Baghdad, sumbawanews.com – Sekretaris Jenderal Brigade Sayyed al-Shuhada, Abu Alaa al-Walae, Rabu (04/03) agar tidak memfasilitasi pasukan Amerika Serikat di wilayahnya.
“Kami memperingatkan otoritas Saudi agar tidak mengizinkan tentara Amerika menodai kesucian Masjidil Haram dan berlindung di dalam Ka’bah, karena saat ini itu adalah satu-satunya tempat persembunyian yang aman di Asia Barat,” katanya.
Baca Juga: Ratusan Warga Iraq Disebut Mendaftar Sukarelawan Bela Iran, Termasuk Pembom Bunuh Diri
Dan Kepada rakyat Amerika Ia mengatakan, Trump dan Netanyahu telah merampas demokrasi dan mengambil pajak Amerika Serikat. Serta mengirim putra-putra AS ke neraka setelah meyakinkan bahwa ancaman yang akan segera terjadi sedang mengintai AS.
Kenyataannya, satu-satunya ancaman nyata adalah presiden Anda berubah menjadi boneka untuk memenuhi keinginan Netanyahu di bawah slogan Israel Pertama,” ucapnya.
Ia menyerukan agar masyarakat Amerika Serikat harus segera bertindak untuk merebut kembali AS dan mencegah pertumpahan darah putra-putra AS. “Trump dan pemerintahannya berbohong kepada Anda,” katanya.
Dijelaskan, yang terjadi saat ini di Timur Tengah adalah pemborosan sumber daya manusia dan keuangan yang tragis. Bahkan negara-negara Teluk, yang selama beberapa dekade percaya bahwa mereka dilindungi oleh pangkalan AS, tiba-tiba menyadari bahwa mereka hanyalah pos terdepan bagi entitas Zionis dan sekarang harus menyediakan tempat perlindungan dan jalur pelarian yang aman bagi tentara mereka. (Using)















