Sumbawanews.com,- Satgas Pamtas RI-PNG Yonif Mekanis Raider 413 Kostrad turut hadir dalam acara Pembaptisan Kudus dan Peneguhan Sidi Jemaat bagi pemuda Kampung Mosso, bertempat di Gereja Skouw Distrik Muara Tami Kota Jayapura.
Hal tersebut disampaikan Dansatgas Pamtas RI-PNG Yonif MR 413 Kostrad Mayor Inf Anggun Wuriyanto, S.H., M.Han. dalam rilis tertulisnya di Distrik Muara Tami Kota Jayapura, Papua, Minggu (25/10/2020).
Dalam penyampaiannya, Dansatgas menuturkan kegiatan yang juga diikuti Prajurit Yonif MR 413 Kostrad. “Kegiatan diawali dengan Ibadah rutin yang digelar setiap hari Minggu, namun hari ini berbeda dari sebelumnya, dimana setelah pelaksanaan Ibadah dilanjutkan dengan kegiatan Pembaptisan,” ujarnya.
Sememtara itu, salah seorang Prajurit Yonif MR 413 Kostrad Praka Esau Musena menjelaskan tujuan dilaksanakannya Pembaptisan tersebut. Secara umum tujuan dari Pembaptisan ini adalah merupakan kegiatan Pensucian diri, pengampunan dosa serta menandakan bahwa mereka bagian dari pengikut Roh Kudus.
Ialah Pendeta John Matopa selaku Pembaptis yang juga menjabat sebagai Pendeta Gereja Skouw berharap dengan adanya kegiatan Pembaptisan ini, mereka menjadi umat pengikut Roh Kudus yang memiliki pribadi dan iman yang baik.
“Kegiatan ini merupakan peristiwa penting bagi mereka yang telah dibaptis, karena mereka telah bersumpah untuk meninggalkan kehidupan tidak baik sebelumnya dan beralih menjadi pelayan umat yang setia dan selalu memegang keimanan dalam Roh Kudus,” tambah Pak John.
(Salatiga). Puluhan prajurit TNI dari Yonif Mekanis Raider 411/PDW Kostrad konvoi mengendarai sepeda motor membagikan Sembako kepada warga kurang mampu di wilayah Kota Salatiga dan Kab. Semarang.
Kegiatan Bhakti Sosial tersebut digelar dalam rangka menyambut HUT ke-59 Brigif MR 6/TSB/2 Kostrad yang akan diperingati pada tanggal 25 Oktober.
Pemberangkatan penyaluran bantuan sembako tersebut dipimpin langsung oleh Danyonif Mekanis Raider 411/PDW Kostrad Mayor Inf Rizky Aditya S.Sos., M.Han., Sabtu, (24/10/2020).
Sebanyak 90 personel berkumpul di depan Mayonif MR 411/PDW Kostrad yang beralamat di Jalan Veteran No. 01 Kota Salatiga dengan mengendarai kendaraan Sepeda Motor dan membawa satu unit kendaraan dinas roda empat guna menyalurkan 150 paket bantuan sembako kepada warga secara door to door.
“Momen HUT ke-59 Brigif MR 6/Tri Shakti Balajaya ditengah Pandemi ini, kami tergerak untuk membantu masyarakat. Meskipun bantuan yang diberikan ini belum sepenuhnya bisa membantu mengatasi kesulitan. Namun, setidaknya bisa meringankan beban masyarakat kurang mampu diwilayah binaan,” ucap Danyonif.
Konvoi kendaraan pribadi roda dua pada hari ini, sambung Mayor Inf Rizky, menyebar menuju ke titik-titik desa binaan masing-masing Kompi yang ada di Kota Salatiga dan Kabupaten Semarang, Jawa Tengah. “Mudahan-mudahan paket sembako yang kami bagikan dapat bermanfaat bagi warga yang menerima,” harapnya.
Alumi Akademi Militer tahun 2003 itu menambahkan, jika pendistribusian itu tidak luput dari aturan dengan tetap menerapkan protokol kesehatan yang diberlakukan Pemerintah.
Mbah Sumirah (67) salah satu warga binaan di Desa Karanggondang, Kecamatan Pabelan, Kabupaten Semarang, menyampaikan ucapan terimakasih kepada bapak-bapak TNI atas bantuan sembakonya. “Terimakasih banyak kepada bapak-bapak tentara dari Yonif MR 411/PDW Kostrad sudah memberikan saya bantuan sembako,” tuturnya terharu. (Bdr)
Sumbawanews.com,- Sinergitas antara anggota TNI dan rakyat di wilayah perbatasan RI-PNG, semakin terlihat akrab, terlihat ketika Pos Yabanda Satgas Pamtas RI-PNG Yonif Raider 100/PS membantu prosesi pemakaman salah seorang warga perbatasan di Kampung Yabanda, Distrik Yaffi, Kabupaten Keerom, Provinsi Papua, Sabtu, (24/10/2020).
Lebih lanjut dijelaskan oleh Danpos Yabanda Letda Inf Samsul Bahri Lubis menjelaskan bahwa kegiatan pemakaman tersebut dipimpin Serda Tri Fikra Wibowo beserta 4 orang anggota lainnya,melaksanakan proses pemakaman Alm. Bapak Anton Malwer (68) yang meninggal akibat penyakit yang sudah lama yaitu penyakit Hernia yang sudah kronis.
“Bantuan pemakaman tersebut dilakukan setelah anggotanya mendapat informasi dari warga bahwa ada salah seorang warga di kampung tersebut meninggal dunia, kemudian kami langsung bergegas mendatangi rumah tersebut,” jelasnya.
Pada kesempatan tersebut selain memberikan bantuan pemakaman, personel Pos Yabanda juga memberikan ucapan turut berbelasungkawa yang sedalam-dalamnya atas meninggalnya Alm. Bapak Anton Malwer, kepada keluarga yang di tinggalkan dan memberikan motivasi agar keluarga yang ditinggalkan di berikan ketabahan.
Sementara itu, Ibu Steve Malwer (32) anak dari almarhum yang telah meninggal mengucapkan, “Saya mewakili keluarga yang berduka mengucapkan terimakasih kepada personel Satgas Pamtas RI-PNG Yonif Raider 100/PS atas kehadiran dan partisipasi yang diberikan dalam membantu proses pemakaman Bapak kami, semoga kebaikan Bapak TNI di balaskan oleh Tuhan,” ucapnya penuh terimakasih.**
Sumbawanews.com,- BUMN konstruksi PT PP (Persero) Tbk menyelesaikan pembangunan proyek Stadion Papua Bangkit.
Proyek pembangunan Stadion Papua Bangkit tersebut diresmikan secara langsung oleh Gubernur Papua Petahana Lukas Enembe, hari ini Jumat (23/10/2020), dengan menerapkan protokol kesehatan Covid-19 secara ketat.
“Perseroan sangat berterima kasih kepada Pemerintah Pusat dan Pemerintah Daerah Papua yang telah memberikan kepercayaan kepada kami untuk berkontribusi dalam membangun salah satu stadion termegah di Indonesia ini,” kata Agus Purbianto, Direktur Keuangan & Manajemen Risiko PT PP dalam keterangan resmi, Jumat.
Agus menyatakan, berbekal pengalaman dan hasil kualitas pekerjaan, perseroan dapat menyelesaikan pembangunan stadion ini tepat waktu. Perseroan telah menyelesaikan pembangunan stadion ini sejak bulan Juni 2019 lalu.
“Kehadiran Stadion Papua Bangkit ini telah menjadikan ikon (landmark) tersendiri bagi masyarakat Indonesia khsusunya masyarakat Papua,” ujar Agus.
Stadion Papua Bangkit berlokasi di Kampung Harapan, Distrik Sentani Timur, Kabupaten Jayapura, Papua awalnya dibangun untuk menyambut penyelenggaraan PON XX Papua Tahun 2020 yang pertama kali akan berlangsung di Papua.
Stadion ini memiliki kapasitas sebesar lebih dari 40.000 penonton. Seluruh fasilitas stadion ini telah berstandar internasional, mulai dari bangunan yang dibuat hingga 3 lantai, lintasan atletik telah tersertifikasi IAF, lapangan yang telah mengikuti standar FIFA, serta sarana pendukung lainnya yang didatangkan langsung dari luar negeri.
Stadion ini terdiri dari dua lapangan, yaitu lapangan utama dan lapangan pemanasan. Pembiayaan pembangunan stadion ini didanai oleh APBD Provinsi Papua senilai Rp 1,3 triliun.
Pada bulan Oktober 2020 ini, Stadion Papua Bangkit resmi mengalami perubahan nama menjadi Stadion Lukas Enembe.***
Sumbawanews.com,- Countdown menuju PON XX Papua 2021 telah dimulai. Gubernur Papua Lukas Enembe, menjanjikan pengalaman berbeda dan luar biasa kepada masyarakat Indonesia karena ini merupakan pertama kalinya PON diselenggarakan di Indonesia Timur.
“Tahun 2021 akan jadi tahun yang luar biasa bagi Indonesia dan masyarakat Papua. Luar biasa karena untuk pertama kalinya PON diadakan di Papua, bahkan di Indonesia Timur,” kata Lukas dalam sambutannya di Seremonial Hitung Mundur 362 Hari Menuju PON XX Papua 2021 di kanal YouTube PON XX PAPUA 2021.
Ketua KONI Pusat, Marciano Norman, berterima kasih kepada jajaran PB PON yang mendukung terlaksananya PON Papua yang harus diundur akibat pandemi covid-19. Ia menilai penyelenggaraan PON ini akan masuk buku sejarah Indonesia.
“Saya mengucapkan apresiasi yang tinggi dan penghargaan kepada ketua PB PON, Bapak Lukas Enembe, berserta jajarannya yang bekerja keras untuk mempersiapkan sarana dan prasaran terkait pelaksanaan PON XX Papua 2021,” tambah Marciano.
“Sejarah Indonesia akan mencatat PON ini menghadapi tantangan yang sangat berat karena dilaksanakan dengan adanya pandemi covid-19. Mari kita jadikan PON Papua 2021 sebagai kebangkitan olahraga Indonesia menuju prestasi dunia,” tutupnya.***
Sumbawanews.com,- Kopda Irwanto, salah satu personel Satuan Tugas (Satgas) Tentara Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-109 Kodim 1205/Sintang mengunjungi salah satu sekolah PAUD di Desa Tirta Karya Kecamatan Ketungau Tengah, Kab. Sintang, Kalbar, Minggu (25/10/2020).
Pada kesempatan itu, Kopda Irwanto didepan puluhan anak PAUD Ranting Suluh Kasih di Dusun Kedembak dan PAUD Suluh Kasih di Merakai menyampaikan pelajaran dan mengajak untuk mengunjungi perpustakaan apung yang diinisiasi oleh Dansatgas TMMD ke-109 Kodim 1205/Sintang.
Pendirian perpustakaan tersebut menggandeng Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Kabupaten Sintang. Hal tersebut mendapat Pujian Dandim 1208/Sambas Letkol Inf Setyo Setyo Budiyono, S.H., M.Tr. (Han)
Menurutnya, Apa yang dilakukan Kopda Irwanto patut diapresiasi atas Dedikasinya terhadap perkembangan pendidikan di pedesaan.
Kopda Irwanto juga mengajak seluruh orangtua untuk terus memotivasi dan mendampingi kegiatan belajar anak dengan membagikan beberapa tips yaitu mencari buku dengan gambar dan warna yang menarik, pilih buku dengan isi tulisan yang singkat dan menyenangkan, iringi dengan pertanyaan mengenai buku bacaan, dan selingi pula dengan permainan.
Dengan demikian, kegiatan membaca untuk anak di usia dini dapat berjalan dengan baik dan memotivasi anak untuk belajar.
Sementara itu, Kepala Dusun Kedembak Timotius mengucapkan terima kasih atas kehadiran Perpustakaan Apung di Kecamatan Ketungau Tengah yang merupakan inisiasi dari Dansatgas TMMD ke-109 Kodim 1205/Sintang.
“Ini adalah hal yang luar biasa dilakukan oleh TMMD. Ini menunjukkan kepedulian TNI pada wawasan anak di batas negeri,” tuturnya.
Timotius mengajak seluruh masyarakat untuk dapat menggunakan perpustakaan apung dengan baik terutama kepada anak-anak bisa belajar serta meningkatkan wawasan pengetahuan,” katanya. (Pendim 1208/Sbs)
MATARAM – Green City dengan konsep back to nature banyak dikembangkan di sejumlah kota besar dan maju. Gaya hidup green life atau kembali ke konsumsi yang alami juga menjadi bagian tak terpisah dalam konsep perkotaan ramah lingkungan.
Toh, tanpa kesadaran bersama dan partisipasi masyarakat secara luas, konsep green city hanya akan menjadi konsep yang dibicarakan. Bakal sulit menjelma menjadi kenyataan yang bisa dirasakan, termasuk di Kota Mataram.
Untuk mendorong semangat bersama dan partisipasi masyarakat, pasangan Calon Walikota dan Calon Wakil Walikota Mataram Nomor Urut 2 , Hj Putu Selly Andayani dan TGH Abdul Manan (SALAM) menggagas Gerakan Apotik Hidup.
Dimulai dengan menanam tumbuhan berkhasiat obat-obatan di pekarangan/ halaman rumah, aktivitas Apotik Hidup juga memberi income bagi menyokong ketahanan ekonomi dan kesehatan keluarga maupun masyarakat setempat.
Calon Walikota Mataram yang familiar dengan sebutan Jilbab Hijau ini mengatakan, Apotik Hidup bisa menjadi wahana kegiatan produktif terutama bagi ibu-ibu di Kota Mataram untuk mengurangi pengeluaran domestik rumah tangga, khususnya terkait permasalahan kesehatan keluarga.
“Selain memberi kesan *hijau dan asri*, apotik hidup di pekarangan rumah juga punya nilai ekonomis, dan bisa dimanfaatkan fungsi herbalnya untuk kesehatan. Aktivitas berkebun ini juga baik untuk olahraga ringan,” kata Hj Putu Selly Andayani, Minggu (25/10).
Gerakan partisipasi Apotik Hidup pernah menjadi gerakan nasional melalui perkumpulan PKK di era 1980-1990an silam. Apotik hidup adalah kegiatan memanfaatkan sebagian tanah untuk ditanami tanaman obat-obatan untuk keperluan sehari-hari maupun tindakan darurat untuk mengatasi sakit ringan.
Umum diketahui, bahwa banyak obat-obatan tradisional yang dapat digunakan untuk mengobati berbagai penyakit. Obat tradisional umumnya lebih aman karena bersifat alami dan memiliki efek samping yang lebih sedikit dibandingkan obat-obat kimia buatan pabrik.
*Apotik Hidup dan Gaya Hidup Green Life*
Saat ini gaya hidup green life kembali menjadi trend kekinian. Banyak orang di perkotaan lebih senang mengkonsumsi obat-obat tradisional dan herbal. Karena diyakini tanaman obat herbal secara jangka panjang tidak memilki effect samping bagi kesehatan tubuh. Harganya pun seringkali lebih mahal ketimbang obat kimia atau non herbal.
Selly mengatakan, gerakan partisipasi Apotik Hidup digagas SALAM untuk meningkatkan awarness masyarakat Mataram tentang pentingnya green city. Konsep ini sudah dilakukan SALAM di beberapa kelompok di sejumlah lingkungan di Kota Mataram.
“Kita ajak ibu-ibu rumah tangga untuk beraktivitas positif dengan apotik hijau ini. Ada kegiatan yang menyenangkan tentu membuat pikiran juga refresh, daripada menghabiskan waktu hanya untuk gadget dan medsos,” tandas Selly yang halaman rumahnya ditanamin aneka jenis tanaman obat.
Menurut Jilbab Hijau, musim pancaroba pergantian kemarau ke penghujan saat ini banyak berpengaruh pada kesehatan dan imunitas tubuh masyarakat. Rentan masuk angin dan cepat lelah menjadi banyak keluhan, termasuk anak-anak yang rewel dan kurang enak badan. Jika saja ada apotik hidup di rumah sendiri, tentu masalah kesehatan ringan seperti itu dapat diatasi sendiri.
“Misalnya kita butuh wedang jahe untuk penghangat, tinggal ambil di pekarangan,” katanya seraya mengatakan dalam masa pandemi Covid-19 saat ini, manfaat empon-empon dan herbal dari tanaman apotik hidup juga bisa bermanfaat untuk menjaga imunitas tubuh,” urainya.
Dari sisi ekonomis, rumah tangga dengan apotik hidup juga bisa menghasilkan. Karena hasil tanaman apotik hidup bisa juga dipasarkan di skala lingkungan sekitar.
Hj Selly mengungkapkan, sejumlah jenis tanaman herbal yang bisa ditanam untuk apotik hidup. Antara lain Lidah Buaya atau aloevera yang sudah lama dikenal sebagai tanaman penyubur rambut. Manfaat lainnya adalah dapat meredakan batuk.
Kemudian Lengkuas. Selain sebagai bumbu dapur, lengkuas dapat menyembuhkan panu pada kulit. Temulawak yang bermanfaat mengatasi penyakit kuning. Jinten, yang daunnya bisa digunakan penurun panas dan melancarkan ASI bagi ibu yang sedang menyusui.
“Jahe, dapat digunakan untuk menyembuhkan batuk dan rematik karena menghasilkan rasa hangat. Kumis kucing dapat digunakan untuk meredakan sakit pinggang. Demikian juga manfaat seledri yang tak kalah pentingnya buat kesehatan. Dan masih banyak lagi,” ulas Jilbab Hijau
Lebih jauh Mantan Kadis Perdagangan NTB ini menuturkan, pemanfaatkan lahan sempit untuk Apotik Hidup agar tumbuh tanaman-tanaman berkhasiat obat-obatan mudah dan praktis. Cukup ditata dengan tanaman menggunakan polybag dan pot tanah liat.
“Apalagi jika susunan dan penataan tanaman apotik hidup tersebut dikombinasikan ddengan tanaman hias akan menambah keindahan pekarangan,” ujarnya
*Peran Apotik Hidup dalam ketahanan Pangan dan Kesehatan Keluarga*
Selly mengatakan, SALAM akan senantiasa memikirkan pembangunan Kota Mataram dari hal yang terkecil sekali pun. Termasuk soal memotivasi masyarakat untuk mulai memanfaatkan pekarangan untuk apotik hidup.
“Saya rasa gerakan apotik hidup ini masih konstektual dalam memotivasi masyarakat untuk kembali memanfaatkan herbal,” imbuhnya.
Selly menambahkan, kaum ibu di Kota Mataram jangan sia-siakan lahan atau pekarangan tidak terpakai. Harus dimanfaatkan agar produktif untuk menambah income. Tidak hanya dengan berbagai tanamanan hias atau berbagai jenis bunga dan pohon buah, tetapi juga dapat membuat taman menjadi apotek hidup yang akan berguna untuk ketahanan pangan maupun kesehatan seluruh keluarga.
“Bayangkan, bila di dalam pekarangan tersedia tanaman obat yang dapat digunakan apabila salah satu anggota keluarga sedang sakit. Tentu hal menyenangkan. Kita tinggal mengambilnya kapan saja, bahkan malam hari sekalipun. Tidak perlu mengeluarkan uang dan terjamin kesegarannya karena langsung dipetik dari tanamannya,” tandasnya.
Tanaman obat tidak kalah cantiknya dengan tanaman hias. Dapat pula menanamnya diantara tanaman hias atau bunga-bunga yang ada. Selain itu tanaman obat umumnya lebih kuat menghadapi berbagai penyakit tanaman karena memiliki kandungan zat alami untuk mengatasinya, sehingga tidak perlu memberikan pestisida.
Yang terpenting, tambah Selly, dengan memanfaatkan pekarangan sebagai apotik hidup masyarakat bisa turut berpartisipasi untuk ikut menghijaukan Kota Mataram dari rumah sendiri.
“Goal besarnya tentu pola hidup sehat, gaya hidup green life yang akhirnya mendukung konsep green city di Kota Mataram yang berkah dan cemerlang ke depan,” Tukas Selly Andayani.
(Merauke). Pentingnya mengajarkan wawasan kebangsaan dan rasa cinta tanah air kepada anak-anak sejak dini, Satgas Pamtas Yonif 125/Simbisa di bawah Komando Pelaksana Operasi (Kolakops) Korem 174/ATW kembali menyambangi siswa-siswi Sekolah Dasar YPK Toray, Distrik Sota, Kabupaten Merauke.
Hal tersebut disampaikan Dansatgas Yonif 125/Simbisa, Letkol Inf Anjuanda Pardosi dalam rilis tertulisnya di Kabupaten Merauke, Papua, Sabtu (24/10/2020).
Dansatgas mengungkapkan, partisipasi berupa bantuan sebagai tenaga pendidik oleh personel Satgas di wilayah perbatasan merupakan salah satu program kegiatan bidang teritorial yang dilaksanakan secara rutin dan berkesinambungan. “Kegiatan ini dinilai sangat bermanfaat dan juga efektif untuk membangun kebersamaan antara Satgas dengan masyarakat perbatasan,” ucapnya.
Lebih lanjut dikatakan, anggota Satgas selalu berusaha mencari formula dan kreasi baru untuk menghindari kejenuhan anak-anak. Seperti yang dilakukan Serda Frans Tarigan beserta tiga orang anggota saat berada di SD YPK Toray. “Diakhir pelajaran, anggota Satgas membagikan extra fooding kacang hijau kepada anak-anak, dan mereka pun bergembira dan dengan lahap menyantapnya,” ujarnya.
Menurut Dansatgas, menciptakan suasana bahagia tidak selamanya harus dengan sesuatu yang mahal atau istimewa. Hal sederhana sekali pun jika dilakukan dengan tulus dan ikhlas akan dapat membuat orang lain senang dan bahagia.
Kehadiran personel Satgas di SD YPK Toray mendapat sambutan hangat dan antusias dari guru maupun para murid. Ibu Cika S.Pd (37 th) guru kelas V di SD YPK Toray menyampaikan ucapan terima kasih atas kepedulian Satgas yang dengan sukarela membantu mengajar di sekolahnya.
“Kami ucapkan banyak terima kasih kepada anggota Satgas yang telah membantu kami para guru yang ada di perbatasan RI-PNG, kami berharap Satgas terus aktif membantu kami dalam memberi wawasan dan motivasi kepada anak didik di SD YPK Toray,” katanya. (Bdr)
Sumbawanews.com,- Kejuaran menembak bertujuan sebagai ajang evaluasi atlet sejauh mana peningkatan prestasi yang diraih, sehingga diperoleh data prestasi atlet dimasing-masing daerah. “Dimana Latihan Terbaik adalah Bertanding”.
Hal tersebut disampaikan Kepala Staf Umum (Kasum) TNI Letjen TNI Joni Supriyanto selaku Ketua Umum PB Perbakin (Persatuan Menembak Indonesia) pada acara Lomba Kejuaraan Nasional Menembak Piala Panglima TNI Tahun 2020, bertempat di Lapangan Tembak Perbakin Senayan Jakarta Selatan, Sabtu (24/10/2020).
Kejuaraan Nasional menembak kali ini diselenggarakan dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-75 TNI Tahun 2020 dan dilaksanakan secara offline maupun online dari beberapa cluster lapangan tembak di beberapa provinsi.
Kasum TNI menyampaikan bahwa dalam rangka menghadapi Olimpiade pada tahun 2021, Sea Games tahun 2021 serta Asian Games tahun 2022, saat ini PB. Perbakin Nasional (Pelatnas). “Selain itu PB Perbakin saat ini telah memanggil atlet-atlet berpotensi dari berbagai daerah untuk mengikuti pembinaan latihan (Binlat),” katanya.
Menurut Letjen TNI Joni Supriyanto, pembinaan latihan ini merupakan program PB Perbakin yaitu program pembinaan latihan jangka panjang yang tak terbatas. “Untuk itu,saya harapkan kepada seluruh atlet agara dapat termotivasi untuk lebih berprestasi secara maksimal,”‘ujarnya.
Kejuaran Nasional Menembak Piala Panglima TNI tahun 2020 kali ini berlangsung selama Lima hari, dimulai dari dari tanggal 23 sampai dengan 27 September 2020, antara lain di lapangan tembak PB Perbakin Senayan, lapangan tembak Kostrad Cilodong, lapangan tembak Wing 1 Paskhas Halim Perdanakusuma dan lapangan tembak Puslatpur Marinir Antralina Sukabumi serta 12 cluster lapangan tembak seluruh provinsi di Indonesia serta tiga tempat di luar negeri diantaranya India dan Kazakthan.
Lomba Kejuaraan Nasional Menembak Piala Panglima TNI Tahun 2020 diikuti oleh TNI dan diluar TNI sebanyak 1.696 orang yang terdiri dari 1.207 orang peserta dan 489 orang sebagai pendukung. Materi yang dilombakan pada kejuaran kali ini, Event International Sport Shooting Federation (ISSF), Event Shotgun dan 300 m Event International Sport Shooting Federation, Event High Power Rifle (HPR), Event Metal Silhutte dan Benchrest, Event Executive dan Pretasi serta Event Fun Game.
Untuk lomba menembak Executive sebagai juara I di menangkan oleh Ketum PB Perbakin Letjen TNI Joni Supriyanto, juara II Paban H-2 Dit H Bais TNI Kolonel Inf Muhammad Arif Suryandaru dan juara III diraih oleh Dirkuad Brigjen TNI Temas, S.Sos., MM. Sedangkan untuk lomba Fun Game juara I di menangkan oleh Ketum PB. Perbakin Letjen TNI Joni Supriyanto, juara II Paban H-2 Dit H Bais TNI Kolonel Inf Muhammad Arif Suryandaru dan juara III diraih oleh Danjen Kopassus Mayjen TNI Mohamad Hasan, S.H. (Ahm)
Sumbawanews.com,- Menjamin kebersihan lingkungan, Satgas Pamtas RI-PNG Yonif Mekanis Raider 413/Bremoro Kostrad Pos Koya Koso menggelar karya bhakti di Kampung Kukup Distrik Abepura Kota Jayapura.
Hal tersebut disampaikan Dansatgas Pamtas RI-PNG Yonif MR 413 Kostrad Mayor Inf Anggun Wuriyanto, S.H., M.Han. dalam rilis tertulisnya di Distrik Muara Tami Kota Jayapura, Papua, Kamis (22/10/2020).
Dalam konfirmasinya, Dansatgas mengungkapkan bawa kegiatan karya bhakti yang digelar Pos Koya Koso bersama masyarakat merupakan wujud kepedulian Satgas Yonif MR 413 Kostrad terhadap lingkungan. “Kebersihan akan mencerminkan kualitas kesehatan masyarakat, untuk itu kami menggagas untuk melaksanakan karya bhakti agar terhindar dari permasalahan kesehatan,” jelasnya.
Sementara itu, Komandan Pos Koya Koso Serka Hendri Niko mengatakan, kegiatan yang menggaet pemuda di masyarakat Kampung Kukup merupakan agenda yang sebelumnya telah direncanakan kedua belah pihak.
“Beberapa hari sebelumnya perwakilan pemuda atas nama Saudara Jeferson (26) mendatangi Pos untuk menyampaikan bahwa lingkungan Kampung Kukup, rumputnya sudah panjang dan banyak berserakan sampah, kemudian kami berinisiatif menggelar karya bhakti,” katanya.
Selaku ketua adat Kampung Kukup, Bapak Bakrie (46) mengucapkan terima kasih dan apresiasi terhadap kegiatan karya bhakti yang digagas Satgas Yonif MR 413 Kostrad. “Kami apresiasi atas kepedulian Satgas kepada Kampung kami, semoga kegiatan-kegiatan seperti ini akan terus berlanjut,” ucapnya.
Sumbawanews.com,- Rencana pendirian Gereja Kristen Jawa (GKJ) di Kelurahan Banyuanyar, Surakarta, memicu ketegangan sosial setelah sekelompok warga menolak secara terbuka. Respons cepat pun dilancarkan...
Sumbawanews.com,- Jalan Pemuda, Jakarta Timur — Sebuah gelombang suara memecah keheningan siang itu. Klakson mobil dan motor berdentang berulang, seperti irama solidaritas yang mengalir...
Sumbawanews.com,- Badan Pelaksana Badan Pengelola Keuangan Haji (BPKH) mengusulkan kenaikan setoran awal pendaftaran haji dari Rp25 juta menjadi Rp35 juta. Usulan ini masuk dalam...
Sumbawanews.com,- Di tengah maraknya perang teknologi smart TV, LG meluncurkan lini terbaru yang tak hanya menawarkan gambar memukau, tapi juga memahami cara berbicara orang...
Sumbawanews.com,- Amnesty International Indonesia mendesak pemerintah segera menarik pasukan TNI dari pengamanan aksi unjuk rasa mahasiswa di Jakarta, menyusul pengerahan massal aparat militer bersama...