Sumbawanews.com,- Yaya Toure menjadi pelatih Afrika pertama dalam sejarah yang memimpin tim di fase utama UEFA Champions League, saat membawa Slovan Bratislava bertandang ke Stadion Parc des Princes pada Rabu, 9 September 2026, menghadapi Paris Saint-Germain. Meski tim asuhannya kalah 1-6, pencapaian Toure tetap melanggengkan nama sebagai pelopor baru di kancah sepak bola Eropa tertinggi—sebuah momen yang belum pernah terjadi sebelumnya, meski banyak pemain Afrika pernah tampil di kompetisi ini. Sebelum laga, Slovan Bratislava tampil tak terkalahkan dalam tujuh pertandingan berturut-turut di bawah asuhan pelatih berusia 43 tahun itu, yang membawa kepercayaan diri tinggi ke Paris. Toure, yang pernah bermain di Champions League bersama Barcelona dan Manchester City, mengakui perbedaan level antara kedua tim, tetapi tetap memuji kerja keras para pemainnya. “Paris memiliki tim terbaik di dunia. Para pemain saya telah berusaha dan melakukan semua yang mereka bisa, tetapi itu sangat sulit,” ujarnya, seperti dikutip dari Slovak Spectator. “Tim kami bermain sangat baik. Kami bisa kecewa karena kebobolan tiga atau empat gol, tetapi apa yang bisa kami lakukan melawan tim seperti PSG?”















