Teheran, sumbawanews.com – Berbagai sumber menyebutkan, Drone militer AS MQ-4C hilang di Teluk Arab setelah mengirimkan sinyal bahaya, Kamis (09/04).
Sebelum hilang kontak, Drone tersebut terbang dan diduga melakukan pengintaian di Selat Hormuz dekat pantai Iran.
Baca Juga: Sebuah Kapal Kontainer Diserang Drone di Selat Hormuz
Diketahui, MQ-4C Triton adalah pesawat tanpa awak (UAV) ketinggian tinggi dan daya tahan lama buatan Northrop Grumman Amerika Serikat. Saat ini diterbangkan oleh Angkatan Laut Amerika Serikat dan Angkatan Udara Kerajaan Australia sebagai pesawat pengintai .
MQ-4C Triton merupakan drone misi intelijen, pengawasan, dan pengintaian (ISR) secara real-time di wilayah laut dan pesisir, pengawasan maritim berkelanjutan, melakukan misi pencarian dan penyelamatan, dan untuk melengkapi pesawat patroli maritim Boeing P-8 Poseidon.
Biaya per unit drone pengintai maritim MQ-4C Triton diperkirakan berkisar antara US$120 juta hingga lebih dari US$180 juta (sekitar Rp1,9 triliun – Rp2,8 triliun lebih). (Using)















