Sumbawanews.com,- Chelsea meraih kemenangan 3-2 atas Fulham dalam laga pembuka Liga Inggris 2026/2027 di Craven Cottage, Selasa (25/8/2026), namun performa kiper Robert Sanchez menjadi sorotan tajam setelah dua gol lawan lahir dari kesalahan individunya. Joao Pedro membuka keunggulan The Blues di menit pertama, sebelum Josh King menyamakan kedudukan. Gol kedua dan ketiga Chelsea dicetak oleh Morgan Rogers dan Cole Palmer, sementara Goncalo Garcia memperkecil ketertinggalan tuan rumah pada menit akhir.
Sanchez dinilai gagal bereaksi cepat saat menghadapi tembakan mendekati tiang gawang yang menjadi gol pertama Fulham. Pada gol kedua, bola yang seharusnya ia tepis justru memantul ke depan gawang, memungkinkan Garcia dengan mudah menyundulnya ke gawang. Kedua kesalahan itu menjadi bahan kritik tajam dari mantan pemain Aston Villa, Gabriel Agbonlahor, yang menyebut Sanchez sebagai titik lemah utama Chelsea.
“Chelsea tidak akan bisa bersaing memperebutkan gelar Premier League jika Sanchez yang mengawal gawang,” ujar Agbonlahor dalam wawancara dengan Talksport. Ia menambahkan, kebiasaan Sanchez yang sering keluar dari posisi dan mencoba “mencuri start” saat menghadapi umpan silang justru bertentangan dengan prinsip dasar permainan kiper. “Anak-anak saya sampai menertawakannya. Mereka bertanya, ‘Yah, sebenarnya ada apa dengannya sih?’”
Meski Chelsea menang dan dua pemain debutan mencatatkan nama di papan skor, kekhawatiran akan stabilitas pertahanan tetap menggantung. Performa Sanchez menjadi bahan diskusi panas di kalangan analis, fans, dan mantan pemain—mengingat Chelsea yang berambisi merebut gelar musim ini harus memiliki fondasi kokoh di belakang.















