Sumbawanews.com,- Timnas Indonesia akan memulai perjalanan di fase grup FIFA ASEAN Cup 2026 pada 25 September mendatang, bertanding di Stadion Utama Gelora Bung Karno melawan Singapura, dengan tiga laga krusial dalam jadwal resmi hingga 1 Oktober. Pertandingan ini menjadi kesempatan penting bagi Garuda untuk memperbaiki peringkat FIFA dan membalas kekalahan dari Singapura di Piala AFF 2026 yang menghentikan ambisi mereka di semifinal. Grup A yang ditempati Indonesia bersama Malaysia dan Bangladesh akan menjadi ujian berat, dengan semua laga berlangsung di Indonesia—dua di SUGBK dan satu di Stadion Si Jalak Harupat.
Laga pembuka melawan Singapura menjadi momen balas dendam setelah The Lions menggagalkan langkah Indonesia di Piala AFF 2026. Setelah itu, Timnas akan menghadapi Malaysia pada 28 September—pertemuan pertama sejak Desember 2021, ketika Indonesia menang 4-1 dalam Piala AFF 2020. Empat hari kemudian, pada 1 Oktober, Indonesia akan bertemu Bangladesh dalam reuni langka setelah terakhir kali bersua pada laga persahabatan Juni 2022 yang berakhir 0-0. Kemenangan di ketiga laga ini menjadi syarat mutlak untuk merebut posisi teratas grup dan melangkah ke final.
Jika berhasil lolos sebagai juara grup, Indonesia berpotensi menghadapi Vietnam atau Thailand di babak final. Pertemuan dengan Vietnam menjadi skenario balas dendam lain, mengingat mereka mengalahkan Indonesia di fase grup Piala Asia 2026. Sementara itu, reuni dengan Thailand—terakhir terjadi pada Piala AFF 2022 yang berakhir imbang 1-1—juga bisa menjadi ujian psikologis tambahan. Final dan pertandingan perebutan peringkat tiga rencananya digelar pada 5 Oktober di SUGBK, menutup rangkaian turnamen yang menjadi batu loncatan strategis bagi pencapaian tim nasional di kancah Asia Tenggara.















