Home Blog Page 2716

TNI Berhasil Gagalkan KKSB Yang Hendak Serang Pesawat di Bandara Bilorai Papua

Sumbawanews.com,- Pasukan TNI kembali menggagalkan aksi Kelompok Kriminal Separatis Bersenjata (KKSB) yang diduga akan hendak menyerang Bandara Bilorai Sugapa, Intan Jaya, Papua. Hal tersebut disampaikan Kepala Penerangan (Kapen) Komando Gabungan Wilayah Pertahanan (Kogabwilhan) III, Kolonel Czi IGN Suriastawa, di Papua, Rabu (7/10/2020).

Kapen Kogabwilhan III menjelaskan bahwa beberapa hari terakhir KKSB semakin beringas melakukan aksi penyerangan ke berbagai sasaran termasuk Bandara Udara. Ancaman yang khusus ditujukan ke transportasi udara disampaikan oleh anggota KKSB bernama Sebby Sambom pada hari Sabtu (19/9/2020) yang lalu, ucapnya.

Selanjutnya Kapenkogabwilhan III menceritakan bahwa ancaman tersebut direspon TNI dengan meningkatkan kesiagaan di setiap Bandara untuk mencegah serangan KKSB, seperti yang terjadi di bandara Bilorai pada hari Jumat (18/9/2020). Hari ini Prajurit TNI dari Yonif Raider 400/BR melaksanakan patroli pengamanan di sekitar wilayah Bandara Bilorai.

“Sekitar pukul 08.22 WIT patroli melihat dua orang yang mencurigakan bergerak mengendap-endap keluar masuk semak-semak di sekitar Bandara. Diduga ke dua orang tersebut merupakan bagian dari kelompok KKSB yang sedang persiapan untuk menyerang bandara Bilorai” ujarnya.

Prajurit yang melaksanakan Patroli tersebut langsung siaga dan terus mengintai sambil melaporkan ke komando atas. Sesaat setelah melihat jelas ke dua orang tersebut keluar dari semak-semak menenteng senjata laras Panjang, prajurit TNI memberikan tembakan peringatan ke udara. Kedua terduga kelompok KKSB tersebut kemudian melarikan diri menjauh dari Aparat ke dalam hutan.

Hingga saat ini pasukan TNI terus melakukan pengamanan di daerah sekitar Bandara untuk mencegah gangguan kelompok KKSB tersebut. Sampai dengan sore ini, TNI masih berjaga dan situasi di bandara sudah kondusif.

Kapen Kogabwilhan III juga menegaskan bahwa kejadian hari ini terkait ancaman terhadap penerbangan sipil membuktikan bahwa KKSB terus menerus membuat kekacauan dan penyerangan terhadap objek vital masyarakat umum seperti Bandara untuk mengganggu keamanan dan kedamaian masyarakat Papua. Hal ini terus dilakukan dalam rangka mencari perhatian nasional dan dunia serta berusaha untuk menjadikannya bahan berita bohong untuk memfitnah Aparat keamanan yang ada di Papua.

Tekan Angka Malaria, Satgas Yonif MR 413 Bagikan Insektisida

Sumbawanews.com,- Satgas Pamtas RI-PNG Yonif MR 413 Kostrad Pos Koya Koso membagikan Kelambu lapangan dan pemeriksaan Rapid Test Diagnotic (RDT) dalam upaya menekan angka malaria di Kampung Yamuk Distrik Abepura Kota Jayapura.

Kegiatan tersebut terkonfirmasi Dansatgas Pamtas RI-PNG Yonif MR 413 Kostrad Mayor Inf Anggun Wuriyanto, S.H., M.Han. dalam rilisnya yang tertulis di Pos Kotis Distrik Muara Tami Kota Jayapura, Papua, Rabu (07/10/2020).

Dansatgas menyampaikan bahwa kegiatan yang dilakukan Pos Koya Koso merupakan wujud nyata perhatian Satgas Yonif MR 413 Kostrad kepada masyarakat di Kampung Yamuk.

“Angka malaria di Kampung Yamuk sangat tinggi sehingga upaya Satgas dalam menekan angka malaria tersebut dengan cara kami membagi Kelambu Insektisida dan pelaksanaan RDT pada masyarakat yang memiliki diagnosa malaria,” ucapnya.

Sementara itu, Serka Hendri Niko selaku Komandan Pos mengatakan bahwa upaya konsisten yang dilakukan jajarannya tersebut sudah direncanakan sebelumnya saat mengetahui angka malaria di Kampung tersebut tinggi.

“Saat kami mengetahui Angka Malaria tinggi di Kampung ini, kami berupaya koordinasi dengan Dokter Satgas Lettu Ckm Andrew Agung sehingga kami diberikan Kelambu Insektisida, puji syukur masyarakat sangat senang dengan pembagian Kelambu tersebut. Beberapa diantaranya juga kami lakukan RDT,” kata Niko.

Pada kesempatan yang sama, Michelle Korowa (38) mengatakan salah satu warga Kampung Yamuk, dirinya sejak lama menginginkan Kelambu Insektisida tersebut. “Saya ingin Kelambu ini karena tidur menjadi nyenyak tanpa serangan nyamuk malaria. Terima kasih atas pemberian Kelambu ini,” katanya.

Satgas TMMD 109/Sintang Kerahkan Alat Berat Untuk Percepat Pembangunan Jembatan

Sumbawanews.com,- Dalam rangka mempercepat sasaran, Satgas TMMD 109/Sintang mengerahkan alat berat guna mencapai target yang sudah ditentukan. Pada sasaran kali ini Pembangunan jembatan tahap kedua di Desa Wira Yuda, Kabupaten Sintang, Kalbar, Rabu (7/10/2020) setelah menyelesaikan Jembatan Tahap satu pada minggu kemarin.

Dalam kesempatan tersebut, Kasdim 1208/Sambas Mayor Arm Sumaji mengatakan, Pembangunan jembatan tahap kedua dilakukan setelah menyelesaikan jembatan tahap pertama yang sudah selesai.

Menurutnya, apa yang dilakukan Satgas TMMD 109/Sintang telah melaksanakan tugasnya dengan baik. “Dengan menggunakan alat berat bertujuan untuk membantu mempercepat pembangunan jembatan sehingga tepat pada waktunya,” kata Kasdim.

Sementara itu, Serda Deki terlihat sedang mengawasi dan mengarahkan alat berat yang sedang menyelesaikan target pekerjaan Satgas TMMD 109/Sintang.

“Ya kami saat ini sedang mengawasi serta mengarahkan pekerjaan mengingat sasaran fisik harus selesai pada waktu yang sudah di tentukan,” ucap Serda Deki. (Pendim 1208/Sbs)

Tim Komnas HAM Perwakilan Papua Kunjungi Posko Kogabwilhan III

(Jakarta).  Tim Komisi Nasional Hak Azasi Manusia (Komnas HAM) Perwakilan Papua mengunjungi Posko Kogabwilhan, dalam rangka permintaan informasi dan klarifikasi atas beberapa kejadian yang terjadi beberapa waktu terakhir di wilayah tanggung jawab Komando Gabungan Wilayah Pertahanan III (Kogabwilhan III).

 

Kedatangan Kepala Perwakilan Komnas HAM Papua Frits B. Ramandey beserta rombongan diterima oleh Brigjen TNI Mahury, Brigjen TNI Suswatyo, Brigjen TNI Dadang Rukhiyana, Marsma TNI Marsudiranto dan Brigjen TNI Dwi Darmadi mewakili Panglima Kogabwilhan III Letjen TNI Ganip Warsito, S.E., M.M., bertempat di Posko Kogabwilhan III, Jakarta, Rabu (7/10/2020).

 

Pangkogabwilhan III dalam sambutan tertulisnya yang dibacakan oleh Brigjen TNI Mahury menyampaikan bahwa kerja  sama  antara  Komnas  HAM Perwakilan  Papua  dengan  Kogabwilhan  III  ini  dapat menghilangkan  segala  keraguan  dan  ketidakjelasan yang selama ini terjadi, yang sangat merugikan nama baik TNI.

 

Seperti diketahui bersama bahwa pelaksanaan tugas institusi TNI dan Lembaga  Komnas  HAM  di  seluruh  wilayah  NKRI  ini,  sama-sama  menjalankan  Amanat Undang-Undang yang berlaku di negara ini, yaitu UU Nomor 34 Tahun 2004 tentang TNI dan UU Nomor 39 Tahun 1999 tentang Hak Azasi Manusia. “Berdasarkan Undang-Undang itu pula, perlu ditegaskan bahwa salah satu jati diri TNI adalah sebagai  tentara rakyat, yang bertugas untuk melindungi rakyatnya, bukan untuk membunuhnya,” kata Pangkogabwilhan III.

 

Demikian  juga dengan seluruh doktrin yang berlaku di lingkungan TNI, baik Sapta Marga, Sumpah  Prajurit  dan  8  Wajib  TNI,  yang  selalu menekankan  pentingnya  kebersamaan  TNI-Rakyat  dalam pelaksanaan  tugas.  Semboyan  “Bersama  Rakyat,  TNI Kuat” bukanlah  semboyan  kosong semata, namun  realitas sekaligus prasyarat  keberhasilan  pelaksanaan  tugas  TNI di seluruh wilayah NKRI termasuk penugasan di luar negeri.

 

Lebih lanjut dikatakan bahwa keberhasilan  pelaksanaan  tugas  TNI dalam  tugas pemeliharaan  perdamaian  dunia  dibawah  bendera  PBB di berbagai negara, antara lain di Kongo, Lebanon, Sudan, Haiti dan  negara  lainnya,  tidak  terlepas  dari  kedekatan  yang terjalin  antara  prajurit  TNI dengan  masyarakat  setempat melalui pembinaan teritorial, yang diakui oleh negara-negara lain termasuk oleh PBB.

 

Sungguh  ironi,  bila  oleh masyarakat  bangsa  lain,  TNI begitu  dekat  dan  diterima kehadirannya,  namun  justru  di  tanah  airnya  sendiri,  oleh sebagian  kalangan, TNI justru  disudutkan  dan  dinilai memperlakukan rakyatnya sendiri secara tidak manusiawi.

 

“Untuk  itu,  saya  menyambut  baik  tim  ini,  karena  tidak  hanya fokus pada peristiwa dengan korban warga sipil, tetapi juga korban di kalangan prajurit TNI/Polri. Demikian juga dengan dugaan pelaku,  dimana  tim  kali  ini  ingin  mendalami  berbagai kasus dengan  dugaan  pelaku  dari  Kelompok  Kriminal Separatis Bersenjata (KKSB),” ujarnya.

 

Menurut Letjen TNI Ganip Warsito, selama ini pihak TNI/Polri selalu disudutkan dengan berbagai kejadian dan seolah menutup mata bahwa akar permasalahan utama dengan berbagai dinamikanya yang terjadi, disebabkan karena  keberadaan KKSB.  Benar,  bahwa  permasalahan  lain seperti  politik, ekonomi,  kesehatan,  pendidikan  dan  bidang lainnya  juga  sangat  penting  dan  kompleks.  Namun  harus diakui, bahwa ide separatis dari kelompok ini, dengan berbagai  front perjuangannya, merupakan permasalahan utamanya.

 

Di sisi lain disampaikan bahwa di daerah lain di Indonesia, proses pembangunan oleh Pemda setempat  dapat  berjalan  baik  dan  kehidupan  sosial masyarakat  dapat  berjalan  normal  karena  tidak  adanya Kelompok Kriminal Separatis Bersenjata di daerah tersebut. Dan dengan alasan itu pula, Pemda Provinsi Papua dan Papua Barat mengirim pemuda dan pemudinya untuk melanjutkan studi ke berbagai  daerah dengan pembiayaan dari dana otsus, karena dinilai lebih aman, lebih maju dengan kehidupan masyarakat yang normal.

 

“Selama terdapat Kelompok Kriminal Separatis Bersenjata di suatu wilayah, maka proses pembangunan di wilayah tersebut tidak akan pernah berjalan dengan baik dan kehidupan masyarakat tidak akan normal. Dan atas amanat Undang-Undang, TNI ditugaskan ke wilayah tersebut untuk mempertahankan  keutuhan wilayah negara,” pungkasnya. (Bdr)

 

Tim Audit Itjen TNI Kunjungi Satgas Pamtas RI-Malaysia

(Puspen TNI. Rabu, 7 Oktober 2020). Tim Audit Inspektorat Jenderal (Itjen) TNI mengunjungi Satgas Pamtas RI-Malaysia yaitu Yonif 623/BWU di Sektor Nunukan dan Posud Yonif 200 R/BN di Sektor Malinau dalam rangka melakukan audit terhadap kinerja organisasi serta perbendaharaan di Komando/Satuan TNI Wilayah Papua, Papua Barat, Bali Nusra, Kalimantan Barat, Kalimantan Timur dan Kalimantan Utara.  Untuk Komando/Satuan TNI wilayah Kalimantan Timur dan Kalimantan Utara dilaksanakan pada tanggal 30 September sampai dengan 26 Oktober 2020.

 

Audit kinerja di wilayah Kaltim dan Kaltara dipimpin oleh Irjen TNI yang diwakili Irum Itjen TNI Laksma TNI Dr. Bambang Wiratama, S.E., M.M., CHRMP selaku Pengendali Teknis dan Ketua Tim Kolonel Kav Ade Wihanto, S.Sos., CFrA.

 

Pada tanggal 2 Oktober 2020 melaksanakan audit di Lanal Nunukan dan tanggal 3 Oktober 2020 dilaksanakan peninjauan pada beberapa Pos Satgas Pamtas RI-Malaysia Yonif 623/Bwu di Pulau Sebatik,  antara lain Pos Bambangan, Pos Tanjung Aru, Pos Bukit Kramat, Pos Aji Kuning, dan Pos Marinir Bambangan serta Pos TNI AL Sei Pancang, dilanjutkan audit di Kotis Satgas Pamtas 623/Bwu di Nunukan pada tanggal 4 Oktober 2020.

 

Pada tanggal 5 Oktober 2020, bertepatan dengan HUT ke-75 TNI, Laksma TNI Dr. Bambang Wiratama didampingi Irops Itjen TNI Brigjen TNI Fauzi Rusli, S.H, dan Kolonel Kav Ade Wihanto beserta anggota tim audit, dengan menggunakan transportasi Hely Bell 412 mengunjungi Posud Satgas Pamtas Yonif 200-R/Bn yang merupakan salah satu Pos Perbatasan RI-Malaysia yang berada di daerah Malinau Kalimantara Utara.

 

Irum Itjen TNI Laksma TNI Dr. Bambang Wiratama dalam sambutannya menyampaikan bahwa atas perintah Irjen TNI, Kami Tim D Itjen TNI mendapat kehormatan yang pertama kali mengunjungi Pos Perbatasan di Malinau dan dapat melihat secara langsung kondisi Prajurit yang melaksanakan tugas di perbatasan darat RI-Malaysia. Pos ini hanya bisa dikunjungi melalui udara, hal ini disebabkan selain sulitnya menentukan time schedule, Alutsista yang digunakan, juga adanya ketergantungan terhadap kondisi alam yang seringkali tidak memungkinkan untuk dikunjungi.

 

Selanjutnya Pengendali Teknis Tim D, melihat langsung proses pencapaian tugas operasi dari unsur pelaksana, pengendali sampai dengan unsur pendukung, serta ingin mengetahui permasalahan yang menjadi hambatan untuk dilakukan pemecahan masalah secara bersama. Pada kesempatan ini pula, Pengendali Teknis memberikan bahan kontak sebagai tali asih dari Bapak Irjen TNI untuk menambah semangat dan memotivasi serta meningkatkan moril prajurit yang bertugas di perbatasan Negara Republik Indonesia khususnya perbatasan RI-Malaysia.

 

Pada tanggal 6 Oktober 2020, audit dilanjutkan ke Korem 092/Mrl di Tanjung Selor sebagai Komando Latihan dan Operasi Satgas Pamtas. (Bdr)

 

Dansatgas Pimpin Rapat EvaluasiPelaksanaan TMMD ke-109Kodim Boven Digoel

(Boven Digoel-Papua). Komandan Satuan Tugas (Dansatgas) TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Reguler ke-109 Kodim 1711/Boven Digoel Letkol Czi Daniel Panjaitan memimpin Rapat Evaluasi Pelaksanaan Program Fisik dan Non Fisik TMMD.

 

Rapat yang dilaksanakan di Posko TMMD Reguler ke-109 Kodim 1711/Boven Digoel, Kampung Kakuna, Distrik Mindiptana, Kabupaten Boven Digoel, Rabu (7/10/2020) dihadiri oleh Komandan SSK dan Staf Satgas TMMD.

 

Dansatgas TMMD Letkol Czi Daniel Panjaitan yang sehari-hari menjabat sebagai Dandim 1711/Boven Digoel mengatakan bahwa memasuki hari ke-16 pelaksanaan program TMMD ke-109, untuk sasaran fisik berupa pengecoran jalan sepanjang 460 meter dan pembangunan 10 unit jamban keluarga yang tersebar di Kampung Kakuna bagi warga yang tidak mampu dan belum memiliki jamban, sudah sesuai dengan yang diharapkan.

 

Dansatgas juga menyampaikan, kepada Komandan SSK dan Staf yang tergabung dalam TMMD ke-109 Kodim Boven Digoel, untuk melaporkan hasil-hasil yang sudah maupun belum dilaksanakan. “Apabila laporan tersebut sifatnya urgent ataupun mendesak, dapat menggunakan alat komunikasi Radio Stationer HF (SSB) yang telah tergelar,” ujarnya.

 

“Sedangkan sistem pelaporan yang menggunakan jaringan internet, dapat mencari di kampung terdekat guna tercapainya tugas pokok,” tandasnya. (Bdr).

 

Yulius Wetipo Korban Penembakan Brutal KKSB Di Nduga Meninggal Dunia

Sumbawanews.com,- Yulius Wetipo (34) yang merupakan korban penembakan brutal Kelompok Kriminal Sparatis Bersenjata (KKSB) di Kenyam Nduga, Papua, meninggal dunia pagi ini di RS Charitas Timika, Papua. Hal tersebut disampaikan langsung Kapen Kogabwilhan III, Kol Czi IGN Suriastawa, di Papua, Rabu (7/10/2020).

Korban Yulius Wetipo (34 tahun) yang berasal dari suku Wamena adalah seorang karyawan PT Dolarosa. Sehari sebelumnya, pada hari Selasa 6 Oktober 2020 tepatnya pukul 07:14 WIT, mengalami luka tembak di pinggang kiri tembus ke pinggang kanan saat hendak menuju lapangan di daerah Pasar Baru Kenyam.

Menurut Kolonel Suriastawa, sebelumnya gerombolan KKSB juga menembaki Kodim Persiapan di Kabupaten Intan Jaya dan sehari berselang KKSB juga menembaki pos TNI yang berada di Pasar Baru Kenyam Kabupaten Nduga yang mengakibatkan Yulius Wetipo (34 tahun), suku Wamena, meninggal dunia.

Kolonel Suriastiwa menegaskan bahwa kematian Yulius Wetipo menambah panjang korban masyarakat sipil akibat kekejaman KKSB. “Saat ini mereka secara terorganisir melakukan serangan brutal dimana-mana terhadap aparat dan warga masyarakat guna mencari perhatian dan mendapatkan bahan pembuatan berita bohong yg menyudutkan Pemerintah, TNI dan Polri,” ungkapnya.

Silaturahmi Ulama Muda Diagendakan di Lombok

MATARAM- Kepala BIN Daerah NTB Wahyudi Adisiswanto bersilaturahim ke kediaman Ketua Organisasi Internasional Alumni Al Azhar (OIAA) Cabang Indonesia TGB HM Zainul Majdi, Rabu 7 Oktober 2020.

Silaturahim ini menjadi ajang silaturahim sekaligus bertukar pikiran. Pada kesempatan ini, Wahyudi bercerita warga di Pulau Lombok memiliki akar budaya yang kuat. Ia membandingkan ketika tugas di beberapa daerah.

“Saya merasakan mengenai adat istiadat ini kuat Tuan Guru,” katanya.

Itu yang mendasarinya menggelar kegiatan bernama Lombok Mercusuar, salah satu agenda ialah menampilkan budaya dari Pulau Lombok. Dalam waktu dekat ia akan mengagendakan pertemuan kiai-kiai muda dari Pulau Jawa di Lombok. Dicontohkan seperti Di Jawa Timur ada lima subkultur pondok pesantren seperti Mataraman, Tapal Kuda, Madura, Pantura, dan Metropol.

“Kalau Mataraman ini seperti Pacitan dan Ponorogo, Metropol ini misalnya Sidoarjo dan  Malang. Pantura itu nanti dari Tuban dan Gresik. Tapal kuda nanti dari Situbondo atau Probolinggo,” terangnya.

“Acara ini merupakan lanjutan dari agenda Lombok Mercusuar yang sebelumnya juga telah digelar di Pulau Lombok,” sambungnya.

TGB mengapresiasi rencana acara tersebut. Dikatakan, langkah dakwah hari ini memang perlu menyasar anak muda, diantaranya tentu dengan menghadirkan ulama muda. Ini langkah mengantisipasi gerakan transnasional.

“Perlu dikonsolidasikan dalam makna yang positif,” katanya.

Ulama-ulama muda ini, sambung TGB, adalah penerus estafet para muassis di pondok pesantren. Sunatullah terjadi regenerasi, ketika kakeknya wafat maka anak cucu yang meneruskan.

“Ya, memang Jawa Timur ini salah satu benteng utama kita (ahlussunnah wal jamaah). Ini kalau bicara Pulau Jawa,” ujarnya.

Ditambahkan, pendiri Nahdlatul Ulama, memiliki satu akar ilmu dengan Pendiri Nahdlatul Wathan TGKH M Zainuddin Abdul Madjid. Menurutnya bagus bila pertemuan ulama muda itu diagendakan di Pulau Lombok.

“Kakek satu akar dengan NU. Salah satu pendiri NU sahabat beliau Mbah Ma’soem Lasem,” ucapnya.***

Danrem Merauke Brigjen TNI Bangun Nawoko Pimpin Baksos di Kampung Aswets Papua

(Merauke. Rabu, 7 Oktober 2020). Komandan Korem 174/Anim Ti Waninggap (Danrem 174/ATW) Merauke Brigjen TNI Bangun Nawoko didampingi Ketua Persit Kartika Chandra Kirana Koorcab Korem 174/ATW Ny. Renny Bangun Nawoko melaksanakan kunjungan kerja ke Kampung Aswets, Distrik Agats, Kabupaten Asmat, Provinsi Papua, Selasa (6/10/2020).

 

Kedatangan Danrem 174 Merauke beserta rombongan disambut Ketua Adat Suku Asmat Felix Owom beserta warga masyarakat Kampung Aswets dengan penuh rasa persaudaraan dan kekeluargaan.

 

Kunjungan kerja Brigjen TNI Bangun Nawoko ke Kampung Aswets dalam rangka memimpin langsung gelar Bakti Sosial (Baksos) yang dilaksanakan oleh Korem 174/ATW berupa pembagian ratusan paket sembako kepada masyarakat.

 

Dalam kesempatan tersebut, Danrem 174 Merauke Brigjen TNI Bangun Nawoko memperkenalkan diri dan rombongan serta  mengucapkan terima kasih banyak kepada warga masyarakat Kampung Aswets yang dengan antusias  telah menyambut kehadirannya beserta rombongan dengan penuh rasa persaudaraan dan kekeluargaan.

 

Danrem 174 Merauke mengatakan bahwa sekitar ratusan paket sembako yang berisikan beras, mie instan, sarden, kopi dan gula, akan dibagikan kepada masyarakat yang tinggal di Rumah Jeuw, Kampung Aswets, Distrik Agats, Kabupaten Asmat. “Semoga paket sembako tersebut dapat membantu menambah kebutuhan sehari-hari warga di Kampung Aswets,” ucapnya.

 

Pada kesempatan yang sama, Ketua Adat Suku Asmat Felix Owom mewakili masyarakat yang hadir mengucapkan terima kasih banyak kepada Korem 174/ATW Merauke yang telah memberikan paket sembako kepada masyarakat Kampung Aswets.

 

“Kami bersama warga masyarakat Kampung Aswets sangat senang dan gembira dengan adanya kegiatan seperti ini dan berharap agar kedepannya kegiatan seperti ini dapat terus dilakukan, karena sangat bermanfaat dan kami bisa rasakan langsung,” ucap Felix dengan wajah gembira.

 

Turut hadir dalam kegiatan Baksos yaitu Kasipers Korem 174/ATW Letkol Inf Rudi Firmansyah, Kasilog Korem 174/ATW Kolonel Arm Ayi Yosa Karya W. S.Sos, Dandim 1707/Merauke Letkol Inf Eka Ganta Chandra, S.I.P., Wakapolres Asmat Kompol Umar Sulaiman, Pabung Kab. Asmat Mayor Czi Abdullah Komar, Danramil Agats Kapten Arm Gordon dan Kepala Distrik Agats Bapak Edwin. (Bdr).

Putra Mendiang Theys Eluay: Papua Adalah Bagian Yang Tidak Terpisahkan Dari NKRI

Sumbawanews.com,- Pepera sudah Final karena Papua adalah bagian yang tidak terpisahkan dari Negara Kesatuan Republik Indonesia. Putra putri dari tokoh-tokoh Dewan Musyawarah Papua (DMP) siap mengawal dan menjaga hasil Pepera 1969.

Hal tersebut ditegaskan Ondo Yanto Eluay yang juga putra mendiang Theys Eluay, menanggapi aksi demo dan penolakan Otsus yang terjadi beberapa waktu lalu di Papua, Selasa (6/10/2020).

Lebih lanjut putra mendiang tokoh Papua Theys Eluay menjelaskan bahwa, masyarakat Papua menolak dengan keras segala gerakan dan aksi demonstrasi yang yang menuntut referendum terkait Papua. “Saya Sebagai seorang Ondofolo Besar di wilayah adat Tabi Ondo Yanto dengan tegas mengatakan proses penentuan pendapat rakyat sudah dilakukan dan hasilnya adalah final,” ujarnya.

Untuk mengawal hal itu, Ondo Yanto Eluay telah menginisiasi dan mendirikan Presidium Putra Putri Pejuang Pepera (P5). Menurut dia, P5 dibentuk sebagai bagian dari tanggung jawab moril dari putra putri pejuang Pepera 1969. “P5 akan dideklarasikan dalam waktu dekat. Bersama para pelaku sejarah dan anak cucunya, kami akan meluruskan sejarah Pepera agar fakta-fakta sejarah tidak lagi dimanipulasi sekelompok orang demi agenda politik mereka, termasuk mereka yang mendukung gerakan Papua merdeka” ungkapnya.

Saat ditanya tentang penolakan otsus, Ondo Yanto Eluay berpendapat bahwa penolakan pelaksanaan otsus adalah tidak berdasar dan salah sasaran. “Dana Otsus sudah digunakan untuk tujuan kesejahteraan rakyat Papua dan diserahkan pelaksanaannya dari pemerintah pusat ke pemerintah propinsi Papua dan Papua Barat. Jika ada yang beranggapan bahwa pelaksanaan Otsus itu gagal, maka seharusnya masyarakat meminta pertanggung jawaban dari pemerintah daerah yang mereka pilih” tutupnya.

Seperti diketahui sebelumya terjadi Demo menolak Otonomi Khusus (Otsus) digelar sejumlah mahasiswa dan warga di Gapura Universitas Cendrawasih Abepura beberapa waktu lalu. Namun, demo tersebut tidak berlangsung lama karena dibubarkan oleh petugas polisi setelah mengetahui bahwa penyelenggara aksi belum mendapatkan izin dari aparat penegak hukum.

Dalam aksinya, para pendemo menolak pelaksanaan Otsus II dan juga menuntut agar Papua diberi kesempatan untuk menentukan pilihannya alias self determination karena proses Penentuan Pendapat Rakyat (Pepera) pada 2 Agustus 1969 dianggap cacat.***

Berita Terkini

Prabowo Bangun Arah Baru Pembangunan, Cak Imin: Insyaallah Perubahan Besar

Sumbawanews.com,- Jakarta — Menteri Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat, Muhaimin Iskandar, menyatakan bahwa Presiden Prabowo Subianto tengah merancang arah baru dalam pembangunan nasional yang berbeda...

Tiga WNA Tiongkok Dideportasi Usai Manipulasi Visa

Sumbawanews.com,- Kantor Imigrasi Kelas I TPI Surabaya mendeportasi tiga warga negara Tiongkok setelah terungkap mereka memalsukan dokumen untuk memperoleh visa kunjungan bisnis dan pra-investasi...

Norway Larang AI di Sekolah Dasar, Perluas Larangan Teknologi

Sumbawanews.com,- Setelah sukses melarang penggunaan smartphone dan tablet di kelas, Norwegia kini memperluas kebijakan perlindungan anak dengan melarang penggunaan alat kecerdasan buatan generatif bagi...

Moskow Terbakar, Drone Ukraina Serang Kilang Minyak

Sumbawanews.com,- Pagi itu, langit Moskow berubah menjadi merah kehitaman. Asap tebal membumbung dari kompleks kilang minyak Gazprom Neft di pinggiran tenggara ibu kota Rusia,...

Berita Utama