Sumbawanews.com,- PT Liga Utama Indonesia (PT LUI) resmi tetap menjadi operator kompetisi Championship musim 2026-2027, dengan badan hukum pengelola berada di bawah naungan i.League atau PT Liga Indonesia Baru (PT LIB). Keputusan ini diperkuat melalui Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) yang digelar di Hotel Grand Sheraton, Jakarta Selatan, pada Senin, 24 Agustus 2026. General Manager i.League, Budiman Dalimunthe, menjelaskan bahwa PT LUI telah menjalankan peran operator sejak musim sebelumnya, dan langkah ini merupakan bagian dari proses pemisahan struktural untuk memperkuat profesionalisme manajemen kedua liga utama.
Pemisahan badan hukum antara operator Super League dan Championship dirancang agar masing-masing ajang dapat beroperasi dengan fokus bisnis yang terpisah dan lebih efisien. PT LUI, meski tetap menjadi operator, kini berstatus sebagai anak perusahaan PT LIB. Dalam RUPSLB tersebut, seluruh agenda kegiatan, bisnis, dan keuangan disetujui oleh 21 pemilik saham—terdiri dari PT LIB dan 20 klub peserta kompetisi musim lalu. Perubahan kepemilikan saham juga disesuaikan dengan hasil promosi dan degradasi terbaru, di mana tiga klub yang turun dari Super League menggantikan posisi klub yang naik ke kasta tertinggi.
Langkah ini menandai fase penting dalam reformasi tata kelola sepak bola profesional di Indonesia, di mana struktur organisasi mulai dipisahkan secara jelas antara pengelola liga dan operator kompetisi. Dengan demikian, Championship 2026-2027 akan berjalan di bawah kendali PT LUI yang semakin mandiri, namun tetap berada dalam payung hukum PT LIB sebagai induk organisasi.















