Sumbawanews.com,- Riccardo Calafiori mencetak gol internasional pertamanya untuk Timnas Italia saat Gli Azzurri menang 3-1 atas Turki di Stadion Renato Dall’Ara, Bologna, pada Selasa (6/10/2026) dini hari WIB. Bek Arsenal yang masuk sebagai pemain pengganti, mencetak gol penentu kemenangan lewat sundulan dari tendangan bebas Nicolo Barella, menyusul gol awal Pio Esposito dan penyama kedudukan Aral Simsir untuk Turki. Gol itu menjadi yang pertama bagi Calafiori dalam 17 penampilannya bersama tim senior Italia, sekaligus momen emosional di stadion yang menjadi saksi debut dan lompatan kariernya.
Calafiori mengaku memiliki firasat kuat sebelum laga dimulai. Ia bahkan sempat berbincang santai dengan Gianluca Scamacca dan memprediksi sang penyerang akan mencetak gol—prediksi yang ternyata tepat. “Siang ini, saya mengatakan kepada Scamacca ketika kami sedang berjemur bahwa dia akan mencetak gol. Ternyata benar, dan itu berjalan baik untuk kami berdua,” ujarnya kepada Sky Sport Italia. Bologna, tempat ia pernah membela sebelum pindah ke Arsenal, menjadi saksi penting dalam perjalanan karier Calafiori. “Semuanya seperti sudah ditulis oleh bintang-bintang. Saya melakukan debut di sini, mencetak gol pertama saya, dan saya berutang banyak kepada kota serta para penggemar ini,” katanya. “Saya ingin membalas semua yang telah mereka berikan. Itu sangat emosional. Saya sudah lama tidak merasakan pertandingan seperti ini di dalam hati. Itu benar-benar menyentuh saya.”
Gol Calafiori lahir dari situasi bola mati. Barella mengeksekusi tendangan bebas ke tiang jauh, dan sundulan melengkung sang bek tak mampu dijangkau kiper Turki. Namun, di balik eksekusi itu, ada peran krusial dari Leonardo Bonucci. “Awalnya Bonucci menyuruh saya tetap berada di belakang,” kata Calafiori. “Namun, pada detik terakhir dia berkata, ‘Kamu maju, Kayode tetap di belakang’.” Dengan keputusan itu, Calafiori pun membuka ruang untuk menyambut bola dan menuntaskan momen bersejarahnya.
Pio Esposito membuka keunggulan Italia sebelum Aral Simsir menyamakan skor. Gol penentu kemenangan datang dari Calafiori, sebelum Esposito kembali mencetak gol kedua untuk memastikan tiga poin. Kemenangan ini memperkuat posisi Italia di klasemen kualifikasi, sekaligus menandai babak baru dalam karier internasional Calafiori—di tempat yang tak hanya menjadi panggung karier, tapi juga rumah pertama yang membentuknya.















