Home Berita Sekretaris Jenderal Hizbullah Beber Proyek Amerika-Israel, Yakni Israel Raya

Sekretaris Jenderal Hizbullah Beber Proyek Amerika-Israel, Yakni Israel Raya

Beirut, sumbawanews.com – Sekretaris Jenderal Hizbullah Sheikh Naim Qassem, Rabu (25/03) menyatakan, Perlawanan ini tidak akan dikalahkan, dan di dalamnya terdapat rakyat dan warga negara Lebanon yang terhormat.

“Kami yakin dan percaya diri bahwa kami tidak akan dikalahkan, berapa pun pengorbanannya,” katanya.

Baca Juga: Hizbullah Klaim Hanguskan 2 Merkava dan Target Lainnya

Ia mengungkapkan, ada proyek Amerika-Israel yang berbahaya, yakni Israel Raya. Dan Iran telah berdiri teguh melawan para tiran dan penjahat dunia dan akan menang.

Menurutnya Konfrontasi Republik Islam dengan agresi adalah pelajaran yang harus dipetik. Dan Persatuan nasional mengharuskan pemerintah untuk membatalkan keputusannya untuk mengkriminalisasi kegiatan perlawanan dan para pejuang perlawanan.

“Persatuan nasional mengharuskan pemerintah untuk tidak membuat keputusan yang melayani proyek Israel—bahkan secara tidak sengaja—tetapi pada akhirnya menguntungkan Israel,” ucap dia.

Dijelaskan, Ketika negosiasi dengan musuh Israel diusulkan di bawah serangan, itu adalah pemaksaan penyerahan diri dan pelucutan semua kemampuan Lebanon. Terlebih lagi, negosiasi pada dasarnya tidak dapat diterima dengan musuh yang menduduki tanah dan melakukan agresi setiap hari.

“Tidak ada perang yang dilancarkan oleh pihak lain di tanah Lebanon; melainkan, itu adalah perang yang dilancarkan oleh Israel dan Amerika terhadap Lebanon, sebagai tanggapan atas pembelaan oleh perlawanan, rakyat, tentara, dan warga negara yang terhormat demi kemerdekaan. Lebanon dan pembebasannya,” tegasnya. (Using)

Previous articleHizbullah Klaim Hanguskan 2 Merkava dan Target Lainnya
Next articleIran Cari Komandan dan Tentara Amerika yang Bersembunyi
Jurnalis Jaringan Sumbawanews berkomitmen membangun jurnalistik sehat berlandaskan UU Pers No. 40/1999 dan UU KIP No. 14/2008. Kami menjunjung tinggi Kode Etik Jurnalistik dengan mengedepankan koordinasi, investigasi, dan verifikasi untuk menjamin akurasi informasi, integritas penulisan, serta tata bahasa yang baik