sumbawanews.com,- Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto, S.I.P., menghadiri acara launching aplikasi ASAP Digital (Analisa Pengendalian Karhutla Digital) oleh Kapolri Jenderal Pol Drs. Listyo Sigit Prabowo, M.Si., bertempat di Mabes Polri Jakarta Selatan, Rabu (15/9/2021).
Aplikasi ASAP Digital yang memuat berbagai macam informasi terkini (realtime), seperti data visual (CCTV), kondisi udara, hotspot serta data prakiraan cuaca yang dapat dimanfaatkan untuk pencegahan Karhutla.
Keunggulan dari aplikasi ASAP Digital antara lain, dapat memantau adanya asap yang bersumber dari api. Berkat kecepatan informasi yang diterima petugas di Command Center, tim satgas karhutla bisa secara dini dikerahkan ke lokasi melakukan pengendalian dan pemadaman.
Panglima TNI menyambut baik inovasi aplikasi ASAP Digital dan menyampaikan terima kasih kepada Kapolri atas inisiasi transformasi penanggulangan Karhutla (Kebakaran Hutan dan Lahan) menggunakan aplikasi ASAP Digital yang tentunya dengan inovasi ini pelaksanaan penanggulangan karhutla akan lebih optimal.
Panglima TNI berharap komunikasi, koordinasi dan kolaborasi lintas sektoral dalam penanggulangan Karhutla menjadi lebih baik dan efektif.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut, Mendagri Prof. Drs. H. Muhammad Tito Karnavian, M.A., Ph.D., Menteri LHK Siti Nurbaya Bakar, Direktur Telkom Indonesia, Kepala BRGM serta segenap Pejabat Utama Mabes Polri.
sumbawanews.com,- Kepala Badan Keamanan Laut Republik Indonesia (Bakamla RI) Laksdya TNI Aan Kurnia, S.Sos., M.M., yang diwakili Deputi Kebijakan dan Strategi Laksda Bakamla Tatit E. Witjaksono, S.E., M.Tr. (Han) secara resmi membuka Coast Guard Basic Training (CGBT) bagi personel Bakamla RI angkatan VIII di lapangan Samudera Mako Pusdiklatsarmil Juanda, Sidoarjo, Rabu (15/9/2021).
Pembukaan Coast Guard Basic Training diikuti 119 personel Bakamla yang terdiri 93 orang pria dan 26 orang wanita.
Kepala Bakamla RI Laksdya TNI Aan Kurnia dalam sambutan yang dibacakan Deputi Kebijakan dan Strategi Laksda Bakamla Tatit E. Witjaksono menyampaikan bahwa Coast Guard Basic Training yang diselenggarakan Pusdiklatsarmil bagi personel Bakamla RI merupakan modal dasar dalam rangka pengembangan profesionalisme dan pembentukan karakter menjadi sosok paramiliter. Melalui pendidikan dan penggemblengan ini, diharapkan profesionalisme dan karakter yang kuat seorang aparatur sipil negara yang dinginkan dapat terbentuk.
Ditekankannya kepada para calon siswa Coast Guard Basic Training. Pertama, tanamkan semangat dan tekad yang kuat serta motivasi yang tinggi, bahwa tujuan kalian berada di tempat ini adalah untuk belajar, berlatih dan menempa diri, agar dapat menjadi personel Bakamla yang handal dan tangguh;
Kedua, persiapkan fisik dan mental kalian dan segera menyesuaikan diri dengan lingkungan sekitar. Di tempat ini, kalian akan ditempa, digembleng, dibekali berbagai pengetahuan tentang nilai-nilai dasar militer, tentang kedisiplinan, bela negara, dan tanggung jawab tentang peran dan kedudukan aparatur sipil negara dalam Negara Kesatuan Republik Indonesia, serta pelajaran lainnya yang sangat berguna bagi pengembangan karier kalian ke depan.
Ketiga, patuhi seluruh ketentuan yang berlaku, agar para siswa dapat mengikuti dan menyelesaikan seluruh seluruh proses pendidikan dengan baik. Ikuti seluruh rangkaian pendidikan dengan penuh semangat, kesungguhan, disiplin dan rasa tanggung jawab yang tinggi, sehingga dapat meraih prestasi sebaik mungkin. Saya yakin dan percaya, dengan semangat dan kekompakan yang telah kalian tunjukkan selama ini, kalian dapat melewati CGBT ini dengan baik dan lancar.
Keempat, bangun rasa kekompakan, kebersamaan, dan keakraban serta ciptakan komunikasi yang interaktif dan konstruktif dengan pelatih, instruktur, pembimbing maupun dengan pengasuh. Tumbuh kembangkan rasa kebanggaan dalam diri kalian agar terbangun soliditas dan militansi personel Bakamla yang positif dan berintegritas tinggi.
Kelima, sebagai personel Bakamla, sadarilah bahwa tantangan tugas kalian ke depan akan semakin berat dan kompleks. Dan perlu diingat, masa depan Bakamla berada ditangan kalian kelak. Citra Bakamla akan bergerak menuju ke arah positif ataupun negatif tergantung integritas, moralitas dan etika yang kalian miliki selaku personel Bakamla; dan
Keenam, yang tidak kalah pentingnya adalah tingkatkan keimanan dan ketaqwaan kepada Tuhan Yang Maha Esa, sehingga membawa ketenangan jiwa dan pikiran selama pendidikan dan latihan berlangsung. Serta manfaatkan waktu seoptimal mungkin, kapan waktunya beribadah, dan kapan waktunya untuk belajar dan berlatih.
Dikatakan pula dalam amanatnya, kepada para pelatih, instruktur maupun pembimbing dan pengasuh agar memberikan pengasuhan yang prima kepada peserta didik. Lakukan tugas secara ikhlas sesuai tanggung jawab saudara, agar program pendidikan ini dapat berjalan sebagaimana yang telah direncanakan sehingga dapat melahirkan Paramiliter Bakamla yang professional, mahir, terpuji dan handal serta unggul dalam menghadapi tuntutan tugas kedepan.
Usai pembukaan Coast Guard Basic Training, Deputi Jakstra berlanjut dengan menekan tombol sirine sebagai tanda dimulainya orientasi bagi siswa CGBT.
Turut hadir pada upacara tersebut antara lain, Kepala Biro Umum Bakamla Laksma Bakamla Amin Budi Cahyono, S.E., Komandan Puslatdiksarmil Kolonel Laut (P) Johanes Djanarko Wibowo, Kabag Kepegawaian Bakamla Letkol Bakamla Joko Susilo, S.Sos., M.M., serta sejumlah pejabat dari Pusdiklatsarmil Kodiklatal.
Sumbawa Besar, sumbawanews.com – Ketua DPRD Kabupaten Sumbawa, Abdul Rafiq menegaskan, telah memantau ketersediaan Gas Elpiji 3 Kilogram. Dan dari hasil pantauan, terdapat indikasi kelangkaan di masyarakat.
“Kesulitan masyarakat mendapatkan gas elpiji 3 Kilogram. Atas kondisi ini, Kami akan segera mengundang pihak terkait melalui Komisi teknis (Komisi 2) sehingga dapat diketahui pangkal masalahnya kenapa terjadi kelangkaan Gas. Kita akan berupaya mencari solusi terbaik bagi masyarakat Imbuhnya,” ujarnya Selasa (14/09).
Ia mengungkapkan, indikasi kelangkaan telah terdengar sejak beberapa bulan lalu. “bisa dibilang bukan hal yang baru, tapi dengungnya terasa lebih besar kali ini mungkin karena cepatnya keran informasi dan teknologi IT. Menurut saya hal ini perlu segera disikapi secara cermat dan secepat-cepatnya, dimanakah benang merahnya,” Ujar Rafiq.
Dijelaskan, elpiji 3 Kilogram merupakan program pemerintah untuk mengganti minyak tanah, yang diprogramkan lebih dari 5 tahun lalu. Dan program tersebut, dapat dikatakan berhasil untuk kabupaten Sumbawa.
“Konversi minyak tanah ke LPG bisa dibilang berhasil di Sumbawa. Pertama kali dikenalkan butuh sosialisasi yang sangat gencar, ini karena masyarakat masih gagap dengan pemakaian gas untuk memasak. Perlahan tapi pasti, pemakaian LPG terus meningkat. Kami katakan Ini sebuah konversi yang sukses dilakukan Pemerintah, baik dari sisi keuangan negara maupun energi. Bagaimanapun, bahan bakar gas jauh lebih ramah lingkungan ketimbang minyak,” ucapnya.
Ia menegaskan, kesuksesan program konversi tersebut, musti dapat dipertahankan, dengan mempertahankan ketersediaan stok di masyarakat. “Bagi saya jika kelangkaan yang terjadi sekarang karena rantai pasok yang terbatas maka perlu dicari solusinya, apakah kuota gasnya di Kabupaten Sumbawa harus ditambah. Bila permasalahannya bukan pada rantai pasok tapi pada rantai distribusi maka perlu segera dilakukan monitoring dan evaluasi kepada penyalur yang ada, apakah penyalurannya sudah diatur dengan baik dan proporsional untuk seluruh wilayah,” Ujar Rafiq
Ia berharap, kelangkaan Gas Elpiji 3 Kilogram di masyarakat segera dapat teratasi.”Harapan kita tentunya dalam waktu dekat ini permasalah kesulitan masyarakat dalam mendapatkan gas Elpiji 3 kg dapat segera teratasi,” tuturnya.
Dari hasil penelusuran sumbawanews.com., Selasa (14/9), stok gas elpiji 3 Kilogram di sejumlah pangkalan Elpiji Kota Sumbawa Besar dan sekitarnya, kosong.”pasokan Dari Agen terakhir dikirim Jumat lalu, dan sampai sekarang belum lagi dikirim,” kata salah seorang pemilik pangkalan.
Ia berharap, dalam waktu dekat kekosongan stok gas elpiji 3 Kilogram dapat kembali terisi. “Semoga esok hari ada gas masuk kekios kami. Karena beberapa hari ini kasihan masyarakat bolak balik menanyakan apakah sudah ada gas datang apa belum,” ucapnya. (Ruf)
Sumbawanews. Com, – Guna membentuk paramiliter yang militan, matra laut yang punya pola pikir yang tertata, dan berdaya juang tinggi dalam menjaga laut nusantara, sejumlah 119 personel Bakamla RI telah tiba di Puslatdiksarmil Juanda, Surabaya, Selasa (14/9/2021).
Kedatangan calon siswa Coast Guard Basic Training (CGBT) yang telah menempuh satu hari perjalanan dari Jakarta, disambut oleh Komandan Puslatdiksarmil Kolonel Laut (P) Johanes Djanarko Wibowo.
“Selamat datang kepada calon Siswa Coast Guard Basic Training. Senang sekali dapat bertemu dengan calon penjaga laut Nusantara,” ujar Kolonel Johanes.
Dikatakannya, selama berada di Puslatdiksarmil kalian akan menerima pembinaan dan latihan dasar militer dalam rangka mendukung tugas pokok Bakamla RI. Menjadi tanggung jawab besar bagi kami terhadap pencapaian personel Bakamla RI sebagai paramiliter yang handal, profesional, dan disegani.
“Ikuti peraturan yang ada, jaga tata tertib siswa, jaga kekompakan dan tingkatkan rasa peduli sesama rekan,” jelas Kolonel Johanes.
Selanjutnya, para calon siswa melaksanakan pemeriksaan perlengkapan yang wajib dibawa ke dalam mess seperti pakaian, sepatu, alat mandi, dan obat-obatan pribadi.
Denpasar – Setelah menempuh Pendidikan dan Pelatihan Kehumasan Jurnalistik Unsur Pelaksana TNI AD selama dua pekan di Lembaga Vokasi Universitas Indonesia (UI), salah satu peserta didik perwakilan dari Kodam IX/Udayana berhasil meraih Juara 1 Peserta Terbaik Kelas 2.
Hal tersebut diungkapkan Kepala Penerangan Kodam IX/Udayana Letnan Kolonel Kav Antonius Totok Y.P, S.I.P., dalam rilis tertulisnya usai mendapatkan laporan dari Letda Inf Sofian sebagai yang tertua perwakilan peserta Kodam IX/Udayana, pada Selasa (14/9/2021).
“Peserta tersebut atas nama Prajurit Satu (Pratu) Andreas Wisnu Krismuryanto, dari satuan Penerangan Korem 162/Wira Bhakti Kodam IX/Udayana,” sebut Kapendam.
Lebih lanjut Kapendam mengucapkan selamat dan apresiasi yang setinggi-tingginya atas capaian tersebut. Pratu Wisnu telah mengharumkan nama Kodam IX/Udayana saat menempuh Diklat di Lembaga Vokasi UI, dengan jumlah 100 orang peserta dari seluruh satuan Penerangan Angkatan Darat.
“Saya ucapkan selamat kepada Pratu Andreas Wisnu Krismuryanto. Saya berharap ini dapat menjadi sebuah dorongan motivasi untuk lebih semangat saat bekerja kembali di satuannya,” ucap Kapendam.
Sementara itu, saat dikonfirmasi, Pratu Andreas Wisnu Krismuryanto mengungkapkan bahwa dirinya tidak menyangka mendapatkan peringkat terbaik atau ranking 1 dari 25 orang peserta di kelasnya yang seluruhnya merupakan seniornya.
“Saya tidak menyangka, satu kelas saya itu isinya senior saya semua, saya hanya belajar dan berlatih untuk memberikan yang terbaik, karena saya sadar bahwa ilmu di sini sangatlah bermanfaat untuk dibawa ke satuan saya nanti,” ungkap Prajurit lulusan Tamtama PK TA. 2018 Gel. II tersebut.
Terkait prestasinya ini, Prajurit yang sebelumnya juga pernah berdinas di Yonif 742/SWY tersebut berterimakasih kepada Spers Angkatan Darat sebagai penyelenggara kegiatan, dan tentunya juga kepada Universitas Indonesia serta para Trainer yang telah mendampingi serta mengajar dan melatih selama kegiatan berlangsung.
“Selama 2 minggu ini kami sangat senang belajar dan berlatih di Universitas Terbaik di Indonesia ini, rasanyapun juga seperti mimpi bisa belajar seperti mahasiswa di sini. Semoga kedepannya kegiatan seperti ini tetap dilaksanakan karena manfaatnya sangat terasa untuk di satuan,” harapnya. (Pendam IX/Udy)
Lombok Tengah – Agenda dalam kunjungan kerja (Kunker) Pangdam IX/Udayana Mayor Jenderal TNI Maruli Simanjuntak dan rombongan hari kedua di NTB salah satunya meninjau serbuan vaksinasi di Makodim 1620/Loteng jalan Gajah Mada nomor 1 Leneng kecamatan Praya kabupaten Lombok Tengah, Selasa (14/9/2021).
Kedatangan Pangdam IX/Udayana dan rombongan didampingi Danrem 162/WB Brigjen TNI Ahmad Rizal Ramdhani, S.Sos. SH. M.Han., disambut Forkopimda (Forum Koordinasi Pimpinan Daerah) Lombok Tengah.
Pangdam IX/Udayana dalam sambutannya memberikan apresiasi terhadap antusias masyarakat yang mengikuti vaksinasi. Dengan melaksanakan vaksinasi sebanyak 15 ribu dosis perhari diharapkan target 70 persen untuk kegiatan Word Superbike bisa tercapai.
Namun menurutnya, serbuan vaksinasi ini bukan semata-mata hanya untuk mengejar target agar Word Superbike dan MotoGP dapat diselenggarakan pada bulan November mendatang, tapi yang lebih utama adalah untuk keselamatan masyarakat dari virus Corona.
“Itu sebetulnya prioritas kedua, yang menjadi prioritas pertama vaksinasi ini adalah keselamatan masyarakat,” ujar Jenderal Bintang Dua tersebut.
Karena itu, mantan Danpaspampres itu mengimbau agar masyarakat lanjut usia dan komurbit mendapat prioritas untuk divaksin karena sangat beresiko jika terpapar Covid-19, dan menurutnya lebih dari 90 persen orang meninggal dunia adalah yang belum divaksin, maka hal ini sangat membantu untuk mengurangi resiko kematian.
Terkait dengan kendala keterbatasan jumlah vaksin, Pangdam IX/Udayana mengungkapkan bahwa Nusa Tenggara Barat (NTB) akan mendapatkan vaksin lagi dari pusat sebanyak 500 ribu dosis untuk mempercepat vaksinasi khususnya di Lombok.
“Kemarin informasi dari pusat ada 5 juta lebih kalau tidak salah baru datang kebetulan Lombok dapat 500 ribu, mudah-mudahan bisa cepat divaksinkan kepada masyarakat,” ungkapnya.
Sementara itu, Bupati Lombok Tengah Lalu Pathul Bahri memberikan apresiasi dan terimakasih yang setinggi-tingginya kepada Pangdam IX/Udayana, dimana menurutnya sejak Senin kemarin telah datang dan berkeliling untuk melihat lebih dekat bagaimana kabupaten Lombok Tengah yang sebenarnya. “Semoga sehat selalu,” ucapnya.
Pathul Bahri menerangkan, pihaknya telah menurunkan sebanyak 35 tim vaksinator baik tenaga kesehatan dari TNI, Polri maupun Pemda untuk mempercepat vaksinasi, karena vaksinasi ini harus sudah tuntas sebelum penyelenggaraan Word Superbike.
“Superbike dan MotoGP insyaa Allah akan dilaksanakan manakala vaksin ini tuntas 70 persen di kabupaten kita,” tandasnya.
Sebelum meninjau serbuan vaksinasi di Makodim 1620/Loteng, Pangdam IX/Udayana dan rombongan didampingi Danrem 162/WB sempat singgah dan meninjau Sirkuit MotoGP Mandalika.
sumbawanews.c.om,- Dalam rangka menyambut Hari Ulang Tahun ke-76 TNI pada 5 Oktober 2021 mendatang, TNI dalam hal ini Pangkalan Utama TNI Angkatan Laut (Lantamal) V Surabaya menggelar kegiatan donor darah.
Donor darah yang dilaksanakan tersebut diperuntukan bagi Prajurit dan Keluarga Besar TNI serta Anggota Polri yang berada di wilayah Surabaya, bertempat di Gedung Serbaguna Mako Lantamal V Tanjung Perak Surabaya, Senin (13/9/2021).
Dalam kegiatan tersebut, Dinas Kesehatan (Diskes) Lantamal V Bekerjasama dengan Palang Merah Indonesia (PMI) cabang Gresik dan PMI Sidoarjo, mengerahkan 33 personel guna membantu kelancaran kegiatan donor darah tersebut.
Animo pendonor telihat cukup tinggi, tercatat dalam pelaksanaan kegiatan tersebut kurang lebih sebanyak 187 orang mendaftarkan diri untuk menjadi pendonor yang terdiri dari Prajurit Lantamal V, Jalasenastri dan personel Kepolisian dengan rincian, Mako Lantamal V 86 orang, UPT Mabesal 54 orang, Jalasenastri 20 orang dan Polri 12 orang.
Dari pelaksanaan donor darah tersebut, terkumpul sebanyak 144 kantong dengan rincian, Golongan darah A sebanyak 24 kantong, Golongan darah B sebanyak 32 kantong, Golongan darah AB sebanyak 13 kantong dan Golongan darah O sebanyak 55 kantong.
Kegiatan donor darah dalam HUT Ke-76 TNI Tahun 2021 dilaksanakan di masing-masing Angkatan dengan waktu yang telah ditentukan. Kegiatan donor darah tersebut bentuk perhatian dan kepedulian TNI dalam memenuhi stok darah di PMI.
Turut hadir dalam kegiatan ini antara lain Ketua Korcab V Daerah Jalasenastri Armada (DJA) II Ny. Yanti Yoos Suryono, Wakil Ketua Korcab V DJA II Ny. Ainy Sri Sulistio serta didampingi para pengurus dan anggota Jalasenastri di jajaran Korcab V DJA II yang juga turut ambil bagian dalam kegiatan sosial donor darah ini.
sumbawanews.com,- Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto, S.I.P., memimpin Rapat Evaluasi Penanganan Covid-19 dan Vaksinasi dengan Kepala Staf Angkatan, para Pejabat Utama Mabes TNI dan Angkatan, Pangkotama TNI, Danlantamal, Danlanud, melalui video conference, bertempat di Subden Mabes TNI Jl. Mereka Barat, Jakarta Pusat, Selasa (14/9/2021).
Dalam pengarahannya Panglima TNI menyampaikan bahwa saat ini TNI menyiagakan pos-pos pengamanan perbatasan untuk mengantisipasi pengetasan WNA dan WNI khususnya pekerja migran Indonesia dari luar negeri yang berpotensi membawa masuknya varian baru Covid-19 (Mu) ke wilayah Indonesia.
“Kita semua mendengar ada varian baru Covid-19 (Mu) yang saat ini harus kita antisipasi, berupaya memitigasi supaya varian baru tidak masuk ke Indonesia. kita harus mencegah varian baru yang berbahaya ini masuk ke Indonesia, karena dikhawatirkan akan mempengaruhi efektifitas vaksin,” kata
Panglima TNI mengatakan bahwa ditengah kondisi keterbatasan dan kerawanan penularan harus tetap berupaya untuk melaksanakan tugas dengan optimal, seperti diketahui bersama bahwa pandemi Covid-19 ini membutuhkan langkah-langkah penanganan secara komprehensif dan tentunya melibatkan semua pihak. “Saat ini Indonesia mengalami trend perbaikan terutama di wilayah Jawa dan Bali, akan tetapi kita sama sekali tidak boleh lengah dan harus terus mewaspadai untuk mengantisipasi risiko penularan yang masuk di beberapa daerah,” katanya.
Menurut Panglima TNI saat ini positivity rate Indonesia berada di angka 3,98 persen, artinya di bawah standar yang ditetapkan oleh WHO yaitu 5 persen. Kita patut bersyukur namun tetap waspada dan rasio tracing kontak erat saat ini berada di posisi 1 berbanding 8 dan terus mengalami peningkatan.
“Saya memberikan apresiasi yang tinggi atas kerja keras dan dedikasi kepada seluruh Kepala Staf Angkatan, Pangkotama dan jajarannya sampai kepada level prajurit yang ditugaskan langsung ke lapangan, para tenaga kesehatan serta para Babinsa, Babinpotmar dan Babinpotdirga,” ujarnya.
Dari rasio yang tertera di beberapa wilayah, Panglima TNI menilai terdapat kendala penanganan di daerah diantaranya manajemen lapangan, data di lapangan dan permasalahan lainnya sehingga kurang efektif dan efisien. “Kita memahami data epitimologi secara cermat maka kebijakan yang diambil akan tepat sasaran dan tepat pada akar permasalahan yang perlu di intervensi,” ujarnya.
Dalam waktu dekat Indonesia juga akan menyelenggarakan event nasional maupun internasional yaitu PON XX di Papua event 2020 dan World Super Bike di Mandalika tahun 2021. Untuk menyiapkannya maka akselerasi vaksinasi khususnya di wilayah-wilayah event tersebut menjadi prioritas utama disamping wilayah-wilayah yang capaiannya masih rendah. Disamping itu, TNI bersama Polri mendapat tugas untuk menyalurkan bantuan tunai bagi PKL dan pemilik warung kecil yang terdampak pandemik.
“Ini adalah sebuah tugas yang mulia tetapi penuh tantangan baik terkait kualitas data-data dan pelaksanaan teknis di lapangan. Oleh karena itu kesempatan yang baik ini, saya minta beberapa Pangdam untuk melaporkan secara singkat penanganan Covid-19 di wilayah kerjanya masing-masing apa permasalahan yang dihadapi termasuk solusinya,” kata Panglima TNI.
Diakhir rapat Panglima TNI memberikan beberapa penekanan diantaranya mengingatkan sekali lagi kepada Perwira bahwa menajemen adalah salah satu kata kunci untuk penanganan pandemi di daerah. Patut disadari beberapa tidak dapat menjalani fungsi ini dengan baik. “Oleh karena itu saya tegaskan kepada seluruh Pangkotama dan jajarannya untuk memperkuat pendampingan kepada Kepala Daerah dan dalam hal ini adalah terkait dengan memanajemen dan kepimpinan di lapangan,” tegasnya.
“Sekali lagi saya ingatkan, ini butuh pendampingan kepada Kepala Daerah, karena ini selalu saya sampaikan saat kunjungan kerja, rapat dengan pemimpin beberapa daerah. Selain itu ini menjadi atensi bapak Presiden untuk ditindaklanjuti, karena dengan memanajemen yang baik dengan validitas data atau yang menjadi basis pengambilan keputusan akan terpenuhi, “ pungkas Panglima TNI.
Lombok Barat, sumbawanews.com – Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika melalui Stasiun Klimatologi Lombok Barat, memprediksi Musim Hujan periode 2021/2022 di Provinsi Nusa Tenggara Barat akan datang lebih awal dan lebih basah dari normal. Sehingga musti di waspadai potensi bencana hidrometeorologi.
“Kedatangan musim hujan umumnya berkaitan erat dengan peralihan Angin Timuran (Monsun Australia) menjadi Angin Baratan (Monsun Asia). BMKGmemprediksi peralihan angin monsun akan terjadi pada akhir Oktober 2021 dan setelah itu Monsun Asia akan mulai aktif. Saat ini anomali cuaca dan iklim yaitu Madden Julian Oscillation (MJO) sedang aktif di wilayah Indonesia termasuk NTB,” kata Nuga Putrantijo, Kepala Stasiun Klimatologi Lombok Barat saat Konferensi Pers secara virtual di Lombok Barat, Selasa (14/9).
Diungkapkan, Kondisi ini menyebabkan beberapa hari terkahir di sebagian wilayah NTB telah terjadi hujan dengan intensitas yang cukup tinggi. “Namun bukan berarti musim hujan sudah terjadi di wilayah NTB, karena prakiraan kami diakhir September dan awal Oktober nanti curah hujan akan kembali berkurang” ungkapnya.
Nuga menjelaskan, umumnya Musim Hujan di NTB terjadi pada Bulan November hingga Desember. namun pada tahun ini disebagian wilayah NTB yaitu Kota Mataram, dan Sebagian Lombok Barat musim hujan akan datang lebih cepat yaitu di Pertengahan Bulan Oktober 2021.
“Puncak musim hujan periode ini diperkirakan akan terjadi pada Bulan Januari dan Februari 2022 dengan curah hujan pada musim hujan nanti akan sedikit lebih tinggi dibandingkan kondisi biasanya untuk beberapa wilayah di NTB,” jelasnya.
Ditempat yang sama, Restu Patria Megantara, Koordinator Bidang Data dan Informasi Stasiun Klimatologi Lombok Barat menjabarkan, awal musim hujan 2021/2022 dari total 21 Zona Musim (ZOM) yang ada di Nusa Tenggara Barat, sebanyak 5 persen diprediksi akan mengawali Musim Hujan pada Oktober 2021, Kota Mataram dan sebagian Lombok Barat. Kemudian 52 persen wilayah pada November 2021, meliputi Pulau Lombok bagian selatan, Pulau Lombok bagian tengah, utara, dan sekitar wilayah Rinjani, serta Sumbawa Barat dan Sumbawa bagian tengah dan selatan.
Sementara itu, sebanyak 43 persen wilayah lainnya baru akan memasuki musim hujan pada Desember 2021. Meliputi pesisir timur Pulau Lombok, Lombok utara bagian barat, Sumbawa bagian utara, serta seluruh wilayah Dompu, Bima, dan Kota Bima.
Ia menerangkan, secara umum, sifat hujan selama Musim Hujan 2021/2022 diprakirakan NORMAL atau sama dengan rerata klimatologisnya pada 244 ZOM (71,4 persen), sejumlah 88 ZOM (25,7 persen) akan mengalami kondisi musim hujan ATAS NORMAL (lebih basah dari biasanya) dan 10 ZOM (2,9 persen) akan mengalami musim hujan bawah normal. “Jika dibandingkan terhadap rerata klimatologis Awal Musim Hujan pada periode 1981-2010, maka Awal Musim Hujan 2021/2022 di NTB diprakirakan MAJU pada 6 ZOM (29 persen), SAMA pada 11 ZOM (52 persen), dan MUNDUR pada 4 ZOM (19 persen),” terangnya.
Restu menjelskan, salah satu fenomena anomali cuaca dan iklim yaitu El Niño-Southern Oscillation (ENSO) saat ini terpantau dalam kondisi netral. Namun berdasarkan pemantauan oleh BMKG beberapa institusi-institusi internasional lainnya, terdapat indikasi/peluang bahwa ENSO Netral akan berkembang menjadi La Nina pada akhir tahun hingga awal tahun 2022.
Selain itu, hangatnya suhu muka laut disekitar wilayah NTB diperkirakan akan berlangsung hingga akhir tahun ini. Kondisi-kondisi tersebut yang dapat menyebabnya peningkatan curah hujan di NTB pada periode musim hujan nanti.
“Dipole mode, fenomena anomali iklim global yang lain saat ini terpantau pada kondisi netral dan diperkirakan akan tetap netral setidaknya hingga Januari 2022” tambah Restu.
Waspadai Potensi Bencana Hidrometeorologi
Dia berharap, masyarakat untuk lebih mewaspadai kejadian cuaca ekstrem seperti hujan es, hujan lebat disertai kilat dan petir, dan angin puting beliung jelang masa peralihan dari musim kemarau ke musim hujan. Tidak hanya bencana, perubahan cuaca yang tidak menentu bisa membuat imunitas seseorang melemah sehingga menjadi rentan terkena penyakit.
“Terlebih situasi Indonesia saat ini belum lepas sepenuhnya dari pandemi Covid-19. Waspada bencana hidrometeorologi dan jaga kesehatan selalu,” imbuhnya.
Restu juga mengatakan, periode musim hujan dapat dimanfaatkan oleh masyarakat untuk menambah luas tanam, melakukan panen air hujan, dan mengisi waduk/danau yang berguna untuk periode musim kemarau tahun depan. “Informasi prakiraan musim hujan ini diharapkan dapat dijadikan acuan dalam perencanaan dan penyusunan strategi yang tepat guna meminimalisir dampak bencana hidrometeorologis yang dapat terjadi di Musim Hujan nanti,” ucapnya. (Using)
Sumbawa Besar, sumbawanews.com – Dinas Kesehatan Kabupaten Sumbawa, memastikan memiliki stok Vaksin Moderna dan Astrazeneca, untuk vaksinasi Wisatawan Mancanegara yang akan datang menggunakan Yatch. Namun sejauh ini, Dinkes belum mendapatkan informasi tentang jumlah maupun waktu, pola kedatangan Yatcher.
“Dinas kesehatan memastikan mengenai ketersedian vaksin, baik Moderna maupun Astrazeneca. Vaksin itu tersedia di Dinkes, hanya saja kami butuh informasi berapa orang sih yang bakal datang. Nanti kan ada rapat lanjutan untuk memastikan, bagaimana tata cara pelayanannya. Sehingga ada kepastian,” kata I.Ketut Sumadi Arta., Plt Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Sumbawa, di Kantor Bupati Sumbawa, Senin (13/09).
Diungkapkan, sebelumnya telah dilakukan pertemuan yang membahas rencana kedatangan, dan ketersediaan vaksin yang diminta yatcher. Dan ketersediaan vaksin yang diperlukan, kemudian disampaikan kepada yatcher.
“Kemarin pada rapat pertama kan hanya bicara bakal datang. Setelah kami memastikan akan diberikan pelayanan vaksin terutama moderna atau astrazeneca, maka baru akan disampaikan kepada calon pelancong yatch itu. Artinya sumbawa siap melayani dengan menyiapkan vaksin yang diperlukan,” tegasnya.
Disebutkan, Dinkes telah menyiapkan scenario pelayanan vaksinasi, baik jika yatcher datang sendiri-sendiri maupun datang secara berkelompok atau bersama-sama. Jika sendiri-sendiri, maka akan ditunjuk salah satu fasilitas kesehatan sebagai tempat vaksinasi. Dan jika datang berkelompok, kemungkinan pelayanan vaksinasi akan dilakukan diareal sekitar kedatangan.
“Itulah yang perlu dipastikan. Artinya kalau mereka datang secara sendiri-sendiri, maka pelayanannya akan ditunjuk salah satu Faskes untuk melayani. Tapi kalau mereka datangnya bersamaan. bisa saja nanti pelayanan disekitar lokasi, misalnya di pelabuhan. Kalau yang datang sekaligus banyak,” ucapnya.
Sedangkan mekanisme lainnya, seperti sebelum yatcher divaksinasi dilakukan oleh Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP). “Tapi mekanisme mereka turun dari yatchnya (ke darat) itu kewenangan KKP. Ketika misalnya nanti mereka harus diswab, baik PCR ataupun antigen, maka itu kewenangan KKP, karena itu otoritasnya. Nanti setelah pasti dia negative baru nanti akan divaksin,” jelasnya. (Using)
Sumbawanews.com,- Meski resmi diumumkan, gencatan senjata antara Israel dan Hizbullah berjalan di atas fondasi yang rapuh. Kesepakatan yang dicapai setelah eskalasi kekerasan menewaskan 47...
Sumbawanews.com,- Badan Pangan Nasional (Bapanas) melaporkan bahwa sebanyak 7,75 juta ton cadangan beras pemerintah (CBP) telah didistribusikan kepada masyarakat selama periode 2023 hingga 2025,...
Sumbawanews.com,- Seorang juru parkir di kawasan Gunung Putri, Bogor, menjadi korban pengeroyokan oleh tiga orang tak dikenal setelah menolak permintaan uang sebesar Rp50 ribu...
Sumbawanews.com,- Jakarta – Perdebatan sengit kembali memanas di ranah politik nasional setelah Partai Golkar dan PDIP saling lempar tuduhan terkait sikap terhadap kekuasaan. Dalam...