Sekotong Timur Kecamatan Lembar dan Desa Telaga Lebur Kecamatan Sekotong Tengah, yang dilaksanakan sejak tanggal 17 Juli 2020 telah rampung seluruhnya.

Dengan demikian, kegiatan tersebut secara resmi ditutup oleh Bupati Lombok Barat pada upacara penutupan yang digelar di Kantor Camat Sekotong Desa Sekotong Tengah, Kecamatan Sekotong, Kabupaten Lombok Barat, Senin (14/9/2020) pagi pukul 08.00 Wita.

Pada kesempatan tersebut, Dandim 1606/Lobar Kolonel Arm Gunawan, S.Sos, M.T., melaporkan pencapaian target sasaran fisik di Desa Sekotong Timur berupa normalisasi sungai galian sedimen (sungai Jelateng) sepanjang 220 meter dengan Lebar 16 meter dan Tinggi 4 meter, perkuatan tanggul sungai sepanjang 220 meter dan pemasangan bronjong sepanjang 77 meter seluruhnya mencapai 100 %.

Demikian juga sasaran Kedua di Desa Sekotong Tengah, normalisasi sungai galian sedimen (sungai Telaga Lebur) sepanjang 1.279 meter dengan Lebar 15 meter dan Tinggi 3 meter, pembuatan talud dan pemasangan bronjong sepanjang 44 meter juga mencapai 100 %.

“Termasuk sasaran fisik berupa normalisasi sungai galian sedimen (Sungai Telaga Lebur) sepanjang 500 meter di desa Eat Mayang juga dapat diselesaikan mencapai 100 %,” ungkap Dandim.

Sedangkan sasaran non fisik berupa penyuluhan tentang wawasan kebangsaan dan Bela Negara oleh Kodim 1606/Lobar, Penanganan sampah oleh Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Lombok Barat serta Penyuluhan tentang penerapan hidup sehat di masa pandemi covid-19 oleh Kodim 1606/Lobar dan Dinas Kesehatan Lombok Barat juga berjalan baik dan lancar.

fc43e10c-98aa-4109-9346-0abec09f4e38

Sementara Bupati Lombok Barat H. Fauzan Khalid, S.Ag, MSI, dalam sambutannya menyampaikan rasa bangga dan ucapan terimakasih yang setinggi-tingginya karena berkat kerjasama TNI dengan Dinas PU Pemkab Lombok Barat sehingga kegiatan Karya Bhakti yang mengambil objek restorasi sungai di kecamatan Lembar dan kecamatan Sekotong dapat dilaksanakan dengan sangat sukses sesuai dengan harapan.

“Sungai sudah kita lakukan restorasi, semuanya sudah berjalan sukses sekarang harapan kita apa yang sudah dilakukan oleh rekan-rekan TNI dilanjutkan oleh masyarakat dan semoga banjir tidak terjadi lagi,” ujarnya.

Selanjutnya Fauzan Khalid menghimbau Kepala Desa di dua titik sungai yang sudah direstorasi tersebut agar dilanjutkan dengan pembentukan masyarakat peduli sungai khususnya dari masyarakat yang tinggal di sekitar sungai untuk menjaga dan merawat kondisi sungai serta memperbanyak penanaman pohon di sekitar sungai sehingga sungai-sungai yang ada dapat berfungsi dengan baik terutama pada musim penghujan dapat menampung dan mengalirkan air ke laut dengan baik dan lancar untuk mencegah terjadinya banjir.

“Mudah-mudahan nanti kita semua terutama masyarakat kita sadar akan bagaimana pentingnya sungai itu sebagai penampung air hujan, sebagai sarana yang berfungsi untuk mengaliri air hujan ke laut, sehingga tidak memiliki dampak merusak terhadap masyarakat kita,” harap Fauzan.

Sedangkan Danrem 162/WB Brigjen TNI Ahmad Rizal Ramdhani di sela-sela kegiatan mengatakan, restorasi sungai merupakan perpaduan program pemerintah daerah dengan program Binter TNI Angkatan Darat yang tujuannya meningkatkan pelayanan dan kesejahteran. Bentuk sinergitas antara Pemda dengan TNI bersama mayarakat ini juga untuk mendukung dan menyukseskan pembangunan di Kabupaten Lobar.

“Tujuan restorasi sungai yaitu, untuk mengembalikan fungsi alami sungai atau renaturalisasi sungai akibat terdegarasi oleh manusia yang tidak peduli terhadap sungai. Mari secara bersama memperhatikan konsep konservasi, tidak membuang sampah di aliran sungai dan tidak membangun pemukiman di badan sungai,” tegasnya.

Pada kegiatan tersebut juga dilaksanakan penandatanganan Prasasti Kelompok Restrorasi Sungai oleh Danrem 162/WB Brigjen TNI Ahmad Rizal Ramdhani, S.Sos. SH. M.Han. didampingi oleh Bupati Lobar dan Dandim 1606/Lobar disaksikan oleh seluruh tamu undangan yang hadir pada upacara tersebut.

Usai upacara penutupan, dilanjutkan dengan meninjau sasaran restorasi sungai di lokasi setempat.

Turut hadir pada kegiatan tersebut Wakil Bupati Lobar, Kepala BWS Provinsi NTB, Kadis PUPR Lobar, Kadis LHK Kabupaten Lobar, Kabid SDA PUPR Lobar, Kabid BPBD Lobar, Kapolres Lobar, Pasiter Kodim 1606/ Lobar, Pasi pers Kodim 1606/Lobar, Pasiops Kodim 1606/Lobar, Kasat Pol PP, Camat Sekotong, Camat Lembar, Kapolsek Lembar, Kapolsek Sekotong, Danramil Sekotong, Danramil Gerung, Kades Sekotong Timur dan Sekotong Tengah.

Waaspotwil Kogabwilhan II Tinjau Lokasi Baksos HUT Ke-75 TNI di Masamba

Sumbawanews.com,- Wakil Asisten Potensi Wilayah (Waaspotwil) Komando Gabungan Wilayah Pertahanan II (Kogabwilhan II) Kolonel Inf Denny Marthen Rihi, S.Sos., M.Si. bersama Aster Kasdam XIV/Hasanuddin, Dandim 1403/Swg dan Tim Aju Kogabwilhan II, meninjau lokasi kegiatan Bakti Sosial (Baksos) TNI dalam rangka HUT Ke-75 TNI di Masamba, Kab. Luwu Utara, Sulawesi Selatan, Minggu (13/9/2020).

Seperti diketahui bahwa bencana banjir bandang di Masamba, Kab. Luwu Utara, Prov. Sulawesi Selatan, yang terjadi pada Senin, 13 Juli 2020 masih menyisakan kesedihan bagi korban. Sebagai wujud darma bakti TNI dalam membantu meringankan beban masyarakat yang tertimpa bencana, TNI ikut berpartisipasi memberikan bantuan sembako bagi korban bencana alam tersebut.

Baksos TNI di wilayah Masamba, Kab. Luwu Utara, Sulawesi Selatan, dalam rangka peringatan HUT Ke-75 TNI, akan dilaksanakan pada tanggal 16 s.d 18 September 2020, di Koramil 1403-09/Sabbang, Koramil 1403-10/ Malangke, Koramil 1403-11/Masamba dan Koramil 1403-12/Bonebone.

Selain di Masamba Sulawesi Selatan, Baksos TNI dalam rangka HUT  Ke-75 TNI juga akan dilaksanakan di Jakarta, Bandung dan Surabaya. (Ahm)

Waaspotwil Kogabwilhan II Tinjau Lokasi Baksos HUT Ke-75 TNI di Masamba

(Puspen TNI. Senin, 14 September 2020).  Wakil Asisten Potensi Wilayah (Waaspotwil) Komando Gabungan Wilayah Pertahanan II (Kogabwilhan II) Kolonel Inf Denny Marthen Rihi, S.Sos., M.Si. bersama Aster Kasdam XIV/Hasanuddin, Dandim 1403/Swg dan Tim Aju Kogabwilhan II, meninjau lokasi kegiatan Bakti Sosial (Baksos) TNI dalam rangka HUT Ke-75 TNI di Masamba, Kab. Luwu Utara, Sulawesi Selatan, Minggu (13/9/2020).

 

Seperti diketahui bahwa bencana banjir bandang di Masamba, Kab. Luwu Utara, Prov. Sulawesi Selatan, yang terjadi pada Senin, 13 Juli 2020 masih menyisakan kesedihan bagi korban. Sebagai wujud darma bakti TNI dalam membantu meringankan beban masyarakat yang tertimpa bencana, TNI ikut berpartisipasi memberikan bantuan sembako bagi korban bencana alam tersebut.

 

Baksos TNI di wilayah Masamba, Kab. Luwu Utara, Sulawesi Selatan, dalam rangka peringatan HUT Ke-75 TNI, akan dilaksanakan pada tanggal 16 s.d 18 September 2020, di Koramil 1403-09/Sabbang, Koramil 1403-10/ Malangke, Koramil 1403-11/Masamba dan Koramil 1403-12/Bonebone.

 

Selain di Masamba Sulawesi Selatan, Baksos TNI dalam rangka HUT  Ke-75 TNI juga akan dilaksanakan di Jakarta, Bandung dan Surabaya. (Bdr)

 

Berbagi Kebahagian, Prajurit Satgas Yonif 413 Bremoro Bagikan Hasil Panen Sawi

sumbawanews.com,- Berbagi kebahagian kepada masyakarat, Prajurit Satgas Pamtas RI-PNG Yonif Mekanis Raider 413 Kostrad Pos Nafri membagikan hasil panen sawi kepada warga Kampung Nafri Distrik Abepura Kota Jayapura.

 

Hal tersebut disampaikan Dansatgas Pamtas RI-PNG Yonif MR 413 Kostrad Mayor Inf Anggun Wuriyanto, S.H., M.Han. dalam rilis tertulisnya di Distrik Muara Tami Kota Jayapura, Papua, Senin (14/09/2020).

 

Dansatgas mengatakan bahwa kegiatan yang dilakukan Pos Satgas Nafri tersebut merupakan upaya dalam mengatasi kesulitan masyarakat di bidang pangan pada masa Pandemi Covid-19 ini. “Tidak seberapa yang kita berikan hanya sebatas sayur, namun ini salah satu kepedulian kami kepada masyarakat khsusnya Kampung Nafri dalam upaya mendukung ketersediaan bahan pangan,” ujarnya.

 

Sebelumnya pada tanggal 13 September 2020, Pos pimpinan Letda inf Hanura memanen hasil tanaman yang sudah mereka tanami sejak dua bulan lalu di lahan seluas 200 Meter persegi, dengan keterampilan dan ketekunannya mereka berhasil melaksanakan panen dan sebagian besar hasilnya diberikan kepada masyarakat setempat.

 

“Masyarakat Kampung Nafri sudah kami anggap sebagai saudara kami sendiri, terkadang mereka datang ke Pos untuk memberikan hasil panennya kepada kita, begitu juga sebaliknya saat ini kita yang memberikan hasil panen kami kepada mereka,”kata Letda Hanura.

Jamin Patok Batas Negara Aman, Satgas Yonif 413 Bremoro Gelar Patroli

sumbawanews.com,- Satgas Pamtas RI-PNG Yonif Mekanis Raider 413 Kostrad Pos Mosso pimpinan Letda Inf Hanura melaksanakan patroli wilayah perbatasan di Patok MM 2.1.

 

Demikian disampaikan Dansatgas Pamtas RI-PNG Yonif MR 413 Kostrad Mayor Inf Anggun Wuriyanto, S.H., M.Han dalam rilis tertulisnya di Distrik Muara Tami Kota Jayapura, Papua, Minggu (13/09/2020).

 

Dansatgas mengatakan bahwa kegiatan tersebut digelar dalam rangka menjamin keamanan Perbatasan antara kedua negara baik Indonesia maupun Papua New Guinea. “Kita pastikan Patok batas MM 2.1 aman dan letaknya sesuai dengan koordinat yang telah disepakati antara kedua pihak Negara,” ujarnya.

 

Seperti diketahui bahwa antara Pos Satgas Mosso dengan patok batas MM 2.1 berjarak 25 Kilometer dan ditempuh dengan berjalan kaki dalam waktu 6 hari dan 6 malam dikarenakan rute yang dilalui cukup terjal dan curam, sehingga Tim Patroli diwajibkan membawa bekal pokok sejumlah waktu yang mereka tempuh.

 

Sementara itu, Letda Inf Hanura selaku pimpinan Tim Patroli mengatakan bahwa Satgas menggelar tenda saat malam tiba dengan tetap meningkatkan kewaspadaan, menjelang pagi kami lanjutkan perjalanan menuju Patok Batas, tentunya perjalanan itu sangat berkesan bagi Satgas.

 

Sesuai dengan tugas pokoknya, Satgas Pamtas RI-PNG Yonif MR 413 Kostrad bertanggung jawab atas stabilitas keamanan di wilayah perbatasan RI-PNG terkhusus menjamin letak Patok Batas Negara tidak bergeser dan sesuai dengan koordinat yang telah disepakati antara kedua pihak negara.

Prajurit Yonif 125/Simbisa bersama Petugas PLBN Sota dan Aparat Kepolisian Setempat Berjibaku Memadamkan Kebakaran Lahan

(Merauke).   Sebanyak 20 orang personel Satgas Pamtas RI-PNG Yonif 125/Simbisa dari Pos Kout dipimpin Wadansatgas Kapten Inf Hendri Sihombing terjun langsung membantu memadamkan kebakaran lahan yang terjadi di sekitar PLBN Sota, Distrik Sota, Kabupaten Merauke.

 

Hal tersebut disampaikan Dansatgas Pamtas RI-PNG Yonif 125/Simbisa, Letkol Inf Anjuanda Pardosi dalam rilis tertulisnya di Kabupaten Merauke, Papua, Minggu (13/9/2020).

 

Diungkapkan Dansatgas, Prajurit Satgas Yonif 125/Simbisa yang berada di bawah Komando Pelaksana Operasi (Kolakops) Korem 174/ATW bersama petugas PLBN Sota dan aparat Kepolisian setempat bahu membahu untuk memadamkan api tersebut.  “Upaya pemadaman pun dilakukan dengan menggunakan alat seadanya seperti mesin air, ember maupun ranting pohon,” ujarnya.

 

Kebakaran lahan tersebut diketahui sekitar pukul 13.55 WIT dan sekitar pukul 15.30 WIT api berhasil dipadamkan. Lahan yang terbakar diperkirakan panjang sekitar 300 meter dan lebar 20 meter.  “Kita bersyukur, atas kerja sama dan kerja keras semua pihak, api berhasil dipadamkan sehingga tidak lagi mengancam pemukiman warga maupun bangunan PLBN Sota,” kata Dansatgas.

 

“Kejadian ini kita jadikan sebagai pelajaran berharga, kita jangan pernah lengah dan selalu waspada terhadap segala kemungkinan yang terjadi. Apalagi saat ini, cuaca memasuki musim kemarau dan angin pun relatif kencang,” jelasnya.

 

Dansatgas juga mengatakan bahwa tidak ada kerugian personel (korban jiwa) maupun kerugian materil dalam upaya mengatasi kebakaran lahan tersebut. “Hingga saat ini, belum diketahui apa yang menjadi penyebab kebakaran lahan tersebut,” ucapnya.

 

“Kita berharap, agar semua pihak lebih peduli dan sadar akan bahaya kebakaran, sehingga kejadian serupa tidak terulang lagi di masa yang akan datang,” tandasnya. (Bdr)

Berita Terkini

Trump Capai Kesepakatan Nuklir Iran, Klaim Kemenangan Strategis AS

Sumbawanews.com,- Jakarta – Presiden Amerika Serikat Donald Trump menyatakan kesepakatan nuklir dengan Iran sebagai kemenangan total bagi AS, menegaskan bahwa kekuatan militer Amerika yang...

Wapres Gibran Buka PENAS XVII di Gorontalo, Tinjau Bendungan Bulango Ulu

Sumbawanews.com,- Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka tiba di Gorontalo pada Jumat, 19 Juni 2026, untuk secara resmi membuka Pekan Nasional Petani Nelayan (PENAS) XVII...

Kemenag Bantah Nasaruddin Umar Samakan Pemerintah dengan Firaun

Sumbawanews.com,- Kementerian Agama secara tegas membantah narasi yang menyebut Menteri Agama Nasaruddin Umar menyamakan pemerintah dengan Firaun dalam pernyataannya tentang Nabi Musa dan Nabi...

Krisis Lebah Australia, Peringatan untuk Indonesia

Sumbawanews.com,- Australia tengah menghadapi krisis ekologis yang mengancam ketahanan pangan: kehilangan hampir 290 ribu sarang lebah madu akibat wabah tungau *Varroa destructor*. Ancaman ini...

Berita Utama