Home Blog Page 2541

Pererat Tali Kasih, Satgas Yonif MR 413 Kostrad Pos Nafri Gelar Anjangsana

sumbawanews.com,- Satgas Pamtas RI-PNG Yonif Mekanis Raider 413 Kostrad Pos Nafri menggelar kegiatan anjangsana dalam rangka mempererat tali kasih antara Prajurit Pos Satgas dengan warga Kampung Nafri Distrik Abepura Kota Jayapura.

 

Demikian disampaikan Dansatgas Pamtas RI-PNG Yonif MR 413 Kostrad Mayor Inf Anggun Wuriyanto, S.H., M.Han. dalam rilis tertulisnya di Distrik Muara Tami Kota Jayapura, Papua, Senin (14/12/2020).

 

Menurut Dansatgas, kegiatan yang dilakukan Pos Nafri tersebut merupakan kegiatan normatif yang dilakukan juga oleh Pos Satgas Jajaran lainnya dalam upaya memelihara hubungan baik antara Prajurit dengan masyarakat. “Kegiatan Anjangsana atau silaturahmi adalah kegiatan yang harus dilaksanakan oleh seluruh Pos Satgas, sehingga tercipta hubungan emosional antara para Prajurit Yonif MR 413 Kostrad dengan Masyarakat yang berada di sekitar Pos,” ungkapnya.

 

“Apalagi di Bulan yang penuh kasih ini, kita harus turut menyambut suka cita, karena kebahagiaan mereka adalah kebahagiaan kita juga,” tambah Dansatgas.

 

Sementara itu, Kapten Inf Senopati selaku Komandan Pos Nafri menyampaikan bahwa anjangsana yang dilakukan Pos nya tersebut juga sebagai langkah dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat setempat. “Kita juga ingin menciptakan situasi yang kondusif selama bulan Desember ini, sehingga masyarakat dapat beribadah dengan tenang tidak ada gangguan dari orang-orang yang tidak bertanggung jawab,” harapnya.

 

Harapan dari Kapten Inf Senopati juga turut di dukung oleh pernyataan Kepala Kampung Nafri Bapak Zakarias Hanueby. “Semoga sampai akhir bulan yang penuh kasih ini tidak ada gangguan, keributan dan kegaduhan dari orang-orang yang tidak bertanggung jawab. Mari kita bersama menjaga keamanan di Kampung ini,” kata Hanueby.

Masyarakat Mengapresiasi Percepatan Pembangunan di Papua

sumbawanews.com,- Papua sedang digenjot agar lebih maju lagi, sehingga tidak ada ketimpangan antara di sana dengan wilayah lainnya. Pemerintah menerbitkan Inpres Nomor 9 agar pemercepatan pembangunan di Bumi Cendrawasih punya payung hukum. Sehingga program ini bisa berjalan dengan sukses ke depannya.

 

Indonesia terdiri atas banyak pulau, salah satunya Papua. Meski letaknya jauh dari Ibukota, namun pemerintah berusaha adil dengan membangun wilayah sana. Agar tidak ada lagi kemiskinan, kelaparan, dan kebodohan di Bumi Cendrawasih.

 

Papua adalah bagian dari NKRI, oleh karena itu juga wajib mendapat perhatian dari pemerintah pusat. Inpres Nomor 9 tahun 2020 pun dikeluarkan, agar Papua makin maju. Peraturan itu berisi tentang perintah pemercepatan pembangunan di Papua.

 

Pemercepatan sangat dibutuhkan, karena di era orde baru, Bumi Cendrawasih agak diabaikan. Sehingga Presiden Jokowi berinisiatif agar masyarakat di sana diberi stimulus, agar memajukan daerahnya dan jadi wilayah yang makmur.

 

Yane Ansanay, Doktor Ahli Fisika dan Akademisi dari Universitas Cendrawasih baru-baru ini di Jayapura menyatakan bahwa masyarakat Papua memberi apresiasi yang tinggi terhadap Inpres Nomor 9 tahun 2020. Dalam artian, Inpres ini menunjukkan perhatian penuh dari pemerintah pusat.

 

Setelah ada program otonomi khusus, sekarang ada lagi program pemercepatan pembangunan di Papua, sehingga hasilnya makin mantab. Namun Yani memberi masukan bahwa sebaiknya program ini juga mengarah ke dunia pendidikan. Ia ingin ada program studi perikanan dan pertanian, karena sangat relevan dengan kondisi di Papua. Di mana masih banyak hutan, ladang, dan laut yang sangat potensial. Dalam artian, para putra Papua bisa mengolahnya agar lebih menghasilkan.

 

Percepatan di Papua memang dibutuhkan, agar tidak ada ketimpangan antara Indonesia bagian barat dengan timur. Apalagi di Papua dan Papua Barat masih sangat potensial. Keindahan alamnya bisa dijadikan objek wisata dan hasil pertaniannya masih bisa diolah, agar masyarakatnya makin makmur.

 

Inpres Nomor 9 ini makin memantapkan program percepatan pembangunan di Papua. Presiden RI Jokowi telah membentuk tim khusus, dengan Wapres KH Ma’ruf Amin sebagai Ketua Dewan Pengarah. Sedangkan anggotanya ada 6 Menteri dan Kepala Staf Kepresidenan. Ada pula tim pelaksana yang terdiri dari pejabat di Kementrian dan Gubernur Papua serta Papua Barat.

 

Untuk payung hukum program ini, diresmikan Keppres 20/2020. Isinya adalah tim melaksanakan kebijakan percepatan pembangunan kesejahteraan di Papua dan Papua Barat, yang maju, damai, sejahtera, dan bermartabat. Jika sudah ada Inpres dan Keppres maka percepatan pembangunan di Papua akan lebih ditingkatkan lagi.

 

Pembangunan yang ditekankan tidak hanya dari infrastruktur seperti Jalan Trans Papua. Namun juga program-program lain. Tujuannya agar rakyat Papua merasakan dampak positifnya. Masyarakat Papua mendukung program ini karena mereka berharap kehidupan mereka akan lebih baik lagi. Jika ada pembangunan di bidang SDM, maka para putra Papua tak hanya mendapatkan beasiswa Otsus. Namun mereka juga mendapatkan kesempatan untuk belajar di jalur non formal. Misalnya diberi pelatihan gratis otomotif, menjahit, desain grafis, dan lain-lain.

 

Selain itu, jika ada pembangunan SDM di Papua melalui pendidikan, maka mereka akan mendapat pekerjaan yang lebih baik lagi. Jika punya gelar sarjana pendidikan, maka bisa melamar kerja di sekolah, dan berpotensi diangkat jadi ASN. Sehingga mereka mendapat gaji yang layak, sekaligus mencerdaskan para putra Papua, dan terjadi regenerasi.

 

Program percepatan pembangunan di Papua sangat bagus, karena bisa memajukan Bumi Cendrawasih. Masyarakat mendukungnya, karena kehidupan mereka akan makin modern dan maju. Dunia pendidikan akan lebih baik, karena ada beasiswa bagi para putra Papua yang berprestasi. (*)

Alami Stroke Ringan, Mama Frida Rutin Diobati Satgas Yonif MR 413 Kostrad

sumbawanews.com,- Satgas Pamtas RI-PNG Yonif MR 413 Kostrad Pos Mosso memberikan pelayanan kesehatan kepada Mama Frida Wefafoa (60) di Kampung Mosso Distrik Muara Tami Kota Jayapura yang terdiagnosa mengalami Stroke Ringan.

 

Hal tersebut disampaikan Dansatgas Pamtas RI-PNG Yonif MR 413 Kostrad Mayor Inf Anggun Wuriyanto, S.H., M.Han. dalam rilis tertulisnya di Distrik Muara Tami Kota Jayapura, Papua, Senin (14/12/2020).

 

“Saya mendapat laporan Komandan Pos Mosso Letda Inf Hary Bagus bahwa ada salah satu warga Mosso yang meminta bantuan untuk diperiksa kondisi kesehatan, karena sebelumnya warga tersebut masih bisa jalan, tetapi tiba-tiba pagi itu warga tersebut sudah tidak bisa jalan lagi,” ujar Dansatgas.

 

Selanjutnya Dansatgas memerintahkan Komandan Pos Mosso Letda Inf Hary untuk mengetahui penyebab penyakit Mama Frida sekaligus memeriksa kesehatannya.

 

Dijelaskan lebih lanjut oleh Komandan Pos Mosso terkait penyebab Mama Frida tidak bisa berjalan kaki. “Salah satu putranya bernama Antonius Wefafoa menerangkan bahwa Mama Frida terakhir melakukan kegiatan kebun dan pulang terlalu larut malam, kemudian paginya ia memanggil anaknya untuk mendatangkan Anggota Pos Mosso dan memeriksa kesehatannya,” Jelas Hary.

 

Dari hasil diagnosa sementara oleh Kopda Warijin selaku Personel Kesehatan Pos Mosso, Mama Frida mengalami Stroke Ringan. “Oleh karena itu saya perintahkan Warijin untuk selalu memonitor perkembangan kesehatannya, jika semakin parah akan kami fasilitasi untuk dilakukan evakuasi ke rumah sakit,” tambah Letda Hary.

 

Sementara itu, Mama Frida sangat berharap ia dapat berjalan kaki seperti sebelumnya. “Saya berharap kaki saya cepat sembuh dan bisa berkebun seperti biasa lagi. Namun sebelumnya saya berterima kasih kepada Bapak Satgas Yonif MR 413 Kostrad atas perhatiannya kepada saya,” harapnya.

Kapolres Maybrat “Mengutuk Pelaku Penganiayaan Terhadap Hamba Tuhan”

sumbawanews.com,- Plt. Kapolres Maybrat Kompol Bernadus Okoka mengutuk pelaku penganiayaan terhadap seorang Hamba Tuhan. Kejadian yang menewaskan 1 orang korban bernama Otis Aifat dan juga seorang Hamba Tuhan Karel Saat mengalami Luka-luka.

 

Saat dikonfirmasi media Minggu (13/12/2020) kepada Kapolres Maybrat Kompol Bernadus Okoka melalui akun whatsapnya mengatakan, ia benar, pasca kejadian penyerangan dari kelompok TPN OPM di kampung Sory Distrik Aifat selatan Kabupaten Maybrat pada hari Jumat (11/12/2020) terhadap Karel Saa dan 1 orang Warga masyarakat yang meninggal dunia.

 

“Kami sudah mengantongi identitas pelakunya pada saat itu pelaku sendiri posting diakun Facebooknya, Nah untuk pelaku sementara belum diamankan dan kami tetap upayakan” ujar Kapolres Maybrat,” ujarnya.

 

Dari kejadian tersebut pihak Polres Maybrat, yang dipimpin langsung oleh Plt Kapolres Maybrat Kompol Bernadus Okoka bersama anggota, Polsek Aifat bersama anggota TNI mendatangi tempat kejadian perkara (TKP) yang beralamat di kampung Sory. Kemudian melakukan pertolongan pertama terhadap korban Karel Saa.

 

Selanjutnya, petugas keamanan mengevaluasi langsung menuju Puskesmas Aifat guna mendapatkan tindakan dari pihak medis. Nah, untuk 1 orang korban yang meninggal dunia atas nama Otis Aifat, pihak Kapolsek Aifat bersama anggotanya mengevakuasi jasad korban dari TKP menuju Rumah sakit umum daerah sorong selatan guna pengurusan jasad almarhum.

 

“Almarhum Otis Aifat rencana dikebumikan pada hari Minggu (13/12/2020) bertempat di Kampung Kamat Distrik Aifat Timur Tengah kabupaten Maybrat,” katanya.

 

“Saya selaku kapolres Maybrat menghimbau kepada Warga masyarakat jangan Takut dengan Ancaman kelompok TPN -OPM, Teror yang dilakukan oleh kelompok TPN OPM agar warga masyarakat jangan takut, kami sudah mengantongi identitas pelakunya pada saat itu pelaku sendiri posting di media sosial melalui akun Facebooknya. Nah Untuk pelaku sementara belum diamankan dan kami tetap upayakan,” tambah Kapolres Maybrat.

 

Apalagi yang mereka aniaya adalah seorang Hamba Tuhan selaku wakil Allah yang memberikan Firman Tuhan yang hidup kepada Umat manusia di muka bumi. “Kami mengutuk tindakan biadap mereka dan saya yakin Tuhan akan berdaulat berperang melawan mereka, karena kita yakin Firman Tuhan katakan bahwa jangan kau usik bijimata Allah,” jelasnya.

 

“Saya Yakin lihat Tangan Tuhan mematahkan terkutuk Orang Sombong dengan postingan Mereka di TKP. Sebagaimana termuat dalam Ijil Zakharia 2:8c Sebab beginilah Firman Tuhan semesta alam, sebab siapa yang menjamah kamu, berarti menjamah biji mata-Nya,” katanya.

 

Karel Saa merupakan penginjil adalah biji Mata Allah dapatkan seseorang memperbolehkan matanya di pegang orang lain? Jawabannya tidak, demikianlah Allah akan berperang mengantikan Hambanya.(*)

HBK : Selamat Untuk Paslon Partai Gerindra Pemenang Pilkada Kab/Kota di Prov. NTB Dan Siap Kawal Jika Berperkara Di MK.

Jakarta – Ketua Badan Pengawas dan Disiplin (BPD) Partai Gerindra, H. Bambang Kristiono, SE (HBK) menyampaikan ucapan selamat kepada para Paslon Pemenang di Pilkada Kab/Kota se-Prov. Nusa Tenggara Barat (NTB), baik yang diusung maupun yang tidak diusung oleh Partai Gerindra.

Samurai Prabowo ini berharap, para pemenang Pilkada bisa menjadi pemimpin daerah yang amanah, yang mampu menjaga kepercayaan rakyatnya, untuk waktu lima tahun ke depan.

“Pesta demokrasi sudah usai, Pilkada serentak 9 Desember 2020 kemarin sudah menunjukan pilihan dan mandat rakyat itu diberikan kepada siapa. Untuk selanjutnya, siapapun yang menjadi pemenangnya, tentu itu adalah pilihan terbaik rakyat. Saya mengucapkan selamat untuk para paslon yang telah memenangkan Pilkada di 7 Kab/Kota yang berada di Prov. NTB”, kata HBK, Minggu (13/12) melalui keterangan tertulisnya dari Jakarta.

Berdasarkan hasil quick/real count KPU, ada 5 pasangan calon (Paslon) yang diusung Partai Gerindra yang sudah dipastikan unggul dalam Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) di 7 Kab/Kota di Prov. Nusa Tenggara Barat (NTB).

Pasangan Djohan Sjamsu/Danny Karter Febrianto (Joda) unggul di Lombok Utara, pasangan Ir. HW Musyafirin/Fud Syaifuddin unggul di Sumbawa Barat, pasangan Indah Damayanti Putri/Dahlan M. Noer unggul di Bima, pasangan Kader Jaelani/H. Syahrul Parsan unggul di Dompu, pasangan H Lalu Pathul Bahri/HM Nursiah unggul di Lombok Tengah, sementara pasangan Syarafudin Jarot/Mohklis masih bersaing ketat dengan pasangan Mo/Novy di Sumbawa.

HBK yang memimpin langsung pemenangan Pilkada serentak Partai Gerindra di NTB, menyampaikan apresiasi, penghormatan serta kebanggaanya kepada semua paslon yang diusung Partai Gerindra di Prov. NTB, atas perjuangan, militansi serta kerja kerasnya didalam mengambil hati serta mendapatkan mandat rakyat dalam perhelatan Pilkada serentak 2020 ini.

Setidaknya, dari 7 Pilkada Kab/Kota di Prov. NTB, jago-jago Partai Gerindra dipastikan telah berhasil tampil sebagai pemenang di 5 Kab/Kota, antara lain pasangan Djohan Sjamsu/Danny Karter Febrianto (Joda) di Lombok Utara, pasangan Ir. HW Musyafirin/Fud Syaifuddin di Sumbawa Barat, pasangan Indah Damayanti Putri/Dahlan M. Noer di Bima, pasangan Kader Jaelani/H. Syahrul Parsan di Dompu, pasangan H. Lalu Pathul Bahri/HM Nursiah di Lombok Tengah, sementara pasangan Jarot/Mokhlis masih bersaing ketat dengan pasangan Mo/Novi di Sumbawa.

“Partai Gerindra merasa bangga, dan menyampaikan apresiasi, terimakasih, serta penghormatan yang setinggi-tingginya atas kepercayaan yang diberikan masyarakat NTB kepada para paslon yang diusung Partai Gerindra,” katanya.

Menurut HBK, kepastian kemenangan paslon Partai Gerindra di 5 Kab/Kota merupakan kemenangan bersama masyarakat. Hal ini sebagai wujud dari soliditas dan kerja keras para kader Partai, Tim Pemenangan, para Relawan dan simpatisan, serta masyarakat di Kab/Kotanya masing-masing.

“Kemenangan paslon dari Partai Gerindra adalah kemenangan bersama rakyat. Perjuangan kolektif dari paslon, kader Partai, Tim pemenangan, Relawan dan simpatisan, serta masyarakat Kab/Kota itu sendiri. Kemudian khusus untuk Pilkada Sumbawa, saya sudah turunkan Tim Pemenangan dari Partai Gerindra Prov. NTB untuk segera berada ditengah-tengah Tim pemenangan paslon Jarot/Mokhlis dalam rangka mempertahankan kemengannya, sekaligus mempersiapkan diri kalau-kalau harus berperkara sampai di MK,” ujar HBK.

Selain menyampaikan selamat untuk para pemenang di 7 Pilkada Kab/Kota di Prov. NTB, HBK juga memberikan apresiasi dan penghargaan yang tinggi kepada para penyelenggara Pilkada, yang dalam hal ini para petugas KPU dan Bawaslu, yang sudah bekerja keras, amanah, dan peofesional dalam mensukseskan terselenggaranya Pilkada yang damai, hidup, dan sehat di wilayahnya masing-masing.

HBK juga mengapresiasi kinerja jajaran Kepolisian dan TNI, khususnya jajaran Polda NTB dan Korem 162/WB, yang sudah bekerja profesional, tidak memihak, dan maksimal dalam menjaga ketertiban dan keamanan penyelenggaraan Pilkada di wilayah NTB.

“Saya mengapresiasi KPU, Bawaslu, TNI-Polri, serta semua pihak yang terlibat dalam pelaksanaan Pilkada sehingga jalannya pesta demokrasi di NTB bisa berjalan dengan tertib, lancar dan aman, juga yang telah memenuhi Prokes (protokol kesehatan) dengan baik,” paparnya

Terakhir, HBK mengimbau kepada seluruh peserta Pilkada, dan para pendukung serta simpatisan-simpatisannya untuk bisa kembali bersatu, saling mendukung dalam pembangunan di daerahnya masing-masing.

“Yang kemarin sempat berbeda pilihan politik, berbeda dalam dukungan paslon, saya kira sekarang ini sudah saatnya kita kembali bersama, kembali bersatu, dan bersinergi dalam membangun daerahnya masing-masing. Dan kepada paslon yang masih bersaing ketat, berjuang keras meningkatkan hasil perolehan yang ada, maka jalur hukum haruslah menjadi satu-satunya pilihan atau jalan dalam mencari keadilan. Saya nyatakan Partai Gerindra sangat siap, dalam mendukung dan mendampingi Paslonnya, kalau harus berperkara di MK,” tukasnya.

Yakinkan Semua Proses Pasca Pemungutan Suara Berjalan lancar Dandim 1628/ Sumbawa Barat,Turun Pantau Langsung.

Sumbawa Barat – Pasca pemungutan suara dan penghitungan suara di tiap tiap TPS (9/12/2020) serta pengembalian kota hasil suara ke tingkat ke tingkat kecamatan dilanjutkan rapat pleno terbuka rekapitulasi suara tingkat kecamatan sekabupaten Sumbawa Barat, dan sudah yang kecamatan yang telah selesai rapat pleno kecamatan telah mengembalikan hasil kotak surat suara ke KPUD Sumbawa barat.

Terkait hal tersebut Dandim 1628/SB Letkol Czi Sunardi, ST, M.IP, sejak berlangsungnya pemungutan suara sampai proses pengembalian kotak suara hasil pemungutan secara berjenjang sesuai aturan ketentuan yang berlaku dengan pengawalan, pengamatan petugas gabungan, Dandim 1628/SB beserta Steakholder lainya terus memantau bahkan turun langsung ke beberapa wilayah dikabupaten sumbawa barat, seperti hari ini memantau jalannya rapat pleno terbuka tingkat kecamatan serta pengembalian kotak suara hasil pemungutan suara ke KPUD dari kecamatan yang sudah selesai melaksanakan pleno, Sabtu (12/12/2020).

Pada kesempatan Dandim menyampaikan bahwa dirinya sengaja turun langsung memantau setiap setiap tahapan dibeberapa wilayah selain untuk meyakinkan semua proses pemilukada di Sumbawa Barat berjalan lancar tertib dan aman juga untuk memberikan suport kepada petugas gabungan yang telah bertugas beberapa hari sehingga tetap semangat dan maksimal dalam melaksanakan tugas pengawalan dan pengamanan seluruh rangkaian pemilukada agar terwujud pemilukada yang aman damai serta kondusif, Jelasnya.

Selain itu lanjut Dandim, “kami tidak bosan bosan untuk selalu mengingatkan semua pihak untuk bersama sama menjaga ketertibaan, serta kondusifitas wilayah jangan karena perbedaan dalam pilihan saat kompetisi pesta demokrasi membuat kita harus memutuskan tali silaturahmi, atau mempertajam perbedaan yang berujung pada silang sengketa yang dapat merugikan kita semua”, ujar Dandim.

“Mari kita bangun kesadaran kedewasaan bahwa perbedaan yang ada adalah warna dalam kehidupan berdemokrasi karena setiap kompetisi tentunya ada yang menang dan kalah namun bukan untuk dipertentangkan tapi kembali bersatu padu menjadi kekuatan bersama dalam membangun kabupaten sumbawa barat lebih maju lagi dihari hari mendatang”, Pungkas Dandim.

Karena siapapun yang nantinya menjadi pemenang ditetapkan secara kontitusional harus diterima semua pihak serta pemenang harus dapat kembali merajut kebersamaan menghilangkan perbedaan yang timbul saat berkompetisi demikian juga yang belum berkesempatan memenangkan kompetisi harus dengan legowo, karena perbedaan dalam berdemokrasi hal yang lumrah, imbau Dandim

Untuk itu “mari kita bersama untuk terus menjaga, memelihara ketertibaan serta kondusifitas wilayah kabupaten sumbawa barat, dan saat ini kita masih ditengah pandemi covid -19 agar kita tetap melaksanakan Sop Protokol covid -19 agar upaya bersama yang kita lakukan dalam percepatan cegah dan putus matarantai covid -19 dapat segera terwujud sehingga kita terbebas dari suasana sulit covid -19”, harap Dandim.

Jelang Natal dan Tahun Baru, Satgas Pamtas Yonif 642/Kapuas Laksanakan Sweeping di Perbatasan

(Sambas-Kalbar). Menjelang Hari Raya Natal 2020 dan Tahun Baru 2021, Satuan Tugas Pengamanan Perbatasan (Satgas Pamtas) RI-Malaysia Yonif 642/Kapuas terus meningkatkan kewaspadaan dengan melaksanakan kegiatan sweeping di Jalan Persimpangan Tugu Semut, Dusun Camar Bulan, Desa Temajuk, Kecamatan Paloh, Kabupaten Sambas, Sabtu (12/12/2020).

 

Kegiatan sweeping yang dilaksanakan oleh Satgas Pamtas Yonif 642 Pos Camar Bulan dipimpin oleh Sertu Susta bersama lima anggota, mengecek identitas dan barang bawaan setiap pelintas, baik dengan kendaraan roda empat maupun roda dua.

 

Dansatgas Yonif 642/Kapuas Letkol Inf Alim Mustofa dalam keterangannya di Pos Kotis Entikong, Sanggau, Kalbar, mengatakan bahwa kegiatan sweeping merupakan salah satu tugas Satgas Pamtas RI-Malaysia Yonif 642/Kapuas.

 

Dijelaskan Dansatgas bahwa menjelang Hari Raya Natal 2020 dan Tahun Baru 2021 dan untuk memberikan rasa aman kepada masyarakat, seluruh jajaran Satgas Yonif 642/Kapuas terus meningkatkan kewaspadaan, pengawasan serta pengamanan di perbatasan. “Tujuannya yaitu sebagai upaya mencegah terjadinya pelanggaran hukum yang terjadi di daerah perbatasan, seperti lintas ilegal baik itu orang maupun barang,” ujarnya.

 

Menurut Dansatgas jalur wilayah perbatasan memiliki banyak akses, bukan hanya jalan umum saja yang digunakan, namun jalan tikus yang kerap dijadikan para pelaku penyelundupan barang-barang ilegal dan Narkoba.

 

Oleh sebab itu, Satgas Yonif 642/Kapuas akan terus meningkatkan kewaspadaan dengan melakukan kegiatan-kegiatan patroli maupun sweeping yang menjadi jalur terjadinya kegiatan ilegal maupun penyelundupan barang, seperti Narkoba.

 

“Kita akan menindak tegas para pelaku sesuai aturan yang berlaku serta selalu berkoordinasi dengan pihak terkait seperti Bea Cukai, Imigrasi, Karantina, Kepolisian maupun Instansi Perbatasan lainnya,” jelasnya.

 

Dansatgas Letkol Inf Alim Mustofa berharap, dengan kegiatan sweeping yang rutin dilakukan dapat menutup dan mempersempit pergerakan pelaku peredaran Narkoba serta kegiatan ilegal lainnya di wilayah perbatasan.(Bdr)

Gelar Komunikasi Sosial Kreatif, Satgas Yonif MR 413 Kostrad Optimis Warga Papua Sukses Terampil

Sumbawanews.com,-Satgas Pamtas RI-PNG Yonif Mekanis Raider 413 Kostrad menggelar Komunikasi Sosial Kreatif kepada warga Kampung Yamua Distrik Arso Kabupaten Keerom dalam upaya mendukung Warga Papua lebih sukses dan maju di tunjang dengan pengetahuan dan keterampilan yang baik, Bertempat di Pos Kout KM 31.

Hal ini disampaikan Wakil Komandan Satgas Pamtas RI-PNG Yonif MR 413 Kostrad Kapten Inf Hervin Rahadian Jannat dalam konfirmasinya di Pos Kout KM 31 Distrik Arso Kabupaten Keerom, Papua, Minggu (13/12/2020).

Wadansatgas menjelaskan bahwa kegiatan yang digelar di Pos Kout KM 31 tersebut bertujuan untuk mendukung kemajuan warga Kampung Yamua Distrik Arso Kabupaten Keerom ditengah perkembangan ekonomi nasional yang semakin maju. “Kami menggelar berbagai kegiatan diantaranya pemberian materi bela negara, pembuatan pondok Natal bersama, pemberian baju layak pakai, pemberian buku bacaan dan pemutaran film Nasional,” ujarnya.

“Kegiatan yang kami berikan tersebut semata-mata untuk membuka wawasan masyarakat agar lebih berkembang dan maju sehingga mampu menghadapi tantangan nasional bahkan global yang saat ini sangat maju,” kata Kapten Hervin.

Diungkapkan salah satu peserta Komunikasi Sosial Kreatif yang juga menjabat sebagai Kepala Kampung Yamua Bapak Mathias Komba bahwa kegiatan yang digelar Pos Kout KM 31 sangat positif dan bermanfaat bagi masyarakatnya.

“Jika kegiatan ini terus dilakukan, saya sangat optimis masyarakat Kampung Yamua akan menjadi masyarakat yang maju, berwawasan luas dan Inovatif. Terima kasih atas perhatian dan kepedulian Satgas Yonif MR 413 Kostrad kepada masyarakat Kampung Yamua,” imbuhnya.

Di tempat terpisah, Mayor Inf Anggun Wuriyanto, S.H., M.Han selaku Dansatgas Yonif MR 413 Kostrad memberikan apresiasi atas kegiatan yang diselenggarakan Pos Kout KM 31. “Kegiatan ini perlu ditiru oleh Pos Jajaran lain sebagai upaya kita dalam membantu dan mendukung Warga Papua agar memiliki wawasan luas dan bisa lebih maju dari sebelumnya,” ucapnya.

Jelang Perayaan Natal, Satgas Yonif 125/Simbisa Bantu Memperindah Gereja Di Kampung Toray

(Merauke).  Dalam rangka menyambut perayaan Natal, Satgas Yonif 125/Simbisa turut berpartisipasi membantu memperindah Gereja Persekutuan Kristen Alkitab Indonesia (GPKAI) Jemaat BERAKHA di Kampung Toray, Distrik Sota, Kabupaten Merauke, Papua, Sabtu (12/12/2020).

 

Dansatgas Yonif 125/Simbisa, Letkol Inf Anjuanda Pardosi mengatakan bahwa 10 orang personel Satgas dipimpin langsung Dan SSK B Kapten Inf M.D. Lumbantoruan melakukan kerja bakti membantu warga jemaat GPKAI memperindah Gereja tersebut dalam rangka menyambut perayaan Natal.

 

“Sasaran kegiatan kali ini adalah perbaikan plafon gereja yang sudah banyak terkelupas akibat termakan usia,” urainya.

 

Lebih lanjut dikatakan, selain membantu perbaikan plafon, Satgas juga menyerahkan bantuan berupa podium, salib dan mimbar untuk digunakan di GKPAI Jemaat BERAKHA Kampung Toray.  “Ini diperuntukkan mengganti podium dan mimbar yang selama ini digunakan sudah terlihat kusam dan kurang layak,” imbuhnya.

 

Menurut Dansatgas, turut berpartisipasi membantu memperindah gereja tersebut dilaksanakan sebagai wujud kepedulian serta toleransi antar umat beragama di perbatasan dari Satgas Yonif 125/Simbisa yang berada di bawah Komando Pelaksana Operasi (Kolakops) Korem 174/ATW.

 

“Semoga partisipasi dan sumbangan dari Satgas dapat bermanfaat untuk memperindah GPKAI Jemaat BERAKHA kampung Toray terutama dalam menyambut perayaan natal,” ujarnya.

 

“Selain itu, kegiatan ini juga diharapkan dapat mempererat tali persaudaraan antara Satgas dengan warga perbatasan,” tambah Dansatgas.

 

Di tempat terpisah, Bapak Evan Sadrak Rohkobun (42 th) Pendeta GPKAI Jemaat BERAKHA Kampung Toray mengapresiasi dan mengucapkan terima kasih atas kepedulian dan partisipasi Satgas, khususnya anggota Pos Toray yang telah menyumbangkan podium, salib dan mimbar untuk gereja ini.

 

“Satgas rela menyumbangkan podium, salib dan mimbar dan ikut melaksanakan gotong-royong untuk memperindah gereja kami.  Sekarang, gereja ini tampak lebih indah dan rapi, apalagi sekarang ini kita sedang menyambut perayaan natal,” tuturnya.

 

“Semoga Tuhan Yang Maha Kuasa akan membalas kebaikan bapak Satgas sekalian, kami sungguh bangga atas ketulusan dan pengabdiannya,” pungkas Evan. (Bdr)

Bupati Jayapura Sambut Inpres Percepatan Pembangunan Papua Dengan Sejumlah Program

Sumbawanews.com,- Bupati Jayapura Mathius Awoitauw menyambut baik Inpres percepatan Pembangunan di Papua dan Papua Barat dengan sejumlah agenda strategis. Salah satunya adalah penguatan kesejahteraan orang asli Papua dengan pendekatan pembangunan kampung adat di seluruh Kabupaten Jayapura.

Penguatan lokus pembangunan berbasis OAP ini meliputi penguatan distrik, kampung dan kampung adat yang sudah gencar kami lakukan di Kabupaten Jayapura,” katanya kepada wartawan di Jakarta, Jumat (11/12/2020).

Pendekatan kultural ini, juga tercermin dalam Instruksi Presiden (Inpres) Nomor 9 Tahun 2020 tentang Percepatan Pembangunan Kesejahteraan di Papua dan Papua Barat. Ia nilai sebagai terobosan penting Pemerintah Pusat dalam menghargai kearifan lokal, potensi sumber daya alam lokal dan karakteristik sosial budaya di setiap wilayah adat.

Menurutnya, paket kebijakan Inpres ini menekankan komitmen untuk percepatan bidang kesehatan dan pendidikan, pengembangan ekonomi lokal, infrastruktur dasar, infrastruktur digital dan konektivitas guna membuka isolasi wilayah, kelembagaan dan tata kelola pemerintahan serta mendorong pengembangan kawasan potensial.

“Dari Inpres ini, kami di Jayapura berharap bisa memperkuat koordinasi dan sinergisitas dengan Pusat dalam perencanaan dan pelaksanan kebijakan, program, kegiatan, proyek, lokasi dan output percepatan pembangunan kesejahteraan masyarakat,” kata dia.

Bupati Mathius menjelaskan beberapa terobosan penting antara lain penerapan dan penguatan sekolah berpola asrama dan pengembangan pendidikan vokasi, pemberian kesempatan yang lebih luas untuk menempuh pendidikan menengah dan tinggi bagi putra-putri Orang Asli Papua, termasuk pelayanan kesehatan jarak jauh dengan memanfaatkan teknologi komunikasi terutama di daerah terisolir yang minim tenaga kesehatan.

Untuk mewujudkan hal itu, Bupati Mathius berencana menjadikan distrik sebagai pusat pelayanan publik sehingga setiap kampung bisa dilayani dengan lebih baik dan terjangkau.

Di Jayapura, dia menjelaskan, sudah mulai dirintis dan akan terus dioptimalisasi program Distrik Membangun yang akan dijadikan pusat pemberdayaan masyarakat adat, pusat pelayanan dasar, pusat inovasi dan kewirausahaan, pusat pertumbuhan ekonomi daerah, pusat sumber daya alam dan lingkungan hidup, serta pusat data, informasi dan pengetahuan.

“Jadi dengan menjadikan distrik sebagai pusat pelayanan publik, masyarakat tidak perlu repot-repot ke kota, apalagi dengan kondisi geografis yang sulit seperti Papua. Mereka cukup sampai di distrik, semua kebutuhan mereka terlayani dengan baik,” ujar Bupati Mathius.

Lanjut dikatakannya, pembangunan di Jayapura, harus menjadikan masyarakat adat sebagai titik tolak sekaligus sasaran akhir karena merekalah pemilik utama tanah, hutan, dan sumber daya alam yang ada.

“Program pembangunan yang hadir secara masif di Papua selama ini justru menyingkirkan masyarakat adat di lokasi pembangunan secara pelan tapi pasti,” ungkapnya.

Masyarakat asli punya ikatan sejarah dengan tanah, lingkungan, sosial budaya, serta berbagai nilai dan norma yang lahir dan hidup bersama mereka. Pendekatan budaya atau wilayah adat seharusnya mempertimbangkan aspek relasi manusia dengan tanah, bukan hanya berbasis ekonomi politik saja. “Populasi OAP di lokasi-lokasi pembangunan harus diketahui dengan pasti,” tambahnya.

Karena itu, Bupati Mathius menyampaikan bahwa masyarakat adat di Kabupaten Jayapura, kini tengah memetakan wilayah untuk kepastian hukum terhadap kepemilikan tanah. Pemetaan itu dilakukan di Kemtuk dan Elseng, bekerja sama dengan Gugus Tugas Masyarakat Adat (GTMA), dan ditargetkan rampung tahun depan.

“Mereka menyiapkan masa depan di atas tanah mereka. Sehingga, hasil pemetaan tanah itu dapat didaftarkan ke negara untuk memastikan suatu bidang tanah jelas pemiliknya dan mereka sanggup melakukan perubahan untuk kemajuan daerahnya,” jelas Mathius.

Menurut Bupati Mathius, pemetaan partisipatif merupakan awal dari upaya mewujudkan keinginan menghidupkan kembali kampung adat. Ini menjadi langkah awal bagi pengakuan terhadap kewarganegaraan bagi masyarakat adat sehingga mempunyai akses terhadap hak-hak kepemilikan dan pengelolaan sumber daya alam.

“Jadi beberapa hari ini saya melakukan road show ke beberapa kementerian dan lembaga terkait untuk menjelaskan pendekatan budaya ini. Intinya mereka merespon dengan baik apa yang kami lakukan di Kabupaten Jayapura, soal gugus tugas masyarakat adat, pemetaan wilayah adat yang sedang berlangsung, dan program Distrik Membangun,” pungkasnya.(*)

Berita Terkini

10 Saksi Mangkir dalam Kasus Gratifikasi BI dan OJK

Sumbawanews.com,- Komitmen kooperatif para saksi menjadi sorotan KPK setelah sepuluh orang yang dipanggil dalam penyidikan kasus dugaan gratifikasi dan pencucian uang terkait program sosial...

Gorila Jantan di Jepang Termenung Usai Bertengkar dengan Pasangan

Sumbawanews.com,- Kiyomasa, gorila jantan berusia 13 tahun di Kebun Binatang dan Taman Botani Higashiyama, Nagoya, Jepang, menjadi perhatian global setelah rekaman videonya menunjukkan ekspresi...

Dua Tentara Malaysia Terluka di Lebanon

Sumbawanews.com,- Pasukan penjaga perdamaian PBB asal Malaysia mengalami luka ringan akibat serangan di Lebanon selatan, Kamis (11/6/2026). Dua personel terluka dan dua kendaraan mereka...

Lansia 70 Tahun Gagalkan Penculikan di PIK

Sumbawanews.com,- Seorang lansia berusia 70 tahun berhasil menggagalkan upaya penculikan saat berolahraga pagi di kawasan Pantai Indah Kapuk, Jakarta Utara, Jumat (12/6/2026). Aksi nekat...

24 SMP Swasta di Serang Gratis SPP, Pemkot Beri Bosda Berbasis Siswa

Sumbawanews.com,- Pemerintah Kota Serang resmi menggratiskan biaya SPP bagi 24 sekolah menengah pertama swasta, menyusul komitmen kuat untuk memperluas akses pendidikan inklusif bagi seluruh...

Berita Utama