Home Blog Page 2412

Putri Intan Bulaeng : WSBK Momentum Promosikan Wild Shark Sumbawa

Sumbawa Besar, sumbawanews.com – Ni Kadek Selvia Satradewi, Putri Intan bulaeng sekaligus putri Indonesia NTB 2020, mengatakan, momentum World Super Bike Championship merupakan ajang unuk mempromosikan destinasi wisata di Kabupaten Sumbawa. namun untuk menyambut wisatawan, lokasi wild shark dan sekitarnya, perlu mendapat pembenahan-pembenahan.

“Sekaligus sebagai promosi, karena adanya WSBK mandalika lagi sebenat. Ada tim yang datang untuk mengunjungi wild shark, untuk melihat kondisi desanya. Untuk melihat hiu paus itu seperti apa,” ucapnya Senin (08/11).

Menurutnya, seiring dengan melandainya pandemic covid-19 di Indonesia, khususnya di NTB, maka akan berpengaruh positif terhadap dunia kepariwisataan, terlebih di Kabupaten Sumbawa. “Situasi saat ini sudah mulai membaik, namun ada beberapa hal yang perlu dibenahi,” jelasnya.

Dikatakan, untuk mengangkat kunjungan wisatawan baik lokal maupun mancanegara, perlu adanya dukungan infrastruktur menuju atau di lokasi wisata. Sebab kemudahan menuju lokasi, dan ketersediaan sarana pendukung di destinasi wisata, akan menjadi pertimbangawan calon wisatawan.

“Supaya wisatawan bisa nyataman dengan fasilitas-fasilitas yang ada disana. Mereka bisa mendapat hasil (nilai) yang bagus di lokasi. Infrastrukur, itu yang pertama. Karena wisatawan kesana itu, tentu akan mempertimbangkan akses ke lokasi. Mulai dari pintu masuk di Kabupaten Sumbawa hingga destinasi yang dituju. Apakah bandaranya seperti apa, kemudian disananya bagaimana. Ketersediaan homestay juga menjadi pertimbangan, agar wisatawan bisa betah di sumbawa,” ucapnya.

Khususnya di destinasi wild shark, masih dibutuhkan sentuhan-sentuhan, termasuk di sekitar lokasi. Agar wisatawan yang berkunjung, tidak hanya mendapatkan wild shark semata. Namun juga bisa mengunjungi lokasi-lokasi wisata lain di perairan Teluk Saleh.

“Seperti sarana dan prasarana tambahan. Karena untuk menuju kesana masih kurang, sehingga harus ada pembaharuan lagi. Karena kita harapkan wisatawan yang berkunjung ke destinasi wild shark itu, tidak hanya mengunjungi wild shark saja. Tapi bisa ke pulau-pulau disekitarnya di perairan teluk saleh,” jelasnya. (Using)

 

Wakil Bupati Buka Bintek dan Seminar IISWARA DPRD Kabupaten Sumbawa

Sumbawa Besar, sumbawanews.com – Wakil Bupati Sumbawa, Dewi Noviani SPd, MPd membuka secara resmi Bimbingan Teknis dan Seminar Ikatan Istri Wakil Rakyat (IISWARA) DPRD Kabupaten Sumbawa, dengan tema Peningkatan Kemampuan dan Pengetahuan IISWARA melalui Pelatihan Pemberdayaan Perempuan, Sabtu (6/11) di Sumbawa Grand Hotel Sumbawa Besar. Kegiatan tersebut dihadiri oleh Ketua Gabungan Organisasi Wanita (GOW) Kabupaten Sumbawa, Ketua Tim PKK Kabupaten Sumbawa, diwakili Hj Yuniati Ishak, Ketua Darmawanita Persatuan Kabupaten Sumbawa Hj. Rohani Hasan Basri, Ketua Persit Candra Kirana, Ketua Bayangkari Kabupaten Sumbawa, ketua persatuan wanita pengadilan Kabupaten Sumbawa, Pengurus dan Anggota GOW Kabupaten Sumbawa, dan Putri Indonesia Pariwisata 2014 dr Estelita Liana.

Wakil Bupati Sumbawa Dewi Noviani SPd, MPd dalam kesempatan tersebut menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan. “Saya atas nama Pemerintah Daerah Kabupaten Sumbawa sangat mensupport acara ini, karena materi yang diangkat sangat penting dan secara langsung narasumbernya datang dari Jakarta dan hari sebelumnya juga telah berkunjung melihat distinasi wisata unggulan kita yakni Air Mata Jitu Pulau Moyo. Saya ikut bangga karena Acara yang dikomandoi Ketua IISWARA, dr Selvi ini adalah seorang dokter yang tangguh, yang luar biasa melayani masyarakat khususnya di bidang kesehatan,” ujarnya.

Dikatakan, acara tersebu diharapkan dapat memberikan motivasi terhadap perempuan. Sehingga Perempuan jangan hanya seremonial mendampingi suami, tetapi perempuan bisa sejajar dengan kaum laki-laki.

“Dan kita lihat sendiri istri ketua DPRD menjadi dokter dan juga istri anggota dewan lainnya ada yang menjadi guru menjadi pengusaha yang lebih penting lagi di bidang kewirausahaan, karena saat pandemi, memberikan dampak yang luar biasa yang menghantam segi-segi perekonomian Sumbawa. Alhamdulillah di akhir tahun 2021 disaat kita jarang bersilaturahmi langsung tatap muka karena pandemi, kita bisa mengikuti acara yang diprakarsai oleh IISWARA DPRD Kabupaten Sumbawa tentang public speaking oleh perempuan,” Beber Wabup

Dijelaskan, acara tersebut bisa menggali bagaimana perempuan tampil cantik luar dan dalam, membangun Kecerdasan intelegensi dan kecerdasan emosional. Hal ini harus dilatih karena dalam menyampaikan informasi itu harus tuntas dan tidak setengah setengah. Yang kedua perempuan itu tidak boleh cengeng sedih dalam mendampingi suami. Ujar Novi.

Sebelumnya, dalam laporan Ketua panitia pelaksana Zulzilawati Syamsul Fikri menyampaikan kegiatan ini dilaksanakan sebagai upaya merespon atas era informasi dan teknologi yang begitu pesat. “hampir setiap saat lalu lintas informasi dan kehadiran teknologi informasi menjadi menu sehari-hari kita, setiap individu dituntut untuk terus melatih diri meningkatkan kapasitas dan meng-upgrade pengetahuan, pengalaman dan pemahaman skill dan wawasan sehingga setiap individu harus mampu dan memiliki kecerdasan emosional, intelektual dan spiritual,” ucapnya

Kemudian lanjutnya, dalam konteks kegiatan ini, kami selaku panitia merasa penting menghadirkan acara yang menjadi kebutuhan individu. Khususnya bagi kaum perempuan untuk mendapatkan ilmu dan pengetahuan baik dalam rumah tangga maupun dalam interaksi sosial kemasyarakatan.

kegiatan Dalam Seminar ini kami ambil dalam bidang komunikasi yaitu public speaking guna mendapatkan pembekalan dan informasi yang berkaitan dengan cara mengelola ide dan gagasan dan informasi. melatih mental, berpenampilan menarik dalam berbicara sekaligus memberi performa terbaik dalam setiap Event formal maupun nonformal.

Dalam kesempatan tersebut juga diberikan sambutan oleh Ketua IISWARA DPRD Kabupaten Sumbawa dr Selvi Abdul Rafiq dan menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada wakil bupati Sumbawa yang telah hadir. “Acara ini terselenggara berkat kerjasama Seluruh panitia, pihak hotel, dokumentasi dan Pemerintah Daerah Kabupaten Sumbawa dalam hal ini Wakil Bupati yang telah disupport dengan dana dari APBD berupa dana hibah,” Ungkap Selvi.

Selain Bimtek, juga dilakukan kegiatan sosial, diantaranya adalah pemberian bantuan sembako untuk lansia dan penyandang disabilitas. Yakni 740 paket terdiri atas 10 kg beras, 2 KG gula 2 liter minyak dan 1 kaleng susu.

Kemudian lanjutnya, ada pemeriksaan audiometri bagi mahasiswa-mahasiswi yang tunarungu kerjasama dengan dokter Dian spesialis THT untuk mengetahui seberapa besar kemampuan pendengarannya terjaring ada 4 orang yang dibantu. Dan bantuan berupa kursi roda sejumlah 35 buah, untuk penderita folio, lumpuh layu, disabilitas ada juga karena kecelakaan,yang tersebar di seluruh Kecamatan

“Juga ada bantuan timbangan digital bayi di kecamatan-kecamatan, karena kami perhatikan beberapa posyandu di desa, timbangan bayinya belum maksimal, yang dimiliki Bel sesuai dengan standar,” ucapnya. (Using)

Angklung Mendunia Pecahkan Rekor MURI

 

.Sumbawanews.com- ” Kita harus bangga pada kekayaan budaya yang kita miliki, salah satu angklung alat musik sederhana berbahan bambu yang mampu menghasilkan suara indah yang disukai masyarakat Indonesia dan telah memikat hati warga dunia”.

Hal tersebut disampaikan Ibu Negara Republik Indonesia Hj. Iriana Joko Widodo secara virtual pada acara Angklung Mendunia tahun 2021 yang dipusatkan di Museum Satria Mandala, Pusjarah TNI, Jakarta Selatan, Senin (8/11/2021).

Peringatan hari angklung sedunia setiap tanggal 16 November harus dijadikan momentum untuk membangkitkan kecintaan dan kepedulian kepada angklung. “Memainkan kembali angklung di berbagai acara di Indonesia juga di berbagai belahan dunia dan melestarikan dengan membuatnya semakin mendunia,” katanya.

Ibu Iriana Joko Widodo berharap keindahan alunan suara angklung membuat Indonesia semakin dikenal di seluruh dunia. “Semoga kebudayaan Indonesia semakin lestari, berkembang dan semakin maju,” ungkapnya.

Dalam kesempatan yang sama Ketua Umum Dharma Pertiwi Ny. Nanny Hadi Tjahjanto menyampaikan bahwa Angklung merupakan salah satu kekayaan budaya bangsa Indonesia yang telah diakui oleh organisasi pendidikan, keilmuan dan kebudayaan PBB (UNESCO) sebagai karya agung warisan budaya lisan dan nonbendawi manusia.

Ketum Dharma Pertiwi menjelaskan bahwa budaya Indonesia memang tidak ada habisnya, negara Indonesia memiliki banyak budaya termasuk alat musik daerah. Salah satunya yaitu alat musik tradisional angklung yang merupakan alat musik daerah yang populer sejak dahulu.

“Kita semua merasa bangga ketika sepuluh tahun yang lalu  tepatnya tanggal 16 November 2010 UNESCO mengakui angklung sebagai warisan budaya dunia tak benda dari indonesia,” ungkapnya.

Diakuinya Angklung sebagai warisan budaya dunia oleh UNESCO menjadi sebuah catatan sejarah karena dengan adanya pengakuan internasional tersebut, semua merasa bangga dan tidak merasa kehilangan sebuah karya warisan seni bangsa Indonesia.

“Belum banyak yang menyadari kalau setiap tanggal 16 November selalu diperingati sebagai hari angklung sedunia, angklung menjadi sebuah kebanggaan bagi bangsa Indonesia karena menjadi salah satu identitas karya dan budaya bangsa di mata dunia,” katanya.

Menurut Ketum Dharma Pertiwi, dibalik kebanggaan Angklung sebagai warisan kebudayaan dunia tak benda, saat ini kemajuan dan perkembangan angklung tidak diimbangi oleh kaum muda itu sendiri. “Minimnya regenerasi para seniman angklung menjadikan jumlah mereka makin lama makin sedikit dan didominasi oleh  kaum tua,” ujarnya.

Ny. Nanny Hadi Tjahjanto mengajak kepada seluruh masyarakat untuk senantiasa terus berkarya dan menjaga pelestarian karya bangsa Indonesia karena budaya merupakan sebuah citra dan identitas sebuah bangsa. “Banggalah memiliki sebuah seni dan budaya yang beraneka ragam dan telah mendunia seperti Angklung,” tuturnya.

Acara Angklung Mendunia tahun 2021 dibuka secara langsung oleh Ibu Negara Iriana Joko Widodo secara virtual dan diikuti oleh 10.000 peserta dari seluruh Indonesia dan 50 negara di lima benua. Angklung Mendunia tahun 2021 yang dilaksanakan secara online dan off-line juga mendapat penghargaan dari Museum Rekor Dunia Indonesia (MURI) karena telah memecahkan Rekor sebagai Pagelaran Angklung secara Hybrid Dengan Peserta Terbanyak Dari Manca Negara.

Penyerahan Rekor Muri diberikan secara langsung oleh Awan Rahargo mewakili Jaya Suprana kepada Ketum Dharma Pertiwi Nanny Hadi Tjahjanto didampingi Ketum Persit Kartika Chandra Kirana Ny. Hetty Andhika Perkasa, Ketum Jalasenastri Ny. Vero Yudho Margono dan Ketum PIA Ardhya Garini Ny. Inong Fadjar Prasetyo

Dalam acara Angklung mendunia juga dilaksanakan dialog interaktif yang menghadirkan beberapa tokoh seperti Prof. Ismunandar (Ambasador/wakil Delegasi Tetap RI untuk UNESCO) dan Taufik Udjo (Saung Angklung Udjo). Selain itu Pagelaran Angklung Mendunia juga mendapat apresiasi dari Nadiem Makarim (Mendikbud Ristek), Johnny G Plate (Menkominfo) dan Retno Lestari Priansari Marsudi (Menlu).

Kita harus bangga pada kekayaan budaya yang kita miliki, salah satu angklung alat musik sederhana berbahan bambu yang mampu menghasilkan suara indah yang disukai masyarakat Indonesia dan telah memikat hati warga dunia”.

Hal tersebut disampaikan Ibu Negara Republik Indonesia Hj. Iriana Joko Widodo secara virtual pada acara Angklung Mendunia tahun 2021 yang dipusatkan di Museum Satria Mandala, Pusjarah TNI, Jakarta Selatan, Senin (8/11/2021).

Peringatan hari angklung sedunia setiap tanggal 16 November harus dijadikan momentum untuk membangkitkan kecintaan dan kepedulian kepada angklung. “Memainkan kembali angklung di berbagai acara di Indonesia juga di berbagai belahan dunia dan melestarikan dengan membuatnya semakin mendunia,” katanya.

Ibu Iriana Joko Widodo berharap keindahan alunan suara angklung membuat Indonesia semakin dikenal di seluruh dunia. “Semoga kebudayaan Indonesia semakin lestari, berkembang dan semakin maju,” ungkapnya.

Dalam kesempatan yang sama Ketua Umum Dharma Pertiwi Ny. Nanny Hadi Tjahjanto menyampaikan bahwa Angklung merupakan salah satu kekayaan budaya bangsa Indonesia yang telah diakui oleh organisasi pendidikan, keilmuan dan kebudayaan PBB (UNESCO) sebagai karya agung warisan budaya lisan dan nonbendawi manusia.

Ketum Dharma Pertiwi menjelaskan bahwa budaya Indonesia memang tidak ada habisnya, negara Indonesia memiliki banyak budaya termasuk alat musik daerah. Salah satunya yaitu alat musik tradisional angklung yang merupakan alat musik daerah yang populer sejak dahulu.

“Kita semua merasa bangga ketika sepuluh tahun yang lalu  tepatnya tanggal 16 November 2010 UNESCO mengakui angklung sebagai warisan budaya dunia tak benda dari indonesia,” ungkapnya.

Diakuinya Angklung sebagai warisan budaya dunia oleh UNESCO menjadi sebuah catatan sejarah karena dengan adanya pengakuan internasional tersebut, semua merasa bangga dan tidak merasa kehilangan sebuah karya warisan seni bangsa Indonesia.

“Belum banyak yang menyadari kalau setiap tanggal 16 November selalu diperingati sebagai hari angklung sedunia, angklung menjadi sebuah kebanggaan bagi bangsa Indonesia karena menjadi salah satu identitas karya dan budaya bangsa di mata dunia,” katanya.

Menurut Ketum Dharma Pertiwi, dibalik kebanggaan Angklung sebagai warisan kebudayaan dunia tak benda, saat ini kemajuan dan perkembangan angklung tidak diimbangi oleh kaum muda itu sendiri. “Minimnya regenerasi para seniman angklung menjadikan jumlah mereka makin lama makin sedikit dan didominasi oleh  kaum tua,” ujarnya.

Ny. Nanny Hadi Tjahjanto mengajak kepada seluruh masyarakat untuk senantiasa terus berkarya dan menjaga pelestarian karya bangsa Indonesia karena budaya merupakan sebuah citra dan identitas sebuah bangsa. “Banggalah memiliki sebuah seni dan budaya yang beraneka ragam dan telah mendunia seperti Angklung,” tuturnya.

Acara Angklung Mendunia tahun 2021 dibuka secara langsung oleh Ibu Negara Iriana Joko Widodo secara virtual dan diikuti oleh 10.000 peserta dari seluruh Indonesia dan 50 negara di lima benua. Angklung Mendunia tahun 2021 yang dilaksanakan secara online dan off-line juga mendapat penghargaan dari Museum Rekor Dunia Indonesia (MURI) karena telah memecahkan Rekor sebagai Pagelaran Angklung secara Hybrid Dengan Peserta Terbanyak Dari Manca Negara.

Penyerahan Rekor Muri diberikan secara langsung oleh Awan Rahargo mewakili Jaya Suprana kepada Ketum Dharma Pertiwi Nanny Hadi Tjahjanto didampingi Ketum Persit Kartika Chandra Kirana Ny. Hetty Andhika Perkasa, Ketum Jalasenastri Ny. Vero Yudho Margono dan Ketum PIA Ardhya Garini Ny. Inong Fadjar Prasetyo

Dalam acara Angklung mendunia juga dilaksanakan dialog interaktif yang menghadirkan beberapa tokoh seperti Prof. Ismunandar (Ambasador/wakil Delegasi Tetap RI untuk UNESCO) dan Taufik Udjo (Saung Angklung Udjo). Selain itu Pagelaran Angklung Mendunia juga mendapat apresiasi dari Nadiem Makarim (Mendikbud Ristek), Johnny G Plate (Menkominfo) dan Retno Lestari Priansari Marsudi (Menlu).

Mabuk dan Onar, 4 Orang Remaja Diamankan Unit Patroli Polres Sumbawa

Sumbawa Besar, sumbawanews.com – Kepolisian Resor Sumbawa melalui Unit Patroli Samapta mengamankan empat orang remaja akibat membuat onar yang berlokasi di salah satu minimarket kecamatan Labuhan Badas, minggu (07/11/21) malam. Dan turut mengamankan 2 bilah senjata tajam berupa pedang dari tangan para remaja tersebut.

Kasat Samapta Iptu Mulyadi SH, Saat dikonfirmasi melalui Kasi Humas Polres Sumbawa AKP Sumardi, S.Sos. menerangkan, kronologi penangkapan para remaja tersebut berawal dari informasi masyarakat. Tentang adanya keributan sekelompok anak muda di salah satu minimarket di daerah labuhan badas.

Menerima informasi tersebut, Petugas langsung menuju lokasi dan melakukan penyisiran. Dan saat tiba di daerah taman pasar labuhan petugas menemukan sekelompok remaja yang tengah berkumpul dan mengkonsumsi minuman keras.

melihat kedatangan petugas para remaja tersebut kemudian kabur. namun petugas berhasil mengamankan 2 orang remaja dan selanjutnya dibawa ke Mapolres Sumbawa.

Petugas selanjutnya kembali melakukan penyisiran disekitar dilokasi dan kembali mendapati lima orang remaja yang sedang berkumpul. Tiga orang berhasil kabur dan dua orang berhasil diamankan petugas.

“Saat diinterogasi ,keempat remaja yang berhasil diamankan tersebut mengaku bahwa terlibat dalam aksi keributan yang terjadi di minimarket” ucap Kasi Humas.

Sambungnya, selain mengamankan para remaja tersebut petugas juga turut mengamankan 2 bilah senjata tajam berupa pedang dari tangan para remaja tersebut. Dan aksi keributan tersebut terjadi akibat kesalahpahaman antar remaja serta akibat pengaruh minuman keras.

“Setelah diamankan para remaja tersebut kemudian kami berikan tindakan serta diminta untuk membuat surat pernyataan untuk tidak mengulangi perbuatannya lagi,” ucap AKP Sumardi. (Using)

Kasilog Kolakops Satgas Pamtas RI-RDTL Kunjungi Mako Satgas Sektor Timur

Belu NTT – Komandan Yonif 742/SWY Letnan Kolonel Infanteri Bayu Sigit Dwi Untoro selaku Komandan Satgas Pengamanan Perbatasan RI – RDTL menyambut kunjungan kerja Kepala Seksi Logistik Komando Pelaksana Operasi (Kasilog Kolakops) Satgas Pamtas RI-RDTL Kolonel Cpl Budi Utomo bersama rombongan di Mako Satgas Kelurahan Umanen Kecamatan Atambua Barat Kabupaten Belu, NTT, Senin (8/11/2021).

Usai menerima paparan singkat dari Dansatgas, Kasilog Kolakops dan rombongan didampingi Dansatgas bersama Wadansatgas dan Perwira Staf mengunjungi tiga pos jajaran Satgas Pamtas Sektor Timur yaitu Pos Damar Kipur I, Pos Maubusa Kipur II dan Pos Dafala Kipur III.

Di sela-sela peninjauan tersebut, Dansatgas Letkol Bayu Sigit Dwi Untoro menjelaskan kunjungan kerja Kasilog Kolakops bersama rombongan ke Satgas Pamtas Sektor Timur selain melihat langsung kondisi Mako Satgas juga untuk meninjau kondisi beberapa pos di masing-masing Kipur.

“Jadi ini dilakukan untuk verifikasi sebelum kami serah terima dengan Satgas Pamtas pengganti dari Yonif 743/PSY,” terangnya.

Bayu Sigit juga menyampaikan Satgas Pamtas RI-RDTL kedepan tidak lagi menjadi dua sektor seperti sekarang yakni sektor timur dan barat, melainkan satu sektor dengan jumlah personel sebanyak 500 orang.

“Inj berdasarkan kebijakan pimpinan dari dua sektor menjadi satu sektor dengan jumlah personel sebanyak 500 orang yang tersebar di seluruh pos yang berbatasan langsung dengan Timur Leste,” beber Bayu Sigit.

Alumnus Akmil 2003 itu juga menyampaikan dalam waktu dekat akan dilakukan pergantian Satgas yang ditandai dengan Pengalihan Komando dan Pengendalian Operasi (alih Kodalops) dari Satgas lama (Yonif 742/SWY) kepada Satgas baru Yonif 743/PSY di Mako Satgas.

“In syaa Allah Alih Kodalops sesuai rencana akan dilaksanakan pada akhir November bulan ini, mohon doa agar berjalan aman dan lancar,” pungkasnya.

Terlihat ikut mendampingi Wadansatgas Mayor Inf Aditya Nugraha, para Perwira Staf dan Dankipur masing-masing pos yang dikunjungi.

Laksanakan Anjangsana, Satgas Pamrahwan Yonif RK 751/VJS Kunjungi Tokoh Agama

(Tolikara-Papua).  Perjalanan tugas Yonif RK 751/VJS dalam melaksanakan pengamanan daerah rawan yang berada di beberapa kabupaten Provinsi Papua sudah berjalan lima bulan, namun tidak menyurutkan personel Satgas untuk tetap melaksanakan kegiatan pembinaan teritorial dengan memupuk hubungan yang harmonis kepada seluruh elemen yang ada di wilayah penugasan.

 

Personel Satgas Pamrahwan Yonif RK 751/VJS yang secara continue selalu meningkatkan kegiatan pembinaan teritorial ini berharap dapat merebut simpati masyarakat dan menerima dengan senang hati atas keberadaan satuan TNI khususnya Angkatan Darat dilingkungan mereka.

 

Seperti yang dilaksanakan oleh personel Satgas Yonif 751 yang berada di Pos Minage, Distrik Minage, Kabupaten Tolikara, Papua, Minggu (7/11/2021) melaksanakan anjangsana dengan mengunjungi Bapak Matius Tabo (70 th) salah satu tokoh agama wilayah Tolikara sekaligus memberikan bantuan berupa sembako.

 

Menurut Serka Aris Mugi yang memimpin anjangsana ini menyampaikan bahwa kegiatan ini sudah sering dilaksanakan karena dengan anjangsana ini  bisa lebih mengenal para tokoh yang berpengaruh di wilayah penugasan, sekaligus membina hubungan lebih harmonis lagi.

 

“Anjangsana sudah menjadi program kami dalam melaksanakan tugas pamrahwan ini, kami sudah merasakan bagaimana senangnya para tokoh yang ada di wilayah Minage ini apabila kami kunjungi, kami berharap kegiatan kami ini bisa lebih menciptakan suasana damai di Papua khususnya di wilayah Distrik Minage ini,” ujarnya.

 

Dalam kesempatan tersebut, Bapak Matius Tabo selaku Gembala di Gereja Minage merasa senang dan bahagia atas kunjungan dari personel Satgas Yonif 751 yang ada di Distrik Minage. Bapak gembala juga mengucapkan terima kasih atas bantuan yang sudah diterima.

 

“Saya selaku Gembala merasa sangat senang didatangi sama anak-anak tentara dari pos,  selama bertugas di wilayah Minage ini anak-anak tentara ini selalu membantu masyarakat yang butuh bantuan, semoga selama melaksanakan tugas mereka selalu diberi kesehatan,” ucapnya.

 

Sementara itu di tempat terpisah, Dantasgas Pamrahwan Yonif RK 751/VJS Letkol Inf Dedy Dwi Cahyadi, S.I.P mengatakan bahwa dalam penugasan pengamanan daerah rawan yang sudah berjalan lima bulan ini, kegiatan pembinaan teritorial akan tetap ditingkatkan agar situasi yang sudah aman dan damai ini tetap terjaga.

 

“Saya selalu memberi penekanan kepada personel Satgas Pamrahwan Yonif RK 751/VJS agar tetap melakukan pendekatan kepada seluruh komponen masyarakat terutama tokoh agama. Karena di wilayah Papua ini selain tokoh adat baik itu kepala suku dan ondoafi, tokoh agama juga sangat berperan dalam menciptakan situasi dan kondisi agar tetap aman dan damai,” ungkap Dansatgas. (Bdr)

Pangkogabwilhan I Laksanakan Kunjungan Kerja ke Wilayah Kalimantan Barat

sumbawanews.com,- Dalam rangka Pengawasan dan Evaluasi di bidang operasi, Pangkogabwilhan I Laksdya TNI Muhammad Ali, S.E., M.M., M.Tr.Opsla. melaksanakan kunjungan kerja ke wilayah Kalimantan Barat.

 

Dalam kunjungan tersebut, Pangkogabwilhan I didampingi Asintel Kaskogabwilhan I Laksma TNI Bambang Wahyudi S.H , M. H., Asops Kaskogabwilhan I Laksma TNI Ariantyo Condro W, Askomlek Kaskogabwilhan I Marsma TNI Soegeng Riyadi, Koorsmin, Kapen Kogabwilhan I dan Perwira Staf Kogabwilhan I.

 

Pelaksanaan kunjungan kerja diawali dengan Patroli Pam ALKI I menggunakan pesawat TNI U CN. 295 A-2901 menuju di Lanud Supadio yang disambut langsung Danlanud Supadio Marsma TNI Deni Hasoloan Simanjuntak, Kasdam XII/TPR Brigjen TNI Djauhari, S.E, M.M., Danlantamal XII /PTK serta Pejabat Utama TNI di wilayah Kalbar.

 

Setibanya di Pontianak kegiatan langsung menuju Mako Kodam XII/TPR yang disambut oleh Kasdam XII/TPR yang mewakili Pangdam XII/TPR dengan diawali paparan situasi kerja Kodam XII/TPR. Selanjutnya malamnya dilanjutkan acara ramah tamah bersama oleh Gubernur Kalbar Bp. Sutarmidji dengan Pejabat Utama Pemprov Kalbar.

 

Keesokan harinya, Sabtu (6/11/2021), Pangkogabwilhan I meninjau lokasi Bhaksos oleh satuan TNI setempat di water front City Pontianak dengan membagikan bahan kontak kepada masyarakat dan langsung meninjau ke Perbatasan RI-Malaysia dan Pos Lintas Batas Negara (PLBN) di Entikong serta Poskotis Satgas Perbatasan Yonif Mekanis 643/WNS di Entikong Kalimantan Barat.

 

Usai meninjau, Pangkogabwilhan I selanjutnya menuju ke Lantamal XII/PTK dengan disambut oleh Danlantamal XII/PTK Brigjen Mar Andi Rukman, diawali dengan foto bersama dan sambutan serta paparan situasi di wilayah kerja Lantamal XII/PTK.

 

Pada Minggu (7/11/2021), Pangkogabwilhan I melaksanakan kunjungan ke Lanud dengan disambut Danlanud Supadio kemudian dilanjutkan meninjau Skadron Udara I Wing 7,  Skadron 51 Wing 7 dan Denhanud 473 Paskhas yang memiliki pertahanan Udara Oerlikon Skyshield.

 

Dihadapan awak media, Pangkogabwilhan I mengatakan bahwa kunjungan kerja yang dilakukan ini bertujuan untuk melihat secara langsung kondisi wilayah maupun satuan operasional di wilayah kerja Kogabwilhan I khususnya di Kalimantan Barat dan agar mendapat informasi yang lengkap sebagai bahan evaluasi sekaligus sebagai bahan laporan ke Komando atas guna perbaikan dan penyempurnaan tugas-tugas satuan yang berada langsung di lapangan.

Panglima TNI Pimpin Sertijab Aspers Panglima TNI di Mabes TNI

sumbawanews.com,- Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto, S.I.P. memimpin Serah Terima Jabatan (Sertijab) Asisten Personel (Aspers) Panglima TNI dari Marsdya TNI A. Gustaf Brugman, M.Si. (Han) kepada Marsda TNI  Kusworo, S.E., M.M. bertempat di Mabes TNI, Cilangkap, Jakarta Timur, Senin (8/11/2021).

 

Berdasarkan Keputusan Panglima Tentara Nasional Indonesia Nomor Kep/816/IX/2021 tanggal 13 September 2021, Aspers Panglima TNI Marsdya TNI A. Gustaf Brugman, M.Si. (Han) digantikan oleh Marsda TNI  Kusworo, S.E., M.M. yang sebelumnya menjabat sebagai Aspotdirga Kasau.

 

Sebagai pejabat baru, Aspers Panglima TNI Marsda TNI  Kusworo, S.E., M.M. melakukan penandatanganan pakta integritas dan berita acara serah terima jabatan, dilanjutkan dengan pengambilan sumpah jabatan yang dipimpin langsung oleh Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto.

 

Pada kesempatan tersebut, Panglima TNI memberikan cinderamata dan mengucapkan terima kasih kepada Marsdya TNI A. Gustaf Brugman, M.Si. (Han) selama menjabat sebagai Aspers Panglima TNI.

 

Turut hadir dalam acara tersebut, diantaranya Kasum TNI Letjen TNI Eko Margiyono, M.A., Irjen TNI Letjen TNI Mar Bambang Suswantono,S.H., M.H., M. Tr (Han) Kababinkum TNI Mayjen TNI Wahyoedho Indrajit, S.H., M.H., Danpuspom TNI Laksda TNI Dr. Nazali L, S.H., M.H. dan Koorsahli Panglima TNI Mayjen TNI Benny Octaviar, M.D.A.

Harumkan Nama Unram di Panggung Dunia, Prof Bambang Kandidat Rektor yang Tepat

Prof Bambang Hari Kusumo saat memberikan briefing kepada PM Selandia Baru John Key ( tiga dari kanan ) terkait program kerjasama Universitas Mataram dengan Massey University, Selandia Baru, tahun 2016.

_____________________________________

MATARAM-Prof Bambang Hari Kusumo disegani berkat riset dan karyanya di jurnal ilmiah oleh para akademisi di dalam dan di luar negeri. Ia membuat nama Unram harum di forum-forum dunia. Ia juga mengarsiteki berbagai riset aplikatif yang menjadikan komoditas andalan NTB bernilai tambah tinggi. Siap membawa Unram menonjol dan bermartabat kembali.

Syahdan, Perdana Menteri Selandia Baru John Key terkesima. Orang nomor satu di salah satu negara maju dunia tersebut tak sedikitpun beranjak. Dengan saksama, dia memperhatikan briefing yang diberikan Prof Bambang Hari Kusumo tentang proyek kerja sama Universitas Mataram dengan Massey University, salah satu universitas terbaik di Selandia Baru.

Briefing usai, dengan hangat, John Key menyalami dan memberi selamat pada Prof Bambang. Keduanya kemudian berbincang sejenak. Perdana Menteri ke-38 Selandia Baru tersebut kian surprise manakala mengetahui, Guru Besar Universitas Mataram kelahiran Lombok Timur tahun 1965 tersebut adalah alumni Massey University.

Prof Bambang tak akan pernah lupa masa di mana dia memberi briefing pemimpin Selandia Baru yang disegani dunia tersebut. Kala itu awal tahun 2016. John Key sedang dielu-elukan di negaranya. Dia mendulang pujian karena keberhasilannya dalam menangani keterpurukan ekonomi Selandia Baru paska krisis global. Ia juga disanjung karena berhasil menangani dua gempa bumi besar yang melanda negara tersebut.

“Saya tak akan pernah lupa respons dan antusiasme beliau,” kata Prof Bambang akhir pekan lalu. Di sela kesibukannya menuntaskan laporan penelitian strategis Kemendikbud Ristek, ayah empat anak ini banyak berbagi cerita.

Di Negeri Kiwi, Prof Bambang memang memiliki rekam jejak yang panjang. Dia menamatkan pendidikan doktoralnya di Massey University dengan beasiswa dari Pemerintah Selandia Baru. Program doktoral diselesaikannya dengan predikat luar biasa. Pria yang kini menjabat Wakil Direktur Pascasarjana Universitas Mataram ini meraih penghargaan kelulusan sempurna tanpa ada perbaikan untuk kategori penulisan disertasi terbaik.

Jangan heran, sebagai akademisi, namanya begitu masyhur di negeri ujung selatan bumi tersebut. Semenjak 2017 hingga saat ini, Prof Bambang pun menjadi Adjunct Lecturer di Massey University. Sebagai Profesor Tamu, salah satu tugasnya adalah sebagai penguji disertasi mahasiswa S3 di perguruan tinggi yang masuk rangking 250 besar dunia tersebut.

Usai menuntaskan S3 dan Post Doctoral, pada 2015, Prof Bambang kembali ke Unram. Sungguh dia begitu produktif dalam berbagai riset dalam bidang Ilmu Tanah dan sektor pertanian dan pangan. Riset-riset tersebut menjadikannya acap diundang di berbagai forum bergengsi tingkat dunia. Dia misalnya menjadi pembicara di forum yang digelar organisasi pangan dunia, FAO, di Roma, Italia.

Karena itu, begitu namanya muncul dalam bursa kandidat Rektor Universitas Mataram periode 2022-2026, Prof Bambang membetot perhatian. Bersama Prof HL Husni, Rektor Unram petahana, dan Dr Djumardin, mereka akan menjalani pemilihan pada rentang waktu 3 Januari hingga 27 Februari 2022. Akan ada 32 suara dari Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi yang akan diperebutkan selain 60 suara dari Anggota Senat Universitas Mataram. Ketiga kandidat pekan lalu telah mencabut nomor urut. Prof Bambang mendapat nomor urut 2.

Prof Bambang menegaskan kesiapannya untuk mengemban amanah memimpin Unram empat tahun mendatang. Dia pun sudah menyiapkan sejumlah strategis untuk mengembalikan Unram sebagai perguruan tinggi yang bermartabat dan menonjol di level nasional maupun internasional.

Sejumlah program disiapkannya. Terutama untuk peran dan sumbangsih Unram bagi kemajuan daerah. Termasuk pengembangan riset-riset unggulan dan strategis yang akan menjadikan Unram sebagai rujukan di tingkat nasional maupun dunia.

*Tak Boleh Jadi Penonton*

Yang paling dekat tentu saja, memastikan Unram terlibat aktif dalam menyiapkan masyarakat, menyusul posisi NTB kini sebagai salah satu destinasi sport tourism kelas dunia. Diawali pada November ini dimana World Superbike akan dihelat di kawasan wisata Mandalika. Kemudian berikutnya akan ada event MotoGP tahun depan.

“Jika takdir membawa kami menerima amanah memimpin Unram, maka Unram harus berkontribusi untuk memastikan masyarakat NTB tidak sebagai penonton,” katanya.

Alumnus program Magister Queensland University di Australia ini mengatakan, sektor pertanian akan menjadi perhatian. Unram akan mengambil peran memastikan para petani di NTB bisa menjadi penyuplai seluruh kebutuhan di kawasan Mandalika.

Prof Bambang menyadari, butuh effort yang besar untuk mewujudkan hal tersebut. Namun, bukan berarti hal tersebut akan dimulai dari titik nol. Prof Bambang bersama para koleganya di Fakultas Pertanian Unram telah menginisiasi program tersebut dengan pengembangan komoditas hortikultura di Lombok Utara dengan pendanaan dari Selandia Baru.

Program ini antara lain menyasar masyarakat di Desa Santong, Sesait, dan Desa Salut. Total ada 15 komoditas hortikultura yang dikembangkan masyarakat di sana. Hotel dan restoran, adalah pasar utama komoditas yang dihasilkan. Antara lain wortel, paprika, selada, kembang kol, tomat, cabai, dan komoditas sayur mayur premium lain.

Prof Bambang menegaskan, seluruh kebutuhan hotel dan restoran dan kebutuhan lainnya, bisa dipasok dari NTB. Sehingga NTB tidak perlu mengandalkan pasokan dari luar pulau untuk memenuhi permintaan komoditi di sektor pariwisata.

Kunci untuk mewujudkan hal tersebut adalah memastikan komoditas bisa memenuhi standar kualitas, bisa memenuhi kuantitas, dan juga kontinuitas. Dia membeberkan bagaimana pola pengembangan komoditas hortikultura tersebut.

Untuk menjamin kuantitas pasokan, para petani dikenalkan dengan pola menanam sistem seri. Yakni tidak menanam satu jenis komoditi dalam waktu serentak secara bersamaan. Langkah ini untuk memastikan agar komoditas bisa dipanen setiap hari.

Di sinilah Unram mengambil peran. Sebab, perlu ada yang mengkoordinir para petani agar istiqomah menerapkan pola menanam dengan sistem seri ini. Unram hadir untuk membina mereka. Memastikan siapa yang menanam apa. Berapa jumlahnya.

Dan satu hal yang teramat penting kata Prof Bambang, bahwa petani tidak boleh dibebankan dengan urusan pemasaran. Tanggung jawab pemasaran ini harus diambil pihak lain. Bisa pemerintah, bisa perusahaan swasta, atau juga bisa BUMDes. Sehingga, para petani pun bisa fokus dalam upaya menyiapkan produksi komoditas.

Perusahaan-perusahaan itulah yang akan menjembatani petani dengan konsumen. Perusahaan penghubung harus tahu berapa jumlah permintaan. Dengan begitu, para petani tahu berapa yang harus ditanam dan diproduksi. Hal tersebut akan memastikan tidak terjadi over produksi, yang pada akhirnya kemudian membuat harga menjadi jatuh. Harga drop saat panen.

Kemudian, untuk menjamin kualitas. Unram juga akan berperan besar. Kualitas ini biasanya tak bisa ditawar-tawar. Manakala tak ada jaminan kualitas, maka biasanya hotel dan restoran tidak mau menandatangani kontrak pembelian dalam jangka panjang.

“Di sinilah perguruan tinggi berperan. Kita bisa membantu petani untuk menjamjn kualitas produksi. Memberi input agar produksi bisa berlangsung baik. Memastikan tanaman tumbuh optimal,” kata Prof Bambang.

Unram bisa membantu para petani bagaimana mengatur pemupukan. Misalnya penggunaan pupuk organik. Tidak menggunakan pestisida yang berbahaya. Kalaupun boleh pestisida, berapa lama pestisida boleh disemprotkan sebelum panen. Lalu juga mengedukasi petani bagaimana mengatur proses panen. Sehingga petani jangan sampai panen muda. Atau jangan sampai panen pada saat komoditas sudah terlalu tua atau terlalu matang.

Selain itu, Unram bisa membantu petani menyiapkan grading. Pemilahan komoditas dari hulu. Sehingga sedari awal para petani tahu, mana komoditas mereka yang kualitas terbaik untuk memenuhi permintaan konsumen hotel dan restoran. Lalu mana komoditas yang berkualitas medium atau kualitas di bawahnya yang akan memenuhi permintaan-permintaan kelas menangah dan juga pasar tradisional.

Prof Bambang mencontohkan bagaimana pola ini sudah diterapkan di Thailand. Padahal hanya untuk satu jenis komoditas yakni jeruk nipis. Namun, mampu memberi nilai tambah tinggi dengan hasilnya luar biasa. Para petani mampu memenuhi permintaan komoditas hortikultura untuk pasar antarnegara.

Tugas petani di sana hanya fokus pada produksi. Kemudian untuk menjaga kualitas produksi, ada keterlibatan perguruan tinggi. Sementara untuk pemasaran ada lembaga khusus semacam koperasi. Sedangkan pemerintah memberi subsidi untuk kebutuhan petani. Semisal pupuk dan kebutuhan lainnya.

“Koperasi juga bertindak sebagai pihak yang melakukan grading. Dan proses tersebut sudah langsung dilakukan di titik produksi. Langsung dengan mesin pemilah. Mana produk yang bisa memenuhi pasar antar negara, mana yang untuk memenuhi permintaan di dalam negeri,” katanya.

Contoh lain di Selandia Baru. Ada lembaga yang bernama Fontera, salah satu koperasi terbesar di dunia yang bertindak mengambil tanggung jawab untuk pemasaran. Kebetulan, ini hanya untuk satu komoditas jenis susu cair. Para petani pun tidak perlu pusing memikirkan pemasaran. Mereka fokus produksi. Setiap hari, kendaraan dari Fontera akan berkeliling mengambil dan mengumpulkan susu dari para peternak. Begitu seterusnya.

Menteri PUPR : Banyak Potensi Investasi Indonesia-Turki

Istambul, sumbawanews.com – Di hari ketiga kegiatan kunjungan kerja di Ankara, Turki, Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Mochamad Basoeki Hadimoeljono, didampingi Dubes RI untuk Turki, Lalu M.Iqbal mengadakan pertemuan bilateral dengan Menteri Perdagangan Turki H.E. Dr. Mehmet MUŞ, Sabtu (6/11). Selain itu, juga dilakukan pertemuan bilateral dengan Wakil Menteri Transportasi dan Infrastruktur Turki H.E. Adil Karaismailoglu di Istanbul.

“Saya berharap pertemuan hari ini akan menjadi awal langkah kita dalam kerja sama infrastruktur yang lebih baik dan memperkuat kerjasama bilateral kita. Terdapat banyak potensi investasi antara Indonesia dan Turki,” kata Menteri Basuki.

Basuki mendorong, investor dari Turki untuk berinvestasi di berbagai sektor infrastruktur. Baik melalui skema Kerjasama Pemerintah Badan Usaha (KPBU), maupun Engineering, Procurement, Construction (EPC),” lanjutnya.

Menteri Basuki lalu melanjutkan pertemuan bilateral dengan Wakil Menteri Transportasi dan Infrastruktur Turki H.E. Adil Karaismailoglu di Istanbul. Pada kesempatan itu dibahas penambahan frekuensi penerbangan Indonesia – Turki dari 6 kali menjadi 10 kali setiap minggu untuk meningkatkan konektivitas di bidang angkutan udara.

Hal tersebut dilakukan untuk mendukung kegiatan perekonomian khususnya perdagangan kedua negara. serta terbentuknya kesepakatan bahwa Turki siap mendukung Indonesia dalam percepatan pembangunan infrastruktur di Indonesia. Kesepakatan itu akan dikonkretkan dalam Business Forum antara Asosiasi Kontraktor Turki (TCA) dengan Asosiasi Kontraktor Indonesia serta antara Asosiasi Konsultan Turki (ATCEA) dengan asosiasi konsultan Indonesia yang rencananya diselenggarakan di Jakarta pada awal 2022. (Using)

Berita Terkini

Keir Starmer: Dari Pengacara HAM ke Pemimpin Inggris di Tengah Krisis

Sumbawanews.com,- LONDON – Keir Starmer bukanlah politikus yang lahir dari arus popularitas semata. Ia adalah sosok yang membangun karier dari ruang sidang, bukan panggung...

Starmer Berakhir, Inggris di Persimpangan

Sumbawanews.com,- Perdana Menteri Keir Starmer resmi menutup masa jabatannya setelah dua tahun memimpin Inggris dalam gelombang perubahan, kontroversi, dan ketidakpastian. Dari janji stabilitas pasca...

Messi Cetak Gol, Argentina Hancurkan Austria

Sumbawanews.com,- Di Stadion Dallas, Selasa (23/6/2026) dini hari, timnas Argentina menunjukkan dominasi mutlak atas Austria dalam laga lanjutan Grup J Piala Dunia 2026. Dengan...

Ratusan Produk Palsu Lacoste Dimusnahkan Senilai Rp940 Juta

Sumbawanews.com,- Direktorat Jenderal Kekayaan Intelektual (DJKI) Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia memusnahkan 567 barang bukti produk palsu merek Lacoste di Jakarta, dengan nilai...

Berita Utama