Sumbawanews.com,- Timnas Indonesia bertolak ke Singapura pada Rabu, 5 Agustus 2026, dalam misi krusial menghadapi tuan rumah di matchday terakhir Grup A ASEAN Championship 2026, namun keberangkatan skuad Garuda ditemani kabar buruk: gelandang andalan Marselino Ferdinan dinyatakan absen permanen akibat cedera. Pelatih John Herdman memastikan pemain berusia 21 tahun itu tidak akan tampil lagi sepanjang turnamen, memaksa timnya berjuang tanpa salah satu tulang punggung lini tengah yang selama ini menjadi penghubung serangan dan pertahanan. Laga yang berlangsung di Stadion Jalan Besar, Kallang, pada Jumat, 7 Agustus 2026, menjadi penentu nasib Indonesia untuk mengejar tiket semifinal—kemenangan mutlak menjadi syarat satu-satunya.
Saat ini, Indonesia berada di posisi tiga klasemen Grup A dengan enam poin dari dua kemenangan atas Kamboja dan Timor Leste, serta satu kekalahan dari Vietnam. Vietnam memimpin klasemen dengan tujuh poin dan selisih gol +10, sementara Singapura berada di urutan dua dengan poin sama seperti Indonesia, tetapi unggul selisih gol. Tanpa kemenangan atas Singapura, mimpi lolos ke babak selanjutnya akan pupus. Herdman memilih membawa skuad lebih awal—dua hari sebelum laga—untuk memaksimalkan adaptasi dan persiapan, mengingat tekanan yang semakin berat pasca absennya Marselino.
Meski tak merinci jenis cedera yang diderita pemain asal Persib itu, Herdman menegaskan keputusan ini bersifat medis dan final. Absennya Marselino bukan hanya soal kehilangan kreativitas dan kecepatan di tengah lapangan, tetapi juga kehilangan sosok yang mampu mengendalikan ritme permainan di bawah tekanan tinggi. Dengan situasi ini, beban taktis semakin berat bagi para pemain lain untuk mengisi kekosongan yang ditinggalkan. Namun, tekad skuad Garuda tetap tak goyah: menang adalah satu-satunya jalan menuju semifinal.















