Sumbawanews.com,- Timnas Indonesia dan Thailand akan bertemu dalam final perdana FIFA ASEAN Cup 2026 di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, pada Senin, 5 Oktober 2026. Pertandingan ini menjadi momen penentu bagi Garuda untuk mengakhiri catatan kelam dalam sejarah pertemuan kedua tim di final turnamen regional, setelah dua kekalahan memilukan pada 2016 dan 2020.
Pertemuan paling berkesan terjadi pada final AFF Championship 2016. Di leg pertama di Stadion Pakansari, Bogor, Indonesia sempat unggul 2-1 berkat gol Rizky Pora dan Hansamu Yama Pranata pada menit ke-70. Namun, di leg kedua di Bangkok, Thailand bangkit dengan kemenangan 2-0 lewat dua gol Siroch Chatthong, sehingga menang agregat 3-2. Dua tahun kemudian, pada final AFF Championship 2020 yang digelar akhir 2021, Thailand tampil dominan di leg pertama dengan kemenangan 4-0 di National Stadium, Singapura—gol dicetak Chanathip Songkrasin (2), Supachok Sarachat, dan Bordin Phala. Meski Indonesia membalas dengan skor 2-2 di leg kedua, Thailand tetap juara dengan agregat 6-2.
Kini, di final FIFA ASEAN Cup 2026, Indonesia tampil sebagai juara Grup A setelah mencatatkan kemenangan telak 9-2 atas Bangladesh, menjadikan mereka tim dengan jumlah gol terbanyak di fase grup. Thailand lolos sebagai juara Grup B meski kalah 1-2 dari Filipina di laga terakhir. Kedua tim sama-sama memiliki tradisi kuat di sepak bola Asia Tenggara, dan pertandingan di SUGBK menjadi kesempatan emas bagi Indonesia untuk membalas dendam sekaligus meraih gelar pertama sejak 2010.
Dukungan puluhan ribu suporter di kandang, ketajaman lini depan yang terbukti saat menghancurkan Bangladesh, serta pengalaman pemain dalam menghadapi tekanan mental menjadi kunci utama. Bagi Indonesia, ini bukan sekadar laga final—ini adalah momen untuk mengubah narasi sejarah.















