Home Berita TNI Distribusikan 14.225 Nasi Bungkus untuk Warga Terdampak Banjir di Medan

TNI Distribusikan 14.225 Nasi Bungkus untuk Warga Terdampak Banjir di Medan

Medan – TNI melalui Kodam I/BB bergerak cepat menyalurkan 14.225 nasi bungkus kepada warga terdampak banjir di Kota Medan, Minggu (30/11/2025). Bantuan ini menjadi bagian dari upaya TNI meringankan beban masyarakat di tengah kondisi darurat.

 

Ribuan paket makanan siap saji tersebut diangkut menggunakan Ran Truck NPS Denjasaang dan dikirimkan ke sejumlah titik pengungsian serta permukiman yang masih tergenang. Setiap paket berisi nasi putih, telur dadar, mie goreng, sambal sachet, sendok plastik, dan air mineral 330 ml, sehingga dapat langsung dikonsumsi warga yang membutuhkan.

 

Distribusi ini merupakan bagian dari operasi kemanusiaan Kodam I/BB yang mengutamakan kecepatan dan ketepatan, khususnya di wilayah dengan akses terbatas. Seluruh unsur satuan jajaran bergerak aktif mendukung penanganan banjir dan memastikan kebutuhan dasar warga terpenuhi.

 

Kapendam I/BB, Kolonel Inf Asrul Kurniawan Harahap, menegaskan komitmen TNI untuk terus hadir di tengah masyarakat. “Kami berupaya hadir secepat mungkin di tengah warga. Setiap bantuan yang dikirimkan adalah bentuk kepedulian Kodam I/BB agar masyarakat tetap terbantu di situasi sulit ini,” ujarnya. Ia juga meminta masyarakat tetap waspada dan mengikuti arahan petugas.

 

Melalui kegiatan ini, TNI menegaskan komitmennya sebagai garda terdepan penanggulangan bencana. Kodam I/BB memastikan pendistribusian bantuan akan terus berlanjut selama penanganan banjir berlangsung, dengan mengutamakan keselamatan dan kesejahteraan warga.

Previous articleKerahkan 21.707 Personel dan Beragam Alutsista, TNI AD Perkuat Bantuan Kemanusiaan di Sumatera
Next articleTanjung Datu-301 Salurkan Bantuan Korban Bencana di Sumatra
Jurnalis Jaringan Sumbawanews berkomitmen membangun jurnalistik sehat berlandaskan UU Pers No. 40/1999 dan UU KIP No. 14/2008. Kami menjunjung tinggi Kode Etik Jurnalistik dengan mengedepankan koordinasi, investigasi, dan verifikasi untuk menjamin akurasi informasi, integritas penulisan, serta tata bahasa yang baik