sumbawanews.com,- Covid-19 belum usai, Satgas Pamtas RI-PNG Yonif Mekanis Raider 413/Bremoro Kostrad tetap bertekad “Perang” melawan Virus mematikan itu. Salah satu realisasinya ialah penyemprotan disinfektan oleh Pos Mosso yang di gelar di Kampung Mosso Distrik Muara Tami Kota Jayapura. Demikian dibenarkan Dansatgas Yonif MR 413 Kostrad Mayor Inf Anggun Wuriyanto, S.H., M.Han. dalam rilis tertulisnya di Distrik Muara Tami Kota Jayapura, Papua, Senin (26/10/2020).
Menurutnya, kegiatan yang dilakukan salah satu Pos jajarannya tersebut merupakan upaya pencegahan dan perlawanan terhadap virus yang sangat ditakuti di dunia. Walaupun di beberapa daerah di Indonesia banyak yang susah berlaku normal bahkan tidak mengharukan pencegahan Covid-19. “Kami di Papua khususnya di wilayah sekitar binaan tetap konsisten melawan Virus Corona dengan melakukan penyemprotan disinfektan secara rutin,” ujar Dansatgas.
Diketahui bahwa cairan disinfektan tersebut merupakan bahan dengan campuran Klorin yang dapat membunuh segala virus termasuk salah satunya virus Corona. Lettu Ckm Andrew Agung selaku Dokter Satgas mengatakan, cairan Klorin sangat efektif membunuh Virus, bahannya pun tidak terlalu berbahaya terkecuali terhirup secara berlebihan.
Sementara itu, Letda inf Hary Bagus selaku Komandan Pos Mosso menyampaikan bahwa kegiatan penyemprotan disinfektan yang digelar di Kampung Mosso ini akan terus dilaksanakan secara bertahap dan berlanjut. “Kami akan melakukan ini secara berkelanjutan, sehingga Kampung Mosso terbebas dari Virus Corona,” ucapnya.
(Merauke). Dalam rangka memelihara kebersamaan dan kekompakan bersama warga, Prajurit Satgas Pamtas Yonif 125/Simbisa dibawah Komando Pelaksana Operasi (Kolakops) Korem 174/ATW bergotong-royong membangun jalan menuju Balai Kampung Kondo, Distrik Naukenjerai, Kabupaten Merauke.
Hal tersebut disampaikan Dansatgas Yonif 125/Simbisa, Letkol Inf Anjuanda Pardosi dalam rilis tertulisnya di Kabupaten Merauke, Papua, Senin (26/10/2020).
Diungkapkan Dansatgas, lima orang personel Satgas dari Pos Kondo dipimpin Serda R. Sitinjak bersama-sama dengan warga Kondo bergotong-royong dalam pengecoran jalan menuju balai kampung Kondo. “Partisipasi Satgas dalam kegiatan ini sebagai wujud kepedulian dan kecintaan dalam mendukung dan meningkatkan pembangunan fasilitas umum di Kampung Kondo,” ujarnya.
Lebih lanjut dikatakan, pengecoran jalan menuju balai kampung tersebut yang panjangnya lebih kurang 150 meter dikerjakan oleh personel Satgas bahu-membahu bersama warga dengan penuh semangat. Sebelumnya, jalan tersebut sangat becek di saat musim penghujan, sehingga menyulitkan warga untuk melewatinya.
“Satgas senantiasa siap membantu mengatasi kesulitan warga, selain itu, kegiatan kerja bakti tersebut merupakan salah satu upaya untuk mewujudkan kemanunggalan TNI-Rakyat,” terang Dansatgas.
Di tempat terpisah, Kepala Kampung Kondo Elisa Banggu (47 th) mewakili warganya menyambut baik dan sangat senang atas dilaksanakannya gotong-royong pengecoran jalan tersebut, karena sebelumnya saat musim hujan tiba, jalan sangat becek dan menyulitkan warga yang melintas.
“Hanya ungkapan terima kasih yang dapat kami sampaikan kepada bapak-bapak atas bantuan dan partisipasinya. Kami berterima kasih kepada bapak Satgas yang selalu peduli dan mau membantu mengatasi kesulitan warga,” tuturnya senang. (Bdr)
sumbawanews.com,- Kodim 1710/Mimika bersama Polres Mimika terus melakukan upaya guna memutus mata rantai penyebaran Covid-19 dengan membagikan masker, sekaligus memberikan himbauan kepada warga untuk mentaati protokol kesehatan covid 19. Kegiatan ini, dilaksanakan di Jl. Bougenvile Kel. Koperapoka, Distrik Mimika baru Kab. Mimika, Papua, Minggu (25/10/2020).
Pasiter Kodim 1710/Mimika (Kapten Inf Akhmad Zaini) yang ikut dalam kegiatan tersebut mengatakan, kegiatan ini merupakan bentuk kepedulian dan sinergitas TNI-Polri kepada seluruh warga masyarakat Kab. Mimika, agar wabah covid 19 ini segera dapat diputus mata rantai penyebaraannya.
“Selain membagikan masker, kami juga menghimbau dan mengingatkan agar masyarakat tetap mematuhi protokol kesehatan dan kesadaran masyarakat tentang anjuran pemerintah untuk patuhi protokol kesehatan, karena sangat diperlukan dalam penyelesaian Pandemi ini,” ungkap Pasiter. (Pendam XVII/Cenderawasih).
(Abepura). Komandan Korem (Danrem) 172/PWY Brigjen TNI Izak Pangemanan mendukung secara penuh rencana deklarasi Wadah Perhimpunan Putra dan Putri Pejuang Pepera (P5) oleh Komponen Masyarakat yang tergabung dalam Barisan Merah Putih dan Ormas lainnya.
Menurut Danrem 172/PWY, lewat wadah ini diharapkan nantinya dapat dilakukan banyak hal, untuk meluruskan pemahaman yang keliru tentang permasalahan yang terjadi di Papua. “Papua sebagai bagian dari NKRI seharusnya dipahami sebagai rahmat Tuhan Yang Maha Kuasa, karena tanpa ridho dari-Nya, tidak ada satupun hal bisa terjadi. Dan harus dipahami bahwa rancangan Tuhan pasti baik untuk manusia, tinggal manusia itu mau mengambil kebaikannya atau sebaliknya,” jelasnya.
Lebih lanjut dikatakan, bila yang diambil adalah kebaikannya, tanah Papua akan dipenuhi dengan damai sejahtera, dan semua orang Papua akan menikmati semua kemurahan Tuhan di Tanah Papua. Tetapi sebaliknya, bila yang diambil adalah konflik, dan benih yang disemai adalah kebencian, dendam dan permusuhan maka penderitaan yang akan didapat.
“Itulah sebabnya Papua Tanah Damai, Papua Tanah diberkati, Papua surga kecil yang turun ke bumi, sampai saat ini masih mengalami konflik yang belum terselesaikan secara tuntas,” kata Izak saat melakukan tatap muka bersama Kelompok Masyarakat Merah Putih, bertempat di Makorem, Jumat kemarin (23/10).
Dikatakan pula, perlu segera dibentuk sebuah tim penggalian data otentik tentang sejarah Papua yang ada di Lembaga Arsip Nasional, yang ada dalam arsip pribadi, juga yang masih disimpan oleh keluarga Pejuang Pepera. “Sehingga dapat dituliskan dalam sebuah buku sejarah Papua, sebagai bahan bacaan dan bila perlu dimasukan sebagai bahan ajaran di sekolah, agar generasi muda Papua mengetahui tentang sejarah yang benar tentang Papua”, harapnya.
Sementara itu Ondofolo Besar Sentani, Yanto Eluay yang merupakan anak dari Theys Eluay (salah satu pejuang Pepera), menyampaikan deklarasi tersebut akan diselenggarakan bertepatan dengan menyambut hari Sumpah Pemuda tanggal 28 Oktober mendatang.
“Ini adalah program kami dalam menyambut Hari Sumpah Pemuda dengan melakukan Deklarasi Komponen Masyarakat yang tergabung dalam Barisan Merah Putih (Putra-putri Pejuang Pepera) dengan tujuan mengawal keputusan Pepera pada tahun 1969 dan kedepan kita dapat melihat Profil dari Pejuang Pepera untuk diketahui generasi muda masa depan”, ujarnya.
Menurutnya, saat ini banyak yang telah melupakan Perjuangan Pejuang Pepera sehingga perlu adanya sosialisasi kepada seluruh elemen masyarakat khususnya para generasi muda serta para tokoh-tokoh yang berasal dari beberapa daerah di Provinsi Papua.
“Mari kita buka wawasan generasi muda kedepan untuk menyatakan bahwa Papua adalah bagian dari NKRI dan tidak bisa di ganggu gugat oleh siapapun”, tuturnya.
Kegiatan tersebut dihadiri juga oleh Sekjen Barisan Merah Putih RI (BMPRI) Prov. Papua Yonas Nusi, Ketua BMPRI Kota Jayapura Niko Maury, Ketua Gemapi Pilatus Netep, Max Ohe Putra Bapak Ramses Ohe, Ketua Pemuda Trikora Mandala Albert Ali Kibay, Perwakilan DPD Gercin Prov. Papua dan Pdt. Yulianus Warobay. (Bdr)
Sumbawanews.com,- Kepala Staf Umum (Kasum) TNI Letjen TNI Joni Supriyanto selaku Ketua Umum PB Perbakin (Persatuan ) meninjau Lomba Kejuaraan Nasional Menembak Piala Panglima TNI Tahun 2020 versi berburu, bertempat di Lapangan Tembak Puslatpur Marinir Artalina, Sukabumi Jawa Barat, Senin (26/10/2020).
Kedatangan Kasum TNI didampingi Kapusjaspermildas Brigjen TNI Robert D. Ndona selaku (Ketua Penyelenggara) di Puslatpur Marinir Artalina Sukabumi disambut langsung oleh Dankormar Mayjen TNI (Mar) Suhartono, dilanjutkan untuk meninjau secara langsung kegiatan lomba menembak sasaran versi berburu. Para peserta merupakan pecinta olahraga menembak dari Perbakin, TNI, Polri maupun warga sipil.
Kegiatan lomba menembak ini dimaksud untuk meningkatkan prestasi olahraga menembak dan memelihara momentum semangat olahraga menembak/Berburu. Diharapkan nantinya Perbakin akan mendapatkan bibit-bibit petembak/Pemburu baru yang dapat membawa nama harum Bangsa dan Negara Indonesia.
Adapun event yang diperlombakan Pertandingan yaitu 1.200m Tactical Extreme Multirange dengan sasaran ring plat; 300m Plat Babi 3 Posisi; Sport Rifle, Prone, NRA, 100/150/200 yard, Rapid Fire; dan 300m, Prone, NRA, match rifle.
(Puspen TNI). Kepala Pusat Pengkajian Strategis (Kapusjianstra) TNI Brigjen TNI Jhonny Djamaris, S.I.P., M.IP. secara resmi membuka Focus Group Discussion (FGD) dengan tema “Pemberdayaan Prajurit TNI Yang Disabel”, bertempat di Auditorium Pusjianstra TNI, Jalan Kebon Sirih No. 42, Jakarta Pusat, Senin (26/10/2020).
Kapusjianstra TNI menyampikan bahwa kegiatan FGD Pemperdayaan Prajurit TNI Yang Disabel sangat penting bagi TNI sebagai dasar para Prajurit TNI dalam menghadapi risiko tugas yang berat di daerah operasi ataupun di medan tempur.
Menurutnya, dengan adanya kegiatan FGD tersebut diharapkan dapat bermanfaat dan mendukung dalam pembuatan kajian untuk menghasilkan strategi pemberdayaan Prajurit TNI Disabel dalam penugasan di lingkungan TNI. “Oleh karenanya, besar harapan kami agar FGD ini dapat berjalan dengan lancar dan sesuai dengan harapan,” tegasnya.
Dalam kesempatan tersebut, Kapusjianstra TNI mengungkapkan bahwa berdasarkan data Pusat Rehabilitasi Kementerian Pertahanan (Pusrehab Kemhan) sampai dengan September 2020 di lingkungan Kemhan dan TNI terdapat sekitar 6.000 orang yang mengalami disabel.
“Pusat Rehabilitasi telah menyelenggarakan Rehabilitasi Medik Paripurna Return To Duty (RTD), menyelenggarakan Rehabilitasi Medik Paripurna Return To Combat (RTC) serta menyelenggarakan kegiatan Perumahsakitan,” terangnya.
Dalam kegiatan FGD Pemperdayaan Prajurit TNI Yang Disabel, Pusjianstra mengundang narasumber yaitu Kabid Rehabilitasi Medik Pusrehab Kemhan RI Kolonel Kes dr. Budi Satriyo, Sp.KFR, Kabiddukkesops Puskes TNI Kolonel Ckm dr. Moh. Birza Rizaldi, Sp.OG.,MARS, Paban III/Binkar Spers TNI Kolonel Inf Triwahyu Mutaqin Akbar, S.Sos. dan Direktur Rehsos Kemensos RI Dra. Eva Rahmi Kasim, MDS. (Bdr)
Mataram – Forkopimda NTB menggelar rapat koordinasi terkait dengan perkembangan, perlindungan dan pengamanan hutan serta kondisi hutan di Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB), bertempat di Pendopo Gubernur NTB Jalan Pejanggik Kota Mataram, Sabtu (24/10/2020) malam.
Pada kesempatan itu, Gubernur NTB Dr. H. Zulkieflimansyah, SE. M.Sc., menyampaikan, bahwa permasalahan pembalakan liar yang terjadi semakin masif sehingga dibutuhkan sinergitas semua stakeholder untuk menghilangkan pembalakan hutan di NTB karena sudah banyak hutan yang hilang dan sumber air menjadi berkurang.
“Kami juga melihat banyak dari masyarakat membuka lahan dengan membakar hutan dan ini sangat di sayangkan, ketika kami menggunakan heli melihat hutan yang banyak di bakar,” ungkap Bang Zul.
Sementara Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK) Provinsi NTB Ir. Madani Mukarom, BScF. M.Si., mengatakan bahwa kondisi hutan di NTB adalah 53% dari luas NTB karena sudah banyak kawasan hutan yang rusak akibat pembalakan dan kebakaran hutan yang mencapai 360.000 hektar sampai Oktober 2020.
“Kerusakan hutan terdiri dari illegal logging, peladangan hutan, penggarapan hutan adat, pembuatan pemukiman dan lain-lain,” paparnya.
Sedangkan Danrem 162/WB Brigjen TNI Ahmad Rizal Ramdhani, S.Sos. SH. M.Han., menyampaikan, perlu dilaksanakan apel gelar Muspida tentang saling menjaga hutan serta perlunya dilakukan pemetaan terhadap kawasan hutan yang digelar dengan peta topografi tentang kawasan yang boleh dan tidak boleh dimanfaatkan oleh masyarakat untuk menanam jagung, serta penerapan sanksi yang tegas bagi pelanggarnya.
“Kita proses oknum-oknum yang ikut serta dalam pembalakan liar dan kita juga harus mempedomani peta-peta yang boleh ditanam jagung dan mana yang tidak boleh ditanam jagung,” pungkas Danrem.
Demikian juga dengan Wakapolda NTB Brigjen Pol Asby Mahyuza, Kajati NTB Nanang Sigit Yulianto dan peserta rapat lainnya menyampaikan, perlu segera mengambil langkah-langkah untuk mencegah kerusakan hutan yang berkelanjutan di NTB, serta membentuk Tim terpadu yang terkoordinasi melibatkan seluruh stakeholder agar dalam pelaksanaan tugas di lapangan dapat berjalan baik dan lancar.
Dari pembahasan dalam rapat tersebut diperoleh beberapa kesimpulan penting yang disampaikan oleh Gubernur NTB. Pertama; melarang kayu keluar dari Pulau Sumbawa dan Pulau Lombok untuk pengiriman kayu terutama illegal logging, kedua; menugaskan Dinas LHK untuk membuat peta wilayah mana yang boleh dan tidak boleh ditanami jagung untuk menghindari penjarahan hutan yang berkelanjutan, ketiga; Tim Gugus Tugas Kehutanan dan Illegal Logging diperkuat dengan melibatkan masyarakat, tokoh agama, organisasi pemuda dan lainnya, keempat; segera meminta masukan yang sistemik dan komprehensif dari para ahli dan aktivis lingkungan agar NTB dihijaukan kembali sehingga hutan kembali asri dan lestari.
Hadir juga mengikuti rapat tersebut Dir Intel Polda NTB Kombes Pol Drs. Rahayu Irianto, Danlanud ZAM Kolonel Pnb Andry Gandhi, Sekda NTB Drs. Lalu Gita Aryadi, M.Si., Kasiintel Kasrem 162/WB Kolonel Inf Setiya Asmara, S.IP., Kasi Gakkum Dinas LHK Hastan Wirya, SH.
Mataram – Korem 162/WB menggelar olahraga gowes menyasar jalan sekitar kota Mataram dan Kabupaten lombok barat dengan titik star Makorem 162/WB dan finish di Pantai Gading Mataram yang dikolaborasi dengan kegiatan bakti sosial pemberian paket sembako kepada petugas kebersihan serta pembagian masker dan edukasi protokol kesehatan COVID-19 di tempat keramaian, Minggu (25/10/2020).
Kegiatan diawali dengan pemberian ucapan selamat oleh anggota WBCC dipimpin Danrem 162/WB, berikut Ketua dan Pengurus Persit Kantika Candra Kirana Koorcabrem 162, atas terpilihnya Letjen TNI (Purn) Tatang Sulaiman sebagai Ketua Umum PB ISSI periode 2020-2024, Semoga PB ISSI semakin maju dan sukses mengukir prestasi di level internasional.
Selama kegiatan Gowes berlangsung, setibanya di Cek Point I di Monumen TANK Lembar dilaksanakan pemberian paket sembako kepada petugas kebersihan Kabupaten Lombok Barat, di Cek Point II Pasar Kuripan membagikan masker dan sosialisasi protokol kesehatan COVID-19, selanjutnya di titik Finish Pantai Gading Kecamatan Ampenan Kota Mataram melaksanakan pembagian paket sembako kepada perwakilan personel dan masyarakat yang sembuh dari COVID-19.
Danrem 162/WB Brigjen TNI Ahmad Rizal Ramdhani, S.Sos. SH. M.Han., mengatakan bahwa olahraga pagi ini selain untuk menjaga dan meningkatkan imunitas tubuh di masa pandemi COVID-19, juga sebagai ajang silaturrahmi sekaligus menggelorakan semangat berolahraga kepada masyarakat NTB.
“Olahraga bersepeda termasuk yang paling diminati saat ini baik perorangan atau kelompok, namun harus dipahami kita masih dalam situasi COVID-19, maka protokol kesehatan harus dipedomani agar tidak terpapar,” terang Danrem.
Selain itu, lanjut Danrem, kegiatan gowes tersebut dikolaborasikan dengan bakti sosial pemberian paket sembako kepada petugas kebersihan di desa Dodokan Kecamatan Gerung dan edukasi protokol kesehatan sambil membagikan masker di Pasar Kuripan untuk mencegah penyebaran COVID-19 di era kehidupan dengan kebiasaan baru saat ini dengan memakai masker, menjaga jarak dan mecuci tangan.
“Hal ini sesuai dengan perintah Presiden RI tentang pendisiplinan protokol kesehatan, hasilnya multi efek, hobbinya dapat, sehatnya dapat, edukasi protokol kesehatan juga berjalan,” pungkasnya.
Salah satu perwakilan petugas kebersihan Abah Sekabor menyampaikan ucapan terimakasih kepada Danrem 162/WB yang telah memberikan bantuan paket sembako kepada dirinya dan rekan-rekannya.
“Kami sangat terbantu, ditengah COVID-19 kami mendapat bantuan paket sembako,” ucap Abah Sekabor dengan rasa gembira.
Lebih lanjut Brigjen TNI Rizal Ramdhani menerangkan, dipilihnya Pantai Gading sebagai titik finish pada kegiatan Gowes kali ini karena menurutnya tempat tersebut merupakan salah satu lokasi wisata yang cukup ramai didatangi pengunjung untuk menikmati suasana pantai bersama keluarga.
Terkait hal itu, Brigjen TNI Rizal Ramdhani juga menghimbau para pengunjung di Pantai Gading agar selalu mempedomani protokol kesehatan pencegahan COVID-19 sambil menghadirkan personel Korem 162/WB dan masyarakat yang pernah terpapar untuk menceritakan sedikit pengalamannya selama berjuang untuk sembuh dari sakit yang disebabkan oleh COVID-19.
“Saat ini kita bukan lagi mencegah tapi berperang melawan COVID-19 yang ada di tengah-tengah kita, produktifitas harus dapat berjalan maka mari bersama-sama kita memeranginya untuk membangkitkan kembali perekonomian dan kesejahteraan masyarakat di NTB,” ajak alumni Akmil 1993 tersebut.
Sebelum mengakhiri kegiatan penyampaian testimoni dari personil jajaran Korem 162/WB dan masyarakat yang sembuh setelah positif COVID-19 sebagai pembelajaran bagi kita semua.
Pada kesempatan itu, Waka Ajenrem 162/WB Mayor Caj Sony Ernowo (50th) dan Sdr. Ariyadi Sugito (36th) warga Banjar Ampenan menyampaikan sempat terpapar COVID-19 yang tidak diketahui tertular dari siapa selanjutnya mengalami penurunan kondisi kesehatan cukup drastis, dan menjalani karantina/perawatan selama kurang lebih satu bulan di RSUD NTB.
“Kita tidak tahu COVID-19 datangnya dari mana dan tidak mengenal siapapun korbannya,” ungkap mereka.
Demikian juga dengan Sdr. Nyoman Sukantra (60th) warga Seruni Ampenan yang juga pernah terpapar dan dirawat di RS Siloam Mataram menyampaikan hal yang sama, bahwa COVID-19 adalah ada dan sangat berbahaya hingga dapat merenggut nyawa.
Dari pengalaman yang dialami, mereka menghimbau kepada seluruh masyarakat untuk disiplin melaksanakan protokol kesehatan agar tidak terpapar COVID-19.
Kegiatan tersebut diikuti oleh Kasrem 162/WB, Kolonel Arm I Made Kariawan, para Kasi Korem 162/WB, Dandim 1606/Lobar, Dandim 1615/Lotim, Danyonif 742/SWY, Dan/Ka Satdisjan Jajaran Korem 162/WB, Ketua dan Pengurus Persit KCK Koorcabrem 162, Wira Bhakti Cycling Club (WBCC) dan beberapa Komunitas sepeda se-Kota Mataram.
Sumbawanews.com,- Satgas Pamtas RI-PNG Yonif Mekanis Raider 413 Kostrad turut hadir dalam acara Pembaptisan Kudus dan Peneguhan Sidi Jemaat bagi pemuda Kampung Mosso, bertempat di Gereja Skouw Distrik Muara Tami Kota Jayapura.
Hal tersebut disampaikan Dansatgas Pamtas RI-PNG Yonif MR 413 Kostrad Mayor Inf Anggun Wuriyanto, S.H., M.Han. dalam rilis tertulisnya di Distrik Muara Tami Kota Jayapura, Papua, Minggu (25/10/2020).
Dalam penyampaiannya, Dansatgas menuturkan kegiatan yang juga diikuti Prajurit Yonif MR 413 Kostrad. “Kegiatan diawali dengan Ibadah rutin yang digelar setiap hari Minggu, namun hari ini berbeda dari sebelumnya, dimana setelah pelaksanaan Ibadah dilanjutkan dengan kegiatan Pembaptisan,” ujarnya.
Sememtara itu, salah seorang Prajurit Yonif MR 413 Kostrad Praka Esau Musena menjelaskan tujuan dilaksanakannya Pembaptisan tersebut. Secara umum tujuan dari Pembaptisan ini adalah merupakan kegiatan Pensucian diri, pengampunan dosa serta menandakan bahwa mereka bagian dari pengikut Roh Kudus.
Ialah Pendeta John Matopa selaku Pembaptis yang juga menjabat sebagai Pendeta Gereja Skouw berharap dengan adanya kegiatan Pembaptisan ini, mereka menjadi umat pengikut Roh Kudus yang memiliki pribadi dan iman yang baik.
“Kegiatan ini merupakan peristiwa penting bagi mereka yang telah dibaptis, karena mereka telah bersumpah untuk meninggalkan kehidupan tidak baik sebelumnya dan beralih menjadi pelayan umat yang setia dan selalu memegang keimanan dalam Roh Kudus,” tambah Pak John.
(Salatiga). Puluhan prajurit TNI dari Yonif Mekanis Raider 411/PDW Kostrad konvoi mengendarai sepeda motor membagikan Sembako kepada warga kurang mampu di wilayah Kota Salatiga dan Kab. Semarang.
Kegiatan Bhakti Sosial tersebut digelar dalam rangka menyambut HUT ke-59 Brigif MR 6/TSB/2 Kostrad yang akan diperingati pada tanggal 25 Oktober.
Pemberangkatan penyaluran bantuan sembako tersebut dipimpin langsung oleh Danyonif Mekanis Raider 411/PDW Kostrad Mayor Inf Rizky Aditya S.Sos., M.Han., Sabtu, (24/10/2020).
Sebanyak 90 personel berkumpul di depan Mayonif MR 411/PDW Kostrad yang beralamat di Jalan Veteran No. 01 Kota Salatiga dengan mengendarai kendaraan Sepeda Motor dan membawa satu unit kendaraan dinas roda empat guna menyalurkan 150 paket bantuan sembako kepada warga secara door to door.
“Momen HUT ke-59 Brigif MR 6/Tri Shakti Balajaya ditengah Pandemi ini, kami tergerak untuk membantu masyarakat. Meskipun bantuan yang diberikan ini belum sepenuhnya bisa membantu mengatasi kesulitan. Namun, setidaknya bisa meringankan beban masyarakat kurang mampu diwilayah binaan,” ucap Danyonif.
Konvoi kendaraan pribadi roda dua pada hari ini, sambung Mayor Inf Rizky, menyebar menuju ke titik-titik desa binaan masing-masing Kompi yang ada di Kota Salatiga dan Kabupaten Semarang, Jawa Tengah. “Mudahan-mudahan paket sembako yang kami bagikan dapat bermanfaat bagi warga yang menerima,” harapnya.
Alumi Akademi Militer tahun 2003 itu menambahkan, jika pendistribusian itu tidak luput dari aturan dengan tetap menerapkan protokol kesehatan yang diberlakukan Pemerintah.
Mbah Sumirah (67) salah satu warga binaan di Desa Karanggondang, Kecamatan Pabelan, Kabupaten Semarang, menyampaikan ucapan terimakasih kepada bapak-bapak TNI atas bantuan sembakonya. “Terimakasih banyak kepada bapak-bapak tentara dari Yonif MR 411/PDW Kostrad sudah memberikan saya bantuan sembako,” tuturnya terharu. (Bdr)
Sumbawanews.com,- Jakarta — Presiden Prabowo Subianto bertemu dengan Wakil Presiden ke-10 dan ke-12 Jusuf Kalla di Istana Merdeka, Kamis (11/6/2026), dalam pertemuan tertutup yang...
Sumbawanews.com,- Pemerintah resmi meluncurkan Gerakan Nasional Indonesia Aman, Sehat, Resik, dan Indah (ASRI) sebagai langkah strategis memperingati Hari Lingkungan Hidup 2026. Inisiatif ini bertujuan...
Sumbawanews.com,- Tim mahasiswa Universitas Gadjah Mada (UGM) mengembangkan inovasi berbasis alam untuk menangkal ancaman mikroplastik yang meresap ke dalam tubuh ayam broiler melalui pakan...
Sumbawanews.com,- Sebuah video yang memperlihatkan seorang pria berinteraksi secara mencurigakan dengan seekor anjing di sebuah kafe di Penjaringan, Jakarta Utara, menjadi sorotan publik setelah...
Sumbawanews.com,- Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Nanik S Deyang menolak memberi komentar lebih jauh terkait pengajuan mantan Wakil Kepala BGN, Sony Sanjaya, sebagai justice...