Sumbawanews.com,- Ketua Steering Committee Piala Presiden 2026, Maruarar Sirait, mengumumkan kenaikan hadiah bagi tim peringkat dua hingga empat menjelang laga perebutan tempat ketiga dan final, Rabu, 5 Agustus 2026, di Senayan, Jakarta. Setiap tim yang finis di posisi dua, tiga, dan empat akan menerima tambahan Rp500 juta, sehingga hadiah runner-up naik dari Rp3 miliar menjadi Rp3,5 miliar, peringkat ketiga dari Rp2 miliar menjadi Rp2,5 miliar, dan peringkat keempat dari Rp1 miliar menjadi Rp1,5 miliar. Keputusan ini menyusul kenaikan hadiah juara dari Rp6 miliar menjadi Rp8 miliar yang sudah diumumkan sebelumnya. Ara, sapaan akrab Maruarar, menegaskan peningkatan insentif ini bertujuan mempertahankan semangat kompetisi hingga laga terakhir turnamen.
Peningkatan hadiah diumumkan langsung dalam konferensi pers menjelang laga perebutan tempat ketiga dan final, sebagai upaya memastikan seluruh tim tetap termotivasi untuk berjuang habis-habisan, bahkan di pertandingan di luar final. Ara menekankan bahwa setiap tim yang masih bertahan di empat besar memiliki target yang layak diperjuangkan, termasuk dalam pertandingan perebutan posisi ketiga yang kerap dianggap sebagai laga “penghibur” — padahal, bagi para pemain, ini adalah kesempatan untuk meraih penghargaan dan kehormatan yang setara.
Dengan keputusan ini, Piala Presiden 2026 semakin menegaskan komitmennya sebagai ajang sepak bola domestik yang tidak hanya mengejar prestasi, tetapi juga menghargai kerja keras seluruh peserta. Kenaikan hadiah yang menyeluruh ini diharapkan memperkuat daya tarik kompetisi, mendorong tim-tim untuk tampil maksimal hingga detik terakhir, dan memperdalam semangat sportivitas di seluruh level turnamen.















