Home Berita Opini PMII Sumbawa Mendukung dan Mendorong Pemerintah Kabupaten Sumbawa Merealisasikan Program Makan Bergizi...

PMII Sumbawa Mendukung dan Mendorong Pemerintah Kabupaten Sumbawa Merealisasikan Program Makan Bergizi Gratis

Hari kemerdekaan indonesia tepatnya di tanggal 17 Agustus 1945, setiap tahun kita peringati sebagai bentuk penghargaan dan pengabdian kita kepada jasa para pahlawan dan pendiri bangsa indonesia.

Momentum 17 Agustus bukan hanya sekedar untuk kita peringati, tetapi bagaimana kita sebagai masyarakat Indonesia khususnya pemuda, harus bisa merefleksikan perjalan tumbuh kembangnya, dan melihat ini sebagai nafas pergerakan kita, bahwa Indonesia sudah berusia 80 Tahun Semenjak di proklamasikan.

Tentu ini bukan usia muda lagi bagi berdirinya sebuah negara, dengan berbagai pasang surut dinamika yang terjadi di Indonesia Khususnya di Kabupaten Sumbawa, kita harus menangkap itu sebagai kekuatan atau kelemahan.

Di usia yang sekarang Indonesia sudah berbenah diri, masyarakat mulai merasakan angin segar pada masa kepemimpinan Presiden Bapak H. Prabowo Subianto dan Bapak Gibran Rakabuming Raka. Dengan salah satu programnya yaitu Makan Bergizi Gratis (MBG) yang mulai berjalan sejak 1 Januari 2025 kemaren. Tidak menutup kemungkinan Kabupaten Sumbawa akan mendapatkan jatah giliran untuk program MBG ini, karena program ini akan linier dari atas sampai bawah.

Kabupaten Sumbawa atau lebih di kenal dengan julukan Tanah Intan Bulaeng yang terletak di Provinsi Nusa Tenggara Barat, menurut Sekretaris Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB) Sumbawa, dr. Hj. Nieta Ariyani, Kamis (5/6/2025) mengatakan, angka stunting di Kabupaten Sumbawa sebesar 8,67 persen. Data ini berbeda dengan data Survei Status Gizi Indonesia (SSGI) yang mencatat hingga 29 persen. Ini menjadi masalah kita bersama, bagaimana kita mencari solusi dari permasalahan ini?.

PMII Sumbawa melihat dari perspektif dan pengkajiannya terkait tentang MBG, ini adalah jalan keluar dari masalah stanting dan kesehatan. dengan berjalannya

Program Makan Bergizi Gratis, maka ini mampu menjadi solusi yang paling efektif untuk peningkatan gizi anak di Kabupaten Sumbawa.

Pemerintah Kabupaten Sumbawa, yaitu Wakil Bupati Sumbawa Bapak Drs.H. Mohamad Ansori, langsung dalam sambutannya pada acara peletakan batu pertama pembangunan SPPG Polres Sumbawa pada 6 Agustus 2025, menyampaikan agar keberadaan SPPG ini dapat memberikan efek berantai terhadap sektor perekonomian Masyarakat Sumbawa, dan dengan adanya SPPG ini anak-anak kita di sekolah akan terpenuhi kebutuhan gizinya.

PMII Sumbawa juga mendukung dan mendorong pemerintah kabupaten sumbawa, untuk segera merealisasikan Program Makan Bergizi Gratis di Kabupaten Sumbawa dan bekerja sama dengan stick holder terkait seperti Badan Gizi Nasional, Dinas Kesehatan, Dinas Pendidikan, Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan, Dinas Sosial, Dinas Komunikasi Informasi dan Statistik, BPOM, SPPI, dan dinas terkait lainnya.

Ini merupakan program yang besar dengan target penerima MBG Meliputi PAUD, SD, SMP, SMA, hingga pesantren, ibu hamil dan menyusui. Mari kita kawal ini secara bersama-sama sahabat khususnya di Kabupaten Sumbawa ini, demi terciptanya SDM yang Unggul dan Maju dalam berfikir.

Kami mengajak seluruh Masyarakat Kabupaten Sumbawa, untuk mengawal dan mengawasi program Makan Bergizi Gratis (MBG) ini agar terlaksana dengan lancar serta sukses, dan masyarakat kabupaten Sumbawa harus memulai pola hidup sehat, demi masyarakat Tau dan Tana Samawa dan terwujudnya anak-anak yang sehat dan cerdas.

Previous articlePanglima TNI Dampingi Presiden RI Prabowo Subianto Pada Upacara Gelar Pasukan Operasional dan Kehormatan Militer
Next articleKedepankan Pendekatan Humanis, Karantina NTB Gelar Operasi Patuh
Jurnalis Jaringan Sumbawanews berkomitmen membangun jurnalistik sehat berlandaskan UU Pers No. 40/1999 dan UU KIP No. 14/2008. Kami menjunjung tinggi Kode Etik Jurnalistik dengan mengedepankan koordinasi, investigasi, dan verifikasi untuk menjamin akurasi informasi, integritas penulisan, serta tata bahasa yang baik